Claim Missing Document
Check
Articles

EFFECT OF SHADING ON HALF-CUT SOLAR PANELS POWER OUTPUT Pratama, Bayu Angga; Hiendro, Ayong; Marpaung, Jannus; Yusuf, M. Ismail; Imansyah, Fitri
Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal (TELECTRICAL) Vol 1, No 2: October 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/telectrical.v1i2.69957

Abstract

The output power generated by the photovoltaic module and its lifetime depend on many aspects. Some of these factors include: type of PV material, intensity of received solar radiation, cell temperature, parasitic resistance, clouds and other shadowing effects, inverter efficiency, dust, module orientation, weather conditions, geographical location and cable thickness and others. There are several environmental parameters that can affect the performance of solar cells, including changes in temperature, intensity of solar radiation, partial covering of the surface of the solar cell. Partial covering of the solar cell surface is usually caused by dust adhering to the solar panel for a certain period of time or it can also be caused by animal droppings such as birds that accidentally hit and cover the surface of the solar panel. Because it causes the closing of the solar cell, the performance of the solar cell will not be maximized, so it can greatly affect the decrease in the value of the output power and also the current generated. But how big the resulting influence is not yet known. The data logger managed to record the necessary parameters of the PV circuit that is applied to the shadow, namely, Voc voltage, working voltage, working current and power. The application of a rectangular shadow pattern has differences from a circle pattern, namely: in a rectangular pattern: a significant voltage drop occurs when the shadow is applied by 60%, the PV can still emit current although it is relatively small, the PV no longer emits voltage when the shadow is more than 70% , whereas in the circle pattern: the PV voltage starts to drop after the shadow is applied by 30%, if the shadow is more than 30% then the PV is no longer flowing current.
IDENTIFICATION OF ELECTROMAGNETIC FIELDS RADIATION INTENSITY ON MEDIUM VOLTAGE NETWORK EQUIPMENT Siregar, Niko; Kurnianto, Rudi; Imansyah, Fitri; Yacoub, Redi; Kusumawardhani, Eka
Telecommunications, Computers, and Electricals Engineering Journal (TELECTRICAL) Vol 1, No 1: June 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/telectrical.v1i1.69919

Abstract

This research is about how to identify electromagnetic fields radiation intensity with measuring the electric fields and magnetic fields then compare it to the radiation exposure standards for public from ICNIRP. With the experimental method directly to the 15 randomize research sites in Pontianak city, each measurement   on 1 site done on 4 sides, front, back, right and left of the objects and each sides done measurement 5 times on different distance from 1 "“ 5 m.   The objects that has been measured are Transformer, which is very high value of electromagnetic fields compare it to any other medium voltage network equipment. The results still so much lower value than the exposure standards for public, but according to Anies reference there will be some effects about this if the public been exposed to radiation for too long, there are psychological and physicalogical effects. Hopefully this research could be referred to the public to consider the dangers exposed to radiation exposure of electromagnetic fields by medium voltage network equipment.
PENGARUH INTERFERENSI SISTEM KOMUNIKASI LORA PADA FRESNEL ZONE ANTARA END DEVICE DENGAN GATEWAY Putra, Ramadhan Thalib; Yacoub, Redi Ratiandi; Marpaung, Jannus; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Imansyah, Fitri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.60758

Abstract

Teknologi ini memiliki keunggulan dibandingkan dengan jenis komunikasi lainnya seperti seluler, bluetooth, maupun WIFI. Keunggulan LoRa adalah jangkauan komunikasinya sejauh seluler namun berdaya rendah seperti bluetooth, sehingga penggunaannya sangat cocok untuk perangkat sensor yang dioperasikan setiap tahun dengan sumber daya baterai dan dalam jangkauan area yang luas. Fresnel Zone didefinisikan sebagai letak suatu titik sinyal tidak langsung yang berbentuk elips pada jalur perambatan gelombang radio yang wilayahnya dibatasi oleh gelombang tidak langsung (indirect signal), sehingga diusahakan tidak terhalang oleh obstacle. Pada penelitian ini proses pengujian dilakukan di Universitas Tanjungpura, tepatnya di area Laboratorium Telekomunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura. Pada ketinggian antenna pemancar 1 meter dan antenna penerima 1 meter pada jarak 50 meter, interferensi terjadi akibat interferensi dari gelombang pantul yang mengenai tanah yang menyebabkan sinyal total dari pemancar menuju penerima sedikit melemah. Pada ketinggian antenna pemancar 6 meter dan antenna penerima 3 meter pada jarak 50 meter, interferensi terjadi akibat interferensi dari gelombang pantul yang mengenai tanah yang menyebabkan sinyal total dari pemancar menuju penerima sedikit melemah. Pada ketinggian antenna pemancar 6 meter dan antenna penerima 6 meter pada jarak 50 meter, tidak terjadi interferensi yang terjadi dikarenakan Fresnel Zone tidak menyentuh tanah yang mengakibatkan kuatnya total sinyal dari pemancar menuju penerima. Pada ketinggian antenna pemancar 12 meter dan antenna penerima 3 meter pada jarak 100 meter, interferensi terjadi akibat interferensi dari gelombang pantul yang mengenai tanah yang menyebabkan sinyal total dari pemancar menuju penerima sedikit melemah. Pada ketinggian antena pemancar 12 meter dan antena penerima 12 meter pada jarak 100 meter tidak terjadi gangguan yang terjadi karena Zona Fresnel tidak menyentuh tanah yang mengakibatkan kuatnya total sinyal dari pemancar ke penerima. Ketinggian antenna pemancar dan antenna penerima akan mempengaruhi tinggi dari fresnel zone dimana semakin tinggi antenna maka halangannya semakin kecil dan terjadi minim nya pengaruh interferensi.
RENCANA PENGEMBANGAN PEMETAAN KEBUTUHAN PELANGGAN ICONNET BERDASARKAN KONDISI EXISTING BERBASIS AMARTA Febrianti, Putri Adhelia; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias; Marpaung, Jannus; Kusumawardhani, Eka
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.59002

Abstract

Aplikasi Manajemen Resource Tertata (AMARTA) merupakan sebuah program pemetaan atau peta online berbasis web (Web-Based) yang digunakan secara khusus oleh PT. ICON+ dalam melakukaan pendataan atau pengelolaan aset. Dalam penelitian ini diperlukan Teknik analisis kondisi perencanaan pemetaan pelanggan ICONNET dengan menggunakan aplikasi AMARTA. Dengan melakukan pendataan atau pengelolaan aset dan membuat letak titik sebaran data pada setiap pelanggan ICONNET didapatkan hasil pendataan atau pengelolaan aset, dengan membuat letak titik sebaran dan peta sebaran pelanggan ICONNET serta rencana pengembangan pada cluster Sungai Jawi dengan menggunakan AMARTA. Pendataan aset aktivasi pelanggan ini merupakan penginputan dan pengerjaan perangkat Outside Site Plan (OSP) jaringan. Perangkat OSP adalah semua perangkat atau komponen yang berada di luar Point of Presence (PoP), seperti Optical Distribution Frame ODF (ODF), tiang, kabel serat optik, splice closure atau Joint Box (JB), dan sebagainya. Adapun pengerjaannya yaitu seperti penarikan kabel, penyambungan core (splicing core), dan sebagainya. Untuk penelitian yang dilakukan terhadap rencana pengembangan pemetaan pada cluster Sungai Jawi dapat disimpulkan bahwa cluster Sungai Jawi terbagi menjadi 3 polygon yang dimulai dari Gg. Harapan "“ Gg. Rumput Permai. Fiber Distribution Terminal (FDT) pada cluster ini terletak pada SMAN 2 Pontianak dan memiliki total FAT sebanyak 66. Kabel yang digunakan yaitu kabel 24 core dan 6 core dengan total pemakaian kabel sepanjang 11.900 m dan penggunaan tiang sebanyak 117. Perangkat ONT pada cluster ini menggunakan merk Raisecom. Titik sebaran cluster Sungai Jawi pada AMARTA hanya berupa pole, FAT, splitter, splice closure, cable. Jarak kabel drop wire dari FAT menuju ONT pelanggan rencana pengembangan jarak terdekat 75 m dan jarak terjauh 200 m dengan rata rata layanan yang dipilih oleh pelanggan 10, 20 dan 50 Mbps.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE (QoS) PADA JARINGAN INDIHOME KOTA KETAPANG Hajirin, -; Imansyah, Fitri; Kusumawardhani, Eka; Pontia W, F. Trias; Yacoub, Redi Ratiandi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57052

Abstract

Jaringan indihome merupakan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat dan didukung dengan teknologi komunikasi yang handal. Untuk melayani kebutuhan ini, PT. Telkom Indonesia sebagai salah satu penyedia jasa layanan dan akses mempunyai layanan IndiHome yang dapat digunakan untuk suara, data, dan video. Layanan ini disebut dengan triple play. Penggunaan layanan Internet yang beragam sifatnya secara bebas dapat mengakses semua aplikasi yang ada dalam internet. Penyebabnya bandwidth yang ada telah terambil banyak untuk memenuhi user pertama dan kedua karena untuk melihat video secara online atau download yang membutuhkan bandwidth yang cukup besar, sehingga untuk user ketiga mengalami delay. QoS adalah kemampuan sebuah jaringan untuk menyediakan layanan trafik yang melewatinya. Hasil dari penelitian ini merupakan data pengukuran QoS pada layanan IndiHome 10 Mbps yang memberikan kesimpulan bahwa IndiHome 10 Mbps sudah cukup stabil tetapi sangat dipengaruhi oleh gangguan (noise) dimana jumlah pengguna yang sangat banyak dapat menurunkan nilai QoS Hasil pengukuran menunjukkan penurunan kualitas jaringan dialami pada pelanggan daerah Kota Ketapang. Penurunan kualitas jaringan disebabkan oleh gangguan pada fiber optik hal ini diperlihatkan dari indikasi gangguan pada alikasi Wireshark Pada penelitian ini untuk kualitas jaringan yang diperoleh nilai rata-rata pengukurannya masih berada dalam standar acuan yang disarankan PT. Telkom Indonesia.
PENGARUH POWER LINK TERHADAP SUCCESS RATE PADA BASE TRANSCEIVER STATION MERDEKA Wulandari, Nuria; Imansyah, Fitri; Ade Putra, Leonardus; Elbani, Ade; Marpaung, Jannus
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57265

Abstract

Komunikasi merupakan salah satu metode penyampaian pesan yang dilakukan dengan dua metode, yaitu secara tradisional dan modern. Komunikaasi tradisional dilakukan dengan cara interaksi antara individu satu dengan individu lain, sedangkan    komunikasi modern dapat dilakukan setiap individu melalui jaringan telekomunikasi. Jaringan telekomunikasi di Indonesia banyak disediakan oleh operator-operator, komunikasi tidak hanya melalui pesan suara  tetapi juga dapat dilakukan melalui pesan media. Untuk menjaga kualitas komunikasi dengan cara    modern,    pada    jaringan    telekomunikasi    dilakukan     monitoring     atau pengamatan terhadap success rate dari komunikasi tersebut. Success rate merupakan tingkat keberhasilan panggilan. Success rate berkolerasi dengan performansi jaringan, apabila performansi baik maka success rate juga baik, sedangkan apabila performansi buruk maka success rate menurun. Faktor yang dapat mempengaruhi success rate adalah cuaca yang buruk dan adanya perbaikan atau maintenance. Maka dari itu, dilakukan penelitian dengan tujuan mengetahui success rate sebuah BTS melalui pengamatan power link, BTS yang digunakan dalam penelitian adalah BTS Merdeka sebagai transceiver dan BTS Siantan Tengah sebagai receiver yang berada di Kota Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh power link terhadap success rate sebuah BTS. Berdasarkan hasil analisa, success rate tertinggi merupakan nilai actual power yang mendekati max power. Success rate tertinggi menggambarkan komunikasi   yang terjadi antara  transceiver dan receiver padat atau tinggi. Success rate terendah merupakan nilai actual power yang mendekati nilai min power. Success rate terendah menggambarkan komunikasi yang terjadi antara transceiver dan receiver tidak cukup padat atau rendah. Success rate tidak hanya dipengaruhi oleh trafik yang tinggi atau rendah tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan perbaikan (maintenance).
ANALISIS PENGARUH BESAR DIAMETER ANTENA MICROWAVE TERHADAP KINERJA BTS (BASE TRANSCEIVER STATION) (STUDI KASUS BTS DI PONTIANAK) Pradhesta, Lena Endriana; Imansyah, Fitri; Kusumawardhani, Eka; Marindani, Elang Derdian; Pontia W, F. Trias
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56170

Abstract

Microwave atau gelombang mikro merupakan gelombang elektromagnetik yang merupakan bentuk dari pancaran radio yang ditransmisikan melalui udara dan diterima dengan menggunakan antena yang berbentuk bundar yang dipasang di atas tower. Antena microwave berfungsi untuk menerima dan menyalurkan gelombang radio, bisa dari BTS ke BTS atau pun dari BTS ke BSC. Kinerja BTS sendiri salah satunya dipengaruhi oleh ukuran diameter antena microwave. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh   besar   diameter   antena  microwave  terhadap  kinerja   BTS  dengan membandingkan besar diameter di beberapa lokasi yang berbeda dengan jenis provider yang sama. Adapun untuk nilai parameter sinyal disesuaikan dengan perhitungan link budget  yang  nantinya  akan  dibandingkan  dengan   data  yang   dimonitoring  melalui StarWeb   LCT, agar data atau sinyal  tersebut dapat ditransmisikan dengan   maksimal. Berdasarkan hasil analisa, besar diameter antena microwave berpengaruh terhadap nilai RSL, frekuensi, dan jarak pancar sinyal. Antena microwave yang memiliki diameter 0.3 m mampu memancarkan sinyal sejauh 1-2 km, diameter 0.6 m mampu memancarkan sinyal sejauh 3-4 km, diameter 0.9 m mampu memancarkan sinyal sejauh 9-12 km, dan diameter 1.8 m mampu memancarkan sinyal sejauh 17-19 km yang artinya semakin besar ukuran antena microwave yang digunakan, maka jarak pancar sinyal akan semakin jauh.
KLASIFIKASI PENYEBAB JERAWAT BERDASARKAN AREA PADA WAJAH MENGGUNAKAN METODE GRAY LEVEL CO-OCCURRENCE MATRIX (GLCM) Pakpahan, Kristin Karuniawaty; Yacoub, Redi Ratiandi; Kusumawardhani, Eka; Marpaung, Jannus; Imansyah, Fitri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57088

Abstract

Bagian penting dari tubuh manusia salah satunya adalah kulit wajah. Kulit wajah digolongkan menjadi beberapa jenis diantaranya ialah kulit normal, kombinasi, berminyak, kering, serta sensitif. Selain sebagai pelindung kulit juga digunakan sebagai indikator yang dapat mengidentifikasi suatu penyakit seperti penyakit kulit. Penyakit kulit merupakan masalah kesehatan masyarakat, terutama di negara kita. Salah satu penyakit kulit yang banyak menyerang masyarakat adalah jerawat. Pada tugas akhir ini, dibangun suatu program yang dapat mengidentifikasi penyebab jerawat bedasarkan area pada wajah. Sebelum proses pengidentifikasian citra terlebih dahulu di preprocessing kemudian dilanjutkan dengan mendeteksi area wajah dahi, antar alis, hidung, pipi dan dagu dengan menggunakan algoritma Viola Jones.   Metode Gray Level Co-occurrence Matrix melakukan ekstraksi tekstur dari menggunakan fitur contrast, energy, correlation, dan homogeneity. Hasil identifikasi dengan ekstraksi tekstur akan digunakan sebagai acuan dalam proses identifikasi penyebab jerawat bedasarkan area pada wajah. Data pada penelitian ini sebanyak 107 data citra jerawat bedasarkan area pada wajah. Sebanyak 84 area wajah yang terdeteksi jerawat. Hasil dari penelitian ini adalah sistem dapat mengidentifikasi penyebab jerawat bedasarkan area pada wajah dengan baik terhadap data citra dengan tingkat akurasi sebesar 78,50%.
PEMETAAN COVERAGE AREA BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) DI KECAMATAN HULU GURUNG KABUPATEN KAPUAS HULU KALIMANTAN BARAT MENGGUNAKAN SOFTWARE ARCMAP Pratama, Aditya Cahya; Pontia W, F. Trias; Ade Putra, Leonardus Sandy; Imansyah, Fitri; Tjahjamooniarsih, Neilcy
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56176

Abstract

Base Tranceiver Station merupakan perangkat pemancar (Transceiver) dan penerima (Receiver) yang memberikan pelayanan radio kepada Mobile Station (MS). Setiap BTS melayani sebuah sel. Dalam daerah layanan tersebut, pelanggan dapat bergerak secara bebas sambil berkomunikasi tanpa terjadinya pemutusan hubungan komunikasi. Dalam permodelannya, sel biasanya digambarkan dalam bentuk heksagonal (atau bentuk lain) untuk mempermudah penggambaran pada layout perancanaan. Guna mengetahuai cakupan sebenarnya dari sebuah BTS, diperlukan penelitian pemetaan coverage area dengan mengambil nilai sudut tilting antena, ketinggian antena serta arah cakupan antena dari suatu BTS yang kemudian diolah menggunakan software ArcMap. Output penelitian berupa peta coverage area BTS Kecamatan Hulu Gurung Kabupaten Kapuas Hulu. Hasil penetian menunjukkan bahwa dari 15 desa yang ada, hanya 8 desa yang sudah terlayani jaringan telekomunikasi dan 7 sisanya merupakan blankspot area.
PEMANTAUAN LOKASI BERBASIS GPS MENGGUNAKAN TRANSCEIVER SX1276 UNTUK KESELAMATAN PADA KAPAL NELAYAN Noraldo, Advendri; Marpaung, Jannus; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Yacoub, Redi Ratiandi; Imansyah, Fitri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57129

Abstract

Proses kemajuan digitalisasi sudah sangat berkembang pada sektor perikanan, terutama nelayan, seperti pada penggunaan radio untuk alat komunikasi bagaimana keadaan nelayan, selama nelayan mencari ikan di laut. Media transmisi udara sangat banyak digunakan pada masa sekarang disebut sebagai wireless, pada penelitian ini alat yang digunakan adalah Transceiver SX1276 dan teknologi ini merupakan salah satu teknologi nirkabel yang sedang berkembang, penelitian ini dilakukan di Jl.Sei Duri, Karimunting, Sungai Raya Kepulauan, Kabupaten Bengkayang, pada lokasi yang telah ditentukan berdasarkan, faktor yang telah ditentukan untuk dapat melakukan penelitian tentang alat keselamatan pada kapal nelayan seperti tempat untuk meletakkan receiver pada posisi yang tinggi dekat dengan laut, serta kapal nelayan untuk meletakkan transmitter dan tidak adanya penghalang. Pada saat kapal pergi dari dermaga teluk suak menuju dermaga pulau penata kecil, cuaca sedang berawan mendung, namun pada saat kapal pulang dari dermaga pulau penata kecil menuju dermaga teluk suak pada saat ditengah perjalanan terjadi hujan yang cukup lebat sehingga mengakibatkan terjadinya obstacle atau penghalang pada saat transmisi data dari satelit ke sensor GPS sehingga menyebabkan delay. Dari hasil pengujian terhadap transmitter pada saat menerima data lokasi dari kapal saat sedang berlayar dilaut mengalami delay yang disebabkan oleh cuaca yang menjadi penghalang, sehingga mengakibatkan data lokasi yang diterima menjadi kurang maksimal, dan data waktu yang diterima oleh transmitter mengalami data rusak dan error data yang diterima.
Co-Authors - Jalaludin - Jekki - Kamaludin - Martripagelardo - Masdi - Padlillah - Salimun -, Syaifurrahman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Irawan Ade Mirza Ade Putra, Leonardus Aditya Rizky Wildani Adytia Warman Afrizal - Agung Budianto Agustina Listiawati Ahmad Supriyogo Ajeng Triana Agus Legitawati Aktris Nuryanti, Aktris Al Muflihin, Amru Hisyam Alfarizi, Pandu Alhadiansyah Alpianto Noti Lante Amanda Setia Wani Aminuyati Andi Ihwan Andi, Supratman Angga Kusuma Yuda Anggela, Pepy Apriza, Uray Dini Ari Pardani Arpiandi, Muhammad Rizky Arsyad, M Iqbal Arsyad, Muhammad Iqbal Asep Nursangaji Aswandi - Aulia, Nizza Ayong Hiendro Azhar, Muhammad Reynaldi Azis, Rahman B Arnold Simangunsong Badriansyah, M. Billie Limnan Bistari Bomo Wibowo Sanjaya Bonar Sirait Christian Handoko Damanik, Aufar Martanggi Damayanti, Elok Danial - Darmadi, Dedy Dedi Suryadi Dedy Darmadi Dedy Suryadi Dedy Suryadi Delima Saptun Susilawati Sinaga Delsy Zarnavannie Sagita Dewi Sinta Djanggu, Noveicalistus H. Djuachiriaty, Yuni Doddy Cahyadi Saputra Dul Fitri Dwi Zulfita Edwardus Roby Edy Suasono Eka Priadi Eko Julianto Eko Sarwono Elang Derdian Marindani Elki Dwi Yanto Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa F. Trias Pontia W Fahmi, M. Agil Faisal, Muhammad Fahmi Fajar Ramadhani Fakhry Hizballah fathi Raziq Ashari Fauziah, Hanifah Nur Febri Prima Febrianti, Putri Adhelia Ferry Hadary Fikri Shaumanadri Fransiskus, - Gusti Hardiansyah Hadary, Ferry Hafzoh Batubara Hajirin, - Hamdani - Handoko, Christian Hari Haryani Haryani, Hari Herawati, Tita Heri Priyanto Herry Sujaini Herry Sujaini I Gusti Bagus Wiksuana Igo Zepriyadi Ilham Tambuan Putra Imam Ghozali Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Irfan Mahdi Ismail Yusuf, Ismail Ismawartati - Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan sujana Ivan Sujana Jalaludin, - James Oloan Panggabean Jannus Marpaung Jannus Marpaung Jecksen Fresley Jekki, - Jemi Ristiawan Johan Johari Johari, Johan Juliani Okta Farida, Juliani Okta Kamaludin, - kamaruzaman, syarif KHARISMA ARIO SETIADI Kharisma Juda, Imam Firdaus Kristian Umbu Lakinau Kusumawardhani, Eka Lante, Alpianto Noti Lora Simir Lukmanul Hakim M. Agil Fahmi M. Iqbal Arsyad M. Iqbal Arsyad Mariyadi mariyadi Masdi, - Maulana, Fachri Maulana, Rigo Maulana, Sadikin Meiran Panggabean Meliani Benedikta Memet Agustiar Miftahul Huda Mochamad Setya Fajar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Mubaarak, Mochammad Rifqi Muhammad Angga Muhammad Fahmi Muhammad Nugrah Kusumah Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Syamsuddin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mulyana, Syarifuddin Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nabila Dwi Laksono Nachwan Mufti Adriansyah Nadia Arista Neilcy Tjahja Mooniarsih Ningsih, Kurnia Noraldo, Advendri Nova Argita Damayanti Noveicalistus H Djanggu Noveicalistus H. Djanggu Nurmainah - Nurus Sabah Oktariani, Ade Padlillah, - Pakpahan, Kristin Karuniawaty Pangalayo, Jhoni David Pardani, Ari Pepy Anggela Pitri, Putra Aditya Pontia W, F. Trias Pontia, Trias Pradhesta, Lena Endriana Pratama, Aditya Cahya Pratama, Bayu Angga Pratomo, Muhammad Riski Prio Utomo Priyo Saptomo Pulungan, Annisa Kynamehule Purwaningsih - Purwoharjono Purwoharjono Putra, Leonardus Sandy Ade Putra, Ramadhan Thalib Putri, Venny Manca Rachmawati Rahmidiyani - Rajaguguk , Managam Ramadhani, Rizky Rangga Hari Utama Ratna Herawatiningsih Redi Ratiandi Yacoub Remianda, - Reza Yansah Ria Guswana Riduansyah - Rina Pudji Astuti Ristiawan, Jemi Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang Rizki, Muhammad Nur Roby, Edwardus Rohmat Wiyono Rommy Patra Rudi Kurnianto Rudy Gianto, Rudy Sabah, Nurus Sagita, Delsy Zarnavannie Salimun, - Saputra, Aldi Rio Seda, Yudokus Frans Setia Budi SETIADI, KHARISMA ARIO Setyawan, Wondo Eki Sholva, Yus Silaban, Taripar David Silvia Uslianti Sinta, Dewi Siregar, Niko Siti Hadijah Siti Halidjah Stepanus Sahala Sitompul Steven Pragestu, Steven Suhardi . Sujana , Ivan Supratman Andi Supriadi, - Surachman - Susilawati Sinaga, Delima Saptun Sy. Hasyim Azizurrahman Syahlianti, Safitri Syaifurrahman Syaifurrahman Syamsul Anwar Syamsul Anwar, Syamsul Syamswisna , Syarifuddin Mulyana Tatama, Victor Theodorus Barahama, Alfodaniel Tomy Aswin Tri Wahyudi Usman A. Gani Utama, Rangga Hari Uti Asikin Vivi Bachtiar W, F. Trias Pontia Wahyudi, Tri Warman, Adytia Wendy Widi Agezi Wigyarianto, F.Trias Pontia Wijayanto, Dedi Windhu Putra Witarsa - Wiyono, Rohmat Wondo Eki Setyawan Wulandari, Nuria Yacoub, Redi Yacoub, Redi Retiandi Yohanes Gatot Sutapa Yosua Perdana Sianturi Yudhi Wiranto Yuline - Yulis Jamiah Yusuf, M. Ismail Zubaidah R