Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS QOS (QUALITY OF SERVICE) PADA LAYANAN INTERNET JARINGAN BIZNET HOME KOTA PONTIANAK Apriza, Uray Dini; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias; Kusumawardhani, Eka
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57249

Abstract

Untuk menjamin komunikasi internet yang stabil dan baik diperlukan layanan internet yang mumpuni. Tentunya semakin besar bandwidth yang digunakan, maka semakin cepat pula informasi dapat diakses dari internet. Quality of Service (QoS) mengacu pada kemampuan suatu jaringan untuk menyediakan layanan yang lebih baik pada trafik jaringan tertentu melalui teknologi yang berbeda-beda. Pada penelitian ini menganalisis QoS jaringan layanan Internet Service Provider (ISP) Biznet. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa layanan jaringan tersebut dengan menggunakan parameter QoS yaitu parameter throughput, packet loss, delay dan jitter dengan standarisasi TIPHON. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi wireshark untuk mengukur parameter QoS pada beberapa pengguna Biznet Home paket 50 Mbps di Kota Pontianak. Dari semua rekapitulasi kualitas kecepatan transfer data pada paket 50 Mbps yang di Biznet Home dapat disimpulkan dari keempat parameter bahwa kenaikan throughput dapat disebabkan jumlah paket data yang diterima, semakin besar paket data yang diterima maka akan semakin meningkatnya nilai throughput sedangkan menurunnya throughput dapat disebabkan oleh tingginya nilai packet loss, delay dan jitter. Nilai packet loss mengalami perubahan peningkatan dapat disebabkan terjadinya kelebihan paket data di dalam jaringan sehingga policing control akan membuang kelebihan paket data sedangkan penurunannya dapat disebabkan paket data yang dikirim atau diterima nilainya sama. Nilai delay mengalami perubahan peningkatan dapat disebabkan besarnya nilai paket yang akan dikirim, apabila paket yang akan dikirim kecil maka nilai delay akan mengalami perubahan penurunan. Nilai jitter mengalami peningkatan dapat disebabkan oleh tingginya nilai delay, sedangkan apabila nilai delay rendah maka akan menghasilkan nilai jitter yang rendah.
ANALISIS KESTABILAN SISTEM LAYANAN ICONNET BERDASARKAN PANJANG KABEL Aulia, Nizza; Imansyah, Fitri; Elbani, Ade; Marpaung, Jannus; Kusumawardhani, Eka
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56277

Abstract

Iconnet merupakan solusi konektifitas yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Solusi yang di berikan berupa komunikasi data yang menghubungkan lokasi pelanggan di berbagai wilayah Indonesia. Jaringan end to end fiber optic akan menjamin kelancaran pertukaran informasi yang cepat dan aman sesuaidengan kebutuhan pelanggan, dengan jaringan yang dibangun secara ring terbentang luas di seluruh wilayah Jawa, Bali, Kalimantan, Sumatera, NTB dan Sulawesi untuk kemudahan  komunikasi  data   dan  informasi  tanpa   kendala. Tujuan  yang  ingin  dicapai  dalam melakukan penelitian ini adalah mengidentifikasi apakah terjadi penuruan kualitas sistem yang di sebabkan oleh panjang kabel fiber optic yang berada di rumah pelanggan atau Optical Network Termination ataupun yang berada di tiang (pole) yang berada pada Optical Distribution Point, analisa di lakukan dengan melihat dan membandingkan menggunakan parameter Quality of Service (QoS) dengan menggunakan aplikasi Wireshark. Penelitian in menggunakan tiga Optical Network Termination yang berbeda dan bandwidth yang berbeda pula. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa terjadi penurunan kualitas sistem yang terjadi di karenakan banyaknya sisa panjang kabel yang di gunakan sebagai kabel maintenance yang berada pada Optical Network Termination pelanggan dan sisa kabel distribusi yang berada pada Optical Distribution Point. Dari penelitian yang di lakukan menunjukkan bahwa penurunan kualitas sistem di bandwidth 20 Mbps dan 50 Mbps mengalami penurunan yang cukup signifikan di bandingkan dengan penurunan di bandwidth 10Mbps. Hal ini di pengaruhi juga oleh sisa panjang kabel yang digulung pada rumah pelangganmaupun pada sisa kabel distribusi pada Optical Distribution Point. Pada bandwidth 10 Mbps dengan sisa kabel fiber optic sepanjang 2 meter, tidak mengalami penurunan kualitas sistem yang signifikan di bandingkan dengan dua bandwidth lainnya denga sisa kabel fiber optic sepanjang 3 dan 4 meter. Penurunan kualitas sistem dengan penurunan kualitas yang paling signifikan terjadi di parameter throughput hal tersebut di pengaruhi berbagai macam faktor seperti bending yang tinggi dan hambatan yang banyak pada jalur transmisi layanan yang mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas sebuah sistem tersebut.
RANCANG BANGUN TRACKING SYSTEM TRANSPORTASI DARAT MENGGUNAKAN KOMUNIKASI GSM DENGAN INTERFACE APLIKASI BLYNK Kharisma Juda, Imam Firdaus; Yacoub, Redi Ratiandi; Imansyah, Fitri; Marpaung, Jannus; Tjahjamooniarsih, Neilcy
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57234

Abstract

Salah satu pengamanan kendaraan bermotor yaitu menggunakan GPS Tracker. Pada penelitian kali ini, penulis merancang sebuah GPS Tracker System yang dapat melihat posisi kendaraan berjalan berupa titik koordinat melalui Aplikasi Blynk tanpa harus mengirimkan perintah. Perangkat keras yang digunakan dalam GPS Tracker System ini yaitu TTGO T-CALL ESP32 SIM800L, modul GPS u-Blox NEO 6-M, dan baterai lithium. Untuk perangkat lunak yang digunakan yaitu aplikasi Arduino IDE dan aplikasi Blynk. Pengukuran tingkat akurasi dilakukan dengan mengukur titik kendaraan berhenti dengan titik yang diberikan oleh aplikasi Blynk. Akurasi data GPS untuk komersial memiliki akurasi yang bervariasi, yaitu sekitar 20 meter. Penelitian ini dilakukan di jalan raya sekitaran kampus FT UNTAN. Pengambilan data dilakukan dengan metode pengulangan sebanyak 10 kali, nilai akurasi yang diperoleh menggunakan alat GPS Tracker System yaitu 93,47%, sementara nilai akurasi rata-rata menggunakan Live Satellite View GPS Map yaitu 93,28%.
ANALISIS KINERJA MONITORING PROTOTIPE MODEL KWH METER SATU FASA DENGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI TRANSCEIVER SX 1276 Arpiandi, Muhammad Rizky; Marpaung, Jannus; Yacoub, Redi Ratiandi; Imansyah, Fitri; Hiendro, Ayong
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56990

Abstract

Listrik adalah salah satu kebutuhan primer manusia pada era kemajuan teknologi dan komunikasi. Hampir semua aspek kehidupan manusia menggunakan perangkat yang digerakkan dengan listrik. KWh Meter adalah alat penghitung pemakaian energi listrik yang bekerja menggunakan metode induksi medan magnet, dimana medan magnet tersebut menggerakkan piringan yang terbuat dari alumunium. Adanya teknologi transceiver SX 1276 mampu membuat pengukuran kWh meter dengan jarak jauh. Modul transceiver SX1276 memiliki kemampuan untuk berkomunikasi jarak jauh, kecepatan data yang rendah, konsumsi daya rendah, dan transmisi data yang aman. Modul transceiver SX1276 dapat digunakan pada jaringan publik, private, dan hybrid untuk mencapai jangkauan yang lebih luas daripada jaringan seluler. Karena kemampuannya modul transceiver SX1276 sangat cocok digunakan untuk memonitoring keadaan di suatu tempat dari tempat yang lain. Pada penelitian ini berhasil dirancang pengukuran kWh meter kemudian diimplementaskan dengan modul transceiver SX1276 sebagai media transmisi data monitoring kWh meter. Data dari sensor tegangan dan arus yang telah di akuisisi oleh Arduino Uno pada sistem transmitter (Tx) kemudian dikirimkan ke sistem receiver (Rx) oleh bantuan modul transceiver SX1276. Sensor tegangan mampu melakukan akuisisi data dengan akurasi 99,47% dan sensor arus mampu mengakuisisi data dengan akurasi 82,83% sampai 98,22%. Perubahan parameter-parameter transmisi transceiver SX1276 mengakibatkan perubahan pada hasil performa komunikasinya. Pada pengujian variasi Bandwidth dari 62,50 kHz, 125 kHz, 250kHz, 500kHz dengan jarak 50m nilai SNR dan   RSSI terbaik pada BW 62,50kHz. Pada pengujian variasi Coding Rate dari C/R 4/5, 4/6, 4/7, 4/8 dengan jarak pengujian 50m nilai SNR dan RSSI terbaik ada pada C/R 4/8. dan pengujian variasi Spreading Factor dari SF7, SF9, SF10, SF12 dengan pengujian jarak 50m, 100m, 150m, 200m, 250m nilai SNR dan RSSI terbaik ada pada SF 7, semakin tinggi nilai parameter SF maka area komunikasi transceiver SX1276 semakin jauh, namun akan berakibat terhadap ToA yang semakin lama.
SISTEM MONITORING REAL TIME SALINITAS AIR DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI LORA (LONG RANGE) GATEWAY Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang; Marpaung, Jannus; Yacoub, Redi Ratiandi; Imansyah, Fitri; Suryadi, Dedy
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57141

Abstract

Penelitian ini ditujukan untuk mengukur dan menginformasikan kadar zat terlarut pada sumber air yang ada disekitar masyarakat. Karena menurut laman doktersehat.com, air yang baik digunakan untuk minum hanya 500ppm. Oleh karena itu dibangunlah rancangan sistem suatu alat pendeteksi kadar air menggunakan sensor Total Dissolve Solid (TDS) yang sudah dikalibrasi berbasis monitoring yang dapat menampilkan data dengan teknologi Internet of Things (IoT) dan komunikasi wireless yang menjangkau jarak yang sangat jauh, salah satu teknologi tersebut yaitu Transceiver SX1276 atau disebut modul Long Range (LoRa) guna menginformasikannya ke masyarakat sekitar. Teknologi tersebut sudah diuji dengan jarak maksimum 435m pada kondisi Non-Line of Sight (NLOS) dengan nilai rata-rata RSSI adalah -115dBm, SNR adalah -10dB, dan ToA adalah 1,25s dan jarak maksmimum 840m pada kondisi Line of Sight (LOS) dengan nilai RSSI adalah -104dBm, SNR adalah 8dB, dan ToA adalah 1,5s.  
ANALISIS EVALUASI KUALITAS JARINGAN 3G DENGAN 4G PADA PROVIDER TELKOMSEL MENGGUNAKAN METODE DRIVE TEST DI DESA TERAJU Seda, Yudokus Frans; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias; Marpaung, Jannus
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.57067

Abstract

Perkembangan teknologi telekomunikasi saat ini berkembang begitu cepat, seiring dengan kebutuhan orang dalam berkomunikasi. Dalam layanan tersebut setiap generasi pada masanya memiliki keunggulan masing-masing. Pada penelitian ini membahas analisis evaluasi kualitas jaringan 3G dengan 4G pada provider Telkomsel menggunakan metode drive test di Desa Teraju. Pengukuran performansi jaringan 3G dan 4G dilakukan dengan aplikasi speedtest dan G-Net Track Pro dengan memperhitungkan parameter RSRP, RSRQ, dan SNR. Dari hasil penelitian kecepatan unduh dan unggah jaringan 3G adalah 0,46 Mbps untuk kecepatan unduh dan 1,68 Mbps untuk kecepatan unggah, sedangkan kecepatan unduh dan unggah jaringan 4G adalah 26 Mbps untuk kecepatan unduh dan 38,3 Mbps untuk kecepatan unduh. Dan juga memperlihatkan nilai rata-rata keseluruhan RSRP jaringan 3G sebesar -84,44 dBm dengan angka menunjukkan pada skala good (bagus) warna biru, nilai rata-rata keseluruhan RSRP jaringan 4G sebesar -98,78 dBm dengan angka menunjukkan pada skala medium (sedang) warna kuning. Untuk nilai rata-rata keseluruhan RSRQ jaringan 3G sebesar -10 dB dengan angka menunjukkan pada skala medium (sedang) warna kuning, nilai rata-rata keseluruhan RSRQ jaringan 4G sebesar -12,46 dB dengan angka menunjukkan pada skala medium (sedang) warna kuning. Kemudian untuk nilai rata-rata keseluruhan SNR jaringan 4G sebesar 10,03 dB dengan angka menunjukkan pada skala good (bagus) warna biru. Dari data tersebut memperlihatkan kualitas sinyal yang terdapat pada site id SAG014 di Desa Teraju provider Telkomsel tersebut belum maksimal dan masih memerlukan perbaikan.
ANALISIS QUALITY OF SERVICE PADA JARINGAN TELKOMSEL ORBIT PADA JARINGAN TELKOMSEL ORBIT MENGGUNAKAN APLIKASI WIRESHARK Tatama, Victor; Pontia W, F. Trias; Imansyah, Fitri; Saleh, Muhammad; Marpaung, Jannus
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.58059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas layanan pada jaringan telkomsel orbit berdasarkan parameter seperti: Throughput, Packet Loss, Delay dan Jitter menggunakan aplikasi wireshark pada saat melakukan streaming video dan bermain game mobile legends. Faktor-faktor yang menyebabkan nilai throughput mengalami perubahan yaitu: Jumlah paket data yang banyak menyebabkan semakin meningkatnya nilai dari throughput, jumlah packet loss karena semakin banyak packet loss maka nilai throughput akan semakin menurun. Faktor-faktor yang menyebabkan nilai packet loss mengalami perubahan yaitu: Terjadinya kelebihan paket data didalam jaringan, congestion atau terjadinya antrian yang berlebihan dalam jaringan, memori yang terbatas pada node (saluran komunikasi), kesalahan yang terjadi pada perangkat pengguna, semakin besar nilai throughput maka akan semakin besar pula resiko untuk terjadinya packet loss. Faktor-faktor yang menyebabkan nilai delay mengalami perubahan yaitu: Media transmisi yang digunakan modem telkomsel orbit adalah jaringan seluler dimana jangkauannya luas tetapi konektivitasnya tidak begitu stabil, paket data yang besar membutuhkan waktu lebih lama untuk dikirim dari pada paket data yang kecil, nilai throughput yang besar berpengaruh pada hasil nilai delay yang menurun. Faktor-faktor yang menyebabkan nilai jitter mengalami perubahan yaitu: Besarnya congestion karena semakin besar beban dalam suatu jaringan menyebabkan nilai dari jitter meningkat, throughput yang nilainya tinggi menyebabkan nilai jitter semakin meningkat, delay yang memiliki nilai tinggi meningkatkan nilai jitter. Secara keseluruhan Quality of Service jaringan Telkomsel Orbit Pro pada saat bermain game mobile legends dapat dikategorikan (Sedang) dengan indeks 2,5 dan pada saat streaming video youtube dikategorikan (Bagus) dengan indeks 3.
ANALISIS UMUM PENANGANAN TROUBLESHOOTING ARSITEKTUR SISTEM JARINGAN ICONNET Remianda, -; Imansyah, Fitri; Yacoub, Redi Ratiandi; Marpaung, Jannus; Kusumawardhani, Eka
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.56466

Abstract

Fiber optic merupakan media transmisi yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan manusia agar dapat mentransfer  data  lebih   cepat  karena  menggunakan   cahaya  sebagai penghantarnya.  Kebutuhan  media  transmisi menggunakan fiber optic yang terus meningkat, menuntut sumber daya manusia yang handal dan profesional dalam bidang fiber optic. Pengetahuan akan media transmisi fiber optic harus dipenuhi oleh setiap teknisi yang profesional. Kemampuan untuk mengatasi berbagai macam gangguan, dan melakukan pemeliharaan/penanganan pada jaringan kabel fiber optic sangat diperlukan. Dalam melakukan proses-proses tersebut, digunakan alat-alat khusus seperti OTDR, OPM dan fusion splicer. Dalam skripsi ini akan membahas mengenai analisis umum penanganan troubleshooting arsitektur sistem jaringan iconnet, seperti gangguan (ONT no internet, link loss, fiber  cut, dan bad performance) pada jaringan kabel fiber  optic dari POP sampai ONT. Dari hasil penelitian  terdapat empat variabel yang mempengaruhi besarnya suatu penanganan atau troubleshoot gangguan pada arsit ektur jaringan iconnet yait u, join ulang kabel DW, join ulang patchcord di ODP, ganti ONT yang digunakan dan join ulang patchcord di user. Diketahui bahwa banyaknya kabel DW yang banyak di join ulang menandakan perlunya pemilihan kabel yang baik dan jalur yang ideal agar meminimalisir gangguan tersebut. Dari gangguan yang terjadi pada jaringan arsitektur iconnet didapatkan bahwa penanganan yang dilakukan ialah join ulang kabel DW. Penanganan yang cepat dapat dilakukan dengan informasi data pelanggan yang akurat dan penanganan dengan bantuan alat yang tepat. Hal inilah yang akan mempengaruhi kualitas dari layanan internet.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI LORA DUPLEX PADA PELONTAR PAKAN IKAN Saputra, Aldi Rio; Yacoub, Redi Ratiandi; Marpaung, Jannus; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Saleh, Muhammad; Imansyah, Fitri
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 2: Juli 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i2.60668

Abstract

Ikan mempunyai nilai ekonomis penting dan potensial untuk dibudidayakan karena cepat pertumbuhannya dan toleran terhadap ruang terbatas dan perubahan lingkungan. Pemanfaatan perairan laut dan pantai serta sumberdayanya untuk kegiatan budidaya ikan telah lama dikembangkan dan terus ditingkatkan. Salah satu pemanfaatan perairan laut pantai yang menjanjikan prospek yang bagus adalah budidaya ikan tambak. Dalam upaya meningkatkan produksi budidaya ikan tambak diperlukan teknologi yang ramah lingkungan, dapat dioperasikan dengan mudah, terukur parameter dan dapat dipantau atau dimonitoring menggunakan perangkat yang relevan dan terbaru. Para petambak umumnya menggunakan teknologi tradisional ataupun tradisional plus, yaitu budidaya dengan teknologi tradisional ditambah dengan sedikit pemberian pakan dan teknologi sederhana lainnya. Pengetahuan akan parameter air, seperti suhu, pH, salinitas, kekeruhan dan lain-lain mutlak diketahui oleh petambak ikan. Petambak ikan perlu mendapatkan edukasi (teori) sekaligus praktik nyata akan pengetahuan parameter air agar dihasilkan produksi ikan budidaya yang meningkat dan berkualitas baik. Di samping itu, pemberian pakan yang dilakukan dengan cara konvensional, yaitu menebar pakan secara manual, dapat digantikan dengan menerapkan teknologi, dalam hal ini teknologi pelontar pakan. Teknologi ini akan membantu petambak ikan dalam memberikan pakan, termasuk kuantitas pakan, jarak lontaran, jadwal pemberian pakan yang dapat diupdate setiap saat. Penelitian yang diusulkan ini bertujuan mendesain dan mensimulasikan suatu peralatan yang berfungsi untuk memberikan pakan ikan secara elektromekanik yang dapat diaktifkan dari jarak jauh menggunakan teknologi LoRa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, dengan peralatan yang mudah didapatkan di pasaran. Komponen utama yang akan didesain dan dismulasikan dalam adalah bagian katup-katup solenoid pada kontainer pakan, unit nozzel, unit kompresi udara, perangkat komunikasi data jarak jauh (LoRa) dan program untuk mengaktifkan komponen-komponen di atas. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah suatu desain mekanisma pelontaran pakan yang dilakukan dari jarak jauh menggunakan teknologi LoRa. Untuk menguji desain dilakukan simulasi pada unit solenoid. Penelitian ini juga menyertakan monitoring parameter air seperti suhu dan pH, yang secara simultan dapat dilakukan dari jarak jauh menggunakan ponsel (smartphone). Desain dan simulasi akan diuji di lingkungan laboratirum fakultas Universitas Tanjungpura.
Optimalisasi Sistem Informasi Pemetaan Untuk Mendukung Keputusan Dalam Pengentasan Penduduk Miskin imansyah, fitri
Jurnal Pengabdi Vol 7, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jplp2km.v7i2.81164

Abstract

Banyak faktor yang dapat menghambat pengentasan kemiskinan mulai dari program-program pengentasan kemiskinan yang masih dipertanyakan keberhasilannya. Faktor lain adalah pelaksana di lapangan atau eksekutor yaitu instansi teknis dari pusat sampai ke instansi terendah (kelurahan) yang masih "rawan" dengan penyelewengan atau penyalahgunaan sehingga program yang dicanangkan tidak menyentuh kepada masyarakat yang memerlukan. Demikian juga budaya dan sikap dari penduduk miskin itu sendiri yang menerima keadaan miskin sebagai suatu takdir yang harus dijalani sehingga tidak ada motivasi dari dalam dirinya untuk keluar dari lingkaran kemiskinan. Salah satu pendekatan alternatif untuk pengentasan kemiskinan adalah pendekatan spasial yang berbasis pada data pemetaan kemiskinan (poverty mapping). Dengan pendekatan ini data tempat tinggal penduduk miskin direpresentasi dengan simbol titik (point feature) dan direlasikan dengan data atribut atau data deskriptif sehingga pengelolaan dan akurasi data menjadi lebih baik. Analisis spasial dilakukan pada wilayah administrasi yang kecil (small area) yaitu wilayah kelurahan/desa untuk mendapatkan profil penduduk miskin pada wilayah tersebut sehingga rekomendasi program kemiskinan dapat diberikan berdasarkan karakteristik pada wilayah yang dianalisis. Hasil pemetaan kemiskinan tersebut direpresentasikan sebagai data spasial dimana setiap daerah digambarkan dalam peta digital yang memiliki informasi tingkat atau prosentase kemiskinan tiap daerah. Fitur data spasial yang digunakan adalah area (polygon) yang menunjukkan rekapitulasi dari data statistik tiap daerah, namun belum mampu untuk menunjukkan lokasi rumah tinggal atau permukiman penduduk miskin. Berdasarkan hal ini dikembangkan suatu sistem yang mampu memberikan dukungan khususnya informasi spasial (pemetaan) bagi pelaksana program pengentasan kemiskinan dalam mengambil keputusan atau spatial decision support systems (SDSS). Fitur data spasial yang digunakan adalah titik (point) yang menunjukkan rumah atau tempat tinggal penduduk miskin dengan demikian sistem ini akan mendukung program pengentasan kemiskinan pada tingkat teknis di lapangan. Dengan fitur titik sebagai representasi tempat tinggal penduduk miskin akan diketahui secara tepat keberadaan penduduk miskin yang menjadi sasaran program, selain itu masyarat baik secara perorangan atau melalui lembaga kemasyarakatan seperti RT/RW akan dapat melakukan pengawasan terhadap upaya-upaya penyimpangan atau manipulasi data penduduk miskin. Penduduk miskin yang belum terdata dapat dimasukkan atau diusulkan oleh RT/RW ke Kepala Kelurahan untuk selanjutnya data dikelola melalui sistem yang telah dikembangkan dalam kegiatan ini.
Co-Authors - Jalaludin - Jekki - Kamaludin - Martripagelardo - Masdi - Padlillah - Salimun -, Syaifurrahman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Irawan Ade Mirza Ade Putra, Leonardus Aditya Rizky Wildani Adytia Warman Afrizal - Agung Budianto Agustina Listiawati Ahmad Supriyogo Ajeng Triana Agus Legitawati Aktris Nuryanti, Aktris Al Muflihin, Amru Hisyam Alfarizi, Pandu Alhadiansyah Alpianto Noti Lante Amanda Setia Wani Aminuyati Andi Ihwan Andi, Supratman Angga Kusuma Yuda Anggela, Pepy Apriza, Uray Dini Ari Pardani Arpiandi, Muhammad Rizky Arsyad, M Iqbal Arsyad, Muhammad Iqbal Asep Nursangaji Aswandi - Aulia, Nizza Ayong Hiendro Azhar, Muhammad Reynaldi Azis, Rahman B Arnold Simangunsong Badriansyah, M. Billie Limnan Bistari Bomo Wibowo Sanjaya Bonar Sirait Christian Handoko Damanik, Aufar Martanggi Damayanti, Elok Danial - Darmadi, Dedy Dedi Suryadi Dedy Darmadi Dedy Suryadi Dedy Suryadi Delima Saptun Susilawati Sinaga Delsy Zarnavannie Sagita Dewi Sinta Djanggu, Noveicalistus H. Djuachiriaty, Yuni Doddy Cahyadi Saputra Dul Fitri Dwi Zulfita Edwardus Roby Edy Suasono Eka Priadi Eko Julianto Eko Sarwono Elang Derdian Marindani Elki Dwi Yanto Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa F. Trias Pontia W Fahmi, M. Agil Faisal, Muhammad Fahmi Fajar Ramadhani Fakhry Hizballah fathi Raziq Ashari Fauziah, Hanifah Nur Febri Prima Febrianti, Putri Adhelia Ferry Hadary Fikri Shaumanadri Fransiskus, - Gusti Hardiansyah Hadary, Ferry Hafzoh Batubara Hajirin, - Hamdani - Handoko, Christian Hari Haryani Haryani, Hari Herawati, Tita Heri Priyanto Herry Sujaini Herry Sujaini I Gusti Bagus Wiksuana Igo Zepriyadi Ilham Tambuan Putra Imam Ghozali Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Irfan Mahdi Ismail Yusuf, Ismail Ismawartati - Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Jalaludin, - James Oloan Panggabean Jannus Marpaung Jannus Marpaung Jecksen Fresley Jekki, - Jemi Ristiawan Johan Johari Johari, Johan Juliani Okta Farida, Juliani Okta Kamaludin, - kamaruzaman, syarif KHARISMA ARIO SETIADI Kharisma Juda, Imam Firdaus Kristian Umbu Lakinau Kusumawardhani, Eka Lante, Alpianto Noti Lora Simir Lukmanul Hakim M. Agil Fahmi M. Iqbal Arsyad M. Iqbal Arsyad Mariyadi mariyadi Masdi, - Maulana, Fachri Maulana, Rigo Maulana, Sadikin Meiran Panggabean Meliani Benedikta Memet Agustiar Miftahul Huda Mochamad Setya Fajar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Mubaarak, Mochammad Rifqi Muhammad Angga Muhammad Fahmi Muhammad Nugrah Kusumah Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Syamsuddin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mulyana, Syarifuddin Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nabila Dwi Laksono Nachwan Mufti Adriansyah Nadia Arista Neilcy Tjahja Mooniarsih Ningsih, Kurnia Noraldo, Advendri Nova Argita Damayanti Noveicalistus H Djanggu Noveicalistus H. Djanggu Nurmainah - Nurus Sabah Oktariani, Ade Padlillah, - Pakpahan, Kristin Karuniawaty Pangalayo, Jhoni David Pardani, Ari Pepy Anggela Pitri, Putra Aditya Pontia W, F. Trias Pontia, Trias Pradhesta, Lena Endriana Pratama, Aditya Cahya Pratama, Bayu Angga Pratomo, Muhammad Riski Prio Utomo Priyo Saptomo Pulungan, Annisa Kynamehule Purwaningsih - Purwoharjono Purwoharjono Putra, Leonardus Sandy Ade Putra, Ramadhan Thalib Putri, Venny Manca Rachmawati Rahmidiyani - Rajaguguk , Managam Ramadhani, Rizky Rangga Hari Utama Ratna Herawatiningsih Redi Ratiandi Yacoub Remianda, - Reza Yansah Ria Guswana Riduansyah - Rina Pudji Astuti Ristiawan, Jemi Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang Rizki, Muhammad Nur Roby, Edwardus Rohmat Wiyono Rommy Patra Rudi Kurnianto Rudy Gianto, Rudy Sabah, Nurus Sagita, Delsy Zarnavannie Salimun, - Saputra, Aldi Rio Seda, Yudokus Frans Setia Budi SETIADI, KHARISMA ARIO Setyawan, Wondo Eki Sholva, Yus Silaban, Taripar David Silvia Uslianti Sinta, Dewi Siregar, Niko Siti Hadijah Siti Halidjah Stepanus Sahala Sitompul Steven Pragestu, Steven Suhardi . Sujana , Ivan Supratman Andi Supriadi, - Surachman - Susilawati Sinaga, Delima Saptun Sy. Hasyim Azizurrahman Syahlianti, Safitri Syaifurrahman Syaifurrahman Syamsul Anwar Syamsul Anwar, Syamsul Syamswisna , Syarifuddin Mulyana Tatama, Victor Theodorus Barahama, Alfodaniel Tomy Aswin Tri Wahyudi Usman A. Gani Utama, Rangga Hari Uti Asikin Vivi Bachtiar W, F. Trias Pontia Wahyudi, Tri Warman, Adytia Wendy Widi Agezi Wigyarianto, F.Trias Pontia Wijayanto, Dedi Windhu Putra Witarsa - Wiyono, Rohmat Wondo Eki Setyawan Wulandari, Nuria Yacoub, Redi Yacoub, Redi Retiandi Yohanes Gatot Sutapa Yosua Perdana Sianturi Yudhi Wiranto Yuline - Yulis Jamiah Yusuf, M. Ismail Zubaidah R