Claim Missing Document
Check
Articles

Strategi Komunikasi Pustakawan Dalam Meningkatkan Literasi Membaca Di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe Utami, Annisa; Deddy Satria M; Cut Andyna; Zahari; Masriadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12892

Abstract

Penelitian ini berjudul "Strategi Komunikasi Pustakawan dalam meningkatkan literasi membaca di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh pustakawan dan hambatan yang terjadi dalam meningkatkan literasi membaca di Perpustakaan Umum Kota Lhokseumawe. Literasi membaca merupakan aspek penting dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas, dan pustakawan memiliki peran strategis sebagai fasilitator literasi. Metode penelitian yag digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pustakawan, observasi langsung terhadap kegiatan perpustakaan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pustakawan menerapkan berbagai strategi komunikasi interpersonal dan kelompok, seperti pendekatan persuasif, edukatif, serta penggunaan media sosial sebagai sarana promosi dan edukasi literasi. Selain itu, strategi komunikasi pustakawan ini juga menggunakan teori difusi inovasi. Sehingga, pustakawan juga menginisiasi program-program inovasi yang kreatif seperti layanan perpustakaan keliling, pojok baca digital, seminar literasi dan workshop, program inklusi sosial, serta digitalisasi dan koleksi digital untuk menarik minat pengunjung, khususnya generasi muda. Faktor pendukung dalam pelaksanaan strategi ini meliputi dukungan dari pemerintah daerah dan ketersediaan fasilitas perpustakaan, sementara kendalanya meliputi rendahnya minat baca masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia serta keterbatasan anggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi komunikasi yang tepat dan adaptif sangat penting dalam membangun budaya literasi di masyarakat khususnya masyarakat Kota Lhokseumawe
Model Komunikasi Pemerintahan Desa Paringgonan Dalam Pengelolaan Wisata Aek Milas di Kabupaten Padang Lawas Dina Serlina; Ade Muana Husniati; Masriadi; Ainol Mardhiah; Awaludin Arifin
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.13883547

Abstract

permasalahan dari pengelolaan wisata aek milas ini adalah kurangnya koordinasi antara pemerintah desa, pihak terkiat, dan masyarakat lokal dalam pengambilan keputusan terkait pengelolaan wisata. Fokus masalah dalam penelitian ini adalah adalah bagaimana model komunikasi pemerintahan desa paringgonan dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan bagaimana hambatan komunikasi pemerintahan dalam pengelolaan dalam objek wisata aek milas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana komunikasi yang dilakukan pemerintahan desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dan untuk mengetahui apa saja hambatan komunikasi dalam pengelolaan objek wisata aek milas. Untuk mengedentifikasi permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara bersama para informsn untuk mendapatkan hasil yang akurat. Metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi. Untuk analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan two way symetric oleh pemerintah desa dalam pengelolaan objek wisata aek milas dengan melibatkan dialog dan interaksi yang seimbang antara pemerintah desa dan para pemangku kepentingan termasuk masyarakat lokal dan pengunjung.
Perencanaan Komunikasi Pemerintah Kota Medan dalam Mempertahankan Citra Positif Wali Kota Medan Bobby Nasution Tahun 2023 Rahmania, Indah; Masriadi; Muhammad Fazil; Kamaruddin
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14286448

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasiy ang dilakukan Pemerintah Kota Medan melalui Media SosialI nstagram dalam Mempertahankan Citra Positif Wali Kota Medan Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan model The Sircular Model of SOME. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif dengan penyajian data secara deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara,observasi secara langsung, serta dokumentasi dengan 6 orang informan yang telah terpilih dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunikasi yang dilakukan pemerintah Kota Medan berupa publikasi berita mengenai Wali Kota Medan melalui media sosial Instagram telah memenuhi 3 unsur dari model The Sircular Model of SOME yaitu Share, Optimizer dan Manage. Sehingga pesan komunikasi yang disampaikan melalui media sosial Instagram tersampaikan dengan baik sehingga berimplikasi terhadap citra Wali Kota Medan.
Gaya Komunikasi Selebgram Cut Bul dalam Product Endorsment di Instagram Maghfrah; Masriadi
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14286463

Abstract

Indirect communication style can also determine a person's self-image. The positive image a person has will influence their interest and the number of other people who like them. Indirectly, it can also play a role in attracting public attention during the endorsement process. On the other hand, if someone's communication style only gives a negative image of themselves, then many people will reject and be uninterested in the product offered in the endorsement. The research method uses descriptive qualitative methods. The research results show that this communication style is characterized when the Cutbul celebgram is promoting or endorsing a product and the celebgram gives orders to its followers to follow the online shop account they are promoting, and this communication style is also an information function which is characterized by the information provided by Instagram celebrities like when promoting products on Instagram that the product they are reviewing is really a good and quality product. From the communication style that exists on the Cutbul program, there are several factors that influence the formation of this communication style. Influencing factors are physical condition, role, historical context, chronology, language and obstacles.
Pola Komunikasi Interpersonal Orang Tua Dalam Memahami Kebutuhan Emosional Remaja Nikite, Claudia Ayu; Subhani; Masriadi; Ainol Mardhiah; Anismar
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14286459

Abstract

Pola komunikasi interpersonal yang dipilih oleh orang tua akan berperan penting untuk mengatasi perbedaan persepsi yang terjadi antara orang tua dan anak remajanya. Orang tua yang mendengarkan dengan baik dan tidak mendominasi akan menjadikan seorang remaja lebih terbuka serta akan membuat remaja merasa dihargai sehingga akan sangat membantu remaja dalam mencapai kematangan emosional yang baik di mana akan mempengaruhi sikap dan perilaku remaja dalam bertindak. Pola komunikasi interpersonal diadik dan triadik yang dilakukan oleh orang tua di Kampung Simpang Layang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah adalah pola komunikasi membebaskan (permissive). Pola komunikasi interpersonal orang tua dalam memahami emosional remaja usia 13-17 tahun terjalin dengan cara mendekatkan diri atau mengakrabkan diri, menyempatkan dan meluangkan waktu disela kesibukan, memberikan pengertian dan perhatian baik secara verbal maupun non verbal, memberikan remaja kebebasan dalam mengekspresikan emosionalnya, memberikan kontrol berupa didikan atau contoh yang baik, menindak ketika melakukan kesalahan, serta memenuhi segala kebutuhan afeksi atau kasih sayang kepada remaja. Meskipun begitu, terdapat beberapa kendala semantik dan manusiawi seperti perbedaan pendapat, kurangnya waktu berkumpul, serta remaja sulit terbuka yang membuat komunikasi tidak berjalan dengan efektif sebagai mana mestinya.
Analisis Gaya Komunikasi Penjual Pada Akun Tiktok @Grosirshop_Stufff Zahratul Safina; Muhammad Ali; Masriadi; Subhani; Dwi Fitri
Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 4 (2024): Cendekia : Jurnal Hukum, Sosial dan Humaniora
Publisher : Lembaga Pusat Studi Sosial dan Humaniora [LPS2H]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14213855

Abstract

penelitian ini berjudul analisis gaya komunikasi penjual pada akun tiktok @grosirshop_stufff. penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyak konten yang di posting di akun @grosirshop_stufff dengan produk terbaru dan ditestimoni langsung untuk menyakinkan pelanggan dengan kualiatas produk dengan bermacam model rok, celana dan pakaian wanita. gaya komunikasi yang dilakukan pada akun tiktok @grosirshop_stufff yaitu dengan membujuk, merayu, mengajak dan menyapa penonton atau audiens untuk membeli barang yang mereka jual dan promosikan. selain konten, mereka juga melakukan live streaming tujuan untuk meningkatkan interaksi dengan followelrs julga melmuldahkan konsumen membeli barang yang sudah tersedia di keranjang kuning tiktok. untuk mencapai tujuan tersebut maka penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang dilakukan pada 5 orang informan yang telah ditetapkan. pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. teknik analisis data yang digunakan dengan mereduksi data, penyajian data serta menarik kesimpulan. penelitian ini diinterpretasikan menggunakan teori komunikasi persuasif dan dianalisis gaya komunikasi yang dipakai. adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dalam melakukan penjualan di akun tiktok @grosirshop_stufff menggunakan 3 gaya komunikasi yaitu the equalitarian style, the controlling style dan the structuring style terbukti dari hasil wawancara yang telah dilakukan. selanjutnya @grosirshop_stufff tentu dengan menggunakan cara persuasif, @grosirshop_stulfff membujuk landing, merayu, meyakinkan bahwa barang yang mereka promosikan adalah barang kualitas yang terjamin. saat ini @grosirshop_stufff tetap mempertahankan ciri khas dalam gaya komunikasinya supaya toko tersebut semakin dikenal.
BUDAYA NENO BO’HA TERHADAP KEJADIAN STUNTING DIDESA OEKIU KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Wotok, Nobertus Wuli; Masriadi; Patimah, Sitti
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32893

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis secara mendalam penerapan budaya neno bo’ha  dalam pengasuhan ibu dan anak di Wilayah  Kabupaten Timur Tengah Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi untuk mempelajari dan menafsirkan budaya Neno Bo'ha di Kabupaten Timor Tengah Selatan. Peneliti, yang berperan sebagai pengamat dan pewawancara, mengumpulkan data melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi di Desa Amanuban dan Desa Oekiu. Subjek penelitian mencakup tokoh masyarakat adat, pamong desa, ibu-ibu yang menerapkan budaya Neno Bo'ha, serta petugas kesehatan terkait. Data dianalisis menggunakan analisis tematik, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menafsirkan pola-pola perilaku dan tradisi yang relevan, kemudian disajikan dalam bentuk narasi untuk mengungkap pengetahuan tersembunyi terkait budaya ini, terutama dalam kaitannya dengan kejadian stunting. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan bahwa tradisi Se’I (panggang) di Desa Oekiu dilakukan secara turun-temurun untuk memperkuat sistem kekebalan ibu dan bayi. Tatobi, metode kompresi udara, digunakan untuk mencegah pendarahan pada orang yang terinfeksi. Pantangan makanan bagi ibu yang baru melahirkan mengurangi asupan gizi, berdampak negatif pada kesehatan ibu dan produksi air susu. Fasilitas kesehatan yang kurang memadai menyebabkan rendahnya pelayanan bagi anak sakit, sementara budaya keluarga memiliki dampak signifikan terhadap status gizi balita, dengan tradisi tertentu seperti konsumsi jagung berkontribusi pada tingginya angka stunting.
Hubungan Status Gizi, Kualitas Tidur Dan Tingkat Kecemasan Dengan Derajat Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Tamalate Sari, Reski; Masriadi; Sitti Patimah
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i2.656

Abstract

Derajat hipertensi merupakan salah satu faktor penting yang telah umum diketahui berhubungan dengan kerusakan organ pada penderita hipertensi. Derajat hipertensi ditentukan melalui rerata tekanan darah yang kemudian diklasifikasikan menjadi, hipertensi tidak terkontrol ringan (H1), dan hipertensi tidak terkontrol sedang-berat (H2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status gizi, kualitas tidur, dan tingkat kecemasan dengan derajat hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah sampel 144 responden. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui variabel yang berpengaruh dengan derajat hipertensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan secara signifikan dengan derajat hipertensi pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Tamalate yakni kualitas tidur (p=0.003), tingkat kecemasan (p=0.001), sedangkan tidak ada hubungan dengan derajat hipertensi status gizi (p=0.063). Disarankan kepada responden untuk mengurangi konsumsi baik minuman atau makanan yang menyebabkan tekanan darah meningkat seperti mengurangi konsumsi makanan yang mengandung kolestrol, rutin melakukan pengontrolan tekanan darah 2x seminggu di fasilitas pelayanan terdekat dan menghindari hal-hal yang menyebabkan gangguan tidur dan mempromosikan kepada pasien terkait masalah pemahaman psikologis seperti kecemasan perlu dilakukan guna untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pasien terkait dampak kondisi ini.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Gangguan Pendengaran Pada Pekerja Bagian Produksi Di PT. Industri Kapal Indonesia Makassar Puspita, Dhea; Ikhram Hardi; Nurbaety; Ayu Puspitasari; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v4i3.712

Abstract

Gangguan pendengaran merupakan salah satu gangguan kesehatan yang berisiko. Seseorang yang menderita gangguan pendengaran tidak hanya dilihat dari beberapa hal seperti kesulitan berbicara, tetapi juga bisa dilihat dari kondisi fisiologis pekerja itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gangguan pendengaran pada pekerja bagian produksi di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Kota Makassar.Penelitian ini merupakan penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Menggunakan teknik simple random sampling yang diambil sebanyak 79 orang. Analisis data menggunakan uji bivariat dengan uji ­Chi-square pada tingkat kepercayaan 95% ( =0,05). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara intensitas kebisingan dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,000), ada hubungan antara masa kerja dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,000), tidak ada hubungan antara lama kerja dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,947) dan tidak ada hubungan antara penggunaan alat pelindung telinga dengan gangguan pendengaran (pvalue 0,857). Saran penelitian kepada pihak perusahaan perlu adanya pengaturan jam kerja/shift kerja sesuai dengan kondisi lingkungan kerja dengan kebisingan yang tinggi, memberikan pelatihan kepada karyawan mengenai dampak dari kebisingan terhadap kesehatan dan memantau intensitas kebisingan di lingkungan kerja secara rutin serta perlu memberikan sanksi kepada pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung telinga agar pekerja menggunakan alat pelindung telinga yang telah disediakan.
Hubungan Penerapan Program SMK3 Dengan Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Pekerja Di PT. Industri Kapal Indonesia (PERSERO) Makassar Auliasari, Putrysuci; Haeruddin; Masriadi
Window of Public Health Journal Vol. 3 No. 5 (2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v3i5.759

Abstract

Sistem Manajemen Keselamatan dan kesehatan Kerja (SMK3) adalah bagian dari sistem manajemen secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang efisien dan produktif. Penelitian ini memfokuskan pada penerapan program SMK3 dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja di PT. IKI (Persero) Makassar unit produksi kapal sebagai unit yang memiliki potensi bahaya dengan jumlah 100 pekerja tetap sebagai tanggungan pihak perusahaan PT. IKI (Persero) Makassar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penerapan program SMK3 dengan kejadian kecelakaan kerja di PT. IKI (Persero) Makassar. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan rancangan cross-sectional study dengan jumlah populasi 100 pekerja dan sampel 80 responden teknik penentuan jumlah sampel menggunakan rumus lemeshow. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji chi-square untuk mengetahui variabel yang berhubungan dan multivariat dengan menggunakan uji regresi logistik untuk mengetahui variabel yang memiliki hubungan paling besar terhadap kejadian kecelakaan kerja. Hasil penelitian ini diperoleh nilai P-Value pengetahuan SMK3 sebesar 0,000, P-Value penerapan 5R 0,000, P-Value safety sign 0,000, P-Value Kepatuhan pengguaan APD 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa ada variabel yang paling berpengaruh yaitu pengetahuan SMK3. Kesimpulan dari penelitian ini ada variabel yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja diantaranya pengetahuan, penerapan 5R, safety sign dan kepatuhan penggunaan APD. Adapun saran dari penelitian ini yaitu diharapkan agar pihak perusahaan tetap mempertahankan program kesehatan dan keselamatan kerja pada pekerja di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero).
Co-Authors A. Multazam Mustari Abdul Halim Ade Muana Husniati Adetia Agustang Agustina, Shopie Ahmad Indra Harahap Alfina Baharuddin Alimul Haq, Nur Ananda Faridhatul Ulva Andi Nurul Marifah Andi Tenri Biba Mallombasang Andy Fairuz Z, Eva Andy Fairuz Zuraida Eva Andyna, Cut Anismar Annisa Utami Arman ART, Attar Asmaul Husna Auliasari, Putrysuci Awaluddin Arifin Awaludin Arifin Ayu Angraeni Suprianti Ayu Puspitasari Baharuddin, Nadya Bahri, Halida Basri, Muh. Bobby Rahman Chusnul Chotimah Cindenia Puspasari Cut Adyna , Cut Adyna Dahlan Abdullah Dahniar Dahniar Deddy Satria M Dina Serlina Dini Rizki Dwi Fitri Emmi Azis Fachrin, Suharni a. Fahrizal, Risky Fakhrurrazi Faradila Huath Farihah Muhsanah Fatmah Afrianty Gobel Firda Aulia Karim Firda Aulia Karim Gusmailina Haeruddin Hairuddin Hajar, Andi Hana Fatinah, Siti Harinawati Harlisa Harpiana Rahman Hasriliandi Halim Ikhram Hardi S Ilham Taheir Indah Rahmania Indaryati Indradewa, Rhian Isma Pebrianti Jafaruddin Jannah, Afridatul Januardi Rosyidi Lubis, Javid, Nazli Jeterianus Jella, Menason Johari Jumriani Arianti Kamaruddin Kamaruddin Hasan Kamaruddin Hasan Kamaruddin Hassan Kamaruddin Hassan Khairunnisa Kinanti, Rizka Ladena, Ayatul Fitri Lambang Basri Said Lika Jafnihirda Luluk Fauziah Maghfrah Maharani Malahayati, Cut Mansur Sididi Maqh irah Amiruddin Mardhiah, Ainol Maryam H, St MUCHLIS Muh. Faizal Hajarmarup Muhammad Ajis Muhammad Ali Muhammad Fajrin Wijaya Muhammad Fazil, Muhammad Muhammad Ikhtiar Muhammad Khidri Alwi Muhammad Nazar Muhammad Tamimi MUHAMMAD TAUFIK Mukhlis Muklis Musalas Fatih Muzaffarsyah, Teuku Nadila Ramadani Nanga Bura, A. Suryaman Nikite, Claudia Ayu Nur Azizah A.R Nur Faisa Nur Mutmainna Halim Nur Rahmah Hasanuddin Nur Rahmayani Nur Ulmy Mahmud Nurasisa Lestari Nurbaety Nurhasanah Nurhijriah, Suci Nurmiati Muchlis Nurul Susanti Nurul Ulfah Mutthalib Parandy, La Mema Puspita, Dhea PUTRI HANDAYANI Rahmadani, Magfirah Anugrah Ramadhani. T, Desy Ratna Reza Aril Ahri Rezki Aulia Yusuf Rianti, Marlia Ridha Humaira Rifka Zulia Riski Aulia Rizaldy, Ferdy Rizka Kinanti Adam Romi Wijaya Samsualam, Samsualam Sapar Sarahfin Aslan Sari, Reski Sartika selvia Djasmayena Sitti Patimah Sri Dewi Sri Wulandari Subhani Suchi Avnalurini Sharief sukmawati Syamsuria Tri Mulya, Annisa Tuti Alawiyah Ulumul Haq, Bahrul Wotok, Nobertus Wuli Yusrif, Aishwara Puput Andini Zahari Zahratul Safina Zaifuddin Zalsa Dilla, Salwa