Articles
UPAYA MGMP DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA GURU PPKN DALAM PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI KOTA PADANG
M Roni;
Maria Montessori;
Azwar Ananda
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (199.896 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i1.101
Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi masih ada guru PPKn yang belum mampu bekerjasama dengan teman sejawat, terutama dalam mempersiapkan bahan ajar. Hal ini berarti, antar guru dalam satu sekolah belum menjalin kerjasama yang baik demi kemajuan guru dan siswa. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Penelitian dilakukan di Kota Padang. Informan dalam penelitian ini di ambil secara snow ball sampling dengan menetapkan satu atau beberapa orang informan kunci (key informants) dan melakukan interview atau wawancara terhadap mereka secara bertahap atau berproses. Jenis data terdiri dari data primer dan sekunder, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan trianggulasi. Teknik analisa data melalui cara pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Bentuk-bentuk kegiatan MGMP diantaranya pertemuan rutin bulanan yaitu 8 kali dalam 1 semester. Isi pertemuan merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru, diantaranya kerjasama untuk meningkatkan kemampuan dalam pengembangan perangkat pembelajaran dan mencari solusi kesulitan yang dihadapi oleh guru Kemudian kegiatan MGMP mata pelajaran PPKn SMP/MTs Kota Padang mendatangkan nara sumber dari luar yang kompeten. Pelatihan yang diadakan ada yang bersifat internal yaitu untuk seluruh anggota dan eksternal yaitu mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Dinas Pendidikan, seperti workshop dan seminar dan 2) Pembinaan Kerjasama dalam antar guru PPKn di kota Padang dalam pengembangan perangkat pembelajaran meliputi menyusun program pembelajaran. Kerjasama dilakukan antar guru yaitu guru yang kurang memahami tentang pengembangan perangkat pembelajaran akan dibimbing oleh guru yang telah memiliki keterampilan dalam pengembangan perangkat pembelajaran.
KOMUNIKASI SOSIAL SISWA DI SMP N 34 PADANG
Anggia Nurmila;
Nurman Nurman;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (364.745 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i1.105
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bentuk komunikasi sosial siswa di SMP Negeri 34 Padang dan upaya sekolah dalam meningkatkan komunikasi sosial siswa yang baik di SMP Negeri 34 Padang. Penelitian ini menggunakan pendektan kualitatif. 17 orang yang dipilih dengan purposive sampling yang berda di SMP Negeri 34 Padang .Data dikumpulkan dengan cara observasi , wawancara dan dokumentasi. Untuk memastikan validasi data digunakan trianggulasi sumber selanjutnya data dianalisis mengacu kepada tahapan analisis data Miles dan Huberman dengan tahapan yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa komunikasi sosial siswa di SMP Negeri 34 Padang , yang mencangkup bentuk komunikasi sosial siswa dan upaya sekolah dalam meningkatkan komunikasi sosial siswa di Sekolah. Bentuk-bentuk komunikasi sosial siswa di SMP N 34 Padang yaitu : komunikasi sosial dalam pembelajaran, komunikasi sosial dalam geng (kelompok), dan komunikasi sosial dalam kebersihan lingkungan kelas. Serta upaya yang di lakukan oleh sekolah dalam meningkatkan komunikasi sosial siswa dengan adanya kegiatan pembinaan bagi siswa dan kegiatan parenting kelas. Pembinaan siswa dan parenting kelas yang dilakukan kepada siswa dengan menciptakan kondisi atau membuat siswa sadar akan tingkah laku, karakter siswa, dan cara belajar siswa. ini merupakan cara untuk mengatasi permasalahan terhadap komunikasi sosial siswa.
PELAKSAAN PENILAIAN FORMATIF DALAM PEMBELAJARAN PPKn DI SMP N 2 LENGAYANG
Dasri Rati;
suryanef suryanef;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (362.652 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i1.106
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran PPKn di SMP N 2 Lengayang. Mengidentifikasikan bagaimana pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran PPKn di SMP N 2 Lengayang, dan kendala apa saja yang ditemui guru dalam pelaksanaan penilaian formatif dalam pembelajaran PPKn di SMP N 2 Lengayang. Penelitian ini dilator belakangi karena penilaian formatif yang dilakukan tidak terlalu formal, dan penilaian formatif yang dilakukan masih bervariasi antar guru.Dan belum semua guru memahami tentang peran dan fungsi penilaian formatif tersebut.Hanya saja dengan menggunakan remedial, PR, dan tugas-tugas untuk memantau hasil belajar siswa.Jenis penelitian ini adalah kualitatif, penetapan informan penelitian secara purposive sampling.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan teknik observasi, wawancara, analisis dokumen.Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
KERJASAMA ANTARA ETNIS MINANGKABAU DAN ETNIS NIAS DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA DI NAGARI SUNGAI BULUH BARAT KECAMATAN BATANG ANAI
Luthfi Dara Amalia;
Maria Montessori;
Junaidi Indrawadi
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (530.109 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i1.107
Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kerjasama Sosial-Budaya yang terjalin oleh dua etnis yang berbeda dalam masyarakat Nagari Sungai Buluh Barat. Disamping itu juga untuk mengidentifikasi faktor pendukung terjalin nya kerjasama dan upaya yang dilakukan sehingga keharmonisan tetap terjalin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan varifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama sosial-budaya yang terjalin di Nagari Sunga Buluh Barat terjalin secara harmonis. Etnis Minangkabau dan Etnis Nias sama sama saling membuhkan satu sama lain. Kerjasama yang terjalin di Nagari Sungai Buluh Barat yaitu kerjasama dari segi sosial-budaya, ekonomi dan agama. Kerjasama dari segi sosial Budaya yaitu Gotong Royong, Acara sosial, organisasi masyarakat dan ketrikatan adat. Kerjasama dari segi ekonomi terletak dari segi Jual beli dan jasa. Kerjasama dari segi agama terlihat dari Toleransi Antar Umat beragama di dalam masyarakat. Adapun Faktor pendukung yang dilakukan yaitu saling menghormati dan menghargai antar etnis dan antar agama, adanya toleransi Sosial.Adapun upaya yang dilakukan yaitu adanya keadilan dari Wali Korong terhadap kedua belah Etnis dan Sikap saling menghargai yang terjalin antara Etnis Minangkabau dan Etnis Nias.
Perlindungan Perempuan Pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang
Diana Rumala Sari;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (211.257 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v1i2.180
Perlindungan hukum adalah perlindungan harkat dan martabat, serta adanya pengakuan terhadap hak-hak asasi manusia yang dimiliki berdasarkan ketentuan subjek hukum yang dapat melindungi dari suatu bahaya. Perlindungan perempuan pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di Kota Padang masih belum maksimal sebagaimana yang diharapkan. Perlindungan yang diberikan pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) kepada perempuan pekerja yaitu perlindungan kesehatan, keselamatan sosial. Masih sulitnya untuk mendapatkan cuti kerja dalam seminggu, tidak adanya cuti haid, kurangnya fasilitas yang layak untuk para pekerja perempuan beristirahat dan tidak ada tempat pembatas antara pekerja laki-laki dan perempuan, kurang maksimalnya upaya perlindungan. Penelitaian ini bertujuan untuk mendiskripsikan perlindungan perempuan pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Padang, upaya-upaya apakah yang dapat dilakukan dalam memberikan perlindungan perempuan pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum di Kota Padang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitaian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, data didapat dari data primer dan data sekunder dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta wawancara mendalam dengan informan peneliti. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perlindungan perempuan pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota padang dengan memberikan perlindungan jaminan kesehatan, keselamatan kerja, dan jaminan sosial serta memberikan hak-hak perempuan pekerja meskipun terdapat hak-hak pekerja perempuan yang tidak terpenuhi. Upaya-upaya yang dilakukan untuk melindugi perempuan pekerja yaitu dengan adanya penjaga keamanan, jaminan asuransi, penegakan aturan. Kesimpulan perlindungan perempuan pekerja Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum sudah diberikan meskipun belum maksimal karena kurang kesadaran antara pihak yang bersangkutan.
Pemerintah Nagari dan Upaya Memberdayakan Masyarakat
Popi Milakarma;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (190.133 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v1i2.188
Pemerintah nagari merupakan subsistem dari penyelenggaraan pemerintahan, sehingga nagari memiliki kewenangan untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakatnya. Salah satu tugas pokok dari pemerintah nagari adalah memberdayakan masyarakat nagari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya pemerintah nagari dalam memberdayakan masyarakat petani di nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh Kabupaten Agam. Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Informan penelitian dipilih secara purposive sampling yang terdiri dari Pemerintah Nagari Koto Rantang, Penyuluh Pertanian Lapangan, Tokoh Masyarakat, dan Petani. Data penelitian dikumpulkan dengan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa upaya yang dilakukan oleh pemerintah nagari dalam memberdayakan masyarakat petani di nagari Koto Rantang yaitu: pertama penguatan kelompok tani dan Gapoktan, kedua memberikan pelatihan dan penyuluhan, ketiga memberikan bantuan sarana produksi seperti pupuk, mesin perontok padi, serta benih dan bibit tanaman. Akan tetapi dalam melaksanakan upaya pemberdayaan masyarakat petani, pemerintah nagari Koto Rantang mengalami kendala-kendala di antaranya rendahnya kemauan masyarakat petani untuk bergabung dalam kelompok tani, petani menggunakan kelompok tani hanya untuk kepentingan tertentu, serta masyarakat petani susah adopsi teknologi.
Lingkungan Dan Kebiasaan Orangtua Sangat Berpengaruh Terhadap Perilaku Dan Sikap Moral Anak (Studi Di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat Rt 01
Marina Aulia Dasopang;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 1 No 2 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.466 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v1i2.198
Pada hakekatnya lingkungan sangat berpengaruh bagi perkembangan sikap dan perilaku anak, bila anak berada dalam lingkungan yang baik maka akan memberikan pengaruh yang baik bagi perkembangan karakter anak, dan begitu juga sebaliknya lingkungan yang tidak baik juga dapat memberikan pengaruh yang tidak baik bagi perkembangan sikap dan perilaku anak, manusia tidak bisa melepaskan diri secara mutlak dari pengaruh lingkungan karena lingkungan senantiasa tersedia di sekitarnya. Tujuan Penelitian yaitu Menggambarkan pengaruh lingkungan dan kebiasaan orangtua terhadap perilaku dan sikap moral anak di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat. Metode digunakan yaitu menggunakan metode kualitatif dan metode deskriptif yang bertujuan untuk melakukan penelusuran dan memperoleh deskripsi terhadap fenomena yang diteliti. Berdasarkan hal tersebut, peneliti berusaha melakukan penelusuran dan memperoleh deskripsi tentang “Pengaruh Lingkungan dan Kebiasaan Orangtua Terhadap Perilaku dan Sikap Moral Anak di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat”. Hasil kajian menunjukkan terdapat pengaruh lingkungan terhadap sikap moral anak di Kelurahan Flamboyan Baru Kecamatan Padang Barat.
Pelaksanaan Sekolah Sehat di SMP Negeri 24 Padang
Rendy Tri Utama;
Maria Montessori;
Junaidi Indrawadi
Journal of Civic Education Vol 1 No 3 (2018): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (152.847 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v1i3.225
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanan sekolah sehat, serta faktor pendukung dan penghambatnya di SMP Negeri 24 Padang. Jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan informan guru, siswa, dan masyarakat sekitar sekolah yang ditentukan dengan memakai teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan sekolah sehat di SMP Negeri 24 Padang mengacu kepada UKS (Usaha Kesehatan Sekolah), dimana kegiatannya meliputi pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Adapun faktor pendukungnya yaitu: 1) komitmen yang kuat dari guru ataupun warga sekolah untuk menjadikan SMP Negeri 24 Padang sebagai sekolah sehat, 2) kerjasama yang baik antar personil sekolah, 3) SMP Negeri 24 Padang merupakan sekolah Adiwiyata, sedangkan faktor pengambatnya yaitu: 1) adanya sebagian siswa yang karakternya susah diatur, 2) masih kurangnya dukungan dari pedagang kantin.
Upaya Guru dalam Membina Sikap Sosial Siswa
Zulkarnain Zulkarnain;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 2 No 3 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (149.02 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i4.235
Guru disekolah tidak hanya dituntut untuk memberikan materi pembelajaran saja melainkan guru juga dituntut untuk membina karakter dan sikap siswa, termasuk dalam membimbing dan membina sikap sosial siswa di sekolah. Sikap sosial siswa di sekolah perlu dikembangkan dalam hal saling menghormati dan menghargai, saling tolong-menolong, kerja sama, serta peduli terhadap orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mengungkapkan bagaimana pembinaan sikap sosial siswa di SMP Negeri 5 Koto XI Tarusan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Informan pada penelitian ini ditentukan dengan cara Porposiv Sampling. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan juga studi dokumentasi. Uji keabsahan data dilakukan dengan cara teknik Triangulasi. Analisis data yang digunakan yaitu Reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa sikap sosial siswa di SMP Negeri 5 Koto XI Tarusan masih kurang baik karena masih ada siswa yang tidak menghormati guru, berkata kasar, suka mengejek teman, tidak peduli dengan sesama. Untuk itu diperlukan upaya-upaya yang dilakukan guru dalam membina sikap sosial siswa. Upaya yang dilakukan guru di SMP Negeri 5 Koto XI Tarusan diantaranya dengan cara memberikan nasehat, memberikan sanksi atau hukuman, memberikan motivasi, melalui metode pembiasaan, pengertian, dan memberikan pembinaan dengan menggunakan model.
Strategi Pemerintah Nagari Ulakan dalam Mencegah Meluasnya Penyakit Masyarakat
Fajri Ferdiansyah;
Maria Montessori
Journal of Civic Education Vol 2 No 4 (2019): Journal of Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (219.321 KB)
|
DOI: 10.24036/jce.v2i5.283
Penyakit masyarakat merupakan sebuah fenomena sosial yang ada di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Di Nagari Ulakan, perilaku penyakit masyarakat yang terjadi sudah sangat meresahkan. Oleh karena itu pemerintah nagari Ulakan mengeluarkan suatu strategi untuk mencegah meluasnya penyakit masyarakat yang didasari oleh Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman Nomor 2 Tahun 2004 Tentang Pencegahan, Penindakan dan Pemberantasan Maksiat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan mengenai strategi yang dilakukan pemerintah Nagari Ulakan dalam mencegah meluasnya penyakit masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripikan fenomena penyakit masyarakat di Nagari Ulakan dan strategi Pemerintah setempat dalam mencegahnya. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif analitis. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dan data skunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa fenomena penyakit masyarakat di Nagari Ulakan yang marak terjadi sudah sangat meresahkan masyarakat, umumnya prilaku tersebut dilakukan oleh generasi-generasi muda Nagari Ulakan. Adapun bentuk penyakit masyarakat yang terjadi diantaranya perjudian, narkotika dan miras. Strategi Pemerintah Nagari Ulakan dalam mencegah meluasnya penyakit masyarakat. Dalam mencegah meluasnya penyakit masyarakat ini, strategi yang dilakukan masyarakat Nagari Ulakan dilakukan secara Preventif yaitu dengan melakukan sosialisasi hukum, melakukan pendekatan secara keagamaan, mengaktifkan kegiatan olahraga serta karang taruna.