Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS NILAI TAMBAH PADA AGROINDUSTRI DENDENG SAPI (STUDI KASUS DI KELURAHAN SUKANAGARA KECAMATAN PURBARATU TASIKMALAYA) Bachtiar, Reza Kurnia Adhya; Rochdiani, Dini; Novianty, Ane
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.9805

Abstract

Salah satu olahan daging sapi yaitu dendeng sapi produk makanan yang berbentuk lempengan terbuat dari daging sapi segar dan daging sapi beku, yang diiris atau digiling ditambah bumbu dan dikeringkan dengan sinar matahari atau alat pengering, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain dan bahan tambahan pangan yang diizinkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Besarnya biaya, penerimaan dan pendapatan agroindustri dendeng sapi Hj. Iti di Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Tasikmalaya. (2) Besarnya nilai tambah yang diperoleh dari pengolahan dendeng sapi Hj. Iti di Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus pada agroindustri dengdeng sapi Hj. Iti di Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Tasikmalaya dengan pertimbangan bahwa agroindustri dengdeng sapi Hj. Iti hanya satu-satunya yang memproduksi dendeng sapi. Sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah ditentukan secara sengaja (purposive) pada agroindustri dendeng sapi Hj. Iti, dengan pertimbangan bahwa agroindustri tersebut merupakan satu-satunya agroindustri yang ada di Kelurahan Sukanagara. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Biaya yang dikeluarkan oleh agroindustri dendeng sapi di Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya dalam satu kali proses produksi adalah Rp 2.314.981,84 dan penerimaan Rp 2.700.000,00 sehingga memperoleh pendapatan Rp 385.018,16. 2) Nilai tambah yang diperoleh pengusaha agroindustri dendeng sapi di Kelurahan Sukanagara Kecamatan Purbaratu Kota Tasikmalaya yaitu Rp 39.266,67 per kilogram.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN PEPAYA DI DESA BEBER KECAMATAN CIMARAGAS Juliana, Nana; Rochdiani, Dini; Setia, Budi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 10, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v10i2.9212

Abstract

Pepaya mampu tumbuh di berbagai tempat, baik di lahan kering maupun di lahan basah dengan iklim tropis dan sub tropis. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui saluaran-saluran pemasaran buah pepaya dari petani sampai ke konsumen di Desa Beber Kecamatan Cimaragas, (2) Mengetahui marjin pemasaran dan farmer share saluran pemasaran pepaya petani Desa Beber Kecamatan Cimaragas Kabupaten Ciamis sampai ke konsumen. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dan analisis data yang digunakan untuk menjawab identifikasi pertama adalah analisis margin share dan Farmer’s share. Untuk menjawab identifikasi kedua adalah menggunakan metode shepherd’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat tiga saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran I terdiri dari petani, pedagang pengecer dan konsumen. Saluran pemasaran II terdiri dari petani, tengkulak, pedagang pengecer dan konsumen. Saluran pemasaran III terdiri dari petani, pedagang pengepul, pedagang besar, pedagang pengecer dan konsumen. (2) Marjin terkecil terdapat pada saluran I, sedangkan Farmer share terbesar terdapat pada saluran 1, serta merupakan saluran yang memiliki efesiensi lebih baik dari saluran II dan III. Kata Kunci : Margin Pemasaran. Saluran Pemasaran, Pepaya Papaya is able to grow in various places, both in dry land and in wetlands with tropical and sub-tropical climates. The aims of this study were (1) to find out the marketing channels of papaya fruit from farmers to consumers in Beber Village, Cimaragas District, (2) find out marketing margins and farmer share of papaya marketing channels for farmers in Beber Village, Cimaragas District, Ciamis Regency to consumers. The research method used is a case study and the data analysis used to answer the first identification is the analysis of margin share and Farmer's share. To answer the second identification is to use the shepherd's method. The results showed that (1) There are three marketing channels, namely marketing channel I consisting of farmers, retailers and consumers. Marketing channel II consists of farmers, middlemen, retailers and consumers. Marketing channel III consists of farmers, collectors, wholesalers, retailers and consumers. (2) The smallest margin is in channel I, while the largest farmer share is in channel 1, and is a channel that has better efficiency than channel II and III. Keywords: Marketing Margins. Marketing Channels, Papaya   
FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERMINTAAN KUNJUNGAN KE AGROWISATA BUMI PERKEMAHAN RANCA CANGKUANG DENGAN PENDEKATAN METODE BIAYA PERJALANAN INDIVIDU Yusuf, Ghina Amelia; Ernah, Ernah; Rochdiani, Dini; Wulandari, Eliana; Bagaskara, Fadil
Agricore Vol 10, No 1 (2025): Volume 10 No 1, Juni 2025
Publisher : Departemen Sosial Ekonomi Faperta Unpad dan Perhepi Komisariat Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agricore.v10i1.64514

Abstract

AbstrakKabupaten Bandung memiliki objek wisata terbanyak kedua di Jawa Barat. Salah satunya adalah agrowisata Bumi Perkemahan Ranca Cangkuang. Namun, kunjungan wisatawan ke lokasi tersebut mengalami penurunan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi permintaan kunjungan dengan menggunakan metode biaya perjalanan individu. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Pengambilan sampel menggunakan teori Lemeshow dan ditentukan secara accidental sampling, sehingga didapatkan 100 sampel wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya perjalanan, pendapatan, jumlah rombongan, dan jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap permintaan kunjungan. Faktor-faktor ini dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan dan pemasaran untuk meningkatkan kunjungan dan keberlanjutan objek wisata tersebut.Kata kunci: Permintaan, kunjungan, metode biaya perjalanan individu, agrowisata.AbstractBandung Regency has the second highest number of tourist attractions in West Java, including the agrotourism site Bumi Perkemahan Ranca Cangkuang. However, visitor numbers to this location have declined. Therefore, this study aims to analyze the factors influencing visitation demand using the Individual Travel Cost Method. The research employs a quantitative design with multiple linear regression analysis. Sampling was conducted using Lemeshow’s theory and accidental sampling technique, resulting in 100 tourist respondents. The results indicate that travel costs, income, group size, and gender significantly affect visitation demand. These factors can serve as important references for management and marketing strategies to increase visits and ensure the sustainability of the tourism site.Keywords: Visit, demand, individual travel cost method, agrotourism.
Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Produksi Usahatani Padi Di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran Badrudin, Iban; Rochdiani, Dini; Isyanto, Agus Yuniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18420

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya produktivitas usahatani padi di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, hal itu dikarenakan kurangnya efisiensi terhadap penggunaan faktor produksi. Penelitian ini penting dilakukan karena pengetahuan mengenai faktor yang mempengaruhi produksi akan meningkatkan produktivitas usahatani padi, adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi padi. Penelitian dilaksanakan menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kasus di Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran. Populasi petani padi sebanyak 528 dengan mengambil sampel sebanyak 41 orang pada tingkat kesalahan 15%. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produksi usahatani padi dianalisis dengan menggunakan persamaan regresi linier berganda dimana pendugaan parameter dilakukan dengan menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara serentak variabel luas lahan, benih, pupuk urea, pupuk SP-36, pestisida dan tenaga kerja berpengaruh terhadap produksi usahatani padi sawah. Adapun secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi usahatani padi sawah yaitu lain luas lahan, pupuk urea, pestisida dan tenaga kerja. Sedangkan benih dan pupuk SP-36 berpengaruh positif namun tidak berpengaruh secara signifikan terhadap produksi usahatani padi di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran.
ANALISIS NILAI TAMBAH DAN KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI KERUPUK KULIT (Studi Kasus Pada Kerupuk Kulit Sapi Barokah di Kelurahan Ciamis Kecamatan Ciamis Kabupaten Ciamis) Value Added Analysis and Feasibility of Agroindustry Business of Cowhide Crackers (Case Study on Barokah Cowhide Crackers in Ciamis Village, Ciamis District, Ciamis Regency). Parama, Robby; Rochdiani, Dini; Kurnia, Rian
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18140

Abstract

                                     ABSTRAK Strategi pembangunan pertanian yang berwawasan agribisnis pada dasarnya menunjukkan arah bahwa pembangunan agribisnis merupakan suatu upaya penting. dimana penelitian ini bertujuan untuk mengetahui saluran pemasaran sale pisang, besarnya biaya pemasaran dan keuntungan dan efisiensi pemasaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, metode penlitian yang digunakan yaitu studi kasus, sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan data primer dan sekunder untuk penarikan sampel cara sengaja (purposive sampling) Penentuan responden menggunakan sensus. penentuan sampel lembaga menggunakan snowball sampling.  Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan Agroindustri Sale Pisang di Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran  yaitu 3 saluran pemasaran diantaranya.Kata Kunci : Efisiensi Pemasaran, Saluran, Agroindustri, Sale Pisang ABSTRACT The strategy of agricultural development with an agribusiness perspective basically shows the direction that agribusiness development is an important effort. where this study aims to determine the marketing channels of banana sale, the amount of marketing costs and profits and marketing efficiency. The type of research used is descriptive qualitative, the research method used is a case study, while the data collection technique uses primary and secondary data for purposive sampling. Determination of respondents using a census. determination of institutional samples using snowball sampling. Based on the results of the study, it shows that the Banana Sale Agroindustry in Karangpawitan Village, Padaherang District, Pangandaran Regency, namely 3 marketing channels including.Keywords: Marketing Efficiency, Channels, Agroindustry, Banana Sale
EFISIENSI PRODUKSI USAHATANI JAMUR TIRAM PUTIH DI KABUPATEN BANDUNG BARAT Latifa, Nadya Hasna; Rochdiani, Dini; Saidah, Zumi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.9944

Abstract

The demand for white oyster mushrooms increases every year because white oyster mushrooms are now one of the commodities that are being favored by the public. However, fluctuating production does not support the increased demand, so they still rely on imports. This study aims to measure the level of production efficiency in white oyster mushroom farming. The sample farmers totaled 80 people and were selected using a simple random sampling method. The data analysis method used is the Cobb-Douglass Stochastic Frontier production function and uses the Frontier 4.1 application. The results showed that technical efficiency (ET), allocative efficiency (EA), and economic efficiency (EE) in white oyster mushroom farming each had a value of 76.8%, 40%, and 30%. In general, white oyster mushroom farmers in West Bandung Regency are technically efficient because the efficiency index is above 0.7 but not allocatively and economically efficient. Seeing that the average value does not exceed 0.8, this can explain why white oyster mushroom farming in West Bandung Regency is likely to experience fluctuations in production.
KAJIAN BAURAN PEMASARAN PRODUK KOFFIE TANDJOENG DALAM MEMBANGUN BRAND AWARENESS DI KELOMPOK WANITA TANI (KWT) MEKAR ARUM Alharitsza, Elshafira; Saidah, Zumi; Pardian, Pandi; Rochdiani, Dini
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.11157

Abstract

Koffie Tandjoeng is a local coffee brand from Sumedang that is produced by SME Mekar Arum Women Farmer Group. Efforts in to compete with other local coffee brands in the market, Koffie Tandjoeng needs to build its brand awareness with effective marketing activities. Marketing mix is a marketing tool that is used to create and build marketing activities effectively by identifying elements of marketing, which include product, price, place, and promotion. This study aims to identify the marketing mix of Koffie Tandjoeng, which is used in building brand awareness. This study uses a quantitative research design with a non-probability sampling technique, with 32 respondents determined by time linear function formulation. The results of this study show that consumers have a good response to product dimensions in product diversity, and price dimensions in the compatibility of the price and quality. Koffie Tandjoeng needs to improve its marketing activities in place and promotion dimensions in building brand awareness. The alternative suggestion to Koffie Tandjoeng in building brand awareness is to do a market expansion, maximizing the word-of-mouth promotion, promoting the products on social media, and promoting the products in events.
BUSINESS MODEL CANVAS USAHA PRODUK MINUMAN SERBUK KEDELAI NEW MANDALA 525 (Studi Kasus di CV. Intan Alami, Kabupaten Garut) Putri, Maura Zhafira; Rochdiani, Dini; Yudha, Eka Purna; Pardian, Pandi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.10910

Abstract

Soybean is one of the food commodities as a source of vegetable protein which has good nutritional content. Soybean productivity has increased since 2019. In running its business, CV. Intan Alami requires an appropriate business strategy to be able to reintroduce the New Mandala 525 soybean powder beverage product. The purpose of this study is to describe the performance of the beverage product business and present the business model for the New Mandala 525 soybean powder beverage product. The research method used is a case study at CV. Natural Diamond, Garut Regency. The data analysis used is the business model canvas for the New Mandala 525 soy powder beverage product business. The results show the performance of the New Mandala 525 soybean powder beverage product business seen from approaches related to product, price, distribution/place/location, promotion, human resources (HR) and source of business capital, New Mandala 525 soybean powder drink is a powdered soybean beverage product made from 100% soybean seeds, sales are made directly and through distributors with promotional activities through electronic media. Human resources are obtained from the results of recruitment and collaboration with partners, business capital using private property and the results of cooperation agreements. The mapping of the nine elements of the business model canvas shows that the New Mandala 525 soybean powder beverage product is a superior product that has a value proposition to be able to compete in the market with a fairly broad customer segmentation. Having partners who can be relied upon to become supporters in reviving the New Mandala 525 soybean powder beverage business.
APLIKASI STATISTIK DESKRIPTIF: POLA KONSUMSI MAHASISWA PADA BUAH DAN OLAHANNYA SAAT PANDEMI COVID-19 Rasmikayati, Elly; Rochdiani, Dini; Saefudin, Bobby Rachmat
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 9, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v9i2.11136

Abstract

During the Covid-19 pandemic outbreak around the world, it was very important for students to increase their consumption of fruit and processed foods to boost their immunity. Even though fruit and its preparations have various benefits that can maintain the body's immunity during the Covid-19 pandemic, students are often lacking in terms of the amount and frequency of consuming these types of food. The purpose of this study is to describe the pattern of consumption of fruit and its preparations among students during the Covid-19 pandemic and to identify the obstacles faced by students in consuming fruit and its preparations. This study uses a quantitative design. The data analysis technique used is descriptive analysis. The research was conducted on students majoring in Agribusiness and Agrotechnology, Faculty of Agriculture, Padjadjaran University class of 2019. The results showed that more respondents were female, lived at home, had an allowance of less than or equal to IDR 500,000, had monthly expenses of more than IDR 150,000, number of members family between 4-5 people and college parents education. The frequency of fruit and processed fruit consumption by students is in the sufficient category, namely at least 1 time/day, which is 29%. Approximately 25% of students consume fruit and its processed products, which are in the sufficient category, namely at least 150 grams/day. The majority of students have problems in consuming fruit and its processed products, namely being lazy to cut fruit and lazy to make processed fruit.
Sustainability Of Sweet Potato Farming In Kuningan Regency Rochdiani, Dini; Millah, Rio Fauzi Saeful; Qanti, Sara Ratna
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 9, No 2 (2025): June 2025
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v9i2.24437

Abstract

Pertanian ubi jalar di Kabupaten Kuningan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Namun, tantangan seperti fluktuasi produksi, kerusakan dan penyusutan lahan, serta dampak perubahan lingkungan dan praktik pertanian konvensional mengancam kelangsungan jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis status perburuan pertanian di ubi jalar. 2) Menjelaskan strategi pengembangan pertanian ubi jalar berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode campuran dengan pendekatan survei kepada 100 responden petani dan wawancara mendalam dengan 17 orang pakar terkait. Teknik analisis data meliputi Analisis Keberlanjutan Multiaspek (MSA) untuk menilai status permintaan dan mengidentifikasi faktor-faktor sensitif yang mempengaruhi setiap dimensi permintaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks keinginan pertanian ubi jalar di Kabupaten Kuningan berada pada kategori "Berkelanjutan" dengan nilai status keinginan (77,53). Nilai status keinginan pada masing-masing dimensi menunjukkan bahwa dimensi tata kelola dan tata kelola memiliki skor tertinggi (86,83%) pada kategori “Sangat Berkelanjutan”, sedangkan dimensi ekologi (78,19%), ekonomi (68,73%), dan sosial (76,38%) berada pada kategori “Berkelanjutan”. Analisis skenario mengidentifikasi skenario 1 (Sedang) sebagai pilihan optimal untuk dimensi tata kelola, ekonomi, dan sosial, dengan fokus pada perbaikan pada dua indikator pendorong pada masing-masing dimensi, sedangkan skenario 2 (Optimis) lebih tepat untuk dimensi ekologi, karena memiliki potensi untuk meningkatkan status keinginan melalui perbaikan pada empat indikator pendorong. Pendekatan ini diproyeksikan mampu mempertahankan dan meningkatkan status usahatani ubi jalar di masa mendatang.
Co-Authors Aan Mahaerani Abik Fatoni Ade Fitri A'syaroh Ade Sapaat Aditya Permana Rahman Agif Agriansyah Gunadhi Agna Wahyu Maulana Agna Wahyu Maulana Agus Kurniawan Agus Yuniawan Isyanto Ahmad Fauzan Ahmad Fauzi Ahmad Muklisin Ahmad Nurul Qomar Aji Ruzhan Bachtiar Alek Hermawan Alharitsza, Elshafira Andi Maulana Andi Nugroho Andi Nurhidayat Ane Novianty Anggun Nugraha Anita Arga Putri Sitio Anjalita, Rahma Maulida Anne Charina Apang Haris Arfah, Dika Ari Nurhidayat Arie Surtiadi Arif Budiman Arip Solihin Ashillah, Regita Cahyani Putri Ayu Atikah Putri Azis, Saepul Bachtiar, Reza Kurnia Adhya Badrudin, Iban Bagaskara, Fadil Bambang Yudi Ariadi Bangbang Subangkit Bayu Rohmatulloh Benidzar M. Andrie Bobby Rachmat Saefudin Briani Fahriah Ramadhani Purnomo Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia Budi Setia budi setia Candra Desiana Candra Ramdhona Carkini Carkini Cecep Pardani Cecep Pardani Cep Hari Purnama Cepi Hendiana Nugraha Dani Saputra Dede Abdul Rozak Dede Yeni Maryani Dedi Fitriadi Delia Nada Suryana Denda Zainul Arifin dendi ruswendi Desi Sulistianengsih Dewi Yuliana Dhany Esperanza Dharmawan, Bangkit Prasetya Diani Heryanti Dika Arfah Djafar Shiddiq, Djafar Dudin Aliyudin Ega Sanjaya Eka Purna Yudha Eliana Wulandari Elly Rasmikayati Elsa Tiani Nuryana Devis Endah Djuwendah Erna Rachmawati Ernah, Ernah Erwin Bunyamin Eti Suminartika Fadhilah, Miftahul Fadilla Deviani Fanky Soehyono Fara Listyora Farulian Purba Fauziah Arda Humaira Febriani, Alifia Febrica Handryani Ferdiansyah Ferdi Dwi Permana Fitri Yuroh Fitria Ulfah Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Gema Wibawa Mukti Ghifari, Faris Gilang Permana Gita Gustiani Gita Novia Nugraha Gumelar, Anjar Gunardi Judawinata Haq, Annas Rahmatul Hasbi Assidiki Heri Mulyadi Hesty Nurul Utami Iis Mulyati Ilyas Ilyas Ima Siti Amalia Imana, Salsabila Iftikhar Indri Puspa Dewi Irfan Hendriawan Irma Setiawati Isep Enda Nurhidayat Ismatul Alawiah Itmam Jauharul Huda Iwan Setiawan Iyan Maulana, Iyan Izzuddin, Fahmi Akbar Jenal Adam Darmawan Jenal Mustopa Jeni Jeni Juliana, Nana K, Maman Haeruman Kamila Nurhayati Kartika Mutiara Dewi Kenal Junius Suranta Kharisma Chairunnisa Kicki Helmy Kurnia Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Kuswarini Kusno Laksono Trisnantoro Latifa, Nadya Hasna Laurensia Sri Yubilanti Lies Sulistyowati Lucyana Trimo, Lucyana Luqi Heistuwino Lutfi Zulfikar Luthfi U Setyawati M Gunardi Judawinata M. Andrie, Benidzar M.Andrie, Benidzar Mahendra, Fauzan Maisa, Tina Maulana, Krisna Maya Puspita Sari Mayang Santi Mulyani Melani Angger Dyasturi Meti Supriatin Miftahul Fadhilah Mila Karmila Millah, Rio Fauzi Saeful Mimbar, Jihad Mochamad Ramdan, Mochamad Mochammad Ramdan Muchtaridi Muchtaridi Muhamad Fiqri Muharam Muhamad Iqbal Rifaldi Muhamad Nurdin Yusuf Muhammad Ilham Muhammad Indra Pratama Ariin Muhroil Muhroil Nadya Hasna Latifa Nadya Hasna Latifa Nadyla Rizka Nur Amelia Nasruloh Jamaludin Nendi Nugraha Nendi Setiawan Nengsih, Pian Ratna Neni Nirwana Nofri Amin Noor Rahman, Muhammad Faisal Novianty, Ane Nurhasanah, Atih Nurjanah, Enok Nurlina Nurlina Nursalis Nursalis Nurul Rozaki Oktaviandi, Sandi Pahlupi, Lutfi Pandi Pardian Parama, Robby Permadi, Nida Fathi Pinandhito, Aryo Pirman Ramdan Gifari Purba, Farulian Purba, Farulian Putri, Maura Zhafira Qanti, Sara Ratna Qianti, Sara Ratna Rachman, Muhammad Alfi Rahayu, Tika Rai Rainurhikmah, Lala Rajab Subagja Randhani, Adi Wahyu Rani Andriani Budi Kusumo Rapika Pamela Ray Samwal Alfariqi Resa Hairun Nisa Resa Riski Yuniati Rian Kurnia Rian Kurnia, Rian Rifai, Yulida Avan Rinda Rinda Rini Pitriani Risda R Islamiyati Rizka Aulia Putri Rizki Darmawan Karmana Rizki Ramdani Rizky Fitria Hartuti Rizqi Primaputra Rohendi Rohendi Ronnie Susman Natawidjaja Rosida Susanti Rustandi, Imam Saepuloh Saepuloh Salapudin, Asep Sahlan Samudra, Agung Imam Sari, Tina Sayid Nurahman, Ivan Septiawan Septiawan Setia, Budi Sidiq, Wahyu Silpi Nurpajar Sintia Dewi Santika Sintia Sintia Sintya Zahra Aulya Siti Aminah Sodiah Siti Nurdasanti Siva Faujiah Sri Fatimah Sri Fatimah Sri Mulyati Sri Rahmawati Sudarman Sudarman Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat Sudradjat, Sudrajat Sudrajat - Sudrajat Sudrajat Sudrajat Sudrajat sudrajat Sulistyodewi Nur Wiyono Suparman, Silvany Afriliani Haryana SUPYANDI, DIKA Syam Sutarman Syamsul Arifin Tiktiek Kurniawati Tito Hardiyanto Tito Hardiyanto Tomy Perdana Trian Abdul Gofur Tuhpawana P. Sendjaja Tuhpawana Priatna Sendjaja Tuti Karyani Tuti Karyani Ugih Sugiarto Ugih Sugiarto Vina Fandini Wahidayana, Wanda WARID ALI QOSIM Wibawa Mukti, Gema Widia Kintan Sabila Firdaus Widiyanto, Chandra Wika Restika Wini Siti Wahyuni Wiwit Nurhidayah Yaya Sunarya Yayan Rismayanti Yesi Susanti Yopanda Aditya Pradina Yosini Deliana Yosini Deliana Yuli Nurmayanti Yulita, Rena Yunda Pratiwi, Riska Yunus Kurniawan Yusuf, Ghina Amelia Zakiya, Ikhwan Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zulfikar Noormansyah Zumi Saidah