p-Index From 2021 - 2026
12.79
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HAYATI Journal of Biosciences El-Hayah : Jurnal Biologi Jurnal Bioterdidik: Wahana Ekspresi Ilmiah Bioedukasi: Jurnal Pendidikan Biologi Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia QUANTUM: Jurnal Inovasi Pendidikan Sains Pro-Life Jurnal Penelitian Pertanian Terapan JURNAL KEPEMIMPINAN DAN PENGURUSAN SEKOLAH Jurnal Manajemen Pendidikan DIDAKTIKA BIOLOGI: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi Jurnal Bioedukatika BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro Abdi Masyarakat Penbios: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Education and Teaching Learning Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat BIOLOVA Sinar Sang Surya: Jurnal Pusat Pengabdian kepada Masyarakat EDUBIOLOCK Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat TRANSFORMASI : JURNAL PENGABDIAN PADA MASYARAKAT Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Journal Of Human And Education (JAHE) Jurnal Humaniora dan Ilmu Pendidikan Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Makara Journal of Science Makara Journal of Technology POACE: Jurnal Program Studi Administrasi Pendidikan Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi Open Community Service Journal PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JISE Jurnal Sinar Edukasi (JSE) DIMASEJATI:Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Iklim Sekolah dan Persepsi Keadilan Organisasional terhadap Keterlibatan Profesional Guru Andi Tyas Pambudi; Gariyanto Gariyanto; Agus Sutanto
Journal of Education and Teaching Learning Vol 8 No 2 (2026): Journal of Education and Teaching Learning (JETL)
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jetl.v8i2.3501

Abstract

This article aims to systematically synthesize recent literature on school climate and organizational justice as organizational foundations for strengthening teacher professionalism. The study employed a Systematic Literature Review (SLR) with PRISMA-informed stages, including identification, screening, eligibility assessment, data extraction, quality appraisal, and thematic synthesis. Twenty-five publications from 2021 to 2026 were reviewed because they discussed school climate, organizational climate, organizational justice, leadership, job satisfaction, commitment, professional development, performance, and teacher professionalism. The findings show that teacher professionalism is shaped not only by individual competence but also by the organizational environment. A positive school climate provides psychological safety, collegial collaboration, open communication, academic support, and professional learning opportunities. Organizational justice strengthens these conditions through proportional workload distribution, transparent procedures, respectful interaction, equitable development access, and fair recognition. The novelty of this article lies in integrating school climate and organizational justice into a single conceptual framework. The synthesis shows that supportive and fair leadership, positive climate, justice, and continuous professional development strengthen teacher commitment, motivation, satisfaction, engagement, and instructional quality. The article recommends participatory governance, transparent workload management, academic supervision, professional learning communities, and fair recognition systems.
Pineapple Liquid Waste Indigenous Bacteria Consortium for Improving the Quality of Sediment-Based Organic Fertilizers for Shrimp Ponds Beny Saputra; Agus Sutanto; Hening Widowati
Pro-Life Vol. 13 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/pro-life.v13i2.8129

Abstract

Shrimp pond sediment is a biosolid waste that can degrade water quality but contains organic matter and nutrients that can be reused as organic fertilizer. Liquid pineapple waste (LCN) harbors indigenous bacteria that can serve as composting starters. This study evaluated the effectiveness of LCN-derived consortia in improving the quality of shrimp pond sediment–based organic fertilizer. A completely randomized design with six treatments (control, P1–P5) and five replications was used. The consortia were aerobically fermented for 30 days with sediment, leaf litter, rice husk charcoal, and LCN. Total N, P₂O₅, K₂O, organic C, C/N ratio, pH, and moisture content were analyzed using one-way ANOVA and Tukey's test (α = 0.05). The consortia significantly affected (p < 0.05) most parameters, except moisture content. Treatment P5 (15 isolates) produced the highest total N (3.44%), K₂O 2.70%, C/N ratio 9.47, pH 6.2, and organic C around 32–33%, whereas P3 (9 isolates) showed the highest P₂O₅ (2.39%); these values generally met or approached the Indonesian standard for organic fertilizer (Permentan No. 261/2019). LCN-based consortia thus have potential as local starters to improve shrimp pond sediment–based organic fertilizer, although further studies on salinity, heavy metals, and field performance are needed.
Potensi Limbah Cair Karet dan Diapers sebagai Pupuk dengan Fermentor Pumakkal untuk Produktivitas Edamame Pujaan Tika; Hening Widowati; Agus Sutanto
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 1 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/v1ggdq10

Abstract

This study aimed to inform the public about the potential utilization of rubber wastewater and disposable diaper waste as raw materials for organic fertilizer using Pumakkal as a fermentor to enhance edamame productivity. The method used was a literature study of relevant scientific sources, including national and international journals, books, and research reports discussing the characteristics of rubber wastewater, the hydrogel content and organic compounds in disposable diapers, the role of indigenous bacteria in Pumakkal during the fermentation process, and the compliance of organic fertilizer with Indonesian National Standard (SNI). The results showed that rubber wastewater still contains organic materials with potential use as fertilizer, while disposable diapers contain hydrogel and organic compounds from urine that can support nutrient availability. Pumakkal fermentor, which contains indigenous bacteria derived from pineapple wastewater, was able to effectively degrade organic materials, resulting in fertilizer that meets SNI quality standards and has the potential to be applied to improve edamame productivity. In conclusion, the utilization of rubber wastewater and disposable diapers with Pumakkal fermentor shows promising potential as an environmentally friendly organic fertilizer and as a sustainable solution for waste management and edamame productivity enhancement. Keywords: Diapers, Liquid Rubber Waste, Pumakkal
Pelatihan Teknologi Penyimpanan Hijauan, Pembuatan Kompos, Serta Pengolahan Susu Kambing Di Desa Sri Rejosari Rohmatul Anwar; Agus Sutanto; Diah Reni Asih
Open Community Service Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v4i2.168

Abstract

Latar Belakang: Masyarakat Desa Sri Rejosari mayoritas memiliki peternakan kambing. Permasalahan peternak kambing yang dialami adalah kesulitan penyimpanan hijauan, mengolah kotoran kambing dan pengolahan susu. Masyarakat membutuhkan pendampingan untuk mencari solusi yang tepat dalam melakukan upaya untuk penyimpanan hijauan (silase dan fermentasi), mengolah limbah ternak agar tidak mencemari lingkungan, pengolahan susu menjadi produk yang lebih baik dan bisa menjadi produk usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat hidup kreatif dengan teknologi penyimpanan hijauan, mengolah kotoran hewan dan pengolahan susu menjadi produk yang bernilai ekonomis.Metode: Metode pengabdian masyarakat yang digunakan yaitu penyuluhan dan pelatihan dengan praktek langsung ditempat.Hasil: Hasil kegiatan adanya peningkatan kemampuan peternak kambing sebagai sasaran kegiatan untuk penyimpanan hijauan, mengolah kotoran kambing menjadi pupuk, pengolahan susu menjadi kefir dan yogurt. Simpulan kegiatan pemberdayaan masyarakat terjadi peningkatan pengalaman dan pengetahuan tentang menjadi peternak modern dengan melakukan pelatihan dengan penyampaian materi kepada peserta tentang fermentasi pakan daun singkong, pembuatan kompos padat dan cair kohe kambing serta pengolahan susu menjadi kefir dan yogurt. dapat mengatasi permasalahan yang dihadapai peternak kambing dalam mengolah kotoran yang tidak sebatas menghasilkan pupuk tetapi bernilai ekonomi.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Kewirausahaan Berbasis Pertanian Dalam Mendorong Kemandirian Dan Kesejahteraan Masyarakat Fajri Arif Wibawa; Eva Rolia; Agus Sutanto; Deane Mellury; Dimas Wicaksono Wibowo; Dita Arum Meidawati; Gilang Dio Anggoro Indarsyah; Ahmad Dzaki Yaqiyuddin; Ilham Ferdiyansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5224

Abstract

Pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pertanian, khususnya pembuatan keripik, merupakan strategi yang efektif dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat di daerah pedesaan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan berbasis pengolahan hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, yaitu keripik, di Desa Rejoagung, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa kegiatan kewirausahaan berbasis produk olahan pertanian ini telah berhasil meningkatkan pendapatan keluarga, memberdayakan perempuan, serta mengurangi ketergantungan pada sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim dan musim. Selain itu, pelatihan kewirausahaan dan pemasaran digital juga berkontribusi dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk. Kesimpulannya, pemberdayaan ekonomi melalui kewirausahaan di Desa Rejoagung, khususnya dalam produksi keripik, telah meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa. Namun, untuk memastikan keberlanjutan program, diperlukan penguatan kelembagaan dan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun sektor swasta.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Bank Sampah Sebagai Strategi Pengelolaan Sampah Dan Peningkatan Ekonomi Eva Rolia; Agus Sutanto; Fajri Arif Wibawa; Farida Ramalida; Faisal Nur Arifin; Gita Angelita; Intan Utami; Muhammad Fiqih Akbar Bayhaqi; Herlisa Hafizah Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i6.2590

Abstract

Community empowerment through the Waste Bank program in Rejoagung Village aims to address waste management issues while creating environmentally based economic opportunities. This community service program aims to analyze the impact of the establishment of a Waste Bank on community economic empowerment, especially women, through processing waste into value-added products. The implementation method of the service is in 3 (three) stages: the preparation stage, the implementation stage, and the evaluation stage. The results of the service show that the Waste Bank program has succeeded in increasing community environmental awareness, strengthening institutional capacity, and providing economic opportunities through recycled products such as handicrafts. Training in technical, managerial, and product marketing skills also plays a role in increasing family income, especially for members of the Family Welfare Movement (PKK) and the Women's Farmers Group (KWT). In conclusion, the success of the Waste Bank program in Rejoagung Village shows great potential in environmentally based economic empowerment, but strengthening management and marketing capacity is needed to ensure the program's sustainability.ABSTRAKPemberdayaan masyarakat melalui program Bank Sampah di Desa Rejoagung bertujuan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah sekaligus menciptakan peluang ekonomi berbasis lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembentukan Bank Sampah terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan, melalui pengolahan sampah menjadi produk bernilai tambah. Metode pelaksanaan pengabdian yakni dengan 3 (tiga) tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program Bank Sampah berhasil meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat, memperkuat kapasitas kelembagaan, serta memberikan peluang ekonomi melalui produk daur ulang seperti kerajinan tangan. Pelatihan keterampilan teknis, manajerial, dan pemasaran produk turut berperan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, terutama bagi anggota PKK dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Kesimpulannya, keberhasilan program Bank Sampah di Desa Rejoagung menunjukkan potensi besar dalam pemberdayaan ekonomi berbasis lingkungan, namun diperlukan penguatan kapasitas pengelolaan dan pemasaran untuk memastikan keberlanjutan program.
Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Komunitas Masyarakat Kota Metro Lampung Agus Sutanto; Hening Widowati; Handoko Santoso; Agus Sujarwanta; Mufahroyin Mufahroyin; Beny Saputra; Mia Cholvistaria; Paulina Eva Rista; Anisa Sholihah; Adinda Purnama Maharani; Elysa Vironica; Anggi Aprilia; Akhmad Syaferi; Bekti Satriadi
SINAR SANG SURYA Vol 9 No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i2.4173

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT), Bank Sampah (BS), serta Sekolah Dasar dan Menengah Muhammadiyah di Kota Metro yang terdiri dari 70 perwakilan dalam pengelolaan sampah organik melalui pelatihan pertanian organik dan budidaya sederhana. Tujuan pengabdiannya untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengolah sampah organik menjadi kompos, pupuk cair, eco-enzyme, serta menerapkan budidaya ikan dalam ember (DIBER) dan holtikultura serta cabe jawa skala rumah tangga. Metode yang digunakan meliputi pelatihan partisipatif, demonstrasi praktik, dan pendampingan intensif dengan instrumen penilaian mencakup pemahaman awal, kesiapan bahan dan alat, motivasi, analisis kendala, pengalaman terkait, ekspektasi, serta penyesuaian materi.  Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pertanian organik (85%), pengolahan kompos (78%), dan teknik DIBER, ecoenzym, budidaya cabe dan holtikultura  (72%). Sebanyak 65% peserta telah mempraktikkan pembuatan kompos, pupuk organik cair dan eco-enzyme di rumah, sementara 70% mulai menerapkan budidaya cabe jawa,  sayuran  dan ikan secara mandiri. Dampak program meliputi pengurangan sampah organik di lingkungan sekolah dan rumah tangga, peningkatan produktivitas pertanian skala kecil, serta terbentuknya kemandirian ekonomi melalui penjualan hasil budidaya.  Kendala utama meliputi keterbatasan waktu luang (45%), bahan baku (30%) dan ruang praktik/alat dan bahan  (25%), namun solusi seperti pemanfaatan limbah rumah tangga dan pendampingan berkelanjutan berhasil mengatasi tantangan tersebut. Ekspektasi peserta mencakup perluasan praktik ke komunitas lebih luas (80%) dan pendampingan teknis (60%). Indikator keberhasilan meliputi pemanfaatan 90% sampah organik, peningkatan produksi pertanian organik, dan adopsi teknologi sederhana seperti budidamber dan budidaya cabe jawa. Program ini diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang berkelanjutan.
Studi Etnobotani Adat Kayiak Nari Suku Serawai Muara Pinang Bengkulu Selatan Sebagai Sumber Belajar Biologi Berbentuk Monograf Shely Noperiani; Agus Sutanto; Agus Sujarwanta
BIOLOVA Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7 Nomor 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/biolova.v7i2.8700

Abstract

Etnobotani penting untuk dipelajari oleh masyarakat Indonesia karena pemanfaatan tumbuhan secara tradisional masih banyak yang belum diketahui. Rendahnya pengetahuan masyarakat akan ritual adat dan sedikit masyarakat yang memahami tentang ilmu etnobotani menyebabkan terjadinya degradasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan tumbuhan dalam ritual adat ritual adat Kayiak Nari yang tidak lagi sering dilakukan oleh masyarakat Desa Muara Pinang Bengkulu Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sampel diambil menggunakan teknik snowball sampling dan purposive sampling. Wawancara dilakukan pada lima narasumber yang merupakan dua masyarakat umum, dua orang dukun anak, dan seorang bidan desa Dusun Muara Pinang Bengkulu Selatan. Hasil penelitian memperoleh 16 tumbuhan yang digunakan dalam ritual adat Kayiak Nari. Tumbuhan digunakan dalam dua hal yaitu sebagai lulur dan sebagai hiasan menari dengan bagian tumbuhan yang digunakan adalah daun, bunga, biji dan buah. Semua hasil penelitian ini di buat sebuah monograf yang berisi jenis tumbuhan, manfaat dan bagian tumbuhan yang digunakan. Kata kunci: Adat, Etnobotani, Kayiak, Nari, Ritual, Sunat
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani melalui Program  Agroeduwisata Melon Organik Kalibening (Agromelka) di Lampung Timur Hening Hening; Agus Sutanto; Nani Septiana; Mia Cholvistaria cholvis; Beny Saputra
Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70095/dimasejati.202681.24681

Abstract

Kalibening Village, East Lampung, is dominated by the agricultural sector with a monotonous rice and corn planting pattern that leads to decreased soil fertility, pest escalation, and dependence on chemical inputs. The majority of the harvest is sold to middlemen at low prices, and 234 families are categorized as poor families. Women Farmers Groups (KWT), which constitute 49% of the population, have potential but are hampered by a lack of knowledge and skills in organic cultivation, post-harvest processing, and digital marketing. The Agromelka Community Service Program (PkM) aims to empower KWT through training in organic melon and vegetable cultivation, the production of patented organic fertilizer (Pumakkal), diversification of processed products (organic pecel, ice cream, nuggets, juice), and digital-based agro-edu-tourism management. Implementation methods include socialization, training, intensive mentoring, and the application of technology (Venturi Injectors, IoT, screenhouses). As a result, there has been an increase in KWT capacity in production and marketing management, as evidenced by the ability to make processed products, packaging, branding, and manage educational gardens. This program contributes to SDGs 3 (Healthy Life) and 12 (Responsible Consumption and Production), as well as supporting the university's KPI
KEPEMIMPINAN DIGITAL DAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI DETERMINAN DISIPLIN KERJA GURU PADA ERA TRANSFORMASI PENDIDIKAN DIGITAL Rizki Arif Kurniawan; Marzuki Noor; Agus Sutanto
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 11 No. 4 (2026): Regular Issue (In Progress)
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v11i4.3371

Abstract

Objective: Digital transformation in education has changed the way schools are managed and requires adaptive leadership and organizational values capable of strengthening teachers’ professional behavior. This study aims to analyze the influence of digital leadership and organizational culture on teachers’ work discipline in public junior high schools during the digital transformation era. Methods: This study employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of 111 teachers from public junior high schools in Sekampung District, East Lampung Regency. The entire population was selected as the research sample using total sampling techniques. Data were collected through questionnaires based on a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with the assistance of JASP software. Results: The findings revealed that digital leadership and organizational culture simultaneously had a significant effect on teachers’ work discipline (F = 52.55; p < 0.001), with a coefficient of determination (R²) of 0.493. Partially, organizational culture had a positive and significant effect on teachers’ work discipline (β = 0.613; p < 0.001), while digital leadership did not show a statistically significant direct effect (β = 0.099; p = 0.184). Novelty: This study contributes empirical evidence that strengthening teacher work discipline in digital education transformation is not solely determined by technological-oriented leadership but is strongly influenced by organizational culture as a behavioral foundation within schools.
Co-Authors ., Achyani A.A. Ketut Agung Cahyawan W abrori, zaini Achyani Ade Gunawan Adha Sabila Kifah Adinda Purnama Maharani Adisyahputra Afiatur Rohmah Agil Lepiyanto Agus Sujarwanta Agus Sujarwanta, Agus Agus Wibowo Ahmad Dzaki Yaqiyuddin Ahmad Fatoni Akhmad Syaferi Akhmad Syaferi Alam, Tago Aminin, Sudirman Amiyati, Seprida Anak Agung Oka Andi Kurniawan Andi Tyas Pambudi Anggi Aprilia Anggit Khendio Utomo Anisa Sholihah Anjarwati, Sulis Antrisia, Febrika Aprilia, Anggi Arbasari, Maya Arifah Qurniani Asih Fitriana Dewi Asih Fitriana Dewi, Asih Fitriana Bagus Rachman Satrya Bagus Rachman Satrya Bekti Satriadi Beny Saputra Beny Saputra Beny Saputra Budi Prasetyo cahyati, novia Cahyono, Heri Dacholfany, Ihsan Dara Fatikha Sabila Hasanah Deane Mellury Diah Reni Asih Dimas Wicaksono Wibowo Dita Arum Meidawati Eka Novita Sari Eka Reza Rifai Eka Setia Budi Eka Setyaningsih Elfrida Ratnawati Elysa Vironica Eppinga, Reinilde Eva Rolia Fadhila Sihombing Faisal Nur Arifin Fajri Arif Wibawa Farida Ramalida Faza Rifàti, Eva Fenny Thresia Ferdy Sopran Wamala Gariyanto Gariyanto Gilang Dio Anggoro Indarsyah Gita Angelita Gita Anggraeni Handoko Santoso Harjoko, Harjoko Harmoko Harmoko Hasminar Rachman Fidiastuti Helga, Anneta Hening Hening Hening Widiowati Hening Widowati Hening Widowati Hening Widowati Herlisa Hafizah Putri Hifni Septina Carolina Hifni Septina Carolina, Hifni Septina Hikmah, Luluil I Gusti Made Adi Suarnyana Ilham Ferdiyansyah Indriyani Putri Intan Utami Iswati Iswati Iswati Iswati Kartika Sari Kartiko, Yerry Kasmur, Roslinawati Khairunisa, Afiqah Khoirudin, M. Khoriudin, M Kusumasyari, Denti Laksono Trisnantoro Larasati, Anggia Dwi Leli Triana M Rustam Rifai M. Ihsan Dacholfany M. Ihsan Dacholfany Maharani, Adinda Purnama Mahfudin, Sidik mahmud, zenni Marzuki Noor Marzuki Noor, Marzuki Mia Cholvistari Mia Cholvistaria Mia Cholvistaria cholvis Mia Cholvistaria, Mia Mufahroyin Mufahroyin Muhammad Fiqih Akbar Bayhaqi Muhammad Firdaus Muhammad Ichsan Dacholfany Muhammad Ihsan Dacholfany Muhfahroyin Muslihat, Muslihat Nani Septiana Nedi Hendri Nedi Hendri, Nedi Ningsih, Riyanti Nita, Wahyu Dian Noval Kurniawan Novia Cahyati Nurhat Alamsyah Nurlaifa, Nadiah Putri Nyoto Suseno Oktavianti, Sinta Paulina Eva Rista Pipi Puspita Sari Prayitno, Dwi Puja Antika Pujaan Tika Purdiyanto, Aris Purwasih Purwasih, Purwasih Puspa, Elvina Maya Putri Aisyah, Putri Qurniani, Arifah Rahmawati, Nala Rasuane Noor Rasuane Noor Relly Ambar Wati Reni Indrayanti Retnowati Retnowati Riefky Cahya Puspito Rifai, M Rustam - Rista, Paulina Eva Riswanto ., Riswanto riswanto riswanto Riyanto Riyanto Rizal Koen Asharo Rizki Arif Kurniawan Rohimatusafiah, Yahya Rohmatul Anwar Rohmatul Anwar rosidha, nety Sahrin, Alfin Salman Amar Raif SAPUTRA, BENY Sari, Novia Ambar Satriadi, Bekti Seprida Amiyati Septiana, Nani Setyawan, Angga Shely Noperiani SHIHAB, M RIZKI Sholihah, Anisa Sinta Oktavianti Siti Nurlaila Subardi, Subardi Bardi Sudarman Dami Sudaryanti Sudaryanti Sudirman AM Suharno Zen Suharno Zen Sujino Sujino Sunardi Sunardi Suprayitno Suprayitno Susiani Susiani, Susiani Susiwati, Tri Sutrisni Andayani, Sutrisni Syaferi, Akhmad Tasa Gandini Teguh Santoso Tri Adi Wibowo, Tri Adi Triana Asih Triana Asih, Triana Triana, Leli Tut Wuri Handayani Tut Wuri Handayani, Tut Wuri Utami, Erna Vironica, Elysa Wahidah, Nina Ikhwati wibowo, Vikto Agus Widowati, *Hening Widya Sartika Sulistiani, Widya Sartika Wimbawarni, Wiwik Wisca Febriana Wulandari, Nadia Fitria YAYA RUKAYADI Yola Yuniantari Yuli Supriani Yulistiana, Elza - Yuriana, Lely