Claim Missing Document
Check
Articles

Determinan Kejadian Tuberkulosis pada Anak Balita di Indonesia: Analisis Data Sekunder dari SSGI 2022 Wayan Aryawati; Yogi Ari Ghopican; Nova Muhani; Samino Samino; Khoidar Amirus
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.52442

Abstract

Abstract Tuberculosis (TB) in toddlers remains a serious public health problem in Indonesia, especially among vulnerable groups. This study aims to analyze the determinants of TB incidence in toddlers using secondary data from the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI) through a cross-sectional design. Of the 334,848 toddlers interviewed in 33 provinces and 486 districts/cities, after data cleaning, a final sample of 42,379 toddlers was obtained. Univariate, bivariate (chi-square), and multivariate (binary logistic regression) analyses showed that only poor nutritional status (p=0.013; OR=1.983) and untimely provision of complementary foods (p=0.049; OR=0.704) were significantly associated with TB incidence. Other variables such as exclusive breastfeeding (p=0.068), access to health services (p=0.129), drinking water sources (p=1.000), and completeness of immunizations (p=0.475) were not significant. Poor nutritional status is the strongest risk factor, almost doubling the likelihood of developing TB. Therefore, improving nutritional status, providing timely complementary foods, promoting exclusive breastfeeding, and increasing coverage of complete basic immunization through promotive and preventive approaches are priority strategies to reduce TB incidence among toddlers in Indonesia. Keywords: Tuberculosis, toddlers, SSGI
PENYULUHAN PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DENGAN MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH (FE) DI POSYANDU KARTINI LABUHAN RATU Nurhalina Sari; Lolita Sary; Khoidar Amirus; Eka Yuliana; Aulyya Rahmah; Delima Selviyani Putri; Echa Rafika; Sri Wulandari; Febrianti Febrianti
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.515-519

Abstract

Kematian ibu disebabkan oleh berbagai faktor risiko yang terjadi dimulai dari fase sebelum hamil yaitu pada wanita usia subur yang mengalami anemia, obesitas, tuberculosis, kurang energi kronis, dan lain–lain.Berdasarkan riskesdas tahun 2018 didapatkan data bahwa persentase ibu hamil yang mengalami anemia sebesar 48,9 %. Dari jumlah persentase anemia pada ibu hamil mengartikan bahwa sekitar 5 dari 10 ibu hamil di Indonesia mengalami anemia . Tujuan penyuluhan ini yaitu Ibu hamil mengetahui manfaat mengkonsumsi tablet Fe, Ibu hamil dapat mengerti tentang bahaya jika kurang mengkonsumsi Tablet Fe. Metode penyuluhan ini menggunakan media leaflet dan kuesioner untuk mengukur tingkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu hamil sebelum dan sesudah diadakanya penyuluhan . Hasil kegiatan yang didapat dari kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan di Posyandu Kartini Labuhan Ratu yaitu sebelum dilakukan penyuluhan 30% ibu hamil memahami tentang Tablet Fe. Setelah diberikan materi terkait Tablet Fe terjadi peningkatan pengetahuan ibu hamil yaitu terdapat 90% ibu memahami terkait Tablet Fe. Untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil selain disebabkan karena kekurangan zat besi diharapkan tenaga kesehatan lebih rutin memberikan penyuluhan mengenai tablet Fe. Ibu hamil juga diharapkan dapat meningkatkan kesadarannya untuk mengkonsumsi tablet Fe minimal minum 90 tablet Fe selama hamil. Dengan dilakukanya penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan perilaku ibu hamil untuk mengkonsumsi tablet Fe.
Pengaruh Container Index Dan Analisis Spasial Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Wilayah Kerja Puskesmas Pagelaran Jovasco Allenfaza; Agung Aji Perdana; Khoidar Amirus; Fitri Ekasari
Jurnal Medika Malahayati Vol 10, No 1 (2026): Volume 10 Nomor 1
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v10i1.22475

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pada tahun 2023, Kabupaten Pringsewu mencatat 297 kasus dengan IR sebesar 67,2 per 100.000 penduduk, menjadikannya salah satu kabupaten dengan kasus tertinggi di Provinsi Lampung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh indikator entomologi Container Index dan analisis spasial terhadap kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Pagelaran. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 55 rumah yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi menggunakan lembar checklist, dianalisis dengan uji chi-square dan pemetaan spasial. Hasil menunjukkan 51% rumah terdeteksi positif jentik, dan 40% rumah memiliki Container Index tinggi. Uji statistik menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara Container Index dengan kejadian DBD (p-value = 0,018). Pemetaan spasial menunjukkan pola persebaran kasus bersifat clustered. Penelitian ini menunjukan pentingnya pengendalian lingkungan dan pemberantasan sarang nyamuk sebagai upaya pencegahan DBD yang efektif.
Efektivitas Pemberian Air Rebusan Jahe Merah terhadap Penurunan Intensitas Dismenorea pada Remaja Putri di MTS Darul Falah Kecamatan Abung Tengah Kabupaten Lampung Utara Wiwin Lestari; Ana Mariza; Susilawati Susilawati; Khoidar Amirus
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 1 (2025): Volume 7 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i1.11614

Abstract

ABSTRACT Dysmenorrhea is a symptom of pain or discomfort in the lower abdomen during menstruation so that it can interfere with daily activities, which is most often found in young and reproductive women in Indonesia. Dysmenorrhea is also a complaint that is often found in young women. In Indonesia, the incidence of menstrual pain in 2018 was 107,673 people (64.24%), consisting of 59,671 people (54.89%) experiencing primary menstrual pain and 9,496 people (9.36%) experiencing secondary menstrual pain. Research objective: to determine the effectiveness of giving Red Ginger boiled water to reduce the intensity of dysmenorrhea in young women at Mts Darul Falah, Abung Tengah District, North Lampung Regency in 2023. The type of research used was pre-experimental with a one-group pre-test and post-test design approach. Research population The population in this study were all young women in grades VII, VIII, IX at Mts Darul Falah in the 2023 academic year. The sample in this study was 37 people. Analysis using the Wilcoxon test. The result are the average level of dysmenorrhea before administration of red ginger boiled water (zingibers officinale) in young women was 3.65 with a standard deviation of 0.716. Minimum 3 (mild pain) and maximum 5 (moderate pain). The average level of dysmenorrhea after red ginger cooking (zingibers officinale) in young women was 1.65 with a standard deviation of 0.484. Minimum 1 (mild pain) and maximum 2 (mild pain). There is a significant difference between giving ginger concoction to the level of dysmenorrhea pain in young women at Mts Darul Falah, Abung Tengah District, North Lampung Regency p value 0.000 (α 0.05). Suggestion of the study, it is suggested to use red ginger for dysmenorrhea. Keywords: Dysmenorrhea, Red Ginger, Young Women   ABSTRAK Dismenore merupakan suatu gejala rasa sakit atau rasa tidak enak diperut bagian bawah pada masa menstruasi sampai dapat menggangu aktifitas sehari-hari yang paling sering ditemui pada wanita muda dan reproduktif di Indonesia dismenore juga merupakan keluhan yang sering ditemukan pada wanita usia muda. Di Indonesia angka kejadian nyeri haid tahun 2018 sebanyak 107.673 jiwa (64,24%), yang terdiri dari 59.671 jiwa (54,89%) mengalami nyeri haid primer dan 9.496 jiwa (9,36%) mengalami nyeri haid sekunder. Tujuan penelitian : untuk mengetahui efektivitas pemberian air rebusan Jahe Merah terhadap penurunan intensitas dismenorea  pada remaja putri  di Mts Darul Falah Kecamatan Abung Tengah   Kabupaten Lampung Utara  Tahun 2023. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre eksperiment dengan pendekatan one group pre test and post test desaign. Populasi penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh Remaja Putri kelas VII, VIII, IX di  Mts Darul Falah tahunajaran 2023. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 37 orang. Analisa menggunkan uji Wilcoxon. Hasil penelitian diketahui Rata-rata Tingkat Disminore sebelum Pemberian Air Rebusan Jahe Merah (zingibers officinale) pada remaja putri 3.65 dengan Standar Deviasi 0,716. Minimal 3 (Nyeri ringan) dan maksimal 5 (nyeri sedang). Rata-rata Tingkat Disminore Sesudah Pemberian Air Rebusan Jahe Merah (zingibers officinale) pada remaja putri 1,65 dengan Standar Deviasi 0,484. Minimal 1 (Nyeri ringan) dan maksimal 2 (Nyeri ringan). Kesimpulan : Ada perbedaan yang signifikan antara pemberian ramuan jahe terhadap tingkat nyeri disminore pada remaja putri di Mts Darul Falah Kecamatan Abung Tengah   Kabupaten Lampung Utara  p value 0,000 (α 0,05) . Disarankan untuk memanfaatkan jahe merah untuk dismenore. Kata Kunci: Disminore, Jahe merah, Remaja Putri
Analisis Dampak Lingkungan Fisik terhadap Kejadian Malaria di Desa Hanura Zaitunah Zaitunah; Samino Samino; Khoidar Amirus; Fitri Eka Sari Siregar
Malahayati Nursing Journal Vol 8, No 1 (2026): Volume 8 Nomor 1 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v8i1.23597

Abstract

ABSTRACT Malaria remains a significant health problem in coastal areas, including Hanura Village, Teluk Pandan Subdistrict, Pesawaran Regency. Physical environmental factors such as light intensity, air temperature, humidity, and water pH play a role in the development of Anopheles vectors and malaria incidence. This study aimed to analyze the relationship between physical environmental factors and malaria occurrence in Hanura Village in 2024. A cross-sectional study was conducted involving 339 households in Hanura Village. Environmental variables were directly measured in the field: light intensity (lux meter), air temperature (digital thermometer), humidity (hygrometer), and water pH (pH meter). Malaria occurrence data were obtained from medical records and Rapid Diagnostic Tests (RDT). Data were analyzed using univariate, bivariate (Chi-Square test), and multivariate (logistic regression) analyses, including interaction tests. Bivariate analysis showed that air temperature and water pH were associated with malaria occurrence. Multivariate analysis indicated that air temperature (OR = 0.193; p = 0.010) was the dominant factor influencing malaria incidence, followed by water pH (OR = 0.563; p = 0.025). Light intensity was not directly significant but acted as a confounding variable. The interaction between air temperature and water pH was also not significant. Air temperature and water pH are significant environmental factors influencing malaria incidence in Hanura Village. The findings of this study can be utilized for environmentally based control strategies in efforts to prevent malaria in Hanura Village. Keywords: Malaria, Air Temperature, Water pH, Light Intensity, Hanura Village.  ABSTRAK Malaria merupakan masalah kesehatan di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Faktor lingkungan fisik seperti intensitas cahaya, suhu udara, kelembapan udara, dan pH air berperan dalam perkembangan vektor Anopheles dan kejadian malaria. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan fisik dengan kejadian malaria di Desa Hanura tahun 2024. Penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan pengambilan sampel sebanyak 339 rumah di Desa Hanura. Variabel lingkungan diukur langsung di lapangan: intensitas cahaya (lux meter), suhu udara (termometer digital), kelembapan udara (hygrometer), dan pH air (pH meter). Data kejadian malaria diperoleh dari rekam medis dan pemeriksaan RDT. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat (uji Chi-Square), dan multivariat (regresi logistik), termasuk uji interaksi antarvariabel. Analisis bivariat menunjukkan bahwa suhu udara dan pH air berhubungan dengan kejadian malaria. Analisis multivariat memperlihatkan bahwa suhu udara (OR = 0,193; p = 0,010) merupakan faktor dominan yang memengaruhi kejadian malaria, diikuti pH air (OR = 0,563; p = 0,025). Intensitas cahaya tidak berpengaruh signifikan secara langsung, tetapi berperan sebagai variabel confounding. Uji interaksi antara suhu udara dan pH air juga tidak signifikan. Suhu udara dan pH air merupakan faktor lingkungan fisik yang signifikan memengaruhi kejadian malaria di Desa Hanura. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk strategi pengendalian berbasis lingkungan dalam upaya pencegahan malaria di wilayah Desa hanura. Kata Kunci: Malaria, Suhu Udara, PH Air, Intensitas Cahaya, Desa Hanura
Hubungan Indeks Risiko Sanitasi dengan Kejadian Stunting di Kelurahan Pesawahan Kota Bandar Lampung Rega Wahyudi; Khoidar Amirus; Vera Yulyani
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12957

Abstract

ABSTRACT  Stunting is a condition where toddlers have a long body or height that is less when compared to age. The prevalence of stunting in the city of Bandar Lampung is (36.1%), data at UPT Pasar Ambon Health Center, Bandar Lampung city, the prevalence of stunting in the Pesawahan sub-district is 44 (2, 14%). This study aims to determine the relationship between the risk of the sanitation index and the incidence of stunting in the rice fields of Bandar Lampung City in 2022. This type of research uses a quantitative study with a cross-sectional design using a total of 92 respondents. The sampling technique used was purposive sampling technique. univariate and bivariate analysis test with chi square test. The results of the stunting detection analysis detected 28 (30.4%) respondents. Sanitation risk index. Water source risk was 23 (36.5%) respondents. Domestic wastewater sanitation risk index was 5 (71.4%) respondents. The risk sanitation index for clean and healthy behavior is at risk of 3 (75.0%) respondents. The results of the bivariate analysis showed that there were 2 variables related to stunting, namely the domestic waste sanitation risk index (p value 0.014 Odds Ratio 6.739), sanitation risk index clean and healthy living behavior (p value 0.048 Odds Ratio 7.560). The variable that is not related to stunting is the air source sanitation risk index (p value 0.062). Research suggestions based on research results show that there is a relationship between the sanitation index of risk of domestic wastewater and the sanitation index of clean and healthy living behavior with the incidence of stunting, it is necessary to improve awareness of reduced domestic wastewater treatment and the importance of awareness of clean and healthy living behavior. Keywords: Stunting, Sanitation, IRS  ABSTRAK Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan  yang kurang jika dibandingkan dengan umur, Prevalensi kejadian stunting dikota Bandar Lampung sebesar (36,1%), data di UPT Puskesmas Pasar Ambon kota Bandar Lampung prevalensi stunting di kelurahan Pesawahan sebanyak 44 (2,14%).  Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan indeks risiko sanitasi dengan kejadian stunting di kelurahan pesawahan kota bandar lampung tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional menggunaan sebanyak 92 responden. Tenik sampling yang digunakan dengan Teknik purposive sampling. uji analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis menunjukan terdeteksi stunting sebanyak 28 (30,4%) responden, Indeks risiko sanitasi Sumber air berisiko sebanyak 23 (36,5%) responden, Indeks risiko sanitasi air limbah domestik berisiko 5 (71,4 %) responden. Indeks risiko sanitasi perilaku hidup bersih dan sehat berisiko sebanyak 3 (75,0%) responden. Hasil analasis bivariat menunjukan bahwa terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan stunting, yaitu indeks risiko sanitasi limbah domestik (p value 0,014 Odds Ratio 6,739), indeks risiko sanitasi prilaku hidup bersih dan sehat (p value 0,048 Odds Ratio sebesar 7,560). Variabel yang tidak berhubungan dengan stunting adalah indeks risiko sanitasi sumber air (p value 0,062). Saran penelitian berdasarkan hasil penelitian didapatkan hubungan indeks risiko sanitasi air limbah domestik dan indeks risiko sanitasi prilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian stunting maka perlunya dilakukan perbaikan kesadaran akan pentingnya pengolahan air limbah domestik dan pentingnya kesadaran  prilaku hidup bersih dan sehat.  Kata Kunci: Stunting, Sanitasi, IRS
Pengaruh Asupan Garam Dan Asupan Buah Pir Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Calon Jamaah Haji Dengan Hipertensi Di Kabupaten Lampung Tengah Murtianingsih, Erni; Sary, Lolita; Amirus, Khoidar
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.22566

Abstract

Kasus hipertensi pada Calon Jemaah Haji di Kabupaten Lampung Tengah tahun 2024 tercatat 359 kasus. Pola makan tinggi lemak dan natrium berkontribusi terhadap meningkatnya hipertensi, terutama pada lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh asupan garam dan buah pir terhadap perubahan tekanan darah pada calon jemaah haji dengan hipertensi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi-eksperimen four group pretest–posttest. Sampel 80 orang dipilih secara purposive dari 179 jemaah. Intervensi meliputi Sudah diperbaikiasupan garam 5 g/hari (20 orang), buah pir 200 g/hari (20 orang), serta dua kelompok kontrol (40 orang). Hasil menunjukkan intervensi garam menurunkan tekanan sistolik dari 153,80 menjadi 143,75 mmHg (95% CI: 139,96 - 147,54) dan diastolik dari 88,50 menjadi 82,25 mmHg (p=0,000) (95% CI: 79,57 - 84,93). Konsumsi buah pir lebih efektif, menurunkan sistolik dari 158,90 menjadi 147,00 mmHg (95% CI: 143,25 – 150,75) dan diastolik dari 89,50 menjadi 80,75 mmHg (p=0,000) (95% CI: 79,18 – 82,32). Analisis post hoc menunjukkan pengurangan garam menurunkan tekanan darah 6,70 mmHg, sedangkan konsumsi buah pir menurunkan 8,50 mmHg. Disarankan mengurangi asupan garam serta rutin mengonsumsi buah pir sebagai strategi sederhana dan alami dalam mengontrol hipertensi.
Behavioral Factor Analysis of Blood Supplement Tablet Consumption in Adolescent Girls as an Effort to Prevent Stunting Ida Maya Meika Sari; Dhiny Easter Yanti; Nurul Aryastuti; Khoidar Amirus
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3532

Abstract

The provision of blood supplement tablets (TTD) for adolescent girls is one of the special interventions being pursued by the government to improve the compliance of adolescent girls in taking blood supplement tablets. The government collaborates with health services and educational institutions in distributing TTD. SMP Negeri 2 Bumi Ratu Nuban is a pilot school in the working area of Puskesmas Inpatient Wates. However, the lack of awareness and support provided makes adolescent girls irregular in consuming TTD. The purpose of this study was to analyze the behavioral factors of blood supplement tablets consumption in adolescent girls in an effort to prevent stunting. This type of analytical observational research with a cross sectional design, the population of all adolescent girls. sampling using total sampling with the number of respondents 117 adolescent girls who have menstruated at SMPN 2 Bumi Ratu Nuban. Data collection using a questionnaire. Data analysis using the Chi-Square test. Based on the results of the chi-square test there is a relationship between knowledge (P-Value= 0.002; OR= 7.5; 95%; CL= 1.93-29), attitude (P-Value= 0.039; OR= 2.42, I= 1.116-5. 252), health worker support (P-Value = 0.003; OR = 3.68; 95%; CI = 1.62-8.36) and parental support (P-Value= 0.000; OR= 8.2; 95%; CI= 3.44-19.6) with the consumption behavior of blood supplement tablets in adolescent girls. It is expected that educational activities and monitoring of my health report card book are carried out continuously by health workers who can involve teachers and parents directly.
Influence of Community Knowledge and Attitude with Dengue Fever Prevention Behavior (DHF) in the Padang Cermin Health Center Working Area Chanita Sari Manulang; Samino; Khoidar Amirus; Fitri Eka Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 6 (2023): June
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i6.3827

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a type of acute febrile illness caused by one of the four serotypes of the virus again with the genus Flavivirus known as the dengue virus which is characterized by bleeding fever 2 to 7 days without clear cause weakness, lethargy, anxiety, heartburn accompanied by signs of bleeding in the skin in the form of bleeding spots. The purpose of this study was to determine the effect of community knowledge and attitudes on dengue prevention behavior in the working area of the padang cermin health center.This type of research uses quantitative research with a cross sectional approach.The study population was the head of the family in the health center working area with a sample of 145 families selected by purposive sampling using a questionnaire. The results showed that there was an influence of knowledge obtained a value of knowledge (r=0.604; P Value 0.001 <0.05) attitude (r=0.732; P value 0.001 <0.05) with dengue prevention behavior. The results of hypothesis testing are that there is a positive relationship between knowledge and attitude with dengue prevention behavior. Suggestions from researchers, namely, the need to increase public knowledge by the Puskesmas through socialization and education activities to prevent dengue hemorrhagic fever routinely once a month, promotion to the community can be done with social media such as WhatsApp, Instagram and Facebook so that information can reach the community more quickly.
Analysis of Occupational Health and Safety Risks in the Surgical Inpatient Room at Hospital Siti Mariam; Agung Aji Perdana; Riyanti Riyanti; Khoidar Amirus; Fitri Eka Sari
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 8 (2023): August
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i8.4174

Abstract

According to the latest report from the International Labor Organization, more than 1.8 million people died in Asia-Pacific. At the Asian level, as many as two-thirds of the global population of more than 2.78 million people die every year due to work accidents or occupational diseases. Meanwhile, based on the National Safety Council (NSC) report, it shows that 41% of accidents in hospitals are greater than in other industries. . The purpose of this study was to determine the level of occupational safety and health risks in the surgical inpatient room of X Hospital Bandar Lampung. This study uses a semi-quantitative method that refers to AS/NZS: 2004 and a method for identifying risk using job hazard analysis (JHA) and multiplying the values​​of consequence, likelihood, exposure to determine the level of risk. The research results obtained with a substantial risk level of 1 risk and an acceptable level of 10 risks.
Co-Authors Abnurama, Lu'lu Nabila Achmad Farich Adelia, Martha Adli, Mulki Agung Aji Perdana AHMAD ANSORI Akhmad Kheru Dermawan Akhmalbih, Muhamad Aknes Yulyanto Alharomain, Eko M. Atiq Alwa Ayu Azzahra Alwa Ayu Azzahra Amanda, Mansura Feby Ambar Budi yanto Amin, Muslim Amir Sariffudin Andoko Andoko Anisa, Zahra Anita Anita Aprianita Aprianita Apriwesa, Teloe Ardana, Veronika Arham, Noeroel Ari Budianto Arlindova, Ardinda Aryawati, Wayan ashari, Hernandi Astriana Astriana Aulyya Rahmah Awaliyah, Kharismatul Beauty, Belinda Apriannanti Belinda Apriannanti Beauty Bernika Mutiara Chanita Sari Manulang Chanita Sari Manulang Christin Angelina Febriani Christin Angelina Febrianti Dalfian Dalfian Dalfian Dalfian Dalfian, Dalfian Damayanti, Septiyana Dekotyanti, Trivira Delima Selviyani Putri Deni Ardiansyah Desi Paramita Desna Sari Putri Dhini Easter Yanyi Diah Adelia Emilda Diah Astika Winahyu Dias Dumaika Dina Dwi Nuryani Dinarti, Wita Dwi Nuryani, Dina Dwi Nuryani, Dina Dwi Ruth Rahayuning Asih Budi Easter Yanti, Dhiny Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Sari Siregar, Fitri Eka Yuliana Ekasari, Fitri Eko Purnanto Eliza Eka Nurmala Elsa Rizki Lilian Nofita Sari Elva Nuryanti Eni Herleni Ermasari, Anissa Evayanti, Lely Farah Ulya Suryadana Farich, Achmad Fatma Helna Fazirah, Aldy Febriani Putri, Devita Febriani, Christin Febrianti Febrianti Ferizal Masra Fina Apriliana Firdayunsari, Firdayunsari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Siregar Fitri Ekasari Fitri Ekasari Gunawan Irianto Hafiratul Fitri Usfa Hardini Ariningrum Hasbie, Neno Fitriyani Heni Herdanela Henindita Anggra Swastika Henri Setiawan Hermawan, Dessy Hikmah Ifayanti Ida Maya Meika Sari Iing Lukman Ika Sudirahayu Indra Kumala Indriyani, Annisa Irianto, Torry Duet Iskandar, Fryiska Fauziah Islalia, Indah Ismunarti, Diah Ita Paramitha Jovasco Allenfaza Karbito Karbito, Karbito Lathifah, Neneng Siti Lolita Sari Lolita Sary Luci Andriani Majid, Ijlal Manulang, Chanita Sari Mariawati Mariawati Mariza, Ana Marleza Adriyani Marliyana Marliyana Masdiana Masdiana Maternity, Dainty Maysura, Futry Meliyana, Rossy Milanisa Nur Azizah Mira Puspita Mislianti Mislianti Mochammad Aulia Febriansyah Monica Ramadayanti, Desty Muhani, Nova Murtianingsih, Erni Nani Soleha Nelya Retika Niputu Sudiadnyani Nova Muhani Nova Muhani Nova Muhani Nova Nur Aziyah Zamil Nur Maya Sari Nurdin, Ambia Nurfazira, Nurfazira Nurhalina Sari Pangaribuan, Betseba Natalia Prayoga Yushananta Prihantoro Prihantoro Purnama, Ade Sinta Putri, Desna Sari Putri, Ratna Dewi Rahmandini, Hafizhah Harjiati Ramadhani, Andesta Rega Wahyudi Retika, Nelya Retnaningsih, Agustina Ridwan Ridwan Rika Yulendasari Ririn Wulandari Riyanti Riyanti Riyanti Riyanti Romadon, Fiqri Ardiansyah Saeffurqon Saeffurqon Safitri, Devi Nilam Laila Safitri, Erna Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Saputri, Firdha Azzahra Saradiah Mariana Natapradja Sari, Fitri Eka Siti Mariam Sri Wulandari Sunarsih Sunarsih Suri, Biantara Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati SUWITO SUWITO Swastika, Henindita Anggra Taufiqqurokhim, Taufiqqurokhim terta, Riesca lavenia trio pranoto Trisia Dira Yuniar Trisna Nur Aqilla Fadia Haya Usfa, Hafiratul Fitri Uswatul Hasanah, Uswatul Vera Lesmana Vera Yulyani Vivi Septiana Wahyu Karhiwikarta Welly Rizkianti Winahyu, Diah Astika Wiwin Lestari Yahdhiani Nurindahsari Yanti, Dhiny Yanti, Dhiny Easter Yogi Ari Ghopican Yuli Yandara Yuli Yantina Yulianti Yulianti Yulyani, Vera Yuniar Herdarini Utami Yuniar, Trisia Dira Yuviska, Ike Ate Zaenal Abidin Zaitunah Zaitunah Zatalini, Nabila Zitunah, Zitunah