Claim Missing Document
Check
Articles

The Use of Picture Story Method in Character Building for Reading in 5-6 Years Old Children at PAUD Setia Pontianak Erika Susana; Halida; Lukmanulhakim
Journal of Early Childhood Development and Education Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Early Childhood Development and Education (September)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/junior.v1i3.234

Abstract

This research aims to describe the use of the illustrated story method in forming characters who love reading in children aged 5-6 years at PAUD Setia Pontianak. The research method used is a descriptive method in the form of qualitative research. The subjects in the research were teachers and early childhood children on Jalan Parit Pangeran Gang Keto, Siantan Hulu, North Pontianak District, Pontianak City. The data collection techniques used in this research were participant observation, interviews and documentation. The results of the research show that: 1. Preparation for using the picture story method in forming characters who like to read in children aged 5-6 years at PAUD Setia Pontianak. Preparation is carried out by preparing the RPPH first and then determining the theme of the picture story book. 2. Implementation of the use of the picture story method in forming characters who like to read in children aged 5-6 years at PAUD Setia Pontianak, the teacher tells stories in front of the class while carrying a picture story book. 3. Evaluation of the use of the picture story method in forming the character of reading in children aged 5-6 years at PAUD Setia Pontianak to determine the level of achievement of children's development in the form of notes used to measure the level of children's success, namely written reports, checklists and portfolios in the form of notes regarding children's behavior when listening to stories written factually and truthfully. The researcher suggests that teachers preparing story books should be prepared more carefully and the selection should be more precise. The implementation of using the picture story book method should not be like lecturing. The atmosphere when telling stories can be brought into the story so that it is more enjoyable. Evaluations should be more varied to make it easier for teachers to assess. child. The implications of using the picture story method using books in forming characters who like to read in 5-6 year olds at PAUD Setia Pontianak. Teachers can apply the picture story method using books which is more exciting so that children will be happier when they hear the stories being told.
The Role of Teachers in Shaping Religious Character in Early Childhood through the Habituation Method at Al-Mumtaz IT Kindergarten, Pontianak City Siti Aisyah; Halida; Lukmanulhakim
Journal of Early Childhood Development and Education Vol. 1 No. 3 (2024): Journal of Early Childhood Development and Education (September)
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/junior.v1i3.239

Abstract

This research aims to describe and obtain information abaout the role of teachers in forming, religious character in early childhood through methods habituation at Al-Mumtaz IT Kindergarten Pontianak City. The benefits of this research are increase insight and knowledge abaout the inportance of the teacher’s role in shaping religious character through the habituation method. The participants in this research collects information regarding the role of teachers in forming religious character in early childood through habituation method. The participants in this research were 3 theacers who taught at Al-Mumtaz IT Kindergarten groups B2, B4 and B7.Data collection techniques used in this research are obeservation, interviews and dokumentation. Analiyze the data in do, namely data collection (data collection), data display (data persentation) and conclusion drawing (data conclusion). Technique checking the validity of the data used is triangulation, research results thourgh obervations, interviews and documentation show that the roles used by teachers in the formation of religious character through habituation methods in early childood in Kindergaten IT Al-Mumtaz PontianakCity, namely by using the role of teacher mentor, facilitator, and motivator, in farming religious character in children through the habituation method. This role has been carried out effectively.
Kontribusi Implementasi Fungsi Kepala Sekolah dan Perencanaan Strategis Terhadap Mutu Hasil Belajar Siswa Renny Trianita Ishiwara; Tomo; Husni Syahrudin; Bistari; Halida
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10437

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi implementasi fungsi kepala sekolah dan perencanaan strategis terhadap mutu hasil belajar siswa pada SMA di Kabupaten Kubu Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei deskriptif. Populasi penelitian terdiri atas 76 kepala SMA negeri dan swasta, dengan sampel sebanyak 64 responden yang ditentukan menggunakan rumus slovin. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup berskala likert lima tingkat. Analisis data menggunakan SPSS versi 29 melalui uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, serta analisis regresi sederhana dan berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi fungsi kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap mutu hasil belajar siswa dengan kontribusi 46,4%, sedangkan perencanaan strategis berkontribusi 38,8%. Secara simultan, kedua variabel berkontribusi signifikan sebesar 55,1%. Temuan ini menegaskan bahwa mutu hasil belajar siswa ditentukan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang efektif dan perencanaan strategis yang terintegrasi.
Kepemimpinan Transformasional kepala sekolah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Negeri 4 Teluk Pakedai Iwan Kurniawan; Martono; Marinu Waruwu; Halida; Eni Rosnija
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10442

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan melalui penguatan kompetensi literasi dan numerasi di SMP Negeri 4 Teluk Pakedai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, siswa, tenaga kependidikan, komite sekolah, dan pengawas sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah mampu menggerakkan seluruh warga sekolah dalam membangun budaya literasi dan numerasi secara berkelanjutan. Kepala sekolah memiliki visi yang jelas dan inspiratif, memberdayakan guru, serta mendorong pembelajaran yang kontekstual dan inovatif. Program literasi dan numerasi direncanakan, dilaksanakan, dimonitor, dan dievaluasi secara sistematis. Meskipun fasilitas masih terbatas, kepemimpinan yang visioner, kolaborasi warga sekolah, dan konsistensi pelaksanaan program berperan penting dalam menjaga capaian literasi dan numerasi siswa pada kategori baik hingga sangat baik.
Implementasi Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah dan Efektivitas Operasional Sekolah Satu Atap Fitriani; Tomo; Halida; Rody Putra Sartika; Dewi Novita
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10546

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah dalam efektivitas operasional Sekolah Satu Atap di SD Negeri 6 dan SMP Negeri 6 Terentang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai informan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif dengan menerapkan triangulasi sumber, teknik, dan waktu untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional kepala sekolah berperan penting dalam meningkatkan efektivitas operasional sekolah melalui penguatan visi bersama, komunikasi, pengelolaan sumber daya secara adaptif, serta penguatan kolaborasi semua warga sekolah. Kepemimpinan komunikatif yang berorientasi pada pemberdayaan mendorong kreativitas guru dalam menerapkan pembelajaran kontekstual meskipun terdapat keterbatasan fasilitas, serta menjaga keberlangsungan pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional yang kontekstual dan adaptif merupakan faktor kunci dalam menjaga efektivitas operasional Sekolah Satu Atap di wilayah dengan keterbatasan sumber daya, khususnya wilayah 3T
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Pendidikan Inklusif di SMP Negeri 2 Kota Pontianak Fitriani S; Muhammad Asrori; Halida
JURNAL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN Vol 10 No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1 Edisi Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS PGRI PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/jpkn.v10i1.10640

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kepala sekolah dalam meningkatkan penyelenggaraan pendidikan inklusif di SMP Negeri 2 Kota Pontianak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan strategis dalam empat dimensi utama, yaitu perencanaan program inklusif, pengorganisasian sumber daya secara kolaboratif, pelaksanaan supervisi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan peserta didik, serta penguatan budaya sekolah yang menanamkan nilai empati dan penghargaan terhadap keberagaman. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan inklusif sangat ditentukan oleh kepemimpinan yang adaptif, partisipatif, dan kontekstual dalam mengintegrasikan kebijakan, praktik pembelajaran, dan budaya sekolah. Secara konseptual, penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian Pendidikan Kewarganegaraan dengan menegaskan bahwa implementasi pendidikan inklusif di sekolah merupakan bagian dari praktik pendidikan demokratis yang menumbuhkan nilai kesetaraan, penghargaan terhadap keberagaman, dan keadilan sosial dalam proses pembelajaran.
Kemitraan Orang Tua dan Guru Untuk Pendidikan Inklusif Ferdianus Jelahu; Muhhamad Asrori; Afandi Afandi; Eny Enawaty; Halida Halida
Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/impian.v6i1.25

Abstract

Kemitraan orang tua dan guru merupakan fondasi fundamental dalam pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kekuatan kemitraan orang tua dan guru dalam mendukung pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi pustaka yang menganalisis berbagai sumber buku, jurnal ilmiah, dan peraturan perundang-undangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan orang tua dan guru memiliki kekuatan signifikan dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan holistik anak berkebutuhan khusus. Orang tua memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan unik anak, sementara guru memiliki keahlian pedagogis dalam merancang pembelajaran adaptif. Kolaborasi efektif antara kedua pihak mampu mengatasi berbagai hambatan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya tenaga profesional, dan minimnya sarana prasarana. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kemitraan yang solid antara orang tua dan guru merupakan faktor penentu utama keberhasilan pendidikan inklusif di Indonesia.
Co-Authors . Yunani Adinda Nur Fadilla Afandi Afandi Afandi Afandi Ahmad Yani Amallia Putri Amallia Putri Ana Fergina Andini Linarsih Annisa Amalia Aprianda Febiola ARIYANI RAMADHANI Asmaul Lutfauziah Aunnurahman Aunnurahman Aunnurrahman Aunnurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Ayu Aprilia Pangestu Putri Bambang Trisno Berda Asmara Bistari Chandra Fauzi Darwin Darwin Dea Aristia Dendodi Dendodi Desni Yuniarni Dewi Fajaryati Dewi Novita Dian Miranda Dian Miranda Eka Fajar Rahmani Elli Yanti Eni Rosnija Eni Veronika Eni Veronika Eny Enawaty Erika Susana Eviana Eviana Evita Mullya Fadilla Syahriani Farhana Nabila Fakaruddin Farina Tazijan Fazarudin Fazarudin Fazarudn Fazarudin Ferdianus Jelahu Fifi Khoirul Fitriyah Fitri Pratiwi Fitriani Fitriani S Hadi Mulya Hafif Assulamy Henny Sanulita Herry Sujainni Hesti Dahlan Hidayati, Nur Fajrina Hishamudin Bin Salleh Husni Syahrudin Indri Astuti Iwan Kurniawan Lainah Lainah Luh Putu Sri Lestari Luhur Wicaksono Lukmanulhakim Lukmanulhakim ., Lukmanulhakim Marinu Waruwu Marmawi R Martono Marwah Rusydiana Mellisa Jupitasari Mindariati Mindariati Muhamad Asrori Muhammad Asrori Muhammad Saffuan Abdullah Muhammad Syaikhon Muhhamad Asrori Ndaru Wigati Nia Daniawati Noviah Dwi Putranti Putranti Nurfarida Deliani Nuriaini Asriati Pareng Nuraini Pratista Arya Satwika Putu Ari Dharmayanti Renny Trianita Ishiwara Rody Putra Sartika Sabila, Dias Khairina Sariani Sariani Semoyati Semoyati Sendayu, Fendahapsari Singgih Sesilia Seli Siska Perdina Siti Aisyah Siti Natijatul Pu’at Solichah, Novia Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Syawaluddin Taufan Untung Wibowo Silitonga Tomo Tomo Djudin Tulus Tulus urai salam Venny Karolina Venny Karolina Wayan Eka Paramartha Wicha Amalia Putri Windaniati Windaniati Yoanna Afrimonika Yogi Damai Syaputra Yogi Damai Syaputra Yohanes Bahari Yuline Yuline Yuline Yuline Yuline Zaky Ibrahim Zayn Borneo