p-Index From 2021 - 2026
10.971
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni PRASI: Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajarannya Jurnal Pendidikan Seni Rupa Grenek: Jurnal Seni Musik Solah Edutech: Jurnal Teknologi Pendidikan Journal of Educational, Health and Community Psychology Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain JOGED Harmonia: Journal of Research and Education Dinamika Pendidikan Lentera, Jurnal Studi Perempuan Potensia Sosial Budaya SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i SCHOOL EDUCATION JOURNAL PGSD FIP UNIMED Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni JADECS (Journal of Art, Design, Art Education and Culture Studies) Jurnal Pendidikan Sejarah Halaqa : Islamic Education Journal Proceeding of International Conference on Art, Language, and Culture MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Gondang: Jurnal Seni dan Budaya Jurnal SOLMA Empowerment PEDAGOGI Jurnal PAJAR (Pendidikan dan Pengajaran) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT Sorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) International Journal for Educational and Vocational Studies Education and Human Development Journal Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni DESKOVI : Art and Design Journal Science Education and Application Journal Jurnal Abdi: Media Pengabdian Kepada Masyarakat Cendekia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Paedagogy Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal of English Language and Education Jurnal Kajian Seni Jurnal Pendidikan Sendratasik Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran SWARNA Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Journal of Elementary School Education Jurnal Pendidikan Terapan JPLED Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Cilpa : Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni Rupa Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik (JISOSEPOL) Catharsis Jurnal Pelita PAUD Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Journal of Current Studies in SDGs Journal of Current Studies in SDGs Curricula: Journal of Curriculum Development
Claim Missing Document
Check
Articles

The Psychoeducational Review of Religion and Culture in Early Childhood through "Terbang Barong" Dance Ervin Nuriana; Warih Handayaningrum; Setyo Yanuartuti; Arif Hidajat
Jurnal Pelita PAUD Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v10i2.4896

Abstract

Religious and cultural values in early childhood are important provisions and foundations in the period of early childhood character formation. This paper aims to examine the role through a psychoeducational approach in integrating spiritual and cultural values through the medium of children's dance movements, especially children's dance entitled "Flying Barong". This dance combines elements of the art tradition of barongan and jaranan with the accompaniment of Islamic music and the use of tambourine properties as an exploratory medium for children's movements as well as Islamic symbols as a plaything of the dance concept. A descriptive qualitative approach was used to analyze the relevance of dance movements to aspects of child development, especially spiritual, emotional, social, and kinesthetic development. The results of the study show that Dance Flying Barong It is effective as a psychoeducational tool that strengthens children's spiritual awareness through religious habits, such as prayer and empathy, as well as introducing local cultural values in a contextual and fun way. This dance also helps children in the development of emotional regulation, social collaboration, and creative expression. This study recommends the integration of dance with religious-cultural nuances as a learning medium in early childhood education to form a complete character and rooted in local values.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK PADA EKSTRAKURIKULER SENI TARI DALAM MENGUKIR PRESTASI DI SMP PGRI 1 BUDURAN SIDOARJO natasya dwi amalia putri; Warih Handayaningrum
Jurnal Pendidikan Sendratasik Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan Sendratasik
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Extracurricular learning serves as an important medium for developing students' potential beyond formal classroom instruction. In dance education, extracurricular activities are designed not only to improve students' technical dance skills but also to foster creativity, critical thinking, collaboration, responsibility, and self-confidence. One instructional model considered effective in achieving these objectives is Project-Based Learning (PjBL), which emphasizes student-centered learning through the completion of meaningful projects that produce authentic products. This study aims to describe the implementation of the Project-Based Learning model in dance extracurricular activities at SMP PGRI 1 Buduran Sidoarjo and to examine its contribution to students' achievements. The research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the principal, extracurricular coordinator, dance instructor, and participating students. Data analysis consisted of data reduction, data display, and conclusion drawing, while source and technique triangulation were employed to ensure data validity. The findings reveal that Project-Based Learning was implemented through six systematic stages: project identification, project planning, scheduling, project implementation under teacher supervision, presentation of project outcomes, and evaluation of both learning processes and products. This approach produced several dance performances, including the creation of Tari Prasung Suran for the National Student Arts Festival and Competition (FLS3N). Furthermore, the implementation of PjBL enhanced students' cognitive, affective, and psychomotor competencies, as reflected in improved theoretical understanding, dance performance skills, teamwork, discipline, and confidence during performances and competitions.
REKOREOGRAFI TARI BEDHAYA TRIBUANA RAJADEWI KARYA SUNAWAN DI SANGGAR TARI IJO GRINGSING MOJOKERTO Gaby Michelle Violine; Warih Handayaningrum
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 2 No. 2 (2024): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/fc2f7h31

Abstract

Rekoreografi adalah rancangan ulang dari sebuah tarian tanpa menghilangkan tarian yang terdahulu. Bedhaya Tribuana Rajadewi adalah sebuah tarian Garapan baru yang telah di rekoreografikan dan berada diluar lingkup keraton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk serta rekoreografi dari tari Bedhaya Tribuana Rajadewi Karya Sunawan Di Sanggar Tari Ijo Gringsing Mojokerto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Objek yang dalam penelitian ini adalah Bedhaya Tribuana Rajadewi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap reduksi data, penyajian data, dan simpulan. Validitas data menggunakan traingulasi sumber, triangulasi Teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan tarian ini merupakan garap karya tari yang mengacu pada tari bedhaya yang ada di lingkup keraton. Namun, oleh koreografer Tari Bedhaya Tribuana Rajadewi ini digarapdan dikemas lagi agar gaya Jawa Timuran nya lebih menonjol dikarenakan tarian ini membahas sosok Raja Wanita pertama di Kerajaan Majapahit yaitu Tribuana TunggaDewi. Untuk proses penggarapan musik juga menggunakan gaya Jawa Timuran. Bedhaya Tribuana Rajadewi hanya ditarikan oleh 8 penari. 8 adalah wujud dari lambang Surya Majapahit.
PENGEMBANGAN BENTUK PENYAJIAN TARI GAMBYONG MARI KANGEN OLEH BIMO WIJAYANTO DI KABUPATEN TULUNGAGUNG Dyah Ayu Maharani; Warih Handayaningrum
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 2 No. 2 (2024): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/yx2bns65

Abstract

Tari Gambyong merupakan tarian Jawa Klasik yang berasal dari Surakarta yang digunakan sebagai tarian penyambut tamu. Seiring perkembangan zaman, tari gambyong juga mengalami perkembangan menjadi beberapa jenis tari gambyong yang penamaannya berdasarkan gending yang digunakan, salah satunya adalah tari Gambyong Mari Kangen yang menggunakan gending mari kangen dan pengembangannya dilakukan oleh Bimo Wijayanto. Penelitian ini dibuat untuk menjawab pertanyaan: 1) bagaimana pengembangan bentuk penyajian Tari Gambyong Mari Kangen Oleh Bimo Wijayanto di Kabupaten Tulungagung? 2) bagaimana tanggapan seniman tari daerah mengenai Tari Gambyong Mari Kangen? Dengan didukung oleh teori Pengembangan Edi Sedyawati dan teori Bentuk Pertunjukan Soedarsono yang dikombinasikan dengan teori Bentuk Penyajian Susetyo serta teori tanggapan Sardiman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan sumber data yang diperoleh dari observasi, wawancara, dan dokumentasi dari narasumber utama yaitu Bimo Wijayanto selaku koreografer yang mengembangkan tari Gambyong Mari Kangen di Kabupaten Tulungagung. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengembangan yang dilakukan mencakup urutan penyajian yang dilakukan pengembangan terdapat pada urutan kedua yaitu beksan, gerak yang dipadukan dengan gerak kreasi, iringan ditambah dengan pola kendang tayub Tulungagung, waktu pertunjukan yang berdurasi singkat dan dipentaskan pada waktu pembukaan acara, tata rias korektif, tata busana sesuai kreativitas. Hasil penelitian berikutnya menunjukkan tanggapan positif dari beberapa seniman tari daerah mengenai eksistensi dari tari Gambyong Mari Kangen di Tulungagung, bahwa tarian ini masih sering ditampilkan dan diajarkan baik di sekolah maupun di sanggar.
Komposisi musik dan Bentuk Lagu “Lekas Sembuh” Eko Kasmo Sinung Edi Wicaksono; Handayaningrum, Warih
JISOSEPOL: Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik Vol. 2 No. 2 (2024): JISOSEPOL : Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi dan Politik, Edisi Juli-Desember 2024
Publisher : Samudra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61787/bgg7z316

Abstract

Lagu “Lekas Sembuh” tercipta dari inspirasi komposernya Eko Hardoyo (Eko Kasmo) yang meraskan cemas karena hasil panen petani di desanya turun akibat dari pandemi Covid-19. Harapan dan doa dituangkan di dalam lagu ini. Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk lagu dan komposisi musik yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan bentuk lagu dan komposisi musik yang digunakan di dalam lagu “Lekas Sembuh”. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Teori analisis bentuk dan struktur lagu digunakan untuk mengupas permasalahan penelitian. Sumber data primer diperoleh melalui hasil wawancara, pengamatan audio dan vidio digital. Data sekunder diperoleh dari sumber buku, jurnal, dan internet. Hasil penelitian menunjukkan instrumen yang digunakan yaitu slenthem, peking, kempul, bonang barung, bonang penerus, saron, demung, rebab, keyboard, cak, cuk, gitar, saxophone. Komposisi musik banyak menggunakan pola ricikan gamelan yang diiringi oleh alat musik barat. Dari aspek musikal terdapat kaidah-kaidah yaitu jumlah birama, tanda sukat, progresi akor, dan pola ritme. Lagu ini menggunakan nada dasar Do=Bb dengan penggunaan dinamika tempo, memakai sukat 4/4 dan masuk ke dalam bentuk lagu tiga bagian yaitu A, B, C, C’ dan diawali dengan bagian intoduksi.
Development of interactive media for traditional music learning to foster students' critical reflection Ilham Saputra; Indar Sabri; Welly Suryandoko; Retnayu Prasetyanti Sekti; Trisakti Trisakti; Warih Handayaningrum
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.86383

Abstract

The limited familiarity of students with local culture, especially the traditional musical instrument Thuk-thuk, and the lack of contextual interactive learning media motivated this study. The goal was to develop an interactive instructional video based on local culture to improve the critical thinking skills of eighth-grade students in Bangkalan Regency. Using the ADDIE model (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), the research combined interactive digital media, local content, and critical thinking indicators from the Paul & Elder framework. Findings revealed most students were unfamiliar with the Thuk-thuk, and suitable learning resources were rare. The video was created to meet the Merdeka Curriculum’s learning goals. Expert validation in subject matter, media, and language confirmed its high quality. Implementation in two classes showed a moderate but statistically significant improvement in students’ critical thinking skills. Besides delivering content visually and auditorily, the video encourages active engagement in analysis and evaluation while promoting the preservation of local culture. Thus, this video serves as an innovative and effective teaching tool for Cultural Arts education.   Abstrak Kurangnya pengenalan peserta didik terhadap budaya lokal, khususnya alat musik tradisional Thuk-thuk, serta terbatasnya media pembelajaran interaktif yang kontekstual menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan video pembelajaran interaktif berbasis budaya lokal untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP di Kabupaten Bangkalan. Dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, Evaluate), penelitian mengintegrasikan media digital interaktif, konten lokal, dan indikator berpikir kritis berdasarkan kerangka Paul & Elder. Hasil analisis menunjukkan sebagian besar peserta didik belum mengenal Thuk-thuk dan media pembelajaran yang ada masih sangat terbatas. Video pembelajaran dirancang sesuai capaian Kurikulum Merdeka dan divalidasi oleh ahli materi, media, serta bahasa dengan hasil sangat layak digunakan. Implementasi pada dua kelas menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir kritis peserta didik, dengan kategori sedang menurut uji statistik. Video ini tidak hanya menyampaikan materi secara visual dan auditif, tetapi juga mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam analisis, evaluasi, serta pelestarian budaya lokal. Dengan demikian, video ini menjadi media ajar yang inovatif, efektif, dan kontekstual untuk pembelajaran Seni Budaya. Kata Kunci: berpikir kritis; budaya lokal; Thuk-thuk; video pembelajaran interaktif
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Adelia Martha Oviyanti ADHI SHAVIRA PUTRI, MEILINA AGUS SUWAHYONO Ahmad Muzaqqi Alhaqqi, Soumi Aulia Ali Fahrudin, Ali Amrozi Khamidi Angga Fajar Ramadhan Anik Juwariyah Anik Juwariyah Anik Juwariyah Arif Hidajad Arif Hidajat Artara Sella Tysha Autar Abdillah awalini, Tika AYU GARNIS PRAMUDITA, DYAH Ayu Mariya Ulfa Ayustyawati . Bagaskara, Prana Carenza Aditya Basri, Syaiful Qadar Bayu Aji Wicaksono Bayu Aji Wicaksono Bunga Widiya Larashati Cahya, Syaify Dwi CITRANING SAYEKTI, DINDA Cristina Handayani Devi Anggraini Dewanti, Almira Annora DINDA CITRANING SAYEKTI Djadmiko Hermanu DJOKO TUTUKO, DJOKO Djuli Djatiprambudi DYAH AYU GARNIS PRAMUDITA Dyah Ayu Maharani Dyah Ayu Maharani EKA SISWARDANNY, MADHA Eko W. Rahayu Eko Wahyuni Eko Wahyuni Rahayu Eko Wahyuni Rahayu EKY RAMADHANI Elin Faiqotul Mu'arridloh Elizabeth Suryani Ongko Elva Rizki Anggraeni Endah Putri Wahyuningtyas Eni Wuryani Enie Wahyuning Handayani Enys Kartika Ervin Nuriana Fabiola Dharmawanti Fachry Abda El Rahman Favilia, Delvi Feni Yuni Triani Fidha Ainia Fitriana, Riska Nur Gaby Michelle Violine Gaby Michelle Violine GELAR, AMBAWANI Hadiyanto, Ach. Ramandhani Pri Hanidar Fejri Diagusty Hasprita Restiamangastuti Boru Mangunsong Husna, Nafi Sayyidatul Husna, Nafi’ Sayyidatul I MADE MARIASA WASISTHA DHANARESSAKTI I Nengah Mariasa Ilham Saputra INDAR SABRI itot bian raharjo Johana Natalia Mawarni Julaikah - Julaikah Kamila Tri Noviyanti Karoso, Subianto Kartika Ramadhan KARTINI YUNIA Karwanto, Karwanto Khafidhotul Khasanah LUCHI NILA ROSANADA Lucky Childa Pratama Lutfah, Asma Luthfi Ardiansyah MADE MARIASA WASISTHA DHANARESSAKTI, I MADHA EKA SISWARDANNY Margareta Likisa Medy MARIA VERONIKA ROESMININGSIH MARTADI Martadi . Moch Fathoni Setiawan Mochamad Nursalim Moh Solihin Kadafi Mokhammad Syamsudin Muchammad Solichul Umam Muhammad Nurhidayat Muhammad Sholeh MUHAMMAD SHOLEH Muhammad, Anbie Haldini Murtadho Murtadho Murtadlo Murtadlo Muzaqqi, Ahmad Nabilla Nur Kasih Kusuma Putri natasya dwi amalia putri NILA ROSANADA, LUCHI NOVA RATNASARI, YENI Nufus, Elok Aulia Bilawatin Nunuk Hariyati Olievia Prabandini Mulyana, Olievia Prabandini Pance Mariati Panoyo, Panoyo Paramacitha, Ni Luh N. Jeylita Puspitaning Wulan PUTRI HAPSARI, MEYDYINA Putri, Rizki Amalia Rahayu, Eko Wahyuni Ramadhan, Angga Fajar RAMADHANI, EKY Raudatul Ula RETNAYU KARISMA, ALISYA Retnayu Prasetyanti Retnayu Prasetyanti Sekti RETNO HAYUNINGTYAS, TRI Ria Rahayu Septika Ridwan, Ira Putri Amalia Rijal Majid Darmawan Rikyan Dyah Bathari Widowati Rizky Arinka Dwi Cahya Roesminingsih, MV Romadhoni, Aulia Febri Rosana, Dina Syarifah Samuel Bayu Wicaksono SAPUTRI, SUPENI Sesaria Prima Yudhaningtyas Setiyawan, Dimas Bagus Setya Yuwana Setyo Yanuarti Setyo Yanuartuti Setyo Yanuartuti SETYO YANUARTUTI Shabrina Amelia Evanti SHOHIFAH, FARADLILAH Sinung Edi Wicaksono Sinung Edi Wicaksono Sri Setyowati Sugiarto, Mellany Octa Salsabila Sumarsono, Sony Susanti Susanti Suyandoko, Welly Talensta Mellandika Wardhani TRI RETNO HAYUNINGTYAS Tri Wahyu Martiningsih Trisakti Trisakti Trisakti Trisakti Ula, Raudatul Umi Anugerah Izzati UMI ANUGERAH IZZATI Umi Anugerah Izzati, Umi Anugerah Waspodo Tjipto Subroto WELLY SURYANDOKO Welly Suryandoko WELLY SURYANDOKO Wicaksono, Bayu Aji Widowati, Rikyan Dyah Bathari Yasinda Widya Fahmi Yasinda Widya Fahmi YATIM RIYANTO Yoyok Yermiandhoko YOYOK YERMIANDHOKO Yuana Anike Putri Yunia Dwie Nurchayanie Yuwana, Setya