p-Index From 2021 - 2026
12.796
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Al-Mizan (e-Journal) Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Dusturiah : Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ahkam: Jurnal Hukum Islam AL-HUKAMA´ Al-Qisth Law Review Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Al-Maslahah Nizham Journal of Islamic Studies Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Madinah: Jurnal Studi Islam Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Asy-Syariah TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Janaka : Jurnal Pengabdian Masyarakat Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Qisthosia JCDD Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Izdihar : Jurnal Ekonomi Syariah Islamic Circle Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Familia: Jurnal Hukum Keluarga VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Kalosara: Family Law Review Al-Mu'tabar Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Journal Of Humanity Dedication Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal Studi Islam dan Sosial Madania: Jurnal Kajian Keislaman Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Mizan: Journal of Islamic Law KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

PENYELESAIAN MASALAH TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN MELALUI RESTORATIVE JUSTICE DI WILAYAH HUKUM POLSEK CICALENGKA KABUPATEN BANDUNG Mutaqin, Ilyas; Ritonga, Raja
Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum Vol 3, No 01 (2024): Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jaeap.v3i01.2685

Abstract

Restorative Justice merupakan suatu cara efektif dalam menangani penegakan hukum yang menitikberatkan pada perbaikan kemalangan yang diakibatkan oleh perbuatan salah dan membangun kembali hubungan antara pelaku, korban, dan masyarakat sekitar, khususnya di Polsek Cicalengka. Jadi, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan terkait penyelesaian masalah tindak pidana penganiayaan melalui restorative justice di wilayah hukum Polsek Cicalengka Kabupaten Bandung. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis field research. Pendekatan penelitian menggunakan yuridis empiris. Selanjutnya data-data temuan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa Polsek Cicalengka Kabupaten Bandung melakukan pemanfaatan keadilan pendukung yang menyelesaikan dalam kasus tindak pidana. Hal tersebut diselesaikan secara wajar dengan mengikutsertakan pelaku, korban jiwa, keluarganya dan pihak-pihak terkait lainnya untuk saling memaafkan.
PENGUATAN SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI Raja Ritonga; Harahap, Rosni; Adawiah, Robiyatul
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 2 No. 2 (2022): Edisi Juli - Desember 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai agen perubahan melalui implementasi pendekatan pembelajaran berdiferensiasi. Pengabdian ini dilaksanakan dengan merancang dan menerapkan program "Sekolah Penggerak" sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat sekolah dasar. Program ini mencakup pelatihan guru, penyediaan sumber daya pembelajaran beragam, dan pembentukan tim pengembangan kurikulum. Melalui kolaborasi yang erat antara sekolah, guru, dan pihak berkepentingan lainnya, program ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pembelajaran inklusif yang memadukan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Hasil dari implementasi dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, motivasi belajar, dan pencapaian akademis. Selain itu, pelibatan orang tua dan komunitas dalam mendukung program ini juga memberikan dampak positif pada atmosfer sekolah. Pengabdian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang pentingnya peran sekolah sebagai pusat penggerak dalam menerapkan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan mutu pendidikan di tingkat dasar.
PENGUATAN SEKOLAH PENGGERAK DALAM OPTIMALISASI PERAN KOMUNITAS BELAJAR Ritonga, Raja; Harahap, Rosni; Robiyatul Adawiyah; Harahap, Haritsah Hammamah
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 3 No. 2 (2023): Juli- Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada sekolah penggerak di Kabupaten Deli Serdang. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kompetensi dan kerjasama antar pendidik. Peserta didik sebagai objek dalam pembelajaran harus dikawal dengan baik oleh para guru. Kemajuan capaian peserta didik harus menjadi lompatan untuk menentukan strategi pembelajaran berikutnya. Tentu tugas besar ini tidak mudah jika dilakukan oleh masing-masing individu guru. Oleh karena itu, pembentukan Komunitas Belajar (Kombel) di internal guru-guru pada satuan penididkan akan memberikan solusi yang sangat efektif. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah bentuk lokakarya yang meliputi tahapan mulai dari diri, ruang kolaborasi, demostrasi kontekstual dan aksi nyata. Sedangkan materi dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan bahan ajar yang telah ditetapkan oleh Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Sumatera Utara. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sekolah yang didampingi telah mampu membuat rancangan untuk aksi nyata yang akan diterapkan di Satuan Pendidikan masing-masing. Selain itu, para peserta semakin memahami fungsi dan peran Komunitas Belajar dalam meningkatkan presetasi peserta didik dan penyelesaian setiap permasalahan pada Satuan Pendidikan. Sebagai kesimpulan bahwa peserta pada kegiatan penguatan Satuan Pendidikan telah dapat memahami dengan baik terkait Komunitas Belajar.
ANGKA ASAL MASALAH PADA KASUS AUL DAN METODE PENYELESAIANNYA DALAM WARIS ISLAM; Analisis dan Aplikatif Ritonga, Raja; Putra, Dedisyah
Al-Maslahah : Jurnal Ilmu Syariah Vol 19, No 1 (2023)
Publisher : Fakultas Syariah (Syari'ah Faculty )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/al-maslahah.v19i1.2040

Abstract

The number of basic problem in inheritance case is the first factor in determining of the share value. In common, the total share of all the heirs at every case is equal to the number of basic problem. Because of the number of basic problem is the illustration of the property value which divided by the heirs. However, the number of share from all the heirs’ combination can be difference with the basic problem. Then, this research describes about the numbers of basic problem and the differences of share total and the basic problem at heirs’ case. The kind of this research is a library research with the qualitative and conceptual approach model. Afterwards, it analyzed with the content analysis. The result explained that the numbers of basic problem can be taken from the denominator number of heirs’ portion or KPK from it denominator number. The numbers of basic problem are only seven; they are 2, 3, 4, 6, 8, 12, and 24. Three of them are 6, 12 and 24. While the number 2, 3, 4 and 8 will not happened ‘aul in finishing heirs’ case. The problems of ‘aul is the heirs’ case when the total of share of the whole heirs is bigger than the number of basic problem. For its finishing, the combination share of all heirs become as the basic new problem to change the first basic problem. Then, to know the value of share, all of wealth is divided with the second problem, it is not with the first basic problem.
Studi Kritik terhadap Penelitian Tasawuf, Spiritualitas, dan Kalam Ritonga, Raja; Ritonga, Ahmad Roisuddin; Julhadi, Julhadi; Hakim, Rosniati
Lisyabab : Jurnal Studi Islam dan Sosial Vol 5 No 1 (2024): Lisyabab, Jurnal Studi Islam dan Sosial
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Agama Islam Mulia Astuti (STAIMAS) Wonogiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58326/jurnallisyabab.v5i1.274

Abstract

The study on Sufism, spirituality, and kalam has become an intriguing subject within the scholarly realm. Adherents of Sufism focus on seeking the divine presence and direct experience with God. Spirituality refers to the non-material dimension of human existence, while kalam, as a branch of Islamic philosophy and theology, elaborates on the principles of faith and religious doctrines. This study aims to analyze scientific research related to Sufism, spirituality, and kalam. The method used is library research employing a descriptive-analytical approach. Data is collected through literature reviews, including scientific articles, books, and relevant publications related to the study's theme. The findings reveal the dynamics and tensions among these three fields, particularly in terms of methodology and objectives. Sufism and spirituality are often considered more subjective and mystical, while kalam tends to be rational and systematic. However, they complement each other in providing a comprehensive framework for understanding faith and religious practice in Islam. Furthermore, this study highlights the importance of balancing mystical experiences and rationality in developing a holistic spiritual understanding.
Analisis terhadap Ahli Waris Laki-Laki dan Konsep Penyelesaian Bagiannya dalam Kajian Alqur’an dan Hadis Ritonga, Raja; HSB, Zuhdi; Nasution, Khairul Bahri
Jurnal Ilmiah AL-Jauhari: Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Vol. 9 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Al-Jauhari
Publisher : Pascasarjana IAIN Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30603/jiaj.v9i2.3389

Abstract

The transfer of inheritance is closely related to the heir and the heir. An heir must have a relationship or bond with the heir. The sex of an heir influences the determination of the portion they will receive. The Qur'an and Hadith have clearly described and mentioned each heir and their respective parts. Therefore, the number of male heirs is more mentioned as recipients of inheritance. So, this study aims to analyze male heirs and the concept of completing their share in the study of the Qur'an and Hadith. The research method used is a qualitative method with a type of library research. In collecting the required data, the researcher searched for various books, articles, and other scientific works related to the research theme. Furthermore, the found data were analyzed descriptively with a conceptual and interpretation approach. The conclusion in this study is that male heirs are categorized into four categories: (1) heirs who inherit as ashabul furudh only. (2) heirs who receive the inheritance as ashobah only. (3) heirs who inherit as ashabul furudh and ashobah at the same time. (4) the heirs who get the inheritance are sometimes as ashabul furudh and sometimes as ashobah.
Dekonstruksi Spekulasi Hukum: Kajian terhadap Wasiat Beda Agama dari Sudut Pandang Hukum Islam: Deconstruction of Legal Speculation: a Study of Different Religious Wills from an Islamic Legal Perspective Asrul Hamid; Lailan Nahari; Hsb, Zuhdi; Ritonga, Raja; Nst, Andri Muda
BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Vol. 5 No. 1 (2024): BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M), Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36701/bustanul.v5i1.1349

Abstract

This study aims to find out the will law of different religions according to Islamic law so that it can be used as a comprehensive reference in solving the problems of will law of different religions. This research is a descriptive literature research that describes matters relating to testaments of different religions by tracing the literature according to the research theme. Sources of data used are journals, books and research results. The analytical method uses qualitative analysis and is then analyzed comprehensively in finding research results. The results of this study indicate that although there are differences of opinion among scholars regarding the will of different religions, if you look at the Qur'an there are no verses that prohibit inheritance from different religions. A testament to different religions must be seen as a form of helping fellow human beings as a form of human brotherhood regardless of their belief background.
Analisis Hukum Islam Terkait Penarikan Wakaf Oleh Ahli Waris Pasca Wakif Meninggal Dunia Di Desa Sigalapang Julu Ritonga, Raja; Hamid, Asrul; Mawaddah
Islamic Circle Vol. 3 No. 2 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i2.963

Abstract

Wakaf merupakan bagian dari amal tabbarru’ yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Prosesi wakaf ketika dilakukannya ikrar dari wakif untuk melepas hak milik pribadinya menjadi hak milik umum. Oleh karena itu, sejatinya bahwa hak milik yang sudah diwakafkan telah menjadi lepas kepemilikannya dari wakif dan berubah menjadi milik penerima wakaf melalui nadzir wakaf. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis terkait penarikan wakaf yang dilakukan oleh ahli waris di desa Sigalapang Julu setelah wakif meninggal dunia. Adapaun jenis penelitian ini adalah studi lapangan dengan sifat deskriptif. Pendekatan dilakukan dengan menggunakan hukum normatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Temuan data-data dianalisis dengan menunggunakan dalil nas dan pendapat ulama. Hasil penelitian menjelaskan bahwa praktik penarikan wakaf yang dilakukan oleh ahli waris di desa Sigalapang Julu pasca meninggalnya wakif bertolak belakang dengan aturan dalam ajaran Islam, sebab harta yang sudah diwakafkan secara otomatis menjadi milik umat Islam.
Mandailing And Angkola Semarga Marriage; Comparative Study Of Polemic Custom Law And Positive Law In Indonesia Affandi, Hazrul; Ritonga, Hasir Budiman; Ritonga, Raja
Islamic Circle Vol. 4 No. 1 (2023): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v4i1.1920

Abstract

Marriage is part of realizing maqashid sharia, namely maintaining the continuity of offspring Traditional marriages in the Mandailing and Angkola communities have special values and rules. Customary violations can result in sanctions and fines from customary leaders. This article examines the polemic of semarga marriage among the Mandailing and Angkola tribes in the review of customary law and positive law in Indonesia. This research is qualitative research with a type of field research. Primary data collection is done through observation, interviews, and documentation. Meanwhile, secondary data is collected by tracing many references from books, articles, and other scientific works that are related to the research theme. Furthermore, the data were analyzed descriptively with a legal or normative approach. The results of the study explain that the same clan marriage in the Mandailing and Angkola ethnic communities has significant differences. Semarga marriages in the Angkola community are not subject to customary sanctions and fines. Meanwhile, semarga marriages in the Angkola community are subject to customary sanctions and fines. Meanwhile, the review of the Compilation of Islamic Law or positive law states that marriages are prohibited if marriages are carried out with mahrams or people who are prohibited from marrying.
CUSTOMARY DIVORCE PRACTICES IN THE PANYABUNGAN SOCIETY: A REVIEW OF ISLAMIC LAW Edi, Sabrun; Ritonga, Raja; Dongoran, Irham
Islamic Circle Vol. 3 No. 1 (2022): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v3i1.1921

Abstract

In the Panyabungan community, customary law plays a strong role in regulating various aspects of life, including matters of divorce. However, these customary practices often do not align with the provisions of Islamic law, which has strict principles regarding divorce. This study aims to understand how customary divorce is practiced, the reasons for divorce recognized by customary law, and to compare these with the regulations of divorce in Islamic law. The approach used is qualitative with a descriptive-analytical method. Data were collected through field observations, interviews with customary leaders and the community, as well as literature reviews related to Islamic law and customary practices. The results of the study indicate that although there are similarities in some basic principles, such as the mutual consent of both parties, there are significant differences in the procedures and reasons for divorce between customary law and Islamic law.
Co-Authors Abdul Lohir Rosyid Nasution Adawiah, Robiyatul Adawiyah, Robiyatul Affandi, Hazrul Aida Sapitri Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Alfiani Pulungan Amiruddin Amiruddin Andri muda Nst Anwar Husein Anwar Husein Arobiah Nasution Asmaret, Desi Asril Fauzi Asrul Hamid Asrul Hamid Aulia Rezi Baehaqi Dahlan, Dasrizal Dedisyah Putra Dongoran, Irham Edi, Sabrun Elhusein, Shofwan Karim Endah Nopita Sari Faza, Amrar Mahfuzh Fuadi Fuadi Fuadi Fuadi Halidina Haris Hamid, Asrul Harahap, Amhar Maulana Harahap, Haritsah Hammamah Harahap, Titi Martini Hasibuan, Ahmad Jasa Hasibuan, Nur Asiah hsb, zuhdi Husnil Khotimah Iana Tresia A Sibagariang Ida Sumarni Ida Sumarni Idris Idris Ilham Ramadan Ilham Ramadan Siregar, Ilham Ramadan Indah Futri Jannus Tambunan Jesslyn, Jesslyn Julhadi Julhadi, Julhadi Junda Harahap Kamal, Tamrin Khairani Rangkuti Khairul Bahri Nasution Khoirul Amri Lahmi, Ahmad Lailan Nahari Lailan Nahari Lely Hayati Lubis, Nurhidayah Mahdi Mulia Mahmoud Ali Rababah Mahyudin Ritonga Mawaddah Maya Borotan Muda, Andri Muhadi Khalidi Muhammad Ikbal Mutaqin, Ilyas Mutiah Rangkuti Nahari, Lailan Nasution, Abdul Lohir Rosyid Nasution, Khairul Bahri Nasution, Liantha Adam Nasution, Martua Nasution, Suryadi Nst, Andry Muda Nur Fifiyani Nst Nur Fifiyani Nst Nur Hayati Nur Hayati Nur Paridah Nur Paridah Nurlaili Mardia Panggabean, Rizky Mubarok Parulian Siregar Putri Anisah Nasution Rabiatul Adawiyah Rangkuti, Rosipa Rahmi Rina Riski Ritonga, Ahmad Roisuddin Ritonga, Hasir Budiman RITONGA, SYAIPUDDIN Rizka Nailah Lubis Rizka Nailah Lubis Robiyatul Adawiyah Robiyatul Adawiyah Robiyatul Adawiyah Lubis Roisuddin Ritonga, Ahmad Rosni Harahap Rosniati Hakim Rukiah Nst Rusydi Sahata Panjaitan Saifullah Seri Muslimah Shofwan Karim Siregar, Resi Atna Sari Siswahyudianto Siti Aminah Siti Rohimah Srg, Kartina Sri Wahyuni Sri Wahyuni Hasibuan Suci, Putri Wulan Sumper Mulia Harahap Sumper Mulia Harahap Sumper Mulia Harahap, Sumper Mulia Suryadi Suryadi Tambunan, Jannus Ummi Amira Ummi Amira Wendra Yunaldi Zuhdi Hasibuan