p-Index From 2021 - 2026
13.669
P-Index
This Author published in this journals
All Journal BAHASTRA BAHASA DAN SASTRA KEMBARA Equilibrium: Jurnal Pendidikan Pedagogia: Jurnal Pendidikan Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Al Ishlah Jurnal Pendidikan Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya International Journal of Pedagogy and Teacher Education Premiere Educandum: Jurnal Pendidikan Dasar dan Pembelajaran Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Jurnal Pendidikan Edutama Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat) Prosiding Seminar Nasional Sasindo Jurnal Ilmiah SEMANTIKA Jurnal Komputer, Informasi dan Teknologi Jurnal Ilmiah Buana Bastra: Bahasa, Susastra, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris (JUPENSI) Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Protasis: Jurnal Bahasa, Sastra, Budaya, dan Pengajarannya VOKAL: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Jurnal Edumatic : Jurnal Pendidikan Matematika AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Literature and Education BAHASTRA Susastra : Jurnal Ilmu Sastra dan Budaya GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Edukasi Elita : Jurnal Inovasi Pendidikan Conference Proceedings International Conference on Education Innovation and Social Science International Journal of Educational Technology and Society Jurnalistrendi: Jurnal Linguistik, Sastra dan Pendidikan Jurnal Inovasi dan Teknologi Pendidikan International Journal of Educational Evaluation and Policy Analysis Tabasa: Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pengajarannya Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Proceeding International Conference Of Innovation Science, Technology, Education, Children And Health Systematic Literature Review Journal Jurnal Pendidikan Dirgantara Journal of Community Empowerment Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Jurnal Pendidikan dan Sastra Inggris
Claim Missing Document
Check
Articles

Urgensi Menyimak Selektif di Kalangan Mahasiswa dalam Menghadapi Berita Hoax Fatikhaturrohmah, Nurul; Wati, Tutut Septia; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3818

Abstract

abstrak— Menyimak selektif dapat diartikan sebagai kegiatan menyimak untuk memilih dan memfilter informasi yang diterima. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi menyimak selektif di kalangan mahasiswa dalam menghadapi berita hoax. Metode dalam penelitian ini adalah metode library research, menggunakan data sekunder, dan pengumpulan data  menggunakan teknik simak, libat, dan catat, serta menggunakan teknik triangulasi untuk memvalidasi kebenaran penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah menyimak selektif di kalangan mahasiswa dalam menghadapi berita hoax penting dilakukan karena memiliki keuntungan tersendiri bagi mahasiswa seperti: 1) Mencari kebenaran dari berita di media sosial 2) Memilah informasi untuk mendapatkan berita yang akurat 3) Peranan mahasiswa untuk menekan penyebaran berita hoax. Simpulan dalam penelitian ini terdapat 3 urgensi menyimak selektif di kalangan mahasiswa dalam menghadapi berita hoax.Kata kunci— Berita Hoax, Mahasiswa, Menyimak SelektifAbstract— Selective listening can be defined as listening activities to select and filter the information received. The purpose of this study is to determine the urgency of selective listening among students in dealing with hoax news. The method in this research is library research method, using secondary data, and data collection using listening, engaging, and recording techniques, and using triangulation techniques to validate the truth of this research. The results of this study are selective listening among students in dealing with hoax news is important because it has its own advantages for students such as: 1) Seeking the truth from news on social media 2) Sorting information to get accurate news 3) The role of students to suppress the spread of hoax news. The conclusion in this study is that there are 3 urgencies of selective listening among students in dealing with hoax news.Keywords— Hoax News, Students, Selective Listening
Urgensi Menyimak Pasif di Kalangan Masyarakat dalam Menghadapi Era Digital Choirunnisa, Indah; Saputri, Linda Rahma Dhani; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3819

Abstract

abstrak—Menyimak pasif merupakan kegiatan menyimak tanpa sadar yang biasanya dilakukan untuk belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui urgensi menyimak pasif di kalangan masyarakat dalam menghadapi era digital. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode library research, data yang diperoleh adalah data sekunder, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak, libat, catat, dan validasi penelitian menggunakan teknik triangulasi untuk memvalidasi penelitian ini. Hasil penelitian ini adalah menyimak pasif di kalangan masyarakat dalam menghadapi era digital sangat penting untuk dilakukan karena bisa menjadikan 1) Masyarakat tidak ketinggalan zaman seiring perkembangan era digital 2) Mempermudah masyarakat dalam mengakses berbagai informasi di media sosial 3) Menyimak pasif menjadikan masyarakat semakin ahli dalam menghadapi era digital. Simpulan dalam penelitian ini terdapat 3 urgensi menyimak pasif di kalangan masyarakat dalam menghadapi era digital. Kata kunci— Era digital, Masyarakat, Menyimak Pasif.                                          Abstract— Passive listening is an unconscious listening activity that is usually done for learning. The purpose of this study is to determine the urgency of passive listening among people in facing the digital era. The method in this study uses library research method, the data obtained is secondary data, data collection in this study uses listening techniques, involve, record, and research validation using triangulation techniques to validate this research. The results of this study are passive listening among the community in the face of the digital era is very important to do because it can make 1) People are not outdated along with the development of the digital era 2) Make it easier for people to access various information on social media 3) Passive listening makes people more expert in facing the digital era. The conclusion in this study is that there are 3 urgencies of passive listening among the community in facing the digital era.Keywords— Digital age, Society, Passive Listening.
Urgensi Menyimak Kritis dalam Pembelajaran Berbasis Diskusi bagi Mahasiswa Istiqlal, Ima; Kurnia, Laila Dwi; Saputra, Martinus Seriandika; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3820

Abstract

abstrak— Menyimak kritis dapat diartikan sebagai bentuk kegiatan untuk menafsirkan, memahami dan mengingat yang didengar. Penelitian ini bertujuan untuk mengingatkan pentingnya menyimak kritis saat sedang berdiskusi dikalangan mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah study pustaka, menggunakan data sekunder, dan pengumpulan data menggunakan teknik simak, libat, dan catat, serta menggunakan teknik triangulasi untuk memvalidasi kebenaran penelitian ini. Hasil penelitian ini ialah menyimak kritis dalam pembelajaran berbasis diskusi bagi mahasiswa memiliki peran penting seperti: 1) Meningkatkan pemikiran kritis dalam berdiskusi, 2) Meningkatkan komunikasi antar mahasiswa dalam berdiskusi, 3) Meningkatkan partisipasi secara aktif dalam berdiskusi. Simpulan dalam penelitian ini terdapat 3 urgensi menyimak kritis dalam pembelajaran berbasis diskusi bagi mahasiswa.Kata kunci— Diskusi, Mahasiswa, Menyimak KritisAbstract— Critical listening can be interpreted as a form of activity to interpret, understand and remember what is heard. This study aims to remind the importance of critical listening when discussing among students. The method used in this research is literature study, using secondary data, and data collection using listening, engaging, and recording techniques, and using triangulation techniques to validate the truth of this research. The results of this study are critical listening in discussion-based learning for students has an important role such as: 1) Increase critical thinking in discussion, 2) Improve communication between students in discussion, 3) Increase active participation in discussion. The conclusion in this study is that there are 3 urgencies of critical listening in discussion-based learning for students.Keywords— Discussion, Students, Critical Listening
Menyimak Selektif sebagai Kunci Keterampilan untuk Membangun Pengetahuan dan Teknologi Rosidah, Siti Roisatun Nada; Indrawati, Sri Sunarti; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3862

Abstract

abstrak— Menyimak selektif dapat diartikan sebagai keterampilan untuk meningkatkan dan memahami informasi yang terus berkembang, bukan hanya sebatas mendengar, tetapi juga melibatkan kemampuan memilah informasi yang relevan guna membangun penegtahuan dan berkontribusi pada kemajuan teknologi. Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui menyimak selektif sebagai kunci keterampilan untuk membangun pengetahuan dan teknologi. Metode penellitian ini menggunakan metode library research, data yang digunakan pada penelitian ini berupa data sekunder, teknik yang digunakan pada penelitian ini berupa teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah strategi untuk meningkakan keterampilan menyimak selektif melibatkan beberapa pendekatan yaitu 1) Latihan mendengar aktif 2) menerapkan teknologi 3) berkolaborasi dan berdiskusi. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat 3 strategi untuk meningkatkan keterampilan menyimak selektif pada kemajuan pengetahuan dan teknologi.Kata kunci— Keterampilan, Menyimak selektif, Pengetahuan, TeknologiAbstract— Selective listening can be interpreted as a skill to improve and understand information that continues to grow, not only limited to hearing, but also involves the ability to sort out relevant information to build knowledge and contribute to technological progress. The purpose of this research is to find out selective listening as a key skill to build knowledge and technology. This research method uses library research method, the data used in this research is secondary data, the technique used in this research is triangulation technique. The results of this study are strategies to improve selective listening skills involving several approaches, namely 1) Active listening exercises 2) applying technology 3) collaborating and discussing. The conclusion in this study is that there are 3 strategies to improve selective listening skills on the advancement of knowledge and technology.Keywords— Skills, Selective listening, Knowledge, Technology
Urgensi Menyimak Intensif Pada Kurikulum Merdeka di Kalangan Pelajar Novitasari, Desi; Zilla, Natasya Erdina; Pramesti, Rindu Ajeng; Hasanudin, Cahyo
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3907

Abstract

abstrak—Menyimak intensif dapat diartikan sebagai bentuk menyimak yang melibatkan ketekunan , perhatian, serta ketelitian. Sehingga penyimak memahami secara luas. Penelitian ini bertujuan agar memahami urgensi menyimak intensif pada kurikulum merdeka di kalangan pelajar. Metode yang digunakan merupakan metode library research, dengan menggunaan data sekunder, teknik penelitian berupa teknik simak, libat dan catat, sementara jenis validasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian ini adalah menyimak intensif pada kurikulum merdeka di kalangan pelajar memiliki peran penting seperti: 1) meningkatkan kemampuan menyimak intensif 2) peningkatan pemahaman terhadap materi pembelajaran 3) peningkatan konsentrasi dan fokus 4) pengembangan kemampuan analisis 5) peningkatan kemampuan berbicara dan berkomunikasi. Simpulan dari penelitian ini yaitu terdapat 5 upaya urgensi menyimak intensif pada kurikulum merdeka di kalangan pelajar.Kata kunci—Kurikulum Merdeka, Menyimak Intensif, PelajarAbstract— Intensive listening can be interpreted as a form of listening that involves diligence, attention, and thoroughness. So that listeners understand widely. This study aims to understand the urgency of intensive listening to the independent curriculum among students. The method used is a library research method, using secondary data, research techniques in the form of listening, engaging and recording techniques, while the type of validation uses triangulation techniques. The results of this study are intensive listening to the independent curriculum among students has an important role such as: 1) improving intensive listening skills 2) increasing understanding of learning material 3) increasing concentration and focus 4) developing analytical skills 5) improving speaking and communication skills. The conclusion of this study is that there are 5 urgent efforts to listen intensively to the independent curriculum among students.Keywords— Independent Curriculum, Intensive Listening,  For Students
Analisis Tindak Tutur Direktif pada Akun Twitter Boy Candra Ningsih, Eliana Fitriyani Dewi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4258

Abstract

abstrak— Tindak tutur direktif adalah sebuah pertuturan yang mempunyai dampak berupa sebuah tindakan yang harus dilakukan mitra tutur. Tindak tutur direktif dapat terbentuk ketika orang yang berbicara berusaha supaya mitra tuturnya melaksanakan suatu tindakan atau mengulangi tindakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk tindak tutur direktif pada akun twitter Boy Candra. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis penelitian yang dilakukan terhadap tindak tutur direktif  pada akun twitter Boy Candra, ditemukan beberapa bentuk  tindak tutur direktif merekomendasikan dengan kategori kata penanda berupa kata kerja, kata penegas, kata keterangan, dan kata kerja bantu, tindak tutur direktif meminta dengan kategori kata penanda berupa kata kerja, tindak tutur direktif memesan dengan kategori kata penanda berupa kata benda dan kata kerja, tindak tutur direktif menasihati dengan kategori kata penanda berupa kata benda dan kata adverbia, dan tindak tutur direktif memerintah dengan kategori kata penanda berupa kata kerja.Kata kunci — Tindak tutur direktif, Twitter Boy Candra Abstract— A directive speech act is a speech act that has the effect of an action that must be carried out by the speech partner. Directive speech acts can be formed when the person speaking tries to get their speech partner to carry out an action or repeat an action. This research aims to describe and explain the form of directive speech acts on the Twitter account Boy Candra. The method used in this research uses a descriptive qualitative approach. Based on the results of research analysis conducted on directive speech acts on the Twitter account Boy Candra, several forms of recommending directive speech acts were found in the category of marker words in the form of verbs, affirmative words, adverbs and auxiliary verbs, the directive speech act of requesting was in the category of marker words. in the form of a verb, the directive speech act of ordering is in the category of marker words in the form of nouns and verbs, the directive speech act of advising is in the category of marker words in the form of nouns and adverbs, and the directive speech act of ordering is in the category of marker words in the form of verbs.Keywords— Directive speech acts, Twitter Boy Candra
Analisis Kalimat Imperatif pada Poster Instagram Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur Mariyanti, Mariyanti; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4259

Abstract

abstrak— Kalimat perintah atau juga dikenal sebagai kalimat imperatif merupakan jenis kalimat yang digunakan oleh penutur saat ingin memberikan larangan atau suruhan untuk melakukan sesuatu kepada mitra tutur. Adapun tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan bentuk kalimat imperatif biasa, permintaan, pemberian izin dan ajakan serta suruhan yang termuat dalam poster unggahan akun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di instagram. Pendekatan penelitian ini yang diterapkan ialah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian bercorak deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa poster yang diunggah oleh akun Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Instagram memuat kalimat perintah bermakna biasa, ajakan dan suruhan serta permintaan. Selain itu, tidak memuat kalimat perintah bermakna pemberian izin. Adapun beragam penanda yang dapat ditemukan untuk menunjukkan makna imperatif seperti pemakaian kata ayo, verba dasar berpartikel -kan atau -lah, yuk, coba, jangan, stop dan disarankan serta sebaiknya.Kata Kunci— Poster, Instagram, Dinas Kesehatan Abstract— A command sentencea or also known as an imperative sentence is a type of sentence used by speakers when they want to give a prohibition or order to do something to their speech partners. The purpose of this study is to describe and explain the form of ordinary imperative sentences, requests, giving permission and invitations and orders contained in posters uploaded by the East Java Provincial Health Office account on Instagram. The approach of this research that applied is a qualitative approach with a descriptive type of research. The results show that the posters uploaded by the East Java Provincial Health Office account on Instagram contain ordinary meaningful command sentences, invitations and requests. In addition, it does not contain command sentences meaning giving permission. The various markers that can be found to show imperative meaning such as the use of the word let's, basic verbs with particle -kan or -lah, let's, try, don't, stop and suggested and should.Keywords— Poster, Instagram, Health Office
Bentuk Fungsi, Kategori, dan Peran Sintaksis Pada Novel Syaqil Karya Sari Fatul Husni Sari, Dwi Kumala; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4263

Abstract

abstrak— Fungsi, kategori, peran sendiri merupakan konsep dasar dalam kajian sintaksis. Fungsi dalam sintaktis terdiri atas subjek, objek, predikat, pelengkap serta keterangan. Kategori terdiri dari struktur nomina, adjektiva, verba, numeralia, adverbial, konjungsi, preposisi, dan pronomina. Peran sintaksis bersifat sebagai pemberi makna dalam suatu kalimat, maka terjadilah kesambungan antara makna dari unsur pengisi fungsi, kategoi dengan makna dari unsur peran sintaksis. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk kalimat tunggal dan kalimat majemuk pada novel Syaqil karya Sari Fatul Husni. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunkan teknik simak-catat-libat. Hasil penelitian menunjukkan 1) adanya bentuk fungsi, kategori, peran sintaksis pada kalimat tunggal, 2) adanya bentuk fungsi, kategori, peran sintaksis pada bentuk kalimat majemuk.Kata kunci— Kalimat tunggal, Kalimat majemuk, Sintaksis, NovelAbstract— Functions, categories, roles themselves are basic concepts in the study of syntax. Functions in syntax consist of subject, object, predicate, complement and information. Categories consist of the structure of nouns, adjectives, verbs, numeralia, adverbials, conjunctions, prepositions and pro-nouns. The role of syntax is to provide meaning in a sentence, so there is a connection between the meaning of the function filler elements, categories and the meaning of the syntactic role elements. This research aims to describe the form of single sentences and compound sentences in the novel Syaqil by Sari Fatul Husni. The research method used in this research is qualitative with data collection techniques using the observe-note-involve technique. The results of the research show 1) the existence of functional forms, categories, syntactic roles in single sentences, 2) the existence of functional forms, categories, syntactic roles in compound sentence forms.Keywords— Single sentence, Compound sentence, Syntax, Novel
Peningkatan Kemampuan Bercerita dengan Menggunakan Model Pembelajaran Quantum Learning Berbantuan Komik Digital Hidaya, Kamalin Naufi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4264

Abstract

abstrak— Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa dalam kesukaran penguasaan berbahasa. Oleh karena itu, perlu dicari solusi agar masalah dapat teratasi dengan pengaplikasian model pembelajaran quantum learning. Tujuannya untuk mendeskripsikan bentuk peningkatan kemampuan bercerita siswa dengan menerapkan model quantum learning berbantuan komik digital. Metode penelitian ini yaitu PTK. Berdasarkan hasil penelitian kemampuan bercerita diketahui bahwa pada pratindakan tidak ada siswa yang tuntas, kemudian pada siklus I terdapat 3 anak tuntas dengan persentase 37,5% dan pada siklus II semua siswa dikatakan tuntas dengan persentase 100%. Kesimpulan penelitian ini yaitu penerapan model pembelajaran quantum learning berbantuan komik digital bisa menaikkan kemampuan bercerita siswa.Kata kunci — Bercerita, Quantum Learning, Komik Digital Abstrak— This research is motivated by the problem of students in the difficulty of language mastery. Therefore, it is necessary to find a solution so that the problem can be resolved by applying the quantum learning model. The purpose is to describe the form of improvement in students' storytelling ability by applying the quantum learning model assisted by digital comics. This research method is PTK. Based on the results of the storytelling ability research, it is known that in the pre-action no students were complete, then in cycle I there were 3 complete children with a percentage of 37.5% and in cycle II all students were said to be complete with a percentage of 100%. The conclusion of this research is that the application of quantum learning model assisted by digital comics can improve students' storytelling ability.Keywords— Telling Stories, Quantum Learning, Digital Comics
Analisis Bentuk Konjungsi pada Novel Manusia dan Badainya Karya Syahid Muhammad Sumaryanti, Eko Dwi; Hasanudin, Cahyo; Sutrimah, Sutrimah
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 3 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v3i1.4266

Abstract

abstrak—Penelitian ini dilatarbelakangi karena penggunaan konjungsi dalam sebuah teks sangatlah penting, melalui penggunaan konjungsi yang membangun struktur ka-limat yang baik dalam menyampaikan pesan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk konjungsi pada novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad. (2)  hasil kajian bentuk konjungsi pada novel Manusia dan Badainya karya Syahid Muhammad sebagai materi pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Penelitian ini menggunakan deskriptif analisis jenis penelitian kualitatif. Sistem pengumpulan data menggunakan teknik simak cacat libat. Teknik analisis yang digunakan teknik Miles and Hubermen yang berupa reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa (1) bentuk konjungsi pada novel Manu-sia dan Badainya karya Syahid Muhammad ditemukan hanya 4 bentuk kojungsi yaitu 1) konjungsi koordinatif, 2) konjungsi subordinatif, 3) konjungsi antarka-limat, 4) konjungsi antarparagraf dan penelitian berikutnya menunjukan bahwa (2) Novel Manusia Dan Badainya karya Syahid Muhammad dapat dijakan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Jadi, novel Manusia Dan Badainya karya Syahid Muhammad ditemukan 4 bentuk konjungsi dan bisa dijadikan sebagai bahan ajar pembelajaran Bahasa Indonesia karena konjungsi memiliki peranan penting untuk siswa agar dapat mengembangkan ketrampilan bahasa secara menyeluruh baik dalam membaca, menulis, bebicara, maupun mendengarkan.Kata Kunci—Konjungsi, novel Abstrak—This research is motivated by the fact that the use of conjunctions in a text is very important, through the use of conjunctions that build a good sentence struc-ture in conveying a message effectively. This research aims to describe (1) the form of conjunction in the novel Human and his Storm by Syahid Muhammad. (2) the results of a study of the form of conjunctions in the novel Human and Body by Syahid Muhammad as Indonesian language learning material in schools. This research uses descriptive analysis, a type of qualitative research. The data collection system uses the technique of observing disabled people. The analysis technique used is the Miles and Hubermen technique in the form of data reduc-tion, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research show that (1) there are only 4 forms of conjunction in the novel Man and the Storm by Syahid Muhammad, namely 1) coordinating conjunction, 2) subordinating conjunction, 3) inter-sentence conjunction, 4) inter-paragraph conjunction and subsequent research shows that (2) The novel Human Dan Badaınya by Syahid Muhammad can be used as teaching material for learn-ing Indonesian at school. So, in the novel Man and his Storm by Syahid Muham-mad, 4 forms of conjunctions were found and can be used as teaching material for learning Indonesian because conjunctions have an important role for students to be able to develop overall language skills in reading, writing, speaking, Windows and listening.Keywords— Conjunction, novel
Co-Authors Abather Saadoon Abdul Ghoni Asror, Abdul Ghoni Afifah, Ning Imas Ati Zuhrotul Afifah Afifatur Rosyidah Agus Darmuki Agustina, Reva Amelia AHMAD KHOLIQUL AMIN Aida Azizah Aida Azizah, Aida Ali Mujahidin Ali Noeruddin Anita Dewi Utami Areni Yulitawati Supriyono Arianti, Fitria Febri Arrosyid, M. Abdul Khalim Ayu Fitrianigsih Ayu Fitrianingsih Ayu Fitrianingsih Azeta Fatha Zuhria Bagas Romadhoni Sugiarto Bagas Romadhoni Sugiarto Baihaqi, M. Abu Rizal Bella Ika Novillia Widyaning Putri Bintang Puspita Sari Brillianing Pratiwi Cahyani, Felisia Enggita Cerianing Putri Pratiwi Choirunnisa, Indah Devina Dwi Saskia Dewangga Adimas Saputra Dina Fitria Ningrum Dwi Novitasari Dwi Nur Afifah Dwi Setiawan Dwi Setiawan Ega Wahyu Mahardika Ernia Duwi Saputri Ernia Duwi Saputri Erviana Erviana Evi Chamalah Evi Chamalah Evi Chamalah Fadlillah, M Fathia Rosyida Fatikhaturrohmah, Nurul Fauziyyah, Sabrina Ghina Filynesia, Dayang Ratna Fitri Rahmawati Fitrianingsih, Ayu Fitriyana, Nofia Fitriyana, Novia Froilan D. Mobo Harbeng Masni, Harbeng Haris, M. Alfan Hendinata, Dimas Rizqia Heni Novitasari Heny Kusuma Widyaningrum Hermawan, Dandi Heru Muh Yasin Hidaya, Kamalin Naufi Hidayat, Anwarul Hidayatusholikah, Ning Hima Nur Kasanah Ida Yeni Rahmawati Ida Zulaeha Ida Zulaeha Iib Marzuki Inayatul Muyassaroh Indrawati, Sri Sunarti Isnani, Salsabila Nurhaliza Putri Istiqlal, Ima Jaja Jaja JAJA, JAJA Jayanti, Rani Joko Setiyono Junarti Junarti Juwanda, Juwanda Kevin William Andri Siahaan Khoirul Latifah Kundharu Saddhono Kurnia, Laila Dwi Kurnia, Maya Dewi Lailatunnihayah, Lailatunnihayah Laily Zaitin Nukha Leli Nisfi Setiana Lestari, Puji Ayu Lina Yuliawati Linda Rahma Dhani Saputri Lisa Anggriani Lispridona Diner Luthfir Rohmatun M. Iham Pratama M. Zainudin Maharani, Tyas Ayu Mahfirotul Fitria Mariyanti Mariyanti Masnuatul Hawa Maula, Tri Inayah Maya Dewi Kurnia Maya Dewi Kurnia Maya Liani Siswanto Mei Indra Dewi Meiga Ratih Tirtanawati Meilan Arsanti Meilan Arsanti Meilan Arsanti, Meilan Micco Selamat Agkisda Mobo, Froilan D. Moh. Dika Hermanto Moh. Rofiki Muhamad Frananda Muhamad Sholehhudin Muhamad Sholehhudin Muthowiatin, Aini Nur mutiah, siti Nabila Ulfaida Nabila Ulfaida Nadrah Nadrah Nas Haryati Setyaningsih Natasya Erdina Zilla Neli Aprillia Ayu Puspitasari Ningsih, Eliana Fitriyani Dewi Nofia Fitriyana Novi Mayasari NOVITASARI, DESI Nur Aidatus Syarifah Nur Rohman Nur Rohman Oktarina Puspita Wardani Oktha Ika Rahmawati oktha ika rahmawati Pradika Kuthut Dwi Mahendra Pramesti, Rindu Ajeng Priyantoko Priyantoko Priyantoko Priyantoko Priyantoko, P Priyantoko, Priyantoko Puput Indriani Puput Suriya Puput Suriyah Puspita, Erna Linda Putri Andhini Putri Andhini Ragilia Nurul Fadlilah Rahayu Pristiwati Rahmawati, Zulia Angel Raya Nurlianharkah Rina Tri Wahyuni Riris Nur Hidayah Rizki Ananda Romadhoni, Muchamad Baharudin Rosidah, Siti Roisatun Nada Rosita Ambarwati Rosyida, Fathia Sa'diyah, Aminatus Saadoon, Abather Sabrina Ghina Fauziyyah Santi Pratiwi Tri Utami Saputra, Martinus Seriandika Saputri, Linda Rahma Dhani Sari, Bintang Puspita Sari, Dwi Kumala Saskia, Devina Dwi Silfia Nur Kamila Sindi Apriliyanti Sindi Apriliyanti Siti Ana Nur Alfiaturrohmah Siti Ermawati Subyantoro Sudiyati Sudiyati Sugiarto, Bagas Romadhoni Suhada, Dadang Sumaryanti, Eko Dwi Supriyono, Areni Yulitawati Suratno Suratno Suratno Suratno Suratno Sutrimah - Suttrisno Suwito, Wagiran Suwito, Wagiran Syahrul Udin Syahrul Udin Tara, Firman Tasai, Jittipong Taufiq Hidayat Taufiqur Rohmah, Ima Isnaini Teguh Supriyanto Timurrana Dilematik Tri Ratna Rinayuhani Tryas Mutoharoh Turahmat Turahmat, Turahmat Tutut Septia Wati Ulfa Rosyidah Ulfa Rosyidah, Ulfa Ulfaida, Nabila Umi Nur Kholisah Utomo, Dicky Nuri Prasetyo Wagiran Wanda Ayu Salsabila Wati, Tutut Septia Yayang Kristiana Yayang Widjiana Nanda Pratama Yuliana, Elsa Yuliawati, Lina Yulistya, Yulistya Yustiyawati Yustiyawati Yustiyawati, Yustiyawati Zilla, Natasya Erdina Zulia Angel Rahmawati Zuliyanti, Zuliyanti Zumara, Ana Yudhika Aidatuz