Claim Missing Document
Check
Articles

PENGUKURAN PERFORMANSI TRAFIK BTS 4G DARI DATA METRO ETHERNET UNTUK KAWASAN KOMERSIL CENTRAL PERDANA Syamsul Anwar; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.48818

Abstract

Jumlah pengguna jaringan telekomunikasi pada kawasan perkantoran jalan Central Perdana yang semakin meningkat khususnya pada jaringan 4G milik PT. Indosat Ooredoo, oleh karena itu bila traffic yang diberikan tidak bisa mencukupi karena banyak nya pengguna berakibatkan jaringan mengalami kegagalan koneksi, untuk mengatasi hal ini perlu di lakukan perhitungan dan pengawasan terhadap jaringan. Sehingga dapat menghsilkan jaringan dengan kualitas yang baik. Pada skripsi ini dilakukan pengukuran terhadap data MRTG yang mempresentasikan trafik data pada software Cacti Metro Ethernet yang terhubung pada BTS 4G 16PTK142_CTRL_PERDANA_PTK_PL. Data yang di amati ialah data MRTG yang di dapat selama 2 minggu. Selain data MRTG penelitian juga dilakukan dari sisi pelanggan dengan melakukan pengujian terhadap jaringan dengan melakukan tes kecepatan data download kemudian di lakukan tes terhadap signal power dan Ping TTL. Hasil penelitian disimpulkan bahwa kondisi traffic pada jaringan 4G dalam keadaan normal, total traffic belum melewati 70% dari total toleransi, peningkatan traffic tertinggi terjadi pada 7 juni 2021 sebesar 61.96 Mbps dimana nilai hampir melewati batas toleransi tetapi masih dalam batas aman karena belum melewati batas toleransi sebesar 70%. Pada pengujian intermittent dapat disimpulkan bahwa durasi pengunduhan data pada jump traffic membutuhkan waktu yang lebih lama. Dari hasil pengamatan kondisi traffic¬ masih dalam batas aman, walaupun demikian untuk mencegah terjadinya kegagalan dalam traffic lebih baik pihak Indosat Ooreedoo membuat jalur backup transmisi di karenakan kegagalan traffic juga dapat disebabkan oleh putusnya kabel optic menuju transmisi Metro Ethernet dan juga dapat dilakukan penambahan terhadadap kapasitas traffic pada Metro Ethernet agar kondisi jaringan tetap dalam kondisi baik
PERANCANGAN JARINGAN AKSES FTTH DENGAN TEKNOLOGI GPON MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA DI ‘KOTA STELIT’ KUBU RAYA Nurus Sabah; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 1: Januari 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i1.39658

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dari tahun ke tahun semakin pesat, hal ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat akan layana komuniksi yang cepat. Perkembangan teknologi ini tersebut memicu masyarakat untuk mendapatkan sarana komunikasi yang lebih baik, sehingga dapat melayani kebutuhan masyarakat akan komunikasi yang praktis, mudah, dan efisien. FTTH (Fiber To The Home) merupakan infrastuktur layanan telekomunikasi yang mendukung transmisi pada bandwith yang besar serta dapat memecahkan masalah hambatan akses bandwith. Untuk membuat perancangan jaringan akses FTTH  dengan teknologi GPON di “Kota Satelit” Kubu Raya menggunakan algoritma genetika untuk mendapatkan jalur terbaik dari hasil perancangan. Optisystem merupakan simulator yang digunakan untuk mengetahui nilai BER (Bit Error Rate) dan nilai redaman perangkat pada hasil perancangan. Dari hasil perancangan yang dilakukan menggunakan program algoritma genetika yang telah dibuat menggunakan software Matlab didapatkan jalur terbaik 3-12-49-29-31-17-1-20-10-2-11-5-6-21-36-41-16-4-3-40-34-44-22-27-25-43-47-48-42-37-9-15-4-5-39-28-18-24-35-8-14-46-32-38-33-7-13-26-19. Dengan jarak terjauh dari sentral ke pengguna adalah 4.85 km.
RANCANG BANGUN ANTENA KATHREIN SEBAGAI PENGUAT JARINGAN INTERNET PADA MODEM MIFI DI PERUMAHAN KAYANA SERDAM PUNGGUR KECIL Lora Simir; Jannus Marpaung; Eka Kusumawardhani; Fitri Imansyah; Dedy Suryadi
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 11, No 1: Januari 2023
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v11i1.62133

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kualitas jaringan yang lebih baik dari hasil analisis antena Kathrein sebagai penguat jaringan internet pada modem mifi di Perumahan Kayana Serdam Punggur Kecil. Menggunakan provider telkomsel dan indosat pada waktu siang dan malam hari dengan variasi data modem tanpa antena, antena tanpa tiang, tiang 6 dan 10 meter. Rincian data pengukuran provider telkomsel siang hari tanpa antena RSSI -89 dBm, SINR -4 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 83 dBm, SINR -8 dB, tiang 6 meter RSSI -79 dBm, SINR -2 dB, tiang 10 meter RSSI -77 dBm, SINR 0 db sedangkan malam hari tanpa antena RSSI -85 dBm, SINR -6 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 85 dBm, SINR -1 dB, tiang 6 meter RSSI -79 dBm, SINR -1 dB, tiang 10 meter RSSI -79 dBm, SINR 1 db. Pengukuran provider indosat siang hari tanpa antena RSSI -83 dBm, SINR -8 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 75 dBm, SINR -8 dB, tiang 6 meter RSSI -65 dBm, SINR 0 dB, tiang 10 meter RSSI 65 dBm, SINR 5 dB sedangkan malam hari tanpa antena RSSI -87 dBm, SINR -7 dB, antena tanpa tiang dengan RSSI – 83 dBm, SINR -7 dB, tiang 6 meter RSSI -67 dBm, SINR 1 dB, tiang 10 meter RSSI -63 dBm, SINR 6 db. Dari hasil pengukuran yang didapatkan dapat disimpulkan provider terdekat dengan tiang 10 meter mendapatkan kualitas jaringan internet yang cukup baik.
IMPLEMENTASI LORA MULTI NODE UNTUK MONITORING LEVEL AIR PADA WATER BARREL COVID-19 Ade Irawan; Fitri Imansyah; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub; Muhammad Saleh
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.51174

Abstract

Mulai Maret 2020 dunia dilanda pandemi Covid-19, Penyakit virus corona 2019 (corona virus disease/COVID-19) termasuk Indonesia. Oleh karena itu untuk menekan kasus penularan, pemerintah menerapkan protokol kesehatan yaitu selalu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, akan tetapi fasilitas mencuci tangan di tempat umum maupun di pusat perbelanjaan seringkali tidak berisi air, sehingga pengunjung ataupun wisatawan sulit untuk menemukan fasilitas mencuci tangan yang berisikan air. Sistem monitoring level air pada fasilitas mencuci tangan perlu diperhatikan, maka diperlukan alat untuk memonitor kapasitas water barrel Covid-19 agar mempermudah mengetahui level air pada water barrel Covid-19. Pada penelitian ini akan dirancang sistem pemantauan level air pada water barrel Covid-19 yang akan di aplikasikan untuk mempermudah monitoring level air pada water barrel covid-19. Sebagai modul komunikasi akan digunakan Teknologi LoRa yang dapat mencapai jarak jangkauan mencapai 3 Km. Maka dari itu kita bisa mengetahui level air serta dapat melihat nilai RSSI, SNR dan ToA dalam keadaan LOS maupun NLOS.
IMPLEMENTASI SISTEM MONITORING JARAK JAUH TINGKAT KEBISINGAN SUARA MENGGUNAKAN TRANSCEIVER SX1278 Igo Zepriyadi; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung; Fitri Imansyah; Muhammad Saleh
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52473

Abstract

Suara bising apapun menyebabkan ketidaknyamanan lingkungan sehingga mengganggu aktivitas. Kebisingan dapat mengakibatkan gangguan dalam konsentrasi, gangguan dalam berkomunikasi, dan gangguan psikologis lainnya (stress, lelah, emosional). Masalah kebisingan perlu diperhatikan pihak terkait karena kebisingan mempunyai dampak terhadap kesehatan manusia. Oleh karena itu, pengukuran tingkat kebisingan sangatlah penting. Untuk mengukur kebisingan sesaat menggunakan alat Sound Level Meter ini. Salah satunya adalah perkembangan media transmisi pengiriman data seperti Transeiver SX1278 yang salah satu fungsinya dapat digunakan untuk mengirimkan suatu informasi tak terkecuali data monitoring. Tujuan penelitian ini adalah mengukur tingkat kebisingan yang dikeluarkan oleh mesin menggunakan sensor MAX4466 kemudian di transmisikan jarak jauh menggunakan teknologi LoRa SX1278. Dari hasil penelitian yang dilakukan dalam implementasi LoRa SX1278 pada kebisingan yang digunakan sensor MAX4466 yang dalam pengujian kebisingan. Untuk mengukur tingkat dB kebisingan dB sesaat menggunakan Sound Level Meter. Pengukuran dilakukan dengan 4 lokasi yang berbeda, dengan hasil NLOS kebisingan 87,2 dB sampai dengan 89,77 dB. Pengukuran kebisingan dengan 4 titik pengukuran di lokasi yang berbeda mendapatkan hasil LOS dengan intensitas kebisingan yaitu 73.29 dB–89.81dB, yang dalam penelitian ini kebisingan yang didapat saat pengujian melebihi NAB (85 dB). Namun, faktor kebisingan bukan satu-satunya faktor yang dapat menyebabkan penurunan daya pendengaran.
ANALISIS INTERFERENSI FREKUENSI RADIO MICROWAVE LINK BTS PT. HUTCHISON 3 INDONESIA TERKENDALI SPECTRUM ANALYZER DENGAN ANTENA HORN DI PONTIANAK KOTA Ajeng Triana Agus Legitawati; Fitri Imansyah; Redi Ratiandi Yacoub; Jannus Marpaung; Muhammad Saleh
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 10, No 1: Januari 2022
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v10i1.52658

Abstract

Pada penelitian ini dilakukan suatu analisa untuk mengetahui adanya interferensi antar microwave link BTS dimana inteferensi frekuensi ini dapat berakibat fatal bagi operasi microwave link seperti rusaknya data informasi yang diterima data corruption, miss orientation tracking karena kuat sinyal menurun dibawah nilai ambang (threshold). Untuk melakukan pengukuran terjadi suatu interferensi dapat menggunakan alat Spectrum Analyzer dimana alat ini digunakan untuk mengetahui distribusi energi seperti lebar bidang frekuensi dari suatu spektrum frekuensi dari sebuah sinyal yang diukur. Berdasarkan pengukuran interferensi yang telah dilakukan pada microwave link di Pontianak Mall yaitu Adjacent Channel Interference. Adjacent Channel Interference adalah interferensi yang disebabkan oleh interferensi sinyal yang berasal dari antena microwave link yang lain yang mengalami pancaran frekuensi radio dengan bandwidth yang melebar. Selain melakukan pengukuran, dilakukan suatu perhitungan link budget serta melihat bentuk transmisi microwave link menggunakan software pathloss 5.0 dimana software ini modal utama dalam analisa dan desain link budget pada sistem telekomunikasi.
STUDI KOMPARATIF PATHLOSS PADA MODEL WALFISCH IKEGAMI MENGUNAKAN METODE DRIVE TEST DENGAN WALK TEST Hari Haryani; Fitri Imansyah; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.43564

Abstract

Pathloss merupakan salah satu komponen perencanaan jaringan telkomunikasi yang harus diperhitungkan dengan baik, dimana analisis pathloss ini membantu memprediksi seberapa buruk redaman yang terjadi pada daerah tersebut, dalam perhitungan pathloss diperlukan pemilihan beberapa model propagasi yang sesuai dengan cluster dari perencanaan jaringan telekomunikasi tersebut, Pada penelitian ini dilakukan dikota Ketapang dan menggunakan model propagasi Walfisch Ikegami. Untuk mengetahui kualitas jaringan diperlukan metode pengukuran didaerah tersebut, untuk metode pengukuran menggunakan metode drive test dan walk test. Dimana kedua metode pengukuran ini akan digunakan pada 5 titik tempat penelitan dalam dua kondisi yang berbeda yaitu pada saat kondisi jam sibuk (18.00-22.00) dan jam tidak sibuk (01.00-06.00). Hasil pada penelitian ini, perhitungan model Walfisch Ikegami diperoleh nilai level daya terima (RSRP) sebesar -78.2 dBm dijalan Kutilang, -87.44 dBm dijalan Agus Salim, -91.19 dBm dijalan Manggis, -92.26 dBm dijalan M.T. Haryono dan -92.73 dBm dijalan H. Jahari. Untuk hasil pengukuran dari metode drive test diperoleh nilai RSRP untuk jam sibuk dan jam tidak sibuk sebesar -82 dBm dan -75 dBm dijalan Kutilang, -80 dBm dan -81 dBm dijalan Agus Salim, -76 dBm dan -80 dBm dijalan Manggis, -86 dBm dan -89 dBm dijalan M.T. Haryono dan -82 dBm dan 80 dBm dijalan H. Jahari. Sedangkan hasil pengukuran dari metode walk test diperoleh nilai RSRP untuk jam sibuk dan jam tidak sibuk sebesar -88 dBm dan -84 dBm dijalan Kutilang, -77 dBm dan -79 dBm dijalan Agus Salim, -77 dBm dan -81 dBm dijalan Manggis, -88 dBm dan -87 dBm dijalan M.T. Haryono dan -81 dBm dan 81 dBm dijalan H. Jahari. Selisih nilai di pengaruhi oleh faktor-faktor yang berada pada lokasi penelitian, seperti jarak BTS Rooftop ke MS, lebar jalan, tinggi gedung, jarak antar gedung, kecepatan waktu pengukuran dan faktor kepadatan pengguna jaringan internet.
ANALISIS KINERJA TRANSMISI MICROWAVE LINK END SITE PADA MONITORING MENGGUNAKAN IMASTER NCE Angga Kusuma Yuda; Fitri Imansyah; Dedy Suryadi; Jannus Marpaung; Redi Ratiandi Yacoub
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 1: Januari 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i1.44867

Abstract

Penelitian ini membahas bagaimana kinerja transmisi microwave link end site, pada hasil pengukuran terhadap parameter dari perencanaan link budget dan berdasarkan standar dari international telecommunication union (ITU), menggunakan website pengukuran sinyal iMaster NCE. Faktor-faktor yang dapat menurunkan atau melemahkan nilai RSL diantaranya, adanya obctacle, faktor meteorologis (cuaca), kondisi jarak, kesalahan konfigurasi jaringan, pergeseran sudut antena, dan kerusakan perangkat ODU serta peralatan terutama alat ukur. Website iMaster NCE digunakan untuk memonitoring nilai RSL suatu site dengan menggunakan site ID secara real time. Proses penelitian yang dilakukan adalah melakukan pengukuran nilai RSL pada 5 transmisi microwave link end site selama 3 kali perhari pada 15 hari pengukuran. Analisis kinerja dilakukan berdasarkan hasil pengukuran RSL pada monitoring terhadap parameter daya terima dari perencanaan link budget dan (ITU). Pada pengukuran nilai RSL transmisi microwave link  hanya 4 end site yang pernah mencapai nilai RSL sesuai pada perencanaan link budget dan yang tidak adalah site sepakat 4B. Penurunan nilai RSL terendah selama pengukuran diakibatkan oleh cuaca hujan. Berdasarkan parameter dari (ITU) penurunan nilai RSL selama pengukuran masih masuk kedalam kondisi sangat baik yaitu masih > -50 dBm, hal tersebut disebabkan oleh kondisi jarak antar site masih tergolong dekat yaitu kurang dari 1 Km sehingga redaman ruangan bebas yang dimiliki kecil, serta selama pengukuran berlangsung tidak terjadi kondisi-kondisi yang menyebabkan menurunnya nilai RSL kecuali hanya cuaca hujan yang menurunkan sedikit nilai RSL. Transmisi microwave link end site memiliki sedikit kelebihan yaitu sulit untuk terjadi pergeseran sudut antena dikarenakan diameter antena yang digunakan rata-rata kecil.
IDENTIFIKASI PERFORMANSI RSL TRANSMISI DUA ARAH MICROWAVE LINK END SITE DENGAN LINK BACKBONE MENGGUNAKAN iMASTER NCE Alpianto Noti Lante; Redi Ratiandi Yacoub; Dedy Suryadi; Fitri Imansyah; Jannus Marpaung
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 9, No 2: Juli 2021
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v9i2.50169

Abstract

Penelitian ini membahas kinerja transmisi dua arah microwave link endsite Palem Jaya ke Bodok Ujung dan jaringan backbone MGW Pontianak ke Bappeda Pontianak berdasarkan pengukuran nilai RSL yang mengacu kepada International Telecomunnication Union (ITU). Adapun tujuan dalam penelitian ini ialah menganalisis kinerja transmisi dua arah mircowave link end site Palem Jaya ke Bodok Ujung dan jaringan backbone MGW Pontianak ke Bappeda Pontianak dengan meninjau pengaruh cuaca, dimana nilai RSL diperoleh dari website iMaster NCE. Hasil yang diperoleh dari kinerja transmisi microwave link end site Palem Jaya ke Bodok Ujung dan backbone MGW Pontianak ke Bappeda Pontianak ialah sangat baik, cukup baik dan buruk/tidak layak beroperasi. Pada microwave link end site Palem Jaya ke Bodok Ujung nilai RSL terburuk terjadi  pada pengukuran ke-15 sebesar -94,9 dBm dan -88,6 dBm sedangkan pada microwave link backbone MGW Pontianak ke Bappeda Pontianak nilai RSL terburuk terjadi pada pengukuran ke-15 sebesar -91,8 dBm. Penurunan nilai RSL terjadi dikarenakan faktor intensitas curah hujan yang tinggi, jarak dan obstacle sehingga transmisi gelombang radio dalam perambatannya menyebabkan daya sinyal melemah yang disebabkan oleh penyerapan daya sinyal pada benda yang dilalui saat pentransmisian sinyal.
IDENTIFIKASI DAN ANALISIS OCCUPANCY JARINGAN GSM MENGGUNAKAN RECEIVER ROHDE&SCHWARZ PR100 - Masdi; Fitri Imansyah; F. Trias Pontia W
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 8, No 2: Juli 2020
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j3eit.v8i2.41890

Abstract

Occupancy merupakan pendudukan suatu sinyal yang dipancarkan operator selama waktu monitoring pengambilan data frekuensi radio. Pengukuran dilakukan dengan pemasangan antena yang berfungsi sebagai penerima pada rentang frekuensi seluler GSM 900 MHz dan 1800 MHz. Tujuan yang ingin dicapai dari penelitian ini adalah mengetahui occupancy jaringan, teknologi sinyal yang diaplikasikan, level sinyal (dBV/m) dan jarak BTS terdekat dari titik koordinat pengambilan data di Kota Pontianak dengan menggunakan Receiver Rohde & Schwarz PR 100 dan Google Earth. Penelitian ini dilakukan di Kota Pontianak khususnya, Kecamatan Pontianak Tenggara, Pontianak Selatan dan Pontianak Kota. Berdasarkan data dari hasil penelitian yang diperoleh, occupancy dari tiga kecamatan rata-rata 100%, dan jarak BTS terdekat dari empat arah. Barat, Timur, Selatan dan Utara hasil dari pengukuran BTS terdekat ada beberapa jarak BTS yang tidak terukur dari arah, sehingga level sinyal rendah. Dengan ter indentifikasinya Occupancy jaringan GSM 900 MHz dan 1800 MHz dapat dinyatakan bahwa kuat sinyal yang dapat diakses oleh masyarakat secara mobile maupun fixed tergantung jarak BTS dari lokasi titik koordinat perangkat dimana digunakan. Karena semakin dekat jarak BTS dengan perangkat semakin kuat pula jaringan yang dapat di akses begitu pula sebaliknya, semakin jauh jarak perangkat dari BTS semakin lemah sinyal yang dapat di akses bahkan dapat menyebabkan tidak dapat akses jaringan karena jarak yang jauh dari BTS. Waterfall merupakan pendekatan atau pengembangan level sinyal (dBV/m) jaringan seluler GSM 900 MHz dan 1800 MHz di Kota Pontianak. Threshold merupakan ambang batas dari sinyal jaringan GSM 900 MHz dan 1800 MHz yang ditentukan pada saat melakukan monitoring, threshold GSM 900 MHz dan 1800 MHz di kecamatan Pontianak Tenggara 10,0 (dBV/m), Pontianak Selatan 24,0 (dBV/m), Pontianak Kota 10,0 (dBV/m).
Co-Authors - Jalaludin - Jekki - Kamaludin - Martripagelardo - Masdi - Padlillah - Salimun -, Syaifurrahman A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achmadi Achmadi Ade Elbani Ade Irawan Ade Mirza Ade Putra, Leonardus Aditya Rizky Wildani Adytia Warman Afrizal - Agung Budianto Agustina Listiawati Ahmad Supriyogo Ajeng Triana Agus Legitawati Aktris Nuryanti, Aktris Al Muflihin, Amru Hisyam Alfarizi, Pandu Alhadiansyah Alpianto Noti Lante Amanda Setia Wani Aminuyati Andi Ihwan Andi, Supratman Angga Kusuma Yuda Anggela, Pepy Apriza, Uray Dini Ari Pardani Arpiandi, Muhammad Rizky Arsyad, M Iqbal Arsyad, Muhammad Iqbal Asep Nursangaji Aswandi - Aulia, Nizza Ayong Hiendro Azhar, Muhammad Reynaldi Azis, Rahman B Arnold Simangunsong Badriansyah, M. Billie Limnan Bistari Bomo Wibowo Sanjaya Bonar Sirait Christian Handoko Damanik, Aufar Martanggi Damayanti, Elok Danial - Darmadi, Dedy Dedi Suryadi Dedy Darmadi Dedy Suryadi Dedy Suryadi Delima Saptun Susilawati Sinaga Delsy Zarnavannie Sagita Dewi Sinta Djanggu, Noveicalistus H. Djuachiriaty, Yuni Doddy Cahyadi Saputra Dul Fitri Dwi Zulfita Edwardus Roby Edy Suasono Eka Priadi Eko Julianto Eko Sarwono Elang Derdian Marindani Elki Dwi Yanto Elly Suharlina Erni Djun Astuti Eva Dolorosa F. Trias Pontia W Fahmi, M. Agil Faisal, Muhammad Fahmi Fajar Ramadhani Fakhry Hizballah fathi Raziq Ashari Fauziah, Hanifah Nur Febri Prima Febrianti, Putri Adhelia Ferry Hadary Fikri Shaumanadri Fransiskus, - Gusti Hardiansyah Hadary, Ferry Hafzoh Batubara Hajirin, - Hamdani - Handoko, Christian Hari Haryani Haryani, Hari Herawati, Tita Heri Priyanto Herry Sujaini Herry Sujaini I Gusti Bagus Wiksuana Igo Zepriyadi Ilham Tambuan Putra Imam Ghozali Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Iqbal Arsyad Irfan Mahdi Ismail Yusuf, Ismail Ismawartati - Ivan Sujana Ivan sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Ivan Sujana Jalaludin, - James Oloan Panggabean Jannus Marpaung Jannus Marpaung Jecksen Fresley Jekki, - Jemi Ristiawan Johan Johari Johari, Johan Juliani Okta Farida, Juliani Okta Kamaludin, - kamaruzaman, syarif KHARISMA ARIO SETIADI Kharisma Juda, Imam Firdaus Kristian Umbu Lakinau Kusumawardhani, Eka Lante, Alpianto Noti Lora Simir Lukmanul Hakim M. Agil Fahmi M. Iqbal Arsyad M. Iqbal Arsyad Mariyadi mariyadi Masdi, - Maulana, Fachri Maulana, Rigo Maulana, Sadikin Meiran Panggabean Meliani Benedikta Memet Agustiar Miftahul Huda Mochamad Setya Fajar Mochammad Meddy Danial Muanuddin - Mubaarak, Mochammad Rifqi Muhammad Angga Muhammad Fahmi Muhammad Nugrah Kusumah Muhammad Saleh Muhammad Saleh Muhammad Syamsuddin Muhammad Taufiqurrahman Muhammad Taufiqurrahman, Muhammad Muhammad Yusuf Muhsin Muhsin Mulyana, Syarifuddin Muzammil, Ahmad Rabi’ul Nabila Dwi Laksono Nachwan Mufti Adriansyah Nadia Arista Neilcy Tjahja Mooniarsih Ningsih, Kurnia Noraldo, Advendri Nova Argita Damayanti Noveicalistus H Djanggu Noveicalistus H. Djanggu Nurmainah - Nurus Sabah Oktariani, Ade Padlillah, - Pakpahan, Kristin Karuniawaty Pangalayo, Jhoni David Pardani, Ari Pepy Anggela Pitri, Putra Aditya Pontia W, F. Trias Pontia, Trias Pradhesta, Lena Endriana Pratama, Aditya Cahya Pratama, Bayu Angga Pratomo, Muhammad Riski Prio Utomo Priyo Saptomo Pulungan, Annisa Kynamehule Purwaningsih - Purwoharjono Purwoharjono Putra, Leonardus Sandy Ade Putra, Ramadhan Thalib Putri, Venny Manca Rachmawati Rahmidiyani - Rajaguguk , Managam Ramadhani, Rizky Rangga Hari Utama Ratna Herawatiningsih Redi Ratiandi Yacoub Remianda, - Reza Yansah Ria Guswana Riduansyah - Rina Pudji Astuti Ristiawan, Jemi Rizki Hakiki, Alif Nur Islam Gemilang Rizki, Muhammad Nur Roby, Edwardus Rohmat Wiyono Rommy Patra Rudi Kurnianto Rudy Gianto, Rudy Sabah, Nurus Sagita, Delsy Zarnavannie Salimun, - Saputra, Aldi Rio Seda, Yudokus Frans Setia Budi SETIADI, KHARISMA ARIO Setyawan, Wondo Eki Sholva, Yus Silaban, Taripar David Silvia Uslianti Sinta, Dewi Siregar, Niko Siti Hadijah Siti Halidjah Stepanus Sahala Sitompul Steven Pragestu, Steven Suhardi . Sujana , Ivan Supratman Andi Supriadi, - Surachman - Susilawati Sinaga, Delima Saptun Sy. Hasyim Azizurrahman Syahlianti, Safitri Syaifurrahman Syaifurrahman Syamsul Anwar Syamsul Anwar, Syamsul Syamswisna , Syarifuddin Mulyana Tatama, Victor Theodorus Barahama, Alfodaniel Tomy Aswin Tri Wahyudi Usman A. Gani Utama, Rangga Hari Uti Asikin Vivi Bachtiar W, F. Trias Pontia Wahyudi, Tri Warman, Adytia Wendy Widi Agezi Wigyarianto, F.Trias Pontia Wijayanto, Dedi Windhu Putra Witarsa - Wiyono, Rohmat Wondo Eki Setyawan Wulandari, Nuria Yacoub, Redi Yacoub, Redi Retiandi Yohanes Gatot Sutapa Yosua Perdana Sianturi Yudhi Wiranto Yuline - Yulis Jamiah Yusuf, M. Ismail Zubaidah R