p-Index From 2021 - 2026
15.093
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tekno : Jurnal Teknologi Elektro dan Kejuruan ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Mechatronics, Electrical Power, and Vehicular Technology Jurnal Simetris Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Jurnal Informatika Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika (JITEKI) Jurnal Pekommas Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) International Journal of Advances in Intelligent Informatics JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO JOIV : International Journal on Informatics Visualization Al Ishlah Jurnal Pendidikan Sinkron : Jurnal dan Penelitian Teknik Informatika Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) International Journal of Artificial Intelligence Research JOURNAL OF INFORMATICS AND TELECOMMUNICATION ENGINEERING Knowledge Engineering and Data Science Kinetik: Game Technology, Information System, Computer Network, Computing, Electronics, and Control Jurnal Sains dan Informatika Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan ILKOM Jurnal Ilmiah SENTIA 2017 SENTIA 2016 MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Lectura : Jurnal Pendidikan Prosiding SAKTI (Seminar Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi) PEDULI: Jurnal Imiah Pengabdian Pada Masyarakat Infotekmesin Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro International Journal of Visual and Performing Arts Generation Journal Jurnal Mnemonic Frontier Energy System and Power Engineering Masyarakat Berdaya dan Inovasi SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Data and Science Letters in Information Technology Education (LITE) Jurnal Graha Pengabdian Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Science in Information Technology Letters International Journal of Engineering, Science and Information Technology International Journal of Robotics and Control Systems ALINIER: Journal of Artificial Intelligence & Applications Ilmu Komputer untuk Masyarakat SinarFe7 Jurnal Maklumatika Applied Engineering and Technology Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (SNPPM) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO Bulletin of Social Informatics Theory and Application Karunia: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Indonesia Jurnal Informatika Polinema (JIP) ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Mechanical, Industrial and Control Systems Engineering Journal of Engineering and Technological Sciences Jurnal ilmiah teknologi informasi Asia Jurnal Elektronika dan Telekomunikasi
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Game Online Terhadap Generasi Muda Society 5.0 Chalista Yulia Hazizah; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article tells about the effects of online games on the younger generation in the Society 5.0. This article describes the notion in online games, the understanding on younger generation in this era, and the effects when using online games on the younger generation. The method to compile article is library research, where you look for journals or scientific articles from trusted sources related to related discussions. Online games are currently very trendy for younger generation in Society 5.0. Online games are technology that can influence the players. The effects can be positive or negative. As the younger generation, we really need to update and understand trending technology, but we shouldn't be influenced to the point of having a negative impact on ourselves. The younger generation is the successor in the future, who must be firm and wise in processing or sorting existing technology, because technology have a positive and negative impact if we do not sort and limit its use. Artikel ini membahas tentang Pengaruh game online terhadap generasi muda pada era Society 5.0. Pada artikel ini dipaparkan tentang pengertian game online, pengertian generasi muda pada era society 5.0, dan pengaruh penggunaan game online terhadap generasi muda Society 5.0. Metode pencarian data yang dilakukan yaitu studi kepustakaan, dimana mencari jurnal atau artikel ilmiah dari sumber terpercaya yang berhubungan dengan pembahasan terkait. Game online saat ini sangat trend digunakan oleh generasi muda pada era Society 5.0. Game online adalah teknologi yang bisa memberi pengaruh kepada pemainnya. Pengaruh yang diberikan bisa pengaruh positif maupun negatif. Sebagai generasi muda memang perlu untuk update dan mengerti tentang teknologi yang sedang trend, namun tidak boleh terpengaruh hingga memberikan dampak yang negatif bagi diri sendiri. Generasi muda adalah penerus di masa depan yang harus bisa tegas dan bijak dalam mengolah atau memilih teknologi yang ada, karena teknologi bisa memberi dampak positif juga dampak negatif jika kita tidak memilih dan membatasi penggunaannya.
Perspektif Pendidikan Pada Era Disruptive Menuju Era Socienty 5.0 Dewi Aprilia Lintang; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i62022p282-288

Abstract

Pada zaman Revolusi Industri 4.0 yang dianggap sebagai zaman disruptive dan membawa manfaat serta merusak nilai-nilai kemanusiaan, ilmuwan global yang dipimpin oleh para ilmuwan Jepang, memimpin konsep Society 5.0 untuk mengurangi dampak negatif dan memperoleh keuntungan yang optimal. Tujuan dari artikel ini adalah untuk menganalisis pentingnya pembelajaran kooperatif pada era Revolusi 5.0 dari perspektif pendidikan. Penelitian ini memanfaatkan tinjauan literatur, penelitian, berbagai dokumen kebijakan pendidikan nasional, serta pandangan dari banyak pemimpin dunia untuk mengeksplorasi konsepsi pertumbuhan Revolusi Industri mulai sejak awal hingga Revolusi Industri 4.0, serta termasuk ide untuk membangun Society 5.0, guna menggapai tujuan tersebut. Hasil penelitian meperlihatkan bahwa peranan teknologi pada Revolusi Industri 4.0 harus diperkuat untuk menciptakan model pembelajaran yang lebih sukses dan adaptif saat menyongsong era Society 5.0. Dibutuhkan dorongan guna mendukung penggunaan sistem pendidikan pada era Revolusi Industri 4.0 menuju Society 5.0, sebagaimana dorongan dan dukungan dengan berupa kebijakan reformasi pendidikan harus ditingkatkan melalui penerapan delapan stanndar pendidikan nasional dan pengelolaan pendidikan yang memanfaatkan media teknologi informasi serta kecerdasan buatan (AI). In the disruptive era of the Industrial Revolution 4.0, which brought both benefits and damages to human values, a group of global scientists led by Japanese researchers introduced the concept of Society 5.0 to minimize negative impacts and maximize benefits. This article aims to examine the significance of cooperative learning in the era of Society 5.0 from an educational perspective. Through a literature review, research, analysis of various national education policies, and the perspectives of world leaders, the article explores the evolution of the Industrial Revolution from its beginning to the Industrial Revolution 4.0, as well as the concept of Society 5.0, to achieve this goal. The research findings suggest that technology's role in the Industrial Revolution 4.0 needs to be strengthened to create a more successful and adaptable learning model in preparing for the era of Society 5.0. The promotion of educational reform policies is necessary to support the education system in the era of the Industrial Revolution 4.0 towards Society 5.0, and the implementation of eight national education standards and management of education that utilizes information technology media and artificial intelligence (AI) is crucial.
Peran Penggunaan Teknologi QR Code untuk Meningkatkan Keterhubungan dan Efisiensi Masyarakat Menuju Era Transformasi Society 5.0 Haffas Zikri Ariyandi; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p299-306

Abstract

Society 5.0 is a theory that integrates society and technology to achieve an easier and more efficient life. QR Code is one of the technological innovations that has a role in society 5.0 concept. This article uses a literature study technique to examine how QR codes might be used to improve connectedness and productivity in society. In literature research activities, such as collection, analysis, and storage of library data, information from various sources is analyzed qualitatively to determine the role of QR codes. QR code has a role in various fields, such as economics and business, education, tourism, advertising, health, and others. In this research, we also discuss the obstacles and problems that may occur in implementing QR codes in society such as the lack of public knowledge and awareness, data on security issues, limited access and infrastructure, and how to overcome them. By implementing the QR code in society, it is hoped that it can create a life that is more connected, efficient, and helps in the transformation era of Society 5.0. Society 5.0 merupakan konsep yang menghubungkan teknologi dan masyarakat untuk mencapai kehidupan yang lebih mudah dan efisien. Salah satu teknologi yang berperan dalam konsep Society 5.0 adalah QR code. Artikel ini membahas bagaimana penggunaan QR code dapat meningkatkan keterhubungan dan efisiensi dalam masyarakat dengan memanfaatkan pendekatan studi literatur. Dalam kegiatan penelitian studi literatur dilakukan pengumpulan, analisis, dan penyimpanan data pustaka dengan dari berbagai sumber yang dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui peran QR Code. QR code memiliki banyak peran di berbagai bidang seperti bidang ekonomi, bidang kesehatan, bidang pendidikan, bidang pariwisata, periklanan, kesehatan, dan bidang lainnya. Dalam penelitian ini, kami juga membahas hambatan dan masalah yang mungkin terjadi dalam penerapan QR code di masyarakat seperti minimnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, masalah keamanan data, serta keterbatasan akses dan infrastruktur, serta bagaimana untuk mengatasinya. Dengan menerapkan QR code dalam masyarakat, diharapkan dapat menciptakan sebuah kehidupan yang lebih terhubung, efisien, dan membantu dalam era transformasi Society 5.0.
Media Pembelajaran Interaktif Coding 'Bahasa C' untuk Anak-anak Berbasis Aplikasi Augmented Reality dalam Menyongsong Mohsen Samadi; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 7 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i72022p326-338

Abstract

In the Era of Society 5.0 everything is centered on humans from various technological advances such as IoT, robots, AI and Big Data (Sugiono, 2020). An absolute requirement in facing this era is qualified human resources, especially in the IT field. However, the condition of human resources in the field of IT in the country is quite apprehensive. Research results from the Institute for Management Development (2019), stated that Indonesia was ranked 56th out of 63 countries surveyed. Basically, to improve the quality of these human resources, quality education is needed, especially through interactive learning media, considering the educational factor being SDGs 2030 program number 4, namely Quality Education. To answer this challenge, the authors created “Coding 'C Language' Interactive Learning Media for Children Based on Augmented Reality Applications”. C language was chosen because it is a basic programming language that is easy to learn. This learning media consists of device applications and learning books. Later this application will scan the barcode contained in the learning book which will produce augmented reality. Through augmented reality, children will be more interested in learning coding because there is a visualization of the microcontroller in the application. This application, created through React Native which is based on JavaScript. Based on the tests that the authors conducted on 30 random elementary school students in Malang, this Learning Media was able to provide coding introduction education with an increase of 32 percent. So that with this learning media, it is hoped that it can change the perspective of learning coding to be easy and fun. Di Era Society 5.0 semuanya berpusat pada manusia dari berbagai kemajuan teknologi seperti IoT, robot, AI dan Big Data (Sugiono, 2020). Syarat mutlak dalam menghadapi era ini adalah sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya di bidang IT. Namun, kondisi sumber daya manusia di bidang TI di Tanah Air cukup memprihatinkan. Hasil penelitian Institute for Management Development (2019), menyebutkan Indonesia berada di peringkat 56 dari 63 negara yang disurvei. Pada dasarnya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia tersebut diperlukan pendidikan yang berkualitas, terutama melalui media pembelajaran yang interaktif, mengingat faktor pendidikan menjadi program SDGs 2030 nomor 4 yaitu Pendidikan Berkualitas. Untuk menjawab tantangan tersebut, maka penulis membuat “Media Pembelajaran Interaktif Coding 'Bahasa C' Untuk Anak Berbasis Aplikasi Augmented Reality”. Bahasa C dipilih karena merupakan bahasa pemrograman dasar yang mudah dipelajari. Media pembelajaran ini terdiri dari perangkat aplikasi dan buku pembelajaran. Nantinya aplikasi ini akan memindai barcode yang terdapat pada buku pembelajaran yang akan menghasilkan augmented reality. Melalui augmented reality, anak-anak akan lebih tertarik untuk belajar coding karena ada visualisasi mikrokontroler di dalam aplikasi tersebut. Aplikasi ini dibuat melalui React Native yang berbasis JavaScript. Berdasarkan uji coba yang penulis lakukan pada 30 siswa SD acak di Malang, Media Pembelajaran ini mampu memberikan pendidikan pengenalan koding dengan peningkatan sebesar 32 persen. Sehingga dengan adanya media pembelajaran ini diharapkan dapat mengubah cara pandang belajar coding menjadi mudah dan menyenangkan.  
The Role of Information Technology in Advancing Public Service Systems for Society 5.0 and Smart Cities in Yemen Salah Abdullah Khalil Abdulrahman; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p401-409

Abstract

Smart cities and society 5.0 are two concepts that work well together since they both call for intelligent people who have achieved society 5.0 level. as well as technologically advanced environs. One of the essential components of developing a smart city and the Yemeni society 5.0 is ensuring the efficient operation of an information system. Smart city development in Yemeni is hampered by numerous problems. These problems include the city government's slow response time to citizen complaints, its lack of transparency when administering the city, the lack of infrastructure for a successful information exchange between the community and the government, and the human resources department's lack of digital literacy. This study aims to provide a broad overview of the public service system that might be applied to the development of an Yemeni smart cities utilizing the idea of a society 5.0. The study's findings show an improved, integrated public service system that Yemeni may be able to embrace. The study's conclusions are based on issues, data analysis results, and Yemeni’s requirements for requesting public services. Under the adjusted strategy, Yemeni 's urban development problems should be gradually and equally addressed, moving the country toward a smart city. Kota pintar dan masyarakat 5.0 adalah dua konsep yang bekerja sama dengan baik karena keduanya membutuhkan orang-orang cerdas yang telah mencapai tingkat masyarakat 5.0. serta lingkungan yang berteknologi maju. Salah satu komponen penting dalam mengembangkan kota pintar dan masyarakat Yaman 5.0 adalah memastikan pengoperasian sistem informasi yang efisien. Pengembangan kota pintar di Yaman terhambat oleh berbagai masalah. Masalah-masalah ini termasuk lambatnya waktu respons pemerintah kota terhadap keluhan warga, kurangnya transparansi dalam mengelola kota, kurangnya infrastruktur untuk pertukaran informasi yang sukses antara masyarakat dan pemerintah, dan kurangnya literasi digital departemen sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran luas tentang sistem pelayanan publik yang mungkin dapat diterapkan pada pengembangan kota pintar Yaman dengan memanfaatkan gagasan masyarakat 5.0. Temuan penelitian ini menunjukkan sistem pelayanan publik yang lebih baik dan terintegrasi yang mungkin dapat dianut oleh orang Yaman. Kesimpulan studi didasarkan pada isu, hasil analisis data, dan persyaratan Yaman untuk meminta layanan publik. Di bawah strategi yang disesuaikan, masalah pembangunan perkotaan Yaman harus ditangani secara bertahap dan merata, menggerakkan negara menuju kota pintar.
Society 5.0 dan Masa Depan Pekerjaan: Beradaptasi dengan Perubahan Lanskap Anita Qotrun Nada; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i92022p434-440

Abstract

The technology initiated by the Japanese government in 2016 became the basis of Society 5.0 society. One of the impacts of Society 5.0 is a change in the work landscape, where technology will replace human work. In this study, researchers will examine how to adapt to changes in the landscape within the world of work. This research uses a descriptive-qualitative research method. The target of this research is the people affected by the changes in the work landscape due to Society 5.0. Researchers will interview experts and practitioners in the fields of technology, human resources, and education who have experience in dealing with changing work landscapes. The Society 5.0 concept creates new opportunities for types of work that have never existed before. However, traditional jobs based on manual and routine skills are threatened to be replaced by automation and robotics. Some types of work are threatened with being replaced by technology, but jobs that require unique human skills and abilities are still difficult to be replaced by machines. With the right efforts, it is hoped that workers will continue to adapt and remain productive in the Society 5.0 era and an increasingly competitive future. Teknologi yang digagas oleh pemerintah Jepang pada tahun 2016 menjadi dasar masyarakat Society 5.0. Salah satu dampak dari Society 5.0 adalah perubahan lanskap kerja, di mana teknologi akan terus menggantikan pekerjaan manusia secara bertahap. Pada penelitian ini, peneliti akan meneliti mengenai cara beradaptasi dengan perubahan lanskap dalam lingkup dunia kerja. Pada paper ini, peneliti menerapkan metode teknik analisis data deskriptif-kualitatif. Sasaran dari penelitian ini adalah masyarakat yang terdampak oleh perubahan lanskap kerja akibat Society 5.0. Subjek penelitian ini adalah para ahli dan praktisi di bidang teknologi, sumber daya manusia, dan pendidikan yang memiliki pengalaman dalam menghadapi perubahan lanskap kerja. Penelitian ini akan dilakukan melalui wawancara dengan para ahli dan praktisi yang dipilih. Society 5.0 memiliki konsep yang mampu membuat peluang baru dalam menciptakan jenis pekerjaan yang sebelumnya belum pernah ada. Namun, pekerjaan tradisional yang berbasis pada keterampilan manual dan rutin terancam untuk digantikan oleh otomatisasi dan robotika. Beberapa jenis pekerjaan terancam akan tergantikan oleh teknologi, namun pekerjaan yang memerlukan keterampilan dan kemampuan manusia yang unik masih sulit untuk tergantikan oleh mesin. Dengan upaya yang tepat, diharapkan para pekerja dapat terus beradaptasi dan tetap produktif di era Society 5.0 dan masa depan yang semakin kompetitif.
Dampak Teknologi Digital Terhadap Perilaku Sosial Masyarakat 5.0 Ayu Puspita; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p446-451

Abstract

Along with the times that continue to develop every day, people's mindsets and behavior also change to follow newer trends according to the times. Various concepts in areas of life, starting from the fields of technology, education, health, economics, and others, are also developing rapidly, especially in the field of technology. Discussing the current technology that dominates society 5.0. The development of this developing technological concept certainly has a goal to make it easier for the community. However, it should be noted that developing technology always has positive and negative impacts. Many aspects of life are affected by technological developments, for example, changes in the pattern of forms of human interaction in social life as a focus area of social work practice. The purpose of this article is for the public to understand more about the influence or impact caused by the development of this technology, so that it is hoped that the public can utilize each technology properly, to avoid possible bad effects of technology. The literature study method was used in compiling this article; thus, the aim is to examine the impact of digital technology on social behavior in society 5.0. The results of the research are various kinds of social behavior of the 5.0 community which are influenced by the development of digital technology. Seiring dengan perkembangan zaman yang terus berkembang setiap harinya, pola pikir dan perilaku masyarakat juga turut ikut berubah mengikuti tren yang lebih baru sesuai dengan zaman. Berbagai konsep bidang kehidupan mulai dari bidang Teknologi, pendidikan, kesahatan, ekonomi, dan lainnya turut berkembang dengan pesat terutama dalam bidang teknologi. Membahas mengenai Teknologi saat ini sangat mendominasi masyarakat 5.0. Perkembangan konsep teknologi yang berkembang ini tentunya memiliki tujuan untuk semakin memudahkan masyarakat. Namun perlu untuk diketahui bahwa teknologi yang berkembang selalu memiliki dampak yang positif dan negatif. Banyak aspek kehidupan yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi, contohnya saja perubahan dari pola bentuk suatu interaksi manusia dalam kehidupan sosial sebagai bidang focus dari praktik perkerjaan sosial. Tujuan dibuatnya artikel ini adalah agar masyarakat semakin paham akan pengaruh atau dampak yang ditimbulkan oleh adanya perkembangan teknologi ini, sehingga diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan setiap teknologi dengan sebagaimana semestinya, guna menghindari kemungkinan pengaruh buruk teknologi. Metode studi literatur digunakan dalam menyusun artikel ini, dengan demikian adapun tujuan menelaah mengenai dampak teknologi digital terhadap perilaku sosial masyarakat 5.0. Hasil penelitian berupa berbagai macam perilaku sosial masyarakat 5.0 yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi digital.
Pendidikan Agama Islam dan Tantangan yang Dihadapi di Era Society 5.0 Difa Hananta Firdaus Am; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p457-460

Abstract

Islamic religious education is a continuous educational process and effort between teachers and students, with the ultimate goal being students who have good morals. The research conducted by the author is research using library research. Islamic religious education in Indonesia is currently experiencing various problems that are quite complicated. The challenges that occur in the society 5.0 require educators to have an important role in dealing with these problems. All of these challenges must be faced by Islamic religious education so that education about religious knowledge can adapt to the times. Pendidikan agama Islam merupakan proses dan usaha pendidikan yang berkesinambungan antara guru dan peserta didik, dengan tujuan akhir yaitu peserta didik yang berakhlakul karimah. Penelitian yang dilakukan oleh penulis menggunakan jenis penelitian library research. Pendidikan agama Islam di Indonesia saat ini sedang mengalami berbagai masalah yang cukup rumit. Tantangan yang terjadi di era society 5.0 tersebut mengharuskan pendidik mempunyai peranan penting dalam menghadapi permasalahan tersebut. Semua tantangan tersebut harus bisa dihadapi oleh pendidikan agama Islam supaya pendidikan tentang ilmu beragama dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
Dampak Penggunaan E-commerce Terhadap Kalangan Remaja pada Society 5.0 Faradhila Saffa Dhamira; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 10 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i102022p480-484

Abstract

In the increasingly advanced era of Society 5.0, the use of e-commerce is becoming more widespread, including among teenagers. However, the impact of e-commerce use on teenagers is still a concern for many. This article discusses the impact of e-commerce use on teenagers in Society 5.0. Along with the increasing use of e-commerce by teenagers, this article discusses the positive and negative impacts of e-commerce use on teenagers and society. In addition, this article also discusses efforts that can be made to minimize the negative impacts of e-commerce use on teenagers. Through this article, it is hoped to gain a more complete understanding of e-commerce use among teenagers in Society 5.0 and to help society make wiser decisions in using this technology. Dalam era Society 5.0 yang semakin maju, penggunaan e-commerce semakin meluas, termasuk di kalangan remaja. Namun, dampak penggunaan e-commerce terhadap kalangan remaja masih menjadi perhatian banyak orang. Artikel ini membahas tentang dampak penggunaan e-commerce terhadap kalangan remaja pada Society 5.0. Seiring dengan meningkatnya penggunaan e-commerce oleh remaja, artikel ini mengulas dampak positif dan negatif dari penggunaan e-commerce terhadap remaja dan masyarakat secara keseluruhan. Selain itu, artikel ini juga membahas tentang upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan e-commerce bagi kalangan remaja. Melalui artikel ini diharapkan dapat memperoleh pengetahuan yang lebih lengkap mengenai penggunaan e-commerce di kalangan remaja dalam era Society 5.0 dan membantu masyarakat untuk mengambil keputusan yang lebih bijak dalam menggunakan teknologi tersebut.
Adaptasi Manusia yang Hidup Sejak Era Society 3.0 di Era Society 5.0 saat Pandemi Covid-19 Mohammad Agung Rizki; Anik Nur Handayani
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i112022p504-509

Abstract

In the era of society, it began with human activities to hunt and gather food to rely on technology to solve their problems. But in each era, humans must be able to adapt in order to accept rapid development. Especially during the Covid-19 pandemic. It is hoped that humans will be able to adapt to the times so that they are not left behind by the times and can survive well. The method used to complete the research is by studying literature from existing journals. It can be concluded that humans can adapt to the era of globalization, namely from the era 3.0 to 5.0. It has become human nature to always evolve with the times. In addition, the pandemic also encourages humans to always be compatible with new things that can change their lives. In the education sector, humans receive face-to-face education and use technology to support their learning. In the office sector, they have to go to work in the morning and come home at night to use technology to improve their performance and be able to interact with their families. In the MSME sector, after the pandemic, MSME players can increase sales through media that can market their products more broadly. The result obtained is that now humans cannot be separated from technology that has helped their activities. Like the education sector, which continues to use existing technology even though they have met face to face with their teachers and friends. Pada era society diawali dengan kegiatan manusia untuk berburu dan meramu makanan hingga mengandalkan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan mereka. Namun pada setiap eranya, manusia harus mampu beradaptasi agar dapat menerima perkembangan yang pesat. Terutama saat pandemi covid-19. Diharapkan manusia mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman agar tidak tertinggal oleh zaman dan bisa bertahan hidup dengan baik. Metode yang dilakukan untuk menuntaskan penelitian adalah dengan studi literatur dari jurnal yang ada. Dapat disimpulkan bahwa manusia dapat beradaptasi pada era globalisasi yakni dari era 3.0 ke 5.0. Hal tersebut sudah menjadi fitrah manusia untuk selalu berkembang mengikuti perkembangan zaman. Selain itu pandemi juga mendorong agar manusia selalu serasi dengan hal baru yang dapat mengubah hidupnya. Pada sektor pendidikan manusia memperoleh pendidikan secara tatap muka hingga menggunakan teknologi untuk menunjang belajar mereka. Pada sektor perkantoran, mereka harus pergi bekerja di pagi hari dan pulang di malam hari hingga menggunakan teknologi untuk meningkatkan kinerja mereka dan dapat berinteraksi dengan keluarga. Pada sektor UMKM, setelah pandemi pelaku UMKM dapat meningkatkan penjualan melalui media yang dapat memasarkan produknya lebih luas. Hasil yang didapatkan adalah, kini manusia tidak dapat terlepas dari teknologi yang sudah memmbantu aktivitas mereka. Seperti halnya sektor pendidikan yang tetap menggunakan teknologi yang ada walaupun sudah bertatap muka dengan guru dan teman mereka.
Co-Authors A.N. Afandi Abdullah Iskandar Syah Achmad Hamdan Achmad Safii Achmad Safi’i Achmad Safi’i Adi Izhar Bin Che Ani Adi Prastowo, Nur Kodrad Adib Nur Sasongko Adim Firmansah Afandi, Farrel Candra Winata AFIF, ACHMAD Agung Bella Putra Utama Agusta Rakhmat Taufani Ahmad Dardiri Ahmad Kholish Fauzan Shobiry Ahmad Munjin Nasih Ahmad Nurdiansyah Ahmad Sahru Romadhon Aji Prasetya Wibawa Alifia Fitri Wahyudi Amaliya, Sholikhatul Andrew Nafalski Anita Qotrun Nada Anusua Ghosh Aqdam, Yutsabitul Ardiansyah, Lucky Arengga, Danang Ari Priharta Ari Priharta Arif Widodo, Baskoro Aripriharta Aripriharta - Ariyanta, Nadindra Dwi Asfani, Khoirudin Atmaja, Muhammad Bayu Setya Wahyu Ayu Puspita Azhryl Assagaf Aziz, Faiz Syaikhoni Azizah, Desi Fatkhi Bagaskoro, Muhammad Cahyo Baihaqi, Dimas Imam Baihaqi, Dimas Imam Baskoro Arif Widodo Bayu Prasetyo Bayu Prasetyo, Bayu Bin Che Ani, Adi Izhar Burhanuddin, Mohd Aboobaider Chalista Yulia Hazizah Chandrika, Katya Lindi Chuttur, Mohammad Yasser Damanhuri, Nor Salwa Damayanti, Farradila Ayu Damayanti, Masyita Danang Arengga Danang Arengga Wibowo Dedes, Khen Desi Fatkhi Azizah Devita Maulina Putri, Devita Maulina Dewi Aprilia Lintang Dhiyaurrahman Fakhruddin Didik Dwi Prasetya Difa Hananta Firdaus Am Dika Fikri L Dimas Wahyu Wibowo Dityo Kreshna Argeshwara Dityo Kreshna Argeshwara Dolly Indra Dwi Prihanto Dyah Lestari Dyah Rosita Anggraeni Edinar Valiant Hawali Edwin Meinardi Trianto Eka Rahayu Setyaningsih Eko Noerhayati Erwina Nurul Azizah Evania Yafie F.ti Ayyu Sayyidul Laily Faiz Syaikhoni Aziz Faqih, Kamil Faradhila Saffa Dhamira Farah Nisa’ Salsabila Fauzi, Juwita Annisa Fauzi, Rochmad Felix Andika Dwiyanto Ferina Ayu Pusparani Fidyah Ajeng Wulandari Fukuda, Osamu Gavyn Rafael Davasco Gianika Roman Sosa Graciello, Manuel Tanbica Gunawan Budi P Guyub Raharjo Gwo-Jiun Horng Haffas Zikri Ariyandi Hakkun Elmunsyah Halimahtus Mukminna, Halimahtus Harits Ar Rasyid Harits Ar Rosyid Hariyono Hariyono Hartarto Junaedi Hary Suswanto Heru Herwanto Heru Wahyu Herwanto Hirashima, Tsukasa Hitipeuw, Emanuel Hosen, Moh I Made Wirawan Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ihsan Al-Fikri Imam Tree Utomo Imanuel Hitipeuw Ira Kumalasari Irfan Ramadhani Irham Fadlika Jehad A. H. Hammad Jehad A.H. Hammad Jevri Tri Ardiansah Jevri Tri Ardiansah Julfikar Mawansyah Kamil Faqih Kartika Candra Kirana Kartika Kirana Kasmira, Kasmira Katya Lindi Chandrika Khurin Nabila Kinasih, Agnes Nola Sekar Kirom, M Kohei Arai Kohei Arai Kohei Arai Kohei Arai Korba, Petr Kurniawan, Wendy Cahya Kusumawardana, Arya Laili, Mery Nur Laily, F.ti Ayyu Sayyidul Laistulloh, Dika Fikri Lalu Ganda Rady Putra Langlang Gumilar Larasati, Jade Rosida Leonel Hernandez, Leonel Lestari , Widya Liang, Yeoh Wen Liang, Yoeh Wen lilis nurhayati M. Adib Nursasongko M. Nuzuluddin M. Rodhi Faiz M. Rodhi Faiz Machumu, Paul Igunda Made Ayu Dusea Widyadara Made Ayu Dusea Widyadara - Universitas Nusantara Kediri, Made Ayu Dusea Widyadara Mahamad, Abd Kadir Manga, Abdul Rachman Maqbullah, Afwatul Marga Asta Jaya Mulya Maula Zikri Renaldi Ming Foey Teng, Ming Foey Moch Haris Purwanto Moh Zainul Falah Moh. Zainul Falah Mohammad Agung Rizki Mohammad Muzayyin Amrulloh Mohammad Rizky Kurniawan Mohammad Yussril Asri Mohsen Samadi Mokh Sholihul Hadi Much. Arafat Al Mubarok Muchamad Wahyu Prasetyo Muchamad Wahyu Prasetyo Muhamad Arifin Muhamad Arifin, Muhamad Muhammad Alfan Muhammad Arifin Muhammad Hafiizh Muhammad Holqi Rizki Azhari Muhammad Iqbal Akbar Muhammad Jauharul Fuady Muhammad Ridwan Muhammad Ulinnuha Musthofa Muhammad Younas Darvish Muhammad Zaki Wiryawan Muhammad Zaky Rahmatsyah Muladi Mumtaazah, Muhammad Athar Mutiara, Titi Nadindra Dwi Ariyanta Nailah Aliya Putri Nandang Mufti Nastiti Susetyo Fanani Putri Nastiti Susetyo Fanani Putri Nastiti Susetyo Fanany Putri Naufal Rizaldi Gunawan Nisa, Khoirotun Nizaar, Roub Nor Salwa Damanhuri Norma Mustika, Soraya Norzanah Rosmin Norzanah Rosmin Nugraha, Agil Zaidan Nugraha, Youngga Rega Nunung Nurjanah Nur Eva Nur Halim Nur Rahma, Andika Bagus Nurul Rismayanti Nurus Sihab Aminudin Nuzuluddin, M. Osamu Fukuda Panji Ageng Timor Pamungkas Prasetya Widiharso Prasetya Widiharso Prasojo, Fadillah Pratama, Awanda Setya Sanfajar Pratama, Diaz Octa Priharta, Ari Primadi, Wahyu Purnomo, Purnomo Putra Utama, Agung Bella Putri Galuh Ningtiaz Qomaria, Ulfa Rafli Indar Praja Rahman, Nukleon Jefri Nur Rahmat Samudra Anugrah, Muhammad Ramadhan, Aslan Poetra Ramadhani, Lolita Resty Wulanningrum Reza Setyawan Ria Febrianti Rini Nur Hasanah Rochmawati Rochmawati Rochmawati Rochmawati Romadlon, Muhammad Rizqi Rosa Andrie Asmara Rosyidin, Zulkham Umar Rusdha Aulia Salah Abdullah Khalil Abdulrahman Salsabila, Reni Fatrisna Saodah Omar Selly Handik Pratiwi Seno Isbiyantoro Setyaningsih, Eka Rahayu Sevilla, Felix Rafael Segundo Siti Sendari Slamet Wahyudi Slamet Wibawanto Soraya Norma Mustika Soubin Sisavath Srini Suciati, Reski Dwi Suryani, Ani Wilujeng Suti Mega Nur Azizah Suziyani Mohamed Syaad Patmantara Syaad Patmanthara Syaghlu Natsalam Saputra Syaichul Fitrian Akbar Syamsul Bahri Taiga Haruta Taw, Phillip Teguh Andriyanto, Teguh Timothy John Pattiasina Titaley, Gilberth Valentino Tony Yu Tran Thi Hao Triyanna Widiyaningtyas Tsukasa Hirashima Urnika Mudhifatul Jannah Utama, Agung Bella Putra Utomo Pujianto Veithzal Rivai Zainal Wahyu Arbianda Yudha Pratama Wahyu Irianto Wahyu Nur Hidayat Wahyu Primadi Wahyu Sakti Gunawan Irianto Wahyu Styo Pratama Wahyu Tri Handoko Wibawa, Aji Presetya Wibowo, Kusmayanto Hadi Wicaksana, Ardi Anugerah Widiharso, Prasetya Wijaya, Mikel Ega Wirawan, Muhammad Zaki Wiryawan, Muhammad Zaki Yogi Dwi Mahandi Yosi Kristian Yu, Tony Yudha Islami Sulistya Yuliana Melita Pranoto Yuni Rahmawati Yusuf Tri Hadi Mulyana Zaeni, Ilham Ari Elbaith Zufida Kharirotul Umma Zulkham Umar Rosyidin Zulkham Umar Rosyidin Zulkifli, Shamsul Aizam