Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Analisis Faktor Penyebab Kesulitan Siswa Dalam Memahami Isi Bacaan Cerita Pratiwi, Alfianita; Makki, Muhammad; Istiningsih, Siti; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.7675

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami isi bacaan cerita dan mengetahui bagaimana upaya guru dalam mengatasi kesulitan siswa yang kurang memahami isi bacaan cerita. Pendekatan yang digunakan yaitu pendekatan kulaitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang diigunakan dalam penelitian ini ini diperoleh dari penelitian sebelumnya yang memiliki persamaan yaitu meneliti tentang kesulitan siswa dalam memahami isi bacaan serta sama-sama melakukan penelitian di Sekolah Dasar (SD). Teknik analisis data pada metode penelitian deskriptif kualitiatif yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiiki keslitan dalam memahami isi bacaan cerita diantaranya kesulitan dalam membaca kalimat/paragraf di dalam isi bacaan cerita, kepercayaan diri yang kurang, kurangnya motivasi dari orang tua, memliki daya ingat yang rendah, dan jenis cerita yang digunakan kurang menarik. Kesulitan yang dialami inilah yang menimbulkan beberapa faktor diantaranya, faktor internal (yang ada pada diri siswa) dan faktor eksternal (dari luar diri siswa). Upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengatasi kesulitan siswa tersebut adalah melakukan bimbingan terhadap siswa yang mengalami kesulitan, dengan melalui program “Pendekatan Sekolah Anak CERDAS (SAC) yang dirancang oleh tim INOVASI. Dimana dalam proses pendekatan SAC ini mengadaptasi prinsip pembelajaran Teaching at The Right Level (TaRL) Dengan penerapan program SAC ini siswa didorong untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
Pengembangan Media Video Animasi Sasambo Berorientasi Pada Pemahaman Literasi Budaya Peserta Didik Angraini, Febri; Asrin; Fauzi, Asri; Sobri, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.8822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi SASAMBO yang berorientasi pada pemahaman literasi budaya peserta didik berdasarkan aspek kevalidan, kepraktisan, dan keefektivan produk. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yaitu analyze (analisis), design (desain), development (pengembangan), implementation (implementasi), dan evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di SDN Gugus VI Cakranegara yaitu SDN 18 dan 35 Cakranegara yang berjumlah masing-masing 8 dan 17 siswa dengan menggunakan instrumen lembar validasi ahli media dan materi untuk uji validitas yang dilakukan sebelum tahap uji coba, angket penilaian guru dan peserta didik untuk uji kepraktisan, dan tes pemahaman literasi budaya untuk uji keefektifan. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil uji coba dievaluasi hingga menemukan kesimpulan tingkat kelayakan produk. Persentase tingkat kevalidan media pada penelitian ini diperoleh 86% dan persentase tingkat kevalidan materi 97,2%. Kemudian persentase kepraktisan media mencapai 91,79% pada uji coba kelompok kecil dan 93,75% pada uji coba kelompok besar serta 95% berdasarkan penilaian guru. Selanjutnya hasil tes pemahaman literasi budaya dalam uji coba kelompok kecil diperoleh rata-rata nilai 85 dengan persentase ketuntasan 100% dan uji coba kelompok besar 78,17 dengan persentase ketuntasan 76,4%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan media video animasi SASAMBO yang berorientasi pada pemahaman literasi budaya peserta didik terbukti valid, praktis dan efektif.
Efektivitas Metode Storytelling (Bercerita) Terhadap Ketremapilan Berbicara Siswa Auwlya, Fhadila; Nisa, Khairun; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i3.8841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran storytelling (bercerita) terhadap keterampilan berbicara siswa kelas II SDN 28 Cakranegara. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas II SDN 28 Cakranegara yang berjumlah 60 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu seluruh jumlah populasi dijadikan sampel.  Pengumpulan data dilakukan menggunakan` lembar observasi dan unjuk kerja berupa tes lisan. Lembar observasi digunakan untuk mengumpulkan data keterlaksanaan metode pembelajaran storytelling (bercerita)  sedangkan tes unjuk kerja digunakan untuk mengumpulkan data keterampilan berbicara. Data hasil tes keterampilan berbicara dikumpulkan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif yaitu uji prasyarat berupa uji normalitas dan uji homogenitas dan statistik inferensial (uji-t). Pengujian hipotesis diperoleh nilai pengujian two sides sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Hasil ini menunjukkan Ha diterima dan Ho ditolak. Berdasarkan hasil analisis data yang juga diperoleh t-hitung = 5,807 dan t-tabel= 1,67155 sehingga t-hitung > t-tabel. Selain itu dari uji effect size diperoleh hasil sebesar 1,50 yang menunjukkan interpretasi effect size tergolong sangat besar. Hasil obeservasi keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan ke-1 sebesar 89,47% dan pada pertemuan ke-2 sebesar 94,73% dan pada pertemuan ke-3 sebesar 100% yang berarti keterlaksanaan pembelajaran sudah dilakukan sangat baik. Hal ini berarti metode storytelling (bercerita) memiliki tingkat efektif yang sangat besar terhadap keterampilan berbicara siswa kelas II SDN 28 Cakranegara.
Kemampuan Berpikir Kritis Matematika Peserta Didik Kelas IV dengan Model Problem Based Learning (PBL) Rizki, Baiq Febrian Sari; Harjono, Ahmad; Rahmatih, Aisa Nikmah; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.9025

Abstract

Abstrak: Modernisasi pendidikan yang terus bergeser dan telah memasuki tahap baru menyebabkan dibutuhkannya sebuah pembaruan dalam kurikulum yaitu dengan meluncurkan Kurikulum Merdeka Belajar dengan Profil Pelajar Pancasila sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 22 Tahun 2020. Konsep pendidikan yang diangkat pada Kurikulum Merdeka yaitu peserta didik sebagai pusat dari pembelajaran, sehingga dibutuhkan suatu model pembelajaran yang tepat dan dapat meningkatkan dimensi karakter yang terdapat pada Profil Pelajar Pancasila yaitu bernalar kritis. Salah satu model pembelajaran yang digunakan yaitu model Problem Based Learning (PBL). Model pembelajaran ini dapat digunakan untuk melatih kemampuan berpikir kritis peserta didik dan menjadikan peserta didik sebagai pusat dari pembelajaran. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan model PBL terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas IV. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen dengan jenis Quasi Eksperimental Design tipe Nonequevalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas IV yang terbagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, tes dan dokumentasi dengan teknik analisis data berupa uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil uji normalitas data kelas eksperimen dan kontrol berdistribusi normal dan hasil uji homogenitas memperoleh sig. 0,248, sehingga varian data dinyatakan homogen. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis independent sampel t test dan memperoleh hasil t hitung ≥ t tabel yaitu 3,618 ≥ 2,003 pada df = 56 dengan taraf signifikansi 5% dan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05 yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas IV. Kata kunci: Problem based learning (PBL), berpikir kritis. Abstract: The modernization of education, which continues to shift and has entered a new stage, causes the need for an update in the curriculum, namely by launching the Independent Learning Curriculum with the Pancasila Student Profile in accordance with the Regulation of the Minister of Education and Culture No. 22 of 2020. The educational concept raised in the Independent Curriculum is students as the center of learning, so that an appropriate learning model is needed and can increase the character dimension contained in the Pancasila Student Profile, namely critical reasoning. One of the learning models used is the Problem Based Learning (PBL) model. This learning model can be used to train students' critical thinking skills and make students the center of learning. The purpose of this study is to determine the influence of the use of the PBL model on students' critical thinking skills in mathematics class IV. The method used is an experimental research method with the type of Quasi Experimental Design type of Nonequevalent Control Group Design. The population of this study is class IV students who are divided into experimental and control classes. The data collection techniques used are observation, tests and documentation with data analysis techniques in the form of normality tests, homogeneity tests and hypothesis tests. The results of the normality test of the data of the experimental and control classes were normally distributed and the results of the homogeneity test obtained sig. 0.248, so that the data variants are declared homogeneous. The hypothesis test was carried out using independent sample t test analysis and obtained the results of t calculation ≥ t table, which were 3.618 ≥ 2.003 at df = 56 with a significance level of 5% and a sig value. (2-tailed) of 0.001 < 0.05 which means that Ho is rejected and Ha is accepted. Therefore, it can be concluded that there is an influence of the Problem Based Learning (PBL) model on students' critical thinking skills in mathematics class IV. Keywords: Problem based learning (PBL), critical thinking.
Pengembangan Multimedia Interaktif Berbasis Kearifan Lokal Suku Sasak Pada Pembelajaran IPAS Putri, G.A Bunga Azani; Asrin; Fauzi, Asri; Syazali, Muhammad
Journal of Classroom Action Research Vol. 6 No. 4 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v6i4.9459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan multimedia interaktif berbasis kearifan lokal sasak pada pembelajaran IPAS berdasarkan aspek kevalidan dan kepraktisan produk. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yaitu Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di SDN Gugus V Masbagik yaitu SDN 3 dan 4 Paok Motong dengan subjek penelitian adalah kelas IV. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket validasi ahli media dan materi dan angket respon guru dan peserta didik. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukakan bahwa multimedia interaktif berbasis kearifan lokal sasak mendapatkan persentase sebesar 85,7% dengan kategori sangat valid dari ahli media, 90,9% dengan kategori sangat valid dari ahli materi, 95% dengan kategori sangat praktis dari respon guru, 93,4% dengan kategori sangat praktis dari respon peserta didik dari uji coba kelompok kecil dan 91,7% dengan kategori sangat praktis dari respon peserta didik pada uji coba kelompok besar. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan multimedia interaktif berbasis kearifan lokal sasak pada pembelajaran IPAS layak digunakan pada pembelajaran dilihat dari aspek kevalidan dan aspek kepraktisan.
Analisis Kesulitan Pemahaman Materi Perkalian 10 Sampai Dengan 20 Siswa Nurhikmah, Dayu; Istiningsih, Siti; Wahyuningsih, Baiq Yuni; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i1.10661

Abstract

Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat penting untuk dipelajari, karena kemampuannya membantu individu dalam menyelesaikan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari. Matematika di sekolah dasar sangat penting untuk dipelajari semaksimal mungkin dan tidak boleh terjadi kesalahpahaman dalam mempelajari konsep dalam matematika. Salah satu keterampilan yang harus dimiliki anak SD kelas tiga adalah operasi perkalian. Metode dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas III SDN 31 Cakranegara mengalami kesulitan dalam memahami perkalian, terutama dalam menghubungkannya dengan penjumlahan berulang. Kesulitan siswa dalam memahami perkalian dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Secara internal, rendahnya motivasi belajar, kurangnya kepercayaan diri, serta ketergantungan pada hafalan. Secara eksternal, minimnya dukungan keluarga, keterbatasan fasilitas belajar, serta lingkungan yang tidak kondusif
Identifikasi Konsep Diri Siswa Kelas 6 di SDN Gugus IV Sekotong Nurnaningsih; Erfan, Muhammad; Fauzi, Asri; Darmiany
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.10703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diri siswa kelas 6 di SDN Gugus IV Sekotong. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi pada penelitian ini terdiri dari 12 sekolah dengan total populasi sebanyak 372 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Nonprobability Sampling dengan jenis Purposive Sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 124 siswa yang terdiri dari empat sekolah yaitu SDN 1 Batu Putih, SDN 2 Batu Putih, SDN 4 Batu Putih, dan SDN 5 Batu Putih. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan angket. Analisis  data menggunakan analisis deskriptif persentase. Hasil analisis data konsep diri siswa kelas 6 di SDN Gugus IV Sekotong 42 siswa (33,87%) memiliki konsep diri dengan kategori sangat tinggi, 65 siswa (52,42%) memiliki konsep diri dengan kategori tinggi, dan 17 siswa (13,71%) memiliki konsep diri dengan kategori sedang. Sehingga disimpulkan bahwa konsep diri siswa kelas 6 di SDN Gugus IV Sekotong berkategori tinggi yaitu sebesar 52,42%. Hal ini menunjukkan bahwa siswa mampu mempersepsikan dan mengenali dirinya sendiri secara baik.
Pengaruh Media Aplikasi Quizizz Terhadap Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Siswa Kelas 5 SDN 10 Taliwang Tahun Pelajaran 2021-2022 Fadila, Raiyan; Turmuzi, Muhammad; Saputra, Heri Hadi; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.10769

Abstract

Penggunaan media pembelajaran yang sesuai akan dapat mempermudah peserta didik menerima dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diterima dalam memahami dan memecahkan masalah yang terdapat dalam soal cerita matematika. Era teknologi menawarkan berbagai media pembelajaran yang interaktif dan dapat menunjang proses pembelajaran. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui eksperimentasi penerapan model pembelajaran dengan media aplikasi Quizizz terhadap kemampuan menyelesaikan soal cerita matematika siswa kelas 5 SDN 10 Taliwang Tahun Pelajaran 2021-2022. Jenis penelitian Quasi Eksperimen dengan Populasi yang digunakan adalah siswa kelas kelas 5 SDN 10 Taliwang yang berjumlah 19 siswa, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan one group pre-test dan post-test experiment. Pengumpulan data diperoleh dari instrumen tes dan Observasi. Teknik yang digunakan uji persyratan anova dengan metode Kolmogorov Smirnov untuk uji normalitas dan homogeneity of variances untuk uji homogenitas. Hasil analisis data, kedua kelompok tersebut normal dan homongen. Dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil uji hipotesis menunjukan bahwa penerapan media aplikasi quizizz selama proses pembelajaran pada kelompok kelas eksperimen terbukti memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap peningkatan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji-t yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan yang menunjukkan adanya perbedaan nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika yang diajar dengan menerapkan aplikasi quizizz.
Pengaruh Model Induktif Kata Bergambar Terhadap Keterampilan Membaca Permulaan Peserta Didik Kelas I SDN 32 Cakranegara Rahmawati, Andini; Musaddat, Syaiful; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.11898

Abstract

Keterampilan membaca permulaan sangat penting karena menjadi fondasi utama dalam keberhasilan belajar peserta didik. Berdasarkan hasil asesmen diagnostik, peserta didik kelas I SDN 32 Cakranegara masih mengalami masalah dalam keterampilan membaca permulaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model induktif kata bergambar terhadap keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas I SDN 32 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen dengan tipe nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah seluruh peserta didik kelas I SDN 32 Cakranegara yang berjumlah 59 peserta didik. Teknik pengumpulan data menggunakan tes unjuk kerja untuk keterampilan membaca permulaan dan lembar observasi untuk mengukur keterlaksanaan model induktif kata bergambar. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji pra-syarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, serta uji lanjutan berupa uji hipotesis dan uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Selanjutnya, dilakukan uji hipotesis menggunakan uji independent sample t-tets menunjukkan bahwa nilai sig (2-tailed) yaitu 0,001 < 0,05 yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan. Rata-rata uji N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,56 yang tergolong dalam kategori sedang. Ha diterima dan Ho ditolak yang menunjukkan bahwa ada pengaruh model induktif kata bergambar terhadap keterampilan membaca permulaan peserta didik kelas I SDN 32 Cakranegara.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning Berbasis STEAM Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Kelas IV SD Negeri 44 Cakranegara Putri, Sasmita Abelia; Darmiany; Fauzi, Asri
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. 3 (2025): Agustus 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7i3.11918

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematika menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad-21. Namun, berdasarkan hasil observasi dan studi awal menunjukkan bahwa kemampuan ini masih tergolong rendah pada sebagian besar siswa, khususnya di SD Negeri 44 Cakranegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Discovery Learning berbasis STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah Matematika siswa kelas IV SD Negeri 44 Cakranegara. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain Nonequivalent Control Grup Design. Sampel penelitian berjumlah 55 siswa yaitu terdiri dari kelas IV A sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa sebanyak 28 orang, kemudian kelas IV B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematika dalam bentuk soal uraian yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta lembar observasi untuk mengukur penerapan model pembelajaran. Hasil rata-rata nilai post-test pada kelas eksperimen yaitu 75,48 dan rata-rata nilai post-test kelas kontrol yaitu 58,14, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada kedua kelas. Hasil pengujian sebagai prasyarat analisis, uji normalitas dengan Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, selanjutnya uji homogenitas menggunakan uji Levene statistic memperoleh hasil sig. 0,284 > 0,05 artinya data homogen. Hasil pengujian hipotesis diperoleh uji t independent sample dengan nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,00 < 0,05 dan nilai Thitung> Ttabel  yaitu 5,323 > 2,006, maka H₀ ditolak dan Hа diterima. Selanjutnya uji effect size dengan rumus perhitungan Cohen’s d diperoleh hasil d=1,44 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model Discovery Learning berbasis STEAM terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas IV SD Negeri 44 cakranegara. Selanjutnya, model ini dapat digunakan oleh guru secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran disekolah.
Co-Authors Ahmad Harjono Aisy, Nurul Raodatul Aji, Styo Mahendra Wasito Alimuddin, Nurkhaerat Amin, Fitrah Maulidi Angraini, Febri Aprisal Arif Widodo Ariyadi Wijaya Arjudin Arjudin Arjudin Asrin Auwlya, Fhadila Bahtiar Bahtiar Baiq Yuni Wahyuningsih Bimandry, Muhammad Alif Budiharjo, Anton Darmiany Devina, Ovi Devioni, Ni Putu Eka Satvika Fadila, Raiyan Fahrezi, Aldy Gunawan Gunawan Hasnawati Hasnawati Heri Hadi Saputra Heri setiawan Heri Setiawan Hermansyah, Agus Kichi Hidayati, Vivi Rachmatul Husniati Husniati Husniati Husniati Husniati, Husniati Ibrahim Ibrahim Ibrahim Ida Ermiana Ilham Handika Indraswati, Dyah Indraswati, Dyah Istianingsih, Siti Itsna Oktaviyanti Izza, Nadya Rahmatul Jiwandono, Ilham Syahrul Karma, I Nyoman Khair, Baiq Niswatul Khairun Nisa Lalu Hamdian Affandi Lalu Muhammad Fauzi Lalu Wira Zain Amrullah Maimun Maimun Makki, Muhammad Mastura, Viza Maulina, Eva Moh. Irawan Zain Mohammad Archi Maulyda Muhammad Erfan, Muhammad Muhammad Gazali Muhammad Sobri Muhammad Tahir Musaddat, Syaiful Nadya Safitri, Nadya NENY ENDRIANA Nisah, Raodatul Niza Yunita Novitasari, Setiani Nurhasanah Nurhasanah Nurhikmah, Dayu Nurliyani, Baiq Erika Nurmajiana, Nurmajiana Nurmawanti, Iva Nurnaningsih Nurul Saudah Nurwahidah NURWAHIDAH NURWAHIDAH Pathiah Pazira, Dian Pratiwi, Alfianita Putra, Gita Prima Putri, Ersa Anugraheni Putri, G.A Bunga Azani Putri, Hikmah Ramdhani Putri, Sasmita Abelia Rahmatih, Aisa Nikmah Rahmawati, Andini Rizki, Baiq Febrian Sari Rosyidah, Awal Nur Khalifatur Rosyidah, Awal Nur Kholifatur RR. Ella Evrita Hestiandari Sajida, Fibriana Sari, Mega Puspita Shofiana, Shofiana Siti Istiningsih, Siti Sopani, Elza Maulia Suranti, Ni Made Yeni Suria, Ali Suwanto, Fevi Rahmawati Syafira, Lale Rahma Syazali, Muhammad Tuzzahra, Fatima Umar Umar Umar Widia, Eka Widiarti, Yuyun Witono, A. Hari Yeni Suranti, Ni Made Yusriah, Bajra Maya Zaotul Wardi