Emas diakui secara global sebagai safe haven asset dengan nilai yang relative stabil, meskipun harganya tetap mengalami fluktasi akibat pengaruh faktor ekonomi seperti kondisi global, inflasi, serta keseimbangan permintaan dan penawaran. Oleh karena itu, peramalan harga emas yang akurat menjadi penting dalam mendukung pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja metode Single Exponential Smoothing dan Double Exponential Smoothing dalam meramalkan harga emas. Data yang digunakan berupa data deret waktu bulanan harga emas periode januari 2022 – 2024 yang diperoleh dari beberapa took emas. Sistem peramalan dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemograman PHP. Evaluasi akurasi dilakukan menggunakan metode Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode mampu memberikan prediksi yang cukup baik, namun metode SES menghasilkan nilai MAPE yang lebih rendah dibandingkan DES. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha emas dalam menentukan strategi investasi yang tepat Â