p-Index From 2021 - 2026
16.118
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis hambatan perilaku pencegahan gangguan pendengaran nelayan pesisir: Sebuah tinjauan sistematis dan sintesis kritis Hanis, Iin Fatimah; Zamli, Zamli
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2051

Abstract

Backgoround: Behavioral barriers to hearing loss prevention among coastal fishers in Palopo are an increasingly pressing issue requiring a systematic review due to the high occupational noise exposure experienced by this group and its long-term consequences on hearing health, occupational safety, and quality of life. Various studies have shown that fishers and maritime industry workers are at high risk of developing noise-induced hearing loss (NIHL) due to exposure to high-intensity and repeated noise from ship engines, fishing gear, and the challenging acoustic dynamics of the maritime work environment. Purpose: To identify and synthesize behavioral barriers to hearing loss prevention among coastal fishers. Method: This study was designed as a systematic review with critical synthesis that integrates cross-study findings on risk perceptions, behavioral barriers, and hearing loss prevention efforts among coastal fishers, following the study selection and analysis framework described in the available references. The research design followed a query transformation stage that formulated the primary research focus into several search questions, such as noise risk perceptions, factors influencing prevention behavior, barriers to hearing protection use, and the success and limitations of educational interventions. Results: Low risk perception, discomfort of protective equipment, unsupportive social norms, and limited organizational structures are key factors hindering preventive behavior. Furthermore, educational interventions reportedly increase knowledge but do not always directly influence behavioral change without adequate tools and policies. Conclusion: This study confirms that preventing hearing loss among fishers requires a multidimensional approach encompassing individual, social, cultural, and organizational factors. This research makes an important contribution to broadening our understanding of the dynamics of preventive behavior in the context of maritime communities and provides a basis for developing more effective and contextualized hearing protection interventions and policies.   Keywords: Fishermen; Hearing Loss; Preventive Behavior.   Pendahuluan: Hambatan perilaku pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan pesisir Palopo merupakan isu yang semakin mendesak untuk ditelaah secara sistematis karena tingginya paparan kebisingan kerja yang dialami kelompok ini dan konsekuensi jangka panjang yang ditimbulkannya terhadap kesehatan pendengaran, keselamatan kerja, serta kualitas hidup. Berbagai studi telah menunjukkan, bahwa nelayan dan pekerja industri maritim berada pada risiko signifikan untuk mengalami noise-induced hearing loss (NIHL) akibat paparan kebisingan intensitas tinggi dan berulang dari mesin perahu, alat tangkap, dan lingkungan kerja laut yang dinamika akustiknya sangat menantang. Tujuan: Untuk mengidentifikasi dan mensintesis hambatan perilaku pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan pesisir. Metode: Penelitian ini dirancang sebagai tinjauan sistematis dengan sintesis kritis yang mengintegrasikan temuan lintas studi mengenai persepsi risiko, hambatan perilaku, dan upaya pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan pesisir, sesuai kerangka seleksi dan analisis studi yang telah dijelaskan dalam referensi yang tersedia. Desain penelitian ini mengikuti tahapan transformasi kueri yang memformulasikan fokus utama penelitian menjadi beberapa pertanyaan pencarian, seperti persepsi risiko terhadap kebisingan, faktor-faktor yang memengaruhi perilaku pencegahan, hambatan penggunaan alat pelindung pendengaran, serta keberhasilan dan keterbatasan intervensi pendidikan. Hasil: Persepsi risiko yang rendah, ketidaknyamanan alat pelindung, norma sosial yang tidak mendukung, serta keterbatasan struktur organisasi menjadi faktor utama yang menghambat perilaku pencegahan. Selain itu, intervensi pendidikan dilaporkan meningkatkan pengetahuan tetapi tidak selalu berpengaruh langsung terhadap perubahan perilaku tanpa dukungan alat dan kebijakan yang memadai. Simpulan: Penelitian menegaskan bahwa pencegahan gangguan pendengaran pada nelayan memerlukan pendekatan multidimensional yang mencakup faktor individual, sosial, budaya, dan organisasi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperluas pemahaman mengenai dinamika perilaku pencegahan dalam konteks komunitas maritim serta menyediakan dasar bagi pengembangan intervensi dan kebijakan perlindungan pendengaran yang lebih efektif dan kontekstual.   Kata Kunci: Gangguan Pendengaran; Nelayan; Perilaku Pencegahan.
Pemanfaatan nilai kearifan lokal siri’ na pesse’ dalam pencegahan stigma remaja ODHIV: A systematic literature review Jamil, Bidasari; Zamli, Zamli
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2077

Abstract

Background: Stigma against adolescents living with Human Immunodeficiency Virus (HIV) is a multidimensional problem that significantly impacts mental health, social relationships, and treatment adherence. This stigma is formed through a social construction process influenced by cultural values ​​of honor and shame, and reinforced by the dynamics of interactions on social media. Purpose: To review various literature on the use of local wisdom values ​​(siri' na pesse') in preventing stigma among adolescents living with HIV. Method: A systematic literature review (SLR) of national and international journal articles was conducted based on topic suitability, use of a theoretical framework, cultural relevance, and validity of the DOI. The data extraction process was conducted using a matrix that included study characteristics, research methods, theoretical foundations, forms of stigma, the role of cultural values, types of interventions, and their relevance to local wisdom values. Results: People living with HIV experience stigma in the form of internalized, embodied, perceived, and anticipated stigma. This stigma contributes to mental health disorders, decreased social relationships, and non-adherence to treatment. Cultural values ​​regarding honor and shame, as well as the use of social media, play a role in shaping and reproducing stigma across various communities. Identified interventions include family-based, school-based, community-based, culture-based, and digital approaches. Conclusion: The findings of this study provide a conceptual foundation for developing an intervention model to prevent stigma against people living with HIV (PLHIV) based on Siri' na Pesse' cultural values, specifically in the local context of Palopo City. Suggestion: Longitudinal studies are needed to evaluate the effectiveness of culture-based interventions in reducing long-term stigma. Future research should also explore the perspectives of health workers and teachers as key actors in shaping adolescent social norms.   Keywords: Adolescents; Local Wisdom Values; People Living with Human Immunodeficiency Virus (PLHIV).   Pendahuluan: Stigma terhadap remaja Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV) merupakan permasalahan multidimensional yang berdampak signifikan terhadap kesehatan mental, relasi sosial, serta kepatuhan pengobatan. Stigma tersebut terbentuk melalui proses konstruksi sosial yang dipengaruhi oleh nilai budaya kehormatan dan rasa malu, serta diperkuat oleh dinamika interaksi di media sosial. Tujuan: Untuk mengkaji berbagai literatur tentang pemanfaatan nilai kearifan lokal siri’ na pesse’ dalam pencegahan stigma remaja ODHIV. Metode: Penelitian systematic literature review (SLR) terhadap artikel jurnal nasional dan internasional yang diseleksi berdasarkan kesesuaian topik, penggunaan kerangka teori, relevansi budaya, serta validitas DOI. Proses ekstraksi data dilakukan menggunakan matriks yang mencakup karakteristik studi, metode penelitian, landasan teori, bentuk stigma, peran nilai budaya, jenis intervensi, dan relevansinya dengan nilai kearifan lokal. Hasil: Menunjukkan bahwa ODHIV mengalami stigma dalam bentuk internal, enacted, perceived, dan anticipated stigma. Stigma tersebut berkontribusi terhadap gangguan kesehatan mental, penurunan kualitas hubungan sosial, serta ketidakpatuhan terhadap pengobatan. Nilai budaya kehormatan dan rasa malu, serta penggunaan media sosial, berperan dalam membentuk dan mereproduksi stigma dalam berbagai komunitas. Intervensi yang diidentifikasi meliputi pendekatan berbasis keluarga, sekolah, komunitas, budaya, dan digital. Simpulan: Temuan penelitian ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan model intervensi pencegahan stigma ODHIV berbasis nilai budaya Siri’ na Pesse’, khususnya dalam konteks lokal Kota Palopo. Saran: Diperlukan studi longitudinal untuk mengevaluasi efektivitas intervensi berbasis budaya dalam mengurangi stigma jangka panjang. Penelitian selanjutnya juga perlu menggali perspektif tenaga kesehatan dan guru sebagai aktor penting dalam membentuk norma sosial remaja.   Kata Kunci: Nilai Kearifan Lokal; Orang Dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV); Remaja.
Co-Authors A. Rizki Amelia ABDUL MANAF Abdul Muttalib Abdul Rahman Achmad R. Muttaqien Al-Maidin Agus, Rezki Aprianti Agussalim , Agussalim Ahmad.R.Mutaqqien Almaidin Ahyana, Nur Al Maidin, Achmad R Muttaqien Al Munawarah Fattah Al-Maidin, Achmad R.Mutaqien Allo, Maya Rante Allo, Yety Bato Payung Andi Alim, Andi Arikalang, Aprillya Arlin Adam, Arlin Arman Arman Arni Arni Asdewi Asdewi Asmawati Asmawati Asmita, Ita Asmuliati, Diana Asriah Syam Audyani Suryadi, Yunhi awatiful azza, awatiful Azniah Syam B, Sudirman Bahsoan , Salma Battiling, Ferida Blisartama, Sarniaty Bulu’, Ra’idah Chandra M, Freddy Chandra, Freddy Danduru, Darmayadi Dewi, Resky Karnita Dwiana, Ester Ekafadly Jusuf ekawati, ris Elly Elly Endiyonarsi, Endiyonarsi Endriaty, Endriaty Ernawati Ernawati ernita, ernita Eva, Nur Fadli Fadli Fadli fatimah Fatimah Fatmawati, Fatmawati Firawati Firawati Fitrahningsih, Fitrahningsih Haddase, Hasriadi Hafsah Hafsah Hanafi, Sitti Hamsiar Handayani, Anna Hanis, Iin Fatimah HARTATI Hasriana Hasriana, Hasriana Hasriwandi Hikma, Nurul Ilyas, Muh Ilyas, Muh. Indra Dewi indrayana Ishaq Iskandar, Muh. Iskandar, Ishaq Iskandar, Muhammad Ishaq Islami, Rifka Augina Isna Arista Izhak Jamil, Bidasari Jumriani, Jumriani Justiani, Justiani Kaderia, Husmil Kala, Hesriana Kandou, Fricilia M W Kartono, Faradhillah Kartono Kasman Kasman Kaunang, Diane Rineke Khairani, Nurul Fitri Kowaas, Intan Novita Laise, Sri Miniarti ledia, Ida Leida, Ida Lewa, Eka Dharmawati Londok, Inggrit Fredrika Vira M. Ishaq Iskandar Ma'rufi Ma'rufi, Ma'rufi Maidin, Achmad R. Muttaqien Al Makbul, Sulastri Maqfirah Maqfirah, Maqfirah mariyati mariyati Marni Marni Ma’rufi Ma’rufi, Ma’rufi Meilani Meilani, Meilani Menga, Maria Kurni Minggu , Irvan Susyanto Miswati Miswati, Miswati Montolalu, Freddy Chandra Muhamad Nor Mudhofar Muhammad Ilyas Muliati Muliati, Muliati Muttaqien Al-Maidin, Achmad R. Naolin, Imelda Napitu, Dewi Rosmaida Natsir, Nursanita Nethanelia Pokko, Jenny Nggekan , Desmon A Ningrum, Sri Hutami Ayu Nopianto, Nopianto Nordianiwati, Nordianiwati Nurdaya Nurdin Nurdin Nurhasanah Nurhasibah, Nurhasibah Nurma Nurmaida Nurmaida, Nurmaida Nurrahmat Nurrahmat Nurul Inayah Nuruniyah Nuruniyah Obert, Hendra Augustian Onim, Florence Pakasi, Ainy Meiril Palando, Lisa Sulistiana Daeng Palungan, Dwi Jusrini Pasapan , Yasri Pasaribu, Handara Graha Poluan , Lodewyk Norman Nover Poluan , Octavia Lady Ollyvia Purba, Hitler Benny Hendrik Purnama, Sarti Widya Putri, Putu Chrisdayanti Suada Qamarya, Nurul Radiansyah Radjana, Wa Ode Hasriani Rahma Ayu Kinanti Rahmah, Lestari Rahmawati , Rahmawati Ramisa, Ramisa Raya Senolinggi, Theresia Resky, Nurhayati Resty Ryadinency Ritmala Roja, Vionni Winich Sensia Rosita Rosita Rosnida, Rosnida Rosyida, Muslihatin Khuril Rotasouw, Aswad ruf, Ma’ rufi, Ma’ Ruhwandi, Ruhwandi Rusmini Kinas Sabrina, Riska Saenuddin, Sudirman Sainuddin, Sudirman Salkamal, Salkamal Salmiati Salmiati, Salmiati Sanuddin, Sudirman Saputri Stiawati Satriani Satriani Seriyanti, Seriyanti Sinta Hikma Sirenden, Intan Solombuku, Deslince Sosiawan, Insan Stevi Yanti Nopita Sari Sudirman Sudirman Sudirman Sanuddin Suhardin, Mien Asrha Sukma, Novian Tri Sukmawati Sukmawati SULISTIYANI SULISTIYANI Sumbung, Agustina Sumolang, Suzana Martini Sunandi, Irwan Suwandi N Syamsuddin -, Syamsuddin Taroreh, Inggritd Tenge, Warni Tevri, Paula Tonglo, Ruhama Utami Uli, Nilawaty Uly, Nilawati uly, Nilawaty Uzair, Uzair Viranti, Viranti Wahyuddin Wahyuddin Walewangko, Alfriando Wongkar, Ersian Rani Gratia Wulandari, Alda Yaenuri, Petrus Yenni Yenni Yulce Howay, Yuliana Yusniati Yusniati Yusuf, Ekafadly zainuddin, sudirman