p-Index From 2021 - 2026
17.963
P-Index
This Author published in this journals
All Journal COPING (Community of Publishing in Nursing) Jurnal Keperawatan Indonesia MEDIA MEDIKA INDONESIANA Jurnal Manajemen Keperawatan Jurnal Keperawatan Maternitas Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia MEDISAINS JURNAL CITRA KEPERAWATAN Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Media Ilmu Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan JIK- JURNAL ILMU KESEHATAN Jurnal Kesehatan Jurnal Sehat Mandiri Jurnal Smart Keperawatan Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan dan Keperawatan JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Borneo Nursing Journal (BNJ) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Dinamika Journal : Pengabdian Masyarakat Jurnal Keperawatan Malang (JKM) Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL JURNAL GIZI DAN KESEHATAN Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan Mandalika Mathematics and Educations Journal Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Peduli Masyarakat Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Inovasi Penelitian Journal of Nursing Education & Practice (JNEP) Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Management Nursing GENIUS JOURNAL (General Nursing Science Journal) Kolaborasi Jurnal Pengabdian Masyarakat INDOGENIUS Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Jurnal Cakrawala Ilmiah Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kedokteran (JURRIKE) Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Pharmacy Genius SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Keperawatan Bunda Delima Jurnal Keperawatan Merdeka Riset Informasi Kesehatan Central Publisher Java Nursing Journal Jurnal Pustaka Keperawatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Info Kesehatan Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi dan Implementasi Aromaterapi Lavender terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Pre Operasi Sectio Caesarea Widyaningsih, Iriantika Vecensia Rara Pradita; Novitasari, Dwi; Jerau, Emiliani Elsi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: Juni 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i2.3832

Abstract

Kecemasan adalah masalah yang sering dialami oleh ibu hamil yang akan melakukan pembedahan SC. Relaksasi aromaterapi merupakan salah satu jenis terapi yang dapat mengatasi dan mengurangi kecemasan. Aromaterapi yang dapat diaplikasikan untuk mengatasi kecemasan adalah aromaterapi lavender. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini adalah mengurangi kecemasan. Mitra PkM ini adalah RSUD dr. Soedirman Kebumen dengan jumlah peserta 30 orang pasien pre operasi SC. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari observasi pasien, pretest menggunakan kuesioner APAIS untuk mengukur tingkat kecemasan, memberikan edukasi, mengimplementasikan aromaterapi lavender 2-3 tetes essensial oil yang telah dicampur dengan 40 ml air dan diberikan menggunakan diffuser selama 15 menit, kemudian lakukan posttest untuk mengevaluasi tingkat kecemasan menggunakan kuesioner APAIS. Hasil PkM ini adalah adanya penurunan tingkat kecemasan, dimana sebelum diberikan aromaterapi peserta mengalami kecemasan sangat berat/panik sejumlah 15 peserta (50%), sedangkan setelah diberikan aromaterapi lavender terdapat penurunan menjadi kecemasan sedang sebesar 22 peserta (73,3%).
Implementasi Slow Deep Breathing dengan Bermain Meniup Baling-Baling untuk Menurunkan Tingkat Nyeri pada Anak Usia Sekolah Post Operasi Sirkumsisi Lana, Paksi Giat; Novitasari, Dwi; Jerau, Emiliani Elsi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3940

Abstract

Sirkumsisi menimbulkan nyeri post operasi akibat hilangnya efek obat anestesi setelah operasi. Penanganan nyeri dapat dilakukan terapi slow deep breathing dengan memperlambat pernapasan secara sadar dan fokus pada napas secara dalam pada anak diperlukan pendekatan yaitu dengan memasukkan aktivitas bermain di dalam slow deep breathing yang diterapkan dengan bermain meniup baling-baling. Tujuan PkM ini untuk menurunkan tingkat nyeri pada anak usia sekolah post operasi sirkumsisi dengan terapi slow deep breathing. Metode PkM ini adalah ceramah dan demonstrasi. Tahap awal kegiatan dilakukan pre-test dengan menilai skala nyeri menggunakan wong baker face pain rating scale, lalu diberikan slow deep breathing dengan bermain meniup baling-baling selama 15 menit, kemudian dilakukan post-test untuk mengukur kembali skala nyeri. Hasil PkM menunjukkan sebelum intervensi diberikan mayoritas peserta mengalami nyeri sangat hebat sebanyak 14 peserta (70%), setelah intervensi terjadi penurunan skala nyeri sebanyak 11 peserta (55%) dengan p-value <0,05. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini adalah slow deep breathing dengan bermain meniup baling-baling dapat diaplikasikan untuk mengurangi tingkat nyeri pada anak usia sekolah post operasi sirkumsisi.
Edukasi dan Implementasi Aromaterapi Peppermint untuk Penurunan Risiko Mual Muntah pada Pasien Post Apendiktomi dengan Anestesi Spinal di RSUD Cilacap Kinanti, Pertiwi Putri; Novitasari, Dwi; Jerau, Emiliani Elsi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.3941

Abstract

Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) atau mual muntah pasca operasi adalah respons fisiologis di mana terjadi dalam 24 jam pertama setelah operasi, kondisi ini bisa memicu stres dan mengurangi keinginan pasien untuk bergerak atau melakukan ambulasi dini. Minyak esensial peppermint dikenal efektif dalam mengatasi masalah pencernaan karena sifat anti kejang dan kemampuannya dalam mengurangi mual. Sebanyak 30 pasien di RSUD Cilacap menjadi peserta dalam kegiatan PkM ini. PkM ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta serta mengurangi gejala mual dan muntah yang timbul pasca apendiktomi. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan menggunakan media audio visual. Tahapan kegiatan meliputi pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan serta evaluasi tingkat mual muntah sebelum dan setelah intervensi menggunakan Rhodes Index Nausea, Vomiting, and Retching. Hasil PkM menunjukkan sebelum edukasi mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan kurang yaitu 18 peserta (60%). Setelah edukasi, mayoritas peserta memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu 26 peserta (87%), rata-rata kenaikan tingkat pengetahuan 37,4. Tingkat mual muntah sebelum intervensi berada dalam kategori sedang sebanyak 22 peserta (73%), setelah intervensi menjadi kategori ringan sebanyak 27 peserta (90%), rata-rata penurunan tingkat mual muntah 6,6. Kesimpulan dari kegiatan PkM ini aromaterapi peppermint dapat diaplikasikan untuk mengurangi mual muntah pada pasien post apendiktomi.
Implementasi Terapi Musik dalam Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Operasi Sectio Caesarea Linda, Lestari Mei; Novitasari, Dwi; Jerau, Emiliani Elsi
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4257

Abstract

Persalinan yang disebut sectio caesarea melibatkan sayatan pada abdomen (laparatomi) dan dinding rahim (histerektomi) untuk melahirkan bayi. Pasien yang telah melakukan operasi sectio caesarea akan mengalami nyeri seiring efek obat biusnya habis. Terapi musik adalah salah satu metode non-farmakologi yang diaplikasikan untuk mengatasi nyeri. Tujuan dari PkM ini adalah membantu menurunkan skala nyeri pasien post operasi sectio caesarea dengan menggunakan terapi musik. Mitra program PkM ini adalah RSI Banjarnegara dengan jumlah 20 peserta yang telah menjalani sectio caesarea. Metode PkM ini adalah mendemonstrasikan terapi musik dimana sebelum implementasi, dilakukan pre-test untuk mengukur skala nyeri dengan Numeric Rating Scale (NRS), memberikan implementasi terapi musik klasik Mozart selama 15 menit, kemudian dilakukan post-test untuk mengukur kembali skala nyeri dengan NRS. Analisa data PkM ini adalah dengan mengidentifikasi distribusi frekuensi karateristik usia, riwayat operasi dan skala nyeri pre dan post serta uji deskriptif statistik untuk mengetahui rata-rata pre dan post penurunan skala nyeri pada pasien post sectio caesarea. Hasil PkM menunjukkan penurunan intensitas nyeri, dimana sebelum implementasi skala nyeri mayoritas pada nyeri sedang yaitu sebanyak 14 peserta (70%), setelah implementasi skala nyeri berada pada nyeri ringan sejumlah 15 peserta (75%), penurunan rata-rata nyeri sebanyak 2,25.
Edukasi dan Implementasi Terapi Kompres Dingin untuk Penurunan Skala Nyeri pada Pasien Post Appendiktomi dengan Anestesi Spinal Nurhadi, Muhammad Zidan Putra; Novitasari, Dwi; Yudha, Magenda Bisma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4305

Abstract

Peradangan pada usus buntu, sebuah organ kecil yang terletak di bagian kanan bawah perut, dikenal sebagai apendisitis. Apendisitis dibedakan menjadi akut dan kronik, tergantung pada durasi nyeri. Nyeri adalah pengalaman yang tidak menyenangkan secara sensorik dan emosional yang terkait dengan kerusakan jaringan yang sebenarnya atau kemungkinan kerusakan. Kompres dingin memiliki manfaat yang signifikan dalam mengurangi kekakuan otot serta rasa nyeri dengan menghambat spasme otot dan memperlambat transmisi sensasi nyeri dari saraf ke organ. Kegiatan PkM ini melibatkan 30 pasien dari RSUD Cilacap sebagai peserta. PkM ini memiliki tujuan untuk memperdalam pengetahuan peserta mengenai penerapan kompres dingin serta menurunkan intensitas nyeri yang muncul setelah prosedur apendiktomi. Metode yang diterapkan melibatkan ceramah dan diskusi dengan bantuan media video, serta pengukuran perubahan pengetahuan melalui pretest dan posttest, dan evaluasi nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) pre dan post intervensi. Hasil PkM menunjukkan bahwa sebelum edukasi, 23 peserta (77%) memiliki pengetahuan rendah. Setelah edukasi, 19 peserta (63%) menunjukkan pengetahuan baik, dengan rata-rata peningkatan sebesar 37,4%. Sebelum intervensi, 18 peserta (60%) mengalami nyeri berat, sedangkan 25 peserta (83%) mengalami nyeri sedang setelah intervensi, dengan rata-rata penurunan nyeri 1,9. Hasil kegiatan PkM ini menunjukkan bahwa menggunakan kompres dingin dapat membantu mengurangi nyeri pasien pasca apendiktomi.
Implementasi Murottal Al-Mulk untuk Mengurangi Tingkat Nyeri pada Pasien Post Sectio Caesarea Zulita, Nabila Ulfa; Novitasari, Dwi; Yudha, Magenda Bisma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Peduli Masyarakat: September 2024
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v6i3.4343

Abstract

Sectio caesarea adalah prosedur bedah yang melibatkan pembuatan sayatan pada dinding perut dan rahim untuk memudahkan keluarnya janin. Nyeri persalinan termasuk sensasi fisik yang terkait dengan kontraksi uterus, dengan melakukan terapi murottal Al-Mulk diharapkan tingkat nyeri dapat berkurang. PkM ini bertujuan untuk menurunkan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea menggunakan terapi murottal Al-Mulk. Mitra yang dituju adalah pasien beragama islam dengan tindakan post operasi sectio caesarea berjumlah 30 peserta di RSU Muhammadiyah Siti Aminah BumiAyu. Metode PkM diselenggarakan pada 28 Mei – 5 Juli 2024, setelah itu pelaksanaan observasi pasien, dengan mengukur nyeri sebelum terapi, melakukan implementasi murottal Al-Mulk lalu mengukur skala nyeri kembali setelah 15 menit dilakukan implementasi menggunakan Numeric Rating Scale (NRS), hasil Program Kegiatan Masyarakat (PkM) menunjukkan penurunan skala nyeri peserta. Sebelum penerapan murottal Al-Mulk, sebagian besar peserta mengalami nyeri sedang, yaitu 21 peserta (70,0%). Setelah terapi murottal Al-Mulk, terdapat penurunan dalam skala nyeri, dengan 14 peserta (46,7%) mengalami nyeri yang berkurang menjadi kategori ringan.
KORELASI HbA1c DENGAN HEMOGLOBIN DAN LAJU FILTRASI GLOMERULUS PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 KOMPLIKASI GAGAL GINJAL KRONIK DI BANJARNEGARA Chrissanti, Anastasia; Novitasari, Dwi; Triana, Noor Yunida
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 17 No 2 (2022): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v17i2.1379

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melittus atau DM tipe 2 merupakan penyakit yang timbul karena adanya gangguan sekresi insulin pada sel beta pankreas atau resistensi hormon insulin. Tatalaksana diabetes mellitus yang kurang tepat akan menyebabkan kadar glukosa pasien tidak terkontrol sehingga menyebabkan komplikasi seperti neuropati diabetikum serta kondisi anemia yang merupakan masalah yang sering didapatkan penderita diabetes mellitus. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode deskriptif korelasional, dengan jumlah sampel 126 rekam medis pasien DM yang dilakukan pemeriksaan HbA1c, Hb, dan serum kreatinin, serta dihitung nilai laju filtrasi glomerulus di Rumah Sakit Emanuel Banjarnegara. Metode: Pemeriksaan kadar HbA1c menggunakan metode Metode NGSP(National Glycohaemoglobin Standardization Program) yang diambil dari rekam medis pasien, nilai Hb dan serum kreatinin menggunakan metode enzimatik dan laju fitrasi glomerulus dihitung menggunakan rumus Kockcroft-Gault. Hasil: Hasil riset ini menghasilkan korelasi negatif yang signifikan antara HbA1c dengan hemoglobin ( r = - 0,810; p = 0,000) terdapat korelasi negatif yang signifikan antara HbA1c dan LFG (r = -0,591; p = 0,000), sehingga dapat disimpulkan bahwa nilai kadar HbA1c bertambah tinggi maka nilai hemoglobin dan nilai LFG akan semakin rendah. Kesimpulan: Adanya hubungan bermakna antara HbA1c dengan Hb dan LFG pada penderita diabetes tipe 2 dengan gagal ginjal di Banjarnegara. Kata kunci: HbA1c, hemoglobin, LFG, diabetes mellitus, gagal ginjal kronik ABSTRACT Background: Diabetes mellitus or DM is a disease that arises due to impaired insulin secretion in pancreatic beta cells or insulin hormone resistance. Improper management of diabetes mellitus will cause the patient's glucose levels to be uncontrolled, causing complications such as diabetic neuropathy and anemia, which are the most common problems in people with diabetes mellitus. This research is a quantitative research with a descriptive correlation method, with a sample of 126 medical records of DM patients who were examined for HbA1c, Hb, and serum creatinine, and calculated the value of the glomerular filtration rate at Emanuel Hospital Banjarnegara.Methods: Examination of HbA1c levels using the NGSP (National Glycohaemoglobin Standardization Program) method taken from the patient's medical record, Hb and serum creatinine values ​​using the enzymatic method and the glomerular filtration rate calculated using the Kockcroft-Gault formula.Results: The results of this study showed a significant negative correlation between HbA1c and hemoglobin (r = - 0.810; p = 0.000) there was a significant negative correlation between HbA1c and GFR (r = -0.591; p = 0.000), so it can be concluded that the The higher the HbA1c level, the lower the hemoglobin and GFR values. Conclusion: There is a significant relationship between HbA1c and Hb and GFR in type 2 diabetes patients with kidney failure in Banjarnegara.Keywords: HbA1c, hemoglobin, GFR, diabetes mellitus, chronic renal failure
Pendidikan Kesehatan Kanker Paru Pada Remaja Di SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga Novitasari, Dwi; Yantoro, Awal Tunis; Yulianto, Dwi Agus; Puspita, Sindi Dwi; Gunariwati, Rizki; Bella, Reyvina Shalsa; Simangunsong, Sharon Christa; Fujiyama, Sandy; Siregar, Rifqi Zulhazmi
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v4i4.370

Abstract

Introduction: The lungs are the organs where cancer develops; abnormal cellular development occurs from cells in the bronchi. Many sources indicate a strong correlation between smoking habits and the etiology of lung cancer. Nowadays, the habit of smoking has become a normal occurrence among teenagers, which is causing a high incidence of lung cancer. Objective: The purpose of this dedication to the community is to raise knowledge and provide education to adolescents about lung cancer in a comprehensive way. Method: The activities of dedication to this community are carried out with direct approval on Wednesday, June 12, 2024, from 09.00 to 11.00 BGB. The target of this activity is the students of SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga, with 28 participants. Submission of material using the lecture/presentation method and question answering using digital media (PPT) and print media, as well as post-test work to determine the level of knowledge of the participants about lung cancer. Result: Based on the survey of SMK Muhammadiyah 1 Purbalingga students, the participants' characteristics can be grouped by age, gender, and history of smoking. There were nine 16-year-olds, 16 17-year-old students, one 18-year-old student, one 19-year-long student, and one 20-year-old student. By sex, there were 17 male students and 11 female students. There was also a student history of smoking: 6 students smoked and 22 did not smoke. Conclusion: The treatment of lung cancer in these teenagers is going smoothly. There was an increase in knowledge among students, as demonstrated by the post-test results, which showed that the knowledge level of the majority of participants was high, with a total of 15 students, an average of 10 students, and a low 3 students.
Combination of pelvic floor and abdominal muscle exercises to reduce perineum pain in postpartum mothers Ulfah, Mariah; Novitasari, Dwi; Murniati, Murniati
MEDISAINS Vol 17, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v17i2.5150

Abstract

Background: Perineum Pain risks a lack of rest time which will affect the reduction in milk production and can interfere with the process of uterine contractions which further risks the occurrence of subinvolution. Previous studies have only examined pelvic floor muscle exercises, however, they have not been combined with abdominal exercise. The combination of abdominal muscle exercises can increase the effectiveness of pelvic floor muscle performance so that it will improve blood circulation and make muscles relaxed and inhibit the increase in lactic acid due to muscle spasms and ischemic tissue that makes pain.Objective: To find out the benefits of a combination of Pelvic Floor Muscle and Abdominal Muscle Exercises to Reduce Perineum Pain in Postpartum MothersMethods: This is a pre-experimental research with one group pretest-posttest design. The sample used was 16 people with random techniques. Statistical analysis was done by Wilcoxon while pain measurement was done by VAS instrument.Results: The results showed the mean of the pain before doing the exercise was 3.94 and the mean of the pain after doing exercise was 1.62. From statistical test results by Wilcoxon test, it obtained a significance value of 0.003 (p <0.05). Thus it was concluded that there were significant differences in perineum Pain before and after Pelvic Floor and Abdominal Muscle ExercisesConclusion: Combination of pelvic floor muscle exercise and abdominal muscle can reduce perineum pain in postpartum mothers.
Cutaneous stimulation of slow stroke back massage to reduce the pain of sectio caesarea Ningrum, Ema Wahyu; Novitasari, Dwi; Murniati, Murniati
MEDISAINS Vol 17, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/medisains.v17i1.4549

Abstract

Background: Labor with sectio caesarea may result to an impact after surgery, namely pain. The pain reduction technique that can be done is cutaneous stimulation of Slow Stroke Back Massage.Objective: This study aims to determine cutaneous stimulation  of Slow Stroke Back Massage towards pain in post sectio caesarean patientsMethods: This study used Pre Experimental Design with the One-Group Pretest-Posttest Design approach. The samples studied were 20 patients of post SC surgery by consecutive sampling technique. The instrument used a VAS scale observation sheet. The research data were analyzed through Wilcoxon test.Results: The results showed that the average pain intensity before the intervention was 6.10, the average intensity of pain after the intervention implemented reached 3.90, there was a difference of pain intensity in post sectio caesarean patients before and after cutaneous stimulation technique of Slow Stroke Back Massage (p-value = 0.001)Conclusion: there is an effect of cutaneous stimulation of Slow Stroke Back Massage on pain in post sectio caesarean patients.
Co-Authors 'Ilmi, Zujajatul - Natalia Abd. Rasyid Syamsuri Abdurrosidi Abdurrosidi Abdurrosidi, Abdurrosidi Achsanul Ghiffari As Syafi Adita Silvia Fitriana Aditya Rendra Pranadipta Adriani, Prasanti Afresa Bias Putri Enarga Agatha, Vania Agus Luqman Hakim Agus Purwadianto Agus Santoso Agus Santoso Agus Suryono Agustari, Fadilla Aldania Silfianingsih Alimudin Amin Susanto Ananda, Dea Anandha, Dhea Anggi Meli Yani Anggitha, Senja Angin, Sandri E Perangin Anjani, Junisa Syafia Anjas Sanjaya Annisa Nur Agustin Anton Suhendro Aprilia Kartikasari Aprilianto, Andreas Kristian Ar-Rahman Tanjung Aris Dwi Susilarto Arjudin Arlena, Norma Arni Nur Rahmawati Arta Farmawati Arum Atmawikarta Ary Sunjaya, Ketut Aryudha Pramudianto Assyifa, Raihan Aurel Adelianagoas Awal Tunis Yantoro Azizah, Desi Fayra Baidowi Bambang Sjambodo Bawahasi, Inka Jestika Bella, Reyvina Shalsa Burhan, Asmat Cahyaningrum, Etika Dewi Celsi Olivia Chris Dwi Anto Chrissanti, Anastasia Christ Yanuar Wicaksono Cicilia Anggia Rini Cita Purnanika Claudia Pratiwi Kumanireng Dafinta Widia Komala Danang Tri Yudono Danendra Nezar Aristiananda Dani, Dwi Darmawan Daniel Nainggolan David Elbaiet Faisal Dedi Afandi Dermawan, Bagus Dwi Destina Farinda Diah Rahmawati Diana Agustina Didik Dhani Irawan Dina Rante Dini Yunita Sari Doni Hidayat, Doni Dwi Agus Yulianto Dwi Agus Yulianto Dwi Atika Safitri Dwi Nur Ariqoh Dzaki Asa Adinajwa EDWAR EDWAR Eka Fajriatul Janah Eka Yuliana EKO YULIANTO Elfi Aprilia Elly Nurachmah Elly Nurachmah Emanuel Agung Wirawan Emanuel Hariono Dar Emiliana Bella Castilian Leuobi Eridja, Laras Putri ERINA Ina Rina Erma Fatimah Nuriyah Eza Kemal Firdaus Fadlul Ichsan Fajirin, Muhammad Aldi Fatimah, Diana Fauzan Zulqifni Ozan Fazri Akbar Ferlisan Tabanci Feti Kumala Dewi Fiki Wijayanti Firda Susu Firdaus, Eza Kemal Fitrah Annisa Az Zahra Fitrah Annisa Az Zahra Fitriani, Teza Cahya Fujiyama, Sandy Galih Agung Pratafa Galih Noor Alivian Gunariwati, Rizki Hamdani, Deni Handayani, Marliana Hardi Fauzul Farda Hartati, Yuni Has Shiela, Fadia Jasmine Hassyavira Naura Minanda Heni Safitri Waraiya Herzigova, Jennifer Phoebe Hidayanti, Silvi Hidayat, Anisa Hikmanti, Arlyana Husnul Hotimah Ike Meiwati Irma Susanti, Maria Paulina Ita Apriliyani Ivan R. Widjaja Jamhari Jamhari Jasmine Has Shiela, Fadia Jaylening Wintri Dao Jerau, Emiliani Elsi Jerau, Emilliani Elsi Jon Donald Situmeang Junaidi Junaidi Juniansyah, Deby Kadek Oka Aryana Karimatul Hasanah, Indah Kautsar Yusmar Rizaldy Kemal Firdaus, Eza Keyzia Karinina Mutiara Bintang Khoirul Anam, Ahmad Khoirun Nisa Kinanti, Pertiwi Putri Krisna Adi Wibowo Kurniawan, Adytia Kurniawan, Wasis Eko Laila Hayati, Laila Lana, Paksi Giat Leonardo Ekarynansya Ola Belatan Koban Linda, Lestari Mei Lintang Suryani, Roro Liss Dyah Dewi Arini Lukia Zuraida Ma'rifah, Atun Raudotul Made Suandika Madyo Maryoto Madyo Maryoto Madyo Maryoto Magenda Bisma Yudha Mariah Ulfah Martyarini Budi S Martyarini Budi Setyawati Maya Safitri Maysarah, Sahda Ma’rifah, Atun Raudotul Meilanie Carin Latuihamallo Meli Apriyanti Mohamad Yusak Anshori Monalisa, Dwi Nanda Muhamad Chamdani Muhammad Azra Razi Muhammad Galih Widyanto Muhammad Jony Thaher Murni, Rizka Anggia Murniati . Murniati Murniati mutia, lisa Nabila Febri Dea Nabila Rahma Nur Aini Nabitha, Kanaya Najibulloh, Muhamad Nanda Farah Feliska Nani Kurniati Naurah Romadlanti Ni Made Mila Rosa Desmayani, Ni Made Mila Rosa Niken Liyana Octa Sari Nindhita Wahyu Nugroho Ningrum, Ema Wahyu Noor Rochmah Ida Ayu Trisno Putri Noor Yunida Triana Nur Aini Mahmudah Nur Arifah Kurniasih Nur Azizah Nur Ragil Nuranggreni, Maricha Nurfitria Sholiha Nurhadi, Muhammad Zidan Putra Nurlaela, Eka Oktaviana Oktaviana Oktavinda Safitry Panca Rizky Kharisma Panji Wicaksono Aji Peppy Octaviany Dian Megasari Puput Kusdiana Purmiasa, Claudia Stika Purwatiningsih Purwatiningsih Puspita, Sindi Dwi Putra Gibran, Arya Ramadhan Putri Dwi Minantry Putri Larasati Putri, Farah Davanda Putri, Khofifah Tresno Putri, Sahara Putu Gede Surya Cipta Nugraha Rachma Kailasari Rahayu, Gina Sri Rahmanto, Edwin Teguh Rahmawati, Arni Nur Rahmaya Nova Handayani Rahmaya Nova Handayani Rani Prabandari Ranjani, Dwi Refa Teja Muti Renata, Zetta Putra Reshiana Syifa Anggun Pangestu Rida Nurhayanti Rima Sofyan Ririn Isma Sundari Ririn Isma Sundari Riu, Ayunita Ria Anggriani Riyan Sisiawan Putra Rizki Ayu Adiani Putri Rizki Handayani Roni Riski Dinata Roro Lintang Suryani Rosi Kurnia Sugiharti Rozi, Ahmad Fahrur Salu, Joni Sania Wardah Saputra, Dafid Rehas Saputra, Jihan Sartika Arifin Sebayang, Septian Mixrova Sefin Rahmadani, Hanif Sekar Arum Sudanningsih Septi Ajeng Nur Prihatini Setyawati, Martyarini Budi Setyawati, Martyarini Budi Shelshie Maysha Valerina Sidik Awaludin Sidik Awaludin Sidik Awaludin Sidik Awaludin Silpiyani Silpiyani Simangunsong, Sharon Christa Siregar, Rifqi Zulhazmi Siti Haniyah Soetrisno Soemardjo Sofiyana, Aida Mulia Sri Burhani Putri Sri Subarinah, Sri Suci Khasanah suci khasanah Sudi Prayitno Sukma Satriyawan, Ade Sulisiani Sunarti Sunarti Surtiningsih Surtiningsih SURTININGSIH, SURTININGSIH Suryani, Roro Lintang Susanti Ningsih Susanto, Amin Sutrisno Sutrisno Suwarjono, Arif Syahrul Azmi Syaputri Syaputri Syariefah, Choirina Tabanci, Ferlisan Tazkia Nadid Tin Utami Titin Supriyatin Titin Supriyatin Topan Heri Wibowo Tophan Heri Wibowo Tri Mulyono Triana, Noor Yunida Trisnowali MS, Andi Tyan Ferdiana Hikmah Tyas Amalia Khaerunisa Tyas Amalia Khaerunisa Umi Aniroh, Umi Usman Chatib Warsa Vagnessa Vaginleira Virjinia, Cahya Wahyu Adi Arbianto Wahyu Gusmiarti Waraiya, Heni Safitri Wasis Eko Kurniawan Widitiara, Soibah Widyaningsih, Iriantika Vecensia Rara Pradita Wilis Sukmaningtyas Wilis Sukmaningtyas Wirakhmi, Ikit Netra Yantoro, Awal Tunis Yudha, Magenda Bisma Yudhono, Danang Tri Yudono, Danang Tri Yuli Budiningsih Yuli Misnawati Yuliana Dewi Siswanti Yuliana Kristianti Yulianto, Dwi Agus Yumna, Deziva Maitsa Yuni Hartati Yunita Dwi Adiningtyas Yunitasari, Dini Yusmiranti Zulfa Fadhilah Zulia Hartini Zulita, Nabila Ulfa