p-Index From 2021 - 2026
14.629
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Bahasa Jepang Undiksha Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan English Review: Journal of English Education Jurnal Gramatika JURNAL KONFIKS REFLEKSI EDUKATIKA Emerging Science Journal Diglosia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Proceedings of the 1st UR International Conference on Educational Sciences Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Jurnal Madah JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Journal on Education JETL (Journal Of Education, Teaching and Learning) SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of Educational Science (IJES) Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa GERAM (GERAKAN AKTIF MENULIS) Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Pendidikan dan Konseling JURNAL TUAH: Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Ethical Lingua: Journal of Language Teaching and Literature Journal of Community Service and Empowerment Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Lingue : Jurnal Bahasa, Budaya, dan Sastra Wahana Dedikasi : Jurnal PkM Ilmu Kependidikan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Education Research Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Educational Sciences Jurnal Basicedu Proceeding International Conference on Malay Identity Literacy : International Scientific Journals of Social, Education, Humanities Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health ANTHOR: Education and Learning Journal Studies in English Language and Education Indonesian Research Journal on Education Innovative: Journal Of Social Science Research JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Jurnal Multidisiplin Teknologi dan Arsitektur PEDAGOGIC: Indonesian Journal of Science Education and Technology Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Jurnal Ilmiah Nusantara Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Aksara Aksara Indonesian Language Education and Literature Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Community assistance for mover teachers through the lesson study-based opening class movement Evi Suryawati; S. Syafrinal; Evfi Mahdiyah; H. Hermandra; Didi Muwardi; Tengku Firli Musfar
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 4 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v4i1.23995

Abstract

The assistance for the Guru Penggerak (Mover Teachers) Community through the open class movement based on lesson study at SMPN 23 Pekanbaru was carried out from May to mid-September 2022, involving 32 teachers who acted as model teachers and observers. This assistance is carried out based on the Lesson Study (plan-do-see) stage. Implementation of the open class movement was conducted in four subjects: Science, Mathematics, English and Islam. In the Plan stage, the core team discusses lesson design, innovation, and agrees on a schedule and division of tasks. In the Do stage (open class), the model teacher carries out learning which is attended by observers and committee representatives. During learning activities, observers observe student learning activities. The See stage (reflection), the whole teams evaluate the implemented learning. The mentoring result show that students appear to be active and enthusiastic about learning. Teachers can work with colleagues to implement classroom learning by focusing on active, creative, effective, innovative, and fun learning. This Open Class Movement will be continued in five subjects so the entire community of subject teachers can work together in the learning community to improve the quality of learning in the Independent Curriculum Implementation, especially by the Mover Teachers.
Strategi berinovasi guru di sekolah menengah atas M. Nur Mustafa; Hermandra Hermandra; Zulhafizh Zulhafizh
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 7, No 3 (2021): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020211127

Abstract

Inovasi sebagai suatu terobosan yang dapat dilakukan guru dalam mendorong perbaikan pendidikan. Berbagai strategi dapat dilakukan guru dalam rangga menghadirkan inovasi. Inovasi yang dilakukan guru sebagai suatu yang perlu dideskripsikan. Maka, penelitian ini berupaya mendeskripsikan berbagai strategi guru yang mendorong aktivitas inovatif. Metode penelitian berupa survei dengan dilengkapi instrumen strategi berinovasi para guru Sekolah Menengah Atas di Kota Pekanbaru. Sampel guru sebagai informan berjumlah 108 orang diambil secara random.  Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data berupa angket berskala Likert. Analisis instrumen berkategori valid dengan berbagai varian kategori Alfa Cronbach’s (>0,400) dan Chi-kuadrat 20620,625 (p>0,05). Analisis data dilakukan melalui analisis korelasi Product Moment, deskriptif-mean dan standar deviasi, Anova satu arah, dan koefisien diterminan (R) untuk mengindikasikan potensi pengaruh yang ditimbulkan masing-masing dimensi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dimensi untuk berinovasi di sekolah menengah atas secara umum berkategori sangat tinggi (4,722) pada SD 0,302. Hasil implementasi memperlihatkan dimensi penataan tugas tidak signifikan dalam strategi berinovasi baik antar kelompok maupun dalam kelompok. Ditinjau dari koefisien diterminan lebih rendah (0,084) dibandingkan dimensi lain. Hal ini memperlihatkan strategi selain penataan tugas dapat menjadi pemicu dalam berinovasi di Sekolah Menengah Atas di Kota Pekanbaru.
SAYAP PALACE MEMORIAL: RECONSTRUCTION OF THE LOST MALAY CULTURE Asril, Asril; Faizah A.R, Hasnah; Elmustian, Elmustian; Hermandra, Hermandra
Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Vol. 13, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Sayap Palace is a relic of the Pelalawan Kingdom, located in Pelalawan Regency. This palace was built during the reign of Sultan Assyaidi Syarif Hasim. The purpose of this article is to describe the process of the establishment of the Sayap Palace, its role in people’s lives, and its use in the field of education. This article uses the historical method with descriptive analysis techniques and literature studies. After the end of the reign of the Pelalawan Kingdom, the Sayap Palace was no longer occupied and then collapsed. The Sayap Palace’s restoration took place twice, in 2003 and 2015. As a cultural heritage, the Sayap Palace has an essential meaning for the people of Pelalawan in particular and Riau in general. At the end of this article, we will also discuss how the Sayap Palace can be utilized in education.
Berdaya Nalar Efektif: Tindakan Progresif Belajar Secara Daring Akibat Pandemi Covid 19 Zulhafizh, Zulhafizh; Permatasari, Silvia; Hermandra, Hermandra
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2397

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas berdaya nalar dalam kegiatan belajar saat daring. Kegiatan bernalar mencakup disiplin diri, berpikir kritis, dam berpikir kreatif. Desain tindakan penelitian dengan metode survei. Terdapat 169 mahasiswa yang terangkum secara acak berdasarkan partisipasi responden dalam mengikuti survei, terdiri dari 19 laki-laki dan dengan persentase 11,23% dan 150 perempuan dengan persentase 88,8%. Sumber data berasal dari tanggapan para responden yang mengisi instrumen. Teknis analisis menggunakan melalui analisis faktor pada instrumen, korelasi Product Moment, deskriptif-mean dan standar deviasi, serta Anova satu arah untuk mendapatkan gambaran signifikansi faktor-faktor tersebut. Hasilnya menunjukkan tiga komponen utama yang menjadi dasar analisis dan pemetaan terhadap daya nalar di kalangan mahasiswa dalam belajar saat daring berada pada rata-rata 4,035 dengan kategori sangat tinggi. Data RMSEA 0,08 dan tidak melebihi 0,08 yang menunjukkan instrumen berkategori baik dan valid pada nilai AR di atas 0,4 dan AVE di atas 0,5. Melalui Anova diketahui nilai F 0,000 < 0,05, terdapat perbedaan yang signifikan. Masing-masing faktor tersebut memiliki karakteristik tersendiri ketika diimplementasikan dalam kegiatan belajar.
Penggunaan Bahan Ajar Kearifan Lokal di Sekolah Dasar Kusuma, Yanti Yandri; Faizah, Hasnah; Nur, M; Elmustian, Elmustian; Hermandra, Hermandra
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i2.4939

Abstract

Artikel ini menjelaskan tentang penggunaan bahan ajar dalam kearifan lokal. guna menghasilkan tenaga akademik, profesi, dan vokasi (calon guru dan guru) yang memiliki kompetensi unggul. Penyusunan bahan ajar yang selama ini dilaksanakan (model faktual) oleh guru masih ditemukan kelemahan, sehingga untuk mengatasi kelemahan tersebut peneliti mereview berdasarkan analisis kebutuhan di Sekolah dasar. Produk hasil penelitian ini dapat dijadikan panduan oleh pengawas maupun kepala sekolah dalam melakukan pembinaan bagi guru dalam penyusunan bahan ajar disekolah dalam kearifan lokal. Tujuan dari penggunaan bahan ajar kearifan lokal ini agar guru- guru dapat memahami dengan benar dan juga gunanya untuk meningkatkan kompetensi bagi guru serta memberi kesempatan kepada guru untuk mendapatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap baru yang pada akhirnya akan meningkatkan prestasi belajar siswa
Umpasa pada Ulaon Sadari Pernikahan Batak Toba Analisis Semantik Kognitif Putri, Lasma Elfrida; Hermandra, Hermandra; Mangatur Sinaga
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.584

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjelaskan makna dan skema citra yang terdapat dalam umpasa pada ulaon sadari pernikahan Batak Toba. Metode penelitian yakni metode deskriptif-kualitatif. Teknik penelitian ini adalah simak dan catat. Teknik Simak dipakai pada waktu menonton vidio dukementasi pernikahan Rudi Tomson Hutasoit dan Purnama Pasaribu. Teknik catat digunakan untuk mendata umpasa yang terdapat pada vidio dokumentasi pernikahan Rudi Tomson Hutasoit dan Purnama Pasaribu. Hasil dari penelitian ini penulis mendapatkan delapan belas data baik makna maupun skema citra, yang kemudian dirincikan lagi dalam sembilan kategori. Kesembilan kategori ini yaitu empat kategori makna berupa harapan, hukum adat, nasihat dan kepercayaan. Lima kategori lainnya termasuk pada ranah skema citra yaitu skema citra kekuatan, kesatuan, identitas, eksistensi, dan tingkatan
Ketidaktaatan Penggunaan Aturan Ejaan dan Tanda Baca dalam Skripsi Mahasiswa Universitas Riau Hermandra, Hermandra; Zulhafizh, Zulhafizh
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 5 No. 2 (2017): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In some university students’ project papers, violations of rules of Indonesian language grammar are still found. The ignorance to write a grammatically correct project paper on an ongoing basis will adversely affect the quality of the students' writing. A good project paper, both its content and language use provides an overview of the insights of the students. Students must equip their cognitives in order to be able to understand the concept of the language well. This becomes the basis of observation of violation of Indonesian language rules in student's project papers of Universitas Riau through. The method used in this research is the qualitative descriptive method. The focus of observation is on the beginning parts of the project papers especially dealing. The research findings reveal that some disobedience of rules of spelling and punctuation, namely: disobedience academic title, name of the self, shortening, preposition, word absorption, foreign word, numbering, reduplication, separation marks, commas, and spaces.
Kualitas Kepemilikan Pengetahuan Simbol Melayu Bidang Permainan di Kalangan Mahasiswa Hermandra, Hermandra; Mustafa, M. Nur; Zulhafizh, Zulhafizh
GERAM: Gerakan Aktif Menulis Vol. 8 No. 2 (2020): GERAM: Gerakan Aktif Menulis
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2020.vol8(2).5512

Abstract

This research was motivated by technological advances that have influenced traditional games' popularity as symbols of culture, so it is necessary to preserve and maintain them through the quality of knowledge. How can the quality of possession of knowledge of Malay symbols in the field of play among FKIP Riau University students be formulated? The research objective was to analyze and describe the quality of possession of knowledge of Malay symbols in the field of play among FKIP students at the University of Riau. This research used a descriptive quantitative approach—observation of knowledge with a likert scale. The observation sample was 870 people from a population of 6300 people or 13.8% of 100%. The sample was taken randomly based on questionnaire filling and collection. The technique of collecting data employed a questionnaire related to the traditional games of the Riau Malay community. The process of collecting data distributed through a google form. The collected data were substituted and analyzed with descriptive statistics, Product Moment, and Anova. The analysis results showed that students' knowledge regarding traditional games of the Malay community as a cultural symbol was at a standard of mean 4.37 with a very high category. The games of gasing, bakiak, congkak, enggrang, layang-layang, tarik tambang, petak umpet, benteng, ligu, and statak can contribute information to knowledge ownership of the games of the Riau Malay community by 35.9%. In comparison, other games were at 64.1%. The possession of this knowledge has supported documenting various games and preserving the existence of these games. Besides, the content of values ​​in the game is a means of character education and supports learning and learning activities.
SAPAAN KEKERABATAN DAN NON KEKERABATANDI BAHASA IHA KABUPATEN FAK-FAK PROVINSI PAPUA BARAT Hegemur, Jerwin Agustinus; Sinaga, Mangatur; Hermandra, Hermandra
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 11, No 1 (2024): EDISI 1 JANUARI-JUNI 2024
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this research is to describe the forms of kinship greetings in the Iha language in Fak-Fak district, West Papua province and to describe the forms of non-kinship greetings in the Iha language in Fak-Fak district, West Papua. Iha language is the language most often used by people in Fak-fak Regency. Currently, there are many generations who do not know certain regional greeting languages that are used to greet someone according to existing provisions or lineages. This research uses qualitative research with descriptive methods. In this study, researchers obtained data from native speakers of the Iha language who live in Fak-fak Regency, West Papua Province. The results of this research include nineteen greetings of medakinature, namely as follows: (1) Kathagoger (2) Tada Kotnungmbuni, (3) Tada Kehenik, (4) Nia, (5) Nouw, (6) Mandta (7) Nuhu (8) Kuhu (9) Kagah Kandakpoh, (10) Ningmbep Kandakpoh, (11) Kagah Hombi, (12) Ningmbep Hombi, (13) Pamu Nemehar, (14) Pamu Tambuhar, (15) Pamu Kotmambuni, (16) Pamu Kekehing. There are eighteen horizontal greetings, namely as follows: (1) Nen, (2) Nan, (3) Nagha, (4) Nagha Tor, (5) Neniya, (6) Korop , (7) Nakkai, (8) Dwima (9) Ponomi, (10) Pinde, (11) Pedup Nemehar, (12) Pedup Tambhar, (13) Ami Nemehar, (14) Ami Tambha. The non-kinship greeting in the Iha language, Fak-fak Regency, West Papua Province, is a form of expression of respect. Respect fellow citizens, whether based on age,profession, a person's physical nickname, or because of their religious knowledge. The results of this research are expected to be useful for: (1) This research can be used as a source of additional knowledge about greetings (2) This research can be used as additional reference material and reference for researchers regarding greetings (3) This research can be used as learning material for all parties.Key Words: Sociolinguistics, West Papua, Greeting
Bentuk dan Fungsi Fatis dalam Bahasa Melayu Riau Dialek Kuantan Singingi Bunda, Sestri Permata; Hermandra, Hermandra; Sinaga, Mangatur
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i1.3295

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguraikan bentuk dan fungsi fatis dalam Bahasa Melayu Riau dialek Kuantan Singingi. Penelitian bentuk dan fungsi fatis Bahasa Melayu Riau dialek Kuantan Singingi adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kuantan Singingi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah mencari, mendapatkan dan memperoleh data sendiri, yaitu dengan cara berbincang-bincang atau diskusi, serta dilengkapi dengan alat pendukung seperti alat rekaman. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik simak, libat dan cakap. Hasil penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut; (1) adapun bentuk fatis terbagi menjadi 1 bentuk pertikel dan 22 bentuk kata fatis, 17 bentuk paduan fatis dan 16 bentuk gabungan fatis. Bentuk partikel (-lah), bentuk kata fatis (i, u, e, o, go, ro, ru, re, A, ak, ma, ha, po, ah, mua, rak, ge, nye, dak, nua, yia, mwe), bentuk paduan fatis (i..e, go..ma, nye..ak, go..ha, ma..i, nye..ma, ro..i, ak..ha, nye..a, go..e, go..ro, ru..a, nye..u, ru..ak, ma..e, ak..e, ro..ha) dan bentuk gabungan fatis (o..o, ai..go, a..ak, hah..ma, o..u, ru..ma, e..ru, ek..go, o..i, ak..i, ei..go, hah..po, o..ru, rak..i, a..ru, hah..a). (2) fungsi fatis yaitu: menekankan, menegaskan, mengukuhkan, meyakinkan dan mematahkan pembicaraan.
Co-Authors Abdul Razak Abdul Razak Adelina, Maya Asti Adrilla, Elsa Afri Damayanti Afriliyani Safitri Ahmad Yani T Andri Azaky Anggia Febrianti Anida Sarudin Anisa Putri Annisa Rahmi Anshori Ramadhan Arza Aibonotika Asnawi, Asnawi ASRIL ASRIL Atika, Nadia Atno Firnando Aulia Maysara Aulia, Noni Auzar Auzar Auzar Auzar Auzar, Auzar Auzar, Auzar Ayuni, Zelpi Bunda, Sestri Permata Charlina Charlina Charlina Charlina Charlina Charlina, Charlina Charlina, Charlina Chaterina Mariati Gultom Denny Hartati Purba Depita Sari Desi Nopyanti Devia Ramadani Dian Nuzulia Didi Muwardi Dila Apri Kanisya Dini Budiani Dini Budiani, Dini Dudung Burhanudin Dudung Burhanudin, Dudung Dwine Nur Swetira Dwiyanti, Febri Nur Dzakirah, Anisah Elia Nilas Agustin Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Elmustian Rahman Elmustian, Elmustian Elmustian, Elmustian Elvi Citraresmana Elviani Saragih Elvira Elvira Era Fitri Ningsih Evi Suryawati Fachry Abda El Rahman Fadhilah, Rizkiyatul Fajarina, Mega Fajaruddin, Ridho Fangiana Safitri Diah, Fangiana Safitri Fauzan, Khairil Febita Aisyah Febri Nur Dwiyanti Feranti, Nadila Fikriyyah Atikah Fiska, Juhana Shania Fitrah Fitri Utami Cahyanti Hana Nimashita Hana Nimashita, Hana Harti, Tumi Hasmidar Hassan Hasnah Faizah AR Hegemur, Jerwin Agustinus Helmi Suryani Ifebri Ifebri Ika Apriyanti Intan Suri Intan Suri Irma Faramida Iryani, Irma Alda Ismi Syafika Jelia Jelia Jessica Natalia Sevia Situmorang Johan Siregar Juliana, Nike Tri Junainah, Junainah Karana, Sasi karmila karmila Kartika Sarah Difa Kasrizal, Kasrizal Kastri Elmi Katrin Helena Khairunnisa Khairunnisa Kusuma, Yanti Yandri Lailasari Lailasari Lestari, Delma Lestari, Delpi Lestari, Finie Lisdawati Lismawarni Lubis, Masyithoh Fitri Asman Lumbanraja, Diah Hananda Lusi Susilawati M Nur M. Nur Mustafa M. Nur Mustafa M. Nur Mustafa M. Nur Mustafa M. Zafran Syaira M. Zafran Syaira Mahdiyah, Evfi Maili Yusma Mangatur Sinaga Mangatur Sinaga Marelita, Zhafirah Hani Mariana Mariana Marisya, Mayang Martia Irfianti Masita, Masita Mega Fajarina Megasari, Ferika Meirita Wulansari Kemit Melani, Endah Mohd Rashid Mohd Saad Muhammad Fajri Munjiatun Munjiatun, Munjiatun Mustafa, M. Nur Mustika, Aldilla Nabilla Aulia Az Zahra Nabillah, Nisha Nadia Rahmah Nana Rahayu Nana Rahayu Nana Rahayu, Nana Naomy Ayuna Olenti Netti Malini Neysha Verlanda Niken Karmila Novitasari, Evi Candra Nur Shaillawati Nur, M Nurhasni Nurlaili, Korinah Nursal Hakim Nursal Hakim, Nursal Nursal Rahayu Nurul Hardianti Hasibuan Oki Rasdana Okta Hari Mulya Oktavian, Novriadi Otavian, Novriadi Permata Sari, Julia Pernantah, Piki Setri Piki Setri Pernantah Prasiti, Tiffani Indah Putra, Devi Andrisko Putri Endang Kemalasari Putri, Lasma Elfrida Rades Kasi Rahman, Emustian Rahmi Septia Frisye Ramadani, Shalamet Ramlah Ramlah Reza Handayani Rezki Hasanah Ria Purwanti Ria Rosalina Rika Ropita Ririn Wulandari Ririt Hariyanti Risky Yanti Ulfa Risma Tusa'diah Riyan Hidayat Rodiyanti, Puput Rofifah Zakiyah Rohmah, Dewi Romiyati Romiyati Rosalina, Ria Rosida, Mia Fatma S. Syafrinal S.J, Syahidah Azimi Safitri, Meili Sakilah Sakilah Salman Alfarisi Sari, Yesi Kamala Sari, Yulna Pilpa Satriyani Satriyani Selviani Selviani Septia Eka Juniati Septyanti, Elvrin Sestri Permata Bunda Setiyansa, Riani Sholihin Sholihin Sibo Liu Silvia Marni SILVIA PERMATA SARI, SILVIA PERMATA Silvia Permatasari Sipon Indriani Siti Andriana SITI MARIANA HASIBUAN Siti Suhaila Siti Umimaya Sonia Setiawati Sri Rahayu Suhaila, Siti Sukamto, Ika Sumiyarsi Suraya, Kiki Suri, Intan Surya. F, Mita An-nisa Susantiyah, Susantiyah Suvi Fitriani Syafrial Syafrial Syafrial Syafrial Syaira, M. Zafran Tamtowi Yahya Tania Kasanty Guntari Tengku Firli Musfar Tiawati, Refa Lina Titin Azhari Tria Putri Mustika Ulfa, Risky Yanti Umi Kulsum Vitasari, Wulan Wahyudi Rahmat Wahyudin, Syabrina Wilda Indra Sari Wilda, Dwi Rahma Wulan Vitasari Wulandari, Utari Yahfis, El Firdausia Yeniza, Ilma Putri Yuandi, Diky Yunanda Ersal Yusron Hadi Falah Zakiyah, Rofifah Zufriady, Zufriady Zulhafizh Zulhafizh Zulhafizh Zulhafizh Zulhafizh, Zulhafizh Zuli Laili Isnaini Zulpikal, Zulpikal