p-Index From 2021 - 2026
12.33
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Diponegoro Law Journal Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia El-HARAKAH : Jurnal Budaya Islam Gamatika Lentera Hukum Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Inspiratif Pendidikan Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Nurani: Jurnal Kajian Syariah dan Masyarakat Techno LPPM Jurnal Counsellia Teras Jurnal Jurnal EMT KITA AL-MAIYYAH AKSIOLOGIYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal SOLMA Civil Engineering Journal EKONOMIS : Journal of Economics and Business PROMINE ILKOM Jurnal Ilmiah KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Shirkah: Journal of Economics and Business Jurnal Studi Ilmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Aptisi Transactions on Technopreneurship (ATT) Jurnal Sistem Informasi Kaputama (JSIK) Edum Journal TEKNOKOM : Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sistem Komputer Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law Walisongo Law Review (Walrev) Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Journal of System and Computer Engineering Jurnal Ekonomi Trend : Pemasaran, Produksi, Keuangan, SDM, Akuntansi dan Sistem Informasi Manajemen Jurnal Budaya Etnika Journal of Earth and Marine Technology (JEMT) International Journal of Engineering, Science and Information Technology Abdi Masya Poros Onim Kabanti : Jurnal Kerabat Antropologi Bima Journal : Business, Management and Accounting Journal Jurnal Teknik Mesin JIWAKERTA: Jurnal Ilmiah Wawasan Kuliah Kerja Nyata Jurnal Penelitian Budaya Az Zarqa': Jurnal Hukum Bisnis Islam East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta TECHSI - Jurnal Teknik Informatika SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Terpadu (JITPU) Jurnal Ekonomi Syariah dan Hukum Islam IRSYADUNA: Jurnal Kemahasiswaan Jurnal Riset Hukum, Ekonomi Islam, ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Politeknosain Indonesian Research Journal on Education Jurnal Keperawatan Al Maqashidi : Jurnal Hukum Islam Nusantara Mining Science and Technology Journal Equilibrium: Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Journal of Contemporary Rituals and Traditions JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah Sabangka Abdimas Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka International Applied Science JIMR : Journal Of International Multidisciplinary Research Journal of Principles Management and Bussines Callus: Journal of Agrotechnology Science PEDAMAS (Pengabdian Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Ahlussunnah: Journal of Islamic Education Jurnal Sosial Ekonomi Perikanan Jurnal Riset Ilmiah Journal of Community Empowerment Journal of Rural and Urban Community Studies An-Nisbah: Jurnal Ekonomi Syariah English Language and Literature in Education Journal (ELLINE Journal) Majalah Pengabdian Indonesia Tradition and Modernity of Humanity Alhaqiqa: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan At-Tawazun, Jurnal Ekonomi Syariah Al-Mizan : Jurnal Ekonomi Syariah Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Jurnal Pengabdian Indonesia Jurnal Green House Jurnal Pengabdian Hukum Indonesia Catalyx : Journal of Process Chemistry and Technology Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam International Journal of Culture, Religion and Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Pengetahuan Santri Mengenai Akad Wadiah terhadap Minat Menabung di Bank Syariah: (Studi Kasus Pondok Pesantren An Nur Bantul Yogyakarta) Nurhasanah, Fatim; Kurniawan, M. Arif; Jalil, Abdul
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 1 No. 1 (2022): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v1i1.190

Abstract

This research aimed to determine the effect of students' knowledge of wadiah contracts on interest in saving in Islamic banks. This research was a quantitative study with a population of santri in Islamic boarding school An Nur Bantul, Yogyakarta. This research used a sample of 50 santri respondents. Data collection techniques used online and manual questionnaires. The data analysis requirements test used was the validity test and the reliability test. The classical assumption test was the normality test, the heteroscedasticity test. And the hypothesis test was the t test and R² test. Data processing using simple linear regression analysis. The research results indicated that there was an influence of knowledge on interest in saving. Where was the knowledge of students (X) with a significant value level of 0.000 < 0.05 which was declared to have fulfilled the requirements to be a supporting variable for interest in saving (Y). The R² value of 0.665 or 66.5% which showed the value of saving interest was influenced by the knowledge of students about wadiah contracts. While the remaining 33.5% the knowledge value of students was influenced by other factors because these factors also affected the interest in saving.
Tinjauan Etika Bisnis Islam Terhadap Pengelolaan Usaha Peternakan Ayam di Desa Paweden Karangkobar Banjarnegara Fatimah, Nur; Jalil, Abdul
Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 2 No. 2 (2023): Quranomic: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IIQ An Nur Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37252/jebi.v2i2.507

Abstract

Usaha peternakan ayam broiler atau pedaging di desa Paweden Karangkobar Banjarnegara yang didirikan di tengah pemukiman penduduk, sehingga banyak dampak yang timbul dan meresahkan warga disekitarnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, studi kepustakaan dan dokumentasi Hasil dari penelitian ini adalah usaha peternakan ayam pedaging atau broiler yang merugikan dan meresahkan warga sekitar serta pelaksanaan usaha peternakan ayam tersebut belum sesuai dengan prinsip etika bisnis islami.
The Environmental Practices of Coastal Muslim Families from the Perspective of Fiqh al-Bi’ah El Amin, Faris; Jalil, Abdul; Fauzi, Achmad; Wahed, Abd.; Furqoni, Aminullah
Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law Vol. 7 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/al-manhaj.v7i1.19998

Abstract

Muslim families in coastal areas face complex ecological challenges stemming from marine resource exploitation, pollution, and limited environmental awareness. This study employs a qualitative empirical approach, with data collected through observation, interviews, and documentation of Muslim households in coastal communities. Data were analyzed using a descriptive-analytical method and interpreted within the framework of fiqh al-bi’ah (Islamic environmental jurisprudence). The findings reveal that while positive practices—such as the provision of household waste bins—are already in place, unsustainable behaviors persist, including open burning and sea dumping once bins are full. The availability of household waste bins serves as the primary supporting factor for pro-environmental behavior, whereas the absence of village-level Temporary Disposal Sites (TPS) and limited ecological awareness among coastal families act as major constraints. From the perspective of fiqh al-bi’ah, practices such as burning and sea dumping constitute ḍarar (harm), as they generate social problems, degrade marine ecosystems, and threaten both biodiversity and human health. This study highlights the urgent need to strengthen environmental awareness among coastal Muslim families through religious-ethical frameworks to ensure ecological sustainability.
Penerapan teknologi energi surya dan sosialisasi energi hijau di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Jalil, Abdul; Suaib, Eka; Erdani, Yuliadi; Rachim, Muhamad Fathur; Susilawati, Fera Tri; Simanjuntak, Raja Agung Hasudungan; Badia, Bahdin Ahad; Yusuf, Muhammad; Larobu, Feliks Eldad; Darwis, Mardis
KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 9, No 1 (2026): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/kacanegara.v9i1.2981

Abstract

Inisiatif penerapan teknologi energi surya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Halu Oleo (FISIP UHO) merupakan langkah strategis mendukung keberlanjutan lingkungan melalui energi hijau dan pengurangan ketergantungan terhadap energi fosil. Kegiatan diawali dengan pemasangan lampu jalan tenaga surya di area kampus, yang menggunakan lampu ber-efikasi tinggi untuk pencahayaan optimal tanpa konsumsi listrik konvensional. Tahap selanjutnya adalah sosialisasi energi hijau kepada civitas akademika guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya energi terbarukan. Diskusi dalam sosialisasi menghasilkan pembentukan tim peneliti untuk menilai implementasi kebijakan energi hijau di Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara FISIP UHO dan Politeknik Tridaya Virtu Morosi (PTVM) tentang dukungan penelitian di bidang energi hijau. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berkontribusi terhadap penghematan energi dan peningkatan pemahaman masyarakat kampus, serta berpotensi menjadi model percontohan transformasi kebijakan energi hijau di tingkat lokal.
Manajemen Konflik dalam Rumah Tangga Perspektif Aisah Dahlan Khonsa, Khonsa; Muhsan, Muhsan; Mamlu'ah, Aya; Jalil, Abdul
Al-Usariyah: Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol 3 No 3 (2025): AL-USARIYAH: JURNAL HUKUM KELUARGA ISLAM
Publisher : Sekolah Tinggi Dirasat Islamiyah Imam Syafi'i Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37397/al-usariyah.v3i3.860

Abstract

Pernikahan adalah pengumpulan dua insan dengan perjanjian untuk menjalankan ibadah rumah tangga bersama. Mendapatkan ketenangan dan kasih sayang dalam menjalankan sebuah pernikahan hal yang diharapkan setiap individu, namun realitanya sebuah rumah tangga tidak terlepas dari konflik, karena sejatinya pernikahan adalah bagian dari ujian di kehidupan ini, bahkan manusia terbaik Nabi Muhammad mengalami konflik dalam rumah tangganya. Peneliti memilih pendekatan kualitatif deskriptif jenis studi kepustakaan dalam melakukan penelitian. Dengan mengumpulkan data primer dari rekaman video webinar Aisah Dahlan yang diunggah di laman Youtube SUAS Video, dan data sekunder dari artikel yang kredibel, buku, jurnal ilmiah, dan referensi lainnya mengenai manajemen konflik dalam rumah tangga untuk mendukung penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor, serta akibat, dan cara mengatasi konflik dalam rumah tangga perspektif Aisah Dahlan. Hasilnya menemukan bahwa terdapat 5 faktor terjadinya konflik dalam rumah tangga: 1) Beda gender, 2) Beda watak, 3) Beda usia, 4) Beda pola pikir, 5) Beda pola asuh budaya, 6) Beda Pengendalian diri. Dampak konflik dalam rumah tangga adalah emosi. Adapun cara mengatasi konflik tersebut dengan 1) Tarik napas dan buang napas, 2) Membaca taawuz, 3) Memperbanyak istigfar, 4) Mengubah posisi, 5) Diam dan berikan sentuhan.
MERANCANG PENGEMBANGAN KURIKULUM ADAPTIF DI ERA DISRUPSI: STRATEGI TRANSFORMASIONAL UNTUK PENDIDIKAN ABAD–21 Sya’roni, Sya’roni; Jalil, Abdul; Juanda, Anda; Suklani, Suklani
Edum Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Edum Journal
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/edumjournal.v8i2.549

Abstract

Perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang masif di era disrupsi telah menimbulkan tantangan besar terhadap sistem pendidikan konvensional, terutama dalam hal relevansi dan fleksibilitas kurikulum. Kurikulum tradisional yang bersifat statis dinilai tidak lagi mampu mengakomodasi kebutuhan peserta didik abad ke-21 yang dinamis, heterogen, dan berbasis kompetensi global. Oleh karena itu, urgensi perancangan pengembangan kurikulum adaptif menjadi isu strategis yang perlu mendapat perhatian serius dari para pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi transformasional dalam merancang pengembangan kurikulum adaptif yang responsif terhadap tuntutan era disrupsi. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi pustaka dan analisis dokumen kebijakan nasional serta referensi akademik global. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum adaptif yang efektif harus didasarkan pada prinsip fleksibilitas struktur kurikulum, integrasi teknologi pendidikan, pembelajaran berbasis proyek dan kompetensi, serta pelibatan aktif multistakeholder. Selain itu, strategi transformasional dalam desain kurikulum melibatkan perubahan paradigma dari pengajaran yang berpusat pada guru menuju pembelajaran yang berpusat pada peserta didik secara kontekstual dan personal. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pelatihan guru dalam pedagogi adaptif, penyusunan kebijakan yang memberikan otonomi kurikulum pada satuan pendidikan, serta perlunya evaluasi berkelanjutan terhadap dampak implementasi kurikulum adaptif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan kebijakan pendidikan yang progresif dan berkelanjutan
Wisata Alam Topa dan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Labone Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna Rismawati, Rismawati; Jalil, Abdul
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 9 No 2 (2025): Volume 9, Nomor 2, Desember 2025
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/xb2kns57

Abstract

This research is entitled "Topa Natural Tourism and Community Welfare in Lobone Village, Lasalepa District, Muna Regency". The aim of this research is to determine the Topa Nature Tourism management system, and to determine the contribution of Topa Nature Tourism to the welfare of the Labone Village community. This research uses a qualitative descriptive method by collecting data by observing and interviewing. Data analysis by listening to interview results, writing interview transcripts, sorting data using ecotourism theory according to G Sudarto. The results of this research show that Topa Nature Tourism is managed by BUMDes administrators but is still allocated from village funds for infrastructure development, while the proceeds from levies go into the BUMDes treasury. Meanwhile, BUMDes administrators also maintain cleanliness, promote tourist attractions on social media, and arrange portal and parking schedules. Topa Nature Tourism's contribution to the community in Labone Village is expanding employment opportunities in the form of selling, renting tires and duck boats, and maintaining parking and portals so that it can increase the income of the people of Labone Village, Lasalepa District, Muna Regency
Pengaruh Komposisi Cocopeat Baru dan Bekas pada Pertumbuhan dan Produksi Tembakau Na-Oogst dalam Sistem Hidroponik Tetes Suherman, Suherman; Ibadah, Irzatul; Hariyanto, Dwika Nano; Ardani, Moh; Jalil, Abdul; Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 14 No. 1: Januari 2026
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v14i1.281

Abstract

Tembakau Na-Oogst merupakan tanaman bernilai ekonomi tinggi yang memerlukan media tanam dengan retensi air dan aerasi optimal untuk pertumbuhan vegetatif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh berbagai proporsi cocopeat baru dan bekas terhadap pertumbuhan tanaman pada sistem hidroponik tetes. Penelitian dilaksanakan di Bondowoso, Jawa Timur (±250–300 m dpl) menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktor tunggal dengan enam perlakuan: M0 (100% cocopeat baru), M1 (80% baru + 20% bekas), M2 (50% baru + 50% bekas), M3 (20% baru + 80% bekas), M4 (100% cocopeat bekas halus), dan M5 (100% cocopeat bekas serat), dengan lima ulangan. Parameter pengamatan meliputi tinggi tanaman, diameter batang, lebar daun, dan kadar air media. Hasil menunjukkan bahwa media M3 dan M4 mendukung pertumbuhan terbaik (tinggi batang 119,4–119,8 cm; diameter 1,83 cm; lebar daun 27,9–28,5 cm). Cocopeat bekas mampu mempertahankan kadar air stabil (78,0–80,0%) untuk mendukung perkembangan akar dan ekspansi jaringan. Temuan ini menegaskan bahwa cocopeat bekas, baik campuran maupun digunakan penuh dengan tekstur halus, efektif digunakan kembali sebagai media tanam hidroponik.
PERSEPSI PENONTON TERHADAP COSPLAYER PADA EVENT COSPLAY DI KOTA KENDARI Amalia, Rizky Nur; Suyuti, Nasruddin; Jalil, Abdul
Jurnal Budaya Etnika Vol. 9 No. 2 (2025): POTRET BUDAYA TRADISI DAN MATERI LOKAL DAN GLOBAL PADA MASA KONTEMPORER DI INDO
Publisher : Institute of Indonesia Arts and Culture (ISBI) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/jbe.v9i2.4315

Abstract

Abstrak: Di era globalisasi dan kemajuan teknologi, budaya populer Jepang seperti anime, manga, dan cosplay dengan cepat menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal ini memicu tumbuhnya komunitas penggemar di Kota Kendari yang aktif menggelar event cosplay sejak 2012. Cosplay menjadi media ekspresi diri, kreativitas, dan identitas sosial, namun memunculkan beragam persepsi di masyarakat, dari yang menganggapnya seni hingga yang melihatnya aneh. Setelah pandemi, aktivitas cosplay kembali marak dan menarik perhatian publik. Oleh karena itu, penting untuk mengkaji persepsi penonton terhadap cosplayer serta faktor yang memengaruhinya, mengingat hal ini dapat memengaruhi penerimaan subkultur tersebut di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi penonton terhadap cosplayer pada event cosplay di Kota Kendari serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif etnografi dengan teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap delapan informan yang terdiri dari anggota komunitas cosplay, penonton, dan panitia event. Data dianalisis dengan menggunakan teori Interaksionisme Simbolik oleh George Herbert Mead (1934) melalui tahap kategorisasi fenomena, pelabelan kategori, hingga penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran persepsi masyarakat dari yang awalnya menganggap cosplay aneh menjadi lebih positif seiring meningkatnya intensitas event cosplay dan interaksi langsung antara cosplayer dan penonton. Kini cosplay dipandang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai seni, kreativitas, dan ekspresi identitas yang diterima dalam masyarakat Kota Kendari. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa cosplay di Kota Kendari kini semakin diterima sebagai bagian dari seni, kreativitas, dan ekspresi identitas, seiring meningkatnya pemahaman dan interaksi masyarakat dengan para cosplayer. Oleh karena itu, disarankan agar event cosplay terus difasilitasi dan melibatkan berbagai elemen masyarakat guna memperkuat penerimaan sosial, sekaligus mengedukasi publik tentang nilai positif di balik budaya populer ini. Kata kunci: cosplay, persepsi penonton, budaya popular, anime, manga Abstract: In the era of globalization and technological advancement, Japanese popular culture such as anime, manga, and cosplay has quickly spread to various countries, including Indonesia. This has sparked the growth of a fan community in Kendari City, which has been actively holding cosplay events since 2012. Cosplay has become a medium for self-expression, creativity, and social identity, but it has also given rise to various perceptions in society, from those who consider it art to those who see it as strange. Following the pandemic, cosplay activities have resurfaced and gained public attention. Therefore, it is important to examine audience perceptions of cosplayers and the factors influencing them, as this can impact the acceptance of this subculture in society. This study aims to identify and describe audience perceptions of cosplayers at cosplay events in Kendari City, as well as the factors influencing these perceptions. This study employs a qualitative ethnographic method using participatory observation and in-depth interviews with eight informants consisting of cosplay community members, spectators, and event organizers. Data were analyzed using George Herbert Mead's (1934) Symbolic Interactionism theory through the stages of phenomenon categorization, category labeling, and conclusion drawing. The results of the study indicate a shift in public perception from initially viewing cosplay as strange to a more positive outlook as the intensity of cosplay events increases and direct interaction between cosplayers and spectators grows. Today, cosplay is not only seen as entertainment but also as art, creativity, and a form of identity expression accepted within the community of Kendari City. Based on this, it can be concluded that cosplay in Kendari City is increasingly accepted as part of art, creativity, and identity expression, alongside growing public understanding and interaction with cosplayers. Therefore, it is recommended that cosplay events continue to be facilitated and involve various community elements to strengthen social acceptance while educating the public about the positive values behind this popular culture. Keywords: cosplay, audience perception, popular culture, anime, manga
Negotiating Ritual Authority and Non-Binary Leadership: The Bissu of Bugis Society in Contemporary Religious and Cultural Landscapes Mahyuddin, Mahyuddin; Aminah, Sitti; Nurkidam, A.; Jalil, Abdul
Journal of Contemporary Rituals and Traditions Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jcrt.1474

Abstract

Purpose: This study aims to examine how the Bissu, as non-binary ritual leaders in Bugis society, sustain their identity and ritual authority amid shifting religious, cultural, and political landscapes. Method: The research adopts a qualitative approach using a phenomenological orientation. Data were collected through in-depth interviews with Bissu practitioners, community members, and government representatives, complemented by participant observation of rituals and cultural performances in Segeri, Pangkajene and Kepulauan (Pangkep), South Sulawesi. Data analysis was conducted through thematic and narrative techniques to identify recurring patterns related to lived experiences, adaptation strategies, and transformations of ritual authority. Findings: The findings reveal three main patterns. First, the Bissu experience a weakening of social recognition accompanied by stigma and economic vulnerability, despite their continued visibility in cultural events. Second, they actively employ religious and cultural adaptation strategies, integrating Islamic practices such as prayer, Barzanji recitation, and pilgrimage alongside traditional rituals. Third, Bissu ritual authority is being redefined from sacred, community-based leadership toward more symbolic and institutionally mediated roles, particularly through government-sponsored cultural and heritage programmes. Implications These findings contribute to debates on non-binary indigenous leadership by demonstrating that ritual authority is shaped not only by cosmology but also by institutional and political arenas where recognition is negotiated. Practically, the study suggests that cultural and local government policies should move beyond event-based recognition toward more sustainable support that enables the Bissu to maintain ritual roles within their communities. Originality: This study offers an original, voice-driven account grounded in Bissu narratives and direct observation, moving beyond symbolic or historical analyses. It introduces a two-level model of adaptation and conceptualises ritual authority as a dynamic process of contemporary negotiation rather than a fixed traditional status.
Co-Authors A. Nurkidam A. Syatir Sofyan Abd. Wahed Abdul Haq Syawqi Abdul Latief Arda Achmad Fauzi Aflah, Kuntarno Noor Agung Prasetyo Agustia, Inayati Ahmad Muchlis Aji, Angga Asteriasti Akhmad Marhadi Alias Amandasari, Srimelni Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amiruddin Amsyah, Antomy Ananda, Pio Tifar Anda Juanda Andani Achmad Anggara, Rhoby Anisa Ardani, Moh Ardiansyah, M. Virzy Arfiandi, Joni Aries Saifudin Arum, Laras Sekar Ashmarita, - Athoillah, Muhammad Hikam Azis, St. Aminah Azzaini, Alvan Maulana azzarqa, azzarqa Azzayni, Alvan Maulana Bahdad, Bahdad Bainudin, Bainudin Bangun, Cicilia Buana , Gita Arum Budi, Hasiun Cut Linda Marheni Danial Darwis, Mardis Defi, Sry Dewi Lestari Dewi Rembulan diana, Rahma Didik Warasto, Didik Dwiansyah, Ipung Eddy Winarno, Eddy Efendi, Bagus Eka Suaib, Eka El Amin, Faris Erens Elvianus Koodoh, Erens Elvianus Erna Erna, Erna Erniyawati Mustaqomah, Erniyawati Erwin Hafid Fahla, Adam Fahmi Khumaini Fatana, Ahmad Fathur Rachim, La Ode Muhamad Febriyanto, Adi Feliks Eldad Larobu Firdaus, Muh Fitrah, Moh. Chairil Fitriyah, Siti Magfirotul Freebody, Kelly Furqoni, Aminullah Gamsir, Laode Abdul Graha Nur Pradoni, Lingga Gunawan, Risal Hariyanto, Dwika Nano Hasanah, Siti Nihayatul Hasbi, Hudaini Hasnah Faizah AR Hasniah Hasniah Hasria Hasria, Hasria Hastjarjo, Sri Hasudungan Simanjutak, Raja Agung HASYIM, ZOHRAH Herman Fithra Hidayah, Irna Hidayah, Noor Riefma Hidayat, Suhidra Hidayatillah, Fajrul Ibadah, Irzatul Ichsannudin, Ichsannudin Idaman Idaman Iftitah, Iftitah Ilmi, Ghulam Hadist Ulil Irmawanti, Irmawanti Iskandar, Irmawaty Jaya, Sarlan Adi Jers, La Ode Topo Jufriza, Jufriza Jura, Suwatri Kasnelly, Sri Khonsa, Khonsa Koodoh, Erens E. Kurniawan, M. Arif Kustiyono, Kustiyoni La Acok, La Acok La Ode Topo Jers Laili Nur Hidayati, Laili langaja, Amin Lathifah, Lathifah Laxmi, Laxmi Luthfi, H. Ahmad Luthtiansyah, Luthtiansyah M Derajat Amperajaya M. Haris Hidayatulloh Mahardika, Hanief Ilma Mahyuddin Mahyuddin Maizuar Maizuar Majid, Baidhowi Makkajareng, Nizar Fauzan Malarangan, Hilal Mamlu'ah, Aya Mamlu’ah, Aya Mangatur Sinaga Masri Masri Moharom, M. Syahfril Muhammad Amri Muhammad Risal, Muhammad Muhammad Yusuf Muharom, Lutfi Ali Muliati Muliati, Muliati Munawaroh, Faridatul Munif, Achmad Abdul Nasution, Angelica Vanessa Audrey Natalis, Aga Nentalea, Nentalea Nugroho, Budi Sulistiyo Nur Ali Amri, Nur Ali Nur Fatimah Nurfitriani Nurfitriani, Nurfitriani Nurhasanah, Fatim Nurhidayah Rahman Nuriatullah Nuriatullah Nurtikawati Okto, Ali Pratiwi, Zahru Wilda Prima, Aldi purwanti, rina Putra, Fachrizal Cesar Putra, Muhammad Idris Putri Putri, Putri Rachim, La Ode Muhamad Fathur Rachim, Muhamad Fathur Radhi, Fadlon - Rahmadhanisa, Novita Anggi Rahman, La Rahmat Hidayat Rahmatullah Rahmatullah Rahmawati, Ulva Badi’ Ramadhani, Syarifah Fitrah Rambak, Ezra Pasereng Ramli Ratnawati Ratnawati Reni Rahmadewi, Reni Ridha, Taufik Rifani, Endang Ririn Fauziyah Rismawati Rismawati Risna Mosiba Rizki Amalia Rizky Nur Amalia Roesfiansjah Rasjidin Rohmawati, Ulva Badi' Rozi Saferi, Rozi Rusanti, Ega Safitri, Lian Sahibu, Supriadi Said Jalalul Akbar Sara Septiana Sari, Novi Yulanda Septiani, Debi Siagian, Paulus Reinhard Silma Bilqista, Nabila Simanjuntak, Raja Agung Hasudungan Siswanto Siti Amaroh Sitti Aminah Sofiannur, Sofiannur Sofyan, Syaakir St. Aminah Suarning Sudirman Suherman, Suherman Suklani Suparno Suparno Supriadi Surahman, Bambang Suroso, Bejo Suryana, Syarifah Susilawati, Fera Tri Susilawati, Susilawati Suswadi Suteki, Suteki Suyuti, Nasruddin Syafaat, Muhammad Syahputra, Wahyu Nurkholis Hadi Syarafuddin, Muhsan Sya’roni, Sya’roni Taman Ginting, Taman TAMRIN, MUH. Tamsila, Ulfa Teti Desyani Theresia Marpaung, Theresia Trihadi, Wanda Tripama, Bagus Udji, Affandi Ulva Badi' Rohmawati Umar Umi Supraptiningsih Umran, La Ode Muhammad Utari, Prahastiwi Wahid, Muhammdan Abdul Wahyudi, Ferdian Agung Wahyudi, Muhammad Iwan Wahyuningsih, Pujianti Wesli Wesli Widjaningsih, Dyah Wijaya, Insan Yahya, Achdiyar Roby Yogi La Ode Prianata Yuliadi Erdani, Yuliadi Yuliani, Isna Dewi Yulius Rief Alkhaly Yuyun, Yuyun Zainal Zainal Zulkarnain Zulkarnain Zulkifli Zulkifli