p-Index From 2021 - 2026
13.641
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Sendratasik Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JSM (Jurnal Seni Musik) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni International Journal of Visual and Performing Arts Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Jurnal Paedagogy Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Berajah Journal Jurnal Citra Pendidikan Journal of General Education and Humanities Journal of Scientech Research and Development Jurnal Basicedu Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JPLED Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Journal of Innovative and Creativity DEWANTECH Indonesian Journal of Music Research, Development, and Technology KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Harmonia: Journal of Arts Research and Education Jurnal Citra Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya OSTINATO Journal of Music Study and Research Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan “Pupuh Dangdanggula” Berbasis Metode Demonstrasi dan Teknik Ngabeo dalam Pembelajaran Seni Tradisi Sunda: Studi kasus pada siswa SMP Pasundan 1 Cimahi Hilmia Latifatuzzahra; Yudi Sukmayadi; Fensy Sella
OSTINATO: Journal of Music Study and Research Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67575/ostinato.v1i2.11

Abstract

Pupuh sebagai warisan sastra dan seni vokal Sunda menghadapi tantangan keberlanjutan akibat menurunnya minat generasi muda, sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang relevan dalam pendidikan formal. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses dan efektivitas pelatihan nembang Pupuh Dangdanggula berbasis metode demonstrasi dan teknik ngabeo pada siswa SMP Pasundan 1 Cimahi dalam persiapan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi demonstrasi, teknik ngabeo, dan notasi sederhana secara signifikan meningkatkan penguasaan melodi, ketepatan ornamentasi vokal (dongkari), ekspresi musikal, serta kepercayaan diri siswa, yang tercermin dalam capaian Juara Harapan I pada lomba FTBI. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis transmisi lisan yang dipadukan dengan strategi pedagogis terstruktur efektif untuk materi pupuh yang bersifat kompleks. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model pelatihan pupuh yang kontekstual dan adaptif dengan menjembatani tradisi lisan Sunda dan pembelajaran seni di sekolah formal, sehingga memperkuat posisi pupuh sebagai praktik pedagogis yang berkelanjutan.
Pembelajaran Teknik Bowing dan Fingering pada Permainan Biola Anak Usia Sekolah Dasar di Purwacaraka Music Studio Mangga Muhamad Ihsan; Yudi Sukmayadi; Fensy Sella
OSTINATO: Journal of Music Study and Research Vol. 1 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : Pendidikan Seni Musik, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain, Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67575/ostinato.v1i2.12

Abstract

Pendidikan musik berperan penting dalam mendukung perkembangan motorik halus dan konsentrasi anak usia sekolah dasar, salah satunya melalui pembelajaran biola yang menuntut koordinasi tangan kanan dan kiri secara presisi. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses pembelajaran teknik dasar bowing dan fingering, kemampuan siswa dalam menerapkan kedua teknik tersebut, serta kendala dan faktor pendukung yang muncul dalam konteks pendidikan musik nonformal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap pengajar dan peserta didik di Purwacaraka Musik Studio Mangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran bowing dan fingering dilaksanakan secara bertahap melalui pengenalan instrumentasi, pembiasaan posisi tubuh dan bow, serta latihan teknik dasar yang terstruktur dengan mengacu pada Suzuki Violin Book Grade I. Temuan utama mengindikasikan bahwa kestabilan bowing dan ketepatan fingering merupakan tantangan utama bagi anak usia sekolah dasar, terutama pada aspek kontrol gesekan dan intonasi, namun dapat diatasi melalui strategi pedagogis yang menekankan latihan refleks, pengulangan bertahap, dan penyesuaian pembelajaran sesuai kemampuan individu siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan pedagogis yang sistematis dan adaptif dalam pembelajaran biola tidak hanya berkontribusi pada penguasaan teknik bermain, tetapi juga mendukung perkembangan motorik halus dan disiplin belajar anak, sehingga memperkaya kajian pedagogi musik anak dalam konteks pendidikan non-formal.
Reconsidering the Drill Method in Music Education: Pedagogical Perspectives and Learning Outcomes Piter Sembiring; Yudi Sukmayadi; Sandie Gunara
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 4 No. 1 (2026): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v4i1.531

Abstract

The drill method has long been employed in music education, yet its pedagogical relevance remains debated due to its association with mechanical repetition and limited musical meaning. This study aims to re-examine the role of the drill method in music learning by synthesising pedagogical perspectives, instructional practices, and reported learning outcomes within existing scholarly literature. A qualitative literature review design was employed, involving systematic database searching, study selection based on predefined inclusion criteria, and thematic analysis of selected studies. Data were analysed using a structured analytical framework through coding, categorisation, and cross-study comparison to identify recurring pedagogical patterns and reported learning outcomes. The reviewed studies indicate that drill-based practice consistently supports technical stability, musical accuracy, notation literacy, and performance consistency across diverse educational contexts. However, its effectiveness is strongly dependent on instructional design and pedagogical integration. Drill contributes to meaningful musical development when aligned with clear objectives, guided feedback, and interpretative engagement, but becomes limited when applied as isolated repetition. This study positions drill as a foundational pedagogical strategy that supports progressive musical learning rather than as a purely mechanical method.
Kurikulum Pendidikan Seni Berbasis Kearifan Lokal Sebagai Pelestarian Di Era Globalisasi Lia Febria Kurnianingsih; Yudi Sukmayadi; Sandie Gunara
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 3 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED) in Press
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i3.1281

Abstract

Globalization has brought about profound transformations across all facets of social life, particularly in the cultural domain. The rapid proliferation of information through digital technologies and social media has enabled global popular culture to increasingly permeate the lives of the younger generation, resulting in a progressive decline in interest in local arts and cultural heritage. This phenomenon poses a significant challenge to cultural preservation efforts in Indonesia. This study aims to analyze the strategic role of a local wisdom-based arts education curriculum as an instrument for cultural preservation in the era of globalization, with a focus on its implementation at State Senior High School 1 Rajagaluh, Majalengka. Employing a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews, document analysis, and field observation. The findings indicate that the integration of local wisdom-based arts into the formal educational curriculum plays a strategic role in fostering cultural awareness, strengthening national identity, and cultivating 21st-century competencies including creativity, collaboration, and critical thinking among students. The implementation is closely aligned with the principles of the Merdeka Curriculum, which emphasizes contextual and project-based learning. Nevertheless, several challenges persist, including a shortage of competent arts educators, inadequate facilities, and the pervasive influence of global culture through digital media. A sustained synergy among the government, educational institutions, teachers, and the broader community is essential for ensuring that Indonesia’s traditional arts and cultural heritage remain preserved, dynamic, and relevant to contemporary times.
Developing Laras Degung Vocal Etudes as ICT-Based Learning Media for Sundanese Kawih Wina Lerina; Uus Karwati; Yudi Sukmayadi; Rita Milyartini
Journal of General Education and Humanities Vol. 5 No. 5 (2026): October
Publisher : MASI Mandiri Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58421/gehu.v5i5.2033

Abstract

Learning Sundanese kawih requires accurate pitch reproduction, yet beginners often have limited access to consistent laras degung pitch references for independent practice. Existing digital learning resources for Sundanese music remain limited, particularly those that provide structured, repeatable pitch practice. This study aimed to develop and initially validate an ICT-based laras degung vocal etude as a digital learning resource for Sundanese kawih practice. This study used a Research and Development approach based on the ADDIE model. The implementation involved 30 senior high school students who were beginners in Sundanese karawitan. Data were collected through interviews, observations, documentation, student-response questionnaires, and expert validation. Qualitative data from interviews and observations were analyzed descriptively, while expert and student questionnaire data were analyzed quantitatively using feasibility and response percentages. Expert validation indicated high feasibility, with an overall score of 89.4%, comprising tuning accuracy (93.8%), audio quality (86.1%), and pedagogical feasibility (87.5%). The student-response score was 88.7%, categorized as very positive. The developed medium demonstrated high feasibility and positive initial usability for laras degung pitch practice, but its learning effectiveness was not experimentally established. The resource offers an accessible digital complement to teacher-guided practice and supports the digital preservation of Sundanese musical heritage.
Co-Authors Abizar Algifari Saiful Abizar Algifari Saiful ADITYA NUGRAHA Agung Prabowo Agus Budiman Agus Budiman Ananda, Fazrin Sheila Andini, Mustika Andrian Purwanto Anugrah, Agung Tresna Arif Purnama Aryuda Fakhleri Fallen Asep Rizwan Nurfalah Ayo Sunaryo Ayo Sunaryo Azra Mahira Ihzadila Bayu Denia Shanti Cece Sobarna Chandra Diana Islamanov Cipta, Febbry Dadang Dwi Septiyan Daranua, N. Yeremias Kasimirus Debora Catherine Pranata Dedy Setyawan Dera Raksaesa Regawa Dini Oktavia Dody Mohamad Kholid Dopo, Florentianus Dwi Catur Berlianda Dwi Marisa Midyanti Dwi Utami Ningsih Eko Wahyudianto Enry Johan Jaohari Fallen, Aryuda Fakhleri Fauziyyah, Nida Ghaida Fazrin Sheila Ananda Febriyani Febriyani Fensy Sella Firdaus, Jhon Gilang Maulana Haka, Eddy Aprianto Haviana, Asani Gian Hendra Rizal Hikmah Sari Hikmah Sari, Hikmah Hilmia Latifatuzzahra Hulumudi, Siti Indriyani Insani Midyanti, Hafizhah Islamanov, Chandra Diana Iwan Gunawan Jerry Rinaldo Jilian Sarasati Heropurnindia Joko Sembodo Juju Masunah Juju Masunah Julia Julia Julia Kristiyano, Agung Kusuma, Adel Sulaiman Kusumah, Satria Manggala Lanang Riyadi Lia Febria Kurnianingsih Maulana, Marsel Ridky Maulana, Rizqi Midyanti, Hafizhah Insani Moeradi, Vista Amabile Mugiyat, Arellya Muhamad Ihsan Muhamad Zulfikri Husaeni Muhammad Aji Fathurohman Muhammad Fiqri Rizqullah Muhammad Sirojul Muniir Muniir, Muhammad Sirojul Munir Nada Sofia Irmanika Nadine Rizkita Nana Supriatna Nandang Budiman Narawaty, Taty Nikawanti, Gia Nisyar Fauzi Noor Noviyanti Maulani Piter Sembiring Pratama Muharram, Yusuf Aulia Purwanto, Andrian Putri Anastasya Rachmad, Tono Rachmajumadila Agustint Raden Muhammad Mulyadi Rahman, Pispian Regawa, Dera Raksaesa Respati, Resa Ridwan, Ridwan Rita Milyartini Rita Milyartini Rizal, Hendra Rizali, Rizki Rizki Rizali Rizkita, Nadine Rizky Fauzy Ananda Rizqi Maulana Saiful, Abizar Algifari sandie gunara, sandie Saprudin Saprudin, Saprudin Satria Manggala Kusumah Satya, Royys Bagja Rizky Selvi Rahmadani Pratiwi Sembiring, Piter Siti Indriyani Hulumudi Slamet Haryono Sri Wahyuni Srilestari, Widia Sunaryo, Ayo Supiarza, Hery Suswanti, Tutik Tati Narawati Tawangsasi, Uni Tono Rachmad Pudjo Harto Tresnadi, Soni Tri Indri Hardini Tri Karyono Trianti Nugraheni Trianti Nugraheni Trimulyani Nurjatisari Urfan Saniylabdhawega Ridhwan uus karwati Vista Amabile Moeradi Wadiyo Wadiyo Widia Srilestari Wiharja, Muh. Kurniawan Adikusuma Wina Lerina Yana Endrayanto Yustianingsih, Desti Zafirahana, Mutia Rahmi