p-Index From 2021 - 2026
12.796
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tahkim (Jurnal Peradaban dan Hukum Islam) Al-Qanun: Jurnal Pemikiran dan Pembaharuan Hukum Islam Al-Mizan (e-Journal) Kodifikasia: Jurnal Penelitian Islam Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Dusturiah : Jurnal Hukum Islam, Perundang-undangan dan Pranata Sosial Al-Ihkam: Jurnal Hukum dan Pranata Sosial Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Ahkam: Jurnal Hukum Islam AL-HUKAMA´ Al-Qisth Law Review Maqasid: Jurnal Studi Hukum Islam SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Jurnal Ilmiah AL-Jauhari Jurnal Studi Islam dan Interdisipliner Istinbath: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam Al-Maslahah Nizham Journal of Islamic Studies Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu Madinah: Jurnal Studi Islam Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga El-Faqih : Jurnal Pemikiran dan Hukum Islam Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Al Yasini : Jurnal Keislaman, Sosial, hukum dan Pendidikan Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia Asy-Syariah TERAJU : Jurnal Syariah dan Hukum BUSTANUL FUQAHA: Jurnal Bidang Hukum Islam Janaka : Jurnal Pengabdian Masyarakat Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Syakhshiyyah : Jurnal Hukum Keluarga Islam dan Kemanusiaan Wahana Akademika: Jurnal Studi Islam dan Sosial Al-Ahwal Al-Syakhsiyyah: Jurnal Hukum Keluarga dan Peradilan Islam El-Ahli : Jurnal Hukum Keluarga Islam SAMAWA : Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Res Justitia : Jurnal Ilmu Hukum At-Tasyri Jurnal Hukum Islam dan Ekonomi Syariah Qisthosia JCDD Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Izdihar : Jurnal Ekonomi Syariah Islamic Circle Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Indonesia (JPPMI) Audi Et AP : Jurnal Penelitian Hukum KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Familia: Jurnal Hukum Keluarga VIVA THEMIS- Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora JUSTICIA SAINS: Jurnal Ilmu Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Kalosara: Family Law Review Al-Mu'tabar Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi Doktrin: Jurnal Dunia Ilmu Hukum dan Politik Kegiatan Positif : Jurnal Hasil Karya Pengabdian Masyarakat Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Journal Of Humanity Dedication Al-Hukama: The Indonesian Journal of Islamic Family Law Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Jurnal Studi Islam dan Sosial Madania: Jurnal Kajian Keislaman Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Mizan: Journal of Islamic Law KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Claim Missing Document
Check
Articles

Konflik Pembagian Warisan di Desa Bonan Dolok: Pertentangan Antara Adat dan Hukum Kewarisan Islam Ritonga, Raja; Ritonga, Mahyudin
Islamic Circle Vol. 5 No. 1 (2024): Islamic Circle
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syari'ah STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56874/islamiccircle.v5i1.2193

Abstract

Hukum kewarisan Islam merupakan salah satu komponen penting dalam syariat Islam yang mengatur pembagian harta peninggalan pewaris secara adil. Meskipun demikian, implementasinya seringkali menghadapi kendala di masyarakat, seperti yang terjadi di Desa Bonan Dolok, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata cara pembagian warisan di desa tersebut dalam perspektif hukum Islam. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembagian warisan di Desa Bonan Dolok masih sangat dipengaruhi oleh tradisi adat yang bertentangan dengan prinsip hukum Islam, terutama dalam hal alokasi warisan bagi anak perempuan. Sebagian besar masyarakat mengutamakan adat yang telah diwariskan secara turun-temurun, sementara pemahaman tentang hukum faraid sangat minim. Hal ini sering memicu konflik antaranggota keluarga, seperti perselisihan dan ketidakadilan dalam pembagian harta. Faktor utama penyebabnya adalah kuatnya pengaruh adat, rendahnya tingkat pendidikan, dan minimnya kesadaran masyarakat terhadap hukum waris Islam.
Relevansi antara norma adat dan syariah dalam perkawinan: Studi kasus di Desa Huraba Siabu Mandailing Ritonga, Raja; Roisuddin Ritonga, Ahmad
Asy-Syari’ah : Jurnal Hukum Islam Vol. 10 No. 2 (2024): Asy-Syari'ah: Jurnal Hukum Islam, Juni 2024
Publisher : LP3M Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/assyariah.v10i2.1650

Abstract

In Mandailing society, the marriage process is closely related to a highly complex social interaction, where customary norms and Sharia law often interact simultaneously in its implementation process. In the view of Mandailing society in the village of Huraba Siabu, the implementation of marriage is not merely the execution of the Sharia contract, but also involves adherence to various customary rituals. This study aims to explore the relevance between customary norms and Sharia law in the context of marriage, with a focus on a case study in the village of Huraba Siabu, Mandailing. Through a qualitative approach, data were collected through in-depth interviews and participatory observation, followed by descriptive analysis. The study concludes that customary norms and Sharia law often complement each other and sometimes conflict in the practice of marriage in the village of Huraba Siabu, Mandailing. These findings underscore the importance of understanding the dynamics of interaction between customary norms and Sharia law in the context of marriage in rural communities. Therefore, a shift in societal paradigms regarding the interaction between customary norms and Sharia law occurs alongside changes and developments over time.
HAK WARIS JANIN DAN METODE HITUNGAN BAGIANNYA DALAM WARIS ISLAM; ANALISIS DAN APLIKATIF Ritonga, Raja
JURNAL ILMU SYARIAH Vol 9 No 1 (2021): JUNI
Publisher : IBN KHALDUN BOGOR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/mizan.v9i1.20294

Abstract

Kewarisan dalam Islam tidak membedakan tingkatan umur dalam mendapatkan warisan. Usia balita, anak-anak, remaja, dewasa, orang tua bahkan janin sekalipun mempunyai kedudukan yang sama untuk mendapatkan warisan. Status jenis kelamin dan hidup janin yang bersifat taqdiri memunculkan berupa prediksi. Metode penelitian ini merupakan library research, selanjutnya dilakukan analisis terkait penentuan bagian janin dan metode hitungan bagian warisnya. Hasil penelitian menjelaskan bahwa keberadaan janin harus berbanding lurus dengan kematian pewaris. Janin lahir dalam keadaaan hidup menjadi penentu hak warisnya. Pada proses hitungan bagian warisnya, dilakukan metode prediksi sebanyak empat atau tiga kemungkinan. Yaitu, janin dengan jenis kelamin sebagai seorang lelaki, sebagai seorang perempuan, sebagai perempuan kembar dan janin meninggal dunia. Pascahitungan dilakukan, ahli waris hanya boleh mengambil bagian yang paling kecil di antara empat kemungkinan. Sedangkan sisa warisan harus disimpan sampai janin dilahirkan.
Progressive Islam: Examining the Differences and Synergies Between Islam Nusantara and Progressive Islam Ritonga, Raja; Mahmoud Ali Rababah
MADINAH Vol 12 No 2 (2025): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v12i2.3972

Abstract

Islam Nusantara, rooted in Indonesia's local traditions and culture, offers a moderate and inclusive approach to Islam, emphasizing social harmony and interfaith tolerance. Meanwhile, Islam Berkemajuan, often associated with the Muhammadiyah movement, focuses on modernization, rationality, and social progress through education and community development. This study aims to explore and analyze the differences and potential synergies between the concepts of Islam Nusantara and Islam Berkemajuan. The method used is a literature review with content analysis. The study data is derived from various books, articles, and other scholarly works relevant to the study's theme. The findings indicate that Islam Nusantara and Islam Berkemajuan are two complementary concepts that can create a harmonious and progressive society. By examining the theological, historical, and sociological foundations of these two concepts, the study provides deep insights into their contributions to the development of Islam in Indonesia in integrating traditional values with the demands of modern progress.
Pendampingan Guru Sekolah Penggerak Dalam Menganalisis Prinsip Asesmen dan Prinsip Pembelajaran Pada Kurikulum Merdeka Raja Ritonga; Rosni Harahap; Robiyatul Adawiyah
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v3i1.1262

Abstract

Sekolah penggerak mendorong bahwa proses pembelajaran harus berpusat pada peserta didik dengan mengaplikasikan profil pelajar Pancasila. Oleh karena itu, komite pembelajaran pada sekolah penggerak selalu berusaha melakuakan asesmen untuk menemukan pola yang tepat untuk diterapkan pada masing-masing peserta didik. Pengalaman belajar yang memberikan dampak positif pada kelas tertentu akan sangat bermanfaat untuk diterapkan pada kelas yang lain. Setiap komite pembelajaran mempunyai metode dan strategi jitu untuk penguasaan kelas dalam proses pembelajaran. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan kepada guru penggerak atau komite pembelajaran dalam melakukan analisis terkait prinsip asesmen dan prinsip pembelajaran. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode andragogy atau pembelajaran bagi orang dewasa dengan konsep lokakarya terpadu program sekolah penggerak. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa peserta kegiatan atau guru penggerak telah mampu melakukan analisis terhadap prinsip asesmen dan prinsip pembelajaran. Oleh karena itu, peserta mampu menemukan pola dan strategi baru dalam melakukan pembelajaran yang lebih bermakna.
ANALISIS NASH HADIS DAN AL-QUR’AN TERHADAP PRAKTIK AKAD PENGGUNAAN WIFI DI DESA PANYABUNGAN JULU Raja Ritonga; Nurlaili Mardia
Al-Mu'tabar Vol. 2 No. 2 (2022): Al-Mu'tabar
Publisher : Program Studi Ilmu Hadis STAIN Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementation of a muamalat contract is generally considered permissible and valid if there is no element of dhoror. The contract will be carried out between a person and another person who is already a mulatto. In practice, the contract often takes place with the loss of one of the parties. The practice of contracting the use of wifi carried out by residents of Panyabungan Julu related to using village wifi is carried out with a one-price model. This research is a field research. Namely by conducting a study of Hadith and Al-Qur'an texts related to the practice of contracting the use of village-owned wifi by residents of Panyabungan Julu. In collecting data, researchers conducted observations, interviews and documentation. Furthermore, all data were analyzed descriptively with a normative approach. The results of the study explained that the contract was not fully in accordance with the guidance of the Hadith and Al-Qur'an, because there was still an element of ghoror on one of the parties. That is, users pay the same price even if they use it from morning, afternoon and evening. ABSTRAK Pelaksanaan akad muamalat secara umum dianggap boleh dan sah apabila tidak ada unsur dhoror. Akad akan berlaku dilakukan oleh antara seseorang dengan orang lain yang sudah mukallaf. Dalam pelaksanaannya akad sering berlangsung dengan dirugikannya salah satu pihak. Praktik akad penggunaan wifi yang dilakukan oleh warga Panyabungan Julu terkait menggunakan wifi desa dilakukan dengan model satu harga. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Yaitu dengan melakukan kajian nash Hadis dan Alqur’an terkait praktik akad penggunaan wifi milik desa oleh warga Panyabungan Julu. Dalam pengumpulan data-data, peneliti melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya semua data dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan normatif. Hasil penelitian menjelaskan bahwa akad yang dilakukan belum sepenuhnya sesuai dengan tuntunan Hadis dan Alqur’an, karena masih ada unsur ghoror pada salah satu pihak. Yaitu pengguna membayar dengan harga yang sama meskipun menggunakannya mulai dari pagi, siang dan sore. Kata kunci: Akad, Alquran, Hadis, Mu’amalat, Wifi
Pelaksanaan Seminar Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMK Negeri 1 Sungai Aur Mahdi Mulia; Alfiani Pulungan; Halidina Haris; Khoirul Amri; Mutiah Rangkuti; Seri Muslimah; Indah Futri; Lely Hayati; Husnil Khotimah; Raja Ritonga; Suryadi Nasution
Ambacang: Jurnal Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Edisi November
Publisher : PT. Willy Print Art

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan individu dan keluarga untuk melakukan pernikahan dini serta dampaknya terhadap kesejahteraan ekonomi dan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama yang mendorong pernikahan dini adalah tekanan sosial dan budaya, keterbatasan akses pendidikan, serta kondisi ekonomi keluarga yang kurang memadai. Selain itu, pernikahan dini juga ditemukan memiliki dampak negatif terhadap kesejahteraan individu, terutama dalam hal kesehatan reproduksi dan akses terhadap pendidikan yang lebih tinggi. Temuan ini menunjukkan perlunya intervensi kebijakan yang lebih efektif untuk mengurangi praktik pernikahan dini, seperti peningkatan akses pendidikan, program pemberdayaan ekonomi, dan kampanye kesadaran masyarakat mengenai dampak negatif pernikahan dini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap upaya pengentasan pernikahan dini dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.  
PENGUATAN MODERASI BERAGAMA BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN DARUSSALAM PARMERAAN Raja Ritonga; Hamid, Asrul; Siregar, Ilham Ramadan; Akhyar, Akhyar; NST, Andri Muda; Ritonga, Syaipuddin; Amiruddin, Amiruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu intoleransi dalam berbangsa dan bernegara menjadi kajian serius dewasa ini. Pola fikir sebagian masyarakat telah terpapar faham radikalisme yang mereka peroleh dari oknum dan media tertentu. Oleh karena itu, pemerintah di setiap jenjang mencoba melakukan berbagai upaya dalam mensosialisasikan   faham moderat dalam berbangsa, bernegara dan juga dalam beragama. Tentu dengan upaya ini dapat memberikan pengaruh positif dan membuat pemahaman masyarakat tercerahkan terkait kehidupan berbangsa, bernegara dan beragama dalam bingkai kemajemukan. Pengabdian ini dilakukan untuk memberikan penguatan moderasi beragama bagi santri Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan melakukan pre-tes terlebih dahulu, dilanjutkan kegiatan presentasi, diskusi dan mengkomparasikan pemahaman sejumlah tokoh dalam memahami teks agama dan pengamalannya yang disesuaikan dengan realita dan fakta sosial. Selanjutnya dilakukan tanya jawab dan ditutup dengan kegiatan post-test serta menyimpulkan. Adapun hasil pengabdian menunjukkan bahwa santri Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan dapat memilah pemahaman para tokoh dalam memahami teks agama. Selain itu santri juga telah mampu mencontohkan faham moderat dalam berbangsa, bernegara dan beragama. Sebagai kesimpulan bahwa kegiatan pelatihan secara umum telah dapat memberikan penguatan faham moderasi beragama bagi santri Pondok Pesantren Darussalam Parmeraan. Kata Kunci: Moderasi beragama, santri, pondok pesantren, moderat.
The Principle of Maslahah in Marriage Registration Policy: Preventing the Exploitation of Women and Children in Mandailing Natal Regency Nst, Andri Muda; Hamid, Asrul; Ritonga, Raja; Hsb, Zuhdi; Siregar, Ilham Ramadan
Madania: Jurnal Kajian Keislaman Vol 29, No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/madania.v29i2.7342

Abstract

The phenomenon of unregistered marriages in Mandailing Natal Regency remains a serious issue that weakens legal protection for women and children and increases the risk of exploitation of these vulnerable groups. This study aims to analyze the implementation of the maslahah principle in marriage registration policies and evaluate their effectiveness in preventing the exploitation of women and children. This research employs a qualitative method with a descriptive-analytical approach to explain the application of the maslahah principle in marriage registration and its relevance in exploitation prevention. The study location was selected purposively due to the high incidence of unregistered marriages and child marriage in Mandailing Natal Regency, as well as the strong influence of local cultural practices. A normative-empirical approach was applied by integrating the analysis of maslahah principles in Islamic law with the social realities within the community. Primary data were obtained through in-depth interviews with religious leaders, community leaders, and affected residents using purposive sampling, while secondary data were collected from literature and official documents. Data were gathered through interviews and observation, then analyzed qualitatively through data reduction, data display, and conclusion drawing, supported by source triangulation to ensure data validity. The results show that low legal awareness, perceptions that marriage registration is merely administrative, limited access to services, economic constraints, and widespread child marriage are key factors contributing to the high rate of unregistered marriages. The novelty of this research lies in the comprehensive integration of the maslahah principle with local empirical findings, producing a maslahat-based policy recommendation through legal education, expanded service access, and digital innovation as preventive measures to protect women and children.   Fenomena pernikahan tidak tercatat di Kabupaten Mandailing Natal masih menjadi persoalan serius yang melemahkan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak serta meningkatkan risiko eksploitasi terhadap kelompok rentan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prinsip maslahat dalam kebijakan pencatatan pernikahan serta mengevaluasi efektivitasnya dalam mencegah eksploitasi terhadap perempuan dan anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sifat deskriptif-analitis untuk menggambarkan penerapan prinsip maslahat dalam pencatatan pernikahan dan relevansinya dalam pencegahan eksploitasi. Lokasi penelitian dipilih secara purposive karena tingginya kasus pernikahan tidak tercatat dan perkawinan anak di Kabupaten Mandailing Natal serta kuatnya pengaruh budaya lokal. Pendekatan normatif-empiris digunakan dengan mengintegrasikan analisis prinsip maslahat dalam hukum Islam dan realitas sosial masyarakat. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga terdampak menggunakan teknik purposive sampling, sementara data sekunder diperoleh dari literatur dan dokumen resmi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi, kemudian dianalisis secara kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dilengkapi triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kesadaran hukum, anggapan bahwa pencatatan hanya formalitas administratif, terbatasnya akses layanan, faktor ekonomi, dan maraknya perkawinan anak menjadi penyebab utama tingginya pernikahan tidak tercatat. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi komprehensif antara prinsip maslahat dan temuan empiris lokal, menghasilkan rekomendasi kebijakan pencatatan pernikahan berbasis maslahat melalui edukasi hukum, perluasan akses layanan, dan inovasi digital sebagai langkah preventif melindungi perempuan dan anak.
Progressive Islam: Examining the Differences and Synergies Between Islam Nusantara and Progressive Islam Ritonga, Raja; Mahmoud Ali Rababah
MADINAH Vol 12 No 2 (2025): Madinah: Jurnal Studi Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM TARBIYATUT THOLABAH LAMONGAN, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/madinah.v12i2.3972

Abstract

Islam Nusantara, rooted in Indonesia's local traditions and culture, offers a moderate and inclusive approach to Islam, emphasizing social harmony and interfaith tolerance. Meanwhile, Islam Berkemajuan, often associated with the Muhammadiyah movement, focuses on modernization, rationality, and social progress through education and community development. This study aims to explore and analyze the differences and potential synergies between the concepts of Islam Nusantara and Islam Berkemajuan. The method used is a literature review with content analysis. The study data is derived from various books, articles, and other scholarly works relevant to the study's theme. The findings indicate that Islam Nusantara and Islam Berkemajuan are two complementary concepts that can create a harmonious and progressive society. By examining the theological, historical, and sociological foundations of these two concepts, the study provides deep insights into their contributions to the development of Islam in Indonesia in integrating traditional values with the demands of modern progress.
Co-Authors Abdul Lohir Rosyid Nasution Adawiah, Robiyatul Adawiyah, Robiyatul Affandi, Hazrul Aida Sapitri Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Akhyar Alfiani Pulungan Amiruddin Amiruddin Andri muda Nst Anwar Husein Anwar Husein Arobiah Nasution Asmaret, Desi Asril Fauzi Asrul Hamid Asrul Hamid Aulia Rezi Baehaqi Dahlan, Dasrizal Dedisyah Putra Dongoran, Irham Edi, Sabrun Elhusein, Shofwan Karim Endah Nopita Sari Faza, Amrar Mahfuzh Fuadi Fuadi Fuadi Fuadi Halidina Haris Hamid, Asrul Harahap, Amhar Maulana Harahap, Haritsah Hammamah Harahap, Titi Martini Hasibuan, Ahmad Jasa Hasibuan, Nur Asiah hsb, zuhdi Husnil Khotimah Iana Tresia A Sibagariang Ida Sumarni Ida Sumarni Idris Idris Ilham Ramadan Ilham Ramadan Siregar, Ilham Ramadan Indah Futri Jannus Tambunan Jesslyn, Jesslyn Julhadi Julhadi, Julhadi Junda Harahap Kamal, Tamrin Khairani Rangkuti Khairul Bahri Nasution Khoirul Amri Lahmi, Ahmad Lailan Nahari Lailan Nahari Lely Hayati Lubis, Nurhidayah Mahdi Mulia Mahmoud Ali Rababah Mahyudin Ritonga Mawaddah Maya Borotan Muda, Andri Muhadi Khalidi Muhammad Ikbal Mutaqin, Ilyas Mutiah Rangkuti Nahari, Lailan Nasution, Abdul Lohir Rosyid Nasution, Khairul Bahri Nasution, Liantha Adam Nasution, Martua Nasution, Suryadi Nst, Andry Muda Nur Fifiyani Nst Nur Fifiyani Nst Nur Hayati Nur Hayati Nur Paridah Nur Paridah Nurlaili Mardia Panggabean, Rizky Mubarok Parulian Siregar Putri Anisah Nasution Rabiatul Adawiyah Rangkuti, Rosipa Rahmi Rina Riski Ritonga, Ahmad Roisuddin Ritonga, Hasir Budiman RITONGA, SYAIPUDDIN Rizka Nailah Lubis Rizka Nailah Lubis Robiyatul Adawiyah Robiyatul Adawiyah Robiyatul Adawiyah Lubis Roisuddin Ritonga, Ahmad Rosni Harahap Rosniati Hakim Rukiah Nst Rusydi Sahata Panjaitan Saifullah Seri Muslimah Shofwan Karim Siregar, Resi Atna Sari Siswahyudianto Siti Aminah Siti Rohimah Srg, Kartina Sri Wahyuni Sri Wahyuni Hasibuan Suci, Putri Wulan Sumper Mulia Harahap Sumper Mulia Harahap Sumper Mulia Harahap, Sumper Mulia Suryadi Suryadi Tambunan, Jannus Ummi Amira Ummi Amira Wendra Yunaldi Zuhdi Hasibuan