p-Index From 2021 - 2026
13.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Sendratasik Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JSM (Jurnal Seni Musik) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni International Journal of Visual and Performing Arts Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Jurnal Paedagogy Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Berajah Journal Jurnal Citra Pendidikan Journal of Scientech Research and Development Jurnal Basicedu Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JPLED Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Journal of Innovative and Creativity Journal of Social Work and Science Education Indonesian Journal of Music Research, Development, and Technology KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Harmonia: Journal of Arts Research and Education Jurnal Citra Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya OSTINATO Journal of Music Study and Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Persepsi Guru Sekolah Dasar pada Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Lanang Riyadi; Yudi Sukmayadi
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5323

Abstract

Penerapan dua kurikulum pada satuan pendidikan mengalami proses pembelajaran yang berbeda dan didasari oleh bedanya capaian pembelajaran masing-masing kurikulum. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap bagian integral persepsi guru SD Negeri 18 Bungo Pasang pada penerapan Kurikulum 2013 & Kurikulum Merdeka dalam permasalahan proses pembelajaran seni budaya. Mendasari hal tersebut dikarenakan penerapan Kurikulum Merdeka saat ini belum sepenuhnya dilaksanakan, baik itu dari segi kesiapan maupun kematangan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode analisis deskriptif dalam penelitian ini, datanya dikumpulkan dengan wawancara, dan studi pustaka untuk melengkapi pernyataan dari hasil wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa SD 18 Bungo Pasang masih menerapkan dua kurikulum dengan pembagian berdasarkan tingkatan kelas. Terdapat tantangan dan juga hambatan dalam pembelajarannya, diantaranya siswa masih berpatokan pada teori yang terdapat pada buku, sehingga minimnya eksplorasi siswa terhadap lingkungan. Selain itu metode belajar yang dilakukan oleh guru dianggap menjadi beban dan keluhan bagi siswa, seharusnya dengan adanya konsep Merdeka Belajar diharapkan dapat menciptakan belajar yang bahagia. Simpulan penelitian ini terlihat bahwa dua kurikulum tersebut masih berjalan dengan baik hingga saat ini dimana kelebihan dan kekurangan masing-masng kurikulum terlihat saling melengkapi khususnya pada pembelajaran seni budaya.
Audio Visual sebagai Media Pemahaman Pulsa, Tempo dan Nilai Not dalam Pembelajaran Musik Aryuda Fakhleri Fallen; Yudi Sukmayadi
Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Vol 5 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik FBS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/musikolastika.v5i1.100

Abstract

Purpose: This article aims to describe the idea of designing learning video products related to the material "Knowing Pulse, Tempo, and Note Values in Music" The aim being pursued is to bridge teachers in carrying out the process of learning arts and culture (music), the material being concentrated is related to the time element (rhythm). Rhythm, which contains pulses, tempos and note values, is seen as the essential foundation where the orientation will later be related to music learning, both from a scientific and practical point of view. So the urgency of the media that is carried out considers aspects that support the effectiveness of learning. Method: In this writing, the research model used is Research and Development (R&D) with the 4D approach, which Thiagarajan pioneered. Product development has been in the 2D (Design) stage. Where the media offered is based on research results or observations at the primary level in music learning, then media development is based on selecting the type of media to be developed. Considering the internet access that can be reached from anywhere and anytime, the authors chose learning videos as a product so that later they can be disseminated to teachers who will carry out rhythm-related learning. Result and Discussion: The learning video requires sound, image and movement components to be combined simultaneously to bridge the basic foundation in recognizing time elements in music; the speed chosen is at a tempo of 60 Bpm.
Pembelajaran Seni Musik Sebelum, Semasa, Sesudah Pandemi COVID-19 di SMP Febriyani Febriyani; Yudi Sukmayadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i2.5246

Abstract

Diferensiasi terjadi dalam pembelajaran seni musik baik sebelum, semasa, dan sesudah pandemi. Artikel ini bertujuan untuk melihat perbandingan proses pembelajaran seni musik sebelum, semasa, dan sesudah pandemi COVID-19 di SMPK 2 Bina Bakti Bandung. Studi komparatif menjadi metode penelitian dengan pendekatan kualitatif naratif yang selanjutnya data dikumpulkan melalui observasi partisipasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian mengemukakan bahwa SMPK 2 Bina Bakti Bandung merupakan sekolah dengan kurikulum mandiri dimana manajemen pendidikannya dikelola oleh institusi pendidikan itu sendiri. Pembelajaran musik sebelum pandemi dilakukan secara intrakulikuler yang bersifat teori dan praktik dengan tujuan untuk mendidik siswa melalui musik yang evaluasinya difokuskan pada aspek afektif. Pada masa pandemi pembelajaran musik dalam satu topik materi diberlangsungkan selama empat pertemuan secara daring melalui platform pembelajaran online, evaluasi dalam satu topik dilakukan pada 3 pertemuan terakhir dengan tes dan latihan soal. Pembelajaran musik setelah pandemi kembali mengusung proses pembelajaran sebelum pandemi dengan tujuan siswa mampu memainkan alat musik dan menjawab minat dan keinginan mereka pada bidang musik. Perubahan proses pembelajaran 5 tahun kebelakang tidak sertamerta mengurangi minat siswa dan eksistensi pembelajaran seni musik. Simpulannya, manajememen proses pembelajaran musik berubah-ubah pada tiap masanya, disesuaikan dengan kurikulum independen dan terfokus pada visi MATIUS.
Persepsi Guru Sekolah Dasar pada Penerapan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka dalam Mata Pelajaran Seni Budaya Lanang Riyadi; Yudi Sukmayadi
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5323

Abstract

Penerapan dua kurikulum pada satuan pendidikan mengalami proses pembelajaran yang berbeda dan didasari oleh bedanya capaian pembelajaran masing-masing kurikulum. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap bagian integral persepsi guru SD Negeri 18 Bungo Pasang pada penerapan Kurikulum 2013 & Kurikulum Merdeka dalam permasalahan proses pembelajaran seni budaya. Mendasari hal tersebut dikarenakan penerapan Kurikulum Merdeka saat ini belum sepenuhnya dilaksanakan, baik itu dari segi kesiapan maupun kematangan. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode analisis deskriptif dalam penelitian ini, datanya dikumpulkan dengan wawancara, dan studi pustaka untuk melengkapi pernyataan dari hasil wawancara. Hasil penelitian ditemukan bahwa SD 18 Bungo Pasang masih menerapkan dua kurikulum dengan pembagian berdasarkan tingkatan kelas. Terdapat tantangan dan juga hambatan dalam pembelajarannya, diantaranya siswa masih berpatokan pada teori yang terdapat pada buku, sehingga minimnya eksplorasi siswa terhadap lingkungan. Selain itu metode belajar yang dilakukan oleh guru dianggap menjadi beban dan keluhan bagi siswa, seharusnya dengan adanya konsep Merdeka Belajar diharapkan dapat menciptakan belajar yang bahagia. Simpulan penelitian ini terlihat bahwa dua kurikulum tersebut masih berjalan dengan baik hingga saat ini dimana kelebihan dan kekurangan masing-masng kurikulum terlihat saling melengkapi khususnya pada pembelajaran seni budaya.
Analisis Respon Alumni terhadap Pemetaan Kurikulum Program Studi Pendidikan Seni Musik UPI Putri Anastasya; Yudi Sukmayadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5345

Abstract

Relevansi antara pengembangan kurikulum dan profil lulusan suatu program studi menjadi suatu urgensi, khususnya pada konteks kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons alumni terhadap pemetaan kurikulum Program Studi Pendidikan Seni Musik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil analisis menunjukkan variasi dalam respons alumni, dengan beberapa menganggap bahwa kurikulum kurang membantu, beberapa menyatakan cukup, dan ada pula yang menyatakan sangat membantu. Data kuesioner didukung oleh wawancara mendalam dengan beberapa alumni yang memberikan wawasan lebih detail tentang pengalaman mereka dan harapan terhadap kurikulum. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kurikulum Program Studi Pendidikan Seni Musik dan profil lulusan yang diharapkan sebagai wirausahawan musik. Temuan ini menunjukkan perlunya evaluasi dan penyesuaian kurikulum guna memastikan alumni memiliki bekal yang memadai untuk memasuki dunia bisnis musik. Implikasi penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan untuk merevisi kurikulum Program Studi Pendidikan Seni Musik agar lebih sesuai dengan kebutuhan dan harapan alumni.
Kontinuitas Pendidikan Seni Teater di Komunitas Celah-Celah Langit Bandung Muhammad Sirojul Muniir; Yudi Sukmayadi; Juju Masunah
Jurnal Paedagogy Vol 10, No 4: Jurnal Paedagogy (October 2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jp.v10i4.9171

Abstract

This research aims to describe the process of actor education, which includes materials, methods, and indicators of learning outcomes in the Celah-Celah Langit community as an effort to continuity theater arts education in Bandung. This research method used a descriptive method with a qualitative approach, where the data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The data analysis technique of this research used interpretative analysis. The results of this study indicated that art education in the community had a curriculum structure designed based on the community owner, namely (1) Actorial learning material obtained from the historical experience of the Community founder, (2) lecture learning methods used in teaching, with a game model for learning material (3) indicators of learning achievement as an actor who lives the character and increases maturity.
Penguatan Profil Pelajar Pancasila melalui Kemasan Pertunjukan Seni pada Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Trimulyani Nurjatisari; Yudi Sukmayadi; Trianti Nugraheni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 4 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i4.4836

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pertunjukan seni dan relevansinya dengan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) pada sekolah yang menyelenggarakan program pendidikan Kurikulum Merdeka. Deskriptif kualitatif menjadi metode penelitian, kemudian data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan untuk menarik kesimpulan dari fokus penelitian. Hasil penelitian ini menemukan outing class dan Puncak P5 melalui Kemasan Seni Pertunjukan dalam menggali kearifan lokal masyarakat Kampung Seni Edas dengan relevansinya pada tema kearifan lokal dalam Kurikulum Merdeka. Melalui outing Projek P5 memberikan manfaat bagi pelajar untuk tercapainya elemen experiencing, hal ini digunakan guru sebagai sumber belajar untuk fasilitas, bimbingan, dan motivasi projek pengkaryaan seni budaya pada peserta didik di sekolah. Upaya kearifan lokal tersebut merupakan melestarikan seni pertunjukan budaya sunda dan kebiasaan masyarakat dalam memproduksi alat musik bambu yang terus berkarya, berkreasi, dan menghasilkan inovasi-inovasi baru dalam berbagai bentuk. Implikasinya outing class dan Puncak P5 melalui Kemasan Seni Pertunjukan dalam mengeksplorasi kearifan lokal masyarakat sesuai dengan tema kearifan lokal.
Virtual reality video project design to improve vocational teachers' skills in implementing Kurikulum Merdeka Yana Endrayanto; Yudi Sukmayadi; Juju Masunah
Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan Vol 10, No 3 (2023): September
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jitp.v10i3.62009

Abstract

This project aims to improve the skills of vocational teachers in implementing the Merdeka Curriculum, with the design of the Merdeka Curriculum virtual reality video project to encourage the use of a learner-centered approach and prioritize skills-based learning relevant to the world of work. VR video content is designed to improve vocational teachers' understanding and skills in implementing the Merdeka Kurikulum. The purpose of this research is to facilitate teachers to have pedagogical skills in preparing teaching materials to evaluate learning. The method in this research is Action research with the VR video content development process involving determining clear learning objectives, designing a VR curriculum, preparing VR materials and content, and making VR videos using relevant technology and software. Furthermore, VR video content is implemented in vocational teacher learning by providing access to VR devices and clear usage guidelines. Evaluation is conducted to measure the effectiveness of VR videos in achieving learning objectives and obtain feedback from vocational teachers. The results of this project show that using VR videos in vocational teachers' learning can improve their engagement, understanding, and skills in the context of the Merdeka Curriculum. Vocational teachers experience a more interactive and immersive learning experience through a realistic virtual environment. Students also benefit from using VR videos, with an increased understanding of vocational concepts and their readiness for the world of work. The project also faced some challenges, such as the accessibility of VR devices and technical constraints. In discussing the project results, it is recommended to collaborate with related parties and share experiences with the education community so that the use of VR videos in vocational learning can expand and continue to grow.
Kesenjangan Kurikulum Pembelajaran Vokal Pada Anak di Purwacaraka Musik Studio Bandung Jilian Sarasati Heropurnindia; Yudi Sukmayadi
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i2.76269

Abstract

Kesenjangan terjadi pada penyusunan kurikulum dalam pembelajaran vokal di Purwacaraka Music Studio (PCMS). Artikel ini bertujuan untuk memaparkan permasalahan pembelajaran vokal pada anak di PCMS Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif. Subjek dalam penelitian ini merupakan anak-anak dengan rentang umur 3-5 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan kajian kepustakaan yang kemudian data dianalisis dengan reduksi data. Hasil dari penelitian ini adalah terjadinya kesenjangan kurikulum pada pembelajaran vokal dikarenakan kurikulum yang disusun di Purwacaraka Studio Music Metro Indah Mall Bandung belum disusun dengan baik. Penggunaan metode ajar dan materi ajar dilakukan pendidik sesuai dari arahan cabang musik. Modul yang dibagikan dalam seminar PCMS sebenarnya sudah baik, hanya saja tidak belum diterapkan dengan baik oleh cabang PCMS MIM sehingga terjadinya kesenjangan dalam pelaksanaan pembelajarannya. Simpulan penelitian ini ialah pembelajaran vokal bagi anak sudah terlaksana dengan cukup baik, namun pengarahan yang dilakukan dalam seminar harus diterapkan agar sesuai dengan target pembelajarannya.
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK SENI GRAFIS UNTUK PESERTA DIDIK SMA Jerry Rinaldo; Yudi Sukmayadi
Gorga : Jurnal Seni Rupa Vol 12, No 1 (2023): Gorga : Jurnal Seni Rupa
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/gr.v12i1.44151

Abstract

The purpose of this study was to produce learning media products in the form of graphic arts learning electronic modules for high school students. The type of research used is the 4D research and development model which consists of define, design, development and disseminate. In this research, the 4D model is simplified into define, design and part of development. Data was collected through observation, interviews and documentation. The results of the study show an overview of the process of developing electronic modules for graphic arts learning for high school students starting from define (defining) including learning needs analysis, curriculum, students, materials, assignments, formulation of learning objectives. The design stage includes selecting the media, format, and making the initial design. The development stage includes the creation of learning media products. Through this electronic module it is hoped that it can expedite the learning process, be able to overcome obstacles in finding and understanding graphic art material, students can learn independently at school or at home and can also increase appreciation and creativity for graphic arts works.Keywords: development, electronic module, graphic arts.AbstrakTujuan penelitian ini untuk menghasilkan produk media pembelajaran berupa modul elektronik pembelajaran seni grafis untuk peserta didik SMA.  Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development) model 4D yang terdiri dari define (pendefinisian), design (perancangan), development (pengembangan) dan disseminate (penyebaran). Pada penelitian ini model 4D disederhanakan menjadi define (pendefenisian), design (perancangan) dan sebagian development (pengembangan). Data dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian memperlihatkan gambaran proses pengembangan modul elektronik pembelajaran seni grafis untuk peserta didik SMA mulai dari define (pendefinisian) meliputi analisis kebutuhan belajar, kurikulum, peserta didik, materi, tugas, rumusan tujuan pembelajaran. Tahap design (perancangan) meliputi pemilihan media, format, dan pembuatan desain awal. Tahap development (pengembangan) meliputi pembuatan produk media pembelajaran. Melalui modul elektronik ini diharapkan dapat melancarkan proses pembelajaran, dapat mengatasi kendala dalam menemukan dan memahami materi seni grafis, peserta didik dapat belajar mandiri di sekolah ataupun di rumah dan juga dapat meningkatkan apresiasi dan kreatifitas terhadap karya seni grafis.Kata Kunci: pengembangan, modul elektronik, seni grafis. Authors:Jerry Rinaldo : Universitas Pendidikan IndonesiaYudi Sukmayadi : Universitas Pendidikan Indonesia References:Azis, A. C. K., Mesra, M., & Sugito, S. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Micro Teaching Bagi Mahasiswa Seni Rupa Universitas Negeri Medan. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 10(1), 223-229. https://doi.org/10.24114/gr.v10i1.26011.Ibda, H. (2017). Media Pembelajaran Berbasis Wayang : Konsep dan Aplikasi. Semarang: CV Pilar Nusantara.Kepmendikbudristek. (2022).Kepmendikbudristek RI No 262/M/2022 Tentang Perubahan atas Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.Jakarta: Kemendikbud.Permendikbud. (2013). Permendikbud No 69 Tahun 2013 Tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Jakarta: Kemendikbud.Prastowo, A. (2015). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.Ramadhanti, F., Az-Zahra, H. M., & Herlambang, A. D. (2019). Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Mata Pelajaran Desain Grafis Percetakan menggunakan Model Four-D pada Siswa SMK Negeri 5 Malang. Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 3(10), 9806-9814. https://jptiik.ub.ac.id/index.php/jptiik/article/view/6576.Sugianto, H. (2014). Penerapan Model Kontektual Berbantuan Multimedia untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep dan Literasi Sains Siswa pada Materi Fluida di SMA kelas IX IPA. Jurnal Penelitian Pendidikan , 14(1), 1-7. https://doi.org/10.17509/jpp.v14i1.3207.Tanama, A. (2020). Cap Jempol Seni Cetak Grafis dari Nol. Yogyakarta: SAE.Trianto, T. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Perdana Group.Yenni, A., Wahyudi, T. (2022). “Materi Ajar Seni Budaya Untuk Tahun Pelajaran 2022/2023”. Hasil Wawancara Pribadi: 9 Juli 2022, SMAN 3 Pekanbaru.Yusra, A. H. (2016). Perancangan dan Pembuatan Modul Pembelajaran Elektronik (E-Modul) Pada Mata Pelajaran Simulasi Digital Kelas X SMK N 9 Padang Tahun Ajaran 2016/2017. Tesis tidak diterbitkan. Padang: Universitas Putra Indonesia "YPTK" Padang.
Co-Authors Abizar Algifari Saiful ADITYA NUGRAHA Agung Prabowo Agus Budiman Agus Budiman Ananda, Fazrin Sheila Andini, Mustika Andrian Purwanto Anugrah, Agung Tresna Arif Purnama Aryuda Fakhleri Fallen Asep Rizwan Nurfalah Ayo Sunaryo Ayo Sunaryo Azra Mahira Ihzadila Bayu Denia Shanti Cece Sobarna Chandra Diana Islamanov Cipta, Febbry Dadang Dwi Septiyan Daranua, N. Yeremias Kasimirus Debora Catherine Pranata Dedy Ari Nugroho Dedy Setyawan Dera Raksaesa Regawa Dini Oktavia Dody Mohamad Kholid Dopo, Florentianus Dwi Catur Berlianda Dwi Utami Ningsih Eko Wahyudianto Enry Johan Jaohari Fallen, Aryuda Fakhleri Fauziyyah, Nida Ghaida Fauzy Ananda, Rizky Febriyani Febriyani Fensy Sella Firdaus, Jhon Gilang Maulana Haka, Eddy Aprianto Haviana, Asani Gian Hendra Rizal Hikmah Sari Hikmah Sari, Hikmah Hulumudi, Siti Indriyani Insani Midyanti, Hafizhah Islamanov, Chandra Diana Iwan Gunawan Jerry Rinaldo Jilian Sarasati Heropurnindia Joko Sembodo Juju Masunah Juju Masunah Julia Julia Julia Kristiyano, Agung Kusuma, Adel Sulaiman Kusumah, Satria Manggala Lanang Riyadi Latifatuzzahra, Hilmia Maulana, Marsel Ridky Maulana, Rizqi Midyanti , Dwi Marisa Midyanti, Hafizhah Insani Moeradi, Vista Amabile Mugiyat, Arellya Muhamad Ihsan, Muhamad Muhamad Zulfikri Husaeni Muhammad Aji Fathurohman Muhammad Fiqri Rizqullah Muhammad Sirojul Muniir Muniir, Muhammad Sirojul Munir Nada Sofia Irmanika Nadine Rizkita Najamudin, Muhammad Nana Supriatna Nandang Budiman Narawaty, Taty Nikawanti, Gia Nisyar Fauzi Noor Noviyanti Maulani Piter Sembiring Pratama Muharram, Yusuf Aulia Purwanto, Andrian Putri Anastasya Rachmad, Tono Rachmajumadila Agustint Raden Muhammad Mulyadi Rahman, Pispian Regawa, Dera Raksaesa Respati, Resa Ridwan, Ridwan Rita Milyartini Rizal, Hendra Rizali, Rizki Rizki Rizali Rizkita, Nadine Rizqi Maulana Saiful, Abizar Algifari sandie gunara, sandie Saprudin Saprudin, Saprudin Satria Manggala Kusumah Satya, Royys Bagja Rizky Sella, Fensy Selvi Rahmadani Pratiwi Sembiring, Piter Siti Indriyani Hulumudi Slamet Haryono Sri Wahyuni Srilestari, Widia Sunaryo, Ayo Supiarza, Hery Suswanti, Tutik Tati Narawati Tawangsasi, Uni Tono Rachmad Pudjo Harto Tresnadi, Soni Tri Indri Hardini Tri Karyono Trianti Nugraheni Trianti Nugraheni Trimulyani Nurjatisari Urfan Saniylabdhawega Ridhwan uus karwati Vista Amabile Moeradi Wadiyo Wadiyo Widia Srilestari Wiharja, Muh. Kurniawan Adikusuma Yana Endrayanto Yustianingsih, Desti Zafirahana, Mutia Rahmi