p-Index From 2021 - 2026
9.992
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Journal of Nonformal Education Jurnal Ilmiah Pangabdhi JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Penelitian Pendidikan Geografi Jurnal Geosains dan Teknologi Waskita: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Journal of Civic Education PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat JURNAL ILMIAH MIMBAR DEMOKRASI JAGAT (Jurnal Geografi Aplikasi dan Teknologi) Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Jurnal Teknologi Pendidikan : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pembelajaran CENDEKIA : Jurnal Ilmu Pengetahuan LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Kewarganegaraan JURNAL PENDIDIKAN IPS Empiricism Journal International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research, and Technology (IJSET) Journal of Innovation Research and Knowledge Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Jambura Journal Civic Education Jurnal Pepadu Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Geologi dan Sumberdaya Mineral (Journal of Geology and Mineral Resources) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Civic Education Law and Humaniora : Jurnal Pengabdian Masyarakat Terintegrasi CONSTITUO: Jurnal Riset Hukum Kenegaraan dan Politik SAKOLA: Journal of Sains Cooperative Learning and Law EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran
Claim Missing Document
Check
Articles

Membangun Warga Negara yang Baik (Good Citizen): Sosialisasi Anti-Narkoba di MA Bustanul Wa’izhin NW Janggawana Sawaludin, Sawaludin; Sawaludin; Haslan, Muhammad Mabrur; Zubair, Muh.; Alqadri, Bagdawansyah; Tripayana, I Nengah Agus; Artina, Fitriah; Pertiwi, Melisa
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2b (2025): Edisi khusus Dies Natalis Universitas Mataram
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/rj4sgj23

Abstract

Penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda, termasuk di wilayah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses edukasi. Kondisi ini menuntut adanya intervensi berbasis pendidikan kewarganegaraan untuk membangun good citizen. Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Membangun Warga Negara yang Baik (Good Citizen): Sosialisasi Anti-Narkoba di MA Bustanul Wa’izhin NW Janggawana” dilaksanakan pada 06 September 2025 dengan melibatkan 25 siswa. Tujuannya adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya narkoba bagi kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan; membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, serta peduli terhadap lingkungan bebas narkoba; dan menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, aman, serta mendukung pembelajaran. Metode kegiatan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan (perancangan materi, koordinasi, dan perizinan), pelaksanaan (ceramah, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan poster dan banner), serta evaluasi (observasi, respons peserta, dan kuesioner pre-test dan post-test). Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: pengetahuan jenis narkoba naik dari 35% menjadi 88%, pemahaman dampak kesehatan dan sosial dari 40% menjadi 92%, serta pengetahuan konsekuensi hukum dari 30% menjadi 85%. Pada aspek sikap, komitmen menjauhi narkoba meningkat dari 50% menjadi 90% dan kesediaan mengajak teman sebaya dari 45% menjadi 76%. Luaran kegiatan meliputi peningkatan pemahaman siswa, media kampanye berkelanjutan, pembentukan agen perubahan, publikasi artikel ilmiah minimal Sinta 5, serta naskah akademik. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa strategi sederhana, partisipatif, dan kontekstual efektif dalam membentuk warga negara yang baik (good citizen) sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
IMPLEMENTASI PROGRAM SABTU BUDAYA SEBAGAI PENGUATAN CIVIC CULTURE SAJIDA, DEANA; HERIANTO, EDY; BASARIAH, BASARIAH; SAWALUDIN, SAWALUDIN
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v4i3.3221

Abstract

The Culture Saturday program is a co-curricular activity used in schools to promote culture-based learning. The purpose of this study is to explain the Saturday Culture programme's implementation as a reinforcement of Civic Culture, which may be both helpful and difficult, as well as the influence it has. This research takes a qualitative approach to case study research. Data collecting strategies include observation, interviews, and documenting. Results can be obtained from the data, among other things. (1) the form of implementation of the Saturday Culture program as a strengthening of Civic Culture in the State Primary School 1 Masbagik is Gatra Gatra Gymnastics, Theatre or Drama Activities, Creation Dance Activities, and Classroom Cleaning and Environmental Activities; (2) the supporting factors, including the competence of teachers to implement the Saturday Cultural program, the support and cooperation between teachers and staff, the availability of the venue of The challenges include the guidance of the school's Saturday Culture program, the participation of some students and teachers in the implementation of the Saturday Culture programme, and (3) the impact on the academic field on the learning of pupils and non-academic pupils on the discipline, activity, participation, or controversy of the pupils in the conduct of the cultural Saturday program. ABSTRAKBudaya yang Program Sabtu adalah kegiatan co-curricular yang digunakan di sekolah untuk mempromosikan pembelajaran berbasis budaya. Tujuan dari studi ini adalah untuk menjelaskan implementasi program Saturday Culture sebagai penguatan budaya sipil, yang dapat bermanfaat dan sulit, serta pengaruhnya. Penelitian ini mengambil pendekatan kualitatif untuk penelitian studi kasus. Strategi pengumpulan data termasuk pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dapat diperoleh dari data, antara lain. (1) bentuk implementasi program Budaya Sabtu sebagai penguatan Budaya Sipil di Sekolah Dasar Negara 1 Masbagik adalah Gimnastik Gatra Gatra, Aktivitas Teater atau Drama, Kegiatan Tarian Kreatif, dan Kelas Pembersihan dan Kegiatan Lingkungan; (2) faktor-faktor pendukung, termasuk kompetensi guru untuk menerapkan program Kebudayaan Sabtu, dukungan dan kerjasama antara guru dan staf, ketersediaan lokasi Tantangan-tantangan tersebut meliputi bimbingan program Budaya Sabtu sekolah, partisipasi beberapa siswa dan guru dalam implementasi program Kebudayaan Sabtu, dan (3) dampak pada bidang akademik pada pembelajaran siswa dan siswa non-akademik pada disiplin, aktivitas, keterlibatan, atau kontroversi siswa dalam pengelolaan program budaya Sabtu.
Perbandingan Model Pendidikan Karakter Berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila untuk Meningkatkan Karakter Peserta Didik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram Sumardi, Lalu; Yuliatin, Yuliatin; Sawaludin, Sawaludin; Maulidiya, Baiq Fina; Basariah, Basariah; Edi, Maria Grace Putri
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.4045

Abstract

Pendidikan karakter menjadi domain penting dalam dunia pendidikan yang posisinya sejajar dengan aspek pengetahuan dan keterampilan. Sekolah Menengah Pertama (SMP) sebagai jalur pendidikan formal awal memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model pendidikan karakter berbasis Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) melalui praktik terbaik di MTs Negeri 1 Mataram dan SMP Negeri 2 Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, serta studi dokumentasi. Data dianalisis dengan model analisis interaktif (Miles, Huberman, & Saldana, 2014). Hasil penelitian menunjukkan bahwa P5 efektif meningkatkan soft skills peserta didik seperti disiplin, kerja sama, kolaborasi, kreativitas, serta kepedulian sosial. MTs Negeri 1 Mataram menekankan tema kearifan lokal, gaya hidup berkelanjutan, dan suara demokrasi, sementara SMP Negeri 2 Mataram fokus pada kewirausahaan, kebinekaan, dan kebugaran jasmani. Keterbatasan dana (MTs Negeri 1 Mataram) dan rendahnya partisipasi siswa akibat penjadwalan yang kurang tepat (SMP Negeri 2 Mataram) menjadi tantangan utama. Upaya perbaikan dilakukan melalui evaluasi reflektif, penyesuaian jadwal, dan rencana integrasi P5 secara berkelanjutan dalam kurikulum. Penelitian ini merekomendasikan model pendidikan karakter berbasis P5 yang aplikatif dan adaptif terhadap konteks sekolah.
Integrasi Nilai Nilai Pendidikan Multikultural Melalui Kegiatan Keputrian di SMPN 7 Mataram Zaki, Muhamad; Risma, Napassanaye; Alivia, Neta; Batrisyia Azizah Sudiarta, Najwa; Arya Ramadhana, Muhammad; Sawaludin, Sawaludin
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): Desember
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i2.6567

Abstract

This study aims to analyze the integration of multicultural education values through the girls’ activity program at SMPN 7 Mataram and its impact on students’ attitudes. A qualitative approach was employed, collecting data through semi-structured interviews, non-participatory observation, and documentation involving the program instructors and junior high school students. Findings indicate that the program not only develops religious aspects but also instills values of tolerance, togetherness, respect, and social care through contextual lectures, discussions, and case studies. These values foster students’ openness, empathy, social responsibility, and understanding of differences, while enhancing solidarity and inclusive social interaction. The study highlights that the girls’ program serves as an effective medium for multicultural education, providing a model for character development in schools with diverse student populations, reducing social conflict potential, and strengthening peer cohesion.
Pemanfaatan Artifical Intelligence Tools oleh Guru dalam Mendorong Motivasi Belajar Siswa di SMA Negeri 2 Narmada Ismail, M.; Oktaviana, Anisa; Sawaludin, Sawaludin
Empiricism Journal Vol. 6 No. 4: December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/cpehzx48

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi  dalam pendidikan guru di tuntut untuk mampu beradaptasi.Penelitian ini dilakukan sebagai respons terhadap pesatnya perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam bidang pendidikan serta kebutuhan guru akan inovasi pembelajaran untuk mendorong motivasi belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan AI oleh guru tergolong efektif dalam mendorong  motivasi belajar siswa. Guru memanfaatkan aplikasi seperti ChatGPT, Gamma AI, dan Quizziz untuk menyusun materi ajar, membuat media pembelajaran, serta melakukan evaluasi. Hasilnya  Pemanfaatan AI mendorong  partisipasi aktif siswa, terlihat dari keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran dan interaksi di kelas. Penggunaan AI juga berdampak positif pada motivasi belajar siswa. Dari hasil wawancara 82% siswa maupun guru yang menjadi subjek penelitian merasa dampak positif dari pemanfaatan AI. Temuan ini diperkuat dengan hasil observasi dikelas Xl yang menunjukkan siswa cenderung lebih aktif saat kegiatan pembelajaran yang melibatkan AI. Bagi siswa AI membuat Susana belajar lebih menarik dan bervariasi sehingga berdampak pada motivasi untuk belajar. Faktor pendukung pemanfaatan AI meliputi kesiapan guru dalam beradaptasi dengan teknologi, ketersediaan perangkat pribadi, serta fasilitas laboratorium komputer. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan pelatihan literasi digital, kurangnya LCD, dan jaringan internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, pemanfaatan AI oleh guru terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, efisien, dan menyenangkan, serta berkontribusi positif dalam mendorong motivasi belajar siswa. The Use of Artificial Intelligence Tools by Teachers in Encouraging Student Learning Motivation at State Senior High School 2 Narmada Abstract Along with the development of technology in education, teachers are required to be able to adapt. This study was conducted in response to the rapid development of Artificial Intelligence (AI) technology in the field of education and the need for teachers to innovate learning to encourage student learning motivation. This type of research is qualitative with a phenomenological approach. The results of the study indicate that the use of AI by teachers is quite effective in encouraging student learning motivation. Teachers utilize applications such as ChatGPT, Gamma AI, and Quizziz to compile teaching materials, create learning media, and conduct evaluations. The results of the use of AI encourage active student participation, seen from their involvement in the learning process and interactions in the classroom. The use of AI also has a positive impact on student learning motivation. From the results of interviews, 82% of students and teachers who were the subjects of the study felt a positive impact from the use of AI. This finding is reinforced by the results of observations in class XI which showed students tended to be more active during learning activities involving AI. For students, AI makes the learning atmosphere more interesting and varied, thus impacting motivation to learn. Supporting factors for the use of AI include teacher readiness to adapt to technology, the availability of personal devices, and computer laboratory facilities. Meanwhile, inhibiting factors include limited digital literacy training, a lack of LCDs, and unstable internet connections. Overall, teachers' use of AI has proven effective in creating more interactive, efficient, and enjoyable learning, as well as positively contributing to boosting student learning motivation.
Pelaksanaan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam Pengawasan Kinerja Kepala Desa (Studi di Desa Jago Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah) Hidayat, Ahmad Wahyu; Yuliatin, Yuliatin; Sawaludin, Sawaludin
Empiricism Journal Vol. 7 No. 1: March 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/qdtq8g65

Abstract

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) memiliki peran strategis sebagai lembaga yang mewakili masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, terutama dalam fungsi pengawasan terhadap kinerja kepala desa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya  akuntabilitas dalam pelaksanaan program pembangunan desa agar sesuai dengan aspirasi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana pelaksanaan fungsi BPD dalam mengawasi kinerja kepala desa di Desa dan apa saja faktor yang mempengaruhi pengawasan BPD terhadap kinerja kepala desa yang ada di desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, dimana pengawasan yang dilaksanakan oleh BPD Mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan. Jenis penelitian ini tergolong dalam penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. dari informan yang terdiri dari BPD, kepala desa, dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BPD telah melaksanakan fungsi pengawasan dengan cukup baik dengan pemantauan secara langsung di lapangan, terutama pada aspek penyelenggaraan pemerintahan desa, pembinaan, dan pemberdayaan masyarakat desa. Namun masih perlunya peningkatan pengawasan langsung pada aspek pembangunan desa yaitu pembangunan infrastruktur fisik desa. yang disebabkan oleh kurangnya partisipasi dari masyarakat dalam sama-sama mengawasi kinerja kepala desa dan juga integritas dari anggota BPD yang bervariasi sehingga menjadi sedikit kendala dalam mengawasi kinerja kepala desa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah desa dan BPD dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang lebih akuntabel dan partisipatif. The Implementation of the Village Consultative Body's (BPD) Function in Supervising the Performance of the Village Head (A study in Jago Village, Praya District, Central Lombok Regency) Abstract The Village Consultative Body (BPD) has a strategic role as an institution that represents the community in the administration of village governance, particularly in supervising the performance of the village head. This research is motivated by the importance of accountability in the implementation of village development programs so that they align with community aspirations. The purpose of this study is to identify and analyze how the BPD carries out its supervisory function over the performance of the village head and to examine the factors that influence BPD supervision of the village head’s performance in Jago Village, Praya Subdistrict, Central Lombok Regency. The supervision conducted by the BPD covers the stages of planning, implementation, and reporting. This research is classified as qualitative research using a descriptive approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation from informants consisting of BPD members, the village head, and community leaders. The results of the study indicate that the BPD has carried out its supervisory function fairly well through direct monitoring in the field, particularly in aspects of village governance administration, community development, and community empowerment. However, there is still a need to improve direct supervision in the aspect of village development, especially physical infrastructure development. This condition is caused by the lack of community participation in jointly supervising the performance of the village head, as well as the varying levels of integrity among BPD members, which becomes an obstacle in supervising the village head’s performance. This research is expected to serve as an evaluation material for the village government and the BPD in realizing more accountable and participatory village governance.
Penguatan Watak Kewarganegaraan Melalui Program Sabtu Budaya (Studi Kasus di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Lingsar) Novianti, Delsy; Mustari, Mohamad; Sawaludin, Sawaludin
Journal of Civic Education Vol 9 No 1 (2026): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jce.v9i1.1218

Abstract

This study investigates the implementation and impact of the Cultural Saturday Program (Sabtu Budaya) as a culture-based co-curricular initiative at SMAN 1 Lingsar. Employing a qualitative descriptive case study design, data were gathered through observation, interviews, and documentation. The analysis focuses on the program's execution process and stakeholder perceptions, viewed through the theoretical framework of civic disposition. Findings reveal that the program comprises five core activities: Gema Gatra exercises, traditional music performances, traditional dances, traditional games, and art exhibitions. Results indicate highly positive perceptions from both students and teachers, who advocate for the program's continuation and expansion to ensure sustainable benefits. Furthermore, the study identifies that the program effectively strengthens essential civic dispositions, specifically compassion, compromise, self-discipline, patience, persistence, individual responsibility, and open-mindedness. These results underscore the significance of integrating cultural practices into the school environment to foster robust civic character among students.
KORELASI NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX (NDVI) DAN TUTUPAN KANOPI PADA EKOSISTEM MANGROVE DI TELUK KENDARI Herman, Boi; Sawaludin, Sawaludin; Tahir, Tahir; Alfiyan, Arif Nur; Alfirman, Alfirman
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i2.9045

Abstract

Mangrove ecosystems play a crucial role in maintaining coastal environmental stability, requiring accurate spatial information on their distribution, density, and canopy cover conditions. This study aims to assess the extent and spatial distribution of mangrove ecosystems, vegetation density levels, canopy cover conditions, and the relationship between Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) values and mangrove canopy cover percentages in the coastal area of Kendari City. Mangrove distribution and density were analyzed using Sentinel-2A imagery through the NDVI approach, while canopy cover was measured using the Hemispherical Photography method processed with ImageJ software. Satellite imagery was obtained from the Copernicus platform, and a total of 33 sampling stations or plots were determined based on mangrove density classification criteria. The results indicate that the total mangrove area along the coast of Kendari City is approximately 275.67 hectares, distributed across eight sub-districts. NDVI analysis classified mangrove vegetation into three density categories: low density covering 30.69 ha, medium density covering 68.28 ha, and high density covering 176.70 ha. Mangrove canopy cover varied in accordance with vegetation density, ranging from 16.56% to a maximum of 88.08%. Correlation analysis revealed a very strong relationship between NDVI values and canopy cover percentage, with a correlation coefficient (r) of 0.93. These findings demonstrate that Sentinel-2A-derived NDVI is a reliable indicator for estimating mangrove canopy cover conditions in coastal environments. ABSTRAKEkosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi pesisir, sehingga diperlukan informasi spasial yang akurat terkait sebaran, kerapatan, dan kondisi tutupan tajuknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis luas dan distribusi ekosistem mangrove, tingkat kerapatan vegetasi, kondisi tutupan kanopi, serta hubungan antara nilai Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dan persentase tutupan tajuk mangrove di wilayah pesisir Kota Kendari. Analisis kerapatan dan sebaran mangrove dilakukan menggunakan citra Sentinel-2A melalui pendekatan NDVI, sedangkan tutupan kanopi dianalisis menggunakan metode Hemispherical Photography yang diolah dengan perangkat lunak ImageJ. Data citra diperoleh dari laman Copernicus, kemudian ditentukan sebanyak 33 stasiun atau plot sampel berdasarkan klasifikasi tingkat kerapatan mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total luasan mangrove di pesisir Kota Kendari mencapai sekitar 275,67 hektar yang tersebar di delapan kecamatan. Berdasarkan nilai NDVI, ekosistem mangrove diklasifikasikan ke dalam tiga tingkat kerapatan, yaitu kerapatan rendah seluas 30,69 ha, kerapatan sedang 68,28 ha, dan kerapatan tinggi 176,70 ha. Persentase tutupan tajuk mangrove bervariasi mengikuti tingkat kerapatan vegetasi, dengan nilai tertinggi sebesar 88,08% dan terendah 16,56%. Analisis korelasi menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara nilai NDVI dan persentase tutupan kanopi dengan koefisien korelasi (r) sebesar 0,93. Temuan ini menegaskan bahwa NDVI citra Sentinel-2A dapat digunakan secara efektif untuk menduga kondisi tutupan kanopi mangrove di wilayah pesisir.
Pendidikan Orang Tua Dan Variasi Motivasi Belajar Siswa SMP: Analisis Komparatif Di SMP Hermawan, Ilman; Herianto, Edy; Sawaludin, Sawaludin
Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/ejip.v5i1.3550

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis variasi motivasi belajar siswa berdasarkan tingkat pendidikan orang tua di SMP Negeri 3 Labuhan Haji. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto dan metode komparatif. Populasi penelitian berjumlah 110 siswa, dengan sampel sebanyak 48 siswa yang dipilih melalui teknik cluster quota random sampling. Data motivasi belajar dikumpulkan menggunakan angket tertutup yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, sedangkan data tingkat pendidikan orang tua diperoleh melalui dokumentasi sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji post hoc Games–Howell karena varians antar kelompok tidak homogen. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara siswa dengan orang tua berpendidikan dasar, menengah, dan tinggi (p < 0,05). Siswa yang memiliki orang tua berpendidikan tinggi menunjukkan motivasi belajar paling tinggi, sementara siswa dengan orang tua berpendidikan dasar menunjukkan motivasi belajar paling rendah. Temuan ini menegaskan bahwa latar belakang pendidikan orang tua berkaitan dengan variasi motivasi belajar siswa. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi sekolah dan orang tua dalam merancang strategi pendampingan belajar yang lebih efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Komparasi Metode Indeks Spektral untuk Analisis Spasial Lahan Terbangun di Kota Kendari Nusriah, Ld. Asyravil Maolana; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Fitriani, Fitriani; Tahir, Tahir; Sawaludin, Sawaludin; Alfirman, Alfirman
Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Vol 22, No 1 (2026): JPWK Volume 22 No. 1 March 2026
Publisher : Universitas Diponegoro Publishing Group, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pwk.v22i1.78218

Abstract

Pengindraan jauh merupakan teknologi yang banyak dimanfaatkan dalam analisis spasial, khususnya untuk pemetaan lahan terbangun dengan menggunakan indeks spektral. Penelitian ini bertujuan untuk mengkomparasikan tiga indeks lahan terbangun dengan menggunakan citra Landsat 8 OLI/TIRS tahun 2023. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis lahan terbangun terdiri dari Urban Index (UI), Normalized Difference Built-Up Index (NDBI), dan Visible Red Near Infrared-Built Up Index (VrNIR-BI) yang memiliki perbedaan pada penggunaan saluran dan formulasi perhitungan, serta mengkorelasikan dengan Land Surface Temperature (LST).  Hasil penelitian menunjukkan indeks VrNIR-BI memiliki akurasi tertinggi dengan nilai kappa sebesar 96,59%, sedangkan NDBI memiliki korelasi tertinggi dengan LST dengan nilai R² sebesar 0,5729. Berdasarkan hasil tersebut,  VrNIR-BI direkomendasikan untuk analisis akurasi tinggi, sedangkan NDBI lebih sesuai untuk analisis terkait suhu permukaan. Sehingga dapat digunakan sebagai pengendalian perkembangan kawasan terbangun dalam pembangunan perkotaan
Co-Authors Adawiah, Radiatul Afrizal Afrizal Ahmad Fauzan Ahmad Hidayat Al Firman, Al Firman Alfirman, Alfirman Alfiyan, Arif Nur Alivia, Neta Alqadri, Bagdawansyah Andika, Deri ANDINI, MEINDA SRI Anita, Vira Aprilia, Nuning Arisona Arisona Arisona Arisona, Arisona Arya Ramadhana, Muhammad Aulia, Weko Indira Romanti Aulya Wardani, Winda Auvia, Sirrul Bagdawansyah Alqadri, Bagdawansyah Alqadri Bahir, Nitrawati Basariah Basariah, Basariah Basyariah, Basyariah Batrisyia Azizah Sudiarta, Najwa Cahyani, Mega Camellia Camellia, Camellia Candra , Candra Dahlan Dahlan Daniel Kurniawan Diva Rahman Edi, Maria Grace Putri Edy Herianto Febri, Adam Muhamad Febrian, Alfan Didit FITRIAH ARTINA, FITRIAH Fitriani Fitriani FITRIANI, NOVA Fitriani, Sani Golok Jaya, La Ode Muhammad Halija, Sitti Hamid, Fanul Haraty, Syamsul R. Harisma Buburanda, Harisma Hasan, Erzam S. Haslan, M. Mabrur Haslan, Muhammad Mabrur Hasria Hasria, Hasria Hayani, Yuma Herman, Boi Hermawan, Ilman Hidayat, Ahmad Wahyu Hudori, Ahmad Husnul Hotimah I Nengah Agus Tripayana . Ida Usman Ido, Irfa Ido, Irfan Inayatullah, Nur Indra Wahyu, Indra INDRAYANI INDRAYANI Indriasary, Anita Insani, Wa Ode Nur Ismail, M ISNAINI, LISA SHOPIA Jahidin Jahidin Jauhari, M Khairul Hafiz Jaya, Rio Irhan Mais Cendra Jayawarsa, A.A. Ketut Jufri Karim Julianti, Nur Rizqi Jumrawati, Jumrawati Juningtias, Karmila Rahma Khanim, Khairil Kurniawansyah, Edy La Ode Ngkoimani, La Ode Lalu Sumardi Lestari, Aprilia Lukman Yunus, Lukman M. Ismail Mahmudi, Muhammad Alpan Rasyid Masri Masri Maulidiya, Baiq Fina Maylani, Annisa Moh. Ismail Mohammad Mustari, Mohammad Muammar Khaddafi Mudmainna, Jamiatul Muh.Zubair, Muh.Zubair Muhammad Mabrur Haslan Mujahidittauhid, Ahyan Muliddin Mustari Mustari Mustari, Mohamad Muttaqin, zedi Ningsih, Ika Juwita Novianti, Delsy Nurgiantoro, Nurgiantoro Nurhilalia, Nurhilalia Nurjumiati Nurjumiati NURUL HIDAYAH Nusriah, Ld. Asyravil Maolana Oktaviana, Anisa Okto, Ali Pebriani, Suli Pertiwi, Melisa Rafsenja, Ulfah Rahmansah, Esti Ratna Ratna Resmin, Masrandi Restele, La Ode Risma Sari, Risma Risma, Napassanaye Rispawati, Rispawati Rivando, Candan Riyanto, Andra Ade Romanti Aulia, Weko Indira Royani, Nispia Rustam Hasyim, Rustam Saban Rahim Sahira, Emilia SAJIDA, DEANA Salihin, La Ode M. Iradat Salihin, La Ode Muhammad Iradat Samsul Hadi Saputri, Nurmala Saputu, Muh. Sumitran Sara Septiana Satriaa, Teguhh60 Sawaludin Sayfulloh, Usman Hamid Septiana, Elyn Suharni Suharni Sumardi, Lalu Sutadi, Rani Indrafata Syafira, Andini Tahir, Tahir Tinggi Nalu, Syarifah Utomo, Muhamad Dwi Wahyudin Noe, Wahyudin Weka Widayati, Weka Winata, Aliahardi Yohanis, Lingke Yuliatin yuliatin Yuliatin Yuliatin Yuyun, Yuyun Zakaria, Rendi Zaki, Muhamad Zubair , Muh Zubair , Muh. Zubair, M Zubair, Muh.