p-Index From 2021 - 2026
13.048
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Cakrawala Pendidikan Jurnal Sendratasik Grenek: Jurnal Seni Musik Gorga : Jurnal Seni Rupa Resital: Jurnal Seni Pertunjukan (Journal of Performing Arts) PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education SWARA - Jurnal Antologi Pendidikan Musik Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan JPsd ( Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar ) Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Naturalistic : Jurnal Kajian dan Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Gondang: Jurnal Seni dan Budaya JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Jurnal Basicedu Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Gelar : Jurnal Seni Budaya Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni Journal of Humanities and Social Studies EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN JSM (Jurnal Seni Musik) Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni International Journal of Visual and Performing Arts Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Jurnal Paedagogy Musikolastika: Jurnal Pertunjukan dan Pendidikan Musik Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Virtuoso: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Didaktika: Jurnal Kependidikan Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Sosial dan Teknologi These proceedings represent the work of researchers participating in The International Conference on Elementary Education (ICEE) which is being hosted by the Elementary Education Study Programme School of Postgraduate Studies, Universitas Pendidikan Berajah Journal Jurnal Citra Pendidikan Journal of Scientech Research and Development Jurnal Basicedu Jurnal Citra Pendidikan Anak Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Proceeding of International Conference on Science, Education, and Technology JPLED Paradigma: Jurnal Kajian Budaya Journal of Innovative and Creativity Journal of Social Work and Science Education Indonesian Journal of Music Research, Development, and Technology KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Harmonia: Journal of Arts Research and Education Jurnal Citra Pendidikan Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya OSTINATO Journal of Music Study and Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Simulasi Desain Web Music Entertainment Sebagai Produk Mata Kuliah Kewirausahaan Andrian Purwanto; Yudi Sukmayadi; Enry Johan Jaohari
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5304

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat penggunaan simulasi desain web music entertainment sebagai alat pendukung ketercapaian hasil pembelajaran mahasiswa Program Studi Musik pada mata kuliah kewirausahaan yang didasarkan oleh perkembangan pesat industri musik dan hiburan di era digital serta pentingnya pemanfaatan teknologi dan platform digital dalam mempromosikan usaha jasa musik. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif didukung dengan Teknik pengumpulan data berupa wawancara dengan subjek penelitian untuk memperoleh data mengenai minat pengguna terhadap simulasi desain web dan kebutuhan dalam industri ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengguna jasa music entertainment menunjukkan minat yang tinggi terhadap platform sebagai sumber rujukan dan interaksi dengan usaha jasa musik favorit mereka. Simulasi desain web music entertainment memiliki potensi membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan memanfaatkan teknologi digital dalam membangun usaha jasa musik. Penelitian ini menyimpulkan desain web yang menarik, format musik yang beragam, dan fitur interaktif yang merupakan faktor penting dalam mengembangkan platform usaha jasa musik. Simulasi desain web dapat menjadi produk yang menarik untuk dikembangkan, dengan penggunaan teori kewirausahaan, desain UX, pemasaran digital, dan prinsip desain web yang responsif. Dengan menerapkan penemuan dan saran dari penelitian ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan peluang kesuksesan dalam industri musik dan hiburan yang semakin kompetitif.
Kurikulum Pembelajaran Tari di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma Dini Oktavia; Yudi Sukmayadi; Trianti Nugraheni
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i3.5401

Abstract

Padepokan Surya Medal Putera Wirahma adalah sebuah sanggar yang bergerak dibidang seni khususnya terdapat kegiatan pembelajaran tari. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah terkait struktur kurikulum, perencanaan kurikulum dan implementasi kurikulum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kurikulum pembelajaran tari di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma. Pendekatannya menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Partisipan yang terlibat yakni pelatih dan pimpinan Padepokan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, teknik wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan cara triangulasi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa di Padepokan Surya Medal Putera Wirahma memiliki struktur administrasi kurikulum yang cukup lengkap. Terdapat komponen pembelajaran seperti capaian pembelajaran, materi pembelajaran, metode pembelajaran, teknik evaluasi pembelajaran. Selain itu juga terdapat biografi sejarah Padepokan. Implikasinya, Padepokan Surya Medal Putera Wirahma merupakan sanggar tari yang kurikulumnya mengacu pada sistem pendidikan formal dengan penyajian kegiatan pembelajaran yang konsisten sebagai upaya peningkatan pelayanan serta kepercayaan masyarakat.
Art Learning for Children as a Social Emotional Learning Program Selvi Rahmadani Pratiwi; Yudi Sukmayadi; Trianti Nugraheni
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5227

Abstract

Attitude is an aspect that needs attention because it is a polemic problem in children today. This article aims to initiate the concept of art learning as a social emotional learning program. It can be said that art education has a further meaning than just a process of transferring knowledge and skills, but art education can be used as an effort to develop Emotional Intelligence (EQ) and Intellectual (IQ) this is because art education itself is based on mental (moral), analysis, and synthesis, besides that art is seen as having the essential value to touch one's emotional plain. Literature review is the method in this research with data collection techniques from keyword searches: (1) social emotional learning and (2) art learning for children through Google Scholar. The results of the study found that social emotional learning through art education is seen as something interesting and crucial to be studied and further formulated into a formulation, where the concepts of Art Learning and Social Emotional Learning are used as a foothold and then analyzed, and led to the finding that art learning can be used as a social emotional learning program to be able to improve the five domains of children's social emotional competence. This research has implications for children's social emotional development including awareness and appreciation skills as a form of affection that can be applied later in social life.
Guntur galunggung song: text and symbolic meaning review Abizar Algifari Saiful; Yudi Sukmayadi
Dewa Ruci: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Vol. 18 No. 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana Institut Seni Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/dewaruci.v18i2.4569

Abstract

Mang Koko's 'Guntur Galunggung' is one of the most evocative and innovative songs in Sundanese music, created in response to the 1982 eruption of Mount Galunggung. This song represents a collaborative effort between Sundanese writer Wahyu Wibisana and musical artist Mang Koko, showcasing uniqueness in its thematic background, musical arrangement, and lyrical meaning. The research employs descriptive analysis, focusing on data processing through content analysis of music manuscripts. Data collection methods include observation, interviews, and literature studies. This analysis provides an in-depth review of the innovative Sundanese musical work, 'Guntur Galunggung,' highlighting its musical complexity and interrelated symbolic meanings. The research results reveal the intricate structure of the song "Guntur Galunggung," comprising 12 stanzas of rumpaka, 12 stanzas of gending accompaniment, and distinct sections with varying musical elements, while symbolically depicting the life of a local couple, Mang Maman, and Bi Warsih, emphasizing themes of simplicity, gratitude, resilience, and adaptation in the face of challenges, culminating in their migration to Sumatra as a metaphorical journey of rising after a fall.
Peran Digital Music Publisher dalam Pemasaran Karya Musik di Era Industri 4.0 Dadang Dwi Septiyan; Wadiyo Wadiyo; Slamet Haryono; Yudi Sukmayadi
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Revolusi industri 4.0 secara fundamental mengakibatkan berubahnya cara manusia berpikir, hidup, dan berhubungan satu dengan yang lain. Revolusi tersebut berdampak pada sektor industri musik yang menjadi bagian integral masyarakat global. Seiring berkembangnya teknologi, digital music publishing dan/atau digital music publisher menjadi metode baru dalam pemasaran karya musik. Digital music publisher memiliki kewajiban untuk mendistribusikan atau memasarkan karya musik yang hak nya dikelola oleh digital publsiher. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran digital music publisher dalam pemasaran karya musik di era industri 4.0. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Perspektif yang digunakan mengkaji penelitian ini adalah perspektif manajemen pemasaran milik Kotler. Fokus dalam penelitian ini adalah pemahaman tentang gambaran praktik manajemen pemasaran yang dilakukan oleh digital music publisher dalam memasarkan karya musik melalui digital publishing. Berdasarkan pada hasil penelitian, diperoleh data bahwa digitalisasi musik di era industri 4.0 membuat para artist atau musisi dapat memasarkan karya musiknya ke publik dengan mudah. Melalui digital music publisher, artist atau musisi dengan sangat mudah mempublikasikan dan mendistribusikan karya musiknya, serta dapat mengelola hak moral dan hak ekonomi nya atas karya musik yang dikelola oleh digital music publisher. Selain itu, digital music publisher berperan dalam pengelolaan karya musik yang akan didistribusikan dan dipublikasikan secara luas, dari konsep produk yang tentu hasil rekamannya berkualitas agar dapat dimonetizing sesuai dengan banyaknya karya musik itu didengar oleh pendengar. Implikasi penelitian ini memberikan informasi kepada para pencipta lagu dan musisi akan pentingnya digital music publisher dalam memaksimalkan hak moral dan hak ekonomi dari karya musiknya.
Senyawa Music Exploration In The “Membaladakan Keselamatan” Album Dadang Dwi Septiyan; Wadiyo Wadiyo; Slamet Haryono; Yudi Sukmayadi
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Senyawa is a place for sound experimentation by two of its personnel, namely Rully Shabara and Wukir Suryadi. Senyawa fans always look forward to exploration, both in every show and in every album. This study aims to identify, analyze, and describe the musical exploration carried out by Senyawa in the Membaladakan Keselamatan album. The research method used is a qualitative method. The focus in this research is the description of the exploration practices carried out by the two Senyawa personnel in the Membaladakan Keselamatan Album. Based on the results of the study, it was obtained data that in the making of the Membaladakan Keselamatan Album a plan was not carried out, but only the result of practice behavior that occurred organically. However, even though Senyawa is an experimental musical group, for Senyawa, practice is the most important thing in a creative process. Especially in the Membaladakan Keselamatan Album, this album is a very experimental album for Senyawa, because making normal songs as usual for Senyawa is something out of the ordinary. Especially in the Membaladakan Keselamatan Album, Senyawa is challenged in the genre that is presented, namely Ballads. The vocal and acoustic guitar explorations in the Membaladakan Keselamatan Album seem simple but the purpose of this album is to reinforce the public's definition of Senyawa, especially to appreciators who often define the strangeness of Senyawa exploration as well as with the use of obscure lyrics. The implication of this research is to provide information about the importance of independence in working in order to become a more complete entity.
The Pattern of Inheriting Expertise in the Aligo Nasheed Group Muh. Kurniawan Adi Kusuma Wiharja; Wadiyo Wadiyo; Yudi Sukmayadi; Slamet Haryono
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nasheed music is a type of music that is rich in Islamic values conveyed through its lyrics. One of the nasheed groups in Makassar City is the Aligo nasheed group. This group has been active for approximately 16 years and is influential in Makassar City. This research aims to gain an understanding of the cultural inheritance process within the Aligo nasheed group, using the Cavalli Sforza and Feldman cultural inheritance framework and qualitative methods. The research findings indicate that there is a cultural inheritance process in the learning activities conducted by the Aligo nasheed group. This inheritance process occurs horizontally among group members during weekly practice sessions. The exchange of information and nasheed knowledge takes place during these group practice sessions.
Using the Song Maker Feature on Chrome Music Lab as a Music Learning Media Dwi Utami Ningsih; Yudi Sukmayadi
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 4, No 3 (2023)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v4i3.632

Abstract

This study aims to reveal how to use the Song Maker feature in Chrome Music Lab as a medium that can be used in remote music learning. Data collection was taken from reference books and journals, as well as YouTube and Google applications. The research method used was Research and Development (RD) with the Waterfall development model. The resulting product is in the form of a learning video that contains an introduction to Chrome Music Lab and the Song Maker feature, how to access and the process of making songs in the Song Maker feature. The results of the development of the Song Maker feature in Chrome Music Lab show that the feature is very easy, useful, and fun to use as learning media. The test results show that the product is ready to use because the respondents are satisfied. Chrome's Music Lab, specifically the Song Maker feature, provides an alternative for educators to extrapolate music education barriers by connecting active methods with technological, digital experiences for distance learning. The implication of the finding is using the Song Maker feature of Chrome Music Lab as a media for learning music can be used in the classroom for music creation lessons.
Profil Instruksional Aplikasi Song Maker dalam Kreasi Musik Sederhana untuk Pembelajaran bagi Anak-Anak Lanang Riyadi; Yudi Sukmayadi; Tri Karyono
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 7, No 3 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jdc.v7i3.79148

Abstract

Terdapat ragam jenis media pembelajaran berbasis teknologi, informatika, dan komputer, termasuk media berbasis permainan dengan nama Chrome Music Lab. Platform ini memiliki beberapa aplikasi menarik, salah satunya Song Maker untuk meningkatkan minat dan eksplorasi anak dalam menciptakan karya musik sederhana. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran instruksional mengenai aplikasi Song Maker dan cara penggunaannya pada Chrome Music Lab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode konten analisis fitur aplikasi di mana data dikumpulkan melalui pengamatan langsung terhadap aplikasi Song Maker dengan meninjau fitur-fitur yang terdapat pada aplikasi tersebut dan didukung oleh penelitian terdahulu sebagai penguat hasil penelitian. Chrome Music Lab memiliki 14 aplikasi menarik yang dapat digunakan oleh siswa untuk belajar musik sambil bermain. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat digunakan sebagai media eksplorasi dan sarana bermain sambil belajar musik bagi anak. Salah satu aplikasinya adalah song maker yang digunakan untuk membuat karya musik sederhana. Media ini merupakan sarana yang tepat untuk merangsang daya intelektual dan kreativitas dasar anak dalam menciptakan karya musik sederhana. 
Studi Komparasi Peralihan Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran Seni Budaya SMA Muhamad Zulfikri Husaeni; Yudi Sukmayadi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 6 (2023): December
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i6.5402

Abstract

Kemendikbudristek mengeluarkan kurikulum baru pada tahun 2022 yang dinamakan dengan kurikulum merdeka sebagai penggantinya kurikulum 2013. Tujuan artikel ini mendasari pada isu perubahan/peralihan dan juga problematika pada transisi kedua kurikulum tersebut. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif kualitatif. Hasil dalam penelitian ini menunjukan beberapa dampak dari transisi kedua kurikulum diantaranya implementasi dan juga habitus pada proses pembelajaran disekolah. Kesimpulan penelitian ini adalah kurikulum merdeka adalah nama baru kurikulum 2022 yang akan di terapkan di semua jenjang instansi sekolah baik formal, informal ataupun non formal dengan beberapa level pada kurikulum tersebut sebagai adaptasi dengan hal ini mungkin akan muncul berbagai persepsi dari setiap guru yang berelevan dengan dampak dan perubahan dari kurikulum 2013 ke kurikulum merdeka. Hal tersebut akan menjadi gebrakan baru dari sebuah regulasi pendidikan indonesia, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Implikasi secara keseluruhan, peralihan dari Kurikulum 2013 ke Kurikulum Merdeka di SMA menunjukkan langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Co-Authors Abizar Algifari Saiful ADITYA NUGRAHA Agung Prabowo Agus Budiman Agus Budiman Ananda, Fazrin Sheila Andini, Mustika Andrian Purwanto Anugrah, Agung Tresna Arif Purnama Aryuda Fakhleri Fallen Asep Rizwan Nurfalah Ayo Sunaryo Ayo Sunaryo Azra Mahira Ihzadila Bayu Denia Shanti Cece Sobarna Chandra Diana Islamanov Cipta, Febbry Dadang Dwi Septiyan Daranua, N. Yeremias Kasimirus Debora Catherine Pranata Dedy Ari Nugroho Dedy Setyawan Dera Raksaesa Regawa Dini Oktavia Dody Mohamad Kholid Dopo, Florentianus Dwi Catur Berlianda Dwi Utami Ningsih Eko Wahyudianto Enry Johan Jaohari Fallen, Aryuda Fakhleri Fauziyyah, Nida Ghaida Fauzy Ananda, Rizky Febriyani Febriyani Fensy Sella Firdaus, Jhon Gilang Maulana Haka, Eddy Aprianto Haviana, Asani Gian Hendra Rizal Hikmah Sari Hikmah Sari, Hikmah Hulumudi, Siti Indriyani Insani Midyanti, Hafizhah Islamanov, Chandra Diana Iwan Gunawan Jerry Rinaldo Jilian Sarasati Heropurnindia Joko Sembodo Juju Masunah Juju Masunah Julia Julia Julia Kristiyano, Agung Kusuma, Adel Sulaiman Kusumah, Satria Manggala Lanang Riyadi Latifatuzzahra, Hilmia Maulana, Marsel Ridky Maulana, Rizqi Midyanti , Dwi Marisa Midyanti, Hafizhah Insani Moeradi, Vista Amabile Mugiyat, Arellya Muhamad Ihsan, Muhamad Muhamad Zulfikri Husaeni Muhammad Aji Fathurohman Muhammad Fiqri Rizqullah Muhammad Sirojul Muniir Muniir, Muhammad Sirojul Munir Nada Sofia Irmanika Nadine Rizkita Najamudin, Muhammad Nana Supriatna Nandang Budiman Narawaty, Taty Nikawanti, Gia Nisyar Fauzi Noor Noviyanti Maulani Piter Sembiring Pratama Muharram, Yusuf Aulia Purwanto, Andrian Putri Anastasya Rachmad, Tono Rachmajumadila Agustint Raden Muhammad Mulyadi Rahman, Pispian Regawa, Dera Raksaesa Respati, Resa Ridwan, Ridwan Rita Milyartini Rizal, Hendra Rizali, Rizki Rizki Rizali Rizkita, Nadine Rizqi Maulana Saiful, Abizar Algifari sandie gunara, sandie Saprudin Saprudin, Saprudin Satria Manggala Kusumah Satya, Royys Bagja Rizky Sella, Fensy Selvi Rahmadani Pratiwi Sembiring, Piter Siti Indriyani Hulumudi Slamet Haryono Sri Wahyuni Srilestari, Widia Sunaryo, Ayo Supiarza, Hery Suswanti, Tutik Tati Narawati Tawangsasi, Uni Tono Rachmad Pudjo Harto Tresnadi, Soni Tri Indri Hardini Tri Karyono Trianti Nugraheni Trianti Nugraheni Trimulyani Nurjatisari Urfan Saniylabdhawega Ridhwan uus karwati Vista Amabile Moeradi Wadiyo Wadiyo Widia Srilestari Wiharja, Muh. Kurniawan Adikusuma Yana Endrayanto Yustianingsih, Desti Zafirahana, Mutia Rahmi