Articles
Peningkatan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Melalui Pendekatan Realistik di Sekolah Dasar
Dwi Wulan Suci;
Firman Firman;
Neviyarni Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.099 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.229
Penelitian ini dilakukan di SDN 07 Pasaman Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat yang dilakukan pada 2 kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan tujuan meneliti peningkatan keterampilan berpikir kritis matematika siswa yang diajarkan dengan menggunakan pendekatan realistik dalam pembelajaran dengan yang menggunakan pembelajaran matematika secara konvensional. Dalam penelitian juga dikaji proses penyelesaian masalah kontekstual yang dilakukan oleh siswa berupa soal cerita masing-masing pendekatan. Penelitian ini menggunakan instrumen tes kemampuan berpikir kritis, wawancara, angket dan lembar observasi. Setelah jawaban siswa dianalisis, keterampilan berpikir kritis siswa dalam kelompok sedang dan tinggi di kelas eksperimen maupun kelas kontrol mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan siswa di kelas eksperimen pada kelompok rendah mengalami peningkatan pada keterampilan berpikir kritisnya. Kelas eksperimen lebih tinggi peningkatan berpikir kritis matematika siswanya dibandingkan dengan siswa di kelas kontrol. Namun secara umum siswa antusias, tertarik dan lebih mudah menguasai konsep matematika dengan pembelajaran menggunakan pendekatan realistik dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritisnya.
Pengaruh Penggunaan Bahan Ajar Tematik Terpadu terhadap Peningkatan Partisipasi Peserta Didik Melestarikan Lingkungan di Sekolah Dasar
Tri Juna Irawana;
Firman Firman;
Neviyarni neviyarni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.528 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.259
Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Kecamatan Pasaman. Penelitian ini dilatar belakangi karena guru kurang mampu melibatkan siswa berpartisipasi untuk ikut serta melestarikan lingkungan. Berdasarkan analisis yang peneliti lakukan hal ini disebabkan pada materi yang ada pada buku siswa masih sedikit, sehingga pengetahuan yang didapatkan siswa masih sedikit, dan Tampilan yang ada pada buku siswa kurang menarik perhatian peserta didik dalam belajar. Pembelajaran tematik terpadu terkait dengan beberapa tema yang berhubungan dengan aktifitas yang dilakukan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran tematik terpadu difasilitasi dengan adanya buku guru dan buku siswa yang memberikan kemudahan bagi guru ataupun siswa dalam melaksanakan kegiatan dalam proses pembelajaran. Pembelajaran tematik terpadu belum cukup apabila hanya bersumber pada buku guru dan buku siswa saja. Dalam pembelajaran, guru seharusnya memberi kesempatan kepada peserta didik untuk belajar lebih aktif dalam setiap pembelajaran. Guru harus dapat membimbing dan mengarahkan kegiatan belajar peserta didik sesuai dengan tujuan pembelajaran yang bermakna. Adapun tujuan penelitian ini adalah menggunakan bahan ajar tematik terpadu untuk meningkatkan partisipasi peserta didik melestarikan lingkungan. This research was conducted in Pasaman District Elementary School . Research is dilatar background as teachers are less able to engage students to participate to participate as well as preserving the environment . Based on the analysis the researchers did things this is due to the materials that exist on the books the students are still slightly , so that the knowledge which obtained the students are still slightly , and the view that there is onthe books the students less attractive the attention of the participant students in learning . Learning thematic integrated associated with some of the themes that relate to activities which do students in life everyday . Thematic learning integrated facilitated by the existence of teacher books and student books that make it easy for teachers or students to carry out activities in the learning process . Learning thematic integrated is not enough if only sourced on a book teacher and guide students only . In learning , the teacher should give an opportunity to the participants of the students to learn more active in every lesson . Teachers should be able to guide and direct the activities of study participants learners in accordance with the objectives of learning are meaningful . As for the purpose of research it is using the material taught thematic integrated to increase the participation of the participant students to preserve the environment .
PEMBELAJARAN PKn DENGAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE TALKING STICK DI SEKOLAH DASAR
Raudatul Fitri;
Neviyarni Neviyarni;
Ahmad Zikri
Jurnal Basicedu Vol 4, No 1 (2020): January, Pages 1-227
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i1.322
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn dengan model Cooperative Learning tipe Talking Stick di kelas IV SDN 01 Bandar Buat. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian adalah guru dan siswa yang berjumlah 30 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan peningkatan pada hasil belajar siswa. Pada siklus I diperoleh rata-rata hasil belajar siswa 81 dan pada siklus II adalah 89. Jadi, model Cooperative Learning tipe Talking Stick dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran PKn di kelas IV SDN 01 Bandar Buat Kota Padang.
Peran Media Pembelajaran Dalam Meningkatkan Kemampuan Siswa Menulis
Daryanti Daryanti;
Firman Firman;
Neviyarni Neviyarni
Jurnal Basicedu Vol 3, No 4 (2019): October Pages 994-2165
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (282.918 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.255
Menulis karangan bukanlah hal yang mudah bagi penulis mula. Siswa sekolah dasar sedini mungkin dilatih kemampuannya dalam menulis. Setelah dilaksanakan pembelajaran sebagian besar siswa belum mampu untuk menulis karangan . Kelemahan itu terlihat dari : 1) Penulisan judul. 2) Penulisan awal paragraf, 3) Jumlah kalimat dalam satu paragraf, 4) Penggunaan huruf kapital di awal kalimat. Penelitian ini berupa penelitian action research. Data diperoleh melalui pengamatan terhadap pembelajaran sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran berupa LCD Proyektor dari hasil belajar siswa
Pengembangan Desain Pembelajaran Model Assure Menggunakan VAK di Sekolah Dasar
Hendra Noviandi;
Neviyarni S;
Farida F
Jurnal Basicedu Vol 4, No 4 (2020): October, Pages 775-1467
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i4.491
Penelitian ini bertujuan menghasilkan desain pembelajaran model ASSURE menggunakan VAK pada pembelajaran tematik terpadu tema 9 kelas IV Sekolah Dasar yang valid, praktis, dan efektif. Desain pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran). Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ASSURE menggunakan VAK. Subjek penelitian peserta didik kelas IV SD Negeri 16 Gadut. Data dikumpulkan menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan desain pembelajaran, angket respon peserta didik, angket respon pendidik, aktivitas peserta didik selama proses pembelajaran dan hasil belajar. Data yang diperoleh selanjutnya diolah dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran yang dikembangkan berada pada kategori sangat valid. Berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan, diperoleh bahwa desain pembelajaran memenuhi aspek kepraktisan ditinjau dari respon pendidik dan peserta didik. Desain pembelajaran ini juga memenuhi aspek keefektifan yang dilihat dari : 1) aktivitas peserta didik; 2) sikap; 3) pengetahuan peserta didik yang diharapkan melampaui KBM (Ketuntasan Belajar Minimal) ; 4) keterampilan peserta didik. Desain pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP memiliki karakteristik: 1) praktis dalam penggunaan dan 2) menggunakan bahasa yang jelas, logis, dan sistematis
Pengembangan Buku Ajar Berbasis Problem Based Learning di Sekolah Dasar
Fitria Devirita;
Neviyarni Neviyarni;
Daharnis Daharnis
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.680
The research objective was to develop thematic teaching materials based on Problem Based Learning in the two sub-theme of the diversity of living things in grade IV elementary schools. The development of teaching materials is motivated by the need for learning that can improve students' ability in problem solving, the ability to think critically, and foster curiosity. This type of research is development research (research and development). The development model used is the 4-D model which consists of the stages of defining, designing, developing and disseminating. The define stage will carry out an analysis of the curriculum, student analysis and needs analysis. The design stage is carried out by designing the lesson plans and teaching materials. The development stage is carried out by testing the validity, practicality and effectiveness test. The disseminate stage cannot be carried out because of the covid pandemic 19. The results of the research at the design stage obtained RPP and teaching materials designed by following PBL steps. The development stage based on the validity test of teaching materials is categorized as valid. At the effectiveness stage, the results showed that the teaching materials were effective so that they were easy to use by fourth grade students of SDN 03 Muaro. Based on these results, it can be concluded that the thematic learning tools based on Problem Based Learning on the sub-theme of the Diversity of Living Things for grade IV SD that have been produced can be declared valid, practical and effective.
Pengembangan Bahan Ajar Keterampilan Membaca Berbasis Strategi SQ4R Di Sekolah Dasar
Harniati Wahyuningsih;
Neviyarni Suhaili;
Dadan Suryana
Jurnal Basicedu Vol 5, No 2 (2021): April Pages 446-1111
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v5i2.819
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan bahan ajar membaca pemahaman dan menghasilkan bahan ajar membaca sebagai upaya meningkatkan pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan strategi Survey Question Read Reflect Recite Review (SQ4R) dalam pembelajaran tematik di kelas III SD yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini dilakukan di SDN 10 Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Subjek penelitian adalah siswa kelas III berjumlah 21 siswa. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Penelitian inimenggunakan model 4-D yang terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap define, design, develop, dan disseminate. Kevalidan segi isi, bahasa, penyajian, kegrafikaan oleh validator ahli 3,64 dan validator praktisi pendidikan 3,68 dengan kategori sangat valid. Pratikalitas bahan ajar dilihat dari respon pendidik dengan rata-rata 3,64 respon peserta didik 3,57. Dapat disimpulkan bahwa bahan ajar tematik menggunakan strategi Survey Question Read Reflect Recite Review (SQ4R) yang dikembangkan layak digunakan di kelas III SD.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN BAHAN AJAR TEMATIK TERPADU BERBASIS MODEL DISCOVERY LEARNING DI KELAS IV SEKOLAH DASAR
Hanida Hanida;
Neviyarni Neviyarni;
Farida Fahrudin
Jurnal Basicedu Vol 3, No 2 (2019): April Pages 263- 849
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (275.699 KB)
|
DOI: 10.31004/basicedu.v3i2.60
Guru dituntut berperan dalam mengembangkan bahan ajar yang efektif untuk mendorong kemajuan belajar siswa. Kenyataannya bahan ajar yang ada belum mampu melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran. Oleh sebab itu, perlu dicari solusi berupa pengembangan bahan ajar tematik terpadu dengan model Discovery Learning di kelas IV Sekolah Dasar.Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (research and development). Rancangan yang telah didesain kemudian divalidasi oleh 3 orang ahli dan 2 orang praktisi yang terdiri dari validasi bahan ajar dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kepraktisan dilihat melalui hasil analisis keterlaksaan RPP, angket respon siswa dan guru. Keefektifan dilihat melalui hasil analisis observasi aktivitas dan hasil belajar siswa.Hasil yang diperoleh, validasi RPP diperoleh rata-rata sebesar 3,68 dengan kategori sangat valid. Validasi bahan ajar diperoleh rata-rata 3,66 dengan kategori sangat valid. Pada tahap praktikalitas, diperoleh hasil bahwa bahan ajar sudah praktis untuk digunakan. Penggunaan bahan ajar tematik terpadu dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 85%. Ini berarti bahan ajar tematik terpadu efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa . Dari hasil penelitian diperoleh bahwa bahan ajar tematik terpadu yang dikembangkan telah valid, praktis dan efektif digunakan sebagai salah satu bahan ajar tematik terpadu di kelas IV sekolah dasar
Korelasi Pola Asuh Orang Tua dengan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar
Rahmania Yunita;
Neviyarni S;
Hendra Syarifuddin;
Yanti Fitria
Jurnal Basicedu Vol 4, No 3 (2020): July, Pages 523-774
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v4i3.390
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan data hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orangtua dengan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V SDN 21 Jalan Kereta Api yang berjumlah 25 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampling jenuh. Pengambilan data tentang pola asuh orangtua dikumpulkan melalui angket. Teknik analisa data yang digunakan untuk menguji hipotesis adalah analisis korelasi sederhana dan uji signifikan menggunakan uji T. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis lebih baik dengan nilai rata-rata 62,5. Pola asuh permisif dengan nilai rata-rata 57,5. Pola asuh otoriter dengan nilai rata-rata 55. Guru hendaknya lebih memperhatikan dan memahami pola asuh orangtua dari masing-masing siswa, sehingga guru dapat menyesuaikan cara mengajarnya dengan perkembangan siswa.
Problems in the Family and the Urgency of Family Counseling in Today
Suhartiwi Suhartiwi;
Neviyarni Neviyarni;
Yarmis Syukur
Bisma The Journal of Counseling Vol. 3 No. 2 (2019): Bisma The Journal of Counseling
Publisher : Department of Guidance and Counseling, FIP, Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/bisma.v3i2.22348
Problems in the family become an issue that is always discussed in the development of psychological science and counseling. The family as a place to protect, be compassionate, build themselves up for its members often causes many problems. The problem is related to interactions between family members so that it causes conflict. This paper was written using the literature review method. The findings show that interactions that occur within families vary and are prone to conflict. So it is very important for family counseling to handle and develop a family to become a healthy and harmonious family.