p-Index From 2021 - 2026
10.924
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Journal of Education and Learning (EduLearn) JREC (Journal of Electrical and Electronics) Tadris: Jurnal keguruan dan Ilmu Tarbiyah Al-Iqtishad : Jurnal Ilmu Ekonomi Syariah (Journal of Islamic Economics) Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam Jurnal Ilmu Ushuluddin ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ushuluddin Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Islam Religio : Jurnal Studi Agama-agama Walisongo: Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan Edukasia Islamika AL QUDS : Jurnal Studi Alquran dan Hadis Al Ishlah Jurnal Pendidikan Hayula: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies AJIS : Academic Journal of Islamic Studies Jurnal Bidang Pendidikan Dasar ELSE (Elementary School Education Journal) : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Jurnal Ilmiah Ilmu Ushuluddin CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Journal of Educational Research and Evaluation Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Al-Ta'lim Jurnal Masyarakat dan Budaya Al-Arabi : Jurnal Bahasa Arab dan Pengajarannya = Al-Arabi: Journal of Teaching Arabic as a Foreign Language Prosiding Konfererensi Nasional Bahasa Arab Jurnal Karinov EDUTEC : Journal of Education And Technology Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) Perdikan: Journal of Community Engagement Mutawatir : Jurnal Keilmuan Tafsir Hadith Journal of Community Service and Empowerment Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Jurnal Abdimas Berdaya : Jurnal Pembelajaran, Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat Insyirah: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Studi Islam Ulumuna Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Hermeneutik : Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran JURNAL PENDIDIKAN IPS Journal of Integrated Elementary Education Journal of Islamic History Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Language, Literature, and Arts (JoLLA) JHeS (Journal of Health Studies) Jurnal MIPA dan Pembelajarannya Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Pendidikan (JEBP) Cigarskruie: Journal of Educational and Islamic Research Jurnal Mediasas : Media Ilmu Syari'ah dan Ahwal Al-Syakhsiyyah Journal of Innovation and Teacher Professionalism Teaching, Learning, and Development Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE) Al-Masail: Journal of Islamic Studies Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat Journal of Education and Teacher Training Innovation (JETTI) Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam PALASTREN: Jurnal Studi Gender Jurnal Kajian Hukum dan Sosial JUTEQ (JURNAL TEOLOGI & TAFSIR) Mushaf Journal: Jurnal Ilmu Al Quran dan Hadis (MJ) EL-IBTIKAR: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Journal of Research in Instructional Heritage: Journal of Social Studies
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi sekolah berbasis peace culture education: program, refleksi, dan implikasi Hanafi, Yusuf; Anam, Faris Khoirul; Sultoni, Achmad; Thoriquttyas, Titis; Saefi, Muhammad; Diyana, Tsania Nur; Ikhsan, M. Alifudin
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 5 No 1 (2022)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v5i1.13127

Abstract

Tulisan ini mencoba menjelaskan program edukasi sekolah berbasis peace education (PE) yang diprakarsai oleh tim pengabdian kepada masyarakat Universitas Negeri Malang dengan mitra majelis Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Sub Rayon 33 Wagir Kabupaten Malang. Secara rinci, kegiatan ini dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai perdamaian dan semangat hidup berdampingan antar umat beragama, khususnya diantara sekolah yang beragam corak keagamaanya di Kecamatan Wagir. Program edukasi berbasis PE dilaksanakan melalui rangkaian kegiatan seminar, focus group discussion (FGD), hingga pelaksanaan langsung kepada siswa dalam pembelajaran di kelas. Program ini dilakukan dalam dua sesi utama, yakni kegiatan seminar dengan pembahasan tentang moderasi beragama dan FGD dengan fokus pada implementasinya. Dari kegiatan ini, dihasilkan sejumlah poin penting yang dapat dilakukan di sekolah dan kelas yakni membangun atmosfer atau budaya sekolah yang mendukung dengan mengapresiasi budaya yang berbeda, melakukan resolusi konflik, mendorong  partisipasi aktif dan kolaboratif, membangun sikap toleransi, dan membuat nilai-nilai agama menjadi pegangan kepala sekolah, guru, dan siswa dalam menjalankan tugas di sekolah. 
Perkembangan Pemikiran Politik Islam Moch. Zainul Hasan; Yusuf Hanafi
AL-Ikhtiar : Jurnal Studi Islam Vol. 1 No. 4 (2024): Studi Islam
Publisher : 4

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan pemikiran politik Islam dalam sejarah dan praksisnya, dengan fokus pada empat dimensi utama. Pertama, Historiografi Perkembangan Pemikiran Politik Dalam Lintasan Sejarah Islam mengkaji bagaimana pemikiran politik Islam berkembang dari masa klasik hingga modern, dimulai dari konsep-konsep politik pada era Khulafaur Rasyidin hingga periode kontemporer. Kedua, dalam pembahasan Relasi Agama dan Negara (din wa daulah), penelitian ini mengeksplorasi hubungan antara ajaran Islam dan institusi negara, dengan menyoroti pandangan para pemikir politik Islam tentang peran agama dalam tata kelola pemerintahan. Ketiga, Problematika Legislasi dan Formasi Syariat Islam menyoroti tantangan dalam penerapan hukum syariat dalam sistem politik modern, serta debat seputar relevansi syariat dalam konteks negara bangsa. Terakhir, dalam pembahasan Demokrasi dalam Praktik Politik Islam, penelitian ini akan melihat sejauh mana konsep demokrasi dapat diadaptasi dalam kerangka politik Islam, dengan mengkaji implementasi nilai-nilai demokrasi dalam praktik pemerintahan di negara-negara Muslim. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan perspektif yang lebih mendalam tentang bagaimana pemikiran politik Islam beradaptasi dan bertransformasi seiring berjalannya waktu, serta bagaimana berbagai permasalahan dalam tata kelola negara dapat diatasi dengan perspektif Islam AbstractThis study aims to analyze the development of Islamic political thought in history and practice, focusing on four main dimensions. First, Historiography of the Development of Political Thought in the Trajectory of Islamic History examines how Islamic political thought developed from classical to modern times, starting from political concepts in the era of the Khulafaur Rasyidin to the contemporary period. Second, in the discussion of the Relationship between Religion and State (din wa daulah), this study explores the relationship between Islamic teachings and state institutions, by highlighting the views of Islamic political thinkers on the role of religion in governance. Third, Problematics of Legislation and the Formation of Islamic Sharia highlights the challenges in implementing sharia law in modern political systems, as well as debates around the relevance of sharia in the context of nation states. Finally, in the discussion of Democracy in Islamic Political Practice, this study will look at the extent to which the concept of democracy can be adapted within the framework of Islamic politics, by examining the implementation of democratic values in the practice of governance in Muslim countries. Overall, this study provides a deeper perspective on how Islamic political thought adapts and transforms over time, and how various problems in state governance can be overcome with an Islamic perspective
The Dialectics of Religious and Cultural Liberalism in The Transcultural Era Hidayatullah, Muhammad Fahmi; Firdausi, Muhammad Anwar; Hanafi, Yusuf; Ismail, Zawawi
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 23, No 2 (2021): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/eh.v23i2.13956

Abstract

Trans culture is a cross-cultural condition which can develop or survive within the life of a community. Religion and culture as the pillars for unity in the cross-cultural era can potentially develop into liberalism. This study aims to reveal the process of religious and cultural liberalism along with the solutions. It uses a qualitative-analysis method with hermeneutic approach based on the thoughts of the figures of Nahdlatul Ulama (NU) in East Java. To collect the data, the researchers conduct in-depth interviews and data analysis of the works and news on religious and cultural liberalism. The study discovers the dialectic model of religious liberalism by making human rights the main source of law, which is called theological-capitalism. Besides, it finds cultural liberalism in the form of an identity crisis, which is called enculturation-liberalism. To overcome the religious liberalism, we can use clarification techniques and logical-systematic thinking. Meanwhile, the solution to deal with cultural liberalism is through cultural realism and socio-cultural learning. Transkultural adalah kondisi lintas kebudayaan yang dapat berkembang atau bertahan di kehidupan masyarakat. Agama dan budaya sebagai pilar persatuan yang dalam era lintas kebudayaan berpotensi berkembang pada paham liberal. Tujuan penelitian ini mengungkap proses liberalisme agama dan budaya yang disertai solusi dalam menangkalnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-analisis dengan pendekatan hermeneutik berdasarkan pemikiran tokoh Ulama’ NU Jawa Timur. Dalam menggali data, dilakukan interviu mendalam serta analisis data dokumentatif karya dan berita liberalisme agama dan budaya. Hasil penelitian ditemukan model dialektika liberalisme agama dengan menjadikan Hak Asasi Manusia sebagai sumber hukum utama disebut teologis-kapitalistik, sedangkan dialektika liberalisme budaya dalam bentuk krisis identitas disebut enkulturasi-liberalistik. Solusi dalam menaggulangi liberalisme agama dengan menggunakan teknik klarifikasi dan berfikir logis-sistematis. Sedangkan solusi menghadapi liberalisme budaya melalui realisme culture dan socio-culture learning.
Membangun Kesiapan Holistik Jamaah: Pendekatan Terpadu Bimbingan Ibadah Haji Nur Mutamakkin; Nur Faizin; Achmad Sultoni; Imam Asrori; Moh. Khasairi; Ahmad Munjin Nasih; Yusuf Hanafi; Kholisin; Nur Anisah Ridwan; Abdul Basid
Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 3 (2025): Tifani : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah haji menuntut kesiapan holistik yang seringkali tidak terakomodasi oleh bimbingan konvensional yang hanya berfokus pada aspek ritual, sehingga menciptakan kesenjangan antara pemahaman teori dan kesiapan praktik di lapangan. Program pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan sebuah model bimbingan haji terpadu untuk membangun kesiapan yang komprehensif bagi 46 calon jamaah haji dari lingkungan Universitas Negeri Malang. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, program ini dirancang dengan alur sistematis dalam enam tahapan fundamental: pra-manasik, manasik teoretis dan personal melalui kunjungan ke rumah, praktik lapangan melalui simulasi yang detail dan realistis, prosesi pemberangkatan, pendampingan penuh di Tanah Suci, hingga penjemputan kembali ke tanah air. Hasil kegiatan yang dievaluasi secara kualitatif menunjukkan keberhasilan yang signifikan, ditandai oleh partisipasi dan antusiasme jamaah yang sangat tinggi. Peningkatan pemahaman fikih dan keterampilan praktik manasik terbukti secara nyata selama sesi simulasi. Selain itu, pendekatan personal berhasil membentuk ukhuwah dan solidaritas yang kuat di antara jamaah, yang menjadi modal sosial krusial selama perjalanan ibadah. Model bimbingan holistik yang mencakup pendampingan dari hulu ke hilir ini terbukti sangat efektif dalam membentuk jamaah yang mandiri, percaya diri, dan siap secara spiritual, fisik, maupun mental. Program ini tidak hanya berhasil membina jamaah, tetapi juga menawarkan sebuah standar acuan (best practice) bagi kelompok bimbingan lain, khususnya yang berbasis di perguruan tinggi.
Students' Commognitive Processes in Solving Problem-Based Learning-Oriented Student Worksheets Zulfah Zulfah; Toto Nusantara; Yusuf Hanafi; Slamet Arifin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.7457

Abstract

This study investigates students’ commognitive processes—the integration of communication and cognition—during problem-based learning (PBL) in mathematics. It is grounded in commognitive theory, which posits that thinking and communication are interdependent. An exploratory descriptive approach was applied at SMA Muhammadiyah Bangkinang, focusing on students in class XI IPA 2. Using purposive sampling, three students representing high, moderate, and low mathematical abilities were selected. Data were collected through written tests, interviews, and documentation. Researcher-developed worksheets and interview protocols, aligned with the four commognitive components—word use, visual mediators, narratives, and routines—were validated by mathematics education experts. Data analysis followed the stages of collection, reduction, presentation, and conclusion drawing. Findings indicate that high-ability students demonstrated more coherent narratives and consistent application of mathematical routines. Conversely, students with moderate and low abilities exhibited fragmented discourse and less effective use of visual mediators and terminology. The study highlights the role of commognitive factors in shaping students' mathematical discourse across ability levels. It suggests that instructional tools designed with commognitive principles can better support the development of mathematical thinking. These insights contribute to understanding the cognitive-communicative dynamics in mathematics education and inform the design of targeted learning interventions. Ethical approval was obtained, and informed consent was secured from all participants.
Nurcholish Madjid: Islam as Rahmatal Lil Alamin and Civilization Building Based on His Work Islam, Doktrin and Peradaban Hadi, Rizal; Yusuf Hanafi
Thaqafiyyat : Jurnal Bahasa, Peradaban dan Informasi Islam Vol 24, No. 2 (2025): Thaqāfiyyāt
Publisher : Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/thaq.v24i2.3402

Abstract

Abstract: This article is the result of a study of the work Islamic Doctrine and Civilization, by Nurcholish Madjid. This work, which is a collection of papers from the Paramadina Religious Studies Club (KKA), presents a critical analysis of Islamic faith and civilization. In this work, Madjid focuses on the importance of understanding Islamic doctrine and how this doctrine influences the development of Islamic civilization. Madjid also discussed pluralism and openness in Islam, as well as how essential Islamic values can be applied in everyday life. This work is considered the basis for the struggle to develop a modern and relevant Islamic civilization in the Indonesian context. Abstrak: Tulisan ini merupakan hasil telaah atas buku Islam Doktrin dan Peradaban, karya Nurcholish Madjid. Buku yang merupakan kumpulan makalah Klub Kajian Agama (KKA) Paramadina ini menyajikan analisis kritis terhadap keimanan dan peradaban Islam. Dalam karya ini, Madjid memfokuskan pada pentingnya memahami doktrin Islam dan bagaimana doktrin tersebut mempengaruhi perkembangan peradaban Islam. Madjid juga membahas tentang pluralisme dan keterbukaan dalam Islam, serta bagaimana nilai-nilai esensial Islam dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penulis berasumsi bahwa buku ini sebagai landasan pembangunan peradaban Islam modern yang relevan dalam konteks peradaban di Indonesia, sehingga menjadi bagian penting dalam memahami corak peradaban Indonesia modern yang memiliki dimensi nilia-nilai universal (rahmatan lil álamin).
Filsafat Islam dalam Prespektif Sejarah: Telaah Kritis Pemikiran Henry Corbin dalam Buku History of Islamic Philosophy Ulfi Maula Saniya; Hanafi, Yusuf
Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat Vol. 2 No. 4 (2025): Oktober: Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/akhlak.v2i4.1529

Abstract

Islamic philosophy is one of the most dynamic intellectual traditions in the history of Islamic civilization, but its development is often reduced in modern historiographical narratives that place it as a continuation or derivative of Greek philosophy alone. Through his work History of Islamic Philosophy, Henry Corbin offers a different hermeneutic and phenomenological framework for reading the development of Islamic philosophy, namely by placing it as a continuous tradition, spiritual-metaphysical in nature, and not limited by political boundaries or conventional chronological sequences. This article aims to critically examine Corbin's view of the continuity of Islamic philosophy, assess his intellectual contribution to the study of Islamic philosophy, and examine the methodological limitations of his approach. Through a literature review and content analysis of Corbin's book and relevant academic literature, this article finds that Corbin has succeeded in opening new horizons in understanding the richness of the Islamic intellectual tradition, particularly through his emphasis on the role of creative imagination, inner dimensions, and the continuity of the wisdom tradition in Iran. On the other hand, his tendency to focus on esoteric aspects and spiritual experiences makes his narrative less comprehensive in reaching the rational, political, and social traditions in Islamic philosophy. This article concludes that despite its limitations, Corbin's work still makes a significant contribution to the development of contemporary Islamic philosophy studies, particularly in establishing a more holistic, dialogical, and open approach to the metaphysical dimensions of Islamic tradition.
Madrasah diniyah teachers' perceptions on the tajwid recitation program's implementation: A post-training qualitative study Yusuf Hanafi; Faris Khoirul Anam; Muhammad Saefi; M. Alifudin Ikhsan; Tsania Nur Diyana
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 4 No. 3 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v4i3.29202

Abstract

Formative assessment is often neglected in learning. This study investigates the perception of madrasah diniyah teachers on the planned implementation of the recitation program as part of a formative evaluation in the form of feedback. Twenty madrasah diniyah teachers were asked to respond to a questionnaire that covered three aspects, namely planning, learning outcomes, and teacher support in the post-training. The findings show that teachers have an open view of the implementation of recitation and believe that it can provide significant benefits for student learning outcomes. This paper provides empirical insight into teacher perceptions and provides suggestions for expanding teacher understanding and competence in utilizing recitation programs as an integral element of recitation learning methods and evaluations.
Devising an impactful religious moderation workshop for teachers and principals: The practice of Ice Berg analysis and U theory perspective Yusuf Hanafi; Muhammad Saefi; M. Alifudin Ikhsan; Tsania Nur Diyana; Faris Khoirul Anam; Oktaviani Adhi Suciptaningsih
Journal of Community Service and Empowerment Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jcse.v5i1.30085

Abstract

In the academic setting, teachers and school principals are often faced with the problem of identifying and developing strategies to strengthen the atmosphere of religious moderation. Unfortunately, resources for training and support are scarce. Our study presents the design and assessment of a religious moderation workshop utilizing the problem-based discussion method, supported by Ice Berg and U theory perspective analysis. This two-session workshop aims to bolster religious moderation among school personnel. During the initial session, attendees were presented with strategies to empower religious moderation and state defense. In the subsequent meeting, attendees were encouraged to engage in problem-solving exercises focused on acts and behaviors of intolerance. Not to mention, the educators and administrators have acquired content and pedagogical expertise regarding religious moderation and state defense, which can be applied in classroom and school settings. Additionally, participants expressed a positive belief that the training effectively exemplified the integration of character-building subject matter, religious moderation, state defense, and instructional strategies. As a result, the workshop for teachers and school principals was deemed successful and effective.
Religion-Based Character Education Management: A Co-optation Approach in Education Umi Salamah; Punaji Setyosari; Yusuf Hanafi; Oktaviani Adhi Suciptaningsih; Zahara Hussin
Nidhomul Haq : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Transformative Islamic education management
Publisher : Prodi Manajemen Pendidikan Islam Universitas KH Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/ndhq.v10i1.116

Abstract

Character education tended to be co-opted by religious values through numerous conceptual and practical approaches. This study underscored the co-optation of religion in the character education process as applied at an Islamic boarding school. The didactic stages were trapped to articulate religious-based character only; thus, the complex meanings of character were narrowed by overlooking other potential principles. Data were collected through observation, interviews, and documentation using the institution’s curriculum design. The findings indicated that leaders and teachers had a significant role in co-opting religious values for conceptualizing the schooling program. This was revealed in the curriculum content encompassing dominant spiritual standards. Equally, students' understanding of character appeared to be constructed by devout teachings. A slight character interpretation was exposed by religious perspectives co-opted by leaders, teachers, and curriculum. Therefore, the slender construal of character was disposed disregarding further principles having valuable points. This study recommended the need for stakeholder consideration, especially educational institutions, and Islamic boarding schools, for accommodating other values in shaping the pupils’ character, thus they were capable to compete with increasingly constricted global changes dynamically.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abang Hadzmin Abang Taha Abd Rauf Hassan Abdul Adzim Abdul Basid Abdul Sukur Abdul Sukur Achmad Sultoni Achmad Sultoni Ade Eka Anggraini Adi Atmoko Afwan Hariri Ahmad Munjin Nasih Ahmed, Bakri Mohamed Bkheet Alfan, Muhammad Alfarizzi, Muhammad Alifian Nabila Alifian Nabila Amalia, D. Adnindya Amril Amril Anang Marzuqi Anang Marzuqi Andi Hasad Andreas Syah Pahlevi Andy Hadiyanto Ari Gunawan Arifianto, Muhammad Lukman Arum Dyan Kusuma Arum Dyan Kusuma Aynin Mashfufah Azizah, Devi Nur Baghiz, Ghifran Muhammad Bahari, Priya Kusuma Bahari, Priya Kusuma Bahari Bkheet Ahmed, Bakri Mohammed Bulqis Bulqis Bulqis Bulqis Cahyaning Pininta Kustia Cendra Samitri D. Adnindya Amalia D. Adnindya Amalia Dedi Prestiadi Dewi, Ellya Kusna Aura Diah Aulia Azizatur Rohmah Donsu, Jenita Doli Tine Dwi Sagita, Ferdi Dwi Sagitha, Ferdi Early Ni’mah Hayati Early Ni’mah Hayati Ellya Kusna Aura Dewi Faizah, Siti Fanany, Rizal Faqih, Fauziah Nur Farida Nur Aini Farida Nur Aini Fauzi, Moh. Fery Fauziah Nur Faqih Febrianti, Fernanda Olivia Ferdi Dwi Sagitha Fidyah Nur Khumairoh Hadi, Rizal Haqi, Muhammad Zainul Harahap, Syaiful Hasan, Zaiful Hayati, Early Ni’mah Ibnu Adam, Mukhammad Ibnu Samsul Huda Ikhsan, M. Alifudin Ikhsan, M. Alifudin Ilyas, Ahmad Ghufran IM. Hambali Imam Asrori Imam Suyitno Imtinana Nafilah Azmi Ismail, Zawawi Ismayani Ismayani Joko Yuniarto Kamilin, Asri Diana Khasairi, Moch. Khasanah, Elok Rosyidatul Khoirul Anam, Faris Kholisin Khumairoh, Fidyah Nur Khusnul Khotimah Kustia, Cahyaning Pininta Kusuma, Arum Dyan Latif, Muhammad Sabri Lilik Nur Kholidah Lucky Herawati Lyca Rahmawati Wakhidah Lyca Rahmawati Wakhidah M Alifudin Ikhsan M. Akhirudin Nurul Huda M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Alifudin Ikhsan M. Syatibi Nawawi Mardhatillah Mardhatillah, Mardhatillah Maryana Maryana, Maryana Mat, Hamidah Mia Andria Ningsih Moch. Zainul Hasan Moch. Zainul Hasan Mochammad Rizal Ramadhan Moh. Fauzan Moh. Khasairi Mohammad Ahsanuddin Mufarizuddin Muhammad Anwar Firdausi Muhammad Fahmi Hidayatullah Muhammad Hafidhi, Nur Muhammad Rizal Ramadhan Muhammad Saefi Muhammad Saefi Muhammad Saefi Muhammad Syahri Romadhon Muhammad Turhan Yani Muhammad Zulhaq Musnar Indra Daulay Muthmainnah, Fathimah Muzdalifah, Zahrotul Nab'han Hadyan Adnan Nabila, Alifian Narendra Jumadil Haikal Ramadhan Navisa Dinni Auliya Nawalul Mutawakkil Nila Kartika, Retno Nisa’, Luthfi Farihatun Nofa Nur Azizah Nofitasari, Natalia Nur Anisah Ridwan Nur Faizin Nur Faizin Nur Mutamakkin Nurul Murtadho Nurushofa, Zuroidah Zeni Oktaviani Adhi Suciptaningsih Prasetyo, Septian Wahyu Punaji Setyosari Puspita Handayani Radeni Sukma Indra Dewi Rahmawati Wakhidah, Lyca Ramadhan, Mohammad Rizal Ramadhan, Narendra Jumadil Haikal Rany Ade Akhsanu Nadiyah Ratnasari, Diah Ayu RAUDATUL HIKMAH Rianawati Rianawati Rifai, Mochamad Khoirul Rio Fahmi Praditya Rizal, Muhammad Syahrul Rizka Amelia Karima Rizki Ananda Robiyanti, Dewi Rofiatul Rahmawati, Dyah Rudy Muhamad Barnannsyah Rusdial Marta Safara Bunaiya Hibda Sagitha, Ferdi Dwi Salih Abdulrahman Alsounusi Yousuf Salis Fariha Ramadhani Sari, Nanda Ayu Kartika Sartika, Risa Shirly Rizki Kusumaningrum Siti Lailatul Isnaini Siti Maria Ulfah Siti Salina Mustakim Slamet Arifin Sri Rahayuningsih Suhartini Suhartini Sukenti, Desi Sukur, Abdul Sumianto Sumianto Syafruddin, Afis Baghiz Syamsul Hadi Syamsul Ph.D M.A. Hadi Tambak, Syahraini Thoriq, Titis Titis Thoriquttyas Toto Nusantara Tsania Nur Diana Tsania Nur Diyana Tsania Nur Diyana Tsania Nur Diyana Ulfi Maula Saniya Umi Salamah Vilianti Putri, Happy Wahyu Prasetyo, Septian Wahyu Putra Pratama Wahyu Rahmawati Yenni Fitra Surya Yulianti Yuniawatika Zahara Hussin Zahrotul Muzdalifah Zahrotul Muzdalifah Zativalen, Oriza Zativalen Zawawi Ismail Zulfah Zulfah Zulfah Zulfah Zulhelmi, Zulhelmi Zuroidah Zeni Nurushofa