p-Index From 2021 - 2026
9.012
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) JREC (Journal of Electrical and Electronics) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Ilmu Ushuluddin KONSELING RELIGI PALASTREN ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ushuluddin Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Islam Religio : Jurnal Studi Agama-agama Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Edukasia Islamika AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Jurnal Bidang Pendidikan Dasar ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Journal of Educational Research and Evaluation DOKTRINA: JOURNAL OF LAW JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya Al-Arabi : Jurnal Bahasa Arab dan Pengajarannya = Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab Jurnal Karinov EDUTEC : Journal of Education And Technology Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Perdikan: Journal of Community Engagement Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Ulumuna Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN IPS MUSHAF JOURNAL: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis Journal of Integrated Elementary Education Journal of Islamic History Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) JHeS (Journal of Health Studies) Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Cigarskruie Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Journal of Innovation and Teacher Professionalism Teaching, Learning, and Development Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) Al-Masail: Journal of Islamic Studies Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Sosialisasi Bersama Tentang Didikan Budaya Berbagi di Ramadhan 1443 H Ke-20 Himfah – UPMI Bagikan Ta’jil di Panti Asuhan Mamiyai Jalan Bromo Kota Medan Robiyanti, Dewi; Ismayani, Ismayani; Hanafi, Yusuf; Harahap, Syaiful
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi Mei- Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i3.3686

Abstract

Sosialisasi ini bertujuan untuk membahas fenomena berbagi kegiatan berbagi ta’jil saat Ramadan di Indonesia, studi ilmu ma’anil hadis. Penelitian ini merupakan jenis kualitatif yang menerapkan studi pustaka literatur dengan menerapkan metode hadis maudhu’i perspektif budaya dengan pendekatan fenomenologis. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup fenomena berbagi ta’jil saat Ramadan di Indonesia, ma’anil hadis berbagi takjil saat Ramadan, serta keutamaan dan manfaat berbagi ta’jil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan adanya fenomena berbagi takjil saat Ramadan oleh masyarakat di Indonesia berdampak positif bagi masyarakat yang menerima ta’jil dan memiliki banyak keutamaan serta manfaat untuk pemberi ta’jil baik dalam hubungan hablumminannas (hubungan dengan sesama manusia) maupun dengan habumminallah (hubungan makhluk dengan sang pencipta). Sosialisasi ini merekomendasikan agar dapat menyempurnakan pengabdian yang sederhana ini dan disarankan kepada seluruh umat Islam agar terus melestarikan fenomena  berbagi ta’jil karena terdapat banyak manfaat serta keutamaan.
Preseption of Students About the Use of Goski Application (Google Sites Kondisi Geologis Indonesia) as an IPS Learning Media Mia Andria Ningsih; Yusuf Hanafi; Joko Yuniarto
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN IPS
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpi.v14i2.1876

Abstract

The application of learning media in the learning process is very important. Teachers are required to create an interesting and interactive learning atmosphere, one of which is by using technology-based learning media. One learning media that can be used is the GOSKI application (Google Sites Geological Conditions of Indonesia). The aim of this research is to determine students' responses to the implementation of the GOSKI application in social studies learning at SMPN 10 Malang. Data collection was carried out through observation, interviews and distributing questionnaires. The method used in this research is descriptive quantitative. Based on the results of the questionnaire analysis that was distributed to students, a percentage of 86% was obtained, which shows a positive response from students towards the application of GOSKI learning media. This shows that the GOSKI application is suitable for use in the learning process. A follow-up recommendation from this research is to examine the application of GOSKI learning media combined with game-based learning.
Implementasi model pembelajaran aswaja untuk membentuk muslim berkarakter religius-nasionalis Ikhsan, M. Alifudin; Anam, Faris Khoirul; Hanafi, Yusuf; Adzim, Abdul; Muzdalifah, Zahrotul
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 4 No 3 (2021)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v4i3.11036

Abstract

Through the implementation of the Aswaja learning model in schools, this community service aims to develop Muslims with religious-nationalist personalities.It was carried out in three phases of activities, namely education & outreach, implementation & strengthening and intensive mentoring from March to May 2021 at SMP Darul Faqih Indonesia, Malang Regency. The results of the activity assessment showed a change in Aswaja's attitudes and practices in fostering religious-nationalist values in students. This also has implications for strengthening religious moderation in the school environment. The results of the correlation test of students' attitudes and practices showed a score (R-square: P-value) of 0.126: 0.000, which indicates that this activity has a significant impact. The implementation of the Aswaja learning model is aimed at providing a balanced understanding of religion and nationalism. Strengthening the understanding of religious moderation with a nationalism - religious spirit will be an important ingredient in the development of peace culture education-based schools in Indonesia
Integrasi sekolah berbasis peace culture education: program, refleksi, dan implikasi Hanafi, Yusuf; Anam, Faris Khoirul; Sultoni, Achmad; Thoriquttyas, Titis; Saefi, Muhammad; Diyana, Tsania Nur; Ikhsan, M. Alifudin
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.13127

Abstract

Tulisan ini mencoba menjelaskan program edukasi sekolah berbasis peace education (PE) yang diprakarsai oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Malang dengan mitra majelis Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sub Rayon 33 Wagir Kabupaten Malang. Secara rinci, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai perdamaian dan semangat hidup berdampingan antar umat beragama, khususnya diantara sekolah yang beragam corak keagamaanya di Kecamatan Wagir. Program edukasi berbasis PE dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan seminar, focus group discussion (FGD), hingga pelaksanaan langsung kepada siswa dalam pembelajaran di kelas. Program ini dilakukan dalam dua sesi utama, yakni kegiatan seminar dengan pembahasan tentang moderasi beragama dan FGD dengan fokus pada implementasinya. Dari kegiatan ini, dihasilkan sejumlah poin penting yang dapat dilakukan di sekolah dan kelas yakni membangun atmosfer atau budaya sekolah yang mendukung dengan mengapresiasi budaya yang berbeda, melakukan resolusi konflik, mendorong  partisipasi aktif dan kolaboratif, membangun sikap toleransi, dan membuat nilai-nilai agama menjadi pegangan kepala sekolah, guru, dan siswa dalam menjalankan tugas di sekolah. 
Perkembangan Pemikiran Politik Islam Moch. Zainul Hasan; Yusuf Hanafi
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pemikiran politik Islam dalam sejarah dan praksisnya, dengan fokus pada empat dimensi utama. Pertama, Historiografi Perkembangan Pemikiran Politik Dalam Lintasan Sejarah Islam mengkaji bagaimana pemikiran politik Islam berkembang dari masa klasik hingga modern, dimulai dari konsep-konsep politik pada era Khulafaur Rasyidin hingga periode kontemporer. Kedua, dalam pembahasan Relasi Agama dan Negara (din wa daulah), penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara ajaran Islam dan institusi negara, dengan menyoroti pandangan para pemikir politik Islam tentang peran agama dalam tata kelola pemerintahan. Ketiga, Problematika Legislasi dan Formasi Syariat Islam menyoroti tantangan dalam penerapan hukum syariat dalam sistem politik modern, serta debat seputar relevansi syariat dalam konteks negara bangsa. Terakhir, dalam pembahasan Demokrasi dalam Praktik Politik Islam, penelitian ini akan melihat sejauh mana konsep demokrasi dapat diadaptasi dalam kerangka politik Islam, dengan mengkaji implementasi nilai-nilai demokrasi dalam praktik pemerintahan di negara-negara Muslim. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan perspektif yang lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran politik Islam beradaptasi dan bertransformasi seiring berjalannya waktu, serta bagaimana berbagai permasalahan dalam tata kelola negara dapat diatasi dengan perspektif Islam AbstractThis study aims to analyze the development of Islamic political thought in history and practice, focusing on four main dimensions. First, Historiography of the Development of Political Thought in the Trajectory of Islamic History examines how Islamic political thought developed from classical to modern times, starting from political concepts in the era of the Khulafaur Rasyidin to the contemporary period. Second, in the discussion of the Relationship between Religion and State (din wa daulah), this study explores the relationship between Islamic teachings and state institutions, by highlighting the views of Islamic political thinkers on the role of religion in governance. Third, Problematics of Legislation and the Formation of Islamic Sharia highlights the challenges in implementing sharia law in modern political systems, as well as debates around the relevance of sharia in the context of nation states. Finally, in the discussion of Democracy in Islamic Political Practice, this study will look at the extent to which the concept of democracy can be adapted within the framework of Islamic politics, by examining the implementation of democratic values in the practice of governance in Muslim countries. Overall, this study provides a deeper perspective on how Islamic political thought adapts and transforms over time, and how various problems in state governance can be overcome with an Islamic perspective
The Dialectics of Religious and Cultural Liberalism in The Transcultural Era Hidayatullah, Muhammad Fahmi; Firdausi, Muhammad Anwar; Hanafi, Yusuf; Ismail, Zawawi
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 23, No 2 (2021): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v23i2.13956

Abstract

Trans culture is a cross-cultural condition which can develop or survive within the life of a community. Religion and culture as the pillars for unity in the cross-cultural era can potentially develop into liberalism. This study aims to reveal the process of religious and cultural liberalism along with the solutions. It uses a qualitative-analysis method with hermeneutic approach based on the thoughts of the figures of Nahdlatul Ulama (NU) in East Java. To collect the data, the researchers conduct in-depth interviews and data analysis of the works and news on religious and cultural liberalism. The study discovers the dialectic model of religious liberalism by making human rights the main source of law, which is called theological-capitalism. Besides, it finds cultural liberalism in the form of an identity crisis, which is called enculturation-liberalism. To overcome the religious liberalism, we can use clarification techniques and logical-systematic thinking. Meanwhile, the solution to deal with cultural liberalism is through cultural realism and socio-cultural learning. Transkultural adalah kondisi lintas kebudayaan yang dapat berkembang atau bertahan di kehidupan masyarakat. Agama dan budaya sebagai pilar persatuan yang dalam era lintas kebudayaan berpotensi berkembang pada paham liberal. Tujuan penelitian ini mengungkap proses liberalisme agama dan budaya yang disertai solusi dalam menangkalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-analisis dengan pendekatan hermeneutik berdasarkan pemikiran tokoh Ulama’ NU Jawa Timur. Dalam menggali data, dilakukan interviu mendalam serta analisis data dokumentatif karya dan berita liberalisme agama dan budaya. Hasil penelitian ditemukan model dialektika liberalisme agama dengan menjadikan Hak Asasi Manusia sebagai sumber hukum utama disebut teologis-kapitalistik, sedangkan dialektika liberalisme budaya dalam bentuk krisis identitas disebut enkulturasi-liberalistik. Solusi dalam menaggulangi liberalisme agama dengan menggunakan teknik klarifikasi dan berfikir logis-sistematis. Sedangkan solusi menghadapi liberalisme budaya melalui realisme culture dan socio-culture learning.
Membangun Kesiapan Holistik Jamaah: Pendekatan Terpadu Bimbingan Ibadah Haji Nur Mutamakkin; Nur Faizin; Achmad Sultoni; Imam Asrori; Moh. Khasairi; Ahmad Munjin Nasih; Yusuf Hanafi; Kholisin; Nur Anisah Ridwan; Abdul Basid
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah haji menuntut kesiapan holistik yang seringkali tidak terakomodasi oleh bimbingan konvensional yang hanya berfokus pada aspek ritual, sehingga menciptakan kesenjangan antara pemahaman teori dan kesiapan praktik di lapangan. Program pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sebuah model bimbingan haji terpadu untuk membangun kesiapan yang komprehensif bagi 46 calon jamaah haji dari lingkungan Universitas Negeri Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, program ini dirancang dengan alur sistematis dalam enam tahapan fundamental: pra-manasik, manasik teoretis dan personal melalui kunjungan ke rumah, praktik lapangan melalui simulasi yang detail dan realistis, prosesi pemberangkatan, pendampingan penuh di Tanah Suci, hingga penjemputan kembali ke tanah air. Hasil kegiatan yang dievaluasi secara kualitatif menunjukkan keberhasilan yang signifikan, ditandai oleh partisipasi dan antusiasme jamaah yang sangat tinggi. Peningkatan pemahaman fikih dan keterampilan praktik manasik terbukti secara nyata selama sesi simulasi. Selain itu, pendekatan personal berhasil membentuk ukhuwah dan solidaritas yang kuat di antara jamaah, yang menjadi modal sosial krusial selama perjalanan ibadah. Model bimbingan holistik yang mencakup pendampingan dari hulu ke hilir ini terbukti sangat efektif dalam membentuk jamaah yang mandiri, percaya diri, dan siap secara spiritual, fisik, maupun mental. Program ini tidak hanya berhasil membina jamaah, tetapi juga menawarkan sebuah standar acuan (best practice) bagi kelompok bimbingan lain, khususnya yang berbasis di perguruan tinggi.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abd Rauf Hassan Abdul Adzim Abdul Basid Achmad Sultoni Achmad Sultoni Ade Eka Anggraini Adi Atmoko Afwan Hariri Ahmad Munjin Nasih Ahmed, Bakri Mohamed Bkheet Alfan, Muhammad Alfarizzi, Muhammad Amalia, D. Adnindya Amril Amril Andi Hasad Andreas Syah Pahlevi Andy Hadiyanto Ari Gunawan Arifianto, Muhammad Lukman Aynin Mashfufah Azizah, Devi Nur Baghiz, Ghifran Muhammad Bahari, Priya Kusuma Bahari, Priya Kusuma Bahari Bkheet Ahmed, Bakri Mohammed Bulqis Bulqis Cahyaning Pininta Kustia Cendra Samitri Dedi Prestiadi Dewi, Ellya Kusna Aura Diah Aulia Azizatur Rohmah Donsu, Jenita Doli Tine Dwi Sagita, Ferdi Dwi Sagitha, Ferdi Ellya Kusna Aura Dewi Faizah, Siti Fanany, Rizal Faqih, Fauziah Nur Fauzi, Moh. Fery Fauziah Nur Faqih Febrianti, Fernanda Olivia Fidyah Nur Khumairoh Hadi, Rizal Haqi, Muhammad Zainul Harahap, Syaiful Hasan, Zaiful Hayati, Early Ni’mah Ibnu Adam, Mukhammad Ibnu Samsul Huda Ikhsan, M. Alifudin Ikhsan, M. Alifudin Ilyas, Ahmad Ghufran IM. Hambali Imam Asrori Imtinana Nafilah Azmi Ismail, Zawawi Ismayani Ismayani Joko Yuniarto Kamilin, Asri Diana Khasairi, Moch. Khasanah, Elok Rosyidatul Khoirul Anam, Faris Kholisin Khumairoh, Fidyah Nur Khusnul Khotimah Kustia, Cahyaning Pininta Kusuma, Arum Dyan Latif, Muhammad Sabri Lilik Nur Kholidah Lucky Herawati M Alifudin Ikhsan M. Akhirudin Nurul Huda M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Syatibi Nawawi Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Maryana Maryana, Maryana Mat, Hamidah Mia Andria Ningsih Moch. Zainul Hasan Moch. Zainul Hasan Mochammad Rizal Ramadhan Moh. Fauzan Moh. Khasairi Mohammad Ahsanuddin Mufarizuddin Muhammad Anwar Firdausi Muhammad Fahmi Hidayatullah Muhammad Rizal Ramadhan Muhammad Saefi Muhammad Saefi Muhammad Syahri Romadhon Muhammad Turhan Yani Musnar Indra Daulay Muthmainnah, Fathimah Muzdalifah, Zahrotul Nabila, Alifian Navisa Dinni Auliya Nila Kartika, Retno Nisa’, Luthfi Farihatun Nofa Nur Azizah Nofitasari, Natalia Nur Anisah Ridwan Nur Faizin Nur Faizin Nur Mutamakkin Nurul Murtadho Nurushofa, Zuroidah Zeni Oktaviani Adhi Suciptaningsih Prasetyo, Septian Wahyu Puspita Handayani Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati Wakhidah, Lyca Ramadhan, Mohammad Rizal Ramadhan, Narendra Jumadil Haikal Ratnasari, Diah Ayu RAUDATUL HIKMAH Rianawati Rianawati Rifai, Mochamad Khoirul Rizal, Muhammad Syahrul Rizka Amelia Karima Rizki Ananda Robiyanti, Dewi Rofiatul Rahmawati, Dyah Rudy Muhamad Barnannsyah Sagitha, Ferdi Dwi Salis Fariha Ramadhani Sari, Nanda Ayu Kartika Sartika, Risa Shirly Rizki Kusumaningrum Siti Lailatul Isnaini Siti Maria Ulfah Siti Salina Mustakim Sukenti, Desi Sukur, Abdul Sumianto Sumianto Syafruddin, Afis Baghiz Syamsul Ph.D M.A. Hadi Tambak, Syahraini Thoriq, Titis Titis Thoriquttyas Toto Nusantara Tsania Nur Diana Tsania Nur Diyana Vilianti Putri, Happy Wahyu Prasetyo, Septian Wahyu Rahmawati Wakhidah, Lyca Rahmawati Yenni Fitra Surya Yousuf, Salih Abdulrahman Alsounusi Yulianti Yuniawatika Zahrotul Muzdalifah Zahrotul Muzdalifah Zativalen, Oriza Zativalen Zawawi Ismail Zulhelmi, Zulhelmi Zuroidah Zeni Nurushofa