p-Index From 2021 - 2026
10.437
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Kurios Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Jurnal Komunikasi Pendidikan Jurnal Gamaliel Teologi Praktika Khazanah Theologia TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurnal Educatio FKIP UNMA Khazanah Theologia SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Teologi Injili CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Real Coster Davar: Jurnal Teologi KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Shalom: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Apokalupsis REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan JUILMU AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majamuk: Prinsip-prinsip untuk Mewujudkan Harmoni dan Toleransi Prang, Stella Lady; Tafonao, Talizaro
MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Vol. 4 No. 1 (2025): Pendidikan Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55967/manthano.v4i1.86

Abstract

Abstract: Christian Religious Education in Indonesia faces various challenges in fostering harmony and tolerance within a diverse society. Issues such as religion-based conflicts, intolerance, and a lack of understanding of diversity serve as major obstacles. This study aims to explore the principles of Christian Religious Education that contribute to the development of tolerance and social harmony. The research employs a descriptive qualitative method with a literature review approach to identify relevant Christian Religious Education values within the context of pluralism. The findings indicate that the implementation of values such as respect for differences, the principle of equality, interfaith dialogue, empathy, mutual cooperation, and social solidarity plays a crucial role in creating a harmonious environment. Christian Religious Education not only functions as an instrument for the spiritual formation of individuals but also as a medium for building bridges of understanding and interfaith interaction. Thus, this study underscores the importance of applying these principles in educational practices to support the creation of a more inclusive and peaceful society. Abstrak: Pendidikan Agama Kristen di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan harmoni dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam. Permasalahan seperti konflik berbasis perbedaan agama, intoleransi, serta minimnya pemahaman terhadap keberagaman menjadi faktor penghambat utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip dalam Pendidikan Agama Kristen yang berkontribusi terhadap pembentukan sikap toleransi dan kerukunan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal akademik, artikel ilmiah, serta dokumen yang relevan dengan Pendidikan Agama Kristen dan pluralisme. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis isi (content analysis) guna mengidentifikasi dan mengkaji nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen yang berkontribusi dalam mewujudkan keharmonisan dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai seperti penghormatan terhadap perbedaan, prinsip kesetaraan, dialog antaragama, empati, semangat gotong royong, dan solidaritas sosial berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis. Pendidikan Agama Kristen tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembentukan spiritualitas individu, tetapi juga sebagai medium dalam membangun jembatan pemahaman dan interaksi lintas agama. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam praktik pendidikan untuk mendukung terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan damai.
Moderasi Beragama dalam Kurikulum Pendidikan Agama Kristen: Tantangan dan Peluang Implementasinya Pidemon Gulo; Talizaro Tafonao; Agiana Her Visnhu Ditakristi
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v2i2.111-123

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya beriman, tetapi juga mampu hidup berdampingan dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks Indonesia yang multikultural, integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam kurikulum PAK menjadi kebutuhan mendesak untuk mencegah intoleransi dan mengembangkan sikap saling menghargai antarumat beragama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dimensi teologis dan pedagogis dari moderasi beragama dalam PAK, mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam implementasinya melalui kurikulum, serta merumuskan strategi pembelajaran dan peran guru dalam menginternalisasi nilai-nilai moderasi tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang menganalisis sumber-sumber ilmiah relevan dari buku, jurnal, dan dokumen kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai moderasi beragama sejalan dengan ajaran kasih dalam kekristenan dan dapat diintegrasikan secara efektif melalui pendekatan pedagogis yang dialogis dan kontekstual. Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi tantangan berupa resistensi, keterbatasan pemahaman guru, dan kurangnya kurikulum yang inklusif. Di sisi lain, terdapat peluang besar melalui penguatan kapasitas guru, pemanfaatan teknologi pendidikan, dan dukungan kebijakan pemerintah. Kesimpulannya, PAK dapat menjadi instrumen strategis untuk menanamkan moderasi beragama asalkan diikuti dengan reformasi kurikulum dan penguatan kompetensi guru.
Moderasi dan Inklusivitas dalam Pendidikan Kristen: Membangun Resistensi terhadap Radikalisme Teologis Mondolu, Debby Christ; Tetelepta, Hendrik Bernadus; Tafonao, Talizaro
Jurnal Teologi Injili Vol. 5 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi ATI Anjungan Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55626/jti.v5i1.222

Abstract

Radikalisme dan fundamentalisme teologis masih menjadi tantangan serius dalam pendidikan Kristen, terutama ketika pemahaman ajaran agama dilakukan secara sempit dan eksklusif. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pendekatan moderasi dan inklusivitas dalam pendidikan Kristen dapat membangun resistensi terhadap kecenderungan radikal dan fundamentalis di dunia pendidikan. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan (library research), penelitian ini mengkaji tiga aspek utama: (1) radikalisme dan fundamentalisme dalam konteks pendidikan Kristen, (2) konsep moderasi dalam pendidikan Kristen, (3) karakter pendidikan Kristen yang moderat dan inklusif, dan (4) strategi resistensi terhadap radikalisme teologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Kristen yang mengedepankan hermeneutika kontekstual, kurikulum berbasis kasih dan toleransi, serta dialog sehat antara iman dan akal, mampu membentuk sikap keagamaan yang terbuka dan damai. Pendidikan seperti ini tidak hanya memperkuat iman yang sehat, tetapi juga berperan strategis dalam menciptakan keharmonisan di tengah masyarakat multikultural.
Urgenitas Dalam Menerapkan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Bagi Orang Dewasa Di Gereja Simanjuntak, Ika Widyasari; Tafonao, Talizaro
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 1 No 1 (2021): HaratiJPK: April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v1i1.34

Abstract

This paper departs from the author's concern for the curriculum for adults in the church, that until now the curriculum has not been a particular concern for ministers and teachers in the church in adopting the curriculum as reviewed in this paper. The purpose of writing this article is to encourage churches to pay attention to curricula for adults to mature church members into strong congregations in the faith. The method used is the library research method (library research or literature review) by examining the urgency of implementing the curriculum for adults. The analysis process carried out is to use various literary sources, both journals, books and other reliable reference materials to support the author's analysis. The results of this study found that there is significance in implementing the curriculum for adults with indicators, namely recognizing adult characteristics, the Bible as the basis of the curriculum, the foundation of the development of the Christian religious education curriculum and curriculum implementation strategies. Thus, the curriculum places a very strategic and urgent position in carrying out the learning process for adults in the church. Tulisan ini berangkat dari keprihatinan penulis terhadap kurikulum bagi orang dewasa dalam gereja, bahwa sampai saat ini kurikulum belum menjadi perhatian khusus bagi para pelayan dan pengajar di gereja dalam menerapkan kurikulum sebagaimana ulasan tulisan ini. Tujuan penulisan artikel ini adalah mendorong gereja untuk memperhatikan kurikulum bagi orang dewasa untuk mendewasakan warga gereja menjadi jemaat kokoh dalam iman. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pustaka dengan mengkaji urgenitas dalam menerapkan kurikulum bagi orang dewasa. Proses analisis yang dilakukan adalah menggunakan berbagai sumber literatur-literatur baik jurnal, buku dan bahan referensi lainnya yang terpercaya untuk mendukung analisis penulis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa adanya signifikansi dalam menerapkan kurikulum bagi orang dewasa dengan indikator, yaitu mengenal karakteristik orang dewasa, Alkitab sebagai dasar kurikulum, landasan pengembangan kurikulum pendidikan agama Kristen dan strategi penerapan kurikulum. Dengan demikian bahwa kurikulum menempatkan posisi yang sangat strategi dan urgen dalam melaksanakan proses pembelajaran bagi orang dewasa dalam gereja.
Kurikulum Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual Bagi Anak Sekolah Minggu Kelas Madya Tafonao, Talizaro; Wiwiet Arie Shanty; Desetina Harefa
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 1 No 2 (2021): HaratiJPK: Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v1i2.74

Abstract

This paper is a study of the Sunday school curriculum in the church, especially the middle class. Sunday School cannot be separated from the church as a forum for evangelism and teaching about Christian Religious Education. So far, there are still many churches that have not given serious attention to preparing the Sunday School curriculum. Therefore, the purpose of writing this article is to encourage churches and teachers to prepare a curriculum that is in accordance with the characteristics of middle graders. The method used is a library research method, which examines a contextual Christian religious education curriculum for middle class Sunday schools. The analysis process carried out by the author is to use a variety of trusted electronic and library sources to support the author's analysis. The results obtained in this study are the importance of understanding the nature of Sunday school, the characteristics of middle school children, the appropriate Sunday school curriculum and the involvement of Sunday school teachers. Seeing this, the Christian religious education curriculum in middle class is very urgent to be prepared and paid attention to by the church today based on the needs of Sunday school children. Tulisan ini merupakan kajian terhadap kurikulum sekolah minggu di gereja terutama kelas madya. Sekolah Minggu tidak bisa lepas dari gereja sebagai wadah penginjilan dan pengajaran tentang Pendidikan Agama Kristen. Selama ini masih banyak gereja yang belum memberi perhatian serius dalam mempersiapakan kurikulum anak Sekolah Minggu. Oleh karena itu, tujuan penulisan artikel ini adalah mendorong gereja dan guru untuk mempersiapkan kurikulum yang sesuai dengan karakteristik anak kelas madya. Metode digunakan adalah metode penelitian pustaka, yang mengkaji kurikulum pendidikan agama Kristen yang kontekstual bagi sekolah minggu kelas madya. Proses analisis yang dilakukan oleh penulis adalah menggunakan berbagai sumber pustaka maupun elektronik yang terpercaya untuk mendukung analisis. Hasil yang didapatkan dalam kajian ini adalah pentingnya memahami hakikat sekolah minggu, karakteristik anak madya, kurikulum sekolah minggu yang sesuai dan keterlibatan guru sekolah minggu. Dengan melihat hal tersebut maka kurikulum pendidikan agama Kristen di kelas madya merupakan hal yang sangat urgen untuk dipersiapkan dan perhatikan oleh gereja saat ini berdasarkan kebutuhan anak-anak sekolah minggu.
Gerakan Free The Sea: Peran Mahasiswa Teologi Dalam Edukasi Dan Aksi Pelestarian Laut Di Pulau Buluh Tafonao, Talizaro; Sianipar, Ronald; Sakati, Abraham Marsal; Ditakristi, Agiana Her Visnhu; Togatorop, Timotius Mangiring Tua
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.208

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran laut di Pulau Buluh, Kota Batam, terutama oleh sampah plastik, mengancam ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Tujuan: Meningkatkan kesadaran ekologis anak-anak dan remaja gereja melalui edukasi berbasis nilai-nilai spiritual Kristen. Metode: Pendekatan partisipatif dan reflektif digunakan untuk menggabungkan pemahaman teologis dan tindakan ekologis nyata. Hasil: Program ini meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan peserta dan masyarakat, serta menghasilkan model edukasi lingkungan berbasis spiritualitas Kristen yang kontekstual. Kesimpulan: Edukasi berbasis teologi terbukti efektif membangun kepedulian ekologis lintas generasi. Diperlukan pengembangan kurikulum ekoteologi dan replikasi program serupa di wilayah pesisir lainnya.
Dari Pentakosta Ke Ruang Kelas: Membangkitkan Spiritualitas Misi dalam Pendidikan Kristen Talizaro Tafonao; Moralman Gulo; Rita evimalinda; Emmiria Hutabarat; Agiana Her Vinshu Ditakrist
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Juni : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/prosemnasipi.v2i1.141

Abstract

Christian education faces significant challenges in integrating the values of missional spirituality into its curriculum and teaching practices, particularly in the context of globalization, secularization, and a declining awareness of spiritual calling among educators. This study aims to examine the extent to which Pentecostal theological values such as prayer, worship, and mission are implemented in Christian education and how these values contribute to the formation of students' character and spirituality. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, curriculum document analysis, and open-ended questionnaires administered to teachers and students. The findings reveal that the integration of missional spirituality remains partial and lacks structured incorporation into both curriculum and pedagogy. However, when implemented contextually, these values have been shown to enhance learning motivation, shape Christian character, and deepen students’ spiritual lives. The study concludes that Pentecostal-based missional spirituality can holistically enrich Christian education. The primary contribution of this research is the development of a conceptual model for the contextual and practical integration of missional spirituality in Christian education, aiming to bridge the gap between theoretical understanding and practical spiritual formation.  
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH MINGGU MELALUI PELATIHAN KONTEKSTUAL PENYUSUNAN BAHAN AJAR KREATIF DI BETHEL CHURCH MALAYSIA Sakati, Abraham Marsal; Tafonao, Talizaro
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v6i3.5630

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan guru Sekolah Minggu dalam menyusun bahan ajar kreatif yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Mitra kegiatan adalah Bethel Church Malaysia cabang Johor Bahru dengan 20 guru Sekolah Minggu sebagai peserta utama. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan mengimplementasikan bahan ajar berbasis pendekatan kontekstual dan nilai-nilai Alkitabiah. Metode pelaksanaan meliputi pelatihan intensif selama 1–2 hari, lokakarya interaktif, serta pendampingan langsung selama satu minggu, yang dimulai pada 1–2 Mei 2023. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru. Sebelum pelatihan, 80% guru memiliki pemahaman di bawah kategori cukup dengan metode pembelajaran satu arah dan minim penggunaan media kreatif. Setelah pelatihan, 90% peserta memperoleh nilai post-test di atas 75 dan mampu menghasilkan bahan ajar yang kontekstual, interaktif, serta sesuai dengan kebutuhan spiritual dan perkembangan anak. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Sekolah Minggu di gereja lokal.
Pertanyaan Pemantik: Sebuah Model Pengajaran Yesus dalam Matius 16:13-20 Evarisman Nehe; Talizaro Tafonao
Pietas: Jurnal Studi Agama dan Lintas Budaya Vol. 1 No. 1 (2023): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/pj.v1i1.1-14

Abstract

Pembahasan mengenai pertanyaan pemantik dan desain pembelajaran, telah dilakukan oleh beberapa penulis. Namun belum ada penulis yang secara konstruktif memaparkan pertanyaan pemantik dalam pengajaran Yesus yang bermanfaat bukan saja mengaktifkan nalar kritis tetapi juga mempermudah pendengar (para murid) mengerti tujuan pembelajaran (hal kerajaan sorga). Pertanyaan yang timbul adalah, bagaimanakah pertanyaan pemantik dalam model pengajaran Yesus? Kemudian apakah urgensitas pertanyaan pemantik Yesus terhadap desain pembelajaran? Tujuan tulisan ini melakukan eksposisi nats Matius 16:13-20 guna mengungkap pertanyaan pemantik yang terkandung di dalamnya, kemudian mengkajinya dalam kaitan desain pembelajaran guru di kelas, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif untuk menganalisis ragam literatur tentang pertanyaan pemantik dalam pengejaran Yesus dan kaitannya dalam desain pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertanyaan pemantik adalah jantung makna dan tujuan pembelajaran dalam ruang lingkup desain pembelajaran. Dengan demikian desain pembelajaran yang peduli pada makna dan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai adalah desain yang memberi waktu menyusun dengan cermat pertanyaan pemantik.
Digital transformation through information technology: the dynamics of the role of teachers in implementing online-based learning Tafonao, Talizaro; Ditakristi, Agiana Her Visnhu
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.995 KB) | DOI: 10.33122/ejeset.v3i2.74

Abstract

The application of technology-based education really requires innovation from teachers.  The aim of writing this article is to describe the efforts of teachers in dealing with the dynamics in the digital-based learning process. This article describes the various challenges faced by teachers in maximizing learning in accordance with the demands of the government in mastering technology in learning.  But in reality, there are still teachers who have not mastered online platforms. The method used in this study is descriptive qualitative. The results obtained in this study are that teachers are required to have technological knowledge, have the ability (skills) to apply technology, transform with the digital world, and have high creativity in utilizing various existing tools. All the dynamics experienced by teachers so far can be resolved by attending various trainings and workshops to support the ability to teach.
Co-Authors Agiana Her Vinshu Ditakrist Agiana Her Visnhu Agiana Her Visnhu Ditakristi Agiana Her Visnhu Ditakristi Alfian Paskah Wayoi Ardianto Lahagu Ardy Lahagu Benteng M. M Purba Br Silaban, Elfrida Elena Ceria Ceria, Ceria Daniel Agustin Daniel Agustin Daniel Agustin Darianti Darianti Darianti Data, Alfred Bunga David Folind Zega Desetina Harefa Desetina Harefa Dewi Lidya S Dewi Lidya S Ditakristi, Agiana Her Visnhu Duha, Sang Putra Immanuel Edison Edison Eko Sulistyo Ellyzabeth Sinaga Elvina Sinukaban Emmiria Hutabarat Esra Zos Samosir Evarisman Nehe Evimalinda, Rita Ezra Tari Faldi Adrianus Bunga Folind Zega, David Frederik Patar Hutahaean Gia Lestari Sihombing Go Heeng Gulo, Moralman Gultom, Mangarimbun Handayani, Sri Harefa, Desetina Harefa, Otieli Haryanti, Lilis Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernardus Tetelepta Hendrikus Dorebia Huatama, Victor Angsono Hulu, Vanbe Toven Hutabarat, Betty Hutagalung, Sabar Manahan Ida Bagus Nyoman Widiartawan Ika Widyasari Simanjuntak Imayanti Nainggolan Isak Suria Jabes Pasaribu Jan Lukas Lombok Jan Lukas Lombok Jaya Supan Jaya Supan Jenri Prada Sibarani Jenri Prada Sibarani Johannis Siahaya Joni Gultom Joy Miraacle Gigir Jozethian Watta Julianus Julianus Juntriman Purba Justine Handayani Waruwu Kilala, Amanda Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manuputty, Conny Zefanya Dasel Manurung, Rismag Dalena Monica Br Manurung Marianus - Marisi, Candra Gunawan Mersi Yolandra Bohalima Minta Minaria Mintin, Desy Mohd Kasturi Nor Abd Aziz Mondolu, Debby Christ Moralman Gulo Moralman Gulo Munatar Kause Nababan, Fenny E. Nainggolan, Dewi Suri Agustina Nainggolan, Imayanti Nehe, Evarisman Noyita, Efvi Otieli Harefa Paat, Vicky BGD Permauli Tampubolon Petrus, Wadison Pidemon Gulo Prang, Stella Lady Prasetya, Didimus Sutanto B Prasetyo Yuliyanto Puja Maharani Sijabat Purba, Benteng Martua Mahuraja Purnawan, Padiel Eko Rewisadi Gulo Rijaltri Sudarman Sihombing Rini Sumanti Sapalakkai Rini Sumanti Sapalakkai Rismag Dalena F.M Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Monica Br Manurung Manurung Ristiono, Yosua Budi Rita Evimalinda Roi Ganda Panggabean Rolina Kaunang Ronald Sianipar Rosnita Temba Kagu Ruslim, Samuel Kelvin S, Dewi Lidya Sababalat, Kelvin Zones Sakati, Abraham Marsal Sanjaya, Yudhy Saputra, Sion Septerianus Waruwu Shintike Maya Shintike Maya Sianipar, Ronald Sibarani, Jenri Prada Sidabutar, Dewi Lidya Sihar Lamhot Simatupang Sihombing, Janet Sartika Sijabat, Puja Maharani Simanjuntak, Fredy Simanjuntak, Haposan Simanjuntak, Ika Widyasari Siregar, Viktor Deni Solideo Bole Solideo Gloriana Bole Sophia, Selvyen Suarman Lase Suhartono, Gracia Vania Sukardin Zebua Suryaningwidi, Rosita Susmiati Susmiati Sylvia Natalia Tetelepta, Hendrik Bernadus Togatorop, T. Mangiring Tua Togatorop, Timotius Mangiring Tua Tri Murni Situmeang Tri Murni Situmeang Uswatun Hasanah Victor Angsono Huatama Victor Christianto Vieri, Gabriel Cristian Viktor Deni Siregar Viktor Deni Siregar Vivian Girsang, Chenlin Doura Wadison Petrus Waruwu, Septerianus Widjaja, Fransiskus Irwan Wilson Zalogo Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Yaaman Gulo Yasanto Lase Ya’aman Gulo Ya’aman Gulo Yesimieli Laiya Yosua Budi Ristiono Yudhy Sanjaya Yunardi Kristian Zega Yunardi Kristian Zega Yuniarti Yuniarti Yupe Usiel Zai, Etaprida Zakharia Victor Harefa Zalogo, Wilson Zega, Henilis Yanti Zega, Yunardi Kristian