p-Index From 2021 - 2026
11.357
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi Cakrawala Pendidikan JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains) INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia Prosiding Seminar Biologi EDUSAINS Jurnal Pendidikan Indonesia Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Jurnal Pendidikan Fisika FKIP UM Metro Journal of Humanity Journal of Educational Science and Technology JPS Unimus Jurnal Inovasi Pendidikan IPA Jurnal Varidika Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika Al Ishlah Jurnal Pendidikan JPPPF (Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Fisika) JIPF (Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika) Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Biosaintifika: Journal of Biology & Biology Education Al-Ta'lim Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmu Pendidikan: e-Saintika JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan Jurnal Edukasi Sumba (JES) Indonesian Review of Physics (IRiP) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Buletin KKN Pendidikan Al-Bidayah: Jurnal Pendidikan Dasar Islam IJORER : International Journal of Recent Educational Research Proceeding Biology Education Conference Journal of Science and Science Education (JoSSEd) Jurnal Pijar MIPA Journal of Mathematics Science and Computer Education Jurnal Pendidikan Amartha Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Notary Law Journal Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education) Jurnal Pendidikan Fisika Indonesian Journal of STEM Education Indonesian Journal of Applied Science and Technology
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : EDUSAINS

IDENTIFIKASI KEMAMPUAN PENALARAN SISWA KELAS XI DI MAN 4 BANTUL PADA SUHU DAN KALOR Nur Arviyanto Himawan; Jumadi Jumadi; Edy Purwanto
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.12784

Abstract

AbstractReasoning skill is essential for students to have to face the challenges of the 21st century. This study aims to determine the percentage of students' reasoning skills based on deductive hypothesis, inductive hypothesis, and reflective abstraction. This research used a descriptive method involving 26 students of Islamic Senior High School 4 Bantul. The data from tests were analyzed quantitatively, while the data from interviews were analyzed qualitatively as supporting data. The results showed that the indicators of deductive hypothesis: Aspects of explaining a fact, there are 62% of students explained the facts correctly but were incomplete and 38% of students explained the facts incorrectly; Aspects of making conclusions deductively, there are 77% of students made correct conclusions but were incomplete and 23% of students made incorrect conclusions. Based on inductive hypothesis indicators: Aspects of making conclusions inductively, all students can make conclusions, but incorrect in associating equations; Aspects of giving reasons, all students gave incorrect reasons. Based on indicators of reflective abstraction: Aspects of developing concepts, there are 50% of students who can connect concepts in a case correctly and 50% of students incorrectly connect concepts in a case. This showed that students' reasoning skill is still low. AbstrakKemampuan penalaran penting dimiliki oleh siswa untuk menghadapi tantangan abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kemampuan penalaran siswa berdasarkan hipotesis deduktif, hipotesis induktif dan abstraksi reflektif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang melibatkan 26 siswa MAN 4 Bantul. Data dari tes dianalisis secara kuantitatif, sedangkan data dari wawancara dianalisis secara kualitatif sebagai data pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator hipotesis deduktif: Aspek menjelaskan fakta, terdapat 62% siswa yang menjelaskan fakta secara tepat namun kurang lengkap dan 38% siswa kurang tepat dalam menjelaskan fakta; Aspek membuat kesimpulan secara deduktif, terdapat 77% siswa membuat kesimpulan dengan tepat namun kurang lengkap dan 23% siswa membuat kesimpulan yang kurang tepat. Berdasarkan indikator hipotesis induktif: Aspek membuat kesimpulan secara induktif, semua siswa dapat membuat kesimpulan, namun tidak tepat dalam mengaitkan persamaan; Aspek memberi alasan, semua siswa memberikan alasan yang kurang tepat. Berdasarkan indikator abstraksi reflektif: Aspek pengembangan konsep, sebanyak 50% siswa mampu menghubungkan konsep dalam suatu kasus secara tepat dan 50% siswa kurang tepat dalam menghubungkan konsep pada suatu kasus. Hal ini menunjukkan kemampuan penalaran siswa masih rendah. 
PANDANGAN GURU FISIKA TERHADAP PENERAPAN BUDAYA JAWA DALAM PEMBELAJARAN FISIKA Endah Kartika; Jumadi Jumadi; Zul Hidayatullah
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.14050

Abstract

TEACHER’S VIEW ON THE IMPLEMENTATION OF JAVANESE CULTURE  IN PHYSICS LEARNINGAbstractThis research is qualitative research to discover the views of physics teachers on the application of Javanese culture in learning physics. Ten respondents were selected using purposive sampling, namely physics teachers who have taught more than one year, assuming that they have enough experience in teaching physics in the classroom. Data collection was carried out using interview techniques with the help of interview guides. The results showed that most respondents felt interested in implementing Javanese culture in learning physics. Culture in the form of works and activities (rituals) can be used to explain some physical concepts such as sound waves, force, effort and energy, light, the equilibrium of rigid bodies, and rotational dynamics. The data obtained show that the type of culture in the form of values is considered more effective to strengthen positive character if implemented in the physics learning process. AbstrakPenelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui pandangan guru fisika terhadap penerapan budaya Jawa dalam pembelajaran fisika. Responden sebanyak 10 orang dipilih menggunakan purposive sampling, yakni guru fisika yang telah mengajar lebih dari 1 tahun dengan asumsi telah memiliki pengalaman yang cukup dalam mengajar fisika di kelas. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara dengan bantuan berupa panduan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar  responden  merasa tertarik untuk menerapkan budaya Jawa dalam pembelajaran fisika. Budaya dalam bentuk karya dan aktivitas (ritual) dapat digunakan untuk menerangkan beberapa konsep fisika seperti gelombang bunyi, gaya, usaha dan energi, cahaya, kesetimbangan benda tegar dan dinamika rotasi. Selain itu, diperoleh data bahwa jenis budaya dalam bentuk nilai-nilai dianggap lebih efektif untuk menguatkan karakter positif apabila diimplementasikan dalam proses pembelajaran fisika.  
PERKEMBANGAN PENELITIAN LITERASI SAINS DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DI INDONESIA Nurhasanah Nurhasanah; Jumadi Jumadi; Luh Devi Herliandry; Melta Zahra; Maria Enjelina Suban
EDUSAINS Vol 12, No 1 (2020): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v12i1.14148

Abstract

THE DEVELOPMENT OF SCIENTIFIC LITERACY RESEARCH IN PHYSICS LEARNING IN INDONESIAAbstractScientific literacy is one topic that is starting to get much attention in the academic field. Mastering the ability of scientific literacy is essential for everyone to solve problems. Scientific literacy in physics is very important for life in the era of science and technology. This study aims to provide an overview of research related to scientific literacy in learning physics in Indonesia. This study is to determine the distribution and description of scientific literacy research that has been done so that it is expected to provide direction in conducting further research, improvement, and policy. This research used a descriptive content analysis study method. The instrument used the adopted Paper Classification Form or PCF by Kizilaslan et al. Analysis was carried out on 59 articles relating to the scientific literacy in physics published in 2012-2019. Scientific literacy research in physics in Indonesia continues to increase until its peak in 2018, dominated by topics research in media development, teaching materials, or other learning components that aim to develop student scientific literacy. High school students become a sample that is often used in research, with most using a sample size of 51-100. Types of quantitative research methods and test instruments become more dominant than others. The definition of scientific literacy that is widely used in physics education research in Indonesia is the definition of scientific literacy by PISA. AbstrakLiterasi sains merupakan salah satu topik yang mulai banyak mendapat perhatian dalam bidang akademik. Hal ini dikarenakan penguasaan kemampuan literasi sains yang penting bagi semua orang untuk menyelesaikan masalah. Literasi sains pada fisika sangat penting untuk kehidupan di era sains dan teknologi. Tujuan dari penelitian ini untuk memberikan tinjauan umum terkait penelitian literasi sains dalam pembelajaran fisika di Indonesia. Hal ini untuk mengetahui distribusi dan deskripsi penelitian literasi sains yang telah dilakukan, sehingga diharapkan dapat memberi arahan dalam melakukan penelitian, perbaikan maupun kebijakan lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode descriptive content analysis study. Instrumen yang digunakan mengadopsi Paper Classification Form atau PCF oleh Kizilaslan et al. Analisis dilakukan terhadap 59 artikel berkaitan dengan literasi sains fisika yang dipublikasikan dalam rentang 2012-2019. Penelitian literasi sains fisika di Indonesia  terus mengalami peningkatan hingga puncaknya pada tahun 2018, didominasi oleh topik penelitian pengembangan media, bahan ajar, atau komponen pembelajaran lainnya yang bertujuan untuk mengembangkan literasi sains siswa. Siswa SMA menjadi sampel yang sering digunakan dalam penelitian, dengan sebagian besar menggunakan ukuran sampel 51–100. Jenis metode penelitian quantitative dan instrument tes mendominasi dibandingkan lainnya. Definisi literasi sains yang banyak digunakan dalam penelitian literasi sains fisika di Indonesia yakni definisi literasi sains menurut PISA. 
THE DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING RESEARCH WITH STEM APPROACH IN INDONESIA: A CONTENT ANALYSIS Dewi Fairuz Zulaikha; Jumadi Jumadi; Annisaa' Mardiani; Baiq Armita Lutfia
EDUSAINS Vol 13, No 2 (2021): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v13i2.18766

Abstract

THE DEVELOPMENT OF PHYSICS LEARNING RESEARCH WITH STEM APPROACH IN INDONESIA: A CONTENT ANALYSISAbstractThis study aims to provide an overview of physics learning research with the STEM approach in Indonesia. This study used a thematic content analysis method which aims to determine the depth of the study using a certain matrix so that a conclusion can be presented based on similarities and differences. This study analyzed SINTA indexed scientific articles published from 2016-2020. The results of the search were obtained as many as 51 scientific articles according to the scope of the research. Research that is mostly done is experiments. The most widely used number of samples was 11-30 and the type of sample that was most studied was students in class XI in Senior High School. The most widely used data collection instrument is the test instrument. The most popular physics material is temperature and heat material, while the most measured research variable is students' understanding of concepts. The product that is mostly developed in learning with the STEM approach is students’ worksheets, while the learning model that is most often integrated with the STEM approach is Project-Based Learning (PjBL). In the future, research should examine the effects of learning physics using the STEM approach on variables that are still rarely studied, such as students' representational abilities. In addition, it is necessary to apply a STEM learning approach to other materials that are still rarely used. Thus, it can be concluded that this study has provided preliminary information for further research and policy determination on the STEM approach in physics learning.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk memberikan tinjauan umum terkait penelitian pembelajaran fisika dengan pendekatan STEM di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode thematic content analysis yang bertujuan untuk menentukan kedalaman penelitian dengan menggunakan matriks tertentu sehingga dapat disajikan suatu kesimpulan berdasarkan kesamaan dan perbedaan. Penelitian ini menganalisis artikel ilmiah terindeks SINTA yang dipublikasikan dari 2016-2020. Hasil dari pencarian diperoleh sebanyak 51 artikel ilmiah yang sesuai dengan lingkup penelitian. Penelitian yang banyak dilakukan adalah penelitian eksperimen. Jumlah sampel yang paling banyak digunakan adalah sebanyak 11-30 dan jenis sampel yang paling banyak diteliti adalah peserta didik di kelas XI SMA/MA. Instrumen pengumpulan data yang paling banyak digunakan adalah instrumen tes. Materi fisika yang paling diminati adalah materi Suhu dan Kalor, sedangkan variabel penelitian yang paling banyak diukur adalah pemahaman konsep peserta didik. Produk yang paling banyak dikembangkan dalam pembelajaran dengan pendekatan STEM adalah LKPD, sementara model pembelajaran yang paling sering diintegrasikan dengan pendekatan STEM adalah Project Based Learning (PjBL). Ke depannya penelitian sebaiknya mengkaji efek pembelajaran fisika dengan menggunakan pendekatan STEM terhadap variabel yang masih jarang diteliti, seperti kemampuan representasi peserta didik. Selain itu, perlu diterapkan pendekatan pembelajaran STEM pada materi lain yang masih jarang digunakan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penelitian ini telah memberikan informasi awal untuk penelitian dan penentuan kebijakan lebih lanjut tentang pendekatan STEM dalam pembelajaran fisika.
PERKEMBANGAN PENELITIAN PENDEKATAN STEAM PADA PEMBELAJARAN FISIKA DI INDONESIA: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Trisonia Fitria; Heru Kuswanto; Wipsar Sunu Brams Dwandaru; Jumadi Jumadi; Dian Puspita Eka Putri; Adiella Zakky Juneid
EDUSAINS Vol 15, No 1 (2023): EDUSAINS
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/es.v15i1.29929

Abstract

The impact of the STEAM approach in education can help students have 21st Century skills. This study aims to review the development of STEAM approach research on physics learning in Indonesia. Systematic literature review research with the content analysis method was used to review articles published from 2018-2022. The analysis techniques carried out are identification, screening and analysis. Assessment of article inclusion and quality is done to avoid bias in research. There were 28 articles that were in accordance with the focus of this study. The results of the study are the most widely used type of experimental research, the subject of research is at the junior high school level students grade VII and VIII with a sample number of 20-45 students. Test research instruments are widely used by examining light and optical materials. The variable that is often measured is creative thinking skills. Learning media integrated with the PjBL-STEAM model is the most widely used choice. Therefore, research variables that have not been measured are representation skills and higher-order thinking skills aspects of problem solving and physical materials that have never been used for testing are rigid body equilibrium, work and energy, temperature and heat, newton's laws, electromagnetic, electrical and parabolic motion, so further study is needed on its implementation with the STEAM approach.ABSTRAKDampak pendekatan STEAM dalam pendidikan dapat membantu siswa memiliki keterampilan Abad ke-21. Penelitian ini bertujuan meninjau perkembangan penelitian pendekatan STEAM pada pembelajaran fisika di Indonesia. Penelitian systematic literature review dengan metode konten analisis digunakan meninjau artikel yang terbit dari tahun 2018-2022. Teknik analisis yang dilakukan adalah identifikasi, screening dan analisis. Penilaian inklusi dan kualitas artikel dilakukan untuk menghindari bias pada penilitian. Didapatlah 28 artikel yang memiliki kesesuaian dengan fokus penelitian ini. Hasil penelitian adalah jenis penelitian eksperimen paling banyak digunakan, subjek penelitiannya pada siswa tingkat SMP kelas VII dan VIII dengan jumlah sampelnya 20-45 siswa. Instrumen penelitian tes banyak digunakan dengan meneliti materi cahaya dan optik. Variabel yang sering diukur adalah keterampilan berpikir kreatif. Media pembelajaran yang terintegrasi model PjBL-STEAM menjadi pilihan paling banyak digunakan. Oleh karena itu, variabel penelitian yang belum diukur adalah keterampilan representasi dan keterampilan berpikir tingkat tinggi aspek pemecahan masalah dan materi fisika yang belum pernah digunakan untuk pengujian adalah kesetimbangan benda tegar, usaha dan energi, suhu dan kalor, hukum newton, elektromagnetik, kelistrikan dan gerak parabola, sehingga hal tersebut diperlukannya kajian lebih lanjut mengenai implementasinya dengan pendekatan STEAM.
Co-Authors Abdul Aziz Mustamin Achmad Salehudin Ade Cyntia Pritasari Ade Tegar Saputra Adha Hujatulatif Adiella Zakky Juneid Adilah Afikah Aditya Fahlevi Aditya Yoga Purnama Alifia Azis Rahmasari Andika Febrian Andika Febrian* Anggi Namira Siregar Ani Nurhidayanti Anisatur Rofiqah, Siti Annisa Naufallina Annisa Setiawan AnNisaa AnNisaa Annisaa' Mardiani Arina Novia Dewi Arina Zaida Ilma Arina Zaida Ilma* Ariswan Ariswan Arum Wulandari Asri Widowati Astuti, Dyah Awal Mulia Rejeki Tumanggor Ayu Rischi Utami Bagus Endri Yanto Baiq Armita Lutfia Bambang Sumardjoko Budi Murtiyasa Citrasukmawati, Alfina D. Rosana Dadan Rosana Danang Habib Pratama Debora Wibianne Paramitha Depi Oktasari Depi Oktasari Desy Purwasih Dewi Fairuz Zulaikha Dewi Masyitha Dhiarrafii Bintang Matahari Dian Artha Kusumaningtyas Dian Aulia Dian Puspita Eka Putri Disa Hediansah Diyen Paramitha Donny Auliya Arrohman Dwi Agnes Setianingrum Dwi Agnes Setianingrum* Dwi Puji Astuti Dwi Puji Astuti Dwi Sabda Budi Prasetya Dwi Sulisworo Dwi Ulan Rahmawati Dwi Ulan Rahmawati Dwi Ulan Rahmawati Edi Istiyono Edy Purnomo Edy Purwanto Eko Mhd Ramadan Eko Mhd Ramadan El Minahussaniyyatul Ula Eli Rohaeti Endah Kartika Erfan Budi Santoso Erfin Novianti Ernila Siringo Ringo Fachry Abda El Rahman Fairuz Zakirah Falentinus Tolino Farchan Oktavianto Pribadi Fauji Agusta Febriani Febriani Feby Permata Sari Fitria Lafifa Fitria Lafifa Fitria Lafifa* Fitriyani, Nabila Habibah Khusna Baihaqi Habibi Habibi Habibi Habibi Hafizha Kurnia Indahsari Hakiki, Lintang Sunny Haq, Muhammad Izzul Hariadi, M. Helmi Harun Joko Prayitno Herawati Herawati Hernawan Sulistyanto Heru Kuswanto Heru Nurcahyo Hestiana Hestiana Ichwan Restu Nugroho Iffah Nurlathifah Fikri Iin Uswatun Hasanah Imam Arifin Insih Wilujeng Ira Lelita Irlani Sismonika Jayanti Ismet Ivandra Immanuela Latumakulita Jaridatul Muniroh Jaslin Ikhsan Kusuma Budi, Anggun Laifa Rahmawati Lakoro, Cici Nurmaya Lia Wahyuningsih Budiarti Luh Devi Herliandry M. Anas Thohir M. Ibnusaputra Maria Enjelina Suban Maria Fransiska Tunga Martha Christia Narumsari Mela Mahardika Ilafi Melkianus Suluh Melta Zahra Miftahul Jannah Mirsya Adelia Mirsya Adelia Moh. Irma Sukarelawan Mufida Miftahul Jannah Muhammad Syahriandi Adhantoro Muliyana, Riska Mundilarto Mundilarto Mundilarto Mundilarto Nadya Amalia Putri Hapsari Naufal Ishartono Nina Khaerunnisa Nindiasari Agung Pangesti Noor Hafidah Normalia Sandy Palumpun Novia Amarta Handayani* Nugroho, Kresno Adi Nunung Setiati Nur Arviyanto Himawan Nurfazliana Nurfazliana Nurfina Aznam Nurhasanah Nurhasanah Nurjito Nurjito, Nurjito Nurul F Sulaeman Nurulhuda Abdul Rahman Paidi Pinandita Afriwardani Pramudya Wahyu Pradana Prasetyo Fitriadi Pujianto - R Sari R. Rusli Ragil Saputri Rahayu, Mesra Rahmatullah Rahmatullah rahmi putri z Rahmi Putri Z Ratna Sari Ratnasari Ratnasari Raudhah Maharana Fahmi Reni Tania Rey Abraham Rida Akmala Riki Perdana Rio Sebastian Riski Putriana Riwa Yani Riwayani Riwayani Riwayani Riwayani Rosa Safirotun Nabilah Rosita, Erni RR. Ella Evrita Hestiandari S Nurohman Sabar Narimo Sabar Nurohman Sabar Nurohman Sabila Yasaroh Sardianto Markos Siahaan Septania Pratiwi Serly Anggraini Listianingrum Setyabudi, Devary Pradana Setyaningrum, Fadtma Alfita Shofia Maghfiroh Shofia Maghfiroh Shohenuddin, Shohenuddin Siska Puti Siti Chalimah Siti Sarah Siti Tsurayya Yaqutunnafis Soeharto Soeharto Sofyan Anif Sri Bona Ayu Sri Rejeki Dwi Astuti ST Afifah Sukainil Ahzan Sukardiyono Sukardiyono Sukendar Abdullah, Muhammad Assyad Suleha, Suleha Sultini Sultini Sundari, Sri Surya Jatmika Suyanta Suyanta Syahmel Syahmel Syarifah Rahmiza Muzana Syifa Alifa Syifaul Gummah Tahang, Heriyanti Trisonia Fitria Utari Nurmahasih Wahyudi, Andi Warsono Warsono Warsono Warsono Wipsar Sunu Brams Dwandaru Wiro Jumadi Wiwin Rosiningtias Wulandari Wulandari Yanarti Yanarti Yasir Sidiq Yeni Ristya Wardani Yetti Latifah Yohana Atwina Aspiranti Ndoa Yulis, Dian Meiliani Yusman Wiyatmo Zakaria, Gamal Abdul Nasir Zakwandi, Rizki Zera Nadiah Ferty Zuhdan Kun Prasetyo Zul Hidayatullah