p-Index From 2021 - 2026
10.438
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera Buletin Al-Turas AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Jurnal Penelitian dan Pembelajaran IPA IJLECR (International Journal of Language Education and Cultural Review) PENA SAINS AL ISHLAH Jurnal Pendidikan JMKSP (Jurnal Manajemen, Kepemimpinan, dan Supervisi Pendidikan) Jurnal Basicedu AT-TA`DIB Journal on Education JP-BSI (Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia) Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Basataka (JBT) Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Gema Wiralodra Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Filsafat Indonesia Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru International Journal of Educational Management and Innovation (IJEMI) Jurnal Cahaya Mandalika Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Journal of Instructional and Development Researches JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Jurnal Pendidikan Indonesia Gemilang DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra AKSARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Jurnal Cakrawala Pendas Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Jurnal Basicedu Studies in English Language and Education PPSDP International Journal of Education Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Journal of Professional Elementary Education Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan J-CEKI
Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Deiksis Waktu dan Tempat dalam Percakapan di Channel YouTube Najwa Shihab pada Segmen “Poin Penting Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan Media” Adinda Samihah Salma; Cici Juvian; Annisa Nur Baety; Dase Erwin Juansah; Dodi Firmansyah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2584

Abstract

Penelitian ini menganalisis penggunaan deiksis waktu dan tempat dalam dialog antara Presiden Prabowo Subianto dan para pemimpin media yang ditayangkan pada kanal YouTube Najwa Shihab. Bahasa dalam komunikasi publik sangat dipengaruhi oleh konteks, dan deiksis berperan penting dalam mengaitkan ujaran dengan acuan situasional. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, peneliti mengumpulkan data melalui teknik observasi dan pencatatan, dengan fokus pada identifikasi bentuk-bentuk deiksis berdasarkan teori pragmatik. Hasil analisis menemukan 28 kemunculan deiksis, terdiri atas 9 deiksis waktu dan 19 deiksis tempat. Deiksis tempat muncul lebih dominan, menunjukkan bahwa penutur sangat bergantung pada ekspresi lokasi dan posisi-baik secara literal maupun metaforis-untuk membingkai pesan politik, menegaskan otoritas, dan mengarahkan interpretasi pendengar terhadap suatu peristiwa. Deiksis waktu berfungsi untuk menempatkan peristiwa dalam kerangka waktu, menyoroti urgensi, dan menjaga koherensi naratif.Temuan ini menunjukkan bahwa deiksis digunakan secara strategis dalam komunikasi politik untuk memperkuat tujuan retorika, membentuk persepsi publik, dan memperjelas makna kontekstual. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian pragmatik dengan menghadirkan wawasan mengenai bagaimana deiksis bekerja dalam wacana publik berintensitas tinggi yang disebarluaskan melalui media digital. Namun, penelitian ini terbatas pada satu video YouTube dan hanya menelaah dua jenis deiksis, sehingga temuan belum dapat digeneralisasi pada seluruh konteks komunikasi politik. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi jenis deiksis lainnya atau membandingkan penggunaan deiksis pada berbagai penutur, platform, atau format media guna memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Analisis Implikatur Percakapan dalam Komentar pada Polemik Trans7 dan Pesantren Lirboyo Sintia Agustin; Muhamad Suhepi; Saffanah Dhiyaan; Dase Erwin Juansah; Dodi Firmansyah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2619

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan implikatur percakapan umum dalam komentar publik yang menanggapi video klarifikasi Trans7 di TikTok setelah kritik terhadap salah satu program siarannya. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi jenis implikatur percakapan yang muncul dalam komentar pengguna dan (2) menjelaskan makna tersirat yang disampaikan melalui respons positif dan negatif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, mendengarkan, mencatat, dan mengambil tangkapan layar komentar dari akun TikTok resmi Trans7. Teori implikatur percakapan Grice digunakan untuk mengungkap makna tersirat dalam interaksi pengguna. Menurut hasil penelitian, komentar mengandung berbagai pesan tersirat, seperti dukungan, penolakan, sarkasme, kritik, dan pembelaan. Komentar yang mendukung biasanya mengkritik Trans7 karena menyampaikan informasi faktual dan mengejek audiens yang dianggap terlalu sensitif, seringkali dengan humor atau hiperbola. Komentar kritis, di sisi lain, menunjukkan ketidakpuasan dengan klarifikasi, mengejek tanggapan Trans7, atau membela komunitas pesantren yang terkena dampak. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa media sosial adalah tempat wacana publik yang terus berubah, dan bahwa faktor-faktor tertentu memengaruhi bagaimana pengguna menggunakan media, mengekspresikan sikap mereka, dan menegosiasikan makna dan respons tanggung jawab media terhadap isu-isu publik yang sensitif.
Analisis Makna Denotatif dan Konotatif dalam Lagu “Tak Satu Cerita” karya Rizwan Fadilah dan Nabila Taqiyyah Herlin Sulistyo Rini; Kamilatun Nabilah; Nadea Juliana; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2650

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu “Tak Satu Cerita” karya Rizwan Fadilah dan Nabila Taqiyyah untuk memahami pesan dan emosi yang disampaikan melalui pilihan diksi, khususnya terkait tema cinta, keraguan, dan konflik batin. Menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis konten, penelitian menemukan bahwa makna denotatif menggambarkan kondisi hubungan secara langsung, sedangkan makna konotatif lebih dominan dan mengekspresikan perasaan seperti kekecewaan, ketidakpastian, dan pencarian kepastian. Temuan ini memperlihatkan bagaimana makna konotatif membangun suasana emosional lagu serta memberikan kontribusi pada kajian semantik dan pembelajaran Bahasa Indonesia, terutama dalam memahami perbedaan makna secara kontekstual.
Analisis Makna Konotatif pada Slogan Iklan Makanan di Media Elektronik Najwa Salma Difa; Hanin Mumtazah Putri Widyaningtyas; Said Mursalin; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah; Mulya Tiara Fauziah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2682

Abstract

Penelitian ini menganalisis makna konotatif dalam slogan iklan makanan Indonesia yang ditayangkan melalui media elektronik menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan kerangka semiotika Roland Barthes. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa keenam slogan yang dianalisis membangun struktur lapisan makna, yakni denotatif, konotatif, bahkan mitos. Slogan-slogan ini mengubah produk biasa menjadi simbol nilai-nilai emosional, budaya, dan sosial yang diinginkan oleh konsumen Indonesia. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa slogan iklan makanan berfungsi sebagai mekanisme ideologis yang membentuk produk makanan sehari-hari menjadi representasi kenikmatan, keaslian, identitas, dan gaya hidup dalam budaya Indonesia.
Analisis Makna Denotatif dan Konotatif pada Lirik Lagu “Sepatu” Karya Tulus Arum Handayani; Nurkaila Navita; Dodi Firmansyah; Dase Erwin Juansah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna denotatif dan konotatif dalam lirik lagu berjudul “Sepatu” yang ditulis oleh Tulus. Lagu ini dipilih karena memiliki simbolisme yang mendalam, yang menggambarkan hubungan cinta manusia melalui objek sederhana yaitu sepasang sepatu. Penelitian ini sangat penting karena mampu menunjukkan bagaimana perasaan dan realitas hubungan dapat diungkapkan melalui bahasa kiasan dalam musik yang populer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semantik tentang makna denotatif dan konotatif. Data utama berupa lirik lagu “Sepatu” dianalisis untuk mengidentifikasi tanda-tanda linguistik yang merepresentasikan dua lapisan makna tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam makna harfiah, sepatu digambarkan sebagai benda mati yang berfungsi berpasangan, sementara dalam makna tersirat, sepatu menjadi simbol hubungan cinta yang saling melengkapi namun terpisah oleh keadaan. Lagu ini menggambarkan cinta yang tulus, sangat penuh pengorbanan, dan terkadang tidak berujung pada kebersamaan. Temuan ini menegaskan bahwa analisis semantik mampu mengungkap makna simbolik yang mendalam dalam karya sastra populer, serta memperdalam pemahaman tentang bagaimana bahasa digunakan untuk menggambarkan pengalaman emosional manusia.
Co-Authors Aan Hendrayana Abdul Karim Ade Anggraini Kartika Devi Ade Husnul Mawadah Ade Siti Haryanti Adinda Sabila Adinda Samihah Salma Afdal Eki Pratama Afiyah Firiyani Apiyah Agnes Christina Napitupulu Ainisa Liana Putri Aisyah Hamidiyah Akhmad Baihaqi Akhmad Baihaqi Ani, Ani Minarti Annisa Novianti, Annisa Annisa Nur Baety Annisa Putri Ramadhini Arif Rahman Arum Handayani Asep Muhyidin Asep Muhyidin Asmaarobiyah, Ratu Aura Shafa Apriliana Aurelia, Veren Azhari, Salsabil Najwa Basuki Basuki Berlian, Liska Cahya Muliana Sari Cici Juvian Dalilah Dalilah Dea Fitriani Debora, Lidya Lauren Didik Iskandar Didik Iskandar Diwansyah, Fitria Anggraini Dodi Firmansyah Dodi Firmansyah Dodi Firmansyah Dwi Lutfiah Aini Dwi Yunianto Nugroho Eka Dwi Sasmita Putri Eka Fitriyani Eliza Anasera Br Bangun Eliza Anasera Br Bangun Elly Purnamasari Elly Purnamasari Elsa Agustina Manurung Emzir, E Erwin Salpa Riansi Erwin Salpa Riansi Fachrunnisa, Dine Ayu Fachry Abda El Rahman Fahmie Firmansyah Fareha Rahmatul Zahra Farid Ibnu Wahid Fauziyah Azizah Fenti Farleni Firmansyah, Dodi Fitria Sari Fitria Sari Hanin Mumtazah Putri Widyaningtyas Hasanah, Windatul Haura Zhafira Nur Azizah Heni Pujiastuti Herlin Sulistyo Rini Hermansah Hermansah, Hermansah Hidayat, Sholeh Ila Rosmilawati Ilmi Solihat Ilmi Solihat Indriyani Indriyani Iriyansah, Muhammad Rinzat Isnayni Kalamsyah Istiqomah Eka Diyanti Istiqomah, Firly John Pahamzah Kaman Jaya Saputra Kamilatun Nabilah Keisha Aulia Majid Keti Wahdania Kurniasih, Septi Lela Fadilah Lela Fadilah Liska Berlian Lukman - Nulhakim Lukman Nulhakim Lukman Nulhakim Lukman Nulhakim Marjohan Marjohan Marlinda, Silviani Mar’atus Sholiha Muarif Khusyandi Muhamad Suhepi Muldawati*, Muldawati Mulya Tiara Fauziah Mulyani, Siti Muhasitoh Mutia Nabilla, Syifa Aulia Nada Shofa Lubis Nadea Juliana Najwa Salma Difa Nisrina, Ajeng Nida Nulhakim, Lukman Nurazizah Nurazizah, Nurazizah Nurfalida Nurkaila Navita Nurkhofifah, Nanda Odien Rosidin Oktania, Sella Pertiwi, Gadis Niyanti Putri Raudhah Heros Riansi, Erwin Salpa Rima Sahaya Riska Herawati Riska, Nina Rosidi, Odin Rosidin, Odien Ro’fah, Deviyatul Rudi Haryadi Saffanah Dhiyaan Said Mursalin Salsabila Azahra Santomi, Santomi Saroh Saroh Septi Kurniasih Sintia Agustin Siti Malihah Solihat, Ilmi Subihah Subihah Sudadio Sudadio Sukoco, Indri Wulandari Sulthaanika Ferdy Syahwardi Sundawati Tisnasari Sundawati Tisnasari Suprani Suprani Syahwardi, Sulthaanika Ferdy Syifani Widya Jayanti Taufik, Annisa Novianti Ujang Jamaludin Ujang jamaludin, Ujang Ulfatun Hasanah , Eneng Uzma Amalia Vara Agitya Eka Prawita Vivi Intan Pangestuti Yuly Suryandari Yuniar, Erni Yunita, Elis Yuyu Yuhana