p-Index From 2021 - 2026
8.905
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Dialektika BAHASTRA Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Lingua Cultura KEMBARA Seminar Nasional Pendidikan Bahasa Indonesia Diglosia UICELL Conference Proceeding Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Diglosia: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya PROSIDING SEMINAR NASIONAL PROGRAM PASCASARJANA Jurnal Pelita PAUD Jurnal Basicedu JOURNAL OF APPLIED LINGUISTICS AND LITERATURE Aulad : Journal on Early Childhood Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra Indonesia Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra International Journal for Educational and Vocational Studies JE (Journal of Empowerment) Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Eduscience (JES) Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Getsempena English Education Journal Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Indonesian Journal of Social Research (IJSR) SALEE: Study of Applied Linguistics and English Education Multicience International Journal of Business, Law, and Education International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Journal for Lesson and Learning Studies JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Linguistic, English Education and Art (LEEA) Journal Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Basicedu Jurnal Pendidikan Dasar Jurnal Pendidikan Indonesia (Japendi) Journal of Language and Pragmatics Studies BAHASTRA DIALEKTIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN BUDAYA Jurnal Dieksis ID Jurnal Pengabdian Multidisiplin Indonesia International Conferences On Early Childhood Education Proceedings Jurnal Pelita PAUD Proceeding International Conference on Education Jurnal Cahaya Edukasi Lingua : Journal of Linguistics and Language Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Proceeding International Conference on Digital Education and Social Science Indonesian Journal on Learning and Advanced Education (IJOLAE) Jurnal bahasa, sastra, seni, dan pengajarannya Indonesian Language Education and Literature Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Gambaran Keterampilan Menulis Teks Anekdot Di Siswa SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu Sastri Br Rajaguk-guk; Endry Boeriswati; Saifur Rohman
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 10 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i10.5693

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan menulis teks anekdot pada siswa SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu, dengan latar belakang bahwa keterampilan menulis teks anekdot merupakan kompetensi penting dalam mata pelajaran bahasa Indonesia. Teks anekdot dipilih karena dapat mendorong kreativitas siswa dalam menyampaikan kritik sosial secara lucu dan menarik. Namun, banyak siswa masih mengalami kesulitan dalam menulis teks anekdot yang baik karena siswa merasakan tidak menarik dan tidak sesuai tingkat pengetahuan, tingkat budaya dengan model pembelajaran yang diajarkan oleh guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana data dikumpulkan melalui tes menulis teks anekdot yang melibatkan 51 siswa kelas XI. Analisis data meliputi aspek struktur teks, penggunaan bahasa, kreativitas, dan kesesuaian tema. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan menulis teks anekdot siswa secara umum berada pada kategori cukup. Meskipun sebagian besar siswa mampu menyusun struktur teks anekdot dengan benar, mereka masih kurang dalam hal kreativitas dan penggunaan bahasa yang sesuai dengan karakteristik teks anekdot. Selain itu, beberapa siswa mengalami kesulitan dalam menyampaikan kritik sosial dengan cara yang lucu dan menarik. Kesimpulannya, keterampilan menulis teks anekdot siswa SMK Negeri 5 Penerbangan Waibu masih perlu ditingkatkan, terutama dalam kreativitas dan penggunaan bahasa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih sesuai dengan budaya dan bahasa siswa sehingga tidak mengalami hambatan komunikasi dan pembelajaran bisa berjalan intensif dan inovatif agar siswa dapat menguasai teknik menulis teks anekdot dengan lebih baik.
Literacy culture in DKI Jakarta elementary schools: An analysis based on school accreditation data Dinihari, Yulian; Musringudin, Musringudin; Boeriswati, Endry
BAHASTRA Vol. 46 No. 1 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v46i1.1762

Abstract

This study examines the implementation of literacy culture and learning quality in public elementary schools across DKI Jakarta. In this study, literacy culture is defined as the institutional integration of reading and writing practices, supportive learning environments, aligned assessment, and school facilities that sustain literacy-oriented instruction. Using data from 195 accredited schools, the research analyzes seven key indicators: higher-order thinking skills, student assessment, remedial and enrichment programs, enjoyable learning facilities, literacy integration, classroom environment, and infrastructure optimization. Accreditation documents were used not as direct measures of students’ literacy outcomes, but as institutional indicators reflecting the extent to which schools embed literacy-supporting practices in teaching and school management. The results show that most schools have implemented structured literacy programs and performance-based assessments, with 97.4% achieving high literacy integration. However, disparities remain in interactive learning environments and differentiated instruction, as only 46.2% met the criteria for enjoyable facilities and 69.7% for remedial and enrichment efforts. Qualitative analysis using NVivo identified dominant themes such as learning, literacy, and comfort, indicating school priorities. The study highlights the need for holistic improvement strategies, including technology integration, teacher training, and infrastructure support, to ensure sustainable literacy development and equitable access to quality education in urban settings. These findings show that high institutional literacy integration does not automatically indicate equal quality across all supporting dimensions, especially in enjoyable learning facilities and remedial-enrichment practices.
The Representation Ahok’s Leadership Style in The Jakarta Post News: Critical Discourse Analysis (Representasi Gaya Kepemimpinan Ahok di Koran The Jakarta Post: Analisis Wacana Kritis) Novia Resti Junaidi; Endry Boeriswati; Liliana Muliastuti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.2461

Abstract

This study aims to determine Ahok’s leadership style in The Jakarta Post news of 2014-2015 editions. This is a qualitative research using a critical discourse analysis based on the Norman Fairclough’s model. In this research the ideology is analyzed in terms of discoursive and socio-cultural practices in the news. The research was analysed by finding out ideologies in discourse practices including texts production, ideologies, socio-cultural practices and attention to social cultural aspects. Leadership theories used in this research range from autocratic, democratic, liberal, bureaucratic to situational leadership styles. The research results show Ahok’s dominant autocratic leadership style in The Jakarta Post news of 2014-2015 editions. As The Jakarta Post was not neutral in fostering the ideology, many authors supported Ahok’s leadership ideology in the news. The socio-cultural practices delineate that Ahok’s autocratic leadership style and policies as a governor are unsuitable with socio-cultural spheres in Indonesia. Therefore, his leadership style got more contras than pros from the public. This research is expectedly useful for learners and readers in understanding and analyzing hidden intentions in a discourse, especially to open up the ideology of a leader. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan gaya kepemimpinan Ahok melalui berita di The Jakarta Post edisi 2014-2015. Penelitian ini menggunakan analisis kritis model Norman Fairclough. Ideologi dianalisis dalam bentuk praktik diskursif dan sosial budaya yang terdapat dalam berita. Data penelitian diperoleh dengan mencari ideologi yang terdapat dalam praktik diskursus, termasuk produksi teks, ideologi, praktik sosial budaya, dan perhatian terhadap aspek sosial budaya. Teori kepemimpinan yang digunakan, meliputi: gaya kepemimpinan otokratis, demokratis, liberal, birokratis, dan situasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan Ahok yang dominan dalam berita The Jakarta Post edisi 2014-2015 adalah otokratik. Hal ini karena The Jakarta Post tidak netral dalam mengembangkan ide-ide ideologis. Banyak penulis yang mendukung ideologi kepemimpinan Ahok yang tertuang dalam berita. Praktik-praktik sosial budaya menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan dan kebijakan Ahok yang otokratis tidak sesuai dengan lingkup sosial budaya di Indonesia. Oleh karena itu, gaya kepemimpinan Ahok mendapat lebih banyak kontradiksi daripada penerimaan di kalangan masyarakat.
Similarities and Differences of Honorific Systems Between Indonesian and Korean Languages (Perbedaan dan Persamaan Honorifik Bahasa Indonesia dan Korea) Terry Chang; Yumna Rasyid; Endry Boeriswati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 3 No. 2 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v3i2.2470

Abstract

This study aims to describe similarities and differences of honorific systems between Indonesian and Korean languages. The data analysis concludes that Indonesian people find it difficult to speak using Korean honorific systems. Moreover, the honorific systems in these two languages have a few similarities and differences in common, and the Korean has more complex honorific systems particularly the use of particles, verbs, vocabularies, and endings while the Indonesian has minimal honorific systems in the form of lexical markers. In addition, the Korean structure is more different from that of the Indonesian structure. Therefore, multiple ways are used to explore more honorific systems in the two languages. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persamaan dan perbedaan undak usuk dalam bahasa Indonesia dan bahasa Korea. Analisis data menyimpulkan bahwa pengguna bahasa Indonesia mengalami kesulitan ketika berbicara dengan menggunakan undak usuk bahasa Korea. Kedua bahasa ini memiliki beberapa persamaan dan perbedaan. Bahasa Korea memiliki undak usuk yang lebih kompleks. Kompleksitas dalam bahasa Korea dapat berupa penggunaan partikel, kata kerja, kosakata, dan akhiran. Adapun Bahasa Indonesia memiliki undak usuk yang minim bentuk penanda leksikal. Selain itu, struktur bahasa Korea berbeda dengan bahasa Indonesia. Oleh karena itu, berbagai cara digunakan untuk mengeksplorasi lebih banyak undak usuk dalam dua bahasa ini.
Hegemoni Patriarki Publik Terhadap Tokoh Perempuan dalam Novel "Hanauzumi" Karya Junichi Watanabe Retno Putri Utami; Endry Boeriswati; Zuriyati Zuriyati
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2571

Abstract

This research examines forms of the hegemony of a patriarchal ideology in the public sphere towards women, especially female figures in the Hanauzumi novel by Junichi Watanabe. Hanauzumi's novel tells the story of Japanese women in the 19th century who often experience gender discrimination. The culture and tradition of Japanese society that adheres to and glorifies patriarchal ideology have limited the scope of women in the public sphere. This condition arises because of the leadership and power of men who get an agreement from a group that is hegemony, namely the women themselves. The method used in this study is a qualitative method with content analysis techniques. The data that is the object of this research are narratives and dialogues that identify forms of public patriarchal hegemony towards female leaders. Based on the results of the analysis, it was found that the form of public patriarchal hegemony in female characters in Hanauzumi's novels was the separation of work positions, wage differentiation, absence of women in important positions in the country, limited rights of women in law and politics, cases of physical and mental violence by men, women's limited education and oppression of women in the mass media. Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk-bentuk hegemoni suatu ideologi patriarki di bidang publik terhadap perempuan, khususnya tokoh perempuan dalam novel “Hanauzumi” karya Junichi Watanabe. Novel “Hanauzumi” menceritakan kisah kaum perempuan Jepang di abad 19 yang sering mengalami diskriminasi gender. Budaya dan tradisi masyarakat Jepang yang menganut dan mengagungkan ideologi patriarki mengakibatkan ruang lingkup kaum perempuan di ranah publik menjadi terbatas. Kondisi ini muncul karena adanya kepemimpinan dan kekuasaan kaum laki-laki yang mendapat kesepakatan dari kelompok yang dihegemoni, yaitu kaum perempuan itu sendiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik analisis isi. Data yang menjadi objek penelitian ini adalah narasi dan dialog yang mengidentifikasikan bentuk-bentuk hegemoni patriarki publik terhadap tokoh perempuan. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa bentuk hegemoni patriarki publik pada tokoh perempuan dalam novel “Hanauzumi” berupa pemisahan posisi kerja, pembedaan upah, ketidakhadiran perempuan dalam posisi penting di negara, terbatasnya hak perempuan dalam bidang hukum dan politik, kasus kekerasan fisik dan mental oleh laki-laki, terbatasnya perempuan dalam pendidikan dan tertindasnya kaum perempuan dalam media massa.
Needs of Indonesian Short Story Writing Material: A Case Study of Foreign Students at ACS School Jakarta Tri Maryanto; Endry Boeriswati; Liliana Muliastuti
Indonesian Language Education and Literature Vol. 4 No. 1 (2018)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v4i1.2956

Abstract

The purposes of study into identify the needs of Indonesian short story writing material for foreign students at ACS Jakarta school. The method used qualitative research. The process of collecting data used observation activities, interviews, and questionnaire. Validation of data is triangulation process. The results showed that the foreign students need materials have a variation level in accordance with the context of learning which is Indonesian. Students expect Indonesian language short story writing material that is relevant to their language cultural context and culture in the Indonesian language. While the teaching materials is supported by the use of learning media is able to stimulate the learning activities of writing.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan bahan ajar menulis cerita pendek bahasa Indonesia bagi siswa penutur asing di sekolah ACS Jakarta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Proses pengumpulan data menggunakan kegiatan observasi, wawancara, dan kuesioner. Validasi data menggunakan proses triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa penutur asing membutuhkan bahan ajar yang memiliki tingkat variasi sesuai dengan konteks pembelajaran bahasa Indonesia. Para siswa mengharapkan adanya sajian materi ajar menulis cerita pendek yang relevan dengan konteks dan budaya dalam bahasa Indonesia. Selain itu, materi ajar didukung oleh penggunaan media belajar yang mampu menstimulasi kegiatan pembelajaran menulis.
Aktan dalam Novel The Maze Runner Karya James Dashner: Kajian Naratologi A. J. Greimas (Actants in James Dashner's The Maze Runner Novel: A Study of Narrative A. J. Greimas) Ayu Misriyani; Endry Boeriswati; Herlina Herlina
Indonesian Language Education and Literature Vol. 8 No. 1 (2022)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v8i1.7028

Abstract

This study aims to describe the actant in The Maze Runner novel based on the scheme of the actant, and the structure of the story. Methods of data collection is done by reading notes technique. This study uses content analysis because it prioritizes the depth of appreciation of the interactions between concepts that are being studied empirically. The results of the research show that there are three acts which are divided into three chapters in this novel. The actant and functional structures in The Maze Runner novel are complex and have fulfilled all stages. This novel can be used as literature learning material, especially novels.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktan dalam novel The Maze Runner berdasarkan skema aktannya, dan struktur cerita. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca catat. Penelitian ini menggunakan analisis isi karena mengutamakan kedalaman penghayatan interaksi antar-konsep yang sedang dikaji secara empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga aktan yang terbagi dalam tiga bab di novel ini. Struktur aktan dan fungsional dalam novel The Maze Runner sudah kompleks dan sudah memenuhi semua tahapan. Novel ini dapat digunakan sebagai materi pembelajaran sastra, khususnya novel.
Improving Reading Comprehension Skills of International Elementary School Students through Blended Learning Olifia Rombot; Endry Boeriswati; M. Atwi Suparman
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 7 No. 1 (2020): June 2020
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v7i1.6045

Abstract

AbstractThis study aims to describe the improvement of elementary school students’ reading comprehension skills through blended learning. The population in this study was all fifth grade students of an international school in Serpong, Tangerang. Using a purposive sampling technique, in total 20 foreign students were involved as a sample in this study. Data were collected using tests and observations and then analyzed using the N-Gain test to see the improvement of students’ reading comprehension skills. Descriptive analysis was also performed to see students’ activities during the learning process. The results showed that the average students’ scores on pre-test and post-test increased by 28 points with an average gain of n-gain of 0.84 in a high category. During the learning process, students also looked happy and enthusiastic in learning Indonesian. Learning Indonesian through blended learning was shown to improve the reading comprehension skills of foreign students. Therefore, blended learning can be used an alternative for solving the problem of limited time and the amount of materials that must be learned, thus giving a positive impact on the reading comprehension skills of foreign students learning Indonesian.Keywords: blended learning, reading comprehension, Indonesian, foreign students. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa sekolah dasar melalui pembelajaran blended learning. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas lima suatu sekolah internasional di Serpong, Tangerang. Sementara itu, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 20 siswa asing. Metode pengumpulan data didasarkan pada tes dan observasi. Data hasil penelitian kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain untuk melihat peningkatan keterampilan membaca pemahaman siswa dan analisis deskriptif untuk melihat aktivitas siswa selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pre-test dan post-test meningkat 28 poin dengan perolehan rata-rata n-gain sebesar 0,84 dengan kategori tinggi. Selain itu, selama proses pembelajaran siswa juga terlihat senang dan antusias dalam belajar bahasa Indonesia. Hal berarti bahwa pembelajaran dengan blended learning dapat meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa asing dalam belajar bahasa Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran dengan blended learning dapat menjadi alternatif dalam menjawab masalah terbatasnya waktu dan banyaknya materi yang harus dipelajari sehingga berdampak pada keterampilan membaca pemahaman siswa asing dalam belajar bahasa Indonesia.Kata kunci: blended learning, pemahaman membaca, bahasa Indonesia, siswa asing.
Co-Authors Abdul Hamid Aly Aceng Rahmat Aceng Rahmat, Aceng Adiba Lutfiyyah Agustinus Hariyana Ahmad Rizki Nugrahawan Ahmad Zaki Munibi Ahmad Zaki Munibi Ainulluluah Ainulluluah Ainulluluah, Ainulluluah Anim PURWANTO Ari Khairurrijal Fahmi ARJ Sengkey Asep Supena Asep Supena. Asep Supriyana Asep Supriyatna Asti Purbarini Asti Purbarini Asti Purbarini Asti Purbarini, Asti AULIA RAHMAWATI Ayu Misriyani Billy Antoro Billy Antoro Bramianto Setiawan Cahyani Kusuma, Tesya Cromico, Jimmy David Darwin Didah Nurhamidah Dinihari, Yulian Dwi Septiani Emzir E Emzir Emzir, Emzir Epos Sister Krismon Selan Dakhi Erfi Firmansyah Eriyani, Reni Nur Eva Leiliyanti, Eva Fairul Zabadi, Fairul Fasli Jalal Fathiaty Murtadho Fathiaty Murthado Fatmawati Fatmawati Febriyanti Utami, Febriyanti Fernandes Arung Gusti Yarmi Hadi Nugroho Haris Hamdani Hendrawanto Ch Herlina Usman Hestiyani Parai Ida Maulida Ifan Iskandar Ilza Mayuni Ilza Mayuni Ira Anisa Purawinangun Jelita Farni Napitupulu Kamal Surong Karnawati, Rita Agustina Khaerudin Khaerudin Lahunduitan, Tutike Lia Fatra Nurlaela Liliana Muliastuti Lionora Oktariani M. Atwi Suparman Mahyumi Rantina MAHYUMI RANTINA, MAHYUMI Mariani Miftahulkhaira Anwar Miftahulkhairah Anwar MIMIN AMINAH Misbahul Munir Mubasyira, Mu’thia Muh Fauzi, Muh Muhammad Iqbal Muhammad Kamal Muhammad Kamal Muhammad Rayhan Munibi, Ahmad Zaki Murthado, Fathiaty Musringudin, Musringudin Napitupulu, Jelita Farni NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Nia Kurniawati Ninuk Lustyantie Novi Anoegrajekti Novi Triana Dewi Novia Resti Junaidi Noviabahari, Jannatul Laily Nur Azmah, Siti Fatimah Nurbiana Dhieni Nuruddin Nuruddin Nuruddin Octa Pratama Putra Oktariani, Lionora Oktariani, Lionora Oktrifianty, Erdhita Olifia Rombot Pangulu Sudarta Saat Parai, Hestiyani Praspati Riansyah Prima, Anggra Rafli , Zainal Rahmi Yulia Ningsih Rana Gustian Rasyid, Yumma Ratna Dewanti Ratna Kartika Sari Reni Nur Eryani Renzy Agathy Amazeli Retno Putri Utami Reza Indrawan Reza Pustika Rika Ningsih Rosa Amelia Cristina Pardede Rosdiana, Rina Saifur Rohman Saifur Rohman Saiyidinal Firdaus Sastri Br Rajaguk-guk Sastri Br Rajaguk-guk Shafruddin Tajuddin Silfia Rahman Simanjuntak, Marudut Bernadtua Siti Ansoriyah Sri Harini Ekowati Sri Wibawani, Sri Sri Zulfida Sufi Alawiyah Surong, Kamal Terry Chang Tri Maryanto Tutike Lahunduitan Utami, Sintowati Rini wildan Winahyu, Sri Kusuma Wuriy Handayani Yeni Nuraeni, Yeni Yoga Pratama Yules Sianipar Yuli Rahmawati Yuli Rahmawati Yumna Rasjid Yumna Rasyid Yumna Rasyid, Yumna Yuri Lolita Yusufien, Salsabil Firdaus Zaenal Rafli Zain, M. Yanuardi Zainal Rafli Zainal Rafli, Zainal Zulela Ms Zuriyati Zuriyati Zuriyati