Claim Missing Document
Check
Articles

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN PUBLIK OLEH APARATUR DESA Muhammad Ardhiansyah; Irawan Suntoro; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 1 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the public perception of public services by village officials. The method used in this research is descriptive method with quantitative approach. The sample in this study amounted to 60 respondents. Analysis of the data using formulas and percentages interval. The results showed that the public perception of the public service by the village officials are: (1) The public is less familiar to the public service, (2) negative public response, (3) positive societal expectations. Based on these three indicators can be concluded tendency public perceptions of the public service by the village officials tend to be negative. Thus showing the public service by the village officials are not yet fully apply the principles of good public services which include: simplicity, clarity, certainty of time, ease of access and discipline as set out in Permenpan No. 63 in 2003.Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik oleh aparatur desa. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 responden. Analisis data menggunakan rumus interval dan persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik oleh aparatur desa adalah : (1) Masyarakat kurang paham terhadap layanan publik, (2) tanggapan masyarakat negatif, (3) harapan masyarakat positif. Berdasarkan ketiga indikator tersebut dapat disimpulkan kecenderungan persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik oleh aparatur desa cenderung negatif. Dengan demikian menunjukkan pelayanan publik oleh aparatur desa belum sepenuhnya menerapkan prinsip-prinsip pelayanan publik dengan baik yakni meliputi: kesederhanaan, kejelasan, kepastian waktu, kemudahan akses dan kedisiplinan sebagaimana diatur dalam Permenpan No. 63 tahun 2003.Kata kunci : aparatur desa, persepsi masyarakat, pelayanan publik
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengembangan Civic Dispotition Di SMP Gajah Mada Bandar Lampung Desy Nengsiah Waty; Yunisca Nurmalisa; Devi Sutrisno Putri
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 9, No 1 (2020): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to identify the factors that influence the development of civic dispotition at junior high school of Gajah Mada, Bandar Lampung. This type of research was descriptive with quantitative approaches. The data were analyzed using persentages. The results of this research showed that the development of civic dispotition was influenced by emotional intelligence, school environment, family environment, and community environment. The main factor that influenced the process of developing civic dispotition of students was school environment. The percentage of the school environment in the development of civic dispotition were 60%. School environment which develop civic dispotition was a conducive school environment that starts from reforming the curriculum, increasing teacher competence, and inculcating a positive school culture.Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan watak kewarganegaraan (civic dispotition) di SMP Gajah Mada Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan watak kewarganegaraan (Civic Dispotition) dipengaruhi oleh kecerdasan emosional, lingkungan sekolah, lingkungan keluarga, dan lingkungan masyarakat. faktor yang paling berpengaruh dalam proses pengembangan watak kewarganegaraan (civic dispotition) peserta didik adalah lingkungan sekolah. Persentase lingkungan sekolah dalam pengembangan watak kewarganegaraan (civic dispotition) sebesar 60%. Lingkungan sekolah yang dapat mengembangkan watak kewarganegaraan (civic dispotition) adalah lingkungan sekolah yang kondusif yang dimulai dari  pembenahan kurikulum, meningkatkan kompetensi guru, serta penanaman budaya sekolah yang positif.Kata kunci : Faktor, Pengembangan, Civic Dispotition  
PENGARUH PENERAPAN BUKU KENDALI TERHADAP SIKAP TELADAN PESERTA DIDIK DALAM TATA TERTIB Selvia Oktaria; Berchah Pitoewas; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 4 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research was to know the influence of the application control book to against the attitude of students in doeying the rules of public junior high schools 2 lemong academic year 2014/ 2015. Research methodology used in this research was a method of descriptive quantitative.Sample in this research were 30 people.Data analysis was using chi square.The results showed that: (1) the application of control book (x) was dominant in influencing the students on the rate of 70 %, (2) the exemplary attitude of the students to obey the order (y) was dominant in obeying 54 %, (3) the results of the study showed that there is a positive, significant the rule with the percentase of the implementation of the control book in obeying this means that getting influence of the books allowing more control is an exemplary students to obey the orderTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan buku kendali terhadap sikap teladan peserta didik dalam mentaati tata tertib di SMP Negeri 2 lemong tahun pelajaran 2014/2015. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 30 orang. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) pengaruh penerapan buku kendali (X) dominan pada kategori berpengaruh dengan persentase 70%, (2) sikap teladan peserta didik dalam mentaati tata tertib (Y) dominan pada kategori taat dengan persentase 54%, (3) hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh yang positif, signifikan, dan kategori keeratan tinggi antara pengaruh Penerapan buku kendali terhadap sikap teladan peserta didik dalam menaati tata tertib, artinya semakin berpengaruhnya penerapan buku kendali memungkinkan semakin baiknya sikap teladan peserta didik dalam mentaati tata tertib.Kata kunci : buku kendali, sikap teladan, tata tertib
ANALISIS KESIAPAN GURU DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KURIKULUM 2013 Andi Yulianto; Adelina Hasyim; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 2, No 4 (2014): Volume 2, No. 4 Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain and analyze the teacher readiness on implementing 2013 curriculum. The research question in this research is, how is the readiness of teacher in implementing 2013 curriculum. This research use quantitative descriptive method. The data collection technique used are questionaire, interview and documentation. The data analysis technique used are interval/ratio and percentage. The population in this research was 25 respondents. Based on the research findings, it was found that the teacher readiness in preparing RPP(Lesson Plan) of 2013 curriculum is considered to be quite ready fulfiling for 48%. Teacher readiness on the application of ICT is also considered to be quite ready fulfiling for 52%. Teacher readiness on the application of scientific approach is considered to be quite ready fulfiling for 68%. Teacher readiness on autheentic assessment is considered to be quite ready fulfiling for 44%. Teacher readiness on the implementation of 2013 curriculum based learning is considered to be quite ready fulfiling for 52%.Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dan menganalisis kesiapan guru dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimanakah kesiapan guru dalam mengimplementasikan kurikulum 2013. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Teknik  pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah interval dan persentase. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 25 responden. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa kesiapan guru dalam menyusun RPP kurikulum 2013 dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 48%. Kesiapan guru dalam pemanfaatan media ICT dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 52%. Kesiapan guru dalam penerapan pendekatan saintifik dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 68%. Kesiapan guru dalam penilaian autentik dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 44%. Kesiapan guru dalam melaksanakan pembelajaran berbasis Kurikulum 2013 dinyatakan cukup siap yaitu sebanyak 52%.Kata kunci: implementasi kurikulum 2013, kesiapan guru, pembelajaran
PERANAN TOKOH ADAT DALAM MEMPERTAHANKAN ADAT TUNGGU TUBANG PADA MASYARAKAT SEMENDO Hasven Stama Dova; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 4, No 5 (2016): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to explain the role of Semendo indigenous leaders in maintaining Tunggu Tubang custom in Semendo community during this globalization era. The research method used in this research was descriptive quantitative method. The subjects were people from Semendo ethnic with the total of 238 households. The sample of this study amounted to 48 households that were taken from 20% of householders from Semendo ethnic. Data analysis was using Chi Squared. The main technique in data collection was using questionnaire. The result of the research showed that: the role of indigenous leaders in maintaining Tunggu Tubang custom of Semendo community in the medium category. There is a positive relationship and medium closeness category in the role of indigenous leader in maintaining Tunggu Tubang custom of Semendo community, it means that the bigger role of indigenous leaders the better Tunggu Tubang custom that already exist.Tujuan penelitian untuk menjelaskan bagaimanakah peranan tokoh adat semendo dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo dalam era globalisasi seperti sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Subyek yang diteliti merupakan masyarakat yang bersuku semendo yang berjumlah 238 kepala keluarga. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 48 kepala keluarga yang diambil dari 20% jumlah kepala keluarga yang bersuku semendo. Analisis data menggunakan Chi Kuadrat. Teknik pokok pengumpulan data menggunakan angket. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa: peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo dalam kategori sedang. terdapat hubungan yang positif dan kategori keeratan sedang antara peranan tokoh adat dalam mempertahankan adat tunggu tubang pada masyarakat semendo, artinya semakin berperan tokoh adat semakin baik pula adat tunggu tubang yang telah ada.Kata kunci: adat tunggu tubang, mempertahankan adat, peranan tokoh adat
PENGARUH PELAYANAN ANAK TERLANTAR DI PANTI SOSIAL BINA ASUHAN BANDAR LAMPUNG Septri Yanti; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this research is to find the influence of Social Institution guidance to abandoned and dropout children in building self-reliance at Raden Intan Social Institution of Child and Youth Care Bandar Lampung 2014. This research was conducted through descriptive method, because the study is stressed on systematically and factual. The population of this research was the 70 foster children at Raden Intan Social Institution of Child and Youth Bandar Lampung 2014. The result showed that generally the influence of Social Institution guidance in building self-reliance to the foster children was at the high category, it was the service system of social institution including the provision of materials and the facilities were in high level. Meanwhile the types of guidance were giving skills such as make up skills, sewing, electronics and motor service considerable higher level, the effort of character building to foster children also were considerable in higher level.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh pembinaan panti sosial terhadap anak-anak terlantar dan putus sekolah dalam membentuk sikap kemandirian di Panti Sosial Bina Asuhan Anak dan Remaja Raden Intan Bandar Lampung Tahun 2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, karena penelitian ini menitik beratkan pengkajian secara sistematis dan faktual. Populasi dalam penelitian ini adalah anak asuh panti sosial bina asuhan anak dan remaja raden intan Bandar Lampung Tahun 2014, yang berjumlah 70 orang anak. Pengaruh pembinaan panti sosial dalam membentuk sikap kemandirian anak asuh panti secara umum berada pada kategori tinggi, yaitu sistem pelayanan panti sosial meliputi pemberian materi dan bentuk fasilitas dalam taraf tinggi, Sementara itu bentuk pembinaan berupa pemberian keterampilan-keterampilan seperti keterampilan tata rias, menjahit, elektronik dan servis motor pada tingkat yang tinggi, upaya pembentukan karakter pada anak asuh juga tergolong tinggi.Kata kunci : kemandirian, panti sosial, pembinaan
HUBUNGAN PEMAHAMAN KONSEP ADAB SOPAN SANTUN DENGAN PERUBAHAN SIKAP SISWA Yuli Kurnia; Adelina Hasyim; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 1 (2014): Jurnal Kultur Demokrasi
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to explain and to analyze the correlation of courtesy norm concept comprehension with alteration of students attitudes in SMP Negeri 2 Waylima year 2013. This research uses descriptive quantitative method. Test, attitude scale, and observation sheet are used as data collecting instrument. To analyze the data uses interval and chi squared. This research population are 150 students and the sample are 38 students. The result of this research shows 50% of students understand with the concept of courtesy norm, but 71,1% of students tend to resist being polite manners. From the calculation using Chi Square formula obtained results X²=71.1, the contingency coefficient C=0.80 and Cmaks = 0,81 and lies in thecloseness of 0.56 to 0.83 (high category), so that the results of this research can be seen that there is a correlation of understanding the concept of civilized manners with alteration of student attitudes in SMP Negeri 2 Waylima Year 2013.Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan dan menganalisis hubungan pemahaman konsep adab sopan santun dengan perubahan sikap siswa di lingkungan SMP Negeri 2 Waylima tahun 2013. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen pengumpul data menggunakan tes, skala sikap, dan observasi. Analisis data menggunakan Interval dan Chi Kuadrat. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 150 siswa, sedangkan sampelnya berjumlah 38 siswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 50% siswa paham dengan konsep adab sopan santun, namun 71,1% cenderung menolak bersikap sopan santun. Dari hasil perhitungan yang menggunakan rumus Chi Kuarat diperoleh hasil X² = 71,1 dengan koefisien kontingensi C= 0,80 dan Cmaks = 0,81 dan terletak pada keeratan 0,56-0,83 (kategori tinggi) sehingga dari hasil pengujian tersebut dapat diketahui bahwa ada hubungan pemahaman konsep adab sopan santun dengan perubahan sikap siswa di lingkungan SMP Negeri 2 Waylima Tahun 2013.Kata kunci: adab sopan santun, pemahaman konsep, perubahan sikap
Peran Orang Tua Memanfaatkan Dana Bantuan Program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat Atika Febtiana Sari; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 4 (2017): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this research to describe the role of parents to utilize the funds assistance social program people with disability heavily in Seputih Agung Sub District Lampung Tengah District. This research using descriptive quantitative methods. Data collection techniques used technique survey and interview. Included in this study were 26 people. The research results show that: (1) The role of parents (X) Dominant in category a role. (2) Use of the funds assistance (Y) Dominant in category fulfilled (3) The results of the study showed there are relationships positive, significant, and the close high and the close high between the role of parents and use of the funds assistance. Based on it, can be concluded that the parents have the role in the utilization of funds assistance social program people with disability heavy.Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan peran orang tua memanfaatkan dana bantuan program asistensi sosial penyandang disabilitas berat di Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket dan wawancara. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 26 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) peran orang tua (X) dominan pada kategori berperan. (2) pemanfaatan dana bantuan (Y) dominan pada kategori terpenuhi (3) hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang positif, signifikan, dan kategori keeratan tinggi antara peran orang tua dan pemanfaatan dana bantuan. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa orang tua memiliki peran dalam pemanfaatan dana bantuan program asistensi sosial penyandang disabilitas berat.Kata kunci: asistensi sosial, dana bantuan, disabilitas.
Peranan Kegiatan Patroli Keamanan Sekolah Terhadap Upaya Membangun Rasa Tanggung Jawab dan Sikap Disiplin Peserta Didik Nabila Nabila; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 5, No 11 (2018): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study arms to determine the role of school security patrol activities on the effort to build of a sense of responsibility and discipline attitude of students in the state junior high school country 23 bandar lampung school year 2017/2018. The method used in the research using descriptive method with quantitative approach. The population in this study were 7th grade students In Junor High School Country 23 Bandar Lampung numbering 31 people. Based on testing and data analysis that there is a role for school security patrol activities towards effort to build of sense of responsibility and disciplinary attitude of students in junor high school 23 bandar lampung2017/2018 year.with the acquistion and analysis result of the relationship by using the formula Chi Square, indicating that school security activities play a role in building a sense a sense of responsibility and disciplinary attitudes of student In Junior High School 23 Bandar Lampung.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranankegiatan patroli keamanan sekolah terhadap upaya membangun rasa tanggung jawab dan sikap disiplin peserta didik di SMPNegeri 23 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018.Metode yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskripsi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas 7 di SMPN 23 Bandar Lampung yang berjumlah 31 orang. Berdasarkan pengujian dan analisis data bahwa terdapat peranan kegiatan PKS terhadap upaya membangun rasa tanggung jawab dan sikap disiplin peserta didik di SMP Negeri 23 Bandar Lampung Tahun Pelajaran 2017/2018. Dengan perolehan dan hasil analisis uji keeratan hubungan dengan menggunakan rumus Chi Kuadrat, menunjukkan bahwa kegiatan PKS berperan dalam membangun rasa tanggung jawab dan sikap disiplin peserta didik di SMPN 23 Bandar Lampung.Kata kunci: disiplin, pks, tanggung jawab 
PERANAN TOKOH ADAT DALAM MELESTARIKAN ADAT MEGO PAK TULANG BAWANG Juanda Hadi Saputra; Hermi Yanzi; Yunisca Nurmalisa
Jurnal Kultur Demokrasi Vol 3, No 3 (2015): JURNAL KULTUR DEMOKRASI
Publisher : FKIP Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research is describe the role of customs figures Gawi Balak (Gawi Tar Padang, Gawi Turun Duwai, Gawi Cakak Pepadun) dan Gawi Matah. This research used descriptive qualitative method. The subject research is customary , the village head , and community leaders. The result of this research shows that the local elders have role in both Begawi Balak, the wedding ceremony which performs the whole process of customary marriage ceremony, and Begawi Matah, the wedding ceremony which performs the partial process of customary marriage ceremony. Therefore, Begawi Matah makes local people get easier to hold Lampungnese marriage ceremony so the preservation of tradition and culture will always exist in Gunung Katun Tanjungan village. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan peranan tokoh adat dalam Gawi Balak (Gawi Tar Padang, Gawi Turun Duwai, Gawi Cakak Pepadun) dan Gawi Matah. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah Tokoh Adat, Kepala Desa, dan Tokoh Masyarakat. Hasil penelitian ini adalah terdapat peranan tokoh adat dalam pernikahan adat yang tahapannya dilaksanakan semua dinamakan Begawi Balak, yang tahapannya dilaksanakan sebagian dinamakan Begawi Matah. Dengan demikian akan mempermudah masyarakat melakukan pesta adat Lampung sehingga kelestarian adat dan budaya akan selalu ada di desa Gunung Katun Tanjungan.Kata kunci: pelestarian, pernikahan adat, tokoh adat.
Co-Authors A Halim Abdul Halim Abdul Halim Achmad Susanto Adelina Hasyim Adelina Hasyim Adelina Hasyim Adelina Hasyim Ades Putri Pertiwi adilia, tasya Agnes Ratnasari Agus Ananda Ahmad Fatkhul Amin Ahmad Rofa'i Ahman Tosi Hartino Ahman Tosy Hartino Aina Fayanti Ajeng Tiara Nurmalinda Alqadri, Bagdawansyah Amalia Indah Safitri Amelia Perdana Andi Yulianto Angga Yudana Saputra Anis Masruroh Anisa Rahma Dini Anna Dameria Turnip Annisa Mei Pratiwi Annisa Suciati Antonius Selamat Maruli Tua Simamora Antonius Selamat Maruli Tua Simamora, Antonius Selamat Maruli Tua Aprillina Aprillina Apriyanda Kusuma Wijaya Armalia Febrinita Armisah Agustinah Ary Purwantiningsih Atik Dwi Susanti Atika Dwi Lestari Atika Febtiana Sari Ayu Devia Mutiarani AYU WULANDARI Azmi Fikron Azzahra Melani Bagus putra Setiawan Barchah Pitoewas Bella Rosa Beni Pratama Damisma Berchah Pitoewas Budi Setio Nugroho Cahya Melati Cahyo Wibowo Chairunisa Liani citra abdi negari Dana Jaya Putra Dania Evirianti Danti Eka Wahyuni Dedy Miswar, Dedy Miswar Deni Saepulloh Desi Eka Meliana Desi Wulandari Desy Nengsiah Waty Devi Alfadina yusi Devi Septiani Devi Sutrisno Putri Dewantara, Muhammad Bagus Diah Ambar Sari Diah Kesuma Rini Dian Ayu Mukti Dian Permata Sari Dian Permata Sari Dian Puspita Ningrum Dian Puspita Ningrum, Dian Puspita Dina Ninda Dini Destiana Sari, Dini Destiana Dini Sari Diren Oktarima Drs. Holilulloh, M.Si Drs. Holilulloh, M.Si Dwi Handayani Dwi Ratna Sari Edi Siswanto Edi Siswanto Eka Sapradinata Eka Widi Susanti Elfina Fandana Elisa Seftriyana Elva Retna Wati Elva Retnawati Epris Mulisa Erizka Putri Yuliani Erni Yanti Ersa Susanti Eva Haryani Eva Rodiyanti Evi Meriani evi novia ikasari Febran Karlos febriana, Sonia Elisya Febrinia Astuti Ferdian Syah Fitra Endi Fernanda Fitra Endi Fernanda, Fitra Endi Fitri Atika Candra Fitri Diana Sari Fitri Untari Ningrum Gusti Yanti Hasven Stama Dova Hendra Purba Henny Vandriyanti Herbiyansa Putra Pratama Hermi Yanzi Hestia Hestia Holillulloh Holillulloh Holilullah Holilullah Holilulloh Holilullah Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh Holilulloh I Wayan Suwastawan Idris Suma Afandi Iis Sugiarti Iketut Susana Imelda Imelda Imelda Riris Indah Fitriyana Intan Bimbing Rakasiwi Intan Mayasari Inten Putri Resmi Zaini Iqbal Haries Suhada Irawan Suntoro Irawan Suntoro Irawan Suntoro irwan Suntoro Janah, Maidatul Jeck Prodes Wijaya Juanda Hadi Saputra Julian Pranata junia vamela juwono budi wicaksono Kadek Diarsih Karmilatul, Dessy Karsiwan Karsiwan Kartika Sari S Karyadi Hidayat Kesuma Wardani Ketut Linda Dewi Kurnia Mahardika Kurnia Saputra, Adi Kusnadi Kusnadi Laili Fauziah Lana Ikbal Surahman Leni Widianingsih Lia Okta Ayu MPB Lilis Suhaeti Lingga Suropati Lintang Sharastuti Lisa Retno Sari M Anas Fanani M. Wahyu Vandrio Reza M. Zaenuri Nur Maemonah, Maemonah Mahmudah Mahmudah Mareta Rahma Silvia Maria Desti Rita Maulina Rahmawati Maya Yulianti Meishya Puspita Andiyana melania fandika Melinda Putri Mentari, Ana Meta Sari Mey Rizka Zayulate Mia Juliati Monica Ciciliani Monica Pricillia A Y Mu'amila Tami Mudinillah, Adam Muhammad Ali Hanafi Muhammad Ardhiansyah Muhammad Bimo Sakti Muhammad Hidayatullah Muhammad Ilham Muhammad Mona Adha Mukhlis Effendi Mul Yati Mustakim Mustakim Nabila Nabila Nada, Anwar Nadiya Adista Putri Nadya Paramitha Neni Purnamasari Netika Wuri Ni Komang Wisesa Subagia ni'ma lida Niluh Gede Yuliyani Nina Widiyanti Nisa Yustiana Nita, Risva Novitri Hidayati Nur Anggraini Nur Anita Sari NUR HASANAH Nur Widiati Nurhayati Nurhayati Nurhayati . Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nurhayati nurhayati nurhayati Nurul Alliah Okta Setiawan Permata Sari, Dian Pribadi, Firmando Agung Prisma Akbar, Lalu Purwantiningsih, Ary Putri Agustina Cahaya Negara PUTRI HANDAYANI Putri Sujatmi Rahma Isnawati Ramadhan Hidayattulloh Ranissa Delafini Ratu Ajeng Dewi Mawarni Reni Anggraini Rentika Oktapiani Retno Maya Sari Reza Wahyuni Ridho Hidayat RIDWAN SANTOSO Rifki Ramzan Adi Putra Rika Emilda Rika Warnita Rini Setiyowati Rino Pangesti Ririn Izzati Pangestuti Riska Ardilla Riska Dewi Anggraini Riski Lovi Patra Riskiya Dina Paramita Rismawati Silalahi Risna Wati Risva Nita Riyanti Riyanti Riyanti riyanti Rohimin Rohimin Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Rohman Rosilayati Rosilayati RR. Ella Evrita Hestiandari Sabiliun Muttaqina, Martines Sandika Putra Sari, Chika Tiara Selvia Oktaria Septa Febriani septia agustina Septia Lestari, Indah Septiana Kurniasih Septri Yanti Serli Serli Sharastuti, Lintang Sharastuti, Lintang Sidik Puryanto Siswahyudianto Siswanto, Edi Siti Rahmadina Sonia Elisya Febriana Sri Endarlina Sri Harnita Sri Lestari Suci Daniati Sugeng Widodo, Sugeng Widodo Sumardi, Lalu Suri Gelsi Oktasia Susiati . Susilo Susilo Syamsa, Nabila Tantri Puji Astuti Tara Lioni Teki Prasetyo Sulaksono Tessya Cynthia Pertiwi Tori Seldesani Tri Ardila Tri Ardila, Tri Tri Lestari Tri Suci Bintari Putri Tri Yukanti Trio Saputra Tubagus Ali Rahman Puja Kusuma Tuty Handayani Vianasari Vianasari vina wijaya Vini Retnowati Viola Indora Virda Septiani Wahyudin Noe, Wahyudin Wardani Wardani Wayan Sinta Wati Wegi Aprianto Weni Indrawati Widya Pengestu Ningrum Wiji Riyani Wita Herlina Yasmin Hussein Yesi Eka Pratiwi Yesi Surya Resita Yogi Pratama Yos Sudarso Yosia Manurung Yuafiyaka Fika YUDI IRAWAN Yudista Meli Henani Yuli Kurnia Yuliatin yuliatin Yumanda, Dika YUNI ASTUTI Yuni Suryani Yunia Rahma Utami Yusan Elpriani Simanjuntak Zeli Mona Duna Zumrawi Zumrawi ⁠Abdul Halim