p-Index From 2021 - 2026
9.967
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Agama Islam Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Wacana Akademika : Majalah Ilmiah Kependidikan al-Afkar, Journal For Islamic Studies Lentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Ta'lim Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Journal Informatic, Education and Management (JIEM) IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat Khidmatuna : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Kolaboratif Sains Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Bhakti Nagori (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) ETAM: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Community Service Bestari: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat TARBIYATUNA : Jurnal Kajian Pendidikan, Pemikiran dan Pengembangan Lembaga Pendidikan Islam Studies in English Language and Education Cakrawala: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Jurnal Kabar Masyarakat Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Jurnal Yudistira Ta'dib Jurnal Ilmiah Research Student Jurnal Sains Student Research Semantik : Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum GEMBIRA (Pengabdian Kepada Masyarakat) PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Jurnal Media Akademik (JMA) Jurnal Budi Pekerti Agama Islam Journal of International Multidisciplinary Research Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) MERDEKA: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) AN-NIDA: Jurnal Pendidikan Islam Nusantara Mengabdi kepada Negeri International Journal of Education, Vocational and Social Science Jurnal Ilmiah Multidisiplin Keilmuan Mandira Cendikia (JIMK-MC) Ulil Albab
Claim Missing Document
Check
Articles

Pendampingan Peserta Didik Melalui Kegiatan Sholat Dhuha dan Dzikir Almatsurat Dalam Membentuk Pembiasaan Diri di SMP Islam Al-Azhar 32 Padang Rishan, Muhamad Rishan; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati, Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2367

Abstract

Tujuan pendampingan ini adalah untuk membiasakan peserta didik melaksanakan sholat dhuha dan berdzikir sebelum melaksanakan kegiatan rutin sekolah sebagai bentuk pembiasaan diri peserta didik. Subjek program ini adalah seluruh peserta didik SMP Islam Al-Azhar 32 Padang. Pendidikan karakter menjadi isu sentral dalam dunia pendidikan saat ini. Salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai agama dan moral pada peserta didik adalah melalui pembiasaan kegiatan keagamaan seperti sholat Dhuha dan Dzikir Almatsurat. Sholat Dhuha merupakan salah satu ibadah sholat sunnah yang dianjurkan agar selalu di lakukan oleh peserta didik agar nantinya peserta didik dapat memahami manfaat dari sholat dhuha. Kegiatan sholat dhuha dan dzikir Almatsurat dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan dari semua guru untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan meningkatkan kedisiplinan peserta didik. Metode yang digunakan dalam pendampingan ini melalui strategi Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan partisipasi aktif dari peserta didik dan guru dalam proses pelaksanaan. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa melalui kegiatan sholat Dhuha dan Dzikir Almatsurat bersama di SMP Islam Al-Azhar 32 Padang telah berhasil membentuk pembiasaan diri peserta didik, seperti peningkatan kedisiplinan, ketenangan emosional, serta tanggung jawab. Kegiatan ini juga mampu menciptakan suasana yang kondusif untuk belajar dan meningkatkan kekompakan antar peserta didik. Pendampingan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan karekater peserta didik di lingkungan sekolah.
PELATIHAN TAHSIN AL-QUR’AN UNTUK ANGGOTA KELOMPOK YASINAN MASJID NURUL HUDA DI SOLOK SELATAN Nabilah Jihana; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati , Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2391

Abstract

Pelatihan tahsin tilawah bertujuan untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an kelompok yasinan Masjid Nurul Huda di Solok Selatan. Tahsin merupakan sebuah upaya metode memperbaiki bacaan Al-Qur'an. Kegiatan pelatihan tahsin ini dalam program pengabdian kepada masyarakat. Anggota kelompok yasinan masih ada yang belum mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, baik segi makharijul huruf maupun segi tajwidnya. Oleh karena itu, pelatihan ini dilakukan untuk sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas membaca bacaan dan memperindah bacaan Al-Qur'an yang sesuai dengan ajaran Rasulullah SAW. Metode yang dilakukan dalam pelatihan yaitu Participatory Active Research (PAR). Adapun langkah yang dilakukan adalah: Pertama tahap persiapan yaitu merencanakan kegiatan menyampaikan materi pentingnya tahsin Al-Qur'an. Kedua tahap pelaksanaan yaitu anggota yasinan membaca satu persatu salah satu surah yang sering dibaca yaitu surah Al-fatihah, untuk mengetahui potensi dalam membaca Al-Qur'an. ketiga tahap evaluasi yaitu untuk melakukan evaluasi dalam pelatihan tahsin yaitu mendiktekan bacaan Al-Qur'an serta menjelaskan hukum-hukum bacaan yang terkait dengan ayat tersebut. Hasil yang didapatkan dari pelatihan ini adanya keterlibatan anggota kelompok yasinan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam membaca Al-Qur'an sesuai dengan kaidah dan tajwid, serta bertujuan untuk meluruskan bacaan Al-Qur'an selama ini mereka baca. 
Pendampingan Penguatan Karakter Peserta Didik Melalui Program Adab Menggunakan Metode Pembiasaan Di Sekolah Dasar Islam Al Azhar 32 Padang Yusnil Khoiriah Siregar; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati , Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i1.2401

Abstract

Pembentukan karakter merupakan hal yang sangat penting dan utama saat ini, karena semakin maraknya krisis moral dan perilaku buruk yang terjadi terutama di lingkungan sekolah. Tujuan pendampingan ini adalah untuk membentuk dan membangun rutinitas perilaku positif pada peserta didik melalui pembiasaan sehingga akan tercipta karakter yang memiliki integritas yang tinggi, kejujuran dan kesopanan di sekolah. Pendampingan ini berfokus pada nilai-nilai karakter religius dan kesopanan. Pendampingan ini dilakukan dengan menggunakan metode Participatory Action Researrch (PAR). Bentuk dari pendampingan ini adalah seperti pembelajaran, praktik dan refleksi hasil praktik dari adab tersebut. Hasil dari pendampingan ini menunjukkan bahwa penguatan karakter siswa melalui program adab dengan metode pembiasaan terwujud dalam beberapa integrasi seperti terciptanya pembiasaan adab berbicara, adab bersalaman, adab makan dan minum, adab terhadap guru dan teman sebaya. Jika pendampingan program ini terus dikembangkan tentunya akan tercipta karakter siswa yang lebih baik lagi dan bermanfaaat bagi peserta didik.  
PEMBINAAN KEAGAMAAN PESERTA DIDIK PUTRI MELALUI  PROGRAM FORUM ANNISA DI MTSN 8 AGAM RIZATUL HASANAH; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.2801

Abstract

Pembinaan ini bertujuan untuk mendeksripsikan pelaksanaan  pembinaan keagamaan peserta didik putri melalui  program forum annisa di MTsN 8 Agam. Pembinaan ini dilaksanakan karena lemahnya pemahaman dan pengamalan  keagamaan peserta didik putri mengenai hal keperempuanan dalam islam. Untuk meningkatkan keagamaan peserta didik putri tersebut dibiasakanlah forum annisa ini untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didik putri dan pembinaan ini juga merupakan salah satu cara untuk menghadapi tantangan di era globalisasi sekarang ini. Pembinaan ini menggunakan metode service learning. Penggunaan metode service learning ini dimulai dari perencanaan yaitu menyusun serangkaian persiapan  kegiatan forum annisa, selanjutnya tahapan pelaksanaan yaitu pembina dan mahasiswa memberikan materi yang sudah dipersiapkan kepada peserta didik putri dan terakhir adalah tahapan evaluasi. Pada tahap ini berkaitan dengan penilaian seberapa berhasil program tersebut serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi ketika kegiatan dilaksanakan. Hasil pembinaan  menunjukkan bahwa pemahaman keagamaan peserta didik putri melalui program forum annisa secara keseluruhan cukup baik karena pembinaan peserta didik putri  dengan program forum annisa ini melalui berbagai bentuk kegiatan rutin seperti pembinaan tentang sumbang duo baleh, cara berpakaian, cara bergaul dan cara menggunakan media sosial dengan baik dan benar. Meskipun demikian masih ditemukan kendala pada pelaksanaan program forum annisa yaitu beberapa peserta didik putri kurang disiplin dalam mentaati program yang telah dibentuk serta sarana dan prasarana yang kurang memadai.v
PENGARUH PENERAPAN STRATEGI ACTIVE GROUP RESUME TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI RIZATUL HASANAH; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i2.2803

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena kurangnya motivasi belajar peserta didik seperti sering keluar kelas pada saat jam pelajaran, tidur dikelas, tidak mendengarkan guru saat belajar dan tidak mengerjakan tugas yang diberikan guru. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian dianalisis menggunakan SPSS versi 21, yang menunjukkan bahwa  motivasi belajar peserta didik sesudah diberi perlakuan strategi Active Group Resume diperoleh rata-rata nilai 99 yang berada pada klasifikasi tinggi dengan nilai tertinggi 102 dan nilai terendah 93, sedangkan motivasi belajar peserta didik sebelum diberi perlakuan strategi Active Group Resume diperoleh rata-rata nilai 89 yang berada pada klasifikasi cukup dengan nilai tertinggi 98 dan nilai terendah 85. Berdasarkan hasil analisis uji yang menggunakan SPSS versi 21, maka a diperoleh sig < 0,005 yaitu 0,000 artinya 0,000 Ttabel yaitu 17,171 > 2,043 artinya Ha yang mengatakan terdapat pengaruh strategi pembelajaran Active Group Resume terhadap motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMP PGRI 1 Padang diterima dan H0 ditolak.
Bimbingan Belajar bagi Peserta Didik Berkesulitan Membaca Menggunakan Metode Bacagaha di Bimbel Family Andalas Padang Sriwahyuni, Ilvi; Martin Kustati; Rezki Amelia; Gusmirawati
Jurnal ETAM Vol. 5 No. 1 (2025): FEBRUARY
Publisher : Politeknik Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/etam.v5i1.1205

Abstract

Bimbingan ini bertujuan untuk mengatasi masalah belajar membaca dan meningkatkan kemampuan membaca pada peserta didik tingkat dasar. Perubahan kurikulum membuat berbagai aspek di dunia pendidikan mengalami kesulitan dalam pengembangan kemampuan membaca peserta didik di Tingkat Sekolah Dasar. Kurikulum merdeka sebagai kurikulum terbaru lebih menuntut peserta didik untuk aktif dalam proses pembelajaran. Banyaknya bahan terbuka seperti LKS dan buku cetak tidak cukup untuk membuat kemampuan membaca peserta didik meningkat secara spontan. Bahan ajar itu juga sebagai usaha mem aksi malkan peran peserta didik dalam memahami materi , tetapi akibat belum bisa m embaca , pemahaman mereka terhambat dan juga mengalami ketertinggalan materi pelajaran. Kegiatan membaca ditingkat Sekolah Dasar adalah salah satu permasalahan yang sering ditemukan. Dimana pada tingkatannya inilah dasar pengembangan kemampuan membaca untuk memahami berbagai mata pelajaran lainnya. bantuan yang terjadi pada peserta didik dalam membaca juga disebabkan oleh tidak adanya bimbingan belajar yang bersifat lebih individual tentang pengenalan abjad di sekolah. Untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam belajar membaca dibentuklah sebuah metode bacagaha di bimbel keluarga pada tingkatan Sekolah Dasar. Metode bacagaha digunakan sebagai metode peningkatan kemampuan membaca. Adapun metode yang digunakan dalam bimbingan ini yaitu Service Learning (SL). Hasil dari bimbingan ini cukup memuaskan dibuktikan dengan kemajuan tingkat kemampuan membaca peserta didik.
MANAJEMEN KOMPETENSI GURU PAI DALAM PEMBENTUKAN AKHLAKUL KARIMAH SISWA Muaddyl Akhyar; Martin Kustati; Rezki Amelia; Aisyah Syafitri
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v4i3.15406

Abstract

Competency management of PAI teachers is not only related to theoretical understanding of religion, but also their ability to deliver subject matter in an interesting way, motivate students to apply religious values in their lives, and create a learning environment that supports students' moral development in shaping students' morals. The purpose of this study is to explain the Competency Management of PAI Teachers in the Formation of Moral Character of Students of SMPN 2 Sintoga Padang Pariaman. The method used in this study uses a qualitative method with a case study approach. The case study approach is a powerful tool for exploring a particular situation or event carefully, deeply, and in detail. This approach allows researchers to gain a better understanding of the complexity and dynamics of a phenomenon or problem in a real context. The results of this study show that the role of PAI teachers, the initiatives and teaching methods used, as well as the positive impacts, we can appreciate the school's efforts in shaping better student characters. However, challenges and measures of success must also be considered so that PAI teachers' competency management can continue to improve and contribute to students' educational and moral development in the future. PAI teachers' competency management plays a key role in shaping students' good character. With a strong commitment, schools can continuously improve this process and make a significant positive contribution to students' religious education and moral development in the future. Abstrak Manajemen kompetensi guru PAI tidak hanya berkaitan dengan pemahaman teoritis agama, tetapi juga kemampuan mereka dalam menyampaikan materi pelajaran dengan cara yang menarik, memotivasi siswa untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan mereka, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan moral siswa dalam membentuk akhlakul karimah siswa. Tujuan penelitian ini menjelaskan tentang Manajemen Kompetensi Guru PAI dalam Pembentukan Akhlakul Karimah Siswa SMPN 2 Sintoga Padang Pariaman. Metode yang digunakan dalam kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pendekatan studi kasus adalah alat yang kuat untuk menjelajahi situasi atau peristiwa tertentu dengan cermat, mendalam, dan rinci. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang kompleksitas dan dinamika suatu fenomena atau masalah dalam konteks nyata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya peran guru PAI, inisiatif dan metode pengajaran yang digunakan, serta dampak positifnya dalam pembentukan akhlak siswa. Dengan komitmen yang kuat, sekolah dapat terus meningkatkan proses ini dan memberikan kontribusi positif yang signifikan pada pendidikan agama dan pembentukan akhlakul karimah siswa di masa depan.
The Role Of Ice Breaking On Student Enthusiasm In Learning Islamic Religious Education Nora Afnita; Martin Kustati; Rezki Amelia; Firda Khairati Amris; Farida Ariani
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v6i1.3847

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) learning is often faced with the challenge of low student enthusiasm, which has an impact on the lack of active participation and understanding of the material. One of the efforts to overcome this problem is by applying ice breaking as a fun and interactive learning strategy. This study aims to determine the effect of using ice breaking on students' learning enthusiasm in PAI learning. The approach used was quantitative with a quasi experimental design, with a sample of 40, namely the experimental group that received treatment and the control group that did not receive treatment. Data were collected through questionnaires, then statistically analyzed using t-test. The results showed that there was a significant difference between the learning spirit of students who were given ice breaking and those who were not. Students in the experimental group showed increased motivation, engagement, and higher enthusiasm during the learning process. in this finding, the use of ice breaking can be an effective strategy in creating a more interesting learning atmosphere for PAI. These results serve as a reference for teachers in integrating more creative approaches to build students' learning enthusiasm in a sustainable manner.
Pelatihan Imam Sholat Pada Remaja yang Berada di Kecamatan Padang Selatan Saputra, Junifer; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) Vol. 2 No. 5 (2025): Juni
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jpmi.v2i5.5318

Abstract

Melaksanaan sholat berjamaah dalam Islam tidak hanya menekankan pada ibadah individual, tetapi juga mengandung nilai-nilai kepemimpinan, tanggung jawab sosial, dan pembinaan karakter umat. Salah satu unsur penting dalam ibadah sholat berjamaah adalah peran imam yang berkompeten. Namun, di banyak komunitas marginal seperti di Kecamatan Padang Selatan, regenerasi imam dari kalangan remaja masih minim. Hal ini disebabkan oleh terbatasnya akses pendidikan agama, kurangnya pelatihan praktis, serta lemahnya kesadaran remaja akan pentingnya peran tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pelatihan imam sholat bagi remaja di wilayah tersebut melalui pendekatan belajar tuntas dan metode Asset Based Community Development (ABCD). Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap: pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan pasca-pelaksanaan, dengan kombinasi pembelajaran teoritis dan praktik langsung. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan menjadi imam sholat, baik dari aspek bacaan, tata cara, maupun pemahaman fiqih sholat. Pelatihan ini juga membentuk karakter religius dan kepercayaan diri peserta. Program ini membuktikan bahwa dengan pendekatan yang kontekstual dan partisipatif, remaja di wilayah marginal dapat diberdayakan sebagai pemimpin ibadah yang berkompeten dan berdaya guna bagi lingkungan mereka.
The Paradigm of Islamic Religious Education in the Era of Society 5.0 Cisia Padila; Ramadhanul Ikhsan; Tegu Reski Amanah; Martin Kustati; Nana Sepriyanti
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 8 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v8i2.1456

Abstract

The paradigm of Islamic religious education in the era of Society 5.0 is an approach that integrates technology with spiritual and moral values to create relevant and holistic learning experiences. This article discusses various paradigms about the importance of global-minded Islamic religious education in facing the era of Society 5.0. This era is characterized by the digital revolution and technological developments that affect various aspects of human life such as economic, social and cultural. The approach used in this research is a qualitative research method with a focus on descriptive analysis of various written texts. The results of this study explain that Islamic religious education with a global outlook will prepare the younger generation to face multidimensional challenges presented by technological advances, global demographics, and complex social changes. As the basis of the paradigm, global-minded Islamic religious education allows the integration of religious, cultural, and moral values that are relevant to the global context. In preparing students, educators should adopt a holistic and inclusive approach. This involves teaching not only religious doctrines and rituals, but also emphasizes a deep understanding of the universality and humanistic values of Islam that can be adopted in diverse environments. Global Islamic religious education also provides a bridge in promoting peace, tolerance and intercultural understanding. Global Islamic religious education is a solution in facing the era of globalization.
Co-Authors Abddul Hakim Pohan Abdul Farid Ahmad Faiz Aisyah Syafitri Amanah, Tegu Reski Ani Fitria Nurkhasanah Anita Sarmila Asnur, Latifah Aulia Rahmi, Miftah Azizah Putri Irmayanti Bashori Bashori Bashori Cisia Padila Debi Yandrizal Dedek Saputra Devi Elsi Susanti Dina Salsabila Dinda Dwi Azizah Duski Samad Ega Putri Handayani Eldarifai Eldarifai Eldarifai Eldarifai, Eldarifai Farid, Abdul Farida Ariani Febrian Maulana Firda Khairati Amris Firdaus ST Mamad Fitri Wahyuningsih Gusmirawati Gusmirawati , Gusmirawati Gusmirawati Gusmirawati Gusmirawati, Gusmirawati Hendra Eka Putra Herlina Yusroh Nst Hosen Mohamad Farid Idghom Mukholik Ikhwan Rahman Izzi Fekrat Junaidi Marbun Junita Junita Khadijah Mahamadaree Waeno Marbun, Junaidi Mardianto Mardianto Mardianto Meifa Adinda Erwina Mohamad Tabri Muaddyl Akhyar Muammar Idwin Muhamad Azmy Muhammad Al Fathoni Muhammad Aldian Syah Muhammad Habil MUHAMMAD KOSIM, MUHAMMAD Muhammad Syahril Muhammad Zalnur Mukhaiyar Mukhaiyar Nabilah Jihana Nahdatul Khairunisa Nana Sepriyanti Nana Septriyanti Nelwati, Sasmi Noprijon Nora Afnita Nurfadhilah Nurfadhilah, Nurfadhilah Nurhasnah Nurhasnah Nurhasnah Nurul Hidayah Siregar Opet Sarianti Rahman, Ummu Fitrah Widia Ramadhanul Ikhsan Rezki Amalia Rezki Amelia Rezkiamelia Rifdha Hayati Rishan, Muhamad Rishan RIZATUL HASANAH Roganda Ruri Albersa Saiful, Jepri Ali Saputra, Junifer Sembiring, Rinawati Seswi Derti Shancy, Shancy Syahrani Shintia Mulyawati Siregar, Yusnil Khoiriah Sriwahyuni, Ilvi Suryadi Fajri Suswati Hendriani Syamsi Syamsi Tamaulina Br Sembiring Tegu Reski Amanah Tiffani Tiffani, Tiffani Tini Melinda Nst Ummu Fitrah Widia Rahman Wahida Raihan Sirait Wahyu Hidayat Yuhardi Yuhardi Yuni Wulan Dari Yusnil Khoiriah Siregar Zulbaidah Zulbaidah Zulka Ependi