Articles
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH PADA IMPLEMENTASI STANDAR PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN DASAR
Andarwati, Ayu Setia;
Shiddiq, Ngarifin;
Haryanto, Sri
Ta'dib (Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Peradaban Islam) Vol 4 No 2 (2022): Ilmu Pendidikan dan Peradaban Islam
Publisher : Pendidikan Agama Islam (S2), UNSIQ Wonosobo, Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Primary education aims to lay the foundation of intelligence, knowledge, personality, noble character, and skills for independent living. Resources as the output of the educational process are required to produce intellectually and spiritually intelligent human help. Islamic-based Basic Education is one of the Educational Institutions with a vision of building spiritual intelligence and intellectual intelligence. Islamic-based school leadership has a very central role. This is stated in Surah Al-Anbiya’ chapter 73: "And We made them as leaders who guide with Our orders..." Changes in the learning process due to changes and developments in information technology become challenges, opportunities, innovations, and leadership roles to realize the school's vision. Principal leadership has the function of controlling and developing the learning process by applicable process standards. The research question is what is the role of leadership by Surat Al-Anbiya’ verse 73, and how is the implementation of the part in carrying out standard learning processes in Islamic-based elementary schools? This study aims to obtain a description of the leadership concept relevant to Surah Al-Anbiya’ verse 73 and produce a report on the leadership role of Islamic-based elementary school principals in implementing educational standards. This research was conducted at SD MBF Al-Adzkiya and SD Al-Madina Wonosobo. The determination of the research object is based on the Vision and Mission as well as the characteristics of the process of implementing education in Islamic-based schools in Wonosobo. The benefit of this research is to produce a leadership concept model for Basic Education (elementary school level), which is based on Surah Al-Anbiya’ verse 73, as well as a descriptive description of the implementation process of implementing education in Islamic-based schools in Wonosobo.
Community Empowerment in Making Natural Soap from Used Cooking Oil and Red Ginger
Haryanto, Sri;
Lestari, Lilla Puji;
Yahya, Sitti Rachmawati;
Pandey, Digvijay;
Indriyani, Indriyani
Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement Vol. 5 No. 2 (2024): Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement
Publisher : LP2M INSURI Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/amalee.v5i2.3294
Used cooking oil can be reused, one of which is to make liquid soap. Used cooking oil is first filtered and then clarified with activated carbon. This study aims to process used cooking oil into liquid soap by adding the red ginger extract to the formula. The method used in this research is the descriptive method. The results of this study showed that the liquid soap sample containing a red ginger extract did not meet the applicable standards based on several test parameters. Therefore, further research and development are needed to improve the composition of soap-making ingredients so that they can produce products that are more effective when used in everyday life.
PEMANFAATAN GREEN HOUSE KEMBANG HARAPAN UNTUK MENINGKATKAN KEPEDULIAN LINGKUNGAN DI MI MA’ARIF GONDANG WATUMALANG
Lindi, Putri;
Haryanto, Sri;
Agus Faisal, Vava Imam
JISPE Journal of Islamic Primary Education Vol. 4 No. 1 (2023): JISPE Journal of Islamic Primary Education
Publisher : Institut Daarul Qur'an Jakarta, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51875/jispe.v4i1.211
This study aims to determine the application of the Green House program in science lessons in increasing student awareness of the environment. Green House is a controlled plant growing environment. The development of green houses for horticultural cultivation is very important as a guarantor for the success of growing from environmental influences such as temperature, air humidity, sun intensity, and pests and diseases. The use of greenhouses in plant cultivation is one way to provide an environment that is closer to the optimum conditions for plant growth. The research method used is a qualitative Field Research method, with data collection techniques carried out through observation, interviews and documentation. The analysis techniques are in the form of data collection, data reduction, data display and drawing conclusions. Researchers will search and find data broadly and in-depth regarding the method of utilizing the hope flower green house to increase environmental awareness for the upper class of MI Ma'arif Gondang Watumalang. The use of the Green House is a flower of hope to increase environmental awareness for the upper-class MI ma'arif Gondang Watumalang. The results of this study show an increase as marked by disposing of garbage in its place, picketing the yard of community service for all school residents, and sorting organic or non-organic waste.
UPAYA GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMINIMALISIR PERILAKU PERUNDUNGAN (BULLYING) PADA SISWA DI SD NEGERI 2 SLUKATAN MOJOTENGAH WONOSOBO
'ULIA RISTIANA, NAFI LUTFI;
Haryanto, Sri;
Hidayat, Muhtar Sofwan
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.6474
Penelitian ini didasarkan dari pandangan penulis bahwa pentingnya pendidikan agama Islam dalam memberikan nilai-nilai dan pencegahan kekerasan sosial seperti perilaku perundungan (Bullying) di sekolah, khususnya di kalangan guru PAI. Bullying merupakan salah satu permasalahan yang banyak terjadi dikalangan pelajar. Perundungan adalah perilaku agresif yang dilakukan berulang kali oleh seseorang atau kelompok dengan tujuan untuk menyakiti korban. Terkait dengan perilaku mperundungan (Bullying), guru PAI juga harus berperan dalam menanamkan nilai-nilai moral dan spiritual siswa, selain itu mereka juga mengembangkan etika untuk membentuk kepribadian siswa yang baik dan menunjukkan perilaku moral yang berakhlak mulia di SD Negeri 2 Slukatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dimana jenis penelitiannya bersifat field research dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) adanya bentu bullying pada siswa di SD Negeri 2 Slukatan; 2) upaya guru PAI dalam meminimalisir perilaku bullying pada siswa di SD Neger 2 Slukatan; 3) faktor penghambat dan pendorong dari upaya guru PAI dalam meminimalisir perilaku bullying pada siswa di SD Neger 2 Slukatan.
INTERNALISASI NILAI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER ISLAMI DALAM MENINGKATKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN BAITUL ABIDIN DARUSSALAM WONOSOBO
Auladi, Ardin Azam;
Haryanto, Sri;
Faisal, Vava Imam Agus
Alphateach (Jurnal Profesi Kependidikan dan Keguruan) Vol 4 No 1 (2024): ALPHATEACH (JURNAL PROFESI KEPENDIDIKAN DAN KEGURUAN)
Publisher : Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur'an (UNSIQ) Jawa Tengah di Wonosobo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/alphateach.v4i1.7307
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) Mengetahui pelaksanaan internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo; 2) Mengetahui dampak internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo; 3) Mengetahui faktor penghambat dan faktor pendukung internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo. Skripsi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan juga dokumentasi. Kemudian, sumber data diperoleh dari sumber data primer dan data sekunder (wawancara langsung dengan subyek penelitian, serta dokumentasi berupa foto, data-data, dan lain sebagainya). Adapun teknik analisis yang digunakan adalah melalukan penelitian terhadap internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Pelaksanaan internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo melalui 3 tahapan yakni : pembuatan aturan baru, sosialisasi kepada santri, membimbing dan mengawasi. Dengan tiga tahapan tersebut membuat santri bisa meningkatkan kedisiplinan. 2) Dampak dari internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo bisa dirasakan oleh santri yaitu santri bisa terbantu dalam mengubah dirinya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Dampak bagi pondok yang bisa dirasakan yakni kenyamanan dan ketertiban bagi masyarakat pondok pesantren. 3)Faktor penghambat dan faktor pendukung dari internalisasi nilai-nilai Pendidikan karakter Islami dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Baitul Abidin Darussalam Wonosobo yakni rasa enggan untuk keluar dari zona nyaman, tidak adanya semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya, dan tidak fokus terhadap target yang sudah ditentukan. Sedangkan faktor pendukungnya yakni dawuh Kyai yang secara mutlak bisa diterima dan dilaksanakan oleh santri, peraturan pengurus yang telah berlaku dan menjadi penguat dari aturan baru yang diterapkan.
Transformation of The Education System in Islamic Educational Dormitory
Haryanto, Sri;
Ngarifin, Ngarifin
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 4 No. 1 (2022): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37680/scaffolding.v4i1.1373
: This study aims to explain the transformation of the education system in the Tegalrejo Islamic College Dormitory, Magelang, Central Java. Change of education in Islamic college dormitories requires various kinds of knowledge and skills that support the observation, recording, management, and description of the facts on the phenomena that occur in the field have scientific power. For this reason, this study uses two approaches, namely socio-anthropological and phenomenological. Observation, in-depth interviews, and documentation studies, data collection techniques were carried out. The collected data is then organized, interpreted, and critically analyzed through case analysis and cross-case analysis. Thus to compile the concept and abstraction of research findings. The results showed that there had been a transformation of the education system at the Tegalrejo Islamic College Dormitory in Magelang as evidenced by changes in the institutional management side; pesantren curriculum; educational methods; educational goals.
Urgensi Kecerdasan Spiritual dalam Pencegahan Stres Pendekatan Bimbingan dan Konseling
Haryanto, Sri
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i6.5904
Penelitian ini mengeksplorasi peran kecerdasan spiritual dalam mencegah dan mengelola stres, dengan pendektan pendekatan bimbingan dan konseling. Kecerdasan spiritual didefinisikan sebagai kemampuan untuk mencari makna dan tujuan hidup, serta memperoleh ketenangan dalam menghadapi tantangan kehidupan. Pendekatan ini mengintegrasikan dimensi spiritualitas dalam proses konseling untuk membantu individu mengatasi stres secara efektif. Kecerdasan spiritual, yang merujuk pada kemampuan seseorang untuk menghadapi masalah hidup dengan pemahaman mendalam tentang nilai dan makna, ditemukan sebagai faktor yang berkontribusi pada pengurangan tingkat stres. Artikel ini menyajikan tinjauan literatur tentang konsep kecerdasan spiritual, dampak stres pada kesejahteraan mental dan fisik, serta peran bimbingan dan konseling dalam memperkuat kecerdasan spiritual dan mengurangi stres. Pendekatan praktis untuk mengintegrasikan kecerdasan spiritual dalam praktik konseling juga dibahas, termasuk teknik-teknik seperti meditasi, refleksi diri, dan praktik-praktik spiritual lainnya. Melalui pemahaman yang mendalam tentang kecerdasan spiritual, konselor dapat membantu individu menemukan kedamaian dalam diri mereka sendiri, mengatasi stres, dan membangun kesejahteraan holistik. Hasil studi menunjukkan pemahaman yang mendalam tentang kecerdasan spiritual dapat menjadi landasan penting dalam pencegahan dan penanganan stres secara holistik.
Enhancing Moral and Spiritual Development in Early Childhood Education Through the Ponakawan Philosophy
Mubin, Nurul;
Haryanto, Sri;
Syam, Robingun Suyud The;
Hita, I Putu Agus Dharma
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v9i1.6869
This study explores the integration of Ponakawan philosophy into early childhood education curricula. The research addresses a critical gap in the literature, where traditional Javanese philosophical concepts have not been systematically examined for their pedagogical value in modern educational settings. By analyzing 36 sources of literature using a qualitative interpretive approach, this study provides a philosophical and educational perspective on how Ponakawan values can contribute to character development in young learners. The methodology involves a systematic literature review combined with a thematic analysis to synthesize key philosophical principles and their potential applications in early childhood education. The findings highlight that Ponakawan philosophy, emphasizing wisdom, humility, and social harmony, aligns with contemporary educational frameworks that promote holistic child development. However, the study also identifies challenges in adapting traditional wisdom into structured curricula. This research contributes to the field by bridging indigenous knowledge with contemporary pedagogy, offering practical insights for curriculum developers and educators. The study's implications suggest that integrating Ponakawan philosophy into PAUD curricula can enrich children's moral and social development. Future research should explore empirical applications and the effectiveness of this approach in diverse educational contexts.
HUBUNGAN FAMILY EMPOWERMENT DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA YANG HIPERTENSI DI DESA BOJONG KECAMATAN TENJO KABUPATEN BOGOR
Haryanto, Sri;
Hasanah, Uswatun;
Anggraeni, Reska Widya;
Firmansyah, Miftah Parid;
Rahmi, Junaida;
Darmayanti, Desy
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52031/edj.v9i2.1154
ASBTRACT According to WHO data in 2019, the elderly population in the world was estimated to be 7.2% or around 142 million people, and this figure is expected to increase to 20.3%. Family empowerment is an effort used to create or improve the quality of life of families, both individually and collectively, in solving various issues related to efforts to enhance the quality of life, independence, and welfare of the community. The purpose of this research is to determine the relationship between family empowerment and the quality of life of elderly individuals with hypertension in Bojong Village, Tenjo District, Bogor Regency. The research method is a quantitative study with a Cross Sectional design. Sampling was conducted using the Probability Sampling technique with the Simple Random Sampling method, involving 54 respondents. Data analysis used the Chi Square test with a significance level of p
THE EFFECTIVENESS OF BL32 ACUPRESSURE TECHNIQUE ON PAIN DURING THE FIRST STAGE OF LABOR
Rahmi, Junaida;
Sari, Yollin Noviana;
Haryanto, Sri;
Romlah, Siti Novy;
Katmini, Katmini;
Meri, Diana
Edu Dharma Journal :Jurnal penelitian dan pengabdian masyarakat Vol 9, No 2 (2025): Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52031/edj.v9i2.1169
ABSTRACTBackground: Psychologically, pain during childbirth can cause mothers to have difficulty interacting, which can make it difficult for them to express their feelings. One non-pharmacological approach is acupuncture. Acupuncture points associated with reducing pain intensity during childbirth include BL 32. Research Objective: To determine whether there is a difference in the effectiveness of the BL 32 acupuncture technique on pain during childbirth in the first stage of labor. Research Method: Quasi-experimental with a pre-test and post-test design. The sample size used in this study was a minimum of 30 respondents. The sampling technique used in this study was total sampling. The data were then analyzed using a parametric test with an Independent T-Test. Research Results: The pain level identified in mothers in the active phase I of labor before being given the BL32 acupressure technique intervention was 7.53 in the pre-test and 6.60 in the post-test, with an asym. Sig (2-tailed) value of 0.001. Conclusion: There is a significant difference between the BL32 acupressure technique and the control group. ABSTRAKLatar Belakang: Secara psikologis, nyeri persalinan dapat mengakibatkan ibu mengalami kesulitan untuk berinteraksi yang dapat menyebabkan ibu sulit mengungkapkan perasaannya. Salah satu upaya non farmakologi adalah akupresur. Titik-titik akupresur yang terkait dengan penurunan intensitas nyeri saat persalinan diantaranya adalah BL 32 . Tujuan Penelitian: untuk melihat apakah ada perbedaan efektifitas teknik akupresur BL 32 terhadap nyeri persalinan pada kala I. Metode Penelitian: quasy eksperiment dengan pendekatan pre test dan post test design. Besar sampel yang digunakan dalam penelitian ini ialah dengan menggunakan sampel minimam sebanyak 30 responden. Teknik sampel dalam penelitian ini mengunakan teknik sampel total sampling. Data kemudian dianalisis menggunakan uji parametrik dengan Independent T-Test. Hasil Penelitian: Terindentifikasi tingkat nyeri yang pada ibu bersalin kala1 fase aktif sebelum diberikan intervensi teknik akupresur BL32 yaitu tingkat terbesar pretest adalah 7.20 dan nilai terbesar postest adalah 6.07 dengan asym. Sig (2-tailed) bernilai 0.001.