p-Index From 2021 - 2026
10.073
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan JBIO: jurnal biosains (the journal of biosciences) Chemica: Jurnal Ilmiah Kimia dan Pendidikan Kimia Jurnal Bahan Alam Terbarukan Jurnal Didaktik Matematika Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Agrokreatif Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Jurnal SOLMA Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Justek : Jurnal Sains Dan Teknologi JTAM (Jurnal Teori dan Aplikasi Matematika) Journal of Dedicators Community CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Riau Journal of Empowerment Indonesian Journal of Learning Education and Counseling Abditani : Jurnal Pengabdian Masyarakat Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ilmiah Farmako Bahari Abdimas Galuh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat PAKAR Pendidikan JIRA: Jurnal Inovasi dan Riset Akademik SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Jurnal Pengabdian UNDIKMA STUDI PELAKSANAAN SELFMEDICATION PADA PENDERITA DIARE BERDASARKAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT PESISIR KECAMATAN SOROPIA KABUPATEN KONAWE Unri Conference Series: Community Engagement ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Society : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat AKM: Aksi Kepada Masyarakat Batara Wisnu : Indonesian Journal of Community Services Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Innovation Research and Knowledge Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat KOPEMAS Technology, Business and Entrepreneurship Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

POTENSI LIMBAH HIJAUAN SEBAGAI PAKAN TERNAK ALTERNATIF MELALUI FERMENTASI ALAMI Fajar, HR; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Syahrir , Muallim; Yasser, Muhammad; Mukhsen, Muh Iqbal; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Rifai, Akhmad
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23094

Abstract

Pakan menjadi permasalahan krusial bagi petani yang memiliki ternak bahkan oleh peternak di Desa Maggenrang. Sulitnya memperoleh tanaman hijauan ketika musim kemarau tiba menjadi permasalahan utama, sehingga dibutuhkan pakan alternatif yang dapat membantu petani khususnya Kelompok Tani Pao Kalikie’ Desa Maggenrang dalam memenuhi pakan sekaligus pakan yang memiliki nutrisi tinggi. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk membantu mitra dalam memanfaatkan limbah jerami jagung kombinasi tanaman hijau lainnya ditransformasi menjadi pakan awetan hijau atau silase. Melalui metode fermentasi akan mengubah limbah jerami padi dan kombinasi tanaman hijau menjadi pakan bernutrisi untuk ternak. Metode yang dilaksanakan dengan dua tahapan utama yaitu Penyuluhan dan Implementasi Program untuk mengedukasi mitra dalam memanfaatkan secara maksimal limbah jerami jagung. Hasil yang diperoleh bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra secara signifikan sebesar 90% yang menunjukkan bahwa mitra mampu secara mandiri dan memiliki bekal dalam membuat pakan mandiri dengan bahan potensi lokal dan melimpah. Pemberdayaan mitra akan berdampak pada terwujudnya Sustainable Development Goals (SDGs) Desa Sehat dan Sejahtera sekaligus mendukung program pemerintah yaitu Gerakan Pakan Mandiri. Selain itu, akan menumbuhkan jiwa sociopreneur di Desa Maggenrang dengan mengedepankan pengolah limbah berbasis zero waste.
CAPACITY BUILDING KELOMPOK WANITA TANI DESA BULU ULAWENG DALAM PENGOLAHAN COCOS NUCIFERA MENJADI KECAP Nining Wahyuni; Muhammad Jafar; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Nursyahira
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract So far, the use of coconut plants has only revolved around the pulp, husks and shells, while the coconut water (cocos nucifera) produced has not been used at all. In fact, old coconut water can be used as raw material for making soy sauce. The public is not yet aware of the activity of making soy sauce using coconut water due to the lack of knowledge and skills (capacity building) of partners regarding the use of coconut water. Through this service program, the Bulu Ulaweng Village Women's Farmers Group received comprehensive training and guidance in processing coconut water into sweet soy sauce. With in-depth training, partners are able to understand the entire process of producing soy sauce from coconut water, including processing, storing and marketing the product. Apart from that, converting old coconut water which is often thrown away into raw material for soy sauce is an environmentally friendly step while creating added value from natural resources that have previously been wasted. This service program was carried out to overcome partners' problems in processing coconut water into sweet soy sauce while improving the skills of partners, namely the Bulu Ulaweng Village Women's Farmers Group, in carrying out product differentiation. The results obtained in processing coconut water are more efficient and partners are able to make sweet soy sauce as a differentiated product. Abstrak Pemanfaatan tanaman kelapa selama ini hanya berkisar pada daging buah, sabut, dan batoknya saja, sementara air kelapa (cocos nucifera) yang dihasilkan tidak dimanfaatkan sama sekali. Padahal, air kelapa tua dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kecap. Penggiatan pembuatan kecap yang memanfaatkan air kelapa belum diketahui oleh masyarakat disebabkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan (capacity building) mitra akan pemanfaatan dari air kelapa tersebut. Melalui program pengabdian ini, Kelompok Wanita Tani Desa Bulu Ulaweng mendapatkan pelatihan dan bimbingan yang komprehensif dalam mengolah air kelapa menjadi kecap manis. Dengan pelatihan yang mendalam, mitra mampu memahami seluruh proses produksi kecap dari air kelapa, termasuk pengolahan, penyimpanan, dan pemasaran produk. Selain itu, mengubah air kelapa tua yang sering dibuang menjadi bahan baku kecap adalah langkah yang ramah lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah dari sumber daya alam yang selama ini terbuang begitu saja. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk mengatasi permasalahan mitra dalam mengolah air kelapa menjadi kecap manis sekaligus meningkatkan keterampilan mitra yaitu Kelompok Wanita Tani Desa Bulu Ulaweng dalam melakukan diferensiasi produk. Hasil yang diperoleh dalam pengolahan air kelapa yaitu lebih efisien serta mitra mampu melakukan pembuatan kecap manis sebagai produk diferensiasi.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK DASAWISMA DALAM PEMANFAATAN LIMBAH TONGKOL JAGUNG SEBAGAI PLASTIC BIODEGRADABLE BERBASIS RAMAH LINGKUNGAN Sunarti; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Dewi Nurul Rukmi; Riska
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The Bone Regency in South Sulawesi is predominantly an agricultural region with significant corn production. While corn is high in nutritional value and has various uses, the increase in agricultural production has also led to increased agricultural waste, such as corn cobs, which can cause environmental pollution. This community service aims to address this issue by transforming corn cob waste into environmentally friendly plastic biodegradables. The implementation method of this community service involves outreach, training, and mentoring for local community groups, particularly the Dasawisma Pisang in Patimpeng Village. The outreach provides an understanding of the benefits of corn cob waste, while the training teaches how to process it into biodegradable plastic. Mentoring is conducted to assist partners in overcoming challenges in production and product marketing. The results of the community service show an improvement in the partners' understanding and skills in processing corn cob waste into biodegradable plastic. Partners can economically utilize this waste, increase their income, and create environmentally friendly products. Thus, this community service contributes positively to the environment and the welfare of the local community. Abstrak Wilayah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, didominasi oleh sektor pertanian dengan produksi jagung yang signifikan. Meskipun jagung memiliki nilai gizi tinggi dan beragam penggunaan, peningkatan produksi pertanian juga meningkatkan limbah pertanian, seperti tongkol jagung, yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi masalah ini dengan mengubah limbah tongkol jagung menjadi plastic biodegradable yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan pengabdian ini melibatkan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan kepada kelompok masyarakat setempat, khususnya Dasawisma Pisang Desa Patimpeng. Penyuluhan memberikan pemahaman tentang manfaat limbah tongkol jagung, sementara pelatihan mengajarkan cara mengolahnya menjadi plastik biodegradable. Pendampingan dilakukan untuk membantu mitra mengatasi kendala dalam produksi dan pemasaran produk. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra dalam mengolah limbah tongkol jagung menjadi plastic biodegradable. Mitra dapat memanfaatkan limbah ini secara ekonomis, meningkatkan pendapatan, dan menciptakan produk yang ramah lingkungan. Dengan demikian, pengabdian ini memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK KERJA IV MELALUI PENGOLAHAN LIMBAH SERBUK GERGAJI SEBAGAI MULSA RAMAH LINGKUNGAN Vivi Evira Ekawati; Muh. Safar; Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Andi muhamad Iqbal Akbar Asfar; Nurlia; Andi Nurannisa
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sawdust is a waste that is quite common in Batulappa Village, Patimpeng District, Bone Regency. Sawdust that is not managed properly can cause air and environmental pollution, because sawdust contains dangerous chemical compounds such as formaldehyde, phenols and aromatic hydrocarbons which can cause health problems if inhaled in the long term. This community service program is carried out by involving partners fully (society participation) in all stages of implementation which includes counseling, training, and mentoring. The program implementing partner is Working Group IV of Batulappa Village, Patimpeng District, Bone Regency, South Sulawesi with a focus on processing sawdust waste into environmentally friendly mulch with the aim of overcoming the problem of sawdust waste as well as increasing partners' knowledge and skills. The results of the implemented program show an increase in partners' knowledge and skills in processing sawdust waste into environmentally friendly mulch products that have high economic value. The positive impact of the implementation of this community service is that it can build an entrepreneurial spirit, and make environmentally friendly mulch a potential product as a superior village product with high commercial value, which is typical of Batulappa Village. Abstrak Serbuk gergaji merupakan limbah yang cukup banyak ditemukan di Desa Batulappa Kecamatan Patimpeng Kabupaten Bone. Serbuk gergaji yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran udara dan lingkungan, karena serbuk gergaji mengandung senyawa kimia berbahaya seperti formaldehida, fenol, dan hidrokarbon aromatik yang dapat menyebabkan masalah kesehatan jika terhirup dalam jangka panjang. Program pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan melibatkan mitra secara penuh (society parcipatory) dalam semua tahapan pelaksanaan yang meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Adapun mitra pelaksana program yaitu Kelompok Kerja IV Desa Batulappa, Kecamatan Patimpeng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan dengan fokus kegiatan pengolahan limbah serbuk gergaji menjadi mulsa ramah lingkungan dengan tujuan untuk menanggulangi permasalahan akan limbah serbuk gergaji sekaligus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra. Hasil program yang dilaksanakan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah limbah serbuk gergaji menjadi produk mulsa ramah lingkungan yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Dampak positif dari pelaksanaan pengabdian ini, yakni dapat membangun jiwa enterpreneurship (wirausaha), serta menjadikan mulsa ramah lingkungan sebagai produk potensial sebagai produk unggul desa yang bernilai komersil tinggi berciri khas Desa Batulappa.
PENGOLAHAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA KOMBINASI ALOEVERA MENJADI PRODUK EKONOMIS DAN ESTETIS BERUPA LIPTINT ORGANIK RAMAH DIKANTONG PADA KELOMPOK PEREMPUAN DESA MASAGO Cristina, Andi Sindi; Sirwanti; Taufan Asfar, Andi Muhamad Irfan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Sari, Tri Puspita; Riski
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Currently, humans lack awareness of their own environment. Many people don't understand environmental cleanliness, so they easily create waste that pollutes the environment. In dealing with environmental issues and increasing awareness of the importance of environmentally friendly products, the use of natural raw materials has become the main focus. This service aims to examine the potential of processing dragon fruit peel and aloe vera waste as raw materials to produce pocket-friendly organic liptint. The methods used include counseling, training and mentoring. Dragon fruit peel waste is processed using an extraction technique using environmentally friendly organic solvents. Aloe vera gel is extracted through cutting and squeezing methods. The processing process includes mixing raw materials, adding additional ingredients, and color stabilization. The results of the dedication show that processing dragon fruit skin waste in combination with aloevera produces organic liptint with good quality. This organic lipstick has attractive colors, is long-lasting, and has a moisturizing effect on the lips. Apart from that, this dedication also shows that the processing of dragon fruit skin waste combined with aloe vera into organic lip tint can be done cost-efficiently. This dedication contributes to the effective development of environmentally friendly products in the Masago village womens’s grup. Abstrak Pada saat ini manusia kurang akan kesadaran lingkungan sendiri, banyak yang kurang mengerti akan kebersihan lingkungan, sehingga dengan mudahnya membuat limbah yang mencemarkan lingkungan. Dalam menghadapi isu lingkungan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya produk ramah lingkungan, penggunaan bahan baku alami menjadi fokus utama. Pengabdian ini bertujuan untuk mengkaji potensi pengolahan limbah kulit buah naga dan aloevera sebagai bahan baku untuk menghasilkan liptint organik ramah dikantong. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Limbah kulit buah naga diolah dengan teknik ekstraksi menggunakan pelarut organik yang ramah lingkungan. Gel aloevera diekstraksi melalui metode pemotongan dan pemerasan. Proses pengolahan meliputi pencampuran bahan baku, penambahan bahan tambahan, dan stabilisasi warna. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit buah naga kombinasi aloevera menghasilkan liptint organik dengan kualitas yang baik. Liptint organik ini memiliki warna yang menarik, tahan lama, dan memberikan efek melembapkan pada bibir. Selain itu, pengabdian ini juga menunjukkan bahwa pengolahan limbah kulit buah naga kombinasi aloevera menjadi liptint organik dapat dilakukan dengan biaya yang efisien. Pengabdian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk ramah lingkungan secara efektif pada Kelompok Perempuan Desa Masago.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN PISANG BERBASIS ZERO WASTE Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar; Romi Adiansyah; Ahmad Zailan; Andi Muhamad Iqbal Akbar Asfar; Yulita
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Maggenrang Village is one of the areas with the second-largest banana production in Bone Regency. Banana production in Maggenrang Village has only been sold in traditional markets and processed independently in chips or other cakes. However, banana processing often leaves waste that needs to be properly processed. The aim of implementing the Community Partnership Program (PKM) activities is to empower the community in the Pao Kalikie Farming Group through zero waste-based banana processing. The method for implementing activities consists of three stages: socialization/counseling, training, and mentoring. The activity evaluation results are based on the results of partner preferences using a questionnaire via Google Forms and descriptive analysis. The evaluation results show increased partners' knowledge and skills in processing bananas, including the resulting waste (banana peels) into products with high economic value in the form of chips. The knowledge and skills of partners after implementing each activity have increased by 95%, so it can be concluded that this PKM activity has positively impacted community empowerment through the zero waste concept, namely building partners' entrepreneurial spirit and supporting the SDGs of healthy and prosperous villages. Abstrak Desa Maggenrang merupakan salah satu daerah dengan produksi pisang terbesar kedua di Kabupaten Bone. Hasil produksi pisang di Desa Maggenrang selama ini hanya dijual pada pasar tradisional, serta diolah dalam skala mandiri berupa keripik atau olahan kue lainnya. Namun, pengolahan pisang sering kali meninggalkan limbah yang tidak diolah dengan baik. Tujuan pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat pada Kelompok Tani Pao Kalikie melalui pengolahan pisang berbasis zero waste. Adapun metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga tahapan, yaitu sosialisasi/penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Hasil evaluasi kegiatan berdasrkan hasil preferensi mitra menggunakan kuesioner melalui google form dan analisis secara deskriptif. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah pisang temasuk limbah yang dihasilkan (kulit buah pisang) menjadi produk yang bernilai ekonomis tinggi berupa keripik. Pengetahuan dan keterampilan mitra setelah pelaksanaan kegiatan masing-masing mengalami peningkatan sebesar 95%, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan PKM ini memberikan dampak positif terhadap pemberdayaan masyarakat melalui konsep zero waste, yaitu membangun jiwa enterpreneurship mitra serta mendukung SDGs desa sehat dan sejahtera.
Pemberdayaan Kelompok Karang Taruna Desa Matajang Melalui Pengelolaan Website Wisata Permandian Alam Baruttung Muhlis, Muhlis; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurannisa, Andi; Fadila, Faura
Abdimas Galuh Vol 6, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i2.14968

Abstract

Masalah pengelolaan wisata yang kurang baik sering kali disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan pemahaman dalam mengembangkan potensi wisata, sehingga banyak wisata yang belum teridentifikasi. Contohnya, Wisata Permandian Alam Baruttung kurang bersaing karena promosi yang tidak merata dan strategi pemasaran yang kurang efektif, sehingga kesadaran terhadap destinasi ini rendah. Penggunaan teknologi, khususnya website, diusulkan sebagai solusi dalam pengelolaan wisata ini di Desa Matajang. Website Natural Bathing PAB dapat menjadi platform efektif untuk menghubungkan destinasi dengan pengunjung, menyediakan informasi akurat, dan memfasilitasi layanan online. Melalui promosi via website, pengelola bisa memperkenalkan daya tarik, fasilitas, dan aktivitas wisata secara luas. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengedukasi mitra dan meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola wisata dengan memanfaatkan teknologi berupa website. Kegiatan ini akan meningkatkan kemandirian mitra dalam menggunakan teknologi untuk meningkatkan pariwisata dan mendukung program pemerintah dalam pengembangan wisata berkelanjutan di Desa Matajang. Metode yang digunakan adalah pengembangan desa mitra dengan partisipasi aktif masyarakat dalam memanfaatkan website untuk meningkatkan perekonomian desa. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dengan dua komponen evaluasi: peningkatan pengetahuan sebesar 80% dan peningkatan SDM serta pemetaan potensi wisata sebesar 90% melalui pembuatan Website Natural Bathing PAB. Peningkatan keterampilan mitra ini membuka peluang usaha potensial dan memberikan nilai tambah pada Wisata Permandian Alam Baruttung, yang akan menjadi wisata berkelanjutan dan meningkatkan perekonomian melalui penyediaan lapangan pekerjaan, sekaligus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan pariwisata yang berkelanjutan (SDGs 8) serta mempromosikan kebudayaan dan produk lokal (SDGs 12).
Pelatihan Pembuatan Vermicomposting Bokashi dari Limbah Ternak Sapi Kombinasi Sekam Padi dan Dedak Padi Mutmainna, Mutmainna; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurannisa, Andi
AKM Vol 5 No 2 (2025): AKM : Aksi Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat - Januari 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi dan Bisnis Syariah (STEBIS) Indo Global Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36908/akm.v5i2.1248

Abstract

Limbah kotoran sapi masih menjadi permasalahan yang sangat signifikan di Desa Tappale khususnya bagi mitra Karang Taruna Sipabokori Desa Tappale. Selama ini limbah kotoran sapi hanya ditumpuk dan dibuang begitu saja di saluran air, sehingga hal ini dapat mencemari lingkungan. Selain itu, ketika musim hujan tiba limbah kotoran sapi dapat mengalir ke sumur warga, sehingga air sumur tercampur dengan limbah kotoran sapi. Oleh karena itu, pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk menkorversi limbah kotoran sapi menjadi pupuk bokashi dengan metode vermikomposting. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan tiga tahapan, yaitu penyuluhan, pelatihan dan pendampingan. Hasil yang diperoleh dari pengabdian ini menunjukkan bahwa mitra mengalami peningkatan keterampilan dan pengetahuan dalam proses produksi dengan peningkatan sebesar 90%, kemampuan mitra dalam pengemasan dan pelabelan sebesar 85% dan peningkatan mitra dalam pemasaran sebesar 100%. Peningkatan keterampilan mitra ini mampu membangun jiwa wirausaha mitra serta mitra mampu mengolah limbah kotoran sapi, arang sekam dan dedak padi menjadi pupuk bokashi dengan metode vermicomposting sebagai alternatif pupuk pengganti pupuk kimia.
Validity and Practicality of Learning Model Development of LAPS-Heuristics with Local Wisdom on Students’ Metacognitive Ability asfar, andi muhammad irfan taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Trisnowali, Andi; Dahlan, Jarnawi Afgani; Prabawanto, Sufyani; Nurannisa, Andi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2022): Oktober
Publisher : LPPM Undiksha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppp.v6i3.51990

Abstract

Metacognition is one of the skills needed in a competitive era because it involves cognitive processes in communication, attention, memory, and processing and using information. However, the facts show that students' metacognitive abilities still need to improve. The overcome the low ability of metacognition, local wisdom-based learning is an alternative solution. This study aims to develop and test the feasibility level of the LAPS-Heuristics learning model with local wisdom on students' metacognitive abilities. This type of research uses research & development modified by Borg and Gall with three stages: preliminary studies, model trials, and model experiments. As for the research subject, the student of class IX at SMP Negeri 1 Kahu. The instruments used in the research include observation, interviews, validation, and practicality questionnaires. The results showed that the LAPS-Heuristics learning model developed with local wisdom was valid and practically applied in the learning process with an average score of 3.5 or a percentage of 92% so that the LAPS-Heuristics learning model with local wisdom can be implemented in the learning process to overcome the low metacognitive ability of students.
Processing sawdust waste into innovative eco-substrate through upskilling Batulappa village women's group Dewi, Sartika; Asfar, Andi Muhammad Irfan Taufan; Asfar, Andi Muhamad Iqbal Akbar; Nurannisa, Andi; Damayanti, Wiwi
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2024): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v20i2.10869

Abstract

[Bahasa]: Limbah serbuk gergaji dari hasil pengolahan kayu di Desa Batulappa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan, terutama pencemaran udara akibat pengelolaan yang tidak optimal. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan limbah serbuk gergaji tersebut dengan memberdayakan Kelompok Perempuan Desa Batulappa melalui berupa Upskilling mitra dalam pengolahan limbah serbuk gergaji menjadi Eco-Substrate Innovative. Mitra dalam program ini adalah 15 anggota Kelompok Perempuan Desa Batulappa yang tergabung dalam divisi SDM dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan berbasis partisipasi masyarakat (society participatory). Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan, yaitu rata-rata 90% dari aspek pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah limbah serbuk gergaji, dimana anggota mitra berhasil memahami dan menguasai teknik pengolahan serbuk gergaji menjadi produk bernilai ekonomis berupa Eco-Substrate Innovative. Selain itu, mitra juga memperoleh keterampilan tambahan, seperti pengemasan, pelabelan, pemasaran, dan pengelolaan keuangan sederhana. Melalui program pengabdian ini, mitra mampu mentransformasi limbah serbuk gergaji menjadi produk inovatif yang ramah lingkungan, sekaligus berpotensi untuk dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi bagi Kelompok Perempuan Desa Batulappa. Kata Kunci: eco-substrate innovative, fermentasi, media tanam, serbuk gergaji, society participatory [English]: Sawdust waste from wood processing in Batulappa Village has a negative impact on the environment, especially air pollution due to suboptimal management. This community service program aims to overcome the problem of sawdust waste by empowering the Batulappa Village Women's Group by processing sawdust waste into Innovative Eco-Substrate. The partners in this program were 15 Batulappa Village Women's Group members of the Human Resources and Environmental Management division. The methods used include extension, training, and mentoring based on community participation (society-participatory). The evaluation results show a significant increase, namely an average of 90% in terms of knowledge and skills in processing sawdust waste, where partner members succeeded in understanding and mastering the technique of processing sawdust into economically valuable products in the form of Innovative Eco-Substrate. In addition, partners also gained additional skills, such as packaging, labeling, marketing, and simple financial management. Through this community service program, partners can transform sawdust waste into innovative, environmentally friendly products while also having the potential to improve economic welfare for the Batulappa Village Women's Group. Keywords: eco-substrate innovative, fermentation, planting media, sawdust, society participatory
Co-Authors A Nurannisa F.A A. Asgar A. Iin Wahyu Ningsih A. Nurannisa F.A A. Nurannisa F.A A. Ririn Nur Fadika A. St. Aisyah Nur A. Taufik Ishak Abdur Rahman Adiansyah, Romi Adiansyah, Romi Adji Syaifullah Adji Syaifullah Adji Syaifullah Adji Syaifullah Ady Kurnia Ady Kurnia Ady Kurnia Ady Kurnia Ady Kurnia Ahmad Zailan Aisyah Nursyam Akhmad Rifai Akhmad Rifai Akhmad Rifai Alzah, Nur Alim Amdhani, Tri Andi Aswan Andi Atty, Andi Hartina Halal Andi Fauziah Andi Fauziah Andi ferina Herbourina Bonita Andi Hasryningsih Asfar Andi Hasryningsih Asfar Andi Hasryningsih Asfar Andi Ilham Rivaldi Andi Irma Eka Rahayu Andi Muhammad Irfan Taufan Asfar Andi Nurannisa Andi Nurannisa Andi Nurannisa Andi Nurul Istiyana Andi Nurul Istiyana Andi Riska Andi Ruum Syams Cakra Andi Sindi Cristina Andi Siti Aisyah Nur Andi Sitti Aisyah Nur Andi Sitti Noer Azizah Andi Srimularahmah Andi Tabrani Rasyid Andi, Andi_Ermita_Sari Anniza, Marsha Anwar Ramli Arfiani, Rezha Arifuddin, Widiastini Asfar, A.M.Irfan Taufan Asfar, Andi Muhammad Irfan Tauvan Asis, M. Nasrul Asmawaty Asmawaty Aspikal, Aspikal Aspikal, Aspikal Asrina Asrina Asrina Asrina Asrina Cheriani Cheriani Cristina, Andi Sindi Dahniar Damayanti, Risna Damayanti, Wiwi Dewi Nurul Rukmi Dhea Amanda Eka Sudartik Eki Ikasari, Eki Ikasari Eko Budianto Eko Budianto Eko Budianto Eko Budianto Eko Budianto Elvi Handayani Emmi Azis F. A, A. Nurannisa F.A, A Nurannisa F.A, A. Nurannisa Fadila, Faura Fajar, HR Fani Wulandari Fitriani Fitriani Gunawan Gunawan Handayani, Firti Handayani, Reski Harahap, Topan Arya Hasanuddin Hasanuddin Hasbi Hasbi Hasmariyanti Hasma Hasniar Hasniar, Hasniar Herman, Muhammad Irgi Alfhariski Husnul, Fadilah Irna Erviana Isdar Isdar Isdar Ishak, A. Taufik Ishak, A.Taufik Jarnawi Afgani Dahlan Jaslina Lina Jeanne Dewi Damayanti Jeanne Dewi Damayanti Jusrianto, Muhammad Karmila Karmila Karmila Khaerun, Mufti Lukman M. Ilham Nurdin M. Nasrul Asis M. Yasser M. Yasser Mahfud, Andi Muhammad Mahmud, Muhammad Rezky Marlia Rianti Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Marlina Mrs. Ernawati Mrs. Inanna Muh Iqbal Mukhsen Muh. Safar Muhamamd Safar MUHAMMAD ALI Muhammad Jafar Muhammad Jafar Muhammad Jafar, Muhammad Muhammad Safar Muhammad Yasser Muhlis Muhlis Mukhsen, Muh Iqbal Murasyidah Masri Murasyida Mutmainna, Mutmainna Mutmainnah Mutmainnah Naimah Nelly Hasanuddin Nining Wahyuni Nining Wahyuni Nita Nur, Syarif Nurannisa, Andi Nurdin Nurdin Nurdin Nurdin Nurfahmariani, Nurfahmariani Nurhasanah Nurhasanah Nurhasanah Nurjannah, Sitti Nurkhalifa Nurkhalifa Nurlia Nurlinda Nurlinda Nursyahira Nursyam, Aisyah Nurwijaya Nurwijaya Nurwijaya, Nurwijaya Rahmah Az-Zahra Ramli, Nurhaerani Rasmiati Rasmiati Rasmiati, Rasmiati Rianti, Marlia Riska Riska Riska Riski Rita, Rita Dewi Astria Romi Adiansyah Rosdaliani, Andi Rukmi, Dewi Nurul Safar, Muhammad Sartika Dewi Sartika Sari Dewi Sartina, Sartina Satriani Satriani Selvi Selvi Sharma Thaha Sharma Thaha Sirwanti Sirwanti Sirwanti Sitti Nurjannah Sri Wahyuni Sri Wahyuni Putri Srimularahmah, Andi Sufyani Prabawanto, Sufyani Sukmawati Sukmawati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sumiati Sunarti Sunarti Syahrir , Muallim Syaifullah, Adji Syamsul Rijal Syarif Nur Syarif Nur Taufan Asfar, Andi Muhamad Irfan Tri Puspita Sari Tri Puspita Sari Trisnowali MS, Andi Usril Usril Vivi Elvira Ekawati Vivi Elvira Ekawati Vivi Evira Ekawati Wahdania Wahdania Wijaya, Sandi Wiwi Damayanti Yasser, M Yulita Yulita Yulita Yulita Yulita, Yulita