p-Index From 2021 - 2026
15.025
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal IPTA Corak : Jurnal Seni Kriya JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) JKTP: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Jurnal Invensi (Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Jurnal Basicedu Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Jurnal Karinov EDUTEC : Journal of Education And Technology Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Asatiza: Jurnal Pendidikan Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Belantika Pendidikan Jurnal Graha Pengabdian Jurnal Pendidikan dan Penciptaan Seni Abdimas Awang Long: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat International Journal of Education and Social Science (IJESS) Sci-Tech Journal Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) Jurnal Basicedu Abdimas Indonesian Journal ABDINE Jurnal Pengabdian Masyarakat Education Journal: Journal Educational Research and Development Sepakat : Sesi Pengabdian Kepada Masyarakat VISA: Journal of Vision and Ideas Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Prosiding Seminar Nasional Unimus Jurnal Medika: Medika Journal of Innovation and Teacher Professionalism Jurnal Abdimas Peradaban Journal of Ekonomics, Finance, and Management Studies Indonesian Journal of Humanities and Social Sciences Innovative Journal of Community Engagement (IJCE) Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Rancang Desain Media Pembelajaran Berbasis Game Sejarah Perjalanan Jendral Soedirman dalam Perang Gerilya Kabupaten Pacitan Alby Aruna; Laila Inayah; Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Abdul Rahman Prasetyo
Jurnal Basicedu Vol 5, No 5 (2021): : October Pages 3001-5000
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1450

Abstract

Digitalisasi pendidikan indonesia tidak lepas dari peran serta media pembelajaran. Media pembelajaran menjadi tumpuan utama setelah tumpuan teknis pelaksanaan yang dibuat oleh tim pengembang pendidikan di Indonesia. Media pembelajaran bukan hanya menjadi bagian transfer visualisasi, tetapi harus memuat unsur tujuan pembelajaran, menarik, efektif dalam menyampaikan pesan, mempunyai sisi kearifan lokal dan mempunyai kepraktikalitasan produk. Akan tetapi, proses pembelajaran sejarah di Kabupaten Pacitan hanya memuat media konvensional yang kurang menarik minat siswa. Rancang desain media pembelajaran berbasis game sejarah perjalanan jendral Soedirman dalam perang gerilya Kabupaten Pacitan diimplementasikan menggunakan model ADDIE dengan hasil uji coba validasi ahli media 85% dan validasi ahli materi 90%, berkaitan dengan kedua hal tersebut uji coba perangkat lunak pengguna mendapatkan nilai 88,4% dan dinyatakan layak untuk digunakan dan diseminasikan
D.I.Y Photowood Bertema Heritage Sebagai Penguatan Desain Interface Rumah Tinggal Bergaya Kolonial abdul rahman prasetyo; Nila Rahmawati; Joko Sayono
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah-rumah di Kampung Heritage Kayutangan masih belum tertalu banyak ekplorasi dan penguatan dari sisi eksterior maupun interior. Hanya beberapa rumah yang Nampak klasik dengan desain arsitektur original peninggalan zaman Belanda. Padahal jika menasbihkan kampung ini sebagai kampung wisata heritage harus lebih banyak ekplorasi gaya penataan dan penambahan property baik di luar maupun di dalam rumah. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada warga kayutangan untuk dapat membuat ekterior/interior property dari kayu dengan gaya colonial Belanda yang natural dan menimbulkan nuansa heritage. Metode pelatihan menggunakan project base learning, dengan metode demonstrasi, dan penugasan. Hasil pengabdian ini menghasilkan produk D.I.Y Photowood yang bertujuan memberikan penguatan pada desain fasad dan interior rumah tinggal bergaya kolonial di Kayutangan Kota Malang.
Penciptaan Seni Lukis Semi-Realis Digital sebagai Apresiasi Terhadap Pemuda Penggiat Kebudayaaan Tradisional Masa Kini Firstyan Artista Sakti; Triyono Widodo; Abdul Rahman Prasetyo
INVENSI Vol 7, No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24821/invensi.v7i2.6344

Abstract

Pola hidup pemuda penggiat kebudayaan tradisional yang dapat bersinergi dengan masa kini perlu diapresiasi dalam karya. Hal itu disebabkan oleh pemuda penggiat kebudayaan tradisional di masa kini menawarkan pola hidup yang dapat memanfaatkan kecanggihan zaman dan nilai luhur kebudayaan tradisional. Apresiasi dilakukan untuk menghargai pencapaian tersebut serta memberi wawasan tentang keberadaan pemuda penggiat kebudayaan tradisional kepada penikmat karya. Metode yang digunakan adalah empat tahap penciptaan milik Catharina Patrick. Tahapan tersebut antara lain, tahap persiapan, tahap penetasan, tahap inspirasi, dan tahap pengembangan. Seni lukis digital dengan corak semi realis dipilih sebagai bentuk perwujudan karya. Hasil dari keseluruhan proses penciptaan kali ini adalah enam karya lukis digital yang dicetak pada neon box. Digital Semi-Realist Painting Creation as an Appreciation for Youth Activists of Today's Traditional Culture Abstract The accomplished lifestyle of young traditional culture activists that could be synergized with the current situation should be appreciated through artwork. It was because the young traditional activists in the current situation offer a lifestyle that could optimize the recent development with the great value of traditional culture. The appreciation is created to value that achievement as well as give some insights about the existence of the young traditional culture activist to the artwork appreciator. The methodology used in this research is based on Catharina Patrick's four stages of creation, which were the preparation stage, idea emergence stage, inspiration stage, and development stage. The digital paintings with semi-realism visualization were selected as a medium for the artwork's embodiment. This creation process results are six digital paintings applied to neon boxes.
Analisis Visual Cover Majalah Bobo Tahun 2015 Abdul Rahman Prasetyo; Nila Rahmawati; Ayu Pramudya Kusumanada
Citradirga : Jurnal Desain Komunikasi Visual dan Intermedia Vol 4 No 02 (2022): Volume 04, Nomor 02, Oktober 2022
Publisher : Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/cd.v4i02.592

Abstract

Bobo Magazine is a special magazine for legendary children in Indonesia. The cover of Bobo Magazine has a strong appeal and character so that it is easily recognized by readers. This study aims to find out in more detail about visual design standards including illustrations, colors, typography, and cover layouts for the 2015 Special Edition of Bobo Magazine. This study uses a descriptive qualitative method. The results showed that on the cover of the 2015 special edition of Bobo magazine, digital illustrations were used with the character of a rabbit personified as a human form. The typography used is Fantasy and San Serif fonts. The colors presented are classified as full color, striking, bright and not gloomy. The layout is positioned asymmetrically but still applies the principles of unity, balance, rhythm, and emphasis. The conclusion of this study is that Bobo has a characteristic in the form of an illustration of a rabbit personified as a human named Bobo who is the main character in each edition. In addition, other characteristics include the shape of the logo/nameplate, the same font in each edition except for the headline. The slogan "Friends to Play and Learn" is also a characteristic found in Bobo Magazine. The colors used are also in accordance with the age of the children who like colorful, striking and bright colors.
Analisis Visual Desain Cover Novel-novel Karya Boy Candra Franciscus Xaverius Langga; Sumarwahyudi; Abdul Rahman Prasetyo
JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts Vol. 1 No. 4 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.585 KB) | DOI: 10.17977/um064v1i42021p560-572

Abstract

Abstract: Novel is a work of fiction that is printed like a book and has a cover. Novel cover is one element that can increase the purchasing power of its readers. Therefore, the cover of the novel is designed in an attractive manner, including the novels by Boy Candra which become the identity of the author and the novel is also one of the reasons why these novels become best sellers. Some elements that can compose a cover design are illustration, colour, and typography. The research objective to be achieved is to determine the visual design of the cover of Boy Candra's novels, which includes several elements, namely illustrations, colours, and typography. This study uses a qualitative descriptive method using observation and documentation as its data collection instruments. The result of analysis showed that the cover design of Boy Candra’s novel made use of achromatic colour that looks simple, elegant, mysterious, and dark. In addition, the writing design on the cover uses a consistent type of typography, for example on the nameplate/logo, synopsis, masthead, and also headlines that use script and cursive fonts. Keywords: Visual Analysis, Illustration, Colour, Typography, Novel Cover Abstrak: Novel merupakan karya fiksi yang dicetak seprti sebuah buku dan memiliki cover. Cover novel merupakan salah satu elemen yang dapat meningkakan daya beli para pembacanya. Oleh karena itu, cover novel didesain secara menarik, termasuk novel-novel karya Boy Candra yang menjadi identitas pengarang dan novelnya pun menjadi salah satu alasan novel-novel tersebut menjadi best seller. Beberapa unsur yang dapat menyususn sebuah desain cover yaitu ilustrasi, warna,dan tipografi. Tujuan penelitian yang hendak dicapai oleh adalah untuk mengetahui desain visual cover novel-novel Boy Candra, yang meliputi beberapa hal yaitu ilustrasi, warna, dan tipografi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan instrument penelitian obseervasi dan dokumentasi. Dengan menggunakan metode dan instrumen penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa desain cover warna yang digunakan pada cover adalah warna akromatik, terlihat simple, elegan, misterius, sedih. Selain itu, desain tulisan pada cover menggunaan jenis tipografi yang konsisten pada cover novel karya Boy Candra, contohnya pada nameplate/logo, sinopsis, masthead, dan juga headline yang menggunakan font script and cursive. Kata kunci: analisis visual, ilustrasi, warna, tipografi, cover novel
Revitalitas PLTS dan Pengaplikasian Lampu Penerangan Jalan Umum Solar Cell menuju Dusun Terisolir di Desa Sidodadi, Kecamatan Ngantang Abdul Rahman Prasetyo; Simonne Andrean Crisdion; Mohammad Sihabuddin
Jurnal KARINOV Vol 6, No 2 (2023): Mei
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v6i2p66-71

Abstract

Desa Sidodadi merupakan daerah dataran tinggi dengan diapit oleh dua gunung besar yaitu Gunung Kawi dan Gunung Kelud. 4925 Keluarga tinggal di Desa Sidodadi dengan terbagi menjadi 7 dusun (4 dusun besar dan 3 anak dusun). Pertumbuhan jumlah penduduk di Desa Sidodadi harus sebanding dengan kebutuhan energi untuk aktivitas kesehariannya. Sebagian wilayah di Desa Sidodadi masih minim rumah penduduk, sebagian besar adalah sawah dan perkebunan. Hal ini menyebabkan kurangnya saluran energi khusunya energi listrik pada sebagian jalan di Desa Sidodadi terkhususnya di Dusun Sumantoro. Masyarakat Dusun Sumantoro adalah masyarakat yang dulunya tinggal di tanah Perhutani, namun saat ini tanah tersebut sudah dibuat perpajakan agar bangunan dan sarana di dusun ini diperbolehkan. Namun Dusun Sumantoro masih memiliki banyak kendala seperti jalan rusak, dan minimnya penerangan, karena hak milik dan batasan dari Perhutani. Berdasarkan alasan tersebut Desa dan Mahasiswa KKN Reguler UM 2023 membantu mendirikan penerangan jalan di Dusun Sumantoro dengan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) Solar Cell dengan besar 100Watt yang berada di sembilan titik di sepanjang 1,7 KM dan sekaligus memperbaiki kerusakan PLTS yang berada di jalan masuk Dusun Sumantoro. Kata kunci—Desa Sidodadi, Penerangan Jalan Umum (PJU), PLTS Abstract Sidodadi Village is a highland area flanked by two large mountains, Mount Kawi and Mount Kelud. 4925 families live in Sidodadi Village, which is divided into seven hamlets (4 large hamlets and 3 sub-hamlets). The population growth in Sidodadi Village must be proportional to the energy needs for daily activities. Some areas in Sidodadi Village still lack houses, mostly rice fields and plantations. This causes a lack of energy channels, especially electrical energy on some roads in Sidodadi Village, especially in Sumantoro Hamlet. The people of Sumantoro Hamlet used to live on Perhutani land, but now the land has been taxed so that buildings and facilities in this hamlet are allowed. However, Sumantoro Hamlet still has many obstacles such as damaged roads, and lack of lighting, due to property rights and restrictions from Perhutani. Based on these reasons, the Village and UM 2023 Regular KKN Students helped to establish street lighting in Sumantoro Hamlet with Solar Cell Public Street Lighting (PJU) with a size of 100Watt which is located at nine points along 1.7KM and at the same time repairing damage to the PLTS at the entrance to Sumantoro hamlet. Keywords—Sidodadi Village, Public Street Lighting, PLTS
Pengembangan Produk Wall Decor Interaktif dengan Pendekatan Edusociopreneurship: Studi Kasus Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman Abdul Rahman Prasetyo; Joko Sayono; Ahmad Mursyidun Nidhom; Ilham Fatkhu Romadho; Nila Rahmawati; Mohamad Firzon Ainur Roziqin; Alby Aruna; Eka Putri Surya
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 6 (2023): Membangun Tatanan Sosial di Era Revolusi Industri 4.0 dalam Menunjang Pencapaian Susta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini mempunyai tujuan dalam pengembangan produk wall decor interaktif. Prosesnya, dilakukandi Madrasah Aliyah (MA) Ibadurrochman. Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis potensi pasar sertastrategi pengembangan produk yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan partisipasi siswa.Melalui pendekatan berbasis aset (aset based comunnity development). Kegiatan ini mengimplementasikanpendekatan edusociopreneurship dalam membantu mengidentifikasi peluang pasar, menciptakan modelpengembangan produk wall decor interaktif, dan mengembangkan sistem pemasaran yang inovatif.Hasilnya, sinergi antara pendidikan, inovasi, dan kewirausahaan dalam konteks pengabdian kepadamasyarakat berasis melakukan pengembangan produk edukatif yang berkelanjutan dan inovatif melaluiproduk unggulan wall decor interaktif.Kata Kunci: Pengembangan, Walldecor, Interaktif, MA Ibadurrochman
Training on Videoscribe-Based HOTS Learning Media Development to Improve the Skills of Teachers Ilma Fitriana; Fathimah Soraya; Eka Putri Surya; Alby Aruna; Abdul Rahman Prasetyo
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v6i3.11526

Abstract

The community service program in the form of training in creating HOTS-based Videoscribe learning media for Al-Azhar Islam Plus Elementary School teachers was initiated to overcome the challenges of suboptimal integration of information technology in the learning process. The distribution of teacher skills regarding technology, which is currently still low, means that many teachers in various schools still need the insight or skills to optimise the use of technology to maximise the classroom learning system. This training program aims to increase Al-Azhar Islam Plus Elementary School teachers' understanding of HOTS material for elementary school students and build teachers' skills in operating Videoscribe Sparkol software to create learning media. This training program was carried out in a structured manner using the ABCD method. During its implementation, several stages of training were carried out, namely, holding interactive workshops related to HOTS material and Videoscribe Sparkol software, group discussions, and direct practice sessions. Videoscribe, an effective learning visualisation tool, is the main focus of the training. This technology is an important means to facilitate students' HOTS development, stimulating critical, analytical and creative thinking. This training program has succeeded in increasing the understanding of Al-Azhar Islam Plus Elementary School teachers regarding HOTS material, as evidenced by the percentage of 83% of teachers who participated in the training getting a score above 80 on the post-test. The teachers at Al-Azhar Islam Plus Elementary School have also succeeded in working together and creating two learning videos using Videoscribe Sparkol software at the end of the training program. The success of this training not only confirms the need for digital literacy for teachers and highlights Videoscribe's significant potential in creating deeper and more memorable learning experiences for students, in line with the evolving needs of contemporary education. This dedication is evidence of constant efforts to perfect the teaching and learning process in the digital era, placing quality and innovation at its core.
Pengembangan Komik Kisah Ki Hadjar Dewantara sebagai Edukasi Sejarah Berdirinya Sekolah Tamansiswa Putra, Suhanda Ade; Rohman, Moch. Abdul; Prasetyo, Abdul Rahman
Journal of Language Literature and Arts Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v4i72024p660-673

Abstract

Permasalahan yang terjadi karena Kurangnya media bahan ajar dan pembelajaran yang bersifat monoton pada mata pelajaran ketamansiswaan di sekolah SMA Tamansiswa kota Mojokerto yang menjadikan anak tidak aktif ataupun ketidak­tertarikan pada mata pelajaran keTamansiswaan di sekolah SMA Tamansiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media buku komik terhadap motivasi belajar ilmu sejarah kisah Ki Hadjar Dewantara dalam perjuangannya men­dirikan sekolah Tamansiswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan kuantitatif jenis penelitian angket. Model pene­litian menggunakan ADDIE yang memiliki tahapan Analysis (Analisis), Design (De­sain), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evalua­tion (Evaluasi). Subyek Penelitian ini sebanyak 15 peserta didik. Teknik pengum­pulan data yang digunakan berupa uji pakar/validasi pakar, dan pengambilan ang­ket. Hasil penelitian menunjukkan produk yang dihasilkan: (1) Media berupa buku komik tentang sejarah kisah Ki Hadjar Dewantara sebagai pendiri sekolah Taman­siswa di Indonesia. (2) Kevalidan media buku komik ditunjukkan dengan hasil uji ahli/uji pakar materi dan media. Pada uji pakar materi diperoleh skor 93,6 dengan kategori sangat baik dan uji pakar media diperoleh skor 89,13 dengan kategori sangat baik. Keefektifan media buku komik ditujukan dengan hasil angket respon siswa dengan skor 88,6 yang tergolong kategori sangat baik.
Upacara Adat Ceprotan sebagai Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Wijaya, Satria Aji; Hariyanto, Hariyanto; Prasetyo, Abdul Rahman
Journal of Language Literature and Arts Vol. 3 No. 12 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um064v3i122023p1866-1878

Abstract

Upacara adat Ceprotan merupakan salah satu budaya lokal di Indonesia khususnya dari daerah Pacitan tepatnya di Desa Sekar, Donorojo yang masih eksis hingga saat ini. Ironinya budaya lokal kini mulai tergerus karena adanya era globalisasi yang mengubah gaya hidup modern serta minimnya generasi penerus bangsa yang enggan melestarikan budaya lokal. Dengan saling mengenalkan budaya lokal ke masyarakat luas serta generasi penerus, maka budaya bisa tetap lestari dan hidup. Berdasarkan hal tersebut pencipta terdorong untuk mengekspresikan serangkaian acara Upacara Adat Ceprotan melalui bentuk karya seni lukis. Tujuan penciptaan ini untuk mengenalkan Upacara Adat Ceprotan kepada masyarakat melalui bentuk sebuah karya seni lukis dekoratif dengan mengangkat tentang Upacara Adat Ceprotan yang selalu dilaksanakan setahun sekali pada bulan Longkang (DzulQa'idah) hari Senin Kliwon. Metode penciptaan penelitian ini menggunakan metode dari Alma Hawkins yang terdiri atas tiga tahapan yaitu eksplorasi, improvisasi, dan pembentukan. Karya lukis yang dihasilkan berjumlah 6 karya yang memvisualkan bagaimana proses awal hingga akhir dalam pelaksanaan Upacara Adat Ceprotan. Karya seni ditampilkan sebagai upaya pelestarian serta pengenalan budaya kepada masyarakat luas khususnya kepada generasi penerus bangsa. Kata kunci: upacara adat Ceprotan; seni lukis; kebudayaan Ceprotan Traditional Ceremony as a Source of Painting Inspiration The Ceprotan traditional ceremony is one of the local cultures in Indonesia, especially from the Pacitan area, precisely in Sekar Village, Donorojo which still exists today. The irony is that local culture is now starting to be eroded due to the era of globalization that has changed modern lifestyles and the lack of future generations who are reluctant to preserve local culture. By introducing each other to local culture to the wider community and the next generation, the culture can remain sustainable and alive. Based on this, the creator was compelled to express a series of Ceprotan Traditional Ceremony events through the form of painting. The purpose of this creation is to introduce the Ceprotan Traditional Ceremony to the public through the form of a decorative painting by raising the Ceprotan Traditional Ceremony which is always held once a year in the month of Longkang (DzulQa'idah) on Monday Kliwon. The method of creating this research uses the method of Alma Hawkins which consists of three stages, namely exploration, improvisation, and formation. The resulting paintings are 6 works which visualize the process from beginning to end in the implementation of the Ceprotan Traditional Ceremony. Artworks are displayed as an effort to preserve and introduce culture to the wider community, especially to the nation's next generation. Keywords: ceprotan traditional Ceremony; art painting; culture
Co-Authors Adinda Marcelliantika Adinda Marcelliantika Afis Baghiz Syafruddin Agus Purnomo Agusta Rakhmat Taufani Al-Haq, Zulfikar Alby Aruna Alby Aruna Alby Aruna Alfahrezal, M. Febian Anak Agung Gde Rai Arimbawa Andi Basuki Andi Basuki, Andi Anggia Erdi Pratiwi Anggraeni, Sefira Oktavia Annisa Ayu Salsabila Annisaa Hammidah Imaduddina Ari Gunawan Ari Gunawan Arianesya, Nadia Aruna, Alby Atma Wijaya, Ginanjar Ayu Pramudya Kusumanada Ayunin, Qurrota Azie, Nanda Safiira Azizah, Wanda Violita Alfi Bagas Dwi Ardianto Busthomi, M. Nur Yazid Cahya Indraswari, Dinda Cassandra Permata Nusa Dewi, Seryawati Kusuma Dika Aurelya Aleandra Taroreh Dina Shofiana Dwi Wulandari Dwi Wulandari Efendi, Miftakhul Firman Ferdiansyah Eka Putri Surya Eka Putri Surya Elvira Kurnia Ramadhani Enanto Harun Satrio Encik Muhammad Hawari Bin Berahim Fathimah Soraya Fauziyah, Wahyu Dirga Fikri Aulia Firstyan Artista Sakti Firzon Ainur Roziqin, Mohamad Fitriana, Ilma Franciscus Xaverius Langga Friscana, Dhini Fuad Indra Kusuma Gde Rai Arimbawa, Anak Agung Ginanjar Atma Wijaya Hamdani, Ardiansyah Yusuf Hana, Shohwatul HARIYANTO HARIYANTO Hartono Hartono Hidayatullah, M. Refqi Hidayatulloh, M. Refqi Ike Ratnawati Ike Ratnawati Ikhwan, Muhammad Zaenal Ilham Fatkhu Romadho Ilma Fitriana Inayah, Laila Iraji Iriaji Joko Sayono Joni Agung Sudarmanto Kamaliah, Aulan Nisa Ulil Karima, Ummul Karina Aurel Naviezenia Laila Inayah Linda Afriani Linda Agustin Ningrum Marcelliantika, Adinda Mas'udah, Nabillah Raihanah Maulita, Jharotul Nur Meyshela Gracia Mitra Istiar Wardhana, Mitra Istiar Mohamad Firzon Ainur Roziqin Mohamad Firzon Ainur Roziqin Mohammad Sihabuddin Muhammad Syifa'ul Qolbi Muhammad Zainur Rifqi Nadiya Faydinda Putri Ishlah Nasrullah, Yusuf Nazwa, Venina Nabilla Nidhom, Ahmad Mursyidun NILA RAHMAWATI Nila Rahmawati Nila Rahmawati Ningrum, Linda Agustin Ningsih, Putri Nonny Aji Sunaryo Oktaviani, Puteri Anisah Otto Fajarianto Pramana Putra, Bryan Pramodana, Ahmad Faiz Fuady Prasetya, Mohammad Zidane Eka Prasetyo, Venessa Rahma Pratama, Deryan Angger Prianto, Tatag Dwi Purnamasari, Ica Purnomo Putra Hilmi Prayitno Putra, Suhanda Ade Putri Surya, Eka Qolbi, Muhammad Syifa'ul Rai Arimbawa, Anak Agung Gde Ramdhani, Hikmat Reihan Fitroh Aldisar Reihan Fitroh Aldisar9 Riana Nurmalasari Robhani, Shidqan Aulia Rohman, Moch. Abdul Rohman, Mohammad Alfan Abdul Roziqin, Mohamad Firzon Ainur Salsabila, Annisa Ayu Saputri, Anggi MJ Saputri, Dela Refi Novi Sari, Vinda Aulia Shirly Rizki Kusumaningrum Sidyawati, Lisa Simonne Andrean Crisdion Siti Nurhidayah Soraya, Fathimah Sumarwahyudi Surya, Eka Putri Susiati, Susiati Swastika Dhesti Anggriani Syabila, Rifka Komala Syafruddin, Afis Baghiz Syai'in, Ahmad Syaifruddin, Afis Baghiz Taroreh, Dika Aurelya Aleandra Triyono Triyono UM, Bagas Dwi Ardianto UM, Dina Shofiana Wanis, Risa Azahro Wening Patmi Rahayu Widari, Maeyrena Ika Widodo, Triyono Wijaya, Ginanjar Atma Wijaya, Satria Aji Wikan Budi Utami Wildan Kanzul Fikri Wildan Kanzul Fitri Wulandari, Widia Ayu Zihan Novita Sari