p-Index From 2021 - 2026
6.079
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Utilization of Anorganic Waste as a Hidroponic Media to Increase Environmental Literacy of the Kasturi Village Community: Pemanfaatan Limba Anorganik sebagai Media Hidroponik untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Masyarakat Desa Kasturi Widiantie, Rahma; Handayani, Handayani; Prianto, Agus; Tedi, Tedi
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.mattawang2024

Abstract

Environmental Literacy is important for every member of society to have environmental knowledge, be responsive and be able to propose solutions to environmental problems. The environmental problem identified is the abundance of inorganic waste or plastic waste, especially glass and bottled drinks that have not been utilized, which has the potential to cause environmental pollution which as a result can have a negative impact on health. The community empowerment activity carried out was conducting training on the use of inorganic waste as a hydroponic medium for residents of Kasturi village. Hydroponics is a planting technique using water as a medium, easy to apply and can utilize equipment from unused waste. The results of this training activity are that the community has the skills to process plastic waste into hydroponic planting media, the community has an understanding of the importance of environmental literacy so that it is sensitive to problems that occur in the environment, the community has the skills to cultivate plants using hydroponic techniques and based on the questionnaire distributed to participants that the community has the will to develop hydroponic cultivation as a new business opportunity. Abstrak Literasi Lingkungan merupakan hal yang penting bagi setiap anggota Masyarakat untuk memiliki pengetahuan lingkungan, tanggap dan mampu mengajukan solusi terhadap permasalahan lingkungan. Permasalahan lingkungan yang teridentifikasi adalah melimpahnya limbah anorganik atau limbah plastic terutama gelas dan botol minuman kemasan yang belum dimanfaatkan sehingga berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan yang akibatnya dapat berdampak negative bagi Kesehatan. Kegiatan pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan adalah melakukan pelatihan pemanfaatan limbah anorganik sebagai media hidroponik untuk warga desa Kasturi. Hidroponik merupakan Teknik penanaman menggunakan media air, mudah diaplikasikan dan dapat memanfaatkan peralatan dari limbah yang sudah tidak terpakai. Hasil dari kegiatan pelatihan ini adalah Masyarakat mempunyai keterampilan dalam mengolah limbah plastic menjadi media tanam hidroponik, Masyarakat mempunyai pemahaman pentingnya literasi lingkungan agar peka terhadap permasalahan yang terjadi di lingkungan, Masyarakat mempunyai keterampilan dalam melakukan budidaya tanaman menggunakan Teknik hidroponik dan berdasarkan kuisioner yang disebarkan kepada peserta bahwa Masyarakat mempunyai kemauan untuk mengembangkan budidaya hidroponik sebagai peluang usaha baru.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan yang Akuntable Pada Unit Telur Ayam Bahagia Yustrianthe, Rahmawati; Asmarawati, Budi; Handayani, Handayani; Purwantini, Maria
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v5i1.130

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan penyusunan laporan keuangan UMKM secara sederhana sehingga mampu melaksanakan pencatatan keuangan yang baik. Sasaran program pengabdian masyarakat ini adalah unit Telur Ayam Bahagia yang terletak dikawasan Kalijeruk II, 001/004, Widodomartani, Ngemplak, Kabupaten Sleman, DIY. Program tersebut dilaksanakan secara tatap muka mulai dari 26 Desember 2022 – 10 Februari  2023. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah penyuluhan dan pendampingan. Hasil dari program ini adalah mitra memahami masalah pembukuan dan penyusunan serta perhitungan Harga Pokok Penjualan serta mencatat dan menghitung persediaan dengan lebih akurat dibantu dengan program Ms. Excel. Oleh karena itu, terjadi perbaikan dalam penyusunan laporan keuangan yang dihasilkan oleh unit Telur Ayam Bahagia.
Tingkat Pengetahuan Ibu Terhadap Kelengkapan Imunisasi Dasar Pada Bayi Usia 12 Bulan Di Puskesmas Kecamatan Tapos Purnama, Sari; Sutandi, Aan; Handayani, Handayani; Rahmawati, Apriana
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 1 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v1i1.492

Abstract

Imunisasi adalah salah satu upaya pencegahan terhadap penyakit yang dapat dilakukan sejak bayi. Di Kota Depok, cakupan imunisasi dasar yang masih tergolong rendah yaitu berada di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Tapos dengan cakupan imunisasi BCG 92%, DPT+HB3 92,7%, Polio 91,9%, dan Campak 89,5%. Walaupun angka tersebut tergolong cukup tinggi, namun belum memenuhi target cakupan masing-masing imunisasi di Kota Depok. Hal ini dapat dipengaruhi karena pengetahuan ibu, sehingga menimbulkan pemahaman yang salah tentang imunisasi dan berdampak pada status kelengkapan imunisasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 12 bulan di Puskesmas Kecamatan Tapos Kota Depok. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian yaitu ibu yang memiliki bayi usia 12 bulan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu pusposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 orang. Hasil Analisa data menggunakan uji Spearman rank (rho). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara tingkat pengetahuan ibu tentang imunisasi terhadap kelengkapan imunisasi dasar pada bayi usia 12 bulan di Puskesmas Kecamatan Tapos Kota Depok dengan tingkat kekuatan korelasi sedang dengan nilai p= 0,001 < α 0,05 dan r = 0,412. Saran bagi pihak Puskesmas agar meningkatkan pengetahuan ibu tentang imunisasi dan kelengkapan imunisasi melalui penyuluhan kesehatan, menyelenggarakan kegiatan posyandu dilingkungan RW, dan melakukan kunjungan ke rumah warga yang memiliki bayi sampai dengan usia 12 bulan.
HUBUNGAN DEMOGRAFI IBU DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUMAH SEHAT UNTUK JAKARTA RSUD KOJA Handayani, Handayani; Utami, Yuli
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 3 No. February (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/yj8wtr72

Abstract

Kejadian BBLR sebanyak 129.815 atau 2,73% dari total kelahiran hidup di Indonesia. BBLR dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya faktor demografi ibu. Faktor demografi ibu diantaranya usia, pendidikan, status sosial ekonomi, dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan faktor demografi ibu terhadap kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR) di Rumah Sehat untuk Jakarta RSUD Koja. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan desain retrospektif menggunakan metode case control. Pengumpulan data menggunakan kuisioner faktor demografi dan kuisioner kejadian BBLR. Sampel yang digunakan sebanyak 116 responden menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil pengolahan data didapatkan 62,9% responden berusia 20-35 tahun, 87,9% pendidikan rendah, 59,5% status sosial ekonomi rendah, dan 66,4% ibu bekerja. Berdasarkan hasil uji chi square didapatkan kesimpulan ada hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 0,002<0,05, nilai OR: 3,709), ada hubungan pendidikan ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 0,010<0,05, nilai OR: 7,304), dan ada hubungan status sosial ekonomi ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 0,002<0,05, nilai OR: 3,528), tidak ada hubungan pekerjaan ibu dengan kejadian BBLR (nilai p: 1,000 >0,05, nilai OR: 0,926). Petugas kesehatan hendaknya memberikan edukasi tentang kehamilan dan persiapan melahirkan pada pasangan usia subur.
Exploring Parent-Based Health Promotion Models For The Prevention Of Sexual Violence Against Children In Bekasi City: An Exploratory Sequential Mixed Study Handayani, Handayani; Lail, Nurul Husnul
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 7 No. 3 (2025): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v7i3.428

Abstract

Background: Child sexual abuse (CSA) is a serious problem that continues to increase and is often perpetrated by people close to the child, making it difficult to detect. It has a long-term impact on child development. However, systematically tested parent-based interventions are still limited, especially in Indonesia. This study aims to develop and evaluate a parent-based health promotion model to prevent CSA in Bekasi City.. Methods: This study used a sequential exploratory mixed methods design in accordance with GRAMMS guidelines. The qualitative stage involved in-depth interviews with 12 informants (perpetrators, parents of victims, and child victims of KSPA) which were analyzed thematically. The quantitative stage used a cross-sectional design with 209 respondents selected through proportional sampling in each sub-district and simple random sampling. The inclusion criteria were parents with children aged 6–13 years, cooperative, residing in Bekasi, and willing to be respondents. The data were analyzed using multivariate logistic regression (p-value) and paired samples test. Results: Qualitative analysis identified three main themes: children's vulnerability due to lack of early sex education, permissive parenting, and parental adaptive strategies. The Handayani model identified perpetrator, child, and parental factors that influence KSPA prevention. Quantitative analysis showed that parenting (p<0.001), attitudes, perceptions, and knowledge (p<0.01) were significant. The paired samples test confirmed an increase in all variables after the intervention (p<0.001). The Handayani model proved effective as a guide for parents in improving KSPA prevention through parenting, attitudes, perceptions, and knowledge.. Conclusion: The Handayani model has been proven effective in improving parenting, attitudes, perceptions, and knowledge of parents, so that children are more aware of predators. These findings emphasize the importance of early sex education and protective parenting in family-based prevention programs
Peningkatan Kompetensi Praktikum Biologi Melalui Pelatihan Penggunaan Mikroskop Bagi Siswa Sma Ciwaru Setiawati, Ina; Widiantie, Rahma; Hindriana, Anna Fitri; Handayani, Handayani; Aditami, Tanzilal
ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : PT ARRUS Intelektual Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35877/454RI.abdiku4400

Abstract

Keterbatasan fasilitas laboratorium Biologi dan rendahnya keterampilan penggunaan mikroskop menjadi permasalahan utama dalam pembelajaran biologi di SMA Ciwaru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi praktikum biologi siswa melalui pelatihan penggunaan mikroskop yang sistematis dan aplikatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-kolaboratif melalui empat tahapan: sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Peserta kegiatan adalah 30 siswa kelas XI dan 1 guru biologi SMAN Ciwaru. Pelatihan mencakup pengenalan bagian mikroskop, teknik pengamatan dan pengaturan fokus, pembuatan preparat, serta mini project observasi mikroskopik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan siswa: kemampuan mengatur fokus meningkat dari 17% menjadi 87%, dan kemampuan membuat preparat meningkat dari 20% menjadi 83%. Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan 93% siswa menyatakan pelatihan sangat bermanfaat, 87% merasa lebih termotivasi, dan 90% mengalami peningkatan pemahaman konsep biologi. Program ini juga menghasilkan modul pelatihan sebagai luaran berkelanjutan. Pelatihan terbukti efektif meningkatkan kompetensi praktikum biologi siswa dan memperkuat budaya pembelajaran sains berbasis praktik di sekolah mitra, selaras dengan SDGs tujuan 4 tentang pendidikan berkualitas
PEMBELAJARAN MODIFIED FREE INQUIRY BERBANTU E-LKPD UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA Amanah, Sifa Pajar; Widiantie, Rahma; Handayani, Handayani
EduNaturalia: Jurnal Biologi dan Kependidikan Biologi Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : FKIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/edunaturalia.v6i2.94792

Abstract

One of the current issues in education is the low level of students"™ science process skills, which should be a key component in developing 21st-century competencies. This issue is caused by several factors, including limitations in implementing inquiry-based learning models and the minimal use of technology-based learning materials such as E-LKPD. This study aims to analyze the improvement of students"™ science process skills through the implementation of the Modified Free Inquiry learning model assisted by E-LKPD on the excretory system topic at SMA Negeri 2 Kuningan. The research method used was a quasi-experimental design with a non-equivalent control group design. The study subjects consisted of two classes: the experimental class, which received treatment using the Modified Free Inquiry learning model assisted by E-LKPD, and the control class, which used the Discovery Learning model assisted by E-LKPD. Instruments used included essay tests (pretest and posttest), student response questionnaires, observation sheets of science process skills performance, and learning implementation observation sheets. The results showed an improvement in science process skills in both the experimental and control classes. The experimental class achieved a higher N-Gain score in the moderate category, and the Mann-Whitney hypothesis test showed that Zcount > Ztable, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted. In addition, the science process skills performance observation sheet showed an average score of 73 in the good category, students gave positive responses to the learning process with an average questionnaire score in the very good category, and learning implementation reached 97% in the very good category. Therefore, the Modified Free Inquiry learning model assisted by E-LKPD is effective in improving students"™ science process skills and is feasible to be implemented in biology learning.
REVOLUTIONIZING BIOLOGY LEARNING THROUGH AR: THE CASE OF LEAFCAPTURE APPLICATION DEVELOPMENT Lilis Lismaya; Ilah Nurlaelah; Handayani Handayani
Indonesian Journal of Learning and Instruction Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ijli.v7i1.9603

Abstract

This study aims to produce learning media in the form of a Leafcapture Identification Application Based on Augmented Reality (AR) in plant morphology courses with accuracy, user interface, and good content. The research method used in this study is Research and Development (R&D) with the The ADDIE approach involves a systematic process for designing learning media. In the Analyze stage, the focus is on identifying the need for new learning media, specifically the Leafcapture Identification Application Based on AR, and assessing its feasibility and requirements. In the Design stage, activities include application design, interface design, 3D image creation, and marker design. The Development stage involves gathering relevant content, such as plant leaf images and names, and setting up the application interface. During Implementation, the developed media is used and evaluated by experts and users to assess its impact on learning quality. Media experts validated the product with a 75% approval rating, while subject matter experts found it 88.89% valid. Evaluation was conducted by surveying students in plant morphology courses, with results confirming the product's effectiveness. Through AR, students can directly engage with three-dimensional (3D) models of various parts of plants, such as roots, stems, leaves, flowers, and fruits. They can manipulate and examine each part more deeply, enhancing their understanding of the relationships between parts and the functions of each component. Additionally, AR makes learning plant morphology more engaging and lifelike.Keywords: Augmented Reality; biology; Leafcapture identification. 
Analisis in silico potensi senyawa metabolit sekunder pada tumbuhan meniran (Phyllanthus niruri L.) sebagai antiiflamasi Sari, Assyifa Kurnia; Jannah, Miftahul; Handayani, Handayani; Primayanti, Tiara
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.96

Abstract

Phyllanthus niruri L. atau yang dikenal sebagai tumbuhan meniran merupakan salah satu tumbuhan herbal yang kaya akan senyawa metabolit sekunder dan telah dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional, khususnya sebagai aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi farmakologis dan toksikologis dari senyawa metabolit sekunder meniran, yaitu phyllanthin, hypophyllanthin, dan galic acid melalui pendekatan in silico. Metode yang digunakan dengan melakukan pencarian data senyawa dari database Knapsack, analisis struktur melalui PubChem, prediksi aktivitas biologis menggunakan PASS Online, dan prediksi toksisitas pada senyawa melalui Protox II. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga senyawa memiliki nilai Pa > 0,7 sebagai antiinflamasi. Berdasarkan prediksi toksisitas, ketiga senyawa termasuk dalam kelas toksisitas 4 atau sedikit beracun dengan nilai LD50 antara 500 sampai 2000 mg/kg, galic acid menunjukkan tingkat toksisitas paling rendah. Toksisitas organ spesifik menunjukkan bahwa phyllanthin memiliki profil paling aman karena tidak menghasilkan hepatotoksik, karsinogenik, imunotoksik, mutagenik, dan sitotoksik. Sebaliknya hypophyllanthin dan galid acid menghasilkan potensi imunotoksik dan karsinogenik secara prediktif, namun tetap dalam batas aman.
Studi in silico potensi toksisitas senyawa andrografolid dalam penggunaan terapi diabetes Rinah, Rinah; Jannah, Miftahul; Handayani, Handayani; Primayanti, Tiara
Jurnal Esabi (Jurnal Edukasi dan Sains Biologi) Vol. 7 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/esabi.v7i2.111

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit metabolik kronis yang prevalensinya terus meningkat secara global, sehingga mendorong perlunya pengembangan terapi alternatif yang lebih aman dan efektif. Salah satu pendekatan yang potensial adalah pemanfaatan senyawa alami, seperti andrografolid yang terdapat dalam tanaman Andrographis paniculata. penelitian bertujuan untuk menganalisis potensi toksisitas senyawa andrografolid dalam penggunaan terapi diabetes menggunakan pendekatan in silico melalui protox II. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan prosedur meliputi prediksi toksisitas menggunakan ProTox-II, prediksi aktivitas biologis dilakukan melalui PASS Online berdasarkan struktur kimia senyawa. Hasil menunjukkan bahwa andrografolid berada dalam klasifikasi Toxicity Class IV dengan nilai LD50 sebesar 1190 mg/kg dan diprediksi tidak bersifat mutagenik, sitotoksik, maupun karsinogenik. Namun, terdapat kemungkinan efek hepatotoksik dan imunotoksik yang perlu dikaji lebih lanjut. Sementara itu, PASS Online menunjukkan bahwa andrografolid memiliki potensi aktivitas hepatoprotektif dan antiinflamasi yang kuat, relevan dalam terapi penyakit metabolik seperti diabetes. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan in silico berbasis struktur kimia dapat menjadi strategi awal yang efektif dalam mengevaluasi keamanan dan efektivitas senyawa herbal. Kebaruan dari penelitian ini terletak pada kombinasi analisis toksikologi dan farmakologi dalam satu pendekatan terpadu.
Co-Authors Aan Sutandi Abda Abda Abdul Mutholib Abdul Rosid Abid, Muhammad Aditami, Tanzilal Afriayani, Iis Agung Purwanto Agus Prianto Agus Prianto Agustin, Sri Kurniasih Agustina, Titin Sholihah Ahmad Ali Aisyah, Ratu Nur Ali ulat, Muhamad Amanah, Sifa Pajar Andhini, Andhini Andini Andini Andriansyah, Ahmad Istan Anisah Anisah Anna Fitri Hindriana Apriana Rahmawati Asmarawati, Budi Asrori Asrori Astri Rahayu Asyifa, Asyifa Aviciena, Raditya Ahmad Azmi, Maulida Azzahra, Aslin Nuroniyah Bambang Edi Suwito Baskoro A Prayitno Bastiana Bastiana Berliyani, Jella Budi Utami Choirotussanijah, Choirotussanijah Christera Kuswahyu Indira Dani, Hamril Darmiyati, Iin Dewi Angraini, Dewi Dimara, Malfino Djaja Perdana Druken, Bridget Dwi Asyanti, Shinta Dwi Lestari, Yulita Ed, Erwin Edi Junaedi Ekayanti, Retno Diah Putri Erwin Edyansyah, Erwin Fandianta, Fandianta Fardian, Ghalief Fernanda Putra Farhanida, Farhanida Fauziah Soeroso, Edna Febriyani, Erisa Febriyanti, Aisyah Fatin Fikri, Ipik Muhammad Fiqi Kamala, Mayya Firdaus, Farhan Zidany Fitria Dewi, Delyana Gello, Behailu Merdekios Haerani, Rani Halius, Nadiya Lutfiah Hayat, M. Syaipul Hermansyah, Herry Hernama, R Hidayatullah, Yayah Huda Farid Nurrohman ika agustina Ilah Nurlaelah Ilah Nurlaelah Iman Murtono Soenhadji Imansyah, Atha Zaky Ina Setiawati Ina Setiawati Irfan Ardiansyah Ismail Ismail Ivan, Muhammad Jati, Budhi Purwantoro Jazuli, Muhammad Aqil Siroj Karim, Abdul Gafar Karneli, Karneli lail, nurul husnul Levi Tina Sari, Levi Tina Lies Handrijaningsih Lilis Lismaya Malrin, Engeline Mamuaya, Arjuna Brifling Manik, Nijusiho MARDHIATI, RETNO Maria Ulfa Martani Martani Mashuri Masri Maula, Elqisha Avatry Merlinski, Tarisa Miftahul Jannah Mulya, Anjar Mulyani, Kahar Nanci Yosepin Simbolon Nasfi, Nasfi Niandari, Nanik Nihazzatuzai, Nihazzatuzai Nila Alifah Nurdayanti, Rolanda Rasendriya Nurhayati Nurhayati Nurjaman, Iman Nurlela, Sri Nurwijayanti Pane, Azrul Mahadi Perdana, Endika Permata, Resti Dora Pertiwi, Amanda Poltak, Hendra Pratami, Alin Rizki Primayanti, Tiara Purnama, Sari Purwantini, Maria Puspitasari, Renny Novi Rahayu, Effyanti Rahma Widiantie Rahma, Yusni Rahmatullah, Falih Dhiya'ulhaq Rahmi, Najwa Ulfi Ramdhah, Nheva Waafiyah Ratna Sofaria Munir Ratna Sofaria Munir, Ratna Sofaria Resna Sari, Sylvia Rinah, Rinah Riskiyani, Riska Rodhiyana, Rosda Safira, Rida Saleh, Fitriyah I.E Salsabillah, Adityas Sabrina Sampurna, Ahmad Sari, Assyifa Kurnia Sari, Ita Novia Sariyati, Sariyati Sarjan, Wulandari Sattar Sattar, Sattar Septi Mariani, Septi Septiawati, Adevia Setiawan, Tirta Akbar Putra Setiawati, Ina Setiawati Sholichah F.H.K., Maratus Simatauw, Fanny FC Siregar, Sri Sulpha Sri Hermawati Sri Murtiasih Suciati - - Suhendra, Susi Sulardi . Susanti, Putu Herny Tauziah, Amalia Tebaiy, Selvi tedi, tedi Utomo, Ely Sapto Wahid Hasim WAHYU WIBISONO Widodo, Satrio Prio Widyasti, Ariesta Winarningsih, Wiwik Yuli Utami Yusneli, Yusneli Yustiana, Irna Yustrianthe, Rahmawati ‘Aqilah, Nahwa Shofiyul