p-Index From 2021 - 2026
13.218
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Inspirasi Pendidikan Vidya Karya Jurnal Manajemen & Supervisi Pendidikan Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Alignment: Journal of Administration and Educational Management Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Jurnal Kesehatan Indonesia GOLDEN AGE: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Media Manajemen Pendidikan Jurnal Pendidikan dan Konseling Jurnal Eduscience (JES) JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan PROGRES PENDIDIKAN Journal On Teacher Education (Jote) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Sekretari & Administrasi (Serasi) Didaktika: Jurnal Kependidikan Padaringan : Jurnal Pendidikan Sosiologi Antropologi TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) BIOCHEPHY: Journal of Science Education Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini Journal of General Education and Humanities Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah International Journal of Learning Reformation in Elementary Education Sinar Dunia: Jurnal Riset Sosial Humaniora dan Ilmu Pendidikan Jurnal Pendidikan Terapan Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Jurnal Konseling Pendidikan Islam Walada: Journal of Primary Education Journal Educational Research and Development Gawi: Journal of Action Research
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Growth Mindset dan Professional Growth terhadap Motivasi Kerja Guru SMAN Wilayah Hilir Kapuas: The Influence of Transformational Leadership, Growth Mindset, and Professional Growth on the Work Motivation of Teachers at State Senior High Schools (SMAN) in the Hilir Kapuas Region Widy Noviani; Ahmad Suriansyah; Ngadimun Ngadimun
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 02 (2026): Research Articles, August 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v6i02.8990

Abstract

Education is a strategic instrument in nation-building that relies heavily on teacher quality. Teacher work motivation is a crucial factor in fostering high-quality learning, particularly during the implementation of the Kurikulum Merdeka (Independent Curriculum). This study aims to analyse the direct and indirect effects of a school principal's transformational leadership on teacher work motivation, mediated by growth mindset and professional growth. A quantitative approach utilising path analysis was employed. The study population consisted of 271 public high school teachers in the downstream region of Kapuas Regency, with a sample of 162 respondents selected via simple random sampling. Data were collected using a five-point Likert scale questionnaire—validated for reliability and validity—and subsequently analysed using linear regression, path analysis, and the Sobel test. The results indicate that transformational leadership, growth mindset, professional growth, and teacher work motivation all fall within the high category. Transformational leadership exerts a positive and significant influence on work motivation, growth mindset, and professional growth. Furthermore, growth mindset and professional growth positively and significantly influence teacher work motivation and mediate the impact of transformational leadership on that motivation. Professional growth emerged as the factor contributing most significantly to teacher work motivation. These findings underscore that strengthening transformational leadership—supported by the continuous development of a growth mindset and professional growth—can serve as a vital strategy for enhancing teacher work motivation, especially in secondary schools located in non-urban areas.
MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN PERCAYA DIRI ANAK MENGGUNAKAN PROJECT BASED AND STORY LEARNING RECYCLE KELOMPOK B2 TK ISLAM MADINATURRAMLAH Nurhalisa Khatami; ahmad suriansyah; ratna purwanti
Jurnal Inovasi, Kreatifitas Anak Usia Dini (JIKAD) Vol 6, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jikad.v6i1.18121

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil perkembangan percaya diri anak pada kelompok B2 dan keterampilan komunikasi. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas, dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan, setting penelitian pada anak kelompok B TK Islam Madinaturramlah Banjarmasin yang berjumlah 14 anak (8 laki-laki dan 6 perempuan). Jenis data dalam penelitian ini adalah data kualitatif. Analisis data dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang dijabarkan melalui cross tabulasi dan grafik serta disajikan dengan indikator keberhasilan perkembangan yang ditetapkan. Hasil pada pertemuan 1 mendapat kategori “Cukup Baik”, pada pertemuan 2 mendapat “Baik”, kemudian pada pertemuan 3 meningkat kategori “Baik”, dan pada pertemuan 4 meningkat lebih baik lagi menjadi kategori “Sangat Baik”. Berdasarkan hasil penelitian, Penggunaan kombinasi model Project Based And Story Learning Recycle pada anak Kelompok B2 TK Madinaturramlah Banjarmasin dalam mengembangkan keterampilan komunikasi dan percaya diri mampu mencapai indikator presentase 100% keberhasilan yang telah ditetapkan, baik ketuntasan secara individual maupun klasikal. Disarankan bagi kepala sekolah, guru dan peneliti selanjutnya dapat menjadi bahan masukan untuk memperbaiki pembelajaran selanjutnya.
THE INFLUENCE OF TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP, ORGANIZATIONAL CULTURE, AND JOB SATISFACTION ON THE ORGANIZATIONAL COMMITMENT OF VOCATIONAL HIGH SCHOOL TEACHERS IN PALANGKA RAYA CITY Valery Yulie; Aslamiah Aslamiah; Ahmad Suriansyah
Benchmarking: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 9, No 2 (2025): BENCHMARKING (Author Geographical Coverage: Pakistan, Timor Leste and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/benchmarking.v9i2.26845

Abstract

The advancement of education in the Industrial Revolution 4.0 era requires strengthening human resource quality, particularly teachers as central actors in the learning process. The relatively low job satisfaction among state vocational high school teachers in Palangka Raya City has implications for their motivation and organizational commitment. This study examines the effects of transformational leadership, organizational culture, and job satisfaction on teachers' organizational commitment, including the indirect effects mediated by job satisfaction. A quantitative survey design was employed involving 157 teachers selected through proportional random sampling from public vocational high schools in Palangka Raya. Data were collected using a validated and reliable Likert-scale questionnaire. Path analysis was applied to assess causal relationships and to estimate both direct and indirect effects among the studied variables. The results indicate that all variables were categorized as high. Transformational leadership (0.382), organizational culture (0.289), and job satisfaction (0.227) exhibited significant direct effects on organizational commitment. In addition, transformational leadership (0.544) and organizational culture (0.215) demonstrated direct effects on job satisfaction. Indirect effects were also observed, with transformational leadership (0.186) and organizational culture (0.082) influencing organizational commitment through job satisfaction.These findings confirm that transformational leadership, organizational culture, and job satisfaction are key determinants of teachers' organizational commitment. Strengthening transformational leadership practices, fostering a supportive organizational culture, and enhancing job satisfaction are recommended to optimize teachers' organizational commitment.
Implementasi Model PINTAR Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis, Komunikasi, Dan Kolaborasi Siswa Sekolah Dasar Siti Fatimah; Ahmad Suriansyah
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.855

Abstract

Keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi merupakan keterampilan yang harus dimiliki setiap siswa dalam menghadapi tuntutan abad ke-21. Namun, siswa sekolah dasar belum memiliki keterampilan tersebut sesuai yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis aktivitas guru dan siswa, menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, dan kolaborasi, serta hasil belajar siswa menggunakan model PINTAR (Problem Based Learning, Two Stay Two Stray, dan Numbered Head Together). Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek siswa kelas IV SDN Melayu 11 Banjarmasin berjumlah 12 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes tertulis, sedangkan analisis data menggunakan Analisis Kualitatif Deskriptif dan Analisis Kecenderungan Seluruh Aspek Penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru meningkat dari 72% menjadi 95%, aktivitas siswa dari 25% menjadi 92%, keterampilan berpikir kritis dari 17% menjadi 83%, komunikasi dari 25% menjadi 92%, dan kolaborasi dari 25% menjadi 92%. Temuan ini berimplikasi pada praktik pembelajaran, yakni model PINTAR dapat menjadi pendekatan inovatif yang dapat direplikasi guru dalam mengembangkan keterampilan abad ke-21 siswa secara bersamaan, sekaligus berkontribusi pada pengembangan landasan teoretis model pembelajaran terintegrasi di jenjang pendidikan dasar
Optimalisasi Sumber Daya Manusia dalam Sistem Pendidikan Nasional Nur Kholis; Muhsinin Muhsinin; Mi'at Mi'at; Aslamiah Aslamiah; Ahmad Suriansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 September 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study examines human resource management (HRM) in the education system as a strategic factor that determines the quality, effectiveness, and sustainability of educational institutions. This study is motivated by the persistence of administrative-oriented HRM practices that have not fully addressed the demands of institutional transformation in the digital era. This condition indicates a gap between the need for competency-based human resource development in the 21st century and the conventional management practices still widely implemented across educational institutions. The objective of this study is to analyze the concepts, strategies, and models of effective educational HRM through a synthesis of previous research findings. This study employs a qualitative approach using a literature review method, focusing on scholarly publications from 2020 to 2025 selected through purposive sampling based on relevance and source credibility. Data analysis is conducted thematically through stages of reduction, classification, interpretation, and synthesis to generate a systematic and comprehensive conceptual understanding. The findings reveal that the optimization of educational HRM is influenced by three main dimensions: system digitalization, participative leadership, and a value-based collaborative organizational culture. The integration of these dimensions contributes to the development of an adaptive, innovative, and responsive HRM system in addressing global educational challenges. Furthermore, the results emphasize that HRM effectiveness is not solely determined by technical and administrative aspects, but also by the synergy between technological utilization, organizational values, and transformational leadership. The contribution of this study lies in the development of an integrative conceptual model that combines institutional, leadership, and digital transformation perspectives within a unified analytical framework. This model provides both theoretical and practical implications as a foundation for policy formulation and the development of adaptive, sustainable, and quality-oriented HRM practices in the education sector. Keywords: digitalization; education system; human resource management; leadership; organizational culture. Abstrak: Penelitian ini membahas manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam sistem pendidikan sebagai faktor strategis yang berperan dalam menentukan mutu, efektivitas, dan keberlanjutan lembaga pendidikan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya praktik pengelolaan SDM yang berorientasi administratif, sehingga belum sepenuhnya mampu menjawab tuntutan transformasi kelembagaan di era digital. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebutuhan pengembangan SDM berbasis kompetensi abad ke-21 dengan praktik manajemen yang masih konvensional di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep, strategi, serta model manajemen SDM pendidikan yang efektif melalui sintesis berbagai hasil penelitian terdahulu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 yang dipilih secara purposif berdasarkan relevansi topik dan kredibilitas sumber. Proses analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi, klasifikasi, interpretasi, dan sintesis untuk memperoleh pemahaman konseptual yang sistematis dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi manajemen SDM pendidikan dipengaruhi oleh tiga dimensi utama, yaitu digitalisasi sistem manajemen, kepemimpinan partisipatif, dan budaya organisasi kolaboratif berbasis nilai. Integrasi ketiga dimensi tersebut mampu menciptakan sistem pengelolaan SDM yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan lingkungan pendidikan global. Selain itu, temuan ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen SDM tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis dan administratif, tetapi juga oleh sinergi antara pemanfaatan teknologi, penguatan nilai organisasi, serta kualitas kepemimpinan yang transformasional. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengembangan model konseptual integratif yang menggabungkan perspektif kelembagaan, kepemimpinan, dan transformasi digital dalam satu kerangka analisis yang utuh. Model ini memberikan implikasi teoretis dan praktis sebagai dasar dalam perumusan kebijakan serta pengembangan praktik manajemen SDM pendidikan yang adaptif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta daya saing pendidikan nasional. Kata kunci: budaya organisasi; digitalisasi; kepemimpinan; manajemen sumber daya manusia; sistem pendidikan
STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENGELOLA SUMBER DAYA GURU UNTUK MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH SMKN 1 BUNTOK Dwi Septian; Khairunnisa Khairunnisa; Khairatunnisa Khairatunnisa; Ahmad Suriansyah; Aslamiah Aslamiah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru guna meningkatkan mutu pendidikan di SMKN 1 Buntok. Kepala sekolah memiliki peran penting dalam pengelolaan sumber daya manusia, terutama guru, sebagai faktor utama dalam mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas. Dalam penelitian ini, pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, dan pihak terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala sekolah dalam mengelola sumber daya guru meliputi perencanaan SDM, pengembangan kompetensi guru melalui pelatihan dan bimbingan, serta motivasi dan evaluasi kinerja guru secara berkala. Dampak dari strategi tersebut tercermin dalam peningkatan kualitas pengajaran, atmosfer kerja yang kondusif, serta prestasi siswa yang semakin baik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan guru yang efektif melalui strategi yang terencana dan berkesinambungan dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Saran yang diberikan adalah perlunya dukungan yang lebih kuat dari pihak eksternal, seperti pemerintah daerah, untuk menyediakan fasilitas dan program pelatihan yang memadai bagi guru.
Implementasi Layanan Bimbingan dan Konseling dalam Kurikulum Merdeka: Perspektif Manajemen Pendidikan di Sekolah Menengah Muhammad Arsyad; Ahmad Suriansyah; Sulistiyana Sulistiyana
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 No 1 Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Guidance and counseling services in schools have a strategic role in supporting the implementation of the Independent Curriculum which emphasizes flexible, student-centered learning, and focuses on character development and mental health of students. However, in practice, the implementation of these services still faces various challenges that hinder the optimization of the role of guidance and counseling teachers in educational units. This study aims to explore the role of guidance and counseling in fostering students’ character, mental well-being, and potential within the framework of the Independent Curriculum. Using a qualitative descriptive approach and literature review method, the study draws on secondary sources such as policy documents, academic journals, and reports from professional organizations. The findings show that implementation remains constrained by issues including an imbalanced counselor-to-student ratio, stigma against counseling, inadequate training, limited facilities, and low technological integration. Furthermore, the role of guidance counselors is not yet fully embedded in project-based learning and the development of the Pancasila Student Profile. The study concludes that adopting an open systems approach in school management, advancing supportive policy reforms, and improving counselor professionalism are essential steps. These efforts will enable guidance and counseling services to become a foundational element in delivering holistic, empowering, and student-centered education. Keywords: Guidance and Counseling; Independent Curriculum; Student Mental Health; Educational Management Abstrak: Layanan bimbingan dan konseling di sekolah memiliki peran strategis dalam mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada siswa, dan berorientasi pada pengembangan karakter serta kesehatan mental peserta didik. Namun, dalam praktiknya, implementasi layanan tersebut masih menghadapi berbagai tantangan yang menghambat optimalisasi peran guru bimbingan dan konseling di satuan pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi peran layanan bimbingan dan konseling dalam membina karakter, kesehatan mental, dan pengembangan potensi peserta didik di bawah kebijakan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur yang memanfaatkan sumber-sumber sekunder seperti dokumen kebijakan, jurnal ilmiah, dan laporan organisasi profesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi layanan bimbingan dan konseling masih menghadapi hambatan signifikan, antara lain rasio guru dan siswa yang tidak ideal, stigma terhadap konseling, minimnya pelatihan, keterbatasan fasilitas, serta rendahnya pemanfaatan teknologi. Peran guru bimbingan dan konseling juga belum terintegrasi secara menyeluruh dalam pelaksanaan kurikulum berbasis proyek dan penguatan profil pelajar Pancasila. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan perlunya pendekatan sistem terbuka dalam organisasi sekolah, reformasi kebijakan yang mendukung, dan peningkatan profesionalisme guru bimbingan dan konseling agar layanan ini mampu menjadi pilar utama dalam mewujudkan pendidikan yang memerdekakan dan menyejahterakan siswa secara menyeluruh. Kata kunci: Bimbingan dan Konseling; Kurikulum Merdeka; Kesehatan Mental Siswa; Manajemen Pendidikan
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Pengelolaan Sumber Daya untuk Meningkatkan Kinerja Sekolah Tataq Harjuna Piranggada; Muhammad Triyoso; Khairul Efendi; Aslamiah Aslamiah; Ahmad Suriansyah
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Leadership and resource management are two fundamental components that determine the effectiveness and sustainability of school performance, particularly in responding to the increasing complexity of educational quality demands in the modern era. The quality of school leadership and the ability to manage educational resources play a strategic role in fostering adaptive, innovative, and competitive educational institutions. This study aims to analyze the relationship between school leadership practices and educational resource management in improving institutional quality. This study employs a literature review approach by examining relevant national and international scholarly sources published between 2020 and 2025. The analysis process involves identifying, selecting, evaluating, and synthesizing previous research findings related to educational leadership and school resource management, including human, financial, and physical resources. The findings indicate that effective school leadership, particularly transformational and instructional leadership styles, plays a significant role in optimizing resource utilization, enhancing teacher motivation and performance, and creating a conducive and sustainable learning environment. In addition, the implementation of integrated resource management through strategic planning, systematic organization, and participatory decision-making contributes significantly to improving organizational efficiency and school innovation. This study highlights that the synergy between leadership competence and effective resource management is a key factor in strengthening school performance and improving educational outcomes. It also offers a conceptual contribution by reinforcing an integrative framework linking leadership and resource management within the context of school performance improvement. Therefore, it is recommended that policymakers and educational administrators develop capacity-building programs focusing on strengthening strategic leadership and sustainable resource management practices. Keywords: Educational Effectiveness; Resource Management; School Leadership; School Performance Abstrak: Kepemimpinan dan manajemen sumber daya merupakan dua komponen fundamental yang menentukan efektivitas dan keberlanjutan kinerja sekolah, terutama dalam menghadapi dinamika dan tuntutan peningkatan mutu pendidikan yang semakin kompleks di era modern. Kualitas kepemimpinan kepala sekolah dan kemampuan dalam mengelola sumber daya pendidikan menjadi faktor strategis dalam menciptakan institusi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara praktik kepemimpinan sekolah dan manajemen sumber daya pendidikan dalam meningkatkan kualitas institusi pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka (literature review) dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah nasional dan internasional yang relevan dari tahun 2020–2025. Proses analisis dilakukan melalui identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis terhadap temuan-temuan penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan kepemimpinan pendidikan dan pengelolaan sumber daya sekolah, mencakup sumber daya manusia, finansial, serta sarana dan prasarana. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan sekolah yang efektif, khususnya yang berorientasi pada gaya transformasional dan instruksional, memiliki peran signifikan dalam mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya, meningkatkan motivasi dan kinerja guru, serta menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan berkelanjutan. Selain itu, penerapan manajemen sumber daya yang terintegrasi melalui perencanaan strategis, pengorganisasian yang sistematis, serta pengambilan keputusan yang partisipatif terbukti berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi organisasi dan inovasi sekolah. Studi ini menegaskan bahwa sinergi antara kompetensi kepemimpinan dan efektivitas pengelolaan sumber daya merupakan faktor kunci dalam memperkuat kinerja sekolah dan meningkatkan kualitas luaran pendidikan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi konseptual berupa penguatan kerangka integratif antara kepemimpinan dan manajemen sumber daya dalam konteks pendidikan. Oleh karena itu, direkomendasikan kepada pembuat kebijakan dan pengelola pendidikan untuk mengembangkan program peningkatan kapasitas yang berfokus pada penguatan kepemimpinan strategis dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan Kata kunci: Efektivitas Pendidikan; Kepemimpinan Sekolah; Kinerja Sekolah; Manajemen Sumber Daya
Driving Teacher Performance: The Influence Of Principals' Transformational Leadership and Teachers' Work Discipline Through Work Motivation In Pulau Laut Utara District Norliani; Ahmad Suriansyah; Sulistiyana; Aslamiah
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 7 No. 2 (2026): September
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v7i2.5592

Abstract

Teacher performance is one of the primary determinants of educational quality and school effectiveness. However, teacher performance is influenced by various organizational and individual factors. This study aims to analyze the effects of principals' transformational leadership and work discipline on teacher performance through work motivation as an intervening variable in public junior high schools in Pulau Laut Utara District. This research employed a quantitative approach using a survey method. The population consisted of 137 teachers from all public junior high schools in Pulau Laut Utara District, and all participants were included using a saturated sampling technique. Data were collected through Likert-scale questionnaires and analyzed using path analysis, supported by classical assumption tests and the Sobel mediation test with IBM SPSS Statistics. The findings indicate that transformational leadership, work discipline, work motivation, and teacher performance were generally classified as high. Transformational leadership had a positive and significant effect on teacher performance (R² = 0.145) and work motivation (R² = 0.105). Work discipline exerted a positive and significant effect on teacher performance (R² = 0.863) and work motivation (R² = 0.807). Furthermore, work motivation positively and significantly influenced teacher performance (R² = 0.758). Path analysis and the Sobel test confirmed that work motivation significantly mediated the relationship between transformational leadership and teacher performance (Z = 3.88 > 1.96), as well as the relationship between work discipline and teacher performance (Z = 2.60 > 1.96). These findings demonstrate that, although transformational leadership and work discipline directly improve teacher performance, their influence is strengthened through enhanced teacher work motivation. In conclusion, principals’ transformational leadership, work discipline, and work motivation are significant determinants of teacher performance in public junior high schools in North Pulau Laut District. Work motivation functions as a significant mediating variable, highlighting the importance of fostering teachers’ intrinsic motivation alongside strengthening transformational leadership practices and cultivating a strong culture of work discipline to improve educational quality.
Co-Authors Abdi Oriza Adelia Sofirin Agnesia Fitriani Agung Cahyo ramadhan Agus Rifani Syaifuddin Ahmad Alim Bachri Ahmad Khaliq Syamsalwa Ahmad Syahminan Aidatin Nufus Akhmad Fadhilah Akhmad Riandy Agusta Alfina Dwi Saputri Ali Mustadi Aliza Rifka Zuhairiah Ambo Sakka Amellia Saputeri Amisha Ramadhayanti Angela Anisa Rizki Maulida Arini Rusda Arta Mulya Budi Harsono Aslamiah Aslamiah Aslamiah Aslamiah Aslamiah Asniwati Asniwati Aulia Rahmah Aulia Widi Astuti Ayu Anindia Ayu Mutia Sari Bagus Aulia Iskandar Budi Santoso Celia Cinantya Cindy Syahita Azzahra Difa sri utami Dwi Septian Edi Fakhrin Eka Mutmainnah Elma Mufida Fathul Jannah Fatimah Azzahra Fetty Dachliani Sukma Halimatussa'diyah Halimatussa'diyah Hamidah Hasna Kamaliya Hasnah Hasnah Hendry Hermawan Huriah Huriah Husnul Khotimah Hutri Hidayah Ilham Cahyo Indah Kurniasih Indah Puspita Sari Intan Diya Pitaloka Intan Qurrota Aini Iseu Widiartina Ismawiyah Ismawiyah Ismi Khairun Nisa Ita Rahmiyani Jauhar Latipah Jubaidah Julaiha Julaiha Karunia lestari Khairati Olfah Khairatunnisa Khairatunnisa Khairul Efendi Khairunnisa Khairunnisa Khalida Nabila Agustin Khoirunisa Eka Ramadhani Kristesia Elda Kristian Hengki Ladya Mariama Puspita Latifa Putri Ridhaningtyas Lestari, Nana Citrawati Lilis Apriyanti Lynis Mindarwati M. Hasbi Fadillah Maimunah Maimunah Maimunah Marina Dwi Mayangsari Maulana Rizqi Megawati Megawati Metroyadi Metroyadi Mi'at Mi'at Miftahur Rizki Mina Zuyyina Ramadhani Mubarok Muhamad Hasby Munawar Muhammad Arsyad Muhammad Diki Saputra Muhammad Hafiz Anshari Muhammad Ihsan Haris Muhammad Ikhsan Fahruraji Muhammad Qolbi Muhammad Rijali Hadi Muhammad Rustam Effendi Muhammad Triyoso Muhsinin Muhsinin Mujiyat Mujiyat Munawarah Mutia Nadya Febrina Naila Aniyah Najma Soraya Nayla Salsabila Nazella Putri Fadila Ngadimun Ngadimun Ni Kadek Sabna Monika Ni Wayan Kurnia Widya Wati Ni'matul Aufa Nida Adzkia Nisa Ananda Nisrina Qurratu’ Ain Nofirman, Nofirman Noor Hafizah Noor Liana Noorhapizah Nopri Setiawan Nor Alifa Khalida Nor Anisa Noraisyah Noraziza norazmi sari Norliani Nova Soraya Novitawati Novitawati Nunik Surani Nur Adzkia Kamilah Nur Aisya Nur Anisa Khadijah Nur Kholis Nur Rahmadaniyah Nur Ramadhanianti Nurdohiyah Nurdohiyah Nurhalisa Khatami Nurlaila Dwe Khairiyati Nursyipa Nurul Erisa Octavia Ramadhani Patmawati Patmawati Puji Nurwidayati Widayati Puspa Herliana Putri Ade Utari Putri Andini Qurota Ayun Rahmadina Dina Rahmaniah Rahmaniah Raihani Raihani Ratna Purwanti Raudhatul Madina Retty Marinda ridha addiina soraya Ridhatul Jannah Riki Anggara Putra Risda Risma Widia Safitri Rizky Amelia Rose Widodari Rukhmana, Trisna Rustam Effendi Sahbana Ridha Saliyah Salsabela Ashlin Sari Mubarokati Sari Wahdati Septina Wijayanti Shafa' Muthi'ah Shaffira Rahmiati4 Shinta Dwi Nanda Shofiatun Najiah Sinta Puspa Ningrum Siska Lefheya Siti Fatimah Siti Hajar Nurhasanah Siti Noor Halisa Siti Raisyah Siti Zainab Muthia Ulfah Suhaimi Suhaimi Sulaiman Sulaiman Sulistiyana Sulistri Mawaddah Sunarno Basuki Surya Ramadhani Syalsyabila Alisyia Vchananda syifaaulia Tanti Apriani Tataq Harjuna Piranggada Tiara Titania Qhaifa Maidah Tri Ananda Setiyani Tri Maulida Sari Tria Nur Qana’ah Ulfia Nurul Annisa Valery Yulie Wahdah Refia Rafianti Wahyu Wahyu Widy Noviani Winda Wiwik Indrasari Yeprina Prihatini Asie Yogi Prihandoko Zain Ahmad Fauzi Zamzani Zamzani Zerdy Firnanda Ramadhan