p-Index From 2021 - 2026
10.248
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Nusantara Islam Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam TARBIYA : Journal Education in Muslim Society EDUCATIO : Journal of Education Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Tadarus: Jurnal Pendidikan Islam al-Afkar, Journal For Islamic Studies Jurnal Darussalam: Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum Islam Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Tadbir Muwahhid Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam Tawazun: Jurnal Pendidikan Islam FIKRAH Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Rayah Al Islam : Jurnal Ilmu Islam Jurnal Pendidikan Luar Sekolah JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan) RESLAJ: RELIGION EDUCATION SOCIAL LAA ROIBA JOURNAL Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Guru (JPG) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) International Journal of Economics, Management, Business, and Social Science Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Prophetic Guidance and Counseling Journal Jurnal Al-Fawa'id : Jurnal Agama dan Bahasa Journal of Education Research Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Formosa Journal of Applied Sciences (FJAS) Formosa Journal of Sustainable Research (FJSR) International Journal of Islamic Thought and Humanities Journal of Modern Islamic Studies and Civilization Journal of Multi Disciplines Science Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Nuansa : Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan Agama Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal JOURNAL OF PSYCHOLOGY AND SUSTAINABLE EDUCATION (JPSE) EDUKASI EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Fikrah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Tarbiyatuna : Kajian Pendidikan Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

The Concept of Integration of Science and Islam in Higher Education Perspective of M. Natsir Patahuddin, Askar; Hafidhuddin, Didin; Indra, Hasbi; Handrianto, Budi
Formosa Journal of Applied Sciences Vol. 3 No. 1 (2024): January, 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjas.v3i1.7870

Abstract

This research aims to find the concept in Indonesian universities that integration by science and religion in their regulations. The research employs a qualitative method with a historical-philosophical approach, conducting content analysis on the thoughts of M. Natsir to generate a new concept. The research findings indicate, firstly, that the concept of integrating science and Islam in higher education from M.  Natsir's perspective involves the integration of Islamic  knowledge and general knowledge without secularizing science and Islam. This integration includes mastering foreign languages, particularly Arabic, instilling moral values through ta’dib, enhancing learning through the presentation of arguments, advising, and adopting a wise approach with efforts in higher education to orient graduates towards becoming strong and sincere preachers.
Planning Of Facilities And Infrastructure In Annur Darunnajah 8 Boarding Schools In Cidokom Gunung Sindur In Improving Teachers Religious Competence Yulianto, Tri; Endin Mujahidin, Endin; Hasbi Indra, Hasbi; Abdul Hayyie Al-Kattani , Abdul; Nesia Andriana, Nesia
Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): January : Mudir: Jurnal Manajemen Pendidikan
Publisher : Prodi. Manajemen Pendidikan Islam, Fakultas Tarbiyah, Institut Pesantren Sunan Drajat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In an educational institution called a school, it must have a facility and infrastructure management system, so that all activities become effective and efficient. Facilities and infrastructure are one of several systems to improve the quality of students, therefore the management of facilities and infrastructure at Pondok Darunnajah 8 school has a good quality system. This can be seen from the various facilities and participation of students in being responsible for managing school facilities and infrastructure. Thus Pondok Darunnajah 8 is one of the schools that has quality facilities and infrastructure so that it can be a tool or material in improving all the quality of students. The method used is a qualitative descriptive method carried out at the Annur Darunnajah Islamic Boarding School 8 Gunung Sindur Bogor. With data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. Sources of informants included school principals, school facilities and infrastructure, teachers, school heads and students. The results of the research show that: (1) Pondok Darunnajah 8 has a clear sectional structure and is engaged in their respective fields. (2) Management of facilities and infrastructure is carried out collaboratively by all components of the school, so that the management is carried out properly starting from procurement, inventory storage, arrangement, main person in charge and maintenance. (3) Types of facilities and infrastructure can be viewed from their function, type and nature. (4) The scope of facilities and infrastructure is divided into four: planning of facilities and infrastructure, procurement of facilities and infrastructure, use of facilities and infrastructure, and elimination of facilities and infrastructure. (5) Maintenance of facilities and infrastructure at Pondok Darunnajah 8 is carried out daily or every other day and periodically.
Strategi Pembelajaran Ilmu Sharaf bagi Pemula di Lingkungan Pesantren: Pendekatan Praktis dan Efektif Maulana Pein; Ahmad Sastra; Hasbi Indra
Journal of Education Research Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i4.494

Abstract

Pembelajaran khususnya bahasa Arab seringkali terdapat permasalahan, baik yang berhubungan dengan guru, siswa, atau yang lainnya. Untuk mencapai tujuan pendidikan, guru harus kompeten dalam pengelolaan Kelas, memperhatikan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap metode yang digunakan guru dalam belajar nahwu sharaf, dukungan dan pencegahan dalam proses pembelajaran nahwu sharaf, dan upaya guru untuk mengatasi hal-hal yang menghambat siswa dalam mempelajari Nahwu Sharaf dan Pondok Lingkungan Pesantren. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian yang bagus. Alat pengumpulan data adalah observasi, wawancara dan dokumen. Analisis data dilakukan dengan cara memberikan penjelasan terhadap data yang diperoleh dan menjadikannya menarik Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukkan bahwa: metode yang digunakan guru Ajaran Nahwu Sharaf terbagi menjadi dua, yaitu metode Qawaid Wa Tarjamah dan metode Induktif; hal-hal yang menunjang dan mencegah dalam proses pembelajaran nahu Sharaf terbagi menjadi dua yaitu faktor internal berupa motivasi, minat dan pelatihan siswa berbeda dan nyata. Mengenai faktor eksternal berupa dukungan dari keluarga dan teman, hal lingkungan, pendekatan guru, keberadaan kamus bahasa Arab, serta waktu dan jam pembelajaran singkatan; dan upaya guru mengatasi hambatan siswa belajar nahwu sharaf di Pondok Pesantren dengan cara memberi motivasi, perbaikan proses belajar, memberikan kesempatan kepada siswa untuk berkembang Pemahaman mereka tentang sains luar biasa, dan mereka selalu melakukan penelitian pendidikan memperbaiki sistem penyampaian materi yang rumit tersebut agar mudah dipahami santri.
Pengembangan Program Keagamaan di Madrasah Aaliyah Al Kahfi Bogor oleh Guru Asrama (Musyrif) Alim, Akhmad; Mufid, Mufid; Indra, Hasbi
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 01 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i01.4019

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahui program keagamaan di Madrasah Aliyah (MA) Al Kahfi Bogor dan pengembangannya. Berdasarkan metode kualitatif studi lapangan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi serta menggunakan analisis deskriptif-interpretatif diidentifikasi tujuh program utama keagamaan di MA Al Kahfi. Yaitu 1) qiyamullail, 2) dzikir Al-Ma’tsurat sebelum subuh, 3) tahfidz, tahsin, muraja’ah, dan qira’ah Al-Qur’an, 4) dzikir Al-Ma’tsurat sebelum maghrib (sebagai pengulangan), 5) wirid surat pilihan Al-Qur’an, 6) kajian kitab malam, dan 7) pembacaan hadist kitab Riyadush Shalihin. Ketujuh program keagamaan tersebut dapat diidentifikasi sebagai program berkaitan dengan: 1) Al-Qur’an, meliputi qira’ah, tahsin, tahfidz, dan muraja’ah; 2) ibadah Sunnah, berupa salat malam (qiyamul lail); 3) dzikir dan wirid, antara lain dilakukan sebelum dan setelah subuh serta setelah maghrib, terutama dengan membaca dzikir Al-Ma’tsurat; dan 4) kajian kitab, antara lain kitab Riyadush Shalihin dan beberapa kitab lainnya. Semua program keagamaan wajib diikuti oleh seluruh santri dan santri pun dapat mengikutinya dengan baik karena dalam pelaksanaannya senantiasa dibimbing dan dimonitoring oleh para guru asrama (musyrif). Program keagamaan yang paling digemari dan diikuti dengan antusias oleh para santri adalah program salat tahajud dan kajian kitab.
Islamic Higher Education, Its Dynamics and Role From Time to Time Indra, Hasbi; Handrianto, Budi; Supraha, Wido; Rusydi, Ibnu
Tafkir: Interdisciplinary Journal of Islamic Education Vol. 6 No. 2 (2025): Integrative Islamic Education
Publisher : Pascasarjana Universitas KH. Abdul Chalim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/tijie.v6i2.1726

Abstract

This research discusses the dynamics and role of Islamic higher education (IHE) until the present era. This era is distinguished by the ongoing development of science and technology, among other factors. IHE have undergone significant institutional and other developments, playing a pivotal role during the Old Order (ORLA), New Order (ORBA), and Reformation eras. Since its inception, IHE has been an integral component of the national education system, its significance further reinforced by two pivotal legislative acts: Law No. 2 of 1989 and Law No. 20 of 2003. Consequently, PTAI is obligated to contribute to the development of the nation while concurrently assuming responsibility for addressing its challenges across various domains. The nation is currently in a period of significant disruption, marked by economic challenges and a growing reliance on debt, which has now reached over 8000 trillion. This situation is further compounded by the presence of tens of millions of poor individuals and other pressing issues. In this context, PTAI is tasked with cultivating a generation of students who are not only well-versed in a broad array of disciplines, but also possess the qualities of entrepreneurship, competence, and moral integrity. This objective is to be achieved through the integration of moral and ethical principles into the educational curriculum, imparted by educators. Upon their graduation, these students will become valuable contributors to the nation's development.
The Concept of Digital-Based Islamic Religious Education at the Elementary Madrasah (MI) Level Arifin, Zaenal ‘; Indra, Hasbi; Bahruddin, E.; Handrianto, Budi
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i10.12294

Abstract

The presence of advanced technology today, such as Artificial Intelligence (AI), has yet to be fully utilized in the primary education sector in Indonesia. Many schools have the means to provide such technological facilities. Thus, teaching using conventional methods or without the aid of Information Technology (IT) tools cannot accelerate effective and efficient digital-based Islamic Religious Education (PAI) learning in Madrasah Ibtidaiyah (MI)and formulate an ideal concept for digital-based PAI learning at the MI level. The research methodology used is descriptive qualitative research, collecting data through participant observation, in-depth interviews, and documentation.The study results indicate that the concept of digital-based Islamic Religious Education (PAI) learning at the MI. Ideal, effective, and efficient digital-based PAI learning at the MI level, aligned with national educational goals, involves face-to-face learning balanced with digitalization across objectives, standardized materials, methods, and evaluation. These aspects must be integrated with Islamic values, encompassing affective, cognitive, and psychomotor domains, which include knowledge, skills, and attitudes
The Relation of Physics Teaching Materials to Higher Education Objectives Cahyadi, Dadi; Indra, Hasbi
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i11.12375

Abstract

This study examines the dominance of the positivistic perspective in science education at universities, which often separates natural science from faith-based values. To bridge this gap, developing a Physics textbook that integrates a faith-based approach becomes crucial. This learning resource aims to teach Physics scientifically while connecting it with students' spiritual values.  The research explores the alignment of university Physics education with broader educational goals, employing qualitative methods including literature reviews and textbook analysis. Findings reveal that most Physics textbooks lack integration of spiritual and faith-based values. Consequently, this study proposes a concept for interdisciplinary Physics teaching materials that harmoniously integrate scientific and faith-based values. It also includes discussions on Islamic epistemology, addressing recognised sources and methods of knowledge in Islam, fostering graduates proficient in Physics with strong faith foundations
Digital-Based Islamic Religious Education (PAI) Learning at the Elementary Madrasah (MI) Level (Case Study of the Development Elementary Madrasah of UIN Jakarta) Arifin, Zaenal ‘; Indra, Hasbi; Bahruddin, E.; Handrianto, Budi
Formosa Journal of Sustainable Research Vol. 3 No. 11 (2024): November 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjsr.v3i11.12446

Abstract

The purpose of this study was to analyze the concept and implementation of digital-based PAI learning at MI MP UIN Jakarta, and to formulate the ideal concept of digital-based PAI learning at MI. The methodology used in this study is descriptive qualitative research by collecting data through participant observation, in-depth interviews and documentation. The results of the research on the concept of digital-based PAI learning at the MIMP UIN Jakarta level, in addition to referring to the curriculum from the Ministry of Religion and the Ministry of Education and Culture, also adopted the Habitual Curriculum, namely a character education strengthening program carried out for thirty (30) minutes before the first lesson begins every day. The implementation of digital-based PAI learning at MIMP UIN Jakarta has implemented a digitalization system in its media and learning methods with teaching materials in the form of e-teaching materials, e-modules, e-books and assessments to LMS called SmartMP. The ideal digital-based PAI learning at MI, which is implemented effectively and efficiently according to national education goals, is face-to-face learning by implementing a balance of digitalization between objectives, material standardization, methods and evaluation. These things must be integrated with the values ​​of Islamic teachings, in the affective, cognitive and psychomotor aspects which include knowledge, skills and attitudes
METODOLOGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENDIDIK ANAK Indra, Hasbi
FIKRAH Vol 1 No 1 (2017): DESEMBER
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v1i1.20490

Abstract

Tulisan ini ingin menemukan bagaimana metodologi pendidikan Islam dalam proses pendidikan anak didik. Anak didik adalah bukan seonggok daging semata, tetapi lebih dari itu ia makhluk Tuhan yang paripura. Hanya saja ketika manusia lahir dan berkembang remaja atau bahkan dewasa baru ia mengenal untuk apa ia hidup. Ia hidup menyandang tugas ke khalifahan yaitu mengelola alam lalu ia mengadari bahwa Ia hidup oleh Sang Pencipta, karena itu harus beribadah kepada-Nya sebagai salah satu rasa syukurnya. Hal-hal itu dapat diperoleh melalui bangku pendidikan.Pendidikan tentu saja melalui proses yang menggunakan metodologi. Metodologi pendidikan Islam tentu saja berbasis norma-norma islam yang memandang bahwa manusia itu diciptakan dalam bentuk sebaik-baiknya. Manusia dalam pandangan Tuhan sama yang membedakannya kerena ketaqwaannya apakah ia masih kecil berusia muda atau sudah dewasa. Di masa kecil ia belum baligh ia masih tidak berdosa, itulah taqwanya, masa remaja ia dapat meraih prediket taqwa melalui upaya yang dilakukannya demikian pula usia dewasanya lebih memiliki kesempapatan untuk meraih posisi taqwa tersebut. Intinya metodologi pendidikan Islam memandang anak didik, manusia yang mulia dan manusia yang memiliki sisi kemanusiaannya.
REVITALISASI KURIKULUM PESANTREN SALAFIYAH ERA DIGITAL 4.0 Indra, Hasbi
FIKRAH Vol 4 No 1 (2020): JUNI
Publisher : Ibn Khaldun University, Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/fikrah.v4i1.20537

Abstract

Lulusan pendidikan termasuk penddikan pesantren salafiyah harus fungsional di tengah kehidupan sesuai dengan zamannya. Saat ini kondisi pesantren salafiyah masih menyelenggarakan pendidikan apa adanya santri pada umumnya tidak memlepalajari sains dan tidak memperhatikan skill untuk menopang kehiduapannya di masyarakat. Kurikulumnya memerlukan revitalisasi untuk mersepon kondisi yang ada. Apalagi Pesantren saat ini telah diatur oleh UU No. 20/2003 dan menjadi salah satu pilar penting dalam pengembangan pendidikan nasional ke depan. Pendidikan ini kualitasnya diarahkan setara dengan pendidikan nasional pada umumnya di dunia. Secara umum kualitas pendidikan nasional yang di dalamnya ada pendidikan pesantren masih berada di bawah negara-negara Asia seperti Singapura, Thailnad, Malaysia dan Vietnam. Saat ini dan mendatang produk pendidikan ini berada di era digital 4.0 menghadapi tantangan yang kompleks. Hal tersebut tidak bisa dihindari oleh pendidikan pesantren salafiyah dan alumninya harus menyiapkan dirinya dengan ilmu dan teknologi berjiwa entrepreneur, memiliki etos kerja dan memeliki kompetensi atau keterampilan lainnya. Untuk merespon kondisi yang dihadapi diperlukan revitalisasi di kurikulumnnya.
Co-Authors A. Rahmat Rosyadi Abdul Hayyie Al Kattani Abdul Hayyie Al-Kattani Abdul Hayyie Al-Kattani , Abdul Abdul Hayyie Alkattani Abdurrohman, Muhammad Cholid Abuddin Nata, Abuddin Abullah, Brahim Adian Husaini Adih Amin Ahmad Ahmad Alim Ahmad Mukhlis Ahmad Mulyadi Kosim Ahmad Sastra Ahmad Tafsir, Ahmad ahmad yani Akhmad Alim Akhmad Alim, Akhmad Akmad Alim Akmad Alim Al Kattani, Abdul Hayyie Al Musayyieb, Said Ali Al-Kattani, Abdul Hayyie Albadi Alim, Akhmad Alim, Akmad Amin, Adih Amir, Rezki Sulfitri Anung Alhamat Ardiansyah, M. Nurman Arifin, Zaenal ‘ Askar Patahuddin Assiroji, Dwi Budiman Bamualim Budi Handrianto Dadi Cahyadi Daud Mutaqin Dewi Kartika Dewi Kartika Didin Hafidhuddin MS Dinia, Yunie Syamsu E Bahruddin Eka Naelia Rahmah Endin Mujahidin Enung Nurjanah Erick Yusuf Gani, Ridwan Abdul Haikal Adra Hamdan, Pepri Hardianto, Budi Herawati . Ibdalsyah Ibdalsyah Ibnu Rusydi Ihsan Pratama, Arizqi Imas Kania Rahman Indupurnahayu Irfan Syauqi Beik Islam, Ahmad Chairul Istriana, Suci Juhaepa, Juhaepa M. Nurman Ardiansyah M.Nurman Ardiansyah Maemunah Sa’diyah Maharani, Dewi Matnur Ritonga Maulana Pein Mufid Mufid mufid mufid Muhammad Cholid Abdurrohman Muhammad Fadil Mukri, Rusdiono Muntolib Muntolib Muntolib Muntolib Muntolib, Muntolib Mutaqin, Daud Najibur Rahman Nesia Andriana Nesia Andriana, Nesia noor isna alfaein, noor_isna Nurdaeni, Ni Made Nurholis Heqal Pein, Maulana Radif Khotamir Rusli Rahman, Imas Kania Retna Maskur Dwiputro Rezki Sulfitri Amir Fitri Rosyadi, A Rahmat Rusdi Kasman Sa'diyah, Maemunah Sadiyah, Maemunah sadiyahh, Maemunah Saefuddin, Didin Said Ali Al Musayyieb Salman Al Farisi Salman Al Farisi, Salman SANTI LISNAWATI Sastra, Ahmad Selvi Sri Wahyuni Shinta Adelina Sidik, Saepul Japar Siswanto, Nopri Dwi Suci Istriana Sugandi, Asep Suherman Suherman Supradijono Supradijono Sutin Sutin Syamsuar Hamka Tamam, Abas Mansur Tri Yulianto Ulil Amri Syafri wandi Wido Supraha Yati, Rita Indah Yono Yono Yuhdi, Yuhdi