p-Index From 2021 - 2026
11.272
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Kurios Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Jurnal Komunikasi Pendidikan Jurnal Gamaliel Teologi Praktika TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurnal Educatio FKIP UNMA SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Shift Key: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Sabda : Jurnal Teologi Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Teologi Injili CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Real Coster Davar: Jurnal Teologi KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Shalom: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Apokalupsis REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan JUILMU Proceeding of The International Conference on Religious Education and Cross - Cultural Understanding AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Khazanah Theologia JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN
Claim Missing Document
Check
Articles

Kreativitas Mengajar Guru Pendidikan Agama Kristen Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Di Masa Pandemi Zega, Henilis Yanti; Tafonao, Talizaro
DIDASKO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 1, No 2 (2021): Teologi dan Pendidikan Agama Kristen (Oktober 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Diaspora Wamena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52879/didasko.v1i2.22

Abstract

The purpose of writing this article is to find out how the creativity of Christian religious education teachers in teaching during the pandemik . One of the main problems in teaching students during the pandemik  is that there are still some students who do not have various facilities such as cellphones, quotas and internet networks. Departing from this problem, creativity and solutions are needed that can encourage students to learn as explained in this article. The method used in this study is a descriptive method that describes a symptom, event and events that exist. The main sources in this article are journal articles and books that support the analysis process in this article review. The results found in this article are that teachers understand the nature of creativity, the characteristics of creativity and forms of creativity as needed during the pandemik . Thus, the success of Christian religious education teachers in teaching during a pandemik  depends on the methods used by teachers.AbstrakTujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana kreativitas para guru pendidikan agama Kristen ketika mengajar di masa pandemi. Salah satu pokok persoalan dalam mengajar para peserta didik di masa pandemi adalah masih ditemukan beberapa siswa yang tidak memiliki berbagai fasilitas seperti handphone, kuota dan jaringan internet sebagaimana penjelasan dalam artikel ini. Berangkat dari permasalahan, maka dibutuhkan kreativitas dan solusi yang dapat mendorong peserta didik untuk belajar secara efektif dan efisien di masa pandemi saat ini. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah metode deskriptif yang menjelaskan tentang suatu gejala, peristiwa dan kejadian yang ada. Sumber utama dalam artikel ini artikel jurnal dan buku yang mendukung proses analisis dalam kajian artikel ini. Hasil yang ditemukan dalam artikel ini adalah guru memahami hakikat kreativitas, karakteristik kreativitas dan bentuk kreativitas sesuai kebutuhan di masa pandemi. Dengan demikian bahwa keberhasilan para guru pendidikan agama Kristen dalam mengajar di masa pandemi bergantung pada metode yang digunakan oleh guru.
PERANAN MEDIA PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR MAHASISWA Tafonao, Talizaro
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v2i2.113

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin canggih menjadi sarana penting untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih efektif dan efesien. Namun di balik itu menjadi tuntutan besar bagi para dosen/guru untuk mengembangkan kemampuan dalam menguasai teknologi dan media pembelajaran. Peranan media pembelajaran dalam proses belajar dan mengajar sangat penting dilaksanakan oleh para pendidik saat ini, karena peranan media pembelajaran dapat digunakan untuk menyalurkan pesan pengirim kepada penerima dan melalui media pembelajaran juga dapat membantu peserta didik untuk menjelaskan sesuatu yang disampaikan oleh pendidik. Oleh karena itu, dosen/guru dituntut untuk menggunakan media di dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, melalui media pembelajaran dapat membuat proses belajar mengajar lebihefektif dan efesien serta terjalin hubungan baik antara guru dengan peserta didik. Selain itu, media dapat berperan untuk mengatasi kebosanan dalam belajar di kelas. Jadi media pembelajaran adalah salah satu metode dalam mengatasi segala macam persoalan dalam mengajar, bukan saja mengatasi persoalan, namun media pemberi pembelajaran memberi berbagai informasi yang koprehensip kepada peserata didik. Kata-kata kunci: media pembelajaran, minat belajar mahasiswa
Peran Guru Agama dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran dengan Bantuan Multimedia Tafonao, Talizaro; Ristiono, Yosua Budi
Jurnal Komunikasi Pendidikan Vol 4 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Pendidikan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jkp.v4i1.459

Abstract

Kajian ini berangkat dari pengamatan penulis secara empiris dimana semua para guru di era digital ini ditantang untuk berubah ke arah inovasi, kreatif dan kompetitif yang disebut dengan era 4.0. Namun untuk sampai pada titik itu maka para guru harus berani keluar dari pola pengajaran yang kaku dan administratif. Oleh karena itu, para guru harus memiliki cara berpikir baru dalam menghadapi siswa di era digital, karena guru merupakan komponen penting dalam melaksanakan pembelajaran di sekolah. Selain memiliki pengaruh penting dalam pendidikan tersebut, guru harus menunjukkan keprofesionalnya dalam memanfaatkan segala media pembelajaran demi meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Lewat karya tulis ini, penulis mendorong para guru agama untuk memaksimalkan diri dalam mengggunakan teknologi sebagai alat bantu dalam melakukan  proses pembelajaran sehingga menghasilkan output yang dapat mengikuti atau mengubah zaman menjadi lebih baik. Tidak ada alasan bagi para guru agama untuk berdalih sebagaimana yang telah ditemukan dalam penjelasan tulisan ini secara empiris. Sudah saatnya para guru meninggalkan proses pembelajaran yang cenderung mengutamakan media ceramah dan hafalan. Dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat, maka peserta didik lebih siap dan percaya diri menghadapi berbagai tantangan dan perubahan yang ada di era revolusi industri 4.0. 
Penerapan Konsep Pendidikan Israel Kuno terhadap PAK Bagi Gen Z Gultom, Mangarimbun; Vieri, Gabriel Cristian; Zai, Etaprida; Ditakristi, Agiana Her Visnhu; Tafonao, Talizaro
REAL DIDACHE: Journal of Christian Education Vol 4, No 1: Maret 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Real Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53547/rdj.v4i1.512

Abstract

Facing the current industrial era 4.0, requires Christian Religious Education to enrich its teaching forms in an applied manner for students. The applied education needed by PAK today will be very rich if we learn from how the Israelites educate their descendants based on the laws taught by God. So the purpose of this research is to explore the educational aspects of the Israelites and how they maintain the heritage of ancient Israeli education that continues to be relevant to be applied to generation Z without reducing values and truths. By using descriptive qualitative research methods, namely observing various primary literature in the hope of obtaining sufficiently in-depth explanations from previous research, historical experts and education experts, the data obtained will be recorded and analyzed. The results of the study are divided into two: one is the existence of a strong relationship between educators and parents in achieving the vision of education, secondly, parents are able to dispel the negative influences caused by technological developments by taking responsibility for introducing children to who their God is and all His statutes consistently and repeatedly, so that generation Z is able to distinguish the values they should adopt or leave behind. This proves that they still maintain the pattern of ancient Israel's upbringing which prioritizes relationships with God and maintains holiness before God as a chosen nation. Keywords: Gen; Ancient Israel; EducationAbstrak Menghadapai era industri 4.0 saat ini, menuntut Pendidikan Agama Kristen untuk memperkaya bentuk pengajarannya secara terapan bagi peserta didik. Pendidikan terapan yang di butuhkan oleh PAK zaman ini akan sangat kaya jika belajar dari bagaimana cara bangsa israel mendidik keturunannya berdasarkan hukum-hukum yang di ajarkan Tuhan. Maka tujuan penelitian ini adalah menyelami aspek-aspek pendidikan bangsa Israel serta bagaimana mereka mempertahankan peninggalan pendidikan Israel kuno yang terus relevan untuk diaplikasikan terhadap generasi Z tanpa mengurangi nilai-nilai dan kebenaran. Dengan menggunakan metode penelitiann kualitatif deskriptif yaitu melakukan observasi tehadap berbagai literatur primer dengan harapan dapat memperoleh penjelasan yang cukup mendalam dari penelitian sebelumnya, para ahli sejarah dan ahli pendidikan, data yang diperoleh akan akan di catat dan dianalisis. Hasil penelitian terbagi menjadi dua: satu adanya relasi yang kuat antara pendidik dan orang tua dalam mencapai visi pendidikan, kedua orang tua mampu menghalau pengaruh negatif yang diakibatkan oleh perkembangan teknologi dengan bertangung jawab memperkenalkan kepada anak siapa Allah-nya dan seluruh ketetapan-ketetapan-Nya secara konsisten dan berulang-ulang, sehingga generasi Z mampu membedakan nilai-nilai yang patut mereka adopsi atau tinggalkan. Hal ini membuktikan bahwa mereka masih memelihara pola didikan Israel kuno yang mengutamakan hubungan dengan Tuhan serta menjaga kekudusan dihadapan Tuhan-Nya sebagai bangsa pilihan.Kata Kunci: Gen Z; Israel Kuno; Pendidikan 
Metaverse dan Gereja di Era Digital: Revolusi, Tantangan, dan Implikasi bagi Pendidikan Agama Kristen Zega, Yunardi Kristian; Talizaro Tafonao
Jurnal Shanan Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : UKI Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/shanan.v9i1.6643

Abstract

Perkembangan teknologi metaverse telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam gereja dan pendidikan agama Kristen. Metaverse membuka peluang baru bagi pelayanan gereja dan pembelajaran teologi, namun juga menghadirkan tantangan, seperti degradasi spirit persekutuan, meningkatnya individualisme, serta potensi penyalahgunaan dunia virtual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan peluang metaverse bagi gereja serta implikasinya terhadap pendidikan agama Kristen. Penelitian ini menggunakan metode narrative review, dengan mengumpulkan, menganalisis, dan mensintesis berbagai studi terdahulu terkait topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metaverse dapat memperluas jangkauan penginjilan, menyediakan metode pembelajaran interaktif, serta mendukung ibadah dalam ruang digital. Namun, tantangan seperti menurunnya interaksi sosial yang nyata, krisis kepemimpinan akibat virtualisasi, serta risiko penurunan esensi komunitas iman perlu diantisipasi dengan strategi yang tepat. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa gereja dan institusi pendidikan Kristen perlu menerapkan pendekatan hybrid, yang menggabungkan teknologi digital dengan keterlibatan komunitas secara fisik. Dengan strategi yang bijak, metaverse dapat menjadi sarana yang mendukung pelayanan gereja dan pendidikan agama Kristen tanpa mengorbankan nilai-nilai teologis yang fundamental.
Pendidikan Agama Kristen dalam Masyarakat Majamuk: Prinsip-prinsip untuk Mewujudkan Harmoni dan Toleransi Prang, Stella Lady; Tafonao, Talizaro
MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Vol. 4 No. 1 (2025): Pendidikan Kristen
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Kristen Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55967/manthano.v4i1.86

Abstract

Abstract: Christian Religious Education in Indonesia faces various challenges in fostering harmony and tolerance within a diverse society. Issues such as religion-based conflicts, intolerance, and a lack of understanding of diversity serve as major obstacles. This study aims to explore the principles of Christian Religious Education that contribute to the development of tolerance and social harmony. The research employs a descriptive qualitative method with a literature review approach to identify relevant Christian Religious Education values within the context of pluralism. The findings indicate that the implementation of values such as respect for differences, the principle of equality, interfaith dialogue, empathy, mutual cooperation, and social solidarity plays a crucial role in creating a harmonious environment. Christian Religious Education not only functions as an instrument for the spiritual formation of individuals but also as a medium for building bridges of understanding and interfaith interaction. Thus, this study underscores the importance of applying these principles in educational practices to support the creation of a more inclusive and peaceful society. Abstrak: Pendidikan Agama Kristen di Indonesia menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan harmoni dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam. Permasalahan seperti konflik berbasis perbedaan agama, intoleransi, serta minimnya pemahaman terhadap keberagaman menjadi faktor penghambat utama. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi prinsip-prinsip dalam Pendidikan Agama Kristen yang berkontribusi terhadap pembentukan sikap toleransi dan kerukunan sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, termasuk buku, jurnal akademik, artikel ilmiah, serta dokumen yang relevan dengan Pendidikan Agama Kristen dan pluralisme. Analisis data dilakukan menggunakan metode analisis isi (content analysis) guna mengidentifikasi dan mengkaji nilai-nilai Pendidikan Agama Kristen yang berkontribusi dalam mewujudkan keharmonisan dalam masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai seperti penghormatan terhadap perbedaan, prinsip kesetaraan, dialog antaragama, empati, semangat gotong royong, dan solidaritas sosial berperan penting dalam menciptakan lingkungan yang harmonis. Pendidikan Agama Kristen tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pembentukan spiritualitas individu, tetapi juga sebagai medium dalam membangun jembatan pemahaman dan interaksi lintas agama. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip-prinsip tersebut dalam praktik pendidikan untuk mendukung terciptanya masyarakat yang lebih inklusif dan damai.
Urgenitas Dalam Menerapkan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Bagi Orang Dewasa Di Gereja Simanjuntak, Ika Widyasari; Tafonao, Talizaro
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 1 No 1 (2021): HaratiJPK: April
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v1i1.34

Abstract

This paper departs from the author's concern for the curriculum for adults in the church, that until now the curriculum has not been a particular concern for ministers and teachers in the church in adopting the curriculum as reviewed in this paper. The purpose of writing this article is to encourage churches to pay attention to curricula for adults to mature church members into strong congregations in the faith. The method used is the library research method (library research or literature review) by examining the urgency of implementing the curriculum for adults. The analysis process carried out is to use various literary sources, both journals, books and other reliable reference materials to support the author's analysis. The results of this study found that there is significance in implementing the curriculum for adults with indicators, namely recognizing adult characteristics, the Bible as the basis of the curriculum, the foundation of the development of the Christian religious education curriculum and curriculum implementation strategies. Thus, the curriculum places a very strategic and urgent position in carrying out the learning process for adults in the church. Tulisan ini berangkat dari keprihatinan penulis terhadap kurikulum bagi orang dewasa dalam gereja, bahwa sampai saat ini kurikulum belum menjadi perhatian khusus bagi para pelayan dan pengajar di gereja dalam menerapkan kurikulum sebagaimana ulasan tulisan ini. Tujuan penulisan artikel ini adalah mendorong gereja untuk memperhatikan kurikulum bagi orang dewasa untuk mendewasakan warga gereja menjadi jemaat kokoh dalam iman. Metode yang digunakan adalah metode penelitian pustaka dengan mengkaji urgenitas dalam menerapkan kurikulum bagi orang dewasa. Proses analisis yang dilakukan adalah menggunakan berbagai sumber literatur-literatur baik jurnal, buku dan bahan referensi lainnya yang terpercaya untuk mendukung analisis penulis. Hasil penelitian ini menemukan bahwa adanya signifikansi dalam menerapkan kurikulum bagi orang dewasa dengan indikator, yaitu mengenal karakteristik orang dewasa, Alkitab sebagai dasar kurikulum, landasan pengembangan kurikulum pendidikan agama Kristen dan strategi penerapan kurikulum. Dengan demikian bahwa kurikulum menempatkan posisi yang sangat strategi dan urgen dalam melaksanakan proses pembelajaran bagi orang dewasa dalam gereja.
Kurikulum Pendidikan Agama Kristen yang Kontekstual Bagi Anak Sekolah Minggu Kelas Madya Tafonao, Talizaro; Wiwiet Arie Shanty; Desetina Harefa
Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Vol 1 No 2 (2021): HaratiJPK: Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Kristen IAKN Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54170/harati.v1i2.74

Abstract

This paper is a study of the Sunday school curriculum in the church, especially the middle class. Sunday School cannot be separated from the church as a forum for evangelism and teaching about Christian Religious Education. So far, there are still many churches that have not given serious attention to preparing the Sunday School curriculum. Therefore, the purpose of writing this article is to encourage churches and teachers to prepare a curriculum that is in accordance with the characteristics of middle graders. The method used is a library research method, which examines a contextual Christian religious education curriculum for middle class Sunday schools. The analysis process carried out by the author is to use a variety of trusted electronic and library sources to support the author's analysis. The results obtained in this study are the importance of understanding the nature of Sunday school, the characteristics of middle school children, the appropriate Sunday school curriculum and the involvement of Sunday school teachers. Seeing this, the Christian religious education curriculum in middle class is very urgent to be prepared and paid attention to by the church today based on the needs of Sunday school children. Tulisan ini merupakan kajian terhadap kurikulum sekolah minggu di gereja terutama kelas madya. Sekolah Minggu tidak bisa lepas dari gereja sebagai wadah penginjilan dan pengajaran tentang Pendidikan Agama Kristen. Selama ini masih banyak gereja yang belum memberi perhatian serius dalam mempersiapakan kurikulum anak Sekolah Minggu. Oleh karena itu, tujuan penulisan artikel ini adalah mendorong gereja dan guru untuk mempersiapkan kurikulum yang sesuai dengan karakteristik anak kelas madya. Metode digunakan adalah metode penelitian pustaka, yang mengkaji kurikulum pendidikan agama Kristen yang kontekstual bagi sekolah minggu kelas madya. Proses analisis yang dilakukan oleh penulis adalah menggunakan berbagai sumber pustaka maupun elektronik yang terpercaya untuk mendukung analisis. Hasil yang didapatkan dalam kajian ini adalah pentingnya memahami hakikat sekolah minggu, karakteristik anak madya, kurikulum sekolah minggu yang sesuai dan keterlibatan guru sekolah minggu. Dengan melihat hal tersebut maka kurikulum pendidikan agama Kristen di kelas madya merupakan hal yang sangat urgen untuk dipersiapkan dan perhatikan oleh gereja saat ini berdasarkan kebutuhan anak-anak sekolah minggu.
Gerakan Free The Sea: Peran Mahasiswa Teologi Dalam Edukasi Dan Aksi Pelestarian Laut Di Pulau Buluh Tafonao, Talizaro; Sianipar, Ronald; Sakati, Abraham Marsal; Ditakristi, Agiana Her Visnhu; Togatorop, Timotius Mangiring Tua
Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Asosiasi Pengelola Publikasi Ilmiah Perguruan Tinggi PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55506/arch.v5i1.208

Abstract

Latar Belakang: Pencemaran laut di Pulau Buluh, Kota Batam, terutama oleh sampah plastik, mengancam ekosistem dan kehidupan masyarakat pesisir. Tujuan: Meningkatkan kesadaran ekologis anak-anak dan remaja gereja melalui edukasi berbasis nilai-nilai spiritual Kristen. Metode: Pendekatan partisipatif dan reflektif digunakan untuk menggabungkan pemahaman teologis dan tindakan ekologis nyata. Hasil: Program ini meningkatkan kesadaran ekologis di kalangan peserta dan masyarakat, serta menghasilkan model edukasi lingkungan berbasis spiritualitas Kristen yang kontekstual. Kesimpulan: Edukasi berbasis teologi terbukti efektif membangun kepedulian ekologis lintas generasi. Diperlukan pengembangan kurikulum ekoteologi dan replikasi program serupa di wilayah pesisir lainnya.
Dari Pentakosta Ke Ruang Kelas: Membangkitkan Spiritualitas Misi dalam Pendidikan Kristen Talizaro Tafonao; Moralman Gulo; Rita evimalinda; Emmiria Hutabarat; Agiana Her Vinshu Ditakrist
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2025): Juni : Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/prosemnasipi.v2i1.141

Abstract

Christian education faces significant challenges in integrating the values of missional spirituality into its curriculum and teaching practices, particularly in the context of globalization, secularization, and a declining awareness of spiritual calling among educators. This study aims to examine the extent to which Pentecostal theological values such as prayer, worship, and mission are implemented in Christian education and how these values contribute to the formation of students' character and spirituality. Employing a descriptive qualitative method, data were collected through in-depth interviews, classroom observations, curriculum document analysis, and open-ended questionnaires administered to teachers and students. The findings reveal that the integration of missional spirituality remains partial and lacks structured incorporation into both curriculum and pedagogy. However, when implemented contextually, these values have been shown to enhance learning motivation, shape Christian character, and deepen students’ spiritual lives. The study concludes that Pentecostal-based missional spirituality can holistically enrich Christian education. The primary contribution of this research is the development of a conceptual model for the contextual and practical integration of missional spirituality in Christian education, aiming to bridge the gap between theoretical understanding and practical spiritual formation.  
Co-Authors Agiana Her Vinshu Ditakrist Agiana Her Vinshu Ditakristi Agiana Her Visnhu Agiana Her Visnhu Ditakristi Agiana Her Visnhu Ditakristi Alexander Sumampouw Alfian Paskah Wayoi Ardianto Lahagu Ardy Lahagu Aryanto Gultom Benteng M. M Purba Betty Hutabarat Br Silaban, Elfrida Elena Ceria Ceria, Ceria Chenlin Doura Vivian Girsang Daniel Agustin Daniel Agustin Daniel Agustin Darianti Darianti Darianti Data, Alfred Bunga David Folind Zega Desetina Harefa Desetina Harefa Desy Mintin Dewi Lidya S Dewi Lidya S Ditakristi, Agiana Her Visnhu Duha, Sang Putra Immanuel Edison Edison Ellyzabeth Sinaga Elvina Sinukaban Emmiria Hutabarat Esra Zos Samosir Evimalinda, Rita Ezra Tari Faldi Adrianus Bunga Fenny E. Nababan Frederik Patar Hutahaean Friska Napitupulu Gia Lestari Sihombing Go Heeng Gulo, Moralman Gultom, Mangarimbun Handayani, Sri Harefa, Desetina Harefa, Otieli Haryanti, Lilis Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernardus Tetelepta Herbin - Simanjuntak Herlina Hia Huatama, Victor Angsono Hutabarat, Betty Hutagalung, Sabar Manahan Ida Bagus Nyoman Widiartawan Ika Widyasari Simanjuntak Imayanti Nainggolan Isak Suria Jabes Pasaribu Jan Lukas Lombok Jaya Supan Jaya Supan Jelita Sihite Jenri Prada Sibarani Jenri Prada Sibarani Johannes - Ndruru Johannis Siahaya Joni Gultom Joy Miraacle Gigir Jozethian Watta Julianus Julianus Juntriman Purba Lukas Lukas Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manurung, Rismag Dalena Monica Br Manurung Marianus - Marisi, Candra Gunawan Markus Tuhumury Mendrofa, Eriyani Mersi Yolandra Bohalima Minta Minaria Moralman Gulo Moralman Gulo Munatar Kause Nainggolan, Dewi Suri Agustina Nainggolan, Imayanti Noyita, Efvi Paat, Vicky BGD Parmonangan, Halason Permauli Tampubolon Petrus, Wadison Pidemon Gulo Prang, Stella Lady Prasetya, Didimus Sutanto B Prasetyo Yuliyanto Puja Maharani Sijabat Purba, Benteng Martua Mahuraja Radius - Simanjuntak Rijaltri Sudarman Sihombing Rini Sumanti Sapalakkai Rini Sumanti Sapalakkai Rismag Dalena F.M Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Monica Br Manurung Manurung Ristiono, Yosua Budi Rita Evimalinda Roi Ganda Panggabean Roida Harianja Rolina Kaunang Ronald Sianipar Rosnita Temba Kagu Ruslim, Samuel Kelvin S, Dewi Lidya Sakati, Abraham Marsal Sanjaya, Yudhy Saputra, Sion Septerianus Waruwu Shintike Maya Shintike Maya Sianipar, Ronald Sibarani, Jenri Prada Sidabutar, Dewi Lidya Sihar Lamhot Simatupang Sijabat, Puja Maharani Simanjuntak, Fredy Simanjuntak, Haposan Simanjuntak, Ika Widyasari Siregar, Viktor Deni Solideo Bole Solideo Gloriana Bole Sophia, Selvyen Sri Handayani Stella Lady Prang Suarman Lase Suhartono, Gracia Vania Sukardin Zebua Suryaningwidi, Rosita Susmiati Susmiati Sylvia Natalia Timotius Mangiring Tua Togatorop Togatorop, T. Mangiring Tua Togatorop, Timotius Mangiring Tua Tri Murni Situmeang Tri Murni Situmeang Tulus, Jakson Uswatun Hasanah Victor Angsono Huatama Victor Christianto Vieri, Gabriel Cristian Viktor Deni Siregar Viktor Deni Siregar Wadison Petrus Wadison Petrus Widjaja, Fransiskus Irwan Wilson Zalogo Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Yaaman Gulo Yasanto Lase Ya’aman Gulo Ya’aman Gulo Yesimieli Laiya Yosua Budi Ristiono Yudhy Sanjaya Yuniarti Yuniarti Yupe Usiel Zai, Etaprida Zakharia Victor Harefa Zalogo, Wilson Zega, Henilis Yanti Zega, Yunardi Kristian