p-Index From 2021 - 2026
9.195
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Torani Journal of Fisheries and Marine Science Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Jurnal Pertanian Terpadu RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya JPK (Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan) Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal of Health Policy and Management IJMS - Indonesian Journal on Medical Science Manuju : Malahayati Nursing Journal YUME : Journal of Management PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Journal of Nonformal Education and Community Empowerment Jurnal Smart Keperawatan Sang Pencerah: Jurnal Ilmiah Universitas Muhammadiyah Buton Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan UTAMAX : Journal of Ultimate Research and Trends in Education Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Kebidanan Indonesia Avicenna : Journal of Health Research Jurnal Pengabdian Kesehatan Infokes : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Community Empowerment PROFESI (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian JOELS: Journal of Election and Leadership Window of Community Dedication Journal Jurnal Kesehatan Tambusai Kosala : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Keperawatan Florence Nightingale Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Indonesian Collaboration Journal of Community Services (ICJCS) As-Sidanah : Jurnal Pengabdian Masyarakat International Journal of Multidisciplinary Research and Literature (IJOMRAL) Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesian Journal on Medical Science (IJMS) International Journal of Public Health Excellence (IJPHE) ELOQUENCE: Journal of Foreign Language Prosiding University Research Colloquium Public Health and Safety International Journal (PHASIJ) Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia International Journal of Community Service (IJCS) ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Sciences of Pharmacy Gaster Prosiding Seminar Informasi Kesehatan Nasional Journal of Applied Plant Technology Setyaki : Jurnal Studi Keagamaan Islam TRIAGE Physio Journal GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Bagi Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH PADA REMAJA MELALUI METODE COUNTER OF CLINIC-BASED DAN COMMUNITY EMPOWERMENT Maryatun -; Indarwati -; Dyah Rahmawati
Jurnal Infokes Vol 4 No 2 (2014): SEPTEMBER 2014
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v4i2.74

Abstract

Latar Belakang :  Informasi dan pelayanan KRR yang tepat, remaja terbantu untuk mengenali dirinya sendiri maupun hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan reproduksinya. Akhir akhir ini pergeseran  perilaku yang mengarah ke negatif telah merambah hingga remaja SMP. Seperti hasil studi pendahuluan kami terhadap beberapa SMP swasta  yang  ternyata  perilaku  siswanya  sudah mengkhawatirkan dan perlu segera diambil sikap  pencegahan  agar jangan sampai  terjerumus lebih jau. Berdasarkan fenomena tersebut  dibutuhkan informasi positif yang mampu menyeimbangkan informasi-informasi pemicu tadi sehingga remaja memiliki bekal yang membuat remaja  mampu menentukan sikap terhadap keputusan-keputusan yang berkaitan dengan masalah perilaku seksual. Tujuan. Pengabdian masyarakat  melalui  hibah dari DIKTI   dilakukan dengan workshop KRR bagi Remaja SMPsebagai  teman  sebaya bertujuan untuk 1) memberikan  pengetahuan dan ketrampilan  tentang KRR. 2) memberdayakan  guru SMP  sebagai  pendamping  teman  sebaya  dalam  menstransfer  informasi tentang KRR, 3) dan melatih  siswa sebagai teman sebaya  serta  guru pendamping agar  trampil  dalam  mendampingi siswa  dalam menstransfer pengetahuan  tentang KRR. Metode : worshop dengan  role  play konseling KRR oleh siswa  dan guru.  Hasil; Ada peningkatan pengetahuan  remaja dan guru tentang KRR, remaja  mampu mempraktekkan  cara  mendampingi teman dalam menstransfer informasi ttg KRR. Simpulan. Setelah Siswa sebaya dilatih tentang KRR ada perubahan pengetahuan dan sikapnya  dalam permasalahan  tentang  seks bebas, Guru setelah  diberdayakan  dalam  kegiatan  worshop KRR  ada  komitmen  bersama  dengan  guru lain dan  pimpinan  sekolah  untuk  terus  melanjutkan kegiatan transfer pengetahuan KRR.Key word : Counter of Clinic-Based, KRR
PELAKSANAAN RUJUKAN PERSALINAN DAN KENDALA YANG DIHADAPI Indarwati -; Wahyuni -
Jurnal Infokes Vol 4 No 1 (2014): FEBRUARI 2014
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v4i1.82

Abstract

Introduction; The result ofintroduction there are some difficulties referring to patients, such as family misunderstanding, patient’s fear of caesarean operation and financial problem for hospital that costly expense.  Objective ; this study is to examine the ability of midwives to carry out the patient referral,  The target to be achieved is to get a real picture whether its implementation is appropriate to BAKSOKU standard or not. Methods; Qualitative research in the form of phenomenological approach.in-depth interviewing with midwives who had referred patients childbirth, and triangulation was done by a chairman of IBI, between thehead of Child and Maternal  Health Department and several midwives  who accept  the patient’s  referral in hospitals. Result shows the majority of midwives have not implemented the patient referral according to BAKSOKU standard and midwives assistance during referring mostlymade only for significant conditions.. Finally, midwives difficult to find proper transportation for patients who live in the suburbs. Conclusion : the majority of midwives have not implemented the patient referral according to BAKSOKU standard and midwives assistance during referring mostlymade only for significant conditions.Key words: Maternal ,Refferral
KARAKTERISTIK REMAJA NIKAH MUDA DI DESA BRENGGOLO JATIROTO WONOGIRI Sulistyorini -; Indarwati -
Jurnal Infokes Vol 2 No 1 (2012): Volume II, Nomor 1 Agustus 2012
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/infokes.v2i1.133

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia pernikahan dini berkisar 12-20% yang dilakukan oleh pasangan baru. Usia pernikahan dini rata-rata antara 16-20 tahun. Secara nasional pernikahan dini dengan usia pengantin di bawah usia 16 tahun sebanyak 26,95%. Tujuan dari penelitian: mengetahui karateristik remaja nikah muda di desa Brenggolo kecamatan Jatiroto kabupaten Wonogiri. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan konsep deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Deskriptif kuantitatif bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik secara umum dan deskriptif kualitatif untuk mengkaji lebih mendalam alasan nikah muda. Teknik sampling dengan menggunakan snow ball sampling dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Hasil penelitian: Persentase tingkat pendidikan sebagian besar dengan pendidikan rendah, yaitu lulusan SMP dengan umur rata-rata 18 tahun. Keadaan sosial ekonomi rata-rata dengan pengehasilan Rp. 500.000,- sampai Rp. 1.000.000,- dengan pekerjaan sebagai petani. Penyebab pernikahan usia muda adalah pengaruh sosial budaya (lingkungan), ekonomi, dan kenakalan remaja. Kata Kunci : Nikah muda, Remaja
APLIKASI DIGITALIS SEDERHANA DALAM UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN PADA KADER KESEHATAN DI DESA JETIS KABUPATEN SUKOHARJO Maryatun maryatun; Sri Widodo; Suparmi Suparmi; Indarwati Indarwati
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2020): ADIWIDYA
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v4i2.3942

Abstract

Latar Belakang : Kader kesehatan adalah seseorang yang dekat dengan masyarakat dan mebantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kelurahan Jetis terdapat 75% kader adalah rumah tangga yang memiliki pekerjaa tidak tetap, sedangkan sebagai petugas kader kesehatan tidak mendapatkan upah dan hanya diberikan reward untuk periksa kesehatan gratis ke puskesmas sehingga kondisi ini memprihatinkan bagi kesejahteraan kader. Kader kesehatan kelurahan Jetis selama ini hanya membantu mengelola jajanan tradisional dan tidak menjadi penjual jajanan tersebut, tetapi ada kader yang sudah memiliki usaha sendiri tetapi belum memanfaatkan internet atau online. Tujuan : melakukan pembinanaan kader dalam peningkatan pengetahuan dan ketrampilan kader dalam bidang kesehatan pelayanan sederhana perlunya melakukann pembinanaan dalam bidang perekonomian sebagai upaya membantu berdirinya usaha yang dikelola oleh kader bersama-sama secara mandiri. Metode : Pelaksanaan kegiatan meliputi 4 tahap yaitu (1). Pelatihan kader dalam bidang perkenomian, (2). Melatih kader dalam menggunakan aplikasi dalam pemasaran online bisnis, (3). Memberikan tantangan untuk kader dalam pembuatan jajanan sehat yang dapat dikembangkan sehingga meningkatkan pendapatan, (4). Memotivasi dan melakukan pendampingan untuk meningkatkan pendapatan melalui usaha mereka sendiri. Hasil : 55% kader kesehatan dapat menggunakan aplikasi yang dapat membantu mengelola data posyandu tetapi dapat dijadikan tempat untuk memasarkan dari usaha mandiri kader sehingga dapat meningkatkan perekonomian kader. Kesimpulan : Kegiatan PPDM dengan 4 (empat) tahap dalam meningkatkan Kesejahteraan kader kesehatan Kelurahan Jetis dapat ditingkatkan melalui usaha mandiri dengan strategi marketing yang baik yaitu melalui internet atau online.Kata Kunci : Kader Kesehatan, reward, ekonomi, aplikasi, online.
Parents Role In Optimizing Independence Children With Special Needs In Surakarta Kanthi Suratih; Erindra Budi Cahyanto; Indarwati Indarwati; Annisa Andriyani
Jurnal Smart Keperawatan Vol 9, No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Karya Husada Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34310/jskp.v9i1.609

Abstract

The number of Children with Special Needs (ABK) in Indonesia reaches 4.2 million people aged between 5 to 14 years or school age. Children with special needs who are born in less than optimal mental and physical conditions certainly make parents sad, unprepared and unable to accept them for various reasons. Moreover, the reason for embarrassing the child as a result is not a few who then treat the child less well and ignore efforts to make the child more independent. Independence will create a positive impact on children's development, so efforts to educate independence are taught to children as early as possible which is synchronized with the child's abilities. The independence of ABK is taught by parents and families who play a role in nurturing, guiding and helping direct children so that they can become independent individuals. Objective: To determine the correlation of parental gait to the level of independence of ABK Surakarta City. This research is a quantitative study, with a cross sectional approach, 60 respondents using the total population method. This research instrument means a questionnaire, the analysis uses the chi square statistical test. The results of the study: bivariate test of parental gait with a level of independence using a chi square p value of 0.006. Conclusion: there is a significant relationship between the role of parents and independence in children with special needs in Surakarta City. Keywords: children with special needs; independence; parents' gaitORANG TUA BERKIPRAH DALAM MENGOPTIMALKAN KEMANDIRIAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SURAKARTAABSTRAK Jumlah Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) di Indonesia mencapai angka 4,2 juta jiwa yang berusia antara 5 sampai 14 tahun atau usia sekolah. Anak berkebutuhan khusus yang lahir dalam keadaan  mental  dan fisik yang kurang optimum tentunya membuat orang tua sedih, tidak siap serta  tidak mampu menerimanya berbagai alasan. Terlebih lagi alasan membuat malu sebagai akibatnya tidak  sedikit yang kemudian memperlakukan anak tadi secara kurang baik dan mengabaikan usaha-usaha untuk membuat anak menjadi lebih mandiri. Kemandirian akan menciptakan dampak yang positif bagi perkembangan anak, maka usaha mendidik kemandirian diajarkan pada anak sedini mungkin yang disinkronkan dengan kemampuan anak. Kemandirian ABK diajarkan oleh  orangtua  dan keluarga yang berperan dalam mengasuh, membimbing serta membantu mengarahkan anak supaya dapat menjadi pribadi yang mandiri.Tujuan: mengetahui korelasi kiprah orangtua terhadap tingkat kemandirian para ABK Kota Surakarta.  Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional, responden penelitian sebesar 60 responden memakai metode total populasi. Instrumen penelitian ini artinya kuesioner, analisis menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian: uji bivariate kiprah orangtua dengan tingkat kemandirian  menggunakan chi square p value 0,006. kesimpulan: ada hubungan yang significant antara peran orangtua dengan kemandirian pada anak berkebutuhan khusus di Kota Surakarta . Kata kunci : anak berkebutuhan khusus , kemandirian, , kiprah orang tua 
Analisa Faktor Kinerja Kader Jumantik dalam Pemberantasan DBD di Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta Indarwati - STIKES ‘Aisyiyah Surakarta; Haryanto Prayitno
Indonesian Journal on Medical Science Vol 3 No 2 (2016): IJMS - 2016
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.214 KB)

Abstract

Abstract: Dengue fever is one of the most infectious diseases in the world. In Indonesia morbidity DBD always increase, DBD also remains a seriousproblem inCentral Java and based on data from the Health Department GambirsariSurakarta Health Center ranked first case due to dengue. Analyzing the relationship between the characteristics, perceptions and attitudes cadresjumantik performance in combating dengue inGambirsari health centers KadipiroVillage Surakarta. Analytic survey research with cross sectional. Sampling with cluster random sampling technique, with a total sample of 81 respondents, while research instruments using questionnaires. Bivariate analysis using tau Kendal test and chi square test and multivariate analysis using multiple linear regression test. Results of analysis of bivariate relationship between the characteristics, perceptions and attitudes with the performance result, age (p=0.483), the background jobs (p=0.251), education level (p= 0.033), perception (p=0.026) and attitude (p= 0379 and the results of multivariate analysis partially between the level of education (p=0.105) and perception (p=0.032). There is a relationship between level of education and perception of cadres jumantik with the performance, in partial perception is more influential than the educational level of the performance of cadres in eradication of dengue fever in the region of Kadipiro Village Surakarta city gambirsari health centers.Abstrak: Demam berdarah merupakan salah satu penyakit infeksi terbanyak didunia. Diindonesia angka kesakitan DBD selalu mengalami peningkatan, DBD juga masih menjadi permasalahan serius Provinsi Jawa Tengah dan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta Puskesmas Gambirsari menduduki urutan pertama kasus akibat DBD. Menganalisa adanya hubungan antara karakteristik, persepsi dan sikap kader jumantik dengan kinerja kader jumantik dalam pemberantasan DBD di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta. Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji Kendall tau dan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan uji Regresi Linier Berganda. Hasil analisa bivariat hubungan antara karakteristik, persepsi dan sikap dengan kinerja diperoleh hasil, umur (p=0.483), latarbelakang pekerjaan (p=0.251), tingkat pendidikan (p=0.033), persepsi (p=0.026) dan sikap (p=0.379) dan hasil analisa multivariat secara parsial antara tingkat pendidikan (p=0.105) dan persepsi (p=0.032). Ada hubungan antara tingkat pendidikan dan persepsi kader jumantik dengan kinerja, secara parsial variabel persepsi lebih berpengaruh dibandingkan dengan tingkat pendidikan terhadap kinerja kader dalam pemberantasan DBD di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta.Kata Kunci : Karakteristik, persepsi, sikap, kinerjaAbstract: Dengue fever is one of the most infectious diseases in the world. In Indonesia morbidity DBD always increase, DBD also remains a seriousproblem inCentral Java and based on data from the Health Department GambirsariSurakarta Health Center ranked first case due to dengue. Analyzing the relationship between the characteristics, perceptions and attitudes cadresjumantik performance in combating dengue inGambirsari health centers KadipiroVillage Surakarta. Analytic survey research with cross sectional. Sampling with cluster random sampling technique, with a total sample of 81 respondents, while research instruments using questionnaires. Bivariate analysis using tau Kendal test and chi square test and multivariate analysis using multiple linear regression test. Results of analysis of bivariate relationship between the characteristics, perceptions and attitudes with the performance result, age (p=0.483), the background jobs (p=0.251), education level (p= 0.033), perception (p=0.026) and attitude (p= 0379 and the results of multivariate analysis partially between the level of education (p=0.105) and perception (p=0.032). There is a relationship between level of education and perception of cadres jumantik with the performance, in partial perception is more influential than the educational level of the performance of cadres in eradication of dengue fever in the region of Kadipiro Village Surakarta city gambirsari health centers.   Abstrak: Demam berdarah merupakan salah satu penyakit infeksi terbanyak didunia. Diindonesia angka kesakitan DBD selalu mengalami peningkatan, DBD juga masih menjadi permasalahan serius Provinsi Jawa Tengah dan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta Puskesmas Gambirsari menduduki urutan pertama kasus akibat DBD. Menganalisa adanya hubungan antara karakteristik, persepsi dan sikap kader jumantik dengan kinerja kader jumantik dalam pemberantasan DBD di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta. Penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang responden, sedangkan instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariat menggunakan uji Kendall tau dan uji chi square dan analisa multivariat menggunakan uji Regresi Linier Berganda. Hasil analisa bivariat hubungan antara karakteristik, persepsi dan sikap dengan kinerja diperoleh hasil, umur (p=0.483), latarbelakang pekerjaan (p=0.251), tingkat pendidikan (p=0.033), persepsi (p=0.026) dan sikap (p=0.379) dan hasil analisa multivariat secara parsial antara tingkat pendidikan (p=0.105) dan persepsi (p=0.032). Ada hubungan antara tingkat pendidikan dan persepsi kader jumantik dengan kinerja, secara parsial variabel persepsi lebih berpengaruh dibandingkan dengan tingkat pendidikan terhadap kinerja kader dalam pemberantasan DBD di wilayah kerja Puskesmas Gambirsari Kelurahan Kadipiro Kota Surakarta.Kata Kunci : Karakteristik, persepsi, sikap, kinerja     
Analisis Desain Formulir Informed Consent Ditinjau dari Aspek Anatomi, Isi, dan Fisik di UPTD Puskesmas I Indarwati; Rosita Devi Anggraeni; W Wahyuni
Indonesian Journal on Medical Science Vol 9 No 2 (2022): IJMS 2022
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Kesehatan Bhakti Mulial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.609 KB) | DOI: 10.55181/ijms.v9i2.373

Abstract

The provision of health services at the Polokarto Health Center some medical procedures need an informed consent form to provide protection to patients and doctors from malpractice. Based on the preliminary study at the UPTD Polokarto Health Center, there is already an informed consent sheet but there are still elements that have not been entered.  The purpose of this study is to analyze the Informed Consent form in terms of anatomical, content, and physical aspects at the UPTD Polokarto Health Center. Descriptive type of research with a cross-sectional approach. Research instruments with observation guidelines, interviews. Research data analysis is carried out by collecting, editing, designing forms, and presenting data. The results of observations seen from the anatomical aspects of the heading and revision numbers and instructions have not been included on the Informed Consent form. Aspects of the contents of the Informed Consent form have not listed the type of information and phone number items. The physical aspects of the Informed Consent form still use 70 grams of HVS paper. Some conclusions that must be included on the informed consent form are the revision number, instructions, type of information and telephone number.
Family Emotional Support in Efforts to Improve Self-Esteem of Thlassemia Patients in Adolescent Sri Handayani; Laylatul Choiriyah; Supardi Supardi; Indarwati Indarwati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 4 No 4 (2022): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.519 KB) | DOI: 10.37287/ijghr.v4i4.1321

Abstract

The incidence of early marriage in Muaro Jambi Regency has increased. No studies have been done on the distribution pattern and the relationship between education level and early marriage in Muaro Jambi Regency. This study aimed to identify the hotspots and low spots of early marriage, and the relationship between low education level with early marriage in Muaro Jambi regency in 2021. Global and Local Analysis Moran Index is used in this study to map hotspots and low spots for early marriage. Spatial regression is used to determine the relationship between education level and cases of early marriage. This study used an ecological study approach with the unit of analysis of 155 villages in Muaro Jambi Regency. Data on early marriage was obtained from the Mauro Jambi Regency Health and Family Planning Agency (BKKBN) report. The percentage of early marriage in Muaro Jambi Regency is 22.49%. This study found a positive autocorrelation of early marriage in 14 villages that fall into the hotspots area and 11 villages that fall into the low spots area. Using the SAR model, this study also found a relationship between education level and early marriage in Muaro Jambi Regency.
Peran Orang Tua dalam Perilaku Perawatan Genitalia Eksterna saat Menstruasi pada Siswi SMP Negeri di Boyolali Annisa Citra Mashita; I Indarwati
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (750.199 KB)

Abstract

Remaja merupakan individu yang mengalami masaperalihan dari kanak-kanak menuju dewasa. Peristiwa terpenting yangterjadi pada gadis remaja adalah datangnya haid pertama yangdinamakan menarche, banyak remaja yang belum paham tentangkesehatan reproduksi khususnya cara merawat organ genitaliaeksterna saat menstruasi dengan benar. Orang tua memiliki pengaruhpaling besar terhadap perilaku anak, di sisi lain remaja merasaenggan untuk menyampaikan masalah dan mencari jawaban dariorang tuanya karena mereka menganggap hal tersebut terlalu privasiuntuk dibicarakan. Tujuan, mengetahui gambaran peran orang tuadalam perilaku perawatan genitalia eksterna saat menstruasi padasiswi SMP Negeri Boyolali. Metode; Penelitian deskriptif, dilakukanuntuk menggambarkan suatu fenomena yang terjadi di masyarakattentang peran orang tua dalam perawatan genetalia remaja saatmenstruasi. Sampling proportionate stratified random dilakukan danterambil 83 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembarkuesioner. Analisa data secara univariat. Hasil; Hasil penelitiandiperoleh bahwa 90.4% orang tua berperan baik dalam perilakuperawatan genitalia eksterna saat menstruasi, 51.8% orang tuaberpendidikan menengah, 90.4% orang tua bekerja. dan 88.0%responden berperilaku baik dalam perawatan genitalia eksterna saatmenstruasi. Kesimpulan; orang tua responden berperan baik dalamperilaku perawatan genitalia eksterna saat menstruasi, masih cukupbanyak orang tua yang belum mampu sebagai sumber informasidalam hal perawatan genetalia eksterna. Sebagian besar pendidikanorang tua adalah pendidikan menengah. Sedangkan status pekerjaanorang tua sebagian besar adalah bekerja. Responden dalamperawatan genitalia eksterna saat menstruasi dikategorikanberperilaku baik.
KARAKTERISTIK IBU DALAM PENIMBANGAN BALITA DI POSYANDU KARANGTENGAH WONOGIRI I Indarwati; Mifta Khuljanah; Endah Sri Wahyuni; M Maryatun
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (261.555 KB)

Abstract

Motivasi ibu dalam pemanfaatan posyandu balita mempunyai peran sangat besar bagi peningkatan kesehatan balita. Indikator peran ibu dilihat dari kunjungan penimbangan balita di Karangtengah terlihat rendah. Studi pendahuluan ditemukan bahwa ibu yang menimbangkanbalita sebagianbesar adalah ibu rumah tangga dengan pendidikan dasar. tujuan penelitian mendiskripsikan karakteristik dan sikap ibu dalam praktek penimbangan balita di posyandu di desa Karang tengah. Metode survey jenis penelitian deskriptip kuantitatif dengan pendekatan potong lintang dilakukan unutuk pengumpulan data, 67 sampel diperlukan dengan analisa univariat untuk mendeskripsikan variable karakteristik dan sikap ibu dalam menimbangkan balita di posyandu. Hasil sebagian besar ibu yang menimbangkan balita adalah berusia 20 hinga 35 tahun, dengan pendidikan SMA dan sebagian besar ibu rumah tangga. Hasil analisa secara deskriptif terkait sikap ibu menunjukkan bahwa mereka sebagian besar bersikap positif, sehingga bersedia datang menimbangkan balitanya ke posyandu.
Co-Authors , Suprapti , Suprapti , Wahyuni . Syamsudin Abbas, Asriani Absri, Absri Achmadi Susilo Adi Siswanto Ahmad Firdaus, Ahmad Aj, Andi Meirling Alivia Ayu Kurniawati Aminullah Aminullah, Aminullah Amir, Syahwan Alfianto Amrullah, Riyan Anjar Nurrohmah Annisa Andriyani Annisa Citra Mashita ANTON SUSANTO Anugrah, Muh. Ridha Ari Sapti Mei Leni Arindika Puspitaningtyas Arindika Puspitaningtyas, Arindika Asti Nurhayati Aulena, Desi Nadya Azzahra, Hanifah Putri Bahar, Pratiwi Baharuddin Risyak Bangkit Ary Pratama Budianto Hamuddin Cahyono, Hadi Cecep Kusmana Christiantoro, Bernandi Aprila Desyandri Desyandri Dewi Kartika Sari Dewi Kartikasari Dwi Fitriyani, Dwi Dwi Haryanta Dyah Rahmawati Edison, Gabriel Endah Sri Wahyuni Endang Sri Wahyuni Endang Sri Wahyuni erika, civi Erindra Budi Cahyanto Eska Dwi Prajayanti Faisal Oddang Fariq Azhar Giovanni, Rabibisoa Gusti, Anggi Septian Eridho Handoko, Candra Kristanto Hanifa, Fanni Hardiman Hardiman Haryanto Haryanto Haryanto Prayitno Haryeni, Haryeni Hasjim, Munira Hassan, Faez M. Hatuwe, Rahma Satya Masna Hayati, Hanifah Fajarisna Helmi, Raffiuddin Hermawati Hermawati, Hermawati Ika Silvitasari Imran Tahalua Inriati Lewa Ipa Sari Kardi Irma Nuur Rochmah, Irma Nuur Ismail Setyopranoto Iswary, Ery Ita Suryaningsi J.M, Ardhana Jajuk Herawati Jili, Arsy Qova Andi Kadir Ismail, Abdul Kaharuddin Kaharuddin, Mutahharah Nemin Kanthi Suratih Kanthi Suratih Laylatul Choiriyah Lesse Maharsie Lewa, Inriati Lina - Mariana, Lina - Lukman Lukman LUKMAN, LUKMAN Lumbessy, Salnida Yuniarti Maemunah Maemunah Mahardhani , Ardhana Januar Mala Nurilmala Maryatun maryatun maryatun Meirling, Andi Mifta Khuljanah Miratna Setyo Panghesthi Mochamad Thohiron Muh. Yasin Noor Muhammad Arfah Muhammad Sunre Munirah Hasjim Mursudarinah Mursudarinah Musfira, Musfira Naufal Dzakiy Izuddin Nazaruddin Latif Nazaruddin Latif Nazaruddin Latif, Nazaruddin Latif Nur Wulan Agustina Nurhayati Nurhayati Nurizka Ghina Afiata Nurizka Ghina Afiata Nurul Huda, Nurul Huda Oddang, Faisal Paryono Permatasari, Dian Fitri Prayitno, Haryanto Priambada, Jewine Saragih Putri Eka Hidayati Putri, Magdalena Tri Rachman, Siswati RAHMAT, DENI Rahmawatie, Diyah Ramadhani, Jessica Octavia Ratna Dewi Ratna, Hangivola Emyblonde Ratnawati Kusumaningsih Renatha, Lorenza Rini Suharni Rismayanti Rismayanti Rita Riyanti Kusumadewi Rosita Devi Anggraeni S. Suparmi Sadik, Andjarwati Safriadi Safriadi, Safriadi Sahrullah, Sahrullah Said, Ikhwan M Salim, Eman Sari, Desy Ratna Puspita Satiti, Sekar Sa’adah, Tatuk Tojibatus Shirly Kumala Sigit Setiyanto Siti Fatmawati Siti Nurjanah Siti Nurjanah Soeryaningsih, Dwie Retna Sri Handayani Sri Mulyani Sri Sutarni Sri Widodo Sri Widodo St. Nursa’adah Subagya Subagya, Subagya Sugiastuti, Fenty Sukmawaty Sukmawaty, Sukmawaty Sulistyorini - Sulton Sulton, Sulton Supardi Supardi Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Suparmi Suryadi, Agung Suryaningsih, Dwi Retna Suryaningsih, Dwie Retna Susilo, Bagas Sadam Mas Tadjuddin Maknun Takko Bandung Tanjung, Ida Liana Thohiron, Moch. Tri Joko Raharjo Tri Susilowati Triyono, M. Fajri Tuasalamony, Kurniati Umi S. Intansari Ida Savitri Laksanawati W Wahyuni W. Widaryati Wahyuddin Wahyuddin Wahyuni - Wahyuni Sakka wahyuni wahyuni Widya, Surya Ari Yulia Rohmah Fajriati Yulia Rohmah Fajriati Yuliani, Nur Fadny Yuniarti, Tri Yusuf Yusuf