Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KECEPATAN PROSES DOWNLOAD PADA SINYAL HIGH SPEED DOWNLINK PACKET ACCESS (HSDPA) Pardani, Ari; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the use of a product, sometimes people do not really care whether the products are used in accordance with the advertising promotion of such products, one of which is advertising internet connection service. Internet service providers offer many advantages its products among which good data download speeds. This study describes the download speed of the signal HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) using Sim card (card 3) where the research itself was carried out to test the speed of file downloads from the Adobe Flash Player version 22.0.0.209 is by downloading data at the same place and with the same file size.Data taken in this study is the duration of the download process from start to finish downloading. Furthermore, do some tests to determine the download speed of at 00:00 pm, 08:00 pm, 11:00 pm, 13:00 pm. And also determine where the most rapid hours to download the file, to determine how fast the download speeds are obtained in pontianak more precisely on Jalan Imam Bonjol Gg. Bansir 1. After a test known that the fastest clock is at 00:00 pm and 08:00 pm which has good speed.
PENERAPAN METODE QUEUE TREE PADA BANDWIDTH MANAGEMENT MIKROTIK DI BIRO UMUM SEKRETARIAT DAERAH KALIMANTAN BARAT Fransiskus, -; Imansyah, Fitri; Marpaung, Jannus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian  bertujuan untuk mengimplementasikan metode bandwidth management, yaitu metode  Queue Tree agar pengunaan bandwith dapat merata serta menganalisa parameter Quality Of  Service dari hasil implementasi metode queue tree. Latar belakang penelitian ini adalah karena sering terjadi pembagian bandwidth yang tidak merata pada setiap user dalam suatu jaringan yang mengakibatkan satu user dapat mengakses internet dengan lebih cepat sedangkan user lain mengakses internet dengan lebih lambat dibanding user lainnya, sehinga menghambat  dalam menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan kestabilan suatu jaringan. Dengan menerapkan metode Queue Tree, maka setiap user yang mengakses internet akan mendapatkan alokasi bandwidth yang merata. Pengujian menggunakan dengan beberapa komputer yang disambungkan  melalui jaringan wireless mikrotik yang dimana pengujian dilakukan berdasar jumlah user yang tersambung kemudian melakukan monitoring mengunakan apilakasi wireshark. Hasil penelitian menunjukan bahwa manajemen bandwidth dengan metode Queue Tree memberikan hasil rata-rata parameter Quality Of service dengan Nilai Throughput 534,770 Kbps presentase 21,01%, packet loss 0,04%, Delay 17,24 ms dan Jitter 17,22 ms jika dibandingkan tanpa menggunakan Queue Tree parameter Quality Of service dengan Nilai Throughput 419 Kbps presentase 1,04%, packet loss 0,23%, Delay 54,55443 ms dan Jitter 54,54569 ms. Dari hasil rata-rata terlihat bahwa dengan metode Queue Tree mendapat hasil yang lebih baik.
RANCANG BANGUN ANTENA HELIX SEBAGAI PENGUAT JARINGAN INTERNET MODEM MIFI DI DESA SUNGAI AMBANGAH Badriansyah, M.; Suryadi, Dedy; Marpaung, Jannus; Imansyah, Fitri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan tidak adanya sinyal internet di Desa Sungai Ambangah menjadi permasalahan bagi masyarakat pengguna internet, khususnya pelajar, mahasiswa, guru dan lain-lain. Sementara itu, kegiatan belajar mengajar harus dilakukan secara daring, sebab belum ada ijin dari pemerintah untuk kegiatan pembelajaran secara tatap muka (offline). Dengan antena Helix ini dapat memecahkan masalah di daerah blankspot (sinyal lemah), agar masyarakat setempat dapat mengikuti perkembangan ‘di dunia luar’ dengan mengakses konten-konten informatif. Dibidang pendidikan kegiatan belajar mengajar secara daring bisa terlaksana dengan baik. Dalam penelitian ini diuraikan tentang proses perancangan, perhitungan, pembuatan dan analisis antena Helix dengan tujuan untuk memperkuat daya tangkap sinyal GSM terhadap modem Mi-Fi. Antena Helix yang dirancang dengan spesifikasi panjang 50 cm, dengan lebar antena Helix dengan diameter 4,2 cm dengan 15 lilititan kawat email dan dengan groundplane berdiameter  15 cm. Berdasarkan hasil pengujian di desa sungai ambangah dusun karya sari dengan jarak 2,3 hingga 2,5 km pada saat pengujian kecepatan internet menggunakan aplikasi network cell info lite mendapatkan nilai kecepatan terbaik pada ketinggian 10 meter pada lokasi 1 dengan nilai signal strenght -50 dBm, RSSI -35 dBm, jitter 20 ms, kecepatan download 12,3 Mbps dan kecepatan upload 4,3 Mbps. Hasil analisis pengukuran antena Helix dapat bekerja pada ketinggian diatas 8 meter tanpa ada halangan pepohonan atau bangunan sehingga dapat menangkap sinyal internet dengan baik. Dengan kualitas sinyal yang baik tersebut maka dapat dilakukan aktifitas akses internet dan fitur-fiturnya seperti whatsapp, google dan youtube tanpa kendala.
IDENTIFIKASI SEBARAN BLANK SPOT AREA JARINGAN GSM DI BEBERAPA RUAS JALAN KECAMATAN SUNGAI AMBAWANG MENGGUNAKAN METODE DRIVE TEST Maulana, Sadikin; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk mengetahui area blank spot di Sungai Ambawang lebih tepatnya di sepanjang Jalan Tran Kalimantan Sungai Ambawang. maka dilakukan identifikasi area balnk spot dengan metode drive test untuk mengukur kualitas sinyal. menggunakan aplikasi G-NetTrack Lite berdasarkan parameter yaitu dengan KPI(Key Performance Indicator). Hasil penelitian telah diketahui nilai dari tinggi RSCP (Reference Signal Code Power) dengan drive test dengan 3 provider yaitu : telkomsel, indosat, dan H3I. yaitu :1.  Pada provider telkomsel dengan katagori sinyal yaitu: 1.(Sangat Baik) = 132 titik pada desa antara lain : korek 2.(Baik) = 108 titik. pada desa antara lain : Durian. 3.( Cukup Baik) = 56 titik. pada desa antara lain : Durian, Jawa Tengah dan Korek. 4.( Hampir Baik) 63 titik Pada desa antara lain :  Durian. 5.(Hampir Baik) = 428  titik. pada desa antara lain : Sungai Ambawang Kuala, dan Korek. 6.(Tidak Baik) = 348 titik.  pada desa antara lain : Jawa Tengah Sungai Ambawang Kuala  Teluk Belukang. 7.(Sangat Tidak Baik) 3811 titik pada desa antara lain :  Korek, Linga, Pancaroba, Jawa Tengah, Sungai Ambawang Kuala, Durian, dan  Teluk Belukang. 2. Pada provider indosat dengan katagori sinyal yaitu: 1.(Sangat Baik) = 113 titik.  Pada Durian, Sungai Ambawang Kuala, Jawa Tengah, Korek, Pancaroba dan Teluk Belukang. 2.(Baik) = 51 titik. pada desa antara lain Durian, Sungai Ambawang Kuala, Jawa Tengah, Korek, Desa Pancaroba dan Teluk Belukang. 3.(Cukup Baik) = 133 titik. pada desa antara lain : Durian,  Sungai Ambawang Kuala,  Jawa Tengah, Korek, Pancaroba dan  Teluk Belukang. 4.(Hampir Baik) = 134 titik. pada desa antara lain : Durian, Sungai Ambawang Kuala, Desa Jawa Tengah,  Korek,  Linga, Pancaroba dan Teluk Belukang. 5.(Hampir Baik) = 134 titik pada desa antara lain : Durian,  Sungai Ambawang Kuala, Jawa Tengah,  Korek,  Linga,   Pancaroba  Teluk Belukang. 6.(Tidak Baik) = 336 titik.  pada desa antara lain : Durian,  Sungai Ambawang Kuala,  Jawa Tengah,  Korek, Pancaroba dan  Teluk Belukang. 7.(Sangat Tidak Baik) 3425 titik pada desa antara lain : Durian, Sungai Ambawang Kuala, Jawa Tengah,  Korek,  Linga,  Pancaroba dan  Teluk Belukang. 3. Pada provider H3I dengan katagori sinyal yaitu: 1.(Sangat Baik) = 23 titik.  pada desa antara lain : Jawa Tengah. 2.(Baik) = 23titik. pada desa antara lain : Jawa Tengah. 3.(Tidak Baik) = 498 titik. pada desa antara lain : Teluk Belukang. 4.(Sangat Tidak Baik) 4586 titik. Pada desa antara lain :  Korek, Linga, Pancaroba, Jawa Tengah, Sungai Ambawang Kuala, Durian, dan  Teluk Belukang. Identifikasi sebaran Blank Spot Area jaringan GSM di beberapa ruas Jalan Kecamatan Sungai Ambawang menunjukan bahwa semakin jauh jarak pengukuran dari suatu BTS dengan metode drive test maka hasil yang di peroleh menunjukan nilai semakin kecil, dengan katagori sangat tidak baik
IDENTIFIKASI PENGARUH LOSS DAYA SALURAN SERAT OPTIK TERHADAP KUALITAS LAYANAN INTERNET Ristiawan, Jemi; Imansyah, Fitri; Suryadi, Dedy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat optik merupakan media transmisi yang memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk dapat mentransfer data lebih cepat karena menggunakan cahaya sebagai penghantarnya. Adanya permasalahan redaman pada serat optik, perlu diakomodasi sehingga dapat meminimalisir terjadinya loss daya pada serat optik. Dengan adanya penelitian ini dapat diketahui besarnya nilai dari suatu redaman transmisi serat optik melalui metode pengukuran menggunakan OPM, mengidentifikasi loss daya saluran serat optik, mengetahui korelasi nilai redaman terhadap loss daya pada transmisi serat optik, serta mengetahui perbandingan nilai hasil pengukuran OPM dengan pembacaan data ONT. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriftif analitik dimana penelitian akan menggambarkan apa adanya tentang suatu variabel yang diolah, serta gejala dan keadaan yang akan diidentifikasi. Maka dapat diperoleh hasil penelitian yaitu, besarnya daya optik yang terukur di rumah pelanggan dipengaruhi oleh daya optik yang terukur pada ODP. Daya optik pada ODP bernilai kecil dengan nilai daya optik rata-rata -19.87 dB, hal ini membuat daya optik pada rumah pelanggan yaitu ONT cenderung semakin kecil dengan nilai daya optik rata-rata -20.82 dB. Terjadi penambahan nilai -0.95 dB per transmisi. terdapat perbedaan antara data pengukuran dengan data pembacaan ONT rata-rata senilai 1 dB dimana data pengukuran cenderung bernilai lebih besar dari pada data pembacaan ONT. Dilakukanlah suatu perhitungan untuk mengidentifikasi penyebab dari besarnya nilai redaman pada kabel serat optik. Sehingga diketahui bahwa semakin panjang kabel yang digunakan untuk transmisi serat optik maka redaman yang dihasilkan akan semakin besar sehingga daya optik yang dipancarkan oleh pengirim akan semakin melemah seiring dengan panjangnya kabel. Hal inilah yang akan mempengaruhi kualitas dari layanan internet.
IDENTIFIKASI PENGGUNAAN FREKUENSI RADIO FM MENGGUNAKAN SOFTWARE ARGUS PADA DAERAH LAYANAN KOTA PONTIANAK DAN KABUPATEN KUBU RAYA Andi, Supratman; Imansyah, Fitri; Suryadi, Dedy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia pengelolaan dan pengawasan spektrum radio dan orbit satelit diatur dalam undang-undang nomor 36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi dan Peraturan Pemerintah nomor 53 tahun 2000 tentang Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio dan Orbit Satelit. Radio FM masih menempati posisi yang cukup penting sebagai salah satu media penyedia dan penyiar informasi bagi masyarakat luas, dimana sifat komunikasi ini termasuk sistem komunikasi tidak bergerak. Oleh karena itu, sumber daya alam ini perlu dikelola dan diatur pengalokasian spektrumnya. Banyaknya jumlah stasiun radio FM dan keterbatasan alokasi frekuensi radio FM mengharuskan penggunaan alokasi frekuensi radio FM haruslah sesuai dengan aturan yang berlaku. Diprediksi adanya penggunaan frekuensi radio FM yang tidak memiliki Izin Siaran Radio sehingga mengakibatkan interferensi dan gangguan komunikasi bagi pengguna frekeunsi radio FM lainnya, untuk itu diperlukan identifikasi supaya penggunaan frekuensi radio FM lebih tertata dan terdata. Dari hasil pengukuran dan identifikasi frekuensi radio FM menggunakan software argus pada daerah layanan didapat sebanyak 10 frekuensi radio FM legal pada daerah layanan Kota Pontianak dan 3 frekuensi radio FM legal pada daerah layanan Kabupaten Kubu Raya. Semua frekuensi radio FM tersebut tidak ada yang berdiri illegal, kadaluarsa atau tidak sesuai dengan database Sistem Informasi Manajemen  Spektrum (SIMS) wilayah Kota Pontianak.Sinyal tertinggi yang diterima pada saat melakukan pengukuran pada daerah layanan Kota Pontianak adalah 38,9 dBµV/m dengan hasil identifikasi 104,200 MHz radio FM RRI Pro 1 dan sinyal terendah adalah 13,6 dBµV/m dengan hasil identifikasi 105,800 MHz radio FM PT. Radio Swara Mas Mujahidin Madani sedangkan, sinyal tertinggi yang diterima pada saat melakukan pengukuran pada daerah layanan Kabupaten Kubu Raya adalah 80,1 dBµV/m dengan hasil identifikasi 97,900 MHz radio FM PT. Radio Samaria dan sinyal terendah adalah 41,1 dBµV/m dengan hasil identifikasi 94,700 MHz radio FM PT. Radio Swara Rodja dan pada pengukuran spektrum frekuensi radio FM pada daerah layanan Kabupaten Kubu Raya terdapat 3 frekuensi radio FM yang tidak sesuai dengan database SIMS dan tidak dapat diidentifikasi, yaitu 97.000 MHz, 100.700 MHz, 105.500 MHz.
UPAYA OPTIMASI JARINGAN 4G LTE DENGAN PARAMETER RSSI (RECEIVED SIGNAL STRENGTH INDICATOR) DAN RSRP (REFERENCE SIGNAL RECEIVED POWER) Utama, Rangga Hari; Imansyah, Fitri; Marpaung, Jannus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan pada 3 lokasi yang memiliki kualitas sinyal buruk sesuai parameter RSSI dan RSRP dengan menggunakan provider Three. Lokasi pertama yang akan diteliti pada penelitian ini adalah Jl. Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya. Lokasi kedua yang akan diteliti pada penelitian ini adalah Jl. Sungai Raya Dalam Kabupaten Kuburaya. Dan lokasi ketiga yang akan diteliti pada penelitian ini adalah Jl. Selat Panjang 2 Siantan Hulu Pontianak Utara. Dari hasil pengukuran yang telah dilakukan pada 5 titik berbeda dengan jarak 10m, 15m, 20m, 25m, 30m, yang mewakili posisi pengambilan data menggunkan software G-NeTack Lite maka didapatkan hasil dari parameter RSSI dan RSRP dilokasi I Jl. Desa Durian Kecamatan Sungai Ambawang Kabupaten Kubu Raya sebagai berikut : 1. jarak 10 meter nilai RSSI -63 dBm (sangat baik) RSRP -94 dBm (baik), jarak 15 meter nilai RSSI -70 dBm (baik) RSRP -99 dBm (baik), jarak 20 meter nilai RSSI -72 dBm (baik) RSRP -97 dBm (baik), jarak 25 meter nilai RSSI -70 dBm (baik) RSRP -98 dBm (baik), Jarak 30 meter nilai RSSI -74 dBm (sangat baik) RSRP -97 dBm (baik), pada Lokasi II Jl. Sungai Raya Dalam Kabupaten Kubu Raya : jarak 10 meter nilai RSSI -63 dBm (sangat baik) RSRP -98 dBm (baik), jarak 15 meter nilai RSSI -69 dBm (sangat baik) RSRP -95 dBm (baik), jarak 20 meter nilai RSSI -66 dBm (sangat baik) RSRP -94 dBm (baik), jarak 25 meter nilai RSSI -71 dBm (baik) RSRP -97 dBm (baik), jarak 30 meter nilai RSSI -70 dBm (sangat baik) RSRP -98 dBm (baik), pada Lokasi III Jl. Selat Panjang 2 Siantan Hulu Pontianak Utara : jarak 10 meter nilai RSSI -42 dBm (sangat baik) RSRP -93 dBm (baik), jarak 15 meter nilai RSSI -43 dBm (sangat baik) RSRP -95 dBm (baik), jarak 20 meter nilai RSSI -44 dBm (sangat baik) RSRP -95 dBm (baik), jarak 25 meter nilai RSSI -45 dBm (sangat baik) RSRP -96 dBm (baik), jarak 30 meter nilai RSSI -47 dBm (sangat baik) RSRP -97 dBm (baik). Dari hasil pengukuran QoS yang bernilai maka upaya optimasi berhasil dilakukan, dibuktikan dengan pengujian aplikasi whatsapp, google, youtube berjalan dengan lancar.
RANCANG BANGUN SENTRAL TELEPON PORTABLE BERBASIS VOIP (VOICE OVER INTERNET PROTOCOL) MENGGUNAKAN RASPBERRY PI 4 Fahmi, M. Agil; Imansyah, Fitri; Marpaung, Jannus; Yacoub, Redi Ratiandi
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi VoIP dalam komunikasi suara memberikan manfaat yang luas bagi suatu komunitas yang menggunakan telepon, sebab dalam aktifitas berkomunikasi tidak lagi dikenakan biaya selama berbicara. Teknologi VoIP yang dibangun menggunakan Raspberry Pi sebagai komputer yang berfungsi memanage aktifitas komunikasi dan menyimpan data-data nomor telepon yang diaftarkan dan sebuah Router sebagai access point bagi perangkat yang sudah terdaftar dalam database Raspberry Pi. Raspberry Pi diprogram menggunakan software Kamailio sedangkan database menggunakan MySQL, sedangkan pada smartphome menggunakan aplikasi Zoiper. Pengujian yang dilakukan dengan variasi jarak antar router dan dua smartphone yang terhubung dengan metoda LOS dan NLOS. Saat smartphone sedang terhubung, parameter QoS diamati pada smartphone. Jarak efektif terbaik antara setiap smartphone terhadap router adalah 40 meter sehingga jarak antar smartphone menjadi 80 meter. Pada kondisi pengujian tersebut kualitas komunikasi tidak mengalami kendala atau berjalan dengan baik. Dari hasil yang diperoleh tersebut dilakukan peniliain persepsi atau subjektif yang disebut dengan MOS, dari 5 (lima) responden yang diinterview menyatakan VoIP yang dirancang telah bekerja dengan baik tanpa kendala dan merasa puas saat berkomunikasi.
ANALISIS PERFORMANSI JARINGAN DAN KUALITAS SINYAL 4G LTE TELKOMSEL DI AREA FAKULTAS TEKNIK UNTAN PONTIANAK Jalaludin, -; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya jumlah penyedia layanan pada jaringan 4G LTE (Long Term Evolution), memaksa operator penyedia layanan untuk semakin memperkokoh jaringan dan mengoptimalkan layanan serta kualitas yang akan diberikan. Kualitas layanan yang akan diberikan harus sesuai dengan standar kualitas KPI yang telah ditetapkan. Penelitian pada area Fakultas Teknik UNTAN menggunakan aplikasi G-Net Track Pro dengan metode walk test yang menghitung kekuatan sinyal berdasarkan RSRP, RSRQ dan SNR. Hasil penelitian memperlihatkan nilai RSRP, RSRQ dan SNR membutuhkan perbaikan kualitas jaringan, karena kekuatan sinyal di beberapa titik tersebut belum maksimal. Dari hasil penelitian memperlihatkan nilai rata-rata keseluruhan RSRP -90,07 dBm dengan angka menunjukan pada skala medium (sedang) warna kuning. Untuk nilai rata-rata keseluruhan RSRQ -9,91 dB dengan angka menunjukan pada skala medium (sedang) warna kuning, Kemudian untuk nilai rata-rata keseluruhan SNR -6,69 dB dengan angka menunjukan pada skala medium (sedang) warna kuning. Dari data tersebut memperlihatkan kualitas sinyal yang terdapat di area Fakultas Teknik tersebut belum maksimal dan masih memerlukan perbaikan kualitas jaringan dengan melakukan perancangan dan pemasangan antenna
ANALISA KUALITAS HANDOVER TERHADAP KOMUNIKASI VIDEO CALL PADA JARINGAN 4G LTE (LONG TERM EVOLUTION) BERDASARKAN DATA DRIVE TEST DI KOTA KETAPANG SETIADI, KHARISMA ARIO; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Marpaung, Jannus; Imansyah, Fitri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 1, No 1 (2021): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan semakin berkembangnya sistem komunikasi dan banyak orang yang menghendaki terjaminnya kontinuitas hubungan dalam berkomunikasi yang tidak terbatas pada saat pemakai dalam keadaan diam di tempat, juga ketika mereka dalam keadaan bergerak. Salah satu keunggulan dari komunikasi bergerak adalah handover. Handover diperlukan untuk menjaga hubungan pembicaraan agar tidak terputus ketika sebuah MS (Mobile Station) keluar dari sebuah sel menuju ke sel yang lain. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kualitas handover jaringan 4G pada saat komunikasi video call dengan 2 periode waktu yaitu jam sibuk dan jam tidak sibuk sesuai dengan standar yang diinginkan oleh Operator menggunakan metode Drive Test. Parameter yang dipakai oleh operator yaitu RSRP, RSRQ, SNR. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan di area Ketapang nilai RSRP dengan G-Net Track saat jam sibuk masuk kategori baik yaitu dengan rata - rata -85 dBm  sedangkan pengukuran saat jam tidak sibuk masuk kategori baik yaitu dengan rata - rata 87.25 dBm sedangkan nilai RSRQ pada jam sibuk masuk kategori baik yaitu dengan rata - rata -11.37 dB, pada jam tidak sibuk masuk kategori sangat baik dengan rata - rata -8 dB. Untuk nilai SNR pada jam sibuk masuk kategori sangat buruk dengan rata - rata -6.75 dB, pada jam tidak sibuk masuk kategori sangat baik dengan rata - rata 14.7 dB. Sedangkan pengukuran menggunakan Nemo Outdoor pada nilai RSRP masuk dalam kategori baik yaitu -89.68, nilai RSRQ masuk dalam kategori sangat baik yaitu -8.54 dB, nilai SNR masuk dalam kategori baik yaitu 2.66 dB. Hasil dari kualitas layanan tersebut bekerja dengan baik karena masih memenuhi Key Performance Indikator (Standar KPI) dari PT. Telkomsel Ketapang.
Co-Authors - Jalaludin - Jekki - Kamaludin - Martripagelardo - Masdi - Padlillah - Salimun -, Syaifurrahman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Irawan Ade Mirza Ade Putra, Leonardus Aditya Rizky Wildani Adytia Warman Afrizal - Agung Budianto Agustina Listiawati Ahmad Supriyogo Ajeng Triana Agus Legitawati Aktris Nuryanti, Aktris Al Muflihin, Amru Hisyam Alfarizi, Pandu Alhadiansyah Alpianto Noti Lante Amanda Setia Wani Aminuyati Andi Ihwan Andi, Supratman Angga Kusuma Yuda Anggela, Pepy Apriza, Uray Dini Ari Pardani Arpiandi, Muhammad Rizky Arsyad, M Iqbal Arsyad, Muhammad Iqbal Asep Nursangaji Aswandi - Aulia, Nizza Ayong Hiendro Azhar, Muhammad Reynaldi Azis, Rahman B Arnold Simangunsong Badriansyah, M. Billie Limnan Bistari Bomo Wibowo Sanjaya Bonar Sirait Christian Handoko Damanik, Aufar Martanggi Damayanti, Elok Danial - Darmadi, Dedy Dedi Suryadi Dedy Darmadi Dedy Suryadi Dedy Suryadi Delima Saptun Susilawati Sinaga Delsy Zarnavannie Sagita Dewi Sinta Djanggu, Noveicalistus H. Djuachiriaty, Yuni Doddy Cahyadi Saputra Dul Fitri Dwi Zulfita Edwardus Roby Edy Suasono Eka Priadi Eko Julianto Eko Sarwono Elang Derdian Marindani Elki Dwi Yanto Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa F. Trias Pontia W Fahmi, M. Agil Faisal, Muhammad Fahmi Fajar Ramadhani Fakhry Hizballah fathi Raziq Ashari Fauziah, Hanifah Nur Febri Prima Febrianti, Putri Adhelia Ferry Hadary Fikri Shaumanadri Fransiskus, - Gusti Hardiansyah Hadary, Ferry Hafzoh Batubara Hajirin, - Hamdani - Handoko, Christian Hari Haryani Haryani, Hari Herawati, Tita Heri Priyanto Herry Sujaini Herry Sujaini I Gusti Bagus Wiksuana Igo Zepriyadi Ilham Tambuan Putra Imam Ghozali Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Irfan Mahdi Ismail Yusuf, Ismail Ismawartati - Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan sujana Jalaludin, - James Oloan Panggabean Jannus Marpaung Jannus Marpaung Jecksen Fresley Jekki, - Jemi Ristiawan Johan Johari Johari, Johan Juliani Okta Farida, Juliani Okta Kamaludin, - kamaruzaman, syarif KHARISMA ARIO SETIADI Kharisma Juda, Imam Firdaus Kristian Umbu Lakinau Kusumawardhani, Eka Lante, Alpianto Noti Lora Simir Lukmanul Hakim M. Agil Fahmi M. Iqbal Arsyad M. Iqbal Arsyad Mariyadi mariyadi Masdi, - Maulana, Fachri Maulana, Rigo Maulana, Sadikin Meiran Panggabean Meliani Benedikta Memet Agustiar Miftahul Huda Mochamad Setya Fajar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Mubaarak, Mochammad Rifqi Muhammad Angga Muhammad Fahmi Muhammad Nugrah Kusumah Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Syamsuddin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mulyana, Syarifuddin Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nabila Dwi Laksono Nachwan Mufti Adriansyah Nadia Arista Neilcy Tjahja Mooniarsih Ningsih, Kurnia Noraldo, Advendri Nova Argita Damayanti Noveicalistus H Djanggu Noveicalistus H. Djanggu Nurmainah - Nurus Sabah Oktariani, Ade Padlillah, - Pakpahan, Kristin Karuniawaty Pangalayo, Jhoni David Pardani, Ari Pepy Anggela Pitri, Putra Aditya Pontia W, F. Trias Pontia, Trias Pradhesta, Lena Endriana Pratama, Aditya Cahya Pratama, Bayu Angga Pratomo, Muhammad Riski Prio Utomo Priyo Saptomo Pulungan, Annisa Kynamehule Purwaningsih - Purwoharjono Purwoharjono Putra, Leonardus Sandy Ade Putra, Ramadhan Thalib Putri, Venny Manca Rachmawati Rahmidiyani - Rajaguguk , Managam Ramadhani, Rizky Rangga Hari Utama Ratna Herawatiningsih Redi Ratiandi Yacoub Remianda, - Reza Yansah Ria Guswana Riduansyah - Rina Pudji Astuti Ristiawan, Jemi Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang Rizki, Muhammad Nur Roby, Edwardus Rohmat Wiyono Rommy Patra Rudi Kurnianto Rudy Gianto, Rudy Sabah, Nurus Sagita, Delsy Zarnavannie Salimun, - Saputra, Aldi Rio Seda, Yudokus Frans Setia Budi SETIADI, KHARISMA ARIO Setyawan, Wondo Eki Sholva, Yus Silaban, Taripar David Silvia Uslianti Sinta, Dewi Siregar, Niko Siti Hadijah Siti Halidjah Stepanus Sahala Sitompul Steven Pragestu, Steven Suhardi . Sujana , Ivan Supratman Andi Supriadi, - Surachman - Susilawati Sinaga, Delima Saptun Sy. Hasyim Azizurrahman Syahlianti, Safitri Syaifurrahman Syaifurrahman Syamsul Anwar Syamsul Anwar, Syamsul Syamswisna , Syarifuddin Mulyana Tatama, Victor Theodorus Barahama, Alfodaniel Tomy Aswin Tri Wahyudi Usman A. Gani Utama, Rangga Hari Uti Asikin Vivi Bachtiar W, F. Trias Pontia Wahyudi, Tri Warman, Adytia Wendy Widi Agezi Wigyarianto, F.Trias Pontia Wijayanto, Dedi Windhu Putra Witarsa - Wiyono, Rohmat Wondo Eki Setyawan Wulandari, Nuria Yacoub, Redi Yacoub, Redi Retiandi Yohanes Gatot Sutapa Yosua Perdana Sianturi Yudhi Wiranto Yuline - Yulis Jamiah Yusuf, M. Ismail Zubaidah R