Claim Missing Document
Check
Articles

IDENTIFIKASI KUALITAS KOMUNIKASI DATA PADA TOWER BERSAMA (MUTUAL COMMON BASE TRANSCEIVER STATION) DI KOTA PONTIANAK BERDASARKAN PARAMETER QUALITY OF SERVICE Syahlianti, Safitri; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (811.052 KB)

Abstract

Quality of Service adalah pengukuran tentang seberapa baik jaringan yang terpasang dan juga merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari satu layanan. Oleh sebab itu diperlukan sebuah penelitian tentang kualitas komunikasi data akses internet pada tower bersama. Kualitas komunikasi data pada akses internet yang diukur berdasarkan parameter bandwidth, throughput, delay, jitter, dan packet loss untuk masing-masing operator Global System for Mobile Communication (GSM). Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian tugas akhir ini adalah mengidentifikasi kualitas komunikasi data berdasarkan parameter bandwidth, throughput, delay, jitter, dan packet loss untuk setiap provider seluler pada tower bersama dan mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kualitas komunikasi data akses internet pada tower bersama. Penelitian tugas akhir ini dilakukan di 4 tower bersama milik PT. Tower Bersama Group dan PT. Solu Sindo Kreasi Pratama, dimana setiap tower memiliki jumlah tenant yang berbeda. Sedangkan data kualitas komunikasi data pada tower bersama diperoleh dengan cara survey langsung ke lokasi tower bersama yang telah ditentukan. Kualitas komunikasi data tersebut diuji dengan cara melakukan aktifitas internet yaitu berupa video call melalui facebook, video streaming melalui youtube, dan menjalankan google chrome. Software yang digunakan dalam penelitian ini yaitu wireshark, ping CMD, dan Axence NetTools. Serta aplikasi yang digunakan dalam penelitian tugas akhir ini yaitu google earth dan speedtest. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan nilai kualitas komunikasi data pada tower bersama menurun adalah antrian yang berlebihan dalam jaringan, overload traffic di dalam jaringan, noise atau sinyal gangguan yang tidak diinginkan, lokasi tower bersama yang berada di area padat penduduk, waktu penelitian yang dilakukan di jam sibuk, posisi antena setiap provider seluler di tower bersama, terjadinya tabrakan data di dalam jaringan, adanya obstacle (penghalang), jarak pengukuran parameter, cuaca, dan paket data kuota internet yang kurang dari batas normal. Dari semua rekapitulasi kualitas komunikasi data pada Tower Bersama I,II,III, dan IV dapat disimpulkan bahwa nilai setiap parameter Quality of Service dapat berbeda-beda pada setiap provider seluler, walaupun berada di tower bersama yang sama.
IDENTIFIKASI DAN INVENTARISASI SHELTER BTS (SHELTER BASE TRANCEIVER SYSTEM) DI KOTA PONTIANAK BERBASIS GIS (GEOGRAPHIC INFORMATION SYSTEM) Warman, Adytia; Imansyah, Fitri; Suryadi, Dedy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1696.031 KB)

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan pendataan dan membuat letak titik sebaran setiap BTS (Geographic Information System) yang ada di Kota Pontianak dengan menggunakan aplikasi ArcGis/ ArcMap. Penelitian ini bertujuan dengan mengidentifikasi letak titik sebaran BTS (Base Transceiver Station) di Kota Pontianak dengan berbantuan menggunakan aplikasi ArcGis/ArcMap versi 10.3 yang hasilnya berupa peta. Hasil peta yang telah dibuat berfungsi dalam mengerjakan manajamen data khsususnya data koordinat sehingga perusahaan telekomunikasi dapat menggunakan dalam pengauditan dan menjadi inventaris data perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Berdasarkan identifikasi yang dapat diketahui Jumlah BTS (Base Transceiver Station) yang ada di Kota Pontianak berjumlah 276 titik koordinat. Setelah diidentifikasi data tabel koordinat beserta data base yang di dapat dari Balai Monitoring Kelas II Kalimantan Barat, data tersebut sesuai berada di dalam batas administrasi deliniasi/potongan Kota Pontianak di setiap kecamatan. Untuk Kecamatan Pontianak Selatan: 70 titik koordinat, Kecamatan Pontianak Tenggara: 24 titik koordinat, Kecamtan Pontianak Timur: 27 titik koordinat, Kecamatan Pontianak Kota: 74 titik koordinat, Kecamatan Pontianak Barat: 39 titik koordinat, Kecamatan Pontianak Utara: 42 titik koordinat.
Rancang Bangun Model Reflektor Yagi Bolik Terhadap Pengaruh Hasil Penguatan Sinyal Antena Wigyarianto, F.Trias Pontia; Tjahjamooniarsih, Neilcy; Imansyah, Fitri
ELKHA : Jurnal Teknik Elektro Vol. 11 No. 1, April 2019
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/elkha.v11i1.29502

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat, memicu manusia untuk mendapatkan kebutuhan sarana dan prasarana yang lebih praktis, mudah dan efisien. Seiring dengan kebutuhan akan informasi jaringan komunikasi, teknologi WLAN merupakan solusi yang terbaik dalam mengatasi masalah jangkauan sinyal untuk daerah yang jauh dengan menggunakan antena Yagi dengan reflector berbentuk Bolic. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian pada frekuensi 2.4Ghz untuk meningkatkan daya terima wifi pada proses penerimaan sinyal wireless USBadapter terhadap sinyal wifi. Pengujian antena Yagi Reflector Bolic ini dilakukan pada jarak 80 meter dan 100 meter. Hasil pengukuran nilai level daya terima pada antena yagi reflector bolic untuk sepuluh kali percobaan didapatkan rata-rata sebesar -69,7 dBm pada jarak 80 meter dan -65,75 dBm pada jarak 100 meter. Dari hasil antena yagi dengan reflector berbentuk bolic maka diperoleh nilai penguatan daya (gain) pada jarak 80 meter sebesar 9,15 dBm dan pada jarak 100 meter untuk nilai penguatan (gain) terbaik diperoleh sebesar 37,25 dBm. Dapat dilihat dari nilai penguatan daya (gain) antena yagi dengan model reflector bolic ini telah berhasil dibuat sesuai tujuannya yaitu untuk mengetahui pengaruh hasil penguatan sinyal pada antena.
PROTOTIPE SISTEM PEMANTAUAN STATUS GIZI BALITA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS Mooniarsih, Neilcy Tjahya; Imansyah, Fitri
Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika (JEPIN) Vol 6, No 1 (2020): Volume 6 No 1
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v6i1.37784

Abstract

Kota Pontianak merupakan salah satu daerah di Indonesia yang mengalami masalah  gizi buruk pada balita. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, akan tetapi masih saja terus terjadi tiap tahunnya, sehingga diperlukan pendekatan yang berbeda yaitu dengan pemetaan status gizi balita. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prototipe sistem informasi geografis yang mampu menangani data history kasus balita gizi buruk, memberikan informasi status gizi balita suatu daerah, sehingga pada akhirnya sistem ini dapat menjadi solusi alternatif bagi pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk mendukung upaya pencegahan terjadinya kasus gizi buruk pada balita. Selain itu Sistem ini dapat membantu proses analisis data gizi balita yang berhubungan dengan data geografis suatu wilayah yang mencakup kondisi eksisting wilayah tersebut sehingga dapat menjadi indikator tambahan bagi Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota Pontianak serta pihak-pihak terkait dalam menentukan strategi untuk perbaikan gizi balita di Kota Pontianak. Dengan menggabungkan dua komponen data tersebut diatas dalam bentuk pemetaan pemerintah Kota Pontianak akan lebih mudah dalam memantau segala sesuatu yang dapat mempengaruhi gizi balita suatu daerah sehingga dapat dengan cepat menanggulanginya.
ANALISIS TRAFIK PANGGILAN SUARA PADA JARINGAN GSM BERDASARKAN PARAMETER KPI (KEY PERFORMANCE INDICATOR) Mulyana, Syarifuddin; Imansyah, Fitri; Yacoub, Redi Ratiandi
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat dan terus berinovasi seiring perkembangan jaman. Saat ini dalam dunia telekomunikasi menggunakan teknologi GSM (Global System for Mobile) sebagai standar global untuk sistem telekomunikasi seluler yang paling banyak digunakan orang di seluruh dunia. Panggilan suara merupakan salah satu media yang banyak digunakan pada saat ini untuk berkomunikasi dari suatu tempat ke tempat tujuan yang jaraknya dekat ataupun jauh. KPI (Key Performance Indicator) menjadi parameter-parameter yang dijadikan sebagai acuan bagus atau tidaknya performansi dari suatu jaringan GSM. Berdasarkan hasil pengukuran parameter-parameter KPI yang telah dilakukan pada beberapa daerah di Kota Pontianak didapatkan trafik panggilan suara kondisi bagus dikarenakan hampir seluruh daerah terlayani oleh site yang ada, sedangkan untuk daerah sub urban didapatkan hasil yang buruk dengan Call Completion Rate sebesar 94% dan Drop Call Rate sebesar 6% ini dikarenakan letak dari lokasi yang cukup jauh dari titik site terdekat dari lokasi dan banyaknya pepohonan yang menjadi obstacle (penghalang) bagi sinyal yang mempengaruhi trafik panggilan suara sehingga kualitas menjadi buruk.
Analisis Quality of Service (Qos) Pada Layanan Video on Demand (VoD) UseeTV Jaringan IndiHome Handoko, Christian; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Video on Demand merupakan fitur pada layanan UseeTv IndiHome yang diluncurkan PT.Telekomunikasi Indonesia, Tbk berbasis Internet Protocol. Video on Demand merupakan penyedia layanan yang memungkinkan pelanggan untuk dapat melakukan perekaman, penyimpanan dan penayangan kembali acara televisi tertentu. Untuk mendapatkan kinerja yang baik, maka layanan ini membutuhkan bandwidth yang cukup besar. Teknologi Gigabyte-Capable Passive Optical-Network (GPON) menjadi teknologi yang dapat mendukung layanan ini. Dalam layanan UseeTv, aktivitas kecepatan transfer data sangat mempengaruhi laju trafik agar menghasilkan parameter (QoS) Quality of Service yang baik. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah membandingkan kualitas kecepatan transfer data pada paket IndiHome saat menggunakan fitur video on demand dengan menggunakan aplikasi wireshark berdasarkan parameter throughput, packet loss, delay dan jitter. Penelitian ini dilakukan di Kota Ngabang berdasarkan data yang diberikan oleh pihak Telkom Ngabang. Kualitas kecepatan transfer data tersebut di uji menggunakan aplikasi wireshark dengan cara menghubungkan Laptop ke ONT (Optical Network Terminal) pada setiap rumah pelanggan yang berlangganan UseeTv IndiHome melalui aktivitas internet pada saat menjalankan fitur video on demand. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kecepatan transfer data adalah adanya obstacle (penghalang), antrian yang berlebihan pada jaringan, noise atau gangguan sinyal yang tidak diinginkan, penarikan panjang kabel dropcore yang melebihi standar SOP. Dari semua rekapitulasi kualitas kecepatan transfer data pada paket 10 Mbps, 20 Mbps dan 30 Mbps pada UseeTv IndiHome dapat disimpulkan bahwa nilai setiap parameter Quality of Service dapat berbeda-beda pada setiap paket yang meliputi kategori buruk, sedang, bagus dan sangat bagus walaupun pada paket yang sama.
REDESAIN JARINGAN WIFI UNTAN DI AREA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TANJUNGPURA Ramadhani, Rizky; Suryadi, Dedy; Pontia W, F. Trias; Imansyah, Fitri
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Internet merupakan suatu jaringan komunikasi yang menghubungkan satu media elektronik dengan media lainnya. Adanya internet akan memberikan kemudahan dalam proses pengiriman layanan data secara online dan real time. Agar layananlayanan tersebut dapat dinikmati oleh pengguna, maka perlunya coverage yang luas serta jaringan yang baik. Manfaat yang dapat dinikmati dari internet yaitu dapat mengirim pesan lewat email, mendownload materi-materi dan memudahkan dalam mencari informasi yang dibutuhkan. Di Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura, kualitas jaringan internetnya belum memadai. Berdasarkan pengukuran yang dilakukan terdapat banyak data hasil pengukuran yang menunjukkan kualitas RSSI mulai dari sangat bagus, bagus, sedang, buruk, dan sangat buruk dari wifi Untan pada setiap rute nya. Untuk nilai RSSI yang di dapat setiap waktu tentunya akan berbedabeda. Hal ini bergantung pada rute yang dilewati, letak access point, daya pancar access point, obstacle dan user dari wifi Untan tersebut. Maka dari itu, perlunya desain jaringan yang tepat dengan struktur bangunan kampus sangatlah diperlukan demi menunjang kegiatan belajar mengajar di Fakultas Teknik Universitas Tanjungura.
IMPLEMENTASI OPTISYSTEM PADA PERANCANGAN AKSES FIBER TO THE HOME (FTTH) DENGAN TEKNOLOGI GIGABIT OPTICAL NETWORK (GPON) Susilawati Sinaga, Delima Saptun; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat optik sebagai media transmisi yang memenuhi kebutuhan internet dengan bandwidth yang besar. Jaringan FTTH (Fiber To The Home) dapat menghantarkan beragam informasi digital, seperti suara, video, dan data secara lebih efektif. Sehingga dapat mendukung layanan Triple Play yang dipasarkan oleh PT. Telkom Indonesia. Menentukan kelayakkan dan performansi sistem perancangan FTTH (Fiber To The Home) di wilayah Perumahan Bali Agung 2 dan 3. Parameter uji tersebut adalah Power Link Budget dan Rise Time Budget untuk kelayakkan sistem dan BER (Bit Eror Ratio) untuk performansi sistem yang digunakan menggunakan software Optisystem, Optisystem merupakan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi suatu jaringan fiber optik mulai dari sentral hingga ke end user. Dari hasil simulator jaringan FTTH menggunakan perangkat lunak sistem optik ditemukan bahwa nilai downlink pengguna terjauh adalah Prx: - 16.265 dBm, BER 2.05004 x dan Qfactor 15.4891. Sedangkan uplink Prx: -15.166 dBm, BER 8.1689 x dan Qfactor 19.0022. Hasil yang diperoleh layak karena mereka berada di atas standar jaringan FTTH minimum dengan teknologi GPON
PERENCANAAN KEBUTUHAN BTS DALAM PENERAPAN MENARA BERSAMA DI KABUPATEN MEMPAWAH Pratomo, Muhammad Riski; Imansyah, Fitri; Marpaung, Jannus
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peranan telekomunikasi telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dalam berbagai aspek kehidupan, pihak penyedia layanan seluler berlomba-lomba untuk berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik contohnya dengan membangun menara telekomunikasi. Untuk merencanakan kebutuhan BTS dalam penerapan menara bersama harus memperhatikan beberapa parameter-parameter yang berpengaruh pada kebutuhan menara bersama. Kebutuhan menara bersama dapat dicapai dengan memprediksi jumlah penduduk pada wilayah Kabupaten Mempawah kemudian dengan mencari prediksi pengguna selular dengan menggunakan teledensitas Indonesia lalu menghitung kebutuhan trafik kemudian dihitung kapasitas satu BTS untuk menampung trafik dari pelanggan sehingga didapatkan hasil perencanaan kebutuhan BTS dalam penerapan menara bersama. Hasil yang didapatkan adalah pada tahun 2020 terdapat 78 menara bersama dengan total jumlah BTS sebanyak 234 buah. Dan untuk total jumlah kebutuhan tahun 2025 yakni 83 menara bersama dan BTS sebanyak 250 buah. Sehingga diperlukan optimasi untuk penerapan menara bersama di Kabupaten Mempawah.
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS OCCUPANCY JARINGAN GSM MENGGUNAKAN RECEIVER ROHDE&SCHWARZ PR100 Masdi, -; Imansyah, Fitri; Pontia W, F. Trias
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2020): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Occupancy merupakan pendudukan suatu sinyal yang dipancarkan operator selama waktu monitoring pengambilan data frekuensi radio. Pengukuran dilakukan dengan pemasangan antena yang berfungsi sebagai penerima pada rentang frekuensi seluler GSM 900 MHz dan 1800 MHz. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui occupancy jaringan, teknologi sinyal yang diaplikasikan, level sinyal (dBV/m) dan jarak BTS terdekat dari titik koordinat pengambilan data di Kota Pontianak dengan menggunakan Receiver Rohde & Schwarz PR 100 dan Google Earth. Penelitian ini dilakukan di Kota Pontianak khususnya, Kecamatan Pontianak Tenggara, Pontianak Selatan dan Pontianak Kota. Berdasarkan data dari hasil penelitian yang diperoleh, occupancy dari tiga kecamatan rata-rata 100%, dan jarak BTS terdekat dari empat arah. Barat, Timur, Selatan dan Utara hasil dari pengukuran BTS terdekat ada beberapa jarak BTS yang tidak terukur dari arah, sehingga level sinyal rendah. Dengan ter indentifikasinya Occupancy jaringan GSM 900 MHz dan 1800 MHz dapat dinyatakan bahwa kuat sinyal yang dapat diakses oleh masyarakat secara mobile maupun fixed tergantung jarak BTS dari lokasi titik koordinat perangkat dimana digunakan. Karena semakin dekat jarak BTS dengan perangkat semakin kuat pula jaringan yang dapat di akses begitu pula sebaliknya, semakin jauh jarak perangkat dari BTS semakin lemah sinyal yang dapat di akses bahkan dapat menyebabkan tidak dapat akses jaringan karena jarak yang jauh dari BTS. Waterfall merupakan pendekatan atau pengembangan level sinyal (dBV/m) jaringan seluler GSM 900 MHz dan 1800 MHz di Kota Pontianak. Threshold merupakan ambang batas dari sinyal jaringan GSM 900 MHz dan 1800 MHz yang ditentukan pada saat melakukan monitoring, threshold GSM 900 MHz dan 1800 MHz di kecamatan Pontianak Tenggara 10,0 (dBV/m), Pontianak Selatan 24,0 (dBV/m), Pontianak Kota 10,0 (dBV/m).
Co-Authors - Jalaludin - Jekki - Kamaludin - Martripagelardo - Masdi - Padlillah - Salimun -, Syaifurrahman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Irawan Ade Mirza Ade Putra, Leonardus Aditya Rizky Wildani Adytia Warman Afrizal - Agung Budianto Agustina Listiawati Ahmad Supriyogo Ajeng Triana Agus Legitawati Aktris Nuryanti, Aktris Al Muflihin, Amru Hisyam Alfarizi, Pandu Alhadiansyah Alpianto Noti Lante Amanda Setia Wani Aminuyati Andi Ihwan Andi, Supratman Angga Kusuma Yuda Anggela, Pepy Apriza, Uray Dini Ari Pardani Arpiandi, Muhammad Rizky Arsyad, M Iqbal Arsyad, Muhammad Iqbal Asep Nursangaji Aswandi - Aulia, Nizza Ayong Hiendro Azhar, Muhammad Reynaldi Azis, Rahman B Arnold Simangunsong Badriansyah, M. Billie Limnan Bistari Bomo Wibowo Sanjaya Bonar Sirait Christian Handoko Damanik, Aufar Martanggi Damayanti, Elok Danial - Darmadi, Dedy Dedi Suryadi Dedy Darmadi Dedy Suryadi Dedy Suryadi Delima Saptun Susilawati Sinaga Delsy Zarnavannie Sagita Dewi Sinta Djanggu, Noveicalistus H. Djuachiriaty, Yuni Doddy Cahyadi Saputra Dul Fitri Dwi Zulfita Edwardus Roby Edy Suasono Eka Priadi Eko Julianto Eko Sarwono Elang Derdian Marindani Elki Dwi Yanto Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa F. Trias Pontia W Fahmi, M. Agil Faisal, Muhammad Fahmi Fajar Ramadhani Fakhry Hizballah fathi Raziq Ashari Fauziah, Hanifah Nur Febri Prima Febrianti, Putri Adhelia Ferry Hadary Fikri Shaumanadri Fransiskus, - Gusti Hardiansyah Hadary, Ferry Hafzoh Batubara Hajirin, - Hamdani - Handoko, Christian Hari Haryani Haryani, Hari Herawati, Tita Heri Priyanto Herry Sujaini Herry Sujaini I Gusti Bagus Wiksuana Igo Zepriyadi Ilham Tambuan Putra Imam Ghozali Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Irfan Mahdi Ismail Yusuf, Ismail Ismawartati - Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan sujana Ivan Sujana Jalaludin, - James Oloan Panggabean Jannus Marpaung Jannus Marpaung Jecksen Fresley Jekki, - Jemi Ristiawan Johan Johari Johari, Johan Juliani Okta Farida, Juliani Okta Kamaludin, - kamaruzaman, syarif KHARISMA ARIO SETIADI Kharisma Juda, Imam Firdaus Kristian Umbu Lakinau Kusumawardhani, Eka Lante, Alpianto Noti Lora Simir Lukmanul Hakim M. Agil Fahmi M. Iqbal Arsyad M. Iqbal Arsyad Mariyadi mariyadi Masdi, - Maulana, Fachri Maulana, Rigo Maulana, Sadikin Meiran Panggabean Meliani Benedikta Memet Agustiar Miftahul Huda Mochamad Setya Fajar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Mubaarak, Mochammad Rifqi Muhammad Angga Muhammad Fahmi Muhammad Nugrah Kusumah Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Syamsuddin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mulyana, Syarifuddin Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nabila Dwi Laksono Nachwan Mufti Adriansyah Nadia Arista Neilcy Tjahja Mooniarsih Ningsih, Kurnia Noraldo, Advendri Nova Argita Damayanti Noveicalistus H Djanggu Noveicalistus H. Djanggu Nurmainah - Nurus Sabah Oktariani, Ade Padlillah, - Pakpahan, Kristin Karuniawaty Pangalayo, Jhoni David Pardani, Ari Pepy Anggela Pitri, Putra Aditya Pontia W, F. Trias Pontia, Trias Pradhesta, Lena Endriana Pratama, Aditya Cahya Pratama, Bayu Angga Pratomo, Muhammad Riski Prio Utomo Priyo Saptomo Pulungan, Annisa Kynamehule Purwaningsih - Purwoharjono Purwoharjono Putra, Leonardus Sandy Ade Putra, Ramadhan Thalib Putri, Venny Manca Rachmawati Rahmidiyani - Rajaguguk , Managam Ramadhani, Rizky Rangga Hari Utama Ratna Herawatiningsih Redi Ratiandi Yacoub Remianda, - Reza Yansah Ria Guswana Riduansyah - Rina Pudji Astuti Ristiawan, Jemi Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang Rizki, Muhammad Nur Roby, Edwardus Rohmat Wiyono Rommy Patra Rudi Kurnianto Rudy Gianto, Rudy Sabah, Nurus Sagita, Delsy Zarnavannie Salimun, - Saputra, Aldi Rio Seda, Yudokus Frans Setia Budi SETIADI, KHARISMA ARIO Setyawan, Wondo Eki Sholva, Yus Silaban, Taripar David Silvia Uslianti Sinta, Dewi Siregar, Niko Siti Hadijah Siti Halidjah Stepanus Sahala Sitompul Steven Pragestu, Steven Suhardi . Sujana , Ivan Supratman Andi Supriadi, - Surachman - Susilawati Sinaga, Delima Saptun Sy. Hasyim Azizurrahman Syahlianti, Safitri Syaifurrahman Syaifurrahman Syamsul Anwar Syamsul Anwar, Syamsul Syamswisna , Syarifuddin Mulyana Tatama, Victor Theodorus Barahama, Alfodaniel Tomy Aswin Tri Wahyudi Usman A. Gani Utama, Rangga Hari Uti Asikin Vivi Bachtiar W, F. Trias Pontia Wahyudi, Tri Warman, Adytia Wendy Widi Agezi Wigyarianto, F.Trias Pontia Wijayanto, Dedi Windhu Putra Witarsa - Wiyono, Rohmat Wondo Eki Setyawan Wulandari, Nuria Yacoub, Redi Yacoub, Redi Retiandi Yohanes Gatot Sutapa Yosua Perdana Sianturi Yudhi Wiranto Yuline - Yulis Jamiah Yusuf, M. Ismail Zubaidah R