p-Index From 2021 - 2026
9.603
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam Analisis: Jurnal Studi Keislaman IJTIHAD Jurnal Wacana Hukum Islam dan Kemanusiaan FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Kesehatan Andalas Al-Jami'ah: Journal of Islamic Studies Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Ikonomika : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Ilmiah Peuradeun Jurnal Kedokteran Anatomica (Anatomica Medical Journal) Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Abdimas Universal El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Jurnal Abdi Insani Jurnal Radiologi Dentomaksilofasial Indonesia (JRDI) Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Ulumuna Jurnal Idea Hukum Jurnal Riset Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri Warta Pengabdian Andalas: Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan Ipteks MALLOMO: Journal of Community Service Kabanti : Jurnal Kerabat Antropologi Sultan Jurisprudence : Jurnal Riset Ilmu Hukum Action Research Literate (ARL) Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Al-Manahij : Jurnal Kajian Hukum Islam Journal of Innovation Research and Knowledge el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Jurnal Medika: Karya Ilmiah Kesehatan Syarah: Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam El-Maqra' : Tafsir, Hadis dan Teologi Takwil: Journal of Quran and Hadith Studies Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Al-Munazzam : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Manajemen Dakwah Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology SCLS ABDIMAS KAUNIAH Suara Teknik : Jurnal Ilmiah Mulawarman Dental Journal JESKaPe: Jurnal Ekonomi Syariah, Akuntansi dan Perbankan Jurnal Tadris Matematika (JTMT) Prosiding Seminar Nasional Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIAD Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam Dan Pendidikan JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) (Medical Scientific Journal) MESINA Jurnal Sains dan Kesehatan PENDIMAS Jounal of Contemporary Indonesian Islam (JCII)
Claim Missing Document
Check
Articles

Revitalization of Kalosara Value as a Model of Conflict Resolution Based on Local Wisdom in Tolaki Wolasi Community Ikhsan, Muh; Alifuddin, Muh; Sabri, Muhammad; Sodiman, Sodiman; Danial, Danial
El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga Vol. 8 No. 1 (2025): EL-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/bp04wr46

Abstract

The ideological conflict that occurred between the Aoma and Ambesakoa communities can be managed creatively and wisely through Kalosara (a symbol of Tolaki customs that emphasizes unity). This is based on efforts to respect each other and maintain harmony based on Tolaki awareness, a culture rooted in the Kalosara concept. Previous research has widely reviewed Kalosara as a symbol of Tolaki customs. However, an in-depth study of its role as a step to resolve conflicts based on local wisdom has not been updated, so this study aims to analyze the revitalization of Kalosara values as a model for conflict resolution. The setting of this research is in Wolasi, South Konawe Regency, involving various informants including the South Konawe Regency government, the South Konawe Regency Ministry of Religion, customary observers, and the local community. The Participatory Action Research method was used to examine data in a participatory manner by researchers. The results of this study found that Kalosara is a conflict resolution model based on the local wisdom of the Wolasi community, Tolaki Tribe, which paves the way for consensus in the form of socio-cultural integration in society in a segregated atmosphere, with the value of medulu mepoko'aso (unity and oneness), ate pute penao moroha (sanctity and justice), and morini mbu'umbundi monapa mbu'u ndawaro (prosperity and welfare). Through this study, implications for conflict resolution based on local wisdom were obtained, including the stages of presenting Kalosara (a sacred symbol of peace), an oath or joint statement about the promise of peace, an attitude of accepting customary decisions, and reconciliation or parties in conflict.
SISTEM PENGETAHUAN EKOLOGI TRADISIONAL MASYARAKAT TOLAKI DALAM KLASIFIKASI DAN PENGELOLAAN HUTAN DI DESA PAMANDATI, KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA Danial, Danial; Jaya, Sarlan Adi; Laxmi, Laxmi; Koodoh, Erens Elvianus; Jalil, Abdul; Zainal, Zainal
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.35-48

Abstract

Pengetahuan ekologi tradisional (PET) masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara mencerminkan sistem pengelolaan hutan yang kompleks yang telah berkembang melalui berabad-abad interaksi langsung dengan ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis sistem klasifikasi hutan tradisional serta praktik pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat Tolaki. Masyarakat Tolaki telah menciptakan sistem klasifikasi hutan yang menyeluruh berdasarkan suksesi umur hutan (o'rawu, ana homa, laliwata, o'sambu, dan inalahi), jenis vegetasi, serta kontur geografis. Pandangan holistik mereka terhadap hutan mengintegrasikan dimensi ekonomi, budaya, dan religius yang mencerminkan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Praktik tradisional yang dilakukan mencakup sistem pertanian rotasi, protokol ritual (mo'oli), dan konservasi hutan keramat (kokarama). Sistem PET ini menunjukkan strategi pengelolaan adaptif yang telah berhasil mempertahankan keanekaragaman hayati hutan dan jasa ekosistem selama beberapa generasi, serta memberikan wawasan berharga untuk pendekatan pengelolaan hutan berkelanjutan di era kontemporer.
PENGABDIAN MASYARAKAT MELALUI IMPLEMENTASI SISTEM PAKAN OTOMATIS PADA TAMBAK IKAN BANDENG DI DESA SEBATUAN Danial, Danial; Rajaguguk , Managam; Kurnianto, Rudi; Arsyad, M. Iqbal; Imansyah, Fitri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 8 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i8.2827

Abstract

Milkfish farming is one of the main economic activities of coastal communities, including in Sebatuan Village. However, traditional farming practices still face various challenges, particularly in the aspect of feed management, which remains inefficient and tends to be wasteful. This condition not only hampers optimal fish growth but also increases the risk of environmental pollution in the ponds. To address these issues, this community service activity was carried out to implemen an automatic feeding system as an appropriate technological solution. Through a participatory approach, the implementation team and the local community collaborated in the design, training, installation, and trial phases of the system at the pond site. The results of the activity showed improvements in feed efficiency, a reduction in feed waste, and easier pond management. In addition, this initiative contributed to enhancing the farmers’ capacity to adopt simple innovations to support the sustainability of milkfish aquaculture.
Efektifitas ‘Uq?bat dalam Qanun No. 14/ 2003 dan DQHR Tentang Khalwatdan Ikhtilath Danial, Danial
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 45 No 1 (2011)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v45i1.2

Abstract

Salah  satu  bentuk  hukuman  yang  terkandung dalam Qanun nomor 14/ 2003 tentang khalwat dan DQHR tentang  Khalwat  dan  Ikhtilath  adalah  cambuk.  Bentuk hukuman  ini  belum  pernah  dikenal  dalam  peraturan perundang-undangan,  khususnya  pidana  yang  berlaku  di Indonesia.  Karena  Qanun  setingkat  dengan  Peraturan Daerah  dan  berada  di  bawah  Undang-undang.  Di  sisi  lain, hukum meterial di bidang pidana yang ingin dilaksanakan di Aceh adalah hukum pidana Islam. Akan tetapi, lembaga atau penegak  hukumnya  masih  berdasarkan  undang-undang nasional  yang  juga  berlaku  bagi  semua  daerah  lain  di Indonesia.  Pertanyaannya  adalah  pertama,  apakah  ketentuan bentuk  'uq?bat tersebut  sesuai  dengan  hirarki  dan  asas peraturan perundang-undangan  yang  berlaku  di  Indonesia. Kedua,  bagaimana  pula  efektifitas  penegak  hukum  dalam melaksanakan  isi  qanun  dimaksud?  Kedua  persoalan  inilah yang menjadi fokus bahasan dalam tulisan ini.
Mawah as a Religiously Embedded Economic Institution in Aceh: A Durkheimian Account of Selective Adaptation Fuadi, Fuadi; Iskandar, Iskandar; Danial, Danial
Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sosiologi Agama Fakultas Ushuluddin dan Filsafat, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jsai.v6i2.8327

Abstract

Traditional religious-economic institutions face increasing pressure from modernization and globalization, yet their persistence continues to complicate classical secularization theories. Mawah, a centuries-old Islamic profit-sharing system in Aceh, provides an important case for examining how religion remains embedded in economic life. This study analyzes mawah as both a religious and economic institution through Durkheim's functionalist theory, focusing on its persistence, transformation, and contemporary relevance as an Islamic economic alternative. This study employed a qualitative case study design with ethnographic elements, conducted in Pidie Jaya and Aceh Besar districts. Data were collected through focus group discussions, semi-structured interviews, and direct observations, complemented by recent scholarly literature. Analysis combined inductive coding with Durkheim’s concepts of solidarity, ritual, and collective effervescence, alongside Islamic jurisprudential principles such as al-adah muhakkamah (custom as a source of law). This study found that mawah persists as a post-secular institution through selective adaptation. Agricultural practices demonstrate rationalization tendencies, often resembling contractual arrangements, yet still operate within Islamic ethical frameworks of justice, trust, and collective welfare. By contrast, livestock-based mawah retains strong ritual dimensions through communal prayers, shared meals, and religious mediation, exemplifying collective effervescence. Trust networks rooted in religious authority and community membership remain central, providing moral legitimacy that purely instrumental arrangements cannot offer. This study contributes to sociology of religion by showing that religious institutions adapt through differential secularization rather than uniform decline. For policymakers, mawah illustrates how culturally grounded Islamic economic institutions can strengthen local development strategies while preserving social solidarity and religious authenticity.
Analisis Kesesuaian Kawasan Wisata Pantai Cempae Kecamatan Soreang Kota Parepare _, Zul Hamizan; Danial, Danial; Asmidar, Asmidar
JURNAL ILMIAH WAHANA LAUT LESTARI (JIWaLL) Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Laut Lestari
Publisher : Program Studi Ilmu Kelautan Fakuktas Ilmu Perikanan dan Kelautan Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/jiwall.v3i1.643

Abstract

Beach tourism is a visit made by a person or group of people to enjoy the beauty of the sea and has the aim of doing special activities such as swimming and or just sunbathing on the beach. The purpose of this study is to determine the level of suitability of the Cempae Beach tourist area, Soreang District. This study was conducted in March - April located at Cempae Beach, Soreang District, Parepare City. The method used in this study is land suitability data collection using 10 suitability matrices from Yulianda 2019 with direct observation methods measuring beach type parameters, beach width, water bottom material, water depth, water clarity, current speed, beach slope, coastal land cover, dangerous biota and fresh water availability. The results of the study of the suitability analysis of Cempae Beach tourist land, Soreang District, Parepare City are classified as suitable (S2) with an IKW value of station 1 of 70.67% (S2), the Tourism suitability Index value at station 2 with a figure of 67.00% (2) and for the suitability value of station 3 with a figure of 59.00% (S3). The results of the study show that the level of suitability of Cempae Beach tourism is included in the Suitable category (S2) with an average value of 65.56%, of the 50 respondents who agreed, 65.62% were in the "Good" category so that the location can be used as a beach tourism spot.
Penyakit Arteri Perifer Berdasarkan Ankle-Brachial Index pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Lempake Samarinda Siregar, Wanda Puspita Br.; Danial, Danial; Retnaningrum, Yuliana Rahmah
ANATOMICA MEDICAL JOURNAL | AMJ Vol 8, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/amj.v8i3.21922

Abstract

Penyakit arteri perifer (PAP) dan hipertensi memiliki beberapa kesamaan faktor risiko dan patofisiologi sehingga keduanya dapat terjadi bersamaan. Ankle-brachial index (ABI) dapat digunakan sebagai tes skrining PAP, dimana nilai ABI abnormal (£0,90) mengindikasikan PAP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran ABI pada pasien hipertensi di Puskesmas Lempake Samarinda. Metode: Penelitian cross-sectional ini melibatkan 37 sampel penelitian yang merupakan pasien hipertensi di Puskesmas Lempake Samarinda. Data hipertensi diperoleh dari rekam medis. Data ABI diperoleh dari pengukuran menggunakan sfingmomanometer dan doppler vaskular. Pengelompokan usia dan ABI berdasarkan Pedoman Manajemen PAP Ekstremitas Bawah 2024 oleh ACC/AHA/AACVPR/APMA/ABC/SCAI/SVM/SVN/SVS/SIR/VESS. Hasil: Rerata nilai ABI adalah 1,03 ± SD 0,133. Sebaran kategori ABI yaitu 64,9% normal, 18,9% abnormal, dan 16,2% borderline. ABI abnormal pada laki-laki yaitu 22,2% dan perempuan yaitu 17,85%. ABI abnormal pada usia ³65 tahun yaitu 33,3%, usia 50-64 tahun yaitu 12,5%, dan usia 50 tahun yaitu 11,1%. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan 64,9% ABI normal, 18,9% ABI abnormal, dan 16,2% ABI borderline. Persentase ABI abnormal ditemukan lebih tinggi pada laki-laki. Usia ³65 tahun merupakan kelompok usia dengan ABI abnormal tertinggi.Kata kunci: ankle-brachial index, hipertensi, penyakit arteri perifer
NUCLEAR THREAT IN INDONESIA'S SOVEREIGN RIGHTS IMPACTED BY THE AUKUS AGREEMENT Fikri, Ahmad; Maaggazing, Fernand Faktur Daeng; Danial, Danial; Rohani, Aceng Asnawi; Aslamiyah, Mujadiddah; Mohas, Muhyi
Sriwijaya Crimen and Legal Studies Volume 2 Issue 2 December 2024
Publisher : Faculty of Law Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28946/scls.v2i2.4045

Abstract

The AUKUS agreement, a trilateral pact between Australia, the United Kingdom, and the United States, has increased tensions between Indonesia and Australia. The deal focuses on enhancing defense capabilities, particularly by developing nuclear-powered submarines. This has broader geopolitical implications for the Asia-Pacific region and affects bilateral relations between Indonesia and Australia. The two countries have historically shared strong economic ties and cooperation in various sectors but have also faced disagreements, particularly regarding issues like West Papua and regional security alignments. Indonesia views Australia's participation in AUKUS as potentially increasing foreign military presence in the region, raising concerns about sovereignty and maritime security. The focus on nuclear submarines also raises legal and environmental considerations under international maritime law, particularly concerning exclusive economic zones (EEZs) and resource sovereignty. With the world's largest maritime territory, Indonesia emphasizes adherence to UNCLOS and calls for dialogue to manage these tensions peacefully. Some perceive the AUKUS alliance as a response to balance China's growing power, but this polarizes regional perspectives, with Southeast Asian nations expressing mixed reactions ranging from support to apprehension. The alliance's implications extend beyond military capability enhancement to include technological cooperation and regional stability efforts. In conclusion, AUKUS aims to bolster security and technological advancement in the Indo-Pacific. Still, its implementation requires careful navigation of legal, environmental, and geopolitical complexities to mitigate potential regional tensions and uphold international norms.
Pengaruh Penyuluhan Online Menggunakan Media Video Terhadap Perilaku Pemeliharaan Kebersihan Gigi dan Mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak Maulida, Eva Titania; Astuti, Lilies Anggarwati; Danial, Danial; Paramita, Swandari; Asfirizal, Verry
Mulawarman Dental Journal Vol 5, No 2 (2025): MOLAR September 2025
Publisher : Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/MOLAR.v5i2.22706

Abstract

Pendahuluan: Masalah kesehatan gigi dan mulut masih menjadi perhatian, dikarenakan anak usia sekolah 13-15 tahun memiliki tingkat plak yang tinggi mengarah menjadi karies dan penyakit periodontal. Sementara anak-anak pada usia tersebut berperilaku benar ketika menyikat gigi sangat rendah. WHO merekomendasikan pelajar remaja sebagai kelompok usia yang tepat untuk diperkenalkan dan dipromosikan mengenai perilaku pemeliharaan kebersihan gigi mulut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui pengaruh penyuluhan online dengan media video terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Metode: Penelitian eksperimental semu dengan desain one group pretest and posttest, sebanyak 49 pelajar SMP Negeri 7 Muara Badak menjadi subjek penelitian. Data pada riset ini yakni data primer yang didapatkan melalui hasil kuesioner pretest dan lembar checklist posttest yang diisi oleh responden selama 21 hari. Hasil: Sebelum penyuluhan online menggunakan media video 21 responden termasuk kedalam perilaku kategori kurang (42,9%) dan 28 responden termasuk kedalam perilaku kategori baik (57,1%) setelah dilakukan penyuluhan online media video. Hasil pengujian Wilcoxon menunjukkan nilai p sebesar 0,000 (p<0,05). Kesimpulan: Penyuluhan online menggunakan media video memiliki pengaruh terhadap perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut di SMP Negeri 7 Muara Badak.
Analysis of the Effect of Increasing Load on Voltage Profile in Electric Power Distribution System Anggara, Doni; Danial, Danial; Abidin, Zainal
Action Research Literate Vol. 9 No. 9 (2025): Action Research Literate
Publisher : Ridwan Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/arl.v9i9.3033

Abstract

Power distribution systems are critical in delivering electricity reliably, but they are highly susceptible to voltage quality degradation due to uneven load growth. The research problem addressed in this study is how increasing loads affect the voltage profile and power losses in a distribution system, particularly in scenarios of rapid demand growth. The objective of this study is to analyze the impact of load increases on voltage levels and system efficiency in the IEEE 33-bus distribution network. The study employs a quantitative simulation method using the Newton-Raphson power flow technique in PSAT, integrated with MATLAB. Load scenarios were simulated at 25%, 50%, 75%, 100%, 125%, and 150% of the base load. Results indicate that as load increases, voltage levels at several buses, especially those farthest from the source, decrease significantly. The minimum system voltage drops from 11.55 kV under initial conditions to 9.39 kV at a 150% load increase, resulting in a voltage drop of up to 25.8%. Furthermore, both active and reactive power losses increase with higher load levels, indicating reduced system efficiency. The study implies that distribution networks like the IEEE 33-bus system require mitigation strategies, such as voltage regulation and loss reduction measures, to maintain voltage quality and energy efficiency under high load conditions.
Co-Authors . Hamsiah Abdul jalil Abdul Rauf Abdullah Abdullah Adawiyah, Robi'Atul Adi Jaya, Sarlan Agustin, Sylvia Ahmad Fikri Aini Nurul Alamsyah, Muhammad Reky Alifuddin, Muh Amirullah -, Amirullah Anggara, Doni Anwar Anwar Ardi Ardi Arsyad, Muhammad Iqbal Asbar Asbar, Asbar Aslamiyah, Mujadiddah Asmidar Asmidar Asmidar Asmidar Ayyun, Qurrata Badaruddin Balqis, Salsabila Nazwa Beddu Tang Bin Mohamad, Mohammad Taqiuddin BN, Ramadhani F Chandra Kirana Damis, Damis Dara Nur Azizah Yuwono Darmawati Darmawati Dede, Markurius Hariyadi Diputra, Putu Yudhi Nusartha Dirgantoro, Katon Sigit Djafar, Syahrul Endang Sawitri Erens Elvianus Koodoh, Erens Elvianus Eriawan, Erick Fahmin, Nur Habib Fatirawahidah, Fatirawahidah Fatwa, Muh Aiman Fauzi, Valesca Vella Valdema Fithriah, Nur Fitri Imansyah Fitriani Fitriani Fitriani Fuadi Fuadi Gevira, Dhea Gufron, Ali Gusalim, Lili Handayani, Fanty Hermansyah, Ainani Hidavat, Agustini Hidayat , Irfan Hotiza, Siti Ikhsan, Muh Inge Dwisvimiar Irawiraman, Hadi Irma Damajanti Iskandar Iskandar Jamaluddin Jaya, Sarlan Adi Junaidi Junaidi Kafrawi Kafrawi Karenina, Melita Jenar Kasmin, Kasmin Khatimah, Nurul Kombong, Aldri Yithream Laxmi, Laxmi Lilies Anggarwati Astuti, Lilies Anggarwati Liliyana, Liliyana Listiyawati, Listiyawati M. Iqbal Arsyad Maaggazing, Fernand Faktur Daeng Mahamatayuding Samah Makiyah, Faidatul Managam Rajagukguk Manalu, Ayub Rainaldo Maulida, Eva Titania Mohamad Fasyehhudin Muh Anhar Muhammad Ardiansyah Muhammad Ardiansyah Muhammad Sabri Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhyi Mohas Munadi Usman Munawar Rizki Jailani Munir, Musnar Nanda, Giri Dwi Nanik Suharwati Nugroho, Edwin Adi Nur Azmy Nur Sari Dewi NUR SARI DEWI Nur Sari Dewi. M Nurhayati Nurhayati Nuryanto, Muhammad Khairul Ponglabba, Henry Ma’dika Ponglabba Pramasari, Cristiani Nadya Prasetyo, Nanang Pratiwi, Novita Eka Tyas Purba, Dian Andreas Purwaningrum, Rr Diah Asih Purwanti, Atni Putra, Syarif Abdian Putri, Gaitsa Farah Zahira Rahmadani, Rani Rajaguguk , Managam Rajibsman Rani Sri Agustuna Retnaningrum, Yuliana Rahmah Reynanda, Nadhifa Ririn Kurnia Rismang, Rismang rohani, aceng asnawi Rokhim, Saiful Ruchiyat, Asep Rudi Kurnianto Rupiani, Dewi Rustam, Faisya Rahayu Saenong, Muhammad said, muh Salsabilla, Zahra Samsualam, Samsualam Samsuri Samsuri Shadrina, Nida Midati Silitonga, Grace Steffany Siregar, Wanda Puspita Br. Sitamala, Afandi Sodiman Sodiman, Sodiman Soemari, Herlien Dwiarti Solly Aryza Sri Agustian Suhelmidati, Etri Sukardi, Akhmad Supriatna, Muhammad Farhan Swandari Paramita Syaggaf, Andi Waliana Syahril Samad, Syahril Syahrul Syahrul Syam, Khairil Syarifuddin Syarifuddin Sylviana Maya Damayanti Tajuddin, Mustamin Tang, Beddu Tasya, Putri Tekwan, Gregorius Tinton S, Bonifacius Perdana Triana, Suci Ulfianti, Ulfianti Usman A. Gani Verry Asfirizal Wikaningtyas, Pratiwi Wongso, Dio Suseno Yoesrizal M. Yoesoef Yudanti Riastiti Yuli Yetri Yusuf Yusuf Zainal Abidin Zainal Zainal Zuhrah, Nikmatuz Zuhrah, Ni’matuz _, Zul Hamizan