p-Index From 2021 - 2026
11.272
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Kurios Fidei: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH) VISIO DEI: JURNAL TEOLOGI KRISTEN Jurnal Komunikasi Pendidikan Jurnal Gamaliel Teologi Praktika TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) Jurnal Educatio FKIP UNMA SANCTUM DOMINE: Jurnal Teologi KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Jurnal Shanan Indonesian Journal of Instructional Media and Model Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti (JAICB) EDULEAD: Journal of Christian Education and Leadership Shift Key: Jurnal Teologi dan Pengembangan Pelayanan Yumary: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vox Dei : Jurnal Teologi dan Pastoral SHAMAYIM: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani CARAKA: Jurnal Teologi Biblika dan Praktika Jurnal DIDASKO Jurnal Teologi Amreta Matheteuo TELEIOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Sabda : Jurnal Teologi Kristen ELEOS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Illuminate: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Jurnal Teologi Injili CHARISTHEO: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen Real Coster Davar: Jurnal Teologi KAPATA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Harati: Jurnal Pendidikan Kristen Danum Pambelum: Jurnal Teologi dan Musik Gereja Shalom: Jurnal Teologi Kristen Jurnal Apokalupsis REAL DIDACHE: Journal of Christian Education MANTHANO: Jurnal Pendidikan Kristen Theologia Insani: Jurnal Theologia, Pendidikan, dan Misiologia Integratif Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Innovative: Journal Of Social Science Research Philoxenia: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani EKKLESIA: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristiani Real Kiddos: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Discreet: Journal Didache of Christian Education Apostolos: Journal of Theology and Christian Education Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan KARDIA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan JUILMU Proceeding of The International Conference on Religious Education and Cross - Cultural Understanding AMBASSADORS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Khazanah Theologia JURNAL TEOLOGI DAN PENDIDIKAN KRISTEN
Claim Missing Document
Check
Articles

BERBAGAI KONFLIK DIALAMI OLEH REMAJA DI ERA DIGITAL 4.0 DITINJAU DARI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN AFEKTIF Viktor Deni Siregar; Talizaro Tafonao
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol 1 No 1 (2021): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/semnastekmu.v1i1.79

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui berbagai konflik yang dialami oleh remaja di era digital bers. Pokok permasalahan yang terjadi pada remaja di era digital ialah meningkatnya penggunaan smartphone di kalangan remaja sehingga menimbulkan berbagai konflik yang mempengaruhi psikologi perkembangan afektif remaja serta memberi dampak negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam tulisan ini adalah metode kualitatif deskriptif. Sumber kajian adalah buku dan artikel jurnal yang terpercaya. Hasil yang ditemukan dalam artikel adanya kecanduan dalam menggunakan internet, game online, terlibat dalam penyebaran berita hoax dan sara, dan adanya perubahan sikap, sehingga hal ini berakibat pada perkembangan psikologi secara afektif kepada anak remaja. Dengan demikian perkembangan psikologi afektif remaja sangat terpengaruh oleh penggunaan smartphone yang tidak tepat, bahkan mental menjadi rusak. Oleh karena itu perhatian dan edukasi dari keluarga sangat penting.
Strategi Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dalam Memperkenalkan Yesus Kepada Suku Asli Jakun Permauli Tampubolon; Talizaro Tafonao
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 1 No. 1 (2021): June
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v1i1.26

Abstract

The purpose of writing this article is to introduce the work of Jesus Christ in the life of everyone, especially to the Jakun Native Tribe through the learning process of Christian Religious Education. One of the problems encountered by the author in this paper is that the Jakun Native Tribe still believes in aninism, customs and low knowledge / education. Based on this problem, the writer tries to make a change through humanist approaches to society as explained in this paper. The method used in this paper is a qualitative research method by examining Christian Religious Education learning strategies in introducing Jesus Christ. The analysis process used is to use a variety of literature sources both journals, books and other reliable reference materials to support the author's analysis. The results found in this study indicate that the Christian Religious Education learning strategy is very effective in applying sociological approaches, agricultural extension and culture. This can be seen in the life changes experienced by the community, namely cognitive, affective, psychomotor and spiritual changes.
Trik Dan Tips Pengawas Dalam Memonitoring Kinerja Guru Pendidikan Agama Kristen Selama Pandemi Wadison Petrus; Talizaro Tafonao
Discreet: Journal Didache of Christian Education Vol. 1 No. 2 (2021): December
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/jd.v1i2.77

Abstract

This article aims to see how effective the supervisors are in monitoring Christian Religious Education teachers during the online learning process. The main problem in this paper is that supervisors need time to transform with technology so that supervisors cannot carry out supervision and guidance to teachers optimally. The method used in this study is a descriptive qualitative research method. The method used in this paper is a descriptive qualitative research method. The author obtains data through literature review, empirical data, and tracing published scientific works related to the theme of this study. After that, the writer analyzed the data and described it through analytical techniques using several stages, namely reducing data, classifying, and verifying data related to the study of this article. The results obtained in this paper have a significant level of using various features available in technology media to meet with teachers as described in this paper. Thus, the use of technology during the pandemic has a significant and influential role to be utilized by supervisors, teachers, and students.
Strategi Orang Tua Dalam Mengajarkan Pendidikan Agama Kristen Kepada Anak di Keluarga Berdasarkan Efesus 6:4 Marianus -; Talizaro Tafonao; Agiana Her Visnhu Ditakristi; Manahan Uji Simanjuntak; Daniel Agustin
APOSTOLOS Vol 2 No 1 (2022): May
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52960/a.v2i1.97

Abstract

The purpose of writing this article is to see the impact of teaching Christian religious education to children in the family based on Ephesians 6:4. The main issue that often occurs in the family so far is that parents (fathers) are not good teachers and role models for children, and not even a few children are hurt mentally just because of their parents' actions. The main issue that often occurs in the family so far is that parents (fathers) are not good teachers and role models for children, and not even a few children are hurt mentally just because of their parents' actions. The method used in this study is a descriptive qualitative research method. The results obtained in this paper are that educating children with love according to God's teachings and advice is an urgent matter in the family. Thus, education in the family has a very significant role in shaping every child and this cannot be ignored by every parent.
PEMBINAAN NILAI-NILAI KARAKTER DAN ETIKA MELALUI PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK MEMBINA AKHLAK SISWA SMP NEGERI 28 BATAM Daniel Agustin; Talizaro Tafonao; Manahan Uji Simanjuntak; Agiana Her Visnhu; Elvina Sinukaban; Wilson Zalogo; Tri Murni Situmeang; Yaaman Gulo
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v4i1.1461

Abstract

Pembinaan akhlak pada siswa-siswi merupakan salah satu hal penting untuk diberikan oleh sekolah, agar siswa-siswi tidak memiliki kebiasaan buruk dalam melakukan hal-hal yang tidak sesuai dengan karakter dan etika sebagai seorang remaja Kristen. Tujuan pelaksanaan kegiatan PkM ini adalah memberi edukasi kepada siswa tentang penerapan nilai-nilai karakter dan etika Kristen yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Pembinaan nilai-nilai karakter dan etika dapat diperoleh melalui pengajaran Pendidikan Agama Kristen yang dilaksanakan oleh guru di sekolah. Metode dalam pelaksanaan pengabdian ini menggunakan metode ceramah, diskusi, tanya jawab serta menggunakan form evaluasi (print out) yang diikuti kurang lebih 40-46 orang siswa-siswi SMP Negeri 28 Batam. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah para siswa-siswi memahami penting memiliki nilai-nila karakter dan etika kristiani dalam kehidupan sehari-hari dengan cara yakni menjadi teladan melalui sikap dan pergaulan sesui dengan pesan-pesan Alkitab. Dengan begitu, setiap siswa-siswi memiliki pengetahuan yang memadai tentang bagaimana menerapkan nilai-nilai karakter dan etika melalui pendidikan agama kristen, serta dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam berperilaku baik kepada guru, orang tua, dan sesamanya.
Guru sebagai Garda Terdepan: Membentuk Generasi Moderat dalam Pendidikan Agama Kristen David Folind Zega; Talizaro Tafonao; Agiana Her Visnhu Ditakristi; Rita Evimalinda; Daniel Agustin
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i2.139-156

Abstract

Indonesia menjadi suatu bangsa yang terdiri dari ribuan pulau, berbagai macam ras, etnis, bahasa, suku, dan budaya yang berbeda-beda. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman. Ancaman akan terjadinya konflik menjadi lebih besar. Terdapat tindakan-tindakan yang mengarah pada radikalisme, ekstremisme, kebencian terhadap pihak tertentu, kekerasan, dan vandalisme dapat menjadi faktor penghancur persatuan. Kurangnya kesadaran menghargai keberagaman akan mengarah pada sikap yang menganggap kelompoknya paling benar, sehingga berpotensi terjadinya gejolak serta fenomena-fenomena yang memunculkan kurangnya keharmonisan dalam bermasyarakat. Uraian dalam penelitian ini tentu memperlihatkan bahwa peranan guru Pendidikan Agama Kristen sangat menentukan terciptanya peserta didik yang dewasa dalam bermasyarakat. Guru Pendidikan Agama Kristen harus menanamkan niali-nilai moderasi berdasarkan dari kisah-kisah Alkitab yang seperti Yesus ajarkan. Guru pendidikan agama Kristen merupakan agen keteladanan harus mampu memberikan contoh melalui sikap perbuatan maupun tutur katanya. Selain itu guru Pendidikan Agama Kristen melaksanakan inovasi atau mengembangkam kurikulum pembelajaran dengan mencantumkan nilai-nilai moderasi. Artikel ini akan membahas mengenai peran guru sebagai Garda terdepan dalam upaya membentuk moderasi beragama di sekolah.
Problematika Pengajaran Pendidikan Agama Kristen di Indonesia: Perspektif Regulasi, Kurikulum, dan Sarana Prasarana Ronald Sianipar; Hendrik Bernadus Tetelepta; Talizaro Tafonao; Otieli Harefa; Jan Lukas Lombok
Educatum: Jurnal Dunia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah (LPPI), Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/je.v1i2.157-170

Abstract

Pengajaran Pendidikan Agama Kristen di Indonesia menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dan multidimensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika utama yang dihadapi dalam pengajaran Pendidikan Agama Kristen dari tiga perspektif utama: regulasi, kurikulum, dan sarana prasarana. Dari perspektif regulasi, ditemukan bahwa terdapat kekurangan sinkronisasi antara peraturan pemerintah pusat dan implementasinya di daerah, serta adanya diskriminasi terhadap sekolah-sekolah Kristen di beberapa daerah. Dalam hal kurikulum, terdapat ketidaksesuaian antara kebutuhan lokal dan kurikulum nasional yang bersifat homogen, serta kurangnya pengembangan materi ajar yang kontekstual dan relevan dengan kondisi sosial budaya setempat. Dari aspek sarana prasarana, banyak sekolah Kristen yang masih kekurangan fasilitas pendukung, termasuk ruang kelas yang memadai, perpustakaan, dan teknologi pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di beberapa sekolah Kristen di Indonesia, melalui wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan pembuat kebijakan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperlukan upaya kolaboratif antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas Kristen untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Rekomendasi yang diusulkan mencakup revisi regulasi yang lebih inklusif, pengembangan kurikulum yang adaptif dan kontekstual, serta peningkatan investasi dalam sarana prasarana pendidikan. Dengan demikian, diharapkan pengajaran Pendidikan Agama Kristen di Indonesia dapat lebih efektif dan relevan, sehingga mampu memberikan kontribusi positif terhadap pembentukan karakter peserta didik yang beriman, berilmu, dan berintegritas.
Learning Media and Technology: Generation Z and Alpha Tafonao, Talizaro; Saputra, Sion; Suryaningwidi, Rosita
Indonesian Journal of Instructional Media and Model Vol 2 No 2 (2020): Indonesian Journal of Instructional Media and Model
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijimm.v2i2.954

Abstract

The purpose of this article is to analyze the learning media and technology in the Z and Alpha generation teaching and learning activities. This study departs from the author's observation of the current condition of teachers, where educators get a difficulty in teaching students of generation Z and Alpha as described in this article. The problems that found by the author are still very diverse, but it should be noted that there is no room for educators to make excuses and do not use technology as a medium of learning. The method that used is a qualitative research method, the author examines Learning Media and Technology: Generation Z and Alpha. The analysis process carried out by the author is to use a variety of reliable literature and electronic sources to support the author's analysis. The results of this study found that this technology media can uniform the perceptions of student learning, smooth interactive, streamline the teaching and learning process, foster positive attitudes in learning and answer the challenges that exist in the digital era. So by finding the answer to this analysis, the gap between educators and students can be resolved properly. 
Teachers and Technology: Christian Education Teacher Strategies in Implementing Online-based Learning in Pandemic Times Tafonao, Talizaro; Purba, Benteng Martua Mahuraja
Indonesian Journal of Instructional Media and Model Vol 3 No 2 (2021): Indonesian Journal of Instructional Media and Model
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijimm.v3i2.996

Abstract

The purpose of this research is to investigate the efficacy of teacher-led online teaching practices during pandemics. In this digital era, all teachers are required to adapt quickly to technological developments. But in reality, some Christian Education teachers are still not ready to transform in utilizing the application of technology as described in this article. Based on that question, the authors reviewed this topic to explain the essential steps teachers should take in implementing online-based learning strategies during pandemics. A descriptive qualitative research method was adopted in this work. The researchers gathered information through reading academic articles and books. The author analyses the data through analytical techniques by reducing, classifying, and verifying the study of this article. The results obtained in this study are very effective if Christian Education teachers apply online-based learning strategies in a way that teachers learn to provide features that are easily accessible to students. Teachers learn to design learning online, and teachers get used to providing stimulus to learners. Thus, online learning requires every teacher to adapt, innovate, and utilize digital media to facilitate the learning process during the pandemic.
Konsep Lewi Dalam Estafet Kepemimpinan Gembala: Masihkah Relevan Bagi Gereja Saat Ini? Ruslim, Samuel Kelvin; Ceria, Ceria; Nainggolan, Imayanti; Widjaja, Fransiskus Irwan; Tafonao, Talizaro
Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi Vol 3, No 1 (2022): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kharisma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54553/kharisma.v3i1.84

Abstract

This study was conducted to explore the concept of Levitical leadership in the Bible. The problem that often occurs is that even if there are leaders who are born genetically because they are inherited, strict rules are still needed so that the next generation of churches can continue the leadership relay well. Given the existence of a church that carries the concept of the Levitical priesthood, the writer is interested in examining whether it is still relevant to the church today and formulating it in a scientific study, namely "The Levitical Concept in the Leadership Relay and Its Relevance to the Church Today". The author uses a descriptive analysis qualitative research method, with a literature and library approach. The church that carries the concept of the Levitical priesthood, indirectly rejects the New Testament priesthood where Jesus continues the line of the Melchizedek priesthood, and not the Levitical priesthood, this is what clarifies the difference between the New Testament priesthood and the Levitical priesthood. So it can be concluded that the Levitical priesthood is no longer relevant in a church that recognizes Jesus as high priest, according to the Melchizedek line.Konsep kepemimpinan di dalam gereja yang seharusnyatelahdipersiapkan sejak lama, serta memerlukanproses pembentukan kepemimpinan dalamwaktu panjang, dantidak muncul secara tiba-tiba,sekalipun ada pemimpin yang lahir secara genetis karena diturunkan, namuntetap di perlukan aturan yang ketat yang menyertainya agar generasi berikutnya dapat melanjutkan estafet kepemimpinan dengan baik dan kuat. Dalam Perjanjian Lama sendiri, estafet kepemimpinan tersebut diberikan kepada suatu satu suku yang telah dipilih oleh Tuhan, namun mengingat adanya gereja yang mengusung konsep keimamatan lewi maka penulis tertarik untuk meneliti apakah hal tersebut masih relevan dengan gerejasaat ini dan merumuskannya dalam suatu penelitian ilmiah yaitu “Konsep Lewi Dalam Estafet Kepemimpinan Dan Relevansinya Bagi Gereja Saat Ini”. Metode penelitianmenggunakan kualitatif analisis deskriptif, Dalam hal teologis, gereja yang mengusung konsep keimamatan lewi, secara tidak langsung menolak keimamatan Perjanjian Baru yang dipaparkan dalam penulis kitab Ibrani. Yesus yang meneruskan garis keimamatan Melkisedek, dan bukan keimamatan lewi, mengukuhkan keimamatan yang baru dalam Perjanjian Baru. Penurunan estafet kepemimpinan yang bersifat intergenerasional tidak memperhatikan kualitas dari sumber daya manusia yang ada seperti konsep estafet berdasarkan kompetensi pemimpin tersebut bertentangan sekali dengan prinsip kepemimpinan yang diajarkan oleh Paulus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa keimamatan lewi sudah tidak relevan lagi dalam gereja yang mengakui Yesus sebagai imam Besar, menurut garis Melkisedek.
Co-Authors Agiana Her Vinshu Ditakrist Agiana Her Vinshu Ditakristi Agiana Her Visnhu Agiana Her Visnhu Ditakristi Agiana Her Visnhu Ditakristi Alexander Sumampouw Alfian Paskah Wayoi Ardianto Lahagu Ardy Lahagu Aryanto Gultom Benteng M. M Purba Betty Hutabarat Br Silaban, Elfrida Elena Ceria Ceria, Ceria Chenlin Doura Vivian Girsang Daniel Agustin Daniel Agustin Daniel Agustin Darianti Darianti Darianti Data, Alfred Bunga David Folind Zega Desetina Harefa Desetina Harefa Desy Mintin Dewi Lidya S Dewi Lidya S Ditakristi, Agiana Her Visnhu Duha, Sang Putra Immanuel Edison Edison Ellyzabeth Sinaga Elvina Sinukaban Emmiria Hutabarat Esra Zos Samosir Evimalinda, Rita Ezra Tari Faldi Adrianus Bunga Fenny E. Nababan Frederik Patar Hutahaean Friska Napitupulu Gia Lestari Sihombing Go Heeng Gulo, Moralman Gultom, Mangarimbun Handayani, Sri Harefa, Desetina Harefa, Otieli Haryanti, Lilis Hendrik Bernadus Tetelepta Hendrik Bernardus Tetelepta Herbin - Simanjuntak Herlina Hia Huatama, Victor Angsono Hutabarat, Betty Hutagalung, Sabar Manahan Ida Bagus Nyoman Widiartawan Ika Widyasari Simanjuntak Imayanti Nainggolan Isak Suria Jabes Pasaribu Jan Lukas Lombok Jaya Supan Jaya Supan Jelita Sihite Jenri Prada Sibarani Jenri Prada Sibarani Johannes - Ndruru Johannis Siahaya Joni Gultom Joy Miraacle Gigir Jozethian Watta Julianus Julianus Juntriman Purba Lukas Lukas Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manahan Uji Simanjuntak Manurung, Rismag Dalena Monica Br Manurung Marianus - Marisi, Candra Gunawan Markus Tuhumury Mendrofa, Eriyani Mersi Yolandra Bohalima Minta Minaria Moralman Gulo Moralman Gulo Munatar Kause Nainggolan, Dewi Suri Agustina Nainggolan, Imayanti Noyita, Efvi Paat, Vicky BGD Parmonangan, Halason Permauli Tampubolon Petrus, Wadison Pidemon Gulo Prang, Stella Lady Prasetya, Didimus Sutanto B Prasetyo Yuliyanto Puja Maharani Sijabat Purba, Benteng Martua Mahuraja Radius - Simanjuntak Rijaltri Sudarman Sihombing Rini Sumanti Sapalakkai Rini Sumanti Sapalakkai Rismag Dalena F.M Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Florentina Monica Br Manurung Rismag Dalena Monica Br Manurung Manurung Ristiono, Yosua Budi Rita Evimalinda Roi Ganda Panggabean Roida Harianja Rolina Kaunang Ronald Sianipar Rosnita Temba Kagu Ruslim, Samuel Kelvin S, Dewi Lidya Sakati, Abraham Marsal Sanjaya, Yudhy Saputra, Sion Septerianus Waruwu Shintike Maya Shintike Maya Sianipar, Ronald Sibarani, Jenri Prada Sidabutar, Dewi Lidya Sihar Lamhot Simatupang Sijabat, Puja Maharani Simanjuntak, Fredy Simanjuntak, Haposan Simanjuntak, Ika Widyasari Siregar, Viktor Deni Solideo Bole Solideo Gloriana Bole Sophia, Selvyen Sri Handayani Stella Lady Prang Suarman Lase Suhartono, Gracia Vania Sukardin Zebua Suryaningwidi, Rosita Susmiati Susmiati Sylvia Natalia Timotius Mangiring Tua Togatorop Togatorop, T. Mangiring Tua Togatorop, Timotius Mangiring Tua Tri Murni Situmeang Tri Murni Situmeang Tulus, Jakson Uswatun Hasanah Victor Angsono Huatama Victor Christianto Vieri, Gabriel Cristian Viktor Deni Siregar Viktor Deni Siregar Wadison Petrus Wadison Petrus Widjaja, Fransiskus Irwan Wilson Zalogo Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Wiwiet Arie Shanty Yaaman Gulo Yasanto Lase Ya’aman Gulo Ya’aman Gulo Yesimieli Laiya Yosua Budi Ristiono Yudhy Sanjaya Yuniarti Yuniarti Yupe Usiel Zai, Etaprida Zakharia Victor Harefa Zalogo, Wilson Zega, Henilis Yanti Zega, Yunardi Kristian