p-Index From 2021 - 2026
16.174
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Value Added: Majalah Ekonomi & Bisnis Kompak : Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi EKOMBIS REVIEW: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah EKSAKTA : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Jurnal Kewirausahaan dan Bisnis At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi IKRA-ITH EKONOMIKA Journal on Education JIEMS (Journal of Industrial Engineering and Management Systems) ISOQUANT : Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis AMALIAH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Value: Jurnal Manajemen dan Akuntansi Jurnal Pendidikan dan Konseling Journal of Management and Business Innovations Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Bisman (Bisnis dan Manajemen): The Journal of Business and Management Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Penelitian Ekonomi Akuntansi (JENSI) Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang JURMA : Jurnal Program Mahasiswa Kreatif Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Journal of Islamic Economics and Finance Studies Ekonomi Bisnis Manajemen dan Akuntansi (EBMA) Economics and Digital Business Review Didaktika: Jurnal Kependidikan ABDIMASY: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Cita Ekonomika: Jurnal Ilmu Ekonomi EMBISS: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Sosial Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi ABDIKARYA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Jurnal Abdi Mas Adzkia Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat JURNAL MANAJEMEN AKUNTANSI (JUMSI) Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA) Oikonomika: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Transekonomika : Akuntansi, Bisnis dan Keuangan KARYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Bina Bangsa Ekonomika Jurnal Iqtisaduna Jurnal Minfo Polgan (JMP) Center of Knowledge Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Desa (JPMD) Jurnal Akuntansi, Manajemen dan Bisnis Digital Jurnal Dehasen Untuk Negeri Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Journal of Management, Accounting, General Finance and International Economic Issues (MARGINAL) Jurnal Ekonomi dan Bisnis EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Abdimas Indonesian Journal Sejahtera: Jurnal Inspirasi Mengabdi Untuk Negeri Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesosi Jurnal Masyarakat Mengabdi Nusantara International Journal of Management and Business Economics Journal of Artificial Intelligence and Digital Business MIMBAR INTEGRITAS Nuras : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Innovative: Journal Of Social Science Research Economics, Business, Accounting & Society Review Communautaire: Journal of Community Service Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka Multidisiplin Pengabdian Kepada Masyarakat (M-PKM) Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Advances in Business & Industrial Marketing Research Journal Of Legal Sustainability (JOLS) Proceeding International Conference on Islamic Economics Community Services Jurnal Mahasiswa: Jurnal Ilmiah Penalaran dan Penelitian Mahasiswa Ecobankers : Journal of Economy and Banking Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Ulil Albab Joong-Ki Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan JIMEK Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia Jurnal CENDIKIA ISNU Jurnal Cendikia ISNU SU Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia STARLA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Simki Economic Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Journal of Indonesian Management Studies in Indonesian Contemporary Religiosity and Modern World Optimal: Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Claim Missing Document
Check
Articles

Hak Mendahului dalam Antrean: Studi Fikih Kontemporer Terhadap Legalitas Fasilitas Jalur Prioritas dan VIP di Ruang Publik Rizka Fitrahyani; Zulfadli; Rizky Akbar Muhaimin; Siti Aisyah; Ali Imran Sinaga
Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Vol. 10 No. 1 (2026): Al-Iman Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan
Publisher : STID Raudlatul Iman Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the legality of priority and VIP lane facilities in public spaces from a contemporary Islamic jurisprudence perspective. The phenomenon of priority and VIP lanes in public services such as hospitals, airports, banks, and government agencies often raises debates between the demands for service efficiency and the principle of justice in queues. This study uses a library research method with a normative approach through analysis of the Qur'an, hadith, classical Islamic jurisprudence books, and contemporary Islamic jurisprudence literature. The results of the study indicate that the concept of queues has a value basis in QS. Al-Kahfi verse 48 about saffan (orderly rows), QS. Al-Furqan verse 32 about tartil (orderly process), and the hadith regarding the priority of the first row and the prohibition of taking someone else's place. Priority and VIP lanes are considered permissible if they are provided based on need and benefit, for priority groups such as the elderly, people with disabilities, pregnant women, and emergency conditions. Conversely, priority and VIP privileges granted solely due to position, wealth, or social privileges potentially conflict with the principles of justice, equality of rights, and the goal of sharia in safeguarding the public interest and are therefore unacceptable. Penelitian ini bertujuan menganalisis legalitas fasilitas jalur prioritas dan VIP di ruang publik dalam perspektif fikih kontemporer. Fenomena jalur prioritas dan VIP pada layanan publik seperti rumah sakit, bandara, perbankan, dan instansi pemerintahan sering memunculkan perdebatan antara tuntutan efisiensi pelayanan dan prinsip keadilan dalam antrean. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif melalui analisis Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih klasik, serta literatur fikih kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep antrean memiliki landasan nilai dalam QS. Al-Kahfi ayat 48 tentang saffan (barisan yang teratur), QS. Al-Furqan ayat 32 tentang tartil (keteraturan proses), serta hadis mengenai keutamaan saf pertama dan larangan mengambil tempat orang lain. Jalur prioritas dan VIP dinilai dibolehkan apabila diberikan atas dasar kebutuhan dan kemaslahatan, untuk yang prioritas seperti bagi lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, dan kondisi darurat. Sebaliknya, prioritas dan VIP yang diberikan semata-mata karena jabatan, kekayaan, atau privilese sosial berpotensi bertentangan dengan prinsip keadilan, kesetaraan hak, dan tujuan syariat dalam menjaga kemaslahatan publik maka itu tidak dibenarkan.
Business Incubator Model in Higher Education: The Role of Islamic Finance Tri Inda Fadhila Rahma; Nurbaiti; Siti Aisyah
Journal of Islamic Economics and Finance Studies Vol 6 No 2 (2025): JIEFeS, December 2025
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47700/jiefes.v6i2.11101

Abstract

The increasing unemployment rate among university graduates in Indonesia highlights the urgent need for higher education institutions to play an active role in fostering entrepreneurship. Business incubators (Inbis) have emerged as strategic initiatives to support students in developing entrepreneurial skills, accessing funding, and establishing sustainable startups. This study examines the role of business incubators in universities and the contribution of Islamic finance in supporting their growth. The research employs a benchmarking method by analyzing incubator programs at Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, and Universitas Negeri Surabaya. Findings indicate that university-based business incubators not only facilitate entrepreneurial education but also serve as financial and networking hubs that connect startups with potential investors. Additionally, Islamic finance provides alternative funding models, such as mudharabah and musyarakah, ensuring ethical financial practices that align with Sharia principles. The integration of business incubators and Islamic finance strengthens the entrepreneurial ecosystem in higher education, fostering financial independence among graduates while contributing to national economic development.   Meningkatnya tingkat pengangguran di kalangan lulusan perguruan tinggi di Indonesia menunjukkan perlunya peran aktif perguruan tinggi dalam mendorong pengembangan kewirausahaan. Inkubator bisnis (Inbis) telah muncul sebagai inisiatif strategis untuk membantu mahasiswa mengembangkan keterampilan kewirausahaan, memperoleh akses pendanaan, dan membangun startup yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji peran inkubator bisnis di perguruan tinggi serta peran Keuangan Syariah dalam mendukung pertumbuhannya. Penelitian ini menggunakan metode benchmarking dengan menganalisis program inkubator di Universitas Brawijaya, Universitas Airlangga, dan Universitas Negeri Surabaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa inkubator bisnis berbasis kampus tidak hanya memfasilitasi pendidikan kewirausahaan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pendanaan dan jaringan yang menghubungkan startup dengan calon investor. Selain itu, pembiayaan syariah menyediakan model pendanaan alternatif, seperti mudharabah dan musyarakah, yang memastikan praktik keuangan etis yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Integrasi antara inkubator bisnis dan pembiayaan syariah memperkuat ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi, mendorong kemandirian finansial lulusan, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.
Protection of Concurrent Creditors in PKPU against Bankrupt Debtors from the Perspective of Hifz Maal (A Case Study of PT Altha Medika Indonesia) Siti Aisyah; Cahaya Permata
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 3 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i3.12085

Abstract

Concurrent creditors do not possess specific security rights, making their position the weakest in the distribution of a debtor's assets. This is reflected in the case of PT Altha Medika Indonesia, which experienced financial difficulties resulting in delays in payments to its creditors. In Decision Number 238/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst., the debtor proposed a debt repayment scheme of 50% of the outstanding debt, with the remaining balance to be paid over a period of 60 months. However, the debtor failed to fulfill its payment obligations to the concurrent creditors. Consequently, the creditors filed a petition for the annulment of the composition agreement under Decision Number 63/Pdt.Sus-Pembatalan Perdamaian/2025/PN.Niaga.Jkt.Pst., which ultimately resulted in the debtor being declared bankrupt. This study aims to analyze the legal protection of concurrent creditors in PKPU, examine the regulation of legal protection for concurrent creditors in the case of PT Altha Medika Indonesia, and analyze it from the perspective of hifz maal. This research employs normative legal research using the statute approach, conceptual approach, and judicial case study approach. The data used are secondary data collected through library research and analyzed qualitatively using a descriptive-analytical method. The findings indicate that the legal protection of concurrent creditors in PKPU is provided through voting rights, the right to file objections, and the right to receive proportional payment. Nevertheless, such protection remains inadequate because concurrent creditors remain in a vulnerable position due to the absence of security rights and their dependence on the debtor's ability to fulfill its obligations. From the perspective of hifz maal, the protection of property, justice, and responsibility in fulfilling the rights of concurrent creditors are strongly emphasized.
The Factors Influencing Behavioural Intention Fintech Lending (Paylater) Among Generation Z Indonesian Muslims and Islamic Consumption Ethics Views Siti Aisyah; M. Ikhsan Harahap; Nurbaiti Nurbaiti; Mustapa Khamal Rokan
EKONOMIKA SYARIAH : Journal of Economic Studies Vol. 7 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/es.v7i1.6233

Abstract

This study seeks to investigate and analyze the factors that influence Generation Z’s use of fintech lending (paylater) in Jakarta, West Java, East Java, Central Java, and North Sumatra. This study employs a descriptive quantitative methodology and questionnaire distribution. The study employed purposive sampling. This study included 200 Generation Z respondents who have utilized fintech lending (paylater) as respondents. The method of data analysis employs Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) and SmartPLS version 3.2.9 software. The variables performance expectation, social influence, hedonic motivation, and habit have a positive and significant effect on behavioral intention, whereas effort expectation, facilitating conditions, and price value do not. In addition to testing the UTAUT 2 model, this research was conducted on Generation Z, where few research results are discussing the use of fintech lending (paylater). Generation Z is the generation that currently dominates the population in Indonesia and will be the next generation of Indonesians; therefore, it is essential to determine what factors play a role in encouraging the use of fintech lending (paylater) among Generation Z.AbstrakPenelitian ini tujuannya guna menyelidiki serta menganalisis faktor-faktor yang pengaruhi pemakaian fintech lending (paylater) generasi Z di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif deskriptif dan penyebaran kuesioner. Penelitian ini menggunakan purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 200 responden generasi Z yang telah memanfaatkan fintech lending (paylater) sebagai responden. Metode analisis data memakai perangkat lunak PLS-SEM dan SmartPLS versi 3.2.9. Variabel ekspektasi kinerja, pengaruh sosial, motivasi hedonis, serta kebiasaan berpengaruh positif juga signifikan pada niat berperilaku, sedangkan ekspektasi upaya, kondisi fasilitasi, dan nilai harga tidak. Selain menguji model UTAUT 2, penelitian ini dilakukan pada generasi Z, dimana hasil penelitian yang membahas tentang penggunaan fintech lending (paylater) masih sedikit. Generasi Z merupakan generasi yang sekarang mendominasi jumlah penduduk di Indonesia dan akan menjadi generasi penerus bangsa Indonesia; Maka dari itu, penting agar tau faktor apa saja yang berperan untuk mendorong penggunaan fintech lending (paylater) di kalangan generasi Z.
Analisis Yuridis Pemutusan Bantuan Program Keluarga Harapan terhadap Keluarga Penerima Manfaat dalam Perspektif Siyasah Dusturiyyah (Studi di Desa Pematang Sei Baru) Siti Aisyah; Dhiauddin Tanjung
Journal of Legal Sustainability Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : EL-EMIR Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63477/jols.v3i2.584

Abstract

This study aims to analyze the mechanism for terminating PKH assistance for Beneficiary Families (KPM) in Pematang Sei Baru Village, identify the factors leading to such termination, and evaluate its compliance with applicable legal regulations and the perspective of siyasah dusturiyyah (Islamic constitutional governance). The study employs a socio-legal (juridical-empirical) method with a qualitative approach, utilizing observation, interviews, and documentation techniques. The results indicate that out of 315 active KPMs, 28 experienced assistance termination. The primary causes for termination were invalid administrative data and changes in welfare decile rankings within the Integrated Social Welfare Data (DTKS) system. From a legal standpoint, the termination process adhered to Minister of Social Affairs Regulation Number 1 of 2018; however, substantively, its implementation did not fully satisfy the principle of justice, as there remained KPMs who were economically eligible to receive the assistance. From the perspective of siyasah dusturiyyah, the policy did not fully reflect the principles of justice, trustworthiness (amanah), and public interest (maslahah). This study contributes by offering recommendations to improve the verification and data-updating mechanisms for PKH—addressing both government systems and active community participation—to ensure that social assistance policy implementation becomes more accurately targeted, transparent, and equitable.
From Experience to Loyalty: The Sequential Process of Building Gen Z Trust in Aesthetic Clinics Alifia Nasya Manurung; Siti Aisyah; Aqwa Naser Daulay
Advances in Business & Industrial Marketing Research Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bukhari Dwi Muslim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60079/abim.v4i3.1072

Abstract

Purpose: This study aims to examine the formation of Generation Z loyalty in the context of aesthetic clinics by developing a Sequential S-O-R Framework. Unlike traditional models, this study conceptualizes the Organism component as a sequential psychological process that progresses from evaluative satisfaction to relational brand trust. Research Method: A cross-sectional survey was conducted with 408 customers of aesthetic clinics in Medan City. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to examine the proposed structural relationships among variables. Results and Discussion: The findings support a statistically significant serial indirect pathway linking experiential marketing to loyalty through satisfaction and brand trust. However, because the study employs a cross-sectional design, the proposed ordering of satisfaction and brand trust should be interpreted as theoretically specified rather than as evidence of temporal or causal progression. Brand trust emerged as a stronger statistical predictor of loyalty than customer satisfaction within the tested model. Lifestyle showed a statistically significant, albeit very small, negative moderating effect on the relationship between experiential marketing and brand trust. Implications: Aesthetic clinic managers should shift their focus from merely creating physical beauty experiences toward building systematic brand integrity to strengthen long-term customer loyalty. Originality: This study contributes by integrating expectation-confirmation theory and commitment-trust theory within a Sequential S-O-R Framework to explain the complex psychological pathway of Generation Z loyalty formation.
IMPLEMENTASI PERMAINAN JALAN LOMPAT GEOMETRI DALAM DI TK/MDA AL-FARUQ Siti Aisyah; Fauziah Nasution
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 10, No 2 (2025): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v10i2.%p

Abstract

Sejauh mana permainan lompat geometri dapat membantu anak-anak mengembangkan keterampilan penalaran matematika mereka? Itulah pertanyaan yang ingin dijawab oleh penelitian kami. Ada sembilan bentuk kecerdasan yang berbeda, salah satunya adalah kecerdasan logis-matematis. Sederhananya, kecerdasan logis-matematis memungkinkan anak-anak untuk menjawab masalah secara logis dengan menggabungkan keterampilan berhitung dengan kemampuan penalaran mereka. Lima belas siswa, yang terbagi rata antara laki-laki dan perempuan, dari kelas B TK/MDTA Al-FARUQ berpartisipasi dalam penelitian ini. Indikator seperti BB, MB, BSB, dan BSH digunakan sebagai referensi dalam evaluasi studi kualitatif ini. Gardner adalah orang pertama yang mengusulkan permainan geometri. Gamifikasi juga dapat membantu anak-anak mengidentifikasi bentuk geometris dua dan tiga dimensi. Metodologi peneliti, serta pendekatan membuat sketsa, mewarnai, dan teka-teki, tersedia bagi para pendidik. Permainan ini memiliki beberapa manfaat bagi perkembangan anak-anak, termasuk tetapi tidak terbatas pada peningkatan keterampilan geometri, memori, stabilitas, dan pemikiran kritis. Karena anak-anak belajar melalui permainan, masuk akal jika bermain merupakan sarana penting dalam pendidikan anak usia dini. Hal ini sejalan dengan perilaku anak-anak, yang meliputi mudah teralihkan perhatiannya karena kecenderungan mereka mengerjakan banyak tugas sekaligus, mudah merasa bosan, dan memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Ketika pelajaran membosankan dan tidak menarik, siswa menjadi bosan dan lupa apa yang mereka pelajari, tetapi ketika instruktur memasukkan permainan ke dalam kurikulum, siswa memiliki waktu yang lebih baik dan lebih terlibat. Permainan melompat, yang mudah dibuat, murah, dan dapat dimainkan di dalam dan luar ruangan, adalah alat permainan yang digunakan dalam penelitian ini. Nah, temuan penelitian menunjukkan bahwa permainan ini membantu banyak anak memahami bentuk-bentuk geometris, baik dalam hal mengidentifikasi dan mencocokkannya. 
Determinants of Netflix Subscription Continuance Intention among Generation Z Users Nur Abdullah Gimnastiar; Siti Aisyah; Aqwa Naser Daulay
Almana : Jurnal Manajemen dan Bisnis Vol. 10 No. 2 (2026): August
Publisher : Bandung: Prodi Manajemen FE Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/almana.v10i2.3076

Abstract

The rapid growth of Subscription Video-on-Demand (SVoD) services has shifted the industry's strategic focus from user acquisition toward retention, yet current literature emphasizes cognitive paradigms over behavioral manifestations. This study aims to develop and test an integrated retention model grounded in the Stimulus–Organism–Response (S–O–R) framework by examining the relationships among technical stimulus, social viewing influence, perceived value, binge-watching, and continuance intention among Netflix users aged 18-25 in North Sumatra, Indonesia. Using a quantitative survey design, data were collected from 304 valid respondents drawn from the Generation Z cohort and analyzed through Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results show good model performance, with an R-square of 0.628 for continuance intention. All hypothesized direct and indirect relationships were positive and significant. Technical stimulus and social viewing influence significantly enhance perceived value, which subsequently drives binge-watching and strengthens continuance intention. Mediation analysis confirms the pivotal role of binge-watching in transforming cognitive evaluation and social influence into continuance intention. Theoretically, this study extends the S–O–R framework by integrating cognitive and behavioral mechanisms in explaining digital retention. Practically, the findings offer guidance for SVoD providers to optimize social engagement features and personalization strategies to reduce churn.
Pemberdayaan Ekonomi Melalui Inovasi Produk Tempe : Studi Kasus UMKM Desa Mangga 2 Ananda Zulmi; Gladis Jelita; Hastiani Nasution; Nova Amelia; Siti Aisyah
OPTIMAL Jurnal Ekonomi dan Manajemen Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ekonomi dan Manajemen
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/optimal.v6i1.9385

Abstract

The Community Service Program (KKN) is a form of community service that focuses on empowerment through the development of local potential. One of the potentials developed in this activity is the tempeh industry in Mangga 2 Village. This study aims to increase the economic value of tempeh products through product innovation and the implementation of modern marketing strategies. The research method used is a qualitative approach with data collection techniques in the form of field observations and direct interviews with tempeh Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). The results of the study indicate that the production process of tempeh and tempeh chips is still carried out traditionally, both in terms of flavor variations and less attractive product packaging. Through the KKN activity, students provided training in modern packaging, product label creation, and digital marketing assistance through the Shopee platform. This activity was able to increase the awareness and skills of business actors in developing tempeh products with higher sales value. Thus, tempeh product innovation is a strategic step in strengthening community economic independence and expanding business opportunities in the food sector based on local potential.
Kendala dan Strategi Penerapan QRIS pada UMKM Warkop Aim Tigander, Desa Kineppen Ramanda Putri; Rizqy Aflaha Najmi Munthe; Selvi Selvi; Samiah BR Harahap; Siti Aisyah
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i1.9698

Abstract

This article examines the obstacles and strategies for implementing QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) in rural MSMEs, specifically Warkop AIM Tigander in Kineppen Village, Karo Regency, North Sumatra. Digital transformation has changed people's payment patterns, but QRIS adoption in rural areas still faces obstacles such as low digital literacy, cash habits, and resistance to change, not just technical issues. Through qualitative research methods including in-depth interviews and direct observation, it was found that although business owners are familiar with QRIS, its implementation is not optimal. Recommended strategies include community-based education, ongoing mentoring, and improving infrastructure and trust in the security of digital transactions. Support from the government and financial institutions is essential to accelerate the digitalization of MSMEs in rural areas, so that the economic benefits of digital payments can be felt more widely and equitably. This research suggests the need for policies that support the development of digital literacy, as well as intensive training so that MSMEs can adapt to technological changes and increase their competitiveness in an increasingly digital market.
Co-Authors Abdurrahman Adris Triseptina Ahmad Buchori Razak ahmad muharmansyah rezeki maulana Ahmad Taufiq Harahap Aji Setiawan Aldian Setia Luhur Aleida Nazma Nasution Alfi Hidayat Ali Daud Hasibuan Alif Hadhari Fahzilah Alifa Adzra Siregar Alifia Nasya Manurung Alvian Huda Pramana Amalia Shintyani Amaliyah Mutiara Amanda Damayanti Nasution Amelia Putri Amelia Putri Nasution Amira Jaziri Ananda Zulmi Andriani Sahputri Anggita Rizkia Anisah Heriani Annio Indah Lestari Nasution Annisa Fitri Awaliyah Annisa Khoiri Annisa Tuljannah Br Sagala Aqwa Naser Daulay Aqwa Naser Daulay Ardhi Sahjaya Ardhia Prameswari Arifa Pratami Aripin Marpaung Aris Kukuh Prasetyo Arya Perdana Aseh Kumala Sari Asmuni Asmuni Atha, Muhammad Alwan Aula Salsabila Ayu Intan Pratiwi Ayu Intan Pratiwi Ayu Widyastuti Rafisa Balkis Alisa Gita Betania Kartika Bunayyati Hakimah S. Meliala Cahaya Permata Chadisa Rizky Ananda Channarith Hun Cici Winda Atila Cinta Aisyahtul Kubra Daulay, Aslamiyah Abda Deby Novriansyah Defanny Aqilla Sabri Dewi Lestari Dhiauddin Tanjung Diah Adhairani Diah Safri Yulinda Dian Irmawani Dian Zahra Syahfitri Lubis Diesa Novia Shandy Dimas Nugroho Dina Audiva Adawiyah Dina Aulia Nasution Dinda Namira Hsb Dinda Putri Agelia Dinda Rahmayani Purba Dindy Rizka Occtavia Edo Adrio Efni Yulia Santri Harahap Elsa mayori Ema Nur Syahfitri Epa Purnama Sari Epa Purnama Sari Harahap Erlangga Hakim Manurung Erna Wati Fadillah, Mutia Asmi Fahmi Reja Sitepu Fakri Mursala Farisah Keke Nola Padang Fathan Ariq Fattah Hanafi Fauziah Nasution Ferdi Gunawan Siagian Fernanda Putri Fhakhir Nur Al Fidha Fikri Haikal Fikri Mahessa Fithrah Dwi Ananda Gladis Jelita Habibul Ahir Habibullah Abdurrahman T. Bolon Haidir Ali Halimah Safitry Al-Fauziah Halimatusadiah Halwa Nisa Ali Br. Tarigan Hamidatus Shalihah Hamzah Shirot Hastiani Nasution Hendra Harmain Herlin Syahdina Lubis Iin Natasya Divana Ginting Imamsyah Imamsyah IMRAN SINAGA, ALI Imsar, Imsar Indah Aryani Indah Lestari Ritonga Indah Wahyu Prastiwi Intan Alisa Intan Nurbaiti Irfan Fadhilah Irwan Padli Nasution Jihan Fatya Juan Prasatia Juli Syahputri Julia Ariantika Juwita Putri Wulandari Kamilah, K Karisma Wardani Khadijah Nur Aini Lestari Perdana Putri Liska Febrianti Luthfiah Nur Bayani Lyra Nadia Srg M Laksamana Ghafur M Rizky Erlangga M. Fikri Ariga M. Ikhsan Harahap M. Pryansah Malkan Yahya Abdillah Manna Salwa Mardinal Tarigan Mauliza Nabila Maya Amelia Mega Hasibuan Melati Devyana Melati Devyana Melati Melati Melati Melati Mey Yunanda Mhd Rafli Mhd Yahya Miftahul Fadhil Hanif Miftahul Jannah Mildayani Siregar Minta Ito Lubis Miranda Julia Pasaribu Muhammad Adrian Shahputra Muhammad Akbar Rosyidi Datmi Muhammad Alfarisi Muhammad Alwi Muhammad Anshari Hutasuhut Muhammad Arif Pohan Muhammad Basri Muhammad Fathi Farhat Muhammad Fikri Almajid Munthe Muhammad Hasbi Ansyari Muhammad Hayqal Bani Hakim Tanjung Muhammad Ikhsan Harahap Muhammad Iqbal Sayuti Harahap Muhammad Lathief Ilhamy Nasution Muhammad Naufal Zahid Marpaung Muhammad Rafli Muhammad Rafli Muhammad Sudepman Rohim Tarigan Muhammad Yafiz Murni Sofiah Musdiansyah Putra Muslimatul Husnah Batubara Mustafa Kamal Rokan Mustapa Khamal Rokan Mutia Salwa Hutauruk Mutia Sari Mutiara Rahmah Nabila Ramadhani Nadia Evira Nadya Maulidya Manurung Nadya Zahra Najma Khairunnisa Nasution Najwa Felisha Lubis Nasution, Annio Indah Lestari Nasution, Muhammad Lathief Ilhamy Nathasyah Putri Maharanni Naufal Andira Nazla Nurizal Nazwa Salsabila Lubis Nia Andriani Nia Andriani Nia Ramadhani Niken Rahmadyah Noor Adinda S.F. Lubis Nova Amelia Nugrhainy Hidayana Nur Abdullah Gimnastiar Nur Ahmadi Bi Rahmani Nur Asy Syifa Priantna Nur Asy Syifa Priatna Nur Habibah Angkat Nur Rahmad Iqbal Nurbaiti, Nurbaiti Nurhafifah Saragih Nuri Aslami Nursapia Harahap Nurul Fadilah Nurul Haliza Siregar Oky Aditia Siregar Parida Amalia Praba Baskara Nasution Prans Sintia Diadani Pratama, Alde Rizky Pratiwi Ayu Ningtyas Preti Intan Sari Pujiastuti, Wulandari Putri Elda Sari Rahmad Badri Rahmah Aliyah Rahman, Nadila Aulia Raihan Saputra Raihana Azzahra Raisida Salwa Ramanda Putri Rangga Heriyadi Raudah Azzahra Manurung Reitandi Reitandi Reni Novianti Sari Reni Yusnita Resa Shin tia Ria Anjriani Sahputri Riezky Bagus Prawira Darwadi Rifanny Balqis Rika Nurmitha Rilla Masyita Riska Veronika Riska Veronika Risma Yana Sari Rismayanti Bintang Riza Ayu Asmita Rizka Fitrahyani Rizka Salsabila Rizky Akbar Muhaimin Rizqy Aflaha Najmi Munthe Romi Aldiansyah Rukiana Hasibuan Rusi Ulfa Hasanah Rypho Delzy Perkasa Sabran, Iftasya Ainul Hafsah Sahrul Pardede Salmiah Hasibuan Samiah Br Harahap Santi Hasibuan Sarah Padillah Selvi Selvi Selvira Wardani Tanjung Seno Putranto Septian Dwi Cahya Seri Rezjeki Wardani Tamba Sinta Sukma Ayu Siti Holijah Siti Nurhalizah Lubis Siti Rahmi Soemitra, Andri Sri Ramadhani Sucinta Tri Nurhayati Sudana Fatahillah Pasaribu Sugeng Arifandi Banurea Sugianto Sugianto Sugianto Sugianto Supardi Supardi Syahrul Ramadhan Dlt Syakya Maulida Syfa Tasya Zahwani Tambunan, Khairina Tasya Yustika Putri Tengku Aiena Zhafira Tiara Hasanah Putri Saragih Titania Febrianti Topan Sahputra Ginting Tri Inda Fadhila Rahma Tuti Tria Ulin Uswatun Hasanah Van Dwi Pamungkas Vania Sally Nabila Vina Rahmanda Vingkan Andini Wahyu Andriansyah Naibaho Wahyu Ilahi Surya Widiyani Hasibuan Windy Frestia Lubis Wiranti Wiranti Yauma Afriyanti Yudi Bimantaka Yudi Maulana Siagian Yuliana Yuliana Yummy Jumianti Marsa Zakia Ulfa Srg Zerimah Afgani Hasibuan Zhavira Handayani Zulfadli