This Author published in this journals
All Journal DIKSI Litera Sosiohumaniora Indonesian Journal of Applied Linguistics (IJAL) LiNGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Al-Lisan Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat PRofesi Humas Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Literasi: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah NOTION: Journal of Linguistics, Literature, and Culture Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Paramasastra: Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra dan Pembelajarannya METABASA Journal On Teacher Education (Jote) JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Lingua Jurnal Kajian Peradaban Islam Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Al-Lisan: Jurnal Bahasa Toba: Journal of Tourism, Hospitality, and Destination Khazanah : Journal of Islamic Studies Cendekiawan: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah APLIKATIF: Journal of Research Trends in Social Sciences and Humanities Journal of Pragmatics Research TEKNOBIS : Jurnal Teknologi, Bisnis dan Pendidikan Socius: Social Sciences Research Journal Social Sciences Insights Journal Journal of Sustainable Community Development Journal of Civic Education Research Literatur : Jurnal Bahasa dan Sastra Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Iklila: Jurnal Studi Islam dan Sosial LogicLink: Journal of Artificial Intelligence and Multimedia in Informatics Interaksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat The Journal of Religion and Communication Studies Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Journal of Community Research & Engagement (JCRE) Kalam Al Gazali: Education and Islamic Studies Journal Jipmas : Journal Inovasi Pengabdian Masyarakat Journal of Teaching and Education for Scholars ALMUSTOFA: Journal of Islamic Studies and Research Service SULIWA: Jurnal Multidisiplin Teknik, Sains, Pendidikan dan Teknologi DCS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Man-Ana Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Jurnal Media dan Komunikasi Journal of Education for The Language and Literature of Indonesia Smart Humanity: Jurnal Pengabdian Masyarakat GURUPEDIA: Journal of Teacher and Education Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia PAEDAGOGIE Journal of Innovation in Education and Learning Journal of Noesantara Islamic Studies Journal of Humanities Research Sustainability SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora Quantum Edukatif Jurnal Pendidikan Agama Islam Arshaka: Pedagogy and Learning Review Makkah: Journal Of Islamic Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Concepts and Development of Islamic Science in the History of Science Prayogi, Arditya; Nasrullah, Riki
Journal of Noesantara Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jnis.v1i1.803

Abstract

Islam is not only understood as a religion. He can also be understood as forming human civilization by developing a scientific tradition based on divine guidance. This article aims to provide an overview of how the conception of Islamic science is seen from the historical development of science itself. This article was written using a qualitative approach using the form of library research. From the results of the study, it is clear that in Islam, the tradition of developing knowledge is not something foreign. Islam makes reason, as well as revelation, a way to gain knowledge. Furthermore, scientific discourse from the time of the Prophet to the Umayyad dynasty continued to develop in various phases and could be said to peak during the Abbasid period and increasingly offered various new discourse dynamics.
Democracy During the Old Order: A Study of Historical Characteristics Prayogi, Arditya; Nasrullah, Riki; Kholiq Mutaqin, Bambang
Journal of Humanities Research Sustainability Vol. 1 No. 2 (2024)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/jhrs.v1i2.1178

Abstract

Background. Democracy is believed to be the best principle and system in a country's political and constitutional system. The treasures of thought and political performance in various countries have come to a common ground regarding this, namely that democracy is the best choice among various other options. Purpose. This study provide a historical description of the long history of democracy in Indonesia, especially during the Old Order era, both in the form of liberal democracy and guided democracy. Thus, this article can make a better contribution to understanding and interpreting the development of democracy in Indonesia. Method. The writing of this article uses a descriptive qualitative method with based on data mining through library research/literature studies from several literature sources. Results. It is clear that in the old order there were two types of democracy, namely liberal and guided democracy. In liberal democracy, people's freedom to participate in politics or political individualism is highly upheld. On the other hand, in a guided democracy, the people have political limitations because power is very centralized in the hands of a president. Conclusion. These forms of democracy must place the voice of the people, the interests of the people above all else so that in managing the country, attention to the people becomes the main thing.
Konsep Konflik dan Teori Konflik Sosial dalam Pemikiran Karl Marx Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Singgih Setiawan; M. Adin Setyawan
SiNORA Vol. 1 No. 1 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik sosial merupakan fenomena yang inheren dalam dinamika masyarakat dan telah menjadi fokus utama dalam kajian sosiologi. Salah satu pemikir yang memberikan kontribusi besar dalam teori konflik adalah Karl Marx, yang menekankan bahwa ketimpangan sosial terjadi akibat adanya dominasi kelas borjuis terhadap kelas proletar dalam sistem kapitalisme. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini mengkaji konsep konflik sosial dalam pemikiran Karl Marx serta relevansinya dalam konteks masyarakat modern. Marx berpendapat bahwa kapitalisme menciptakan eksploitasi tenaga kerja dan mempertajam ketimpangan ekonomi, sehingga konflik kelas menjadi suatu keniscayaan. Konflik ini, menurutnya, akan mencapai puncaknya dalam revolusi sosial yang berujung pada pembentukan masyarakat tanpa kelas di mana alat produksi dimiliki secara kolektif. Kajian ini menunjukkan bahwa pemikiran Marx tetap relevan dalam menganalisis ketimpangan sosial kontemporer, meskipun kapitalisme telah mengalami transformasi signifikan dengan hadirnya ekonomi digital dan globalisasi. Keterbatasan penelitian ini terletak pada kurangnya eksplorasi terhadap respons teori sosial lainnya terhadap gagasan Marx, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut yang mengaitkan teori konflik dengan realitas sosial yang lebih luas. Dengan demikian, pemikiran Marx tetap menjadi landasan penting dalam memahami dinamika perubahan sosial, namun perlu dikontekstualisasikan agar tetap relevan dalam menghadapi tantangan masyarakat modern.
Pentingnya Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh bagi Siswa Sekolah: Suatu Kajian Teoritis dan Praktis Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Novianto Ade Wahyudi; M. Adin Setyawan; Ridho Riyadi; Mohammad Syaifuddin
Quantum Edukatif: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 1 (2025): Quantum Edukatif
Publisher : Madiha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan terbuka dan jarak jauh telah menjadi solusi strategis dalam meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi siswa sekolah dasar dan menengah, terutama bagi mereka yang menghadapi hambatan geografis, sosial, ekonomi, atau memiliki kebutuhan khusus. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara teoritis dan praktis peran pendidikan terbuka dan jarak jauh dalam mendukung pendidikan inklusif. Artikel ini disusun dengan pendekatan kualitatif berbasis metode studi pustaka dengan menganalisis isi dari sumber-sumber tertulis. Dari hasil kajian didapatkan gambaran bahwa secara teoritis, pendidikan terbuka dan jarak jauh didasarkan pada prinsip fleksibilitas, aksesibilitas, dan personalisasi pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka. Secara praktis, implementasi pendidikan jarak jauh telah menunjukkan efektivitasnya dalam berbagai konteks, seperti penggunaan teknologi pembelajaran daring, modul cetak, serta media berbasis televisi dan radio. Meskipun demikian, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kesiapan tenaga pendidik, dan literasi digital masih menjadi hambatan dalam penerapannya. Oleh karena itu, diperlukan strategi inovatif, seperti penguatan kebijakan pendidikan, pelatihan guru, serta peningkatan akses teknologi bagi seluruh siswa. Dengan pendekatan berbasis kajian teoritis dan praktis, pendidikan terbuka dan jarak jauh tidak hanya menjadi alternatif dalam kondisi tertentu, tetapi juga berperan sebagai bagian integral dari sistem pendidikan di tingkat dasar dan menengah yang lebih inklusif dan fleksibel.
PERAN GURU PAI DALAM MEMBENTUK KARAKTER RELIGIUS SISWA MELALUI PELAKSANAAN SALAT JUMAT DI SMP NEGERI 1 COMAL PEMALANG M. Furqon Hidayat; Arditya Prayogi; Qurrota A’yun; Riki Nasrullah
Makkah: Journal Of Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Makkah: Journal Of Islamic Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk karakter religius siswa melalui pelaksanaan salat Jumat berjemaah di SMP Negeri 1 Comal, Pemalang. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan peran guru PAI dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam program tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan subjek kepala sekolah, guru PAI, dan siswa yang dipilih melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai pendidik, pemimpin, motivator, dinamisator, dan supervisor, dengan peran supervisor dan pemimpin menjadi paling efektif dalam meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran siswa. Faktor pendukung meliputi fasilitas sekolah, dorongan guru, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat adalah kurangnya kesadaran siswa, yang menyebabkan sebagian siswa membolos. Program salat Jumat berjemaah terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan, yang memperkuat akhlak mulia siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran guru PAI dalam membentuk karakter religius melalui pendekatan holistik dan pengawasan intensif, yang dapat menjadi model bagi sekolah lain.
Symbolism of Ismullah and Local Wisdom of Cirebon: Visualization of Perfect Prayer in the Cirebon Kaprabonan Manuscript Basiran, Basiran; Nasrullah, Riki
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 2 (2025): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic manuscripts play a crucial role in preserving the intellectual and spiritual heritage of Muslim communities, including the symbolic and esoteric dimensions of Islamic education. However, studies on Syattariyah manuscripts in Java, especially those exploring symbolic visualization of ritual practices remain limited and tend to focus either on philological description or doctrinal transmission rather than interpretive meaning. This study aims to analyze the symbolic construction of the Perfect Prayer (Sholat Sempurna) within the Kaprabonan manuscript of Cirebon and explore its relevance to contemporary spiritual education. A qualitative research design was employed, using manuscript analysis, content analysis, and hermeneutic interpretation guided by Ernst Cassirer's philosophy of symbolic forms. The analysis demonstrates that each stage of the prayer corresponds to symbolic elements of the Ismullah (الله): standing aligns with Alif, bowing with the first Lam, prostration with the second Lam, and sitting with Ha. This structure forms a symbolic framework linking bodily movement, spiritual consciousness, and metaphysical unity with God. The findings indicate that this symbolic system functions not only as a ritual framework but also as a pedagogical model for cultivating spiritual awareness, ethical balance, and contemplative discipline. Furthermore, the symbolic interpretation of Sholat Sempurna reflects the balanced and inclusive values of Islamic moderation (wasathiyah), connecting spiritual depth with cultural wisdom and social harmony. This study contributes to current scholarship in Islamic education, Sufi studies, and religious symbolism by demonstrating how local manuscript traditions can inform contemporary discourse on spirituality, tolerance, and character formation.
Reexamining the Lecture Method in Learning: A Contemporary Pedagogical Perspective Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Rohmad Abidin; Dimas Prasetya; Ryan Marina
GURUPEDIA: Journal of Teacher and Education Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18303607

Abstract

Lectures are often perceived as a conventional teaching method that is less relevant to modern learning demands, which emphasize student participation. However, in educational practice, lectures are still widely used and have certain pedagogical functions that cannot be fully replaced by other methods. This article aims to conceptually examine the relevance of the lecture method as a learning method that is still widely used in various learning contexts, particularly within the framework of contemporary pedagogy. This article uses a literature review method with a qualitative-descriptive approach, through critical analysis of scientific literature, pedagogical books, and relevant research results that discuss lecture methods and modern learning. The results of the study show that lecture methods remain relevant when used proportionally, reflectively, and adaptively, especially for conveying conceptual frameworks, building initial learning orientation, and explaining abstract and systematic material. This relevance is even stronger when the lecture method is combined with interactive strategies, learning media, and the use of educational technology. The implications of this study emphasize the importance of repositioning the lecture method not as a single method, but as an integral part of a flexible and contextual learning strategy, so that it can support the achievement of learning objectives in a more meaningful way.
Membaca Sejarah dalam Membangun Negara: Perspektif Historis dalam Reformasi Administrasi Publik Arditya Prayogi; Riki Nasrullah; Singgih Setiawan; M. Adin Setyawan
JOCER: Journal of Civic Education Research Vol. 3 No. 2 (2025): JOCER: Journal of Civic Education Research
Publisher : CV Tirta Pustaka Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60153/jocer.v3i2.135

Abstract

Artikel ini menegaskan urgensi perspektif historis dalam reformasi administrasi publik, khususnya dalam memperbaiki tata kelola, memperkuat legitimasi kebijakan, dan mencegah pengulangan kesalahan administratif di masa lalu. Selain itu, kajian ini menyoroti bagaimana sejarah dapat menjadi sumber inspirasi dalam reformasi birokrasi serta alat dalam menyelesaikan konflik sosial yang muncul akibat kebijakan administratif. Metode penulisan yang digunakan dalam artikel ini adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data yang dikumpulkan berasal dari berbagai sumber akademik, termasuk jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan terkait administrasi negara di Indonesia. Hasil telaah mengidentifikasi pola historis seperti kegagalan koordinasi birokrasi dan lemahnya mekanisme akuntabilitas yang secara konsisten memengaruhi efektivitas reformasi administrasi publik, sekaligus menawarkan interpretasi baru mengenai peran sejarah dalam merumuskan strategi perbaikan tata kelola. Dengan memahami sejarah, pembuat kebijakan dapat menciptakan sistem administrasi yang lebih responsif, transparan, dan demokratis. Oleh karena itu, integrasi antara sejarah dan administrasi negara harus menjadi bagian penting dalam setiap upaya reformasi pemerintahan, guna memastikan efektivitas dan efisiensi kebijakan publik yang diimplementasikan.
Pemanfaatan Canva sebagai Media Pembelajaran Materi Menulis Puisi Kelas VIII Ramadhani, Wahyu Wicaksono; Nasrullah, Riki
Paedagogie Vol 21 No 1 (2026): (Issue in progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/paedagogie.v21i1.15912

Abstract

This study aims to describe the use of the Canva platform as a medium for Indonesian language learning in poetry writing skills for grade VIII students of SMP Negeri 34 Surabaya, including the form of Canva's use in learning, learning planning by educators, and student involvement and responses. This study uses a qualitative descriptive approach. The research subjects consisted of one Indonesian language teacher and twenty-seven grade VIII students. Data were collected through observation, directed interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions with data validity tests using method triangulation. The results of the study indicate that Canva is used as a learning medium from the planning stage, material delivery, to giving project-based assignments. The use of Canva can help visualize poetry material, stimulate imagination, and increase student activity and creativity in writing poetry. However, obstacles such as dependence on the internet network and potential design uniformity are still found. Overall, Canva plays a role as an innovative and relevant learning medium in teaching poetry writing skills at SMP Negeri 34 Surabaya.
ZAKAT PROFESI DALAM PERSPEKTIF FIKIH KONTEMPORER: ANALISIS ARGUMEN PENDUKUNG DAN PENENTANG Finta Nur Febriana; Abdul Malik Karim Amrullah; Kaysa Abida Irvana; Firma Linda; Arditya Prayogi; Riki Nasrullah
Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Al-Nizam: Indonesian Journal of Research and Community Service
Publisher : Muntaha Noor Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat profesi merupakan salah satu isu fikih kontemporer yang muncul seiring dengan perubahan struktur ekonomi masyarakat Muslim modern, di mana sumber penghasilan tidak lagi didominasi oleh sektor pertanian dan perdagangan, melainkan oleh profesi dengan sistem gaji dan honorarium. Perubahan ini memunculkan perdebatan di kalangan ulama mengenai status hukum, metode perhitungan, serta waktu pembayaran zakat profesi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis pro dan kontra zakat profesi dengan menelusuri dasar normatif, argumentasi fikih, dan pendekatan metodologis yang digunakan oleh masing-masing pandangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitik, melalui penelaahan terhadap Al-Qur’an, hadis, karya-karya fikih klasik dan kontemporer, serta fatwa lembaga keagamaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan pandangan mengenai zakat profesi berakar pada perbedaan dalam memahami karakter zakat sebagai ibadah tauqifi, penerapan syarat nisab dan haul, serta penggunaan pendekatan maqashid al-syariah. Kelompok penentang menekankan keteguhan pada batasan nash, sedangkan kelompok pendukung menekankan aspek keadilan sosial dan relevansi kontekstual. Implikasi dari kajian ini menegaskan bahwa zakat profesi merupakan persoalan ijtihadiyah yang terbuka, sehingga penerapannya memerlukan sikap proporsional, dialogis, dan kontekstual agar zakat tetap berfungsi sebagai instrumen keadilan sosial dalam masyarakat Muslim modern.
Co-Authors Abdul Kosim, Abdul Abdul Malik Karim Amrullah Agustin, Amelya Amelia, Hanun Andik Yuliyanto Anggrayni, Okta Diana Ardansyah , Dawam Arifin, Muhammad Andy Arip Budiman Arip Budiman Arip Budiman, Arip Asep Saepurokhman A’yun, Qurrota Bambang Kholiq Mutaqin Basiran, Basiran Camelia Intan Shofi Chonitsa, Ana Dadang Suganda Dadang Suganda Dayana Amalinda Dian Indira Dimas Prasetya Dina Afni Amilia Fadillah, Kurnia Lucky Fanani, Urip Zaenal Fasya, Adib ‘Aunillah Febriani, Nadia Finta Nur Febriana Firma Linda Hakim Elkominoki, M. Lukman Hami, Widodo Hishamudin Isam Imam Prayogo Pujiono inayatillah, fafi INDARTI, TITIK Ismasar, Ismasari Isna Nabila Istikharoh Iwan Koswara Jannah, Rayhanun Kaysa Abida Irvana Khang, Nguyen Tan Kholiq Mutaqin, Bambang Kisyani Laksono Laksono, Kisyani Lana Nurul Widad Lestari, Herlina Devi Lintang Andiana Putri Lukman, Fahmy Lulu Azizah M. Adin Setyawan M. Adin Setyawan M. Akmal Fatkhan Rifqi M. Amhar Dany M. Arsyad Alkadafi M. Furqon Hidayat M. Iftah Irzaqi Maulida, Ida Khikmatul Mintowati, Mintowati Moh. Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Mohammad Syaifuddin Muhammad Akmal Pratama Muhammad Faisal Reza Muhammad Jembar Risky Mumtazah, Arsanti Nadia Faradhillah Nadya Afdholy Nafil Khilda, Ika Nisa , Nabila Luthfiyatun Novianto Ade Wahyudi Novianto Ade Wahyudi Oktaviani, Linda Parmin - Parmin Parmin Pratita, Ina Ika Prayogi, Arditya Puji Rahayu, Eka Putri, Putri Bunga Yossilia Qurrota A'yun Qurrota A’yun R. Yudi Permadi R.M. Mulyadi Ramadhani, Wahyu Wicaksono Rhischa Assabet Shilla Rhischa Assabet Shilla, Rhischa Assabet Rifka Estu Fitriana Risma Istiqomah Riyadi, Ridho Rohim Rohim, Rohim Rohmad Abidin Ryan Marina Saffanatul Aminah, Imas Safinatunaja , Dhifa Septiana, Hespi Setiawan, Singgih Singgih Setiawan Subandiyah, Heny Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Sugeng Riyanto Syaifuddin, Moh Syamsul Sodiq Tiara Ananda Maulidia Tri Achyati Lestari Utami, Alvidya Nisa Wagiati Wahyudi, Ahmad Rizky Wahyudi, Novianto Ade Winci Firdaus Wisma Kurniawati Yohanes, Budinuryanta Zein, Muhammad Rifki Adinur