Articles
UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan Dance Extracurricular Management Strategy in Achieving Student Achievements
Hadiyanto, Ach. Ramandhani Pri;
Warih Handayaningrum
Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 4 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55927/modern.v3i4.10489
This study aims to examine the dance extracurricular management strategy in achieving student achievements at UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan in implementing management strategies. This research method uses a qualitative approach. Data collection techniques include observation, documentation, and interviews. Miles and Huberman's data analysis includes data reduction, data visualization, and drawing conclusions. The research findings describe the dance extracurricular management plan of UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan, which consists of three main strategies: (1) Preserving art; (2) Carving out achievements; and (3) increasing interest in talents. Based on the research findings, it can be concluded that students' success in achieving goals through dance extracurricular involvement at UPTD SMP Negeri 2 Bangkalan is influenced by a comprehensive management strategy so that the achievements obtained can be used by students to register for the next level of school through the achievement path
BUDAYA VISUAL DALAM TRADISI SIKLUS KEHIDUPAN MASYARAKAT JAWA DI TULUNGAGUNG
Fathoni Setiawan;
Warih Handayaningrum
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (673.876 KB)
|
DOI: 10.24821/ars.v23i1.3560
Masyarakat Jawa hari ini merupakan hasil perpaduan masyarakat indigenous dimasa lalu yang telah bertemu dengan berbagai kebudayaan dari belahan dunia lain yang dibawa oleh para penjelajah yang datang karena ketertarikan meraka baik akan produk material, maupun eksotisme kebudayaan. Salah satu hasil dari persilangan kebudayaan ini adalah berbagai budaya visual termasuk yang masih bertahan dan hidup hingga hari ini. Dalam penelitian ini penulis berupaya untuk mendeskripsikan berbagai budaya visual yang masih berlaku dan digunakan oleh masyarakat Jawa di Tulungagung. Masyarakat Tulungagung dinilai masih kental akan tradisi Jawanya, terbukti dengan masih lestarinya berbagai tradisi salah satunya yang berkaitan dengan siklus hidup. Melalui tulisan penelitian ini diharapkan akan di dapatkan pemahaman tentang budaya visual yang sering digunakan, di mana biasanya masyarakat mengambil sebuah kebudayaan secara ‘taken for granted’ tanpa mengetahui tentang budaya yang dijalankannya. Dengan dipahaminya budaya visual yang ada, maka kemungkinan untuk pengembangan dan pelestarian kebudayaan yang ada akan semakin terbuka peluangnya dan terjaga esensi dari kebudayaan itu sendiri. Untuk kedepannya ketika pemahaman tentang budaya visual tradisi mulai ditumbuhkan diharapkan hal tersebut dapat menjadi aset atau modal kreatif dalam mengembangkan budaya visual kebaruan tanpa meninggalkan esensi daripada budaya visual tradisi yang merupakan identitas bangsa.
Kajian Motif Benda Teknologis pada Gapura Kompleks Makam Sunan Drajat dan Candi Tegawangi
Angga Fajar Ramadhan;
Warih Handayaningrum
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 24, No 3 (2021): Desember 2021
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain, Institut Seni Indonesia Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24821/ars.v24i3.4758
Bangunan purbakala lekat kaitannya dengan sejarah masa lalu. Arsitektur bangunannya memiliki bentuk yang khas dengan dihiasi berbagai motif yang beragam. Sekian dari banyak motif yang ada, terdapat motif yang memiliki simbol dengan nilai religi yang terkandung didalamnya. Selain itu, juga terdapat kemiripan bentuk motif antara motif yang bernafaskan Hindu-Budha dengan motif yang bernafaskan Islam. Tujuan: mendeskripsikan dasar penciptaan kedua bentuk motif, faktor-faktor penyebab terjadinya kemiripan bentuk motif dan mengungkap makna dari kedua bentuk motif. Metode penelitian: penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah, untuk mengungkap makna digunakan teori semiotika. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan studi pustaka, observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian direduksi, display dan dianalisis. Hasil penelitian: Ide dasar penciptaan motif benda teknologis pada gapura kayu makam Sunan Drajat dan Candi Tegawangi mengambil inspirasi bentuk dari bangunan suci yang telah dibangun sebelumnya, yaitu bangunan masjid dan candi. Faktor yang menjadi penyebab terjadinya keserupaan bentuk (1) interaksi budaya, (2) adaptasi bentuk motif, (3) akulturasi budaya, (4) perkawinan atau terjalinnya hubungan kekeluargaan. Adapun makna dari kedua motif tersebut yaitu hubungan antara manusia dengan yang trasenden.
KAJIAN PERKEMBANGAN DESAIN, WARNA DAN NILAI MOTIF KEMBANG KOPI PADA BATIK TULIS di BANGKALAN MADURA, TAHUN 2005-2015
Moh Solihin Kadafi;
Warih Handayaningrum
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23, No 2 (2020): Agustus 2020
Publisher : Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (453.917 KB)
|
DOI: 10.24821/ars.v23i2.4092
Batik adalah karya orang Indonesia yang sudah dikenal sejak lama, merupakan hasil perpaduan seni dan teknologi dari nenek moyang yang nilainya sangat tinggi. Batik adalah gambar dari budaya kerajinan tinggi orang Indonesia. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi berupa foto ataupun buku bukuyang relevan berhubungan dengan motif batik. Metode analisis yaitu ada tiga yaitu: 1. Reduksi data, 2. Penyajian data, 3. Keabsahan data. Hasil akhir dari penciptaan kembang kopi yang di stilisasikan menjadi hewan dengan ciri khas warna yang mencolok. Dari penciptaan karya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang bermanfaat terhadap perkembangan dunia seni kriya terutama tekstil, dan juga dapat menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap batik agar dikenakan dalam berbagai kesempatan.
SENI LUKIS SURYALISME KARYA SENIMAN KOEBOE SARAWAN SEBAGAI MEDIA REFLEKSI DAN EDUKASI TERHADAP MASYRAKAT
Lucky Childa Pratama;
Warih Handayaningrum
Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain Vol 23, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1709.17 KB)
|
DOI: 10.24821/ars.v23i1.3565
Dalam penelitian ini penulis memberikan informasi dan edukasi betapa pentingnya sebuah pembelajaran akan makna dan simbol dari sebuah visual atu lukian, dari situ penulis berkeinginan untuk membahas jauh lebih dalam untuk meidentifiksi lukisan seorang seniman Jawa Timur yaitu Koeboe Sarawan dengan aliran yang digeluti yaitu seni lukis suryalisme. Tujuan dimana untuk mendeskripsikan bagaimana seni lukis beraliran suryalisme menjadi sebuah daya refleksi dan media pembelajaran dan manfaat bagi apresiasi penikmat seni. dari fenomena tersebut penulis dapat mengkaji lewat pendekatan deskriptif dan penjabaran apa makna dan isi filosofi dengan menggunakan ilmu estetika dan seni rupa oleh lukisan seorang seniman Koeboe Sarawan
PEMBELAJARAN KREATIF BERBASIS MODEL LAGU ANAK DALAM MEWUJUDKAN ANAK BERKARAKTER
Bayu Aji Wicaksono;
Indar Sabri;
Setyo Yanuartuti;
Warih Handayaningrum
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2023): (September 2023)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69552/tarbiyatuna.v7i2.1924
This study explores the effectiveness of creative learning based on children's song models in developing children's character. Using a literature review approach, this research analyzes the literature on creative learning and character development in children. Findings from the literature review indicate that creative learning based on children's song models has great potential in shaping positive character traits in children. Through this model, children can actively engage in enjoyable learning experiences while internalizing character values embedded in song lyrics. The use of music in learning also enhances children's motivation, creativity, and communication skills. This research makes a significant contribution to understanding and developing innovative teaching methods for children's character development. The importance of fostering good character in children is widely recognized, and this approach based on children's song models offers an effective strategy to achieve this goal. By integrating music and creativity into the learning process, it is hoped that the younger generation can become intellectually sharp and possess positive personalities in their daily lives.
SOCIAL MEDIA INTERDISCIPLINARY IN MULTIMODALITY OF INTERACTIVE ARTS AND CULTURE LEARNING FOR MILLENIALS
Yasinda Widya Fahmi;
Djuli Djatiprambudi;
Warih Handayaningrum
Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Vol. 5 No. 1 (2021): January
Publisher : Laboratorium Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/pjr.v5i1.8257
This study aimed to explore the problems in learning interactive art and culture at Junior High School level which was categorized as the millennial generation. The focus of this study laid in the interdisciplinary aspect of social media in multimodality of learning arts and culture. In order to reveal the opportunities and challenges of the use of social media in its development as a medium in interactive art and culture learning, as well as the students’ responses about it, this study used qualitative-analytic method. Data were obtained from observation conducted from January to June 2020 at junior high schools in Surabaya, East Java. The results showed that the learning involvement experienced by students had complexity and multimodality, including collaborative work, observing, and evaluating each other's work, and involvement in finding, identifying, and exploring trends related to delivery in social media as a medium for art and culture learning. This implied that this learning involvement was able to motivate students to be more actively involved in learning with a sense of joy; positioning artwork with others on social media; increasing the contextual and conceptual understanding in the learning materials and applying it as a process of actualizing aesthetic skills; and improving critical thinking and problem-solving skills.
The Role of Human Resource Management Strategy in Creating Superior Quality Educators
Subianto Karoso;
Warih Handayaningrum;
Enie Wahyuning Handayani;
Setyo Yanuarti
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 9 No. 3 (2024): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31538/ndhq.v9i3.7
This research is motivated by the urgent need for schools to have competent and superior human resources (HR) to support the success of education. HR management is strategically related to individuals' contribution to achieving academic goals. The quality of human resources in schools is essential in determining the quality of education and achieving national standards. This research aims to understand the role of human resource management in creating superior human resources in schools. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) to analyze 30 nationally accredited articles from Google Scholar. SLR was chosen because it can provide a comprehensive picture and synthesize various relevant research results, resulting in more valid and reliable conclusions. The study results show that human resource management is central to creating quality education personnel through administrative management and teacher recruitment and selection, professional development, performance evaluation, welfare, fair compensation, school culture development, and conflict management. All of these aspects support each other in building superior human resources, ultimately improving the quality of education. This study contributes significantly to understanding the importance of HR management in the educational environment. It offers best practices that schools can apply to improve the quality of education personnel.
Pelatihan Penerapan Pembelajaran Mendalam dalam Penyusunan Perangkat Ajar Seni Budaya bagi Guru SMP Se-Kota Blitar
Sabri, Indar;
Yanuartuti, Setyo;
Djatiprambudi, Djuli;
Yuwana, Setya;
Handayaningrum, Warih;
Basri, Syaiful Qadar;
Muhammad, Anbie Haldini
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22236/solma.v15i1.21317
Pendahuluan: Guru seni budaya di Kota Blitar masih menghadapi keterbatasan dalam menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang berorientasi pada keterlibatan aktif siswa dan higher order thinking skills (HOTS). Berdasarkan asesmen diagnostik awal, hanya 3 dari 26 guru (11,53%) yang memiliki pemahaman yang sesuai dengan konsep pembelajaran mendalam. Selain itu, keterbatasan infrastruktur teknologi di beberapa sekolah mitra dan rendahnya kemampuan menyusun perangkat pembelajaran inovatif turut menjadi hambatan utama. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru seni budaya MGMP Kota Blitar dalam merancang perangkat pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam melalui pelatihan tiga hari dan pendampingan reflektif. Metode: Blended Learning dan pendampingan reflektif berbasis model coaching for reflective teaching. Hasil: Setelah pelatihan, sebanyak 46,15% berhasil menyusun perangkat pembelajaran yang berorientasi pada pembelajaran mendalam, berpusat pada siswa, HOTS, asesment autentik, dan ruang refleksi belajar. Kesimpulan: Kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman awal guru serta mendorong sebagian peserta menyusun perangkat pembelajaran yang lebih inovatif dan berorientasi pada keterlibatan aktif siswa.
EFEKTIVITAS IMPLEMENTASI PJBL DALAM MENDORONG KREATIVITAS SISWA PADA PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMAN 1 GEDEG KABUPATEN MOJOKERTO
Favilia, Delvi;
Warih Handayaningrum
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23969/jp.v11i02.47632
This study aims to analyze the implementation of the Project Based Learning (PjBL) model in improving students’ creativity in dance subjects at SMAN 1 Gedeg, Mojokerto Regency. Creativity is an essential aspect of dance education; however, it is often insufficiently facilitated due to conventional learning approaches. The research method used was descriptive qualitative research focusing on an in-depth description of phenomena through data collection from informants using interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that the implementation of PjBL through group-based creative dance projects significantly improved students’ creativity. The creativity indicators include fluency, flexibility, originality, and elaboration in developing dance movements. This project-based learning process encourages students to actively explore, collaborate, and solve problems in composing dance works. The conclusion of this study is that the implementation of PjBL is effective as an interactive and innovative alternative learning model to foster students’ dance creativity at SMAN 1 Gedeg.