p-Index From 2021 - 2026
23.406
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Kertha Semaya JURNAL MAGISTER HUKUM UDAYANA SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Jurnal Akta Jurnal Panorama Hukum TANJUNGPURA LAW JOURNAL Gema Keadilan Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal PROGRESIF: Jurnal Hukum Journal of Law Science Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan Pena Justisia: Media Komunikasi dan Kajian Hukum Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat JURNAL RECHTENS JUSTISI Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Jurnal Hukum Sasana Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Darma Agung Al-Qadha: Jurnal Hukum Islam dan Perundang-Undangan Kerta Dyatmika LEGAL BRIEF Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Belom Bahadat : Jurnal Hukum Agama Hindu JIHAD : Jurnal Ilmu Hukum dan Administrasi Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Jurnal Kewarganegaraan Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma International Journal of Research in Education (IJRE) Jurnal Warta Desa (JWD) Jurnal Hukum Sehasen Jurnal Publika Pengabdian Masyarakat Media Bina Ilmiah Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Jurnal Pengabdian Masyarakat Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Ekalaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia West Science Interdisciplinary Studies Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) West Science Interdisciplinary Studies Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Fundamental : Jurnal Ilmiah Hukum Kemas Journal:Jurnal Pengabdian masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Skema Penyelesaian Sengketa Melalui Proses Mediasi Berdasarkan Perma No. 1 Tahun 2016 Ni Kadek Candra Nanda Devi; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Kewarganegaraan Vol 6 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.222 KB) | DOI: 10.31316/jk.v6i2.3059

Abstract

Abstrak Penelitian yang dilaksanakan mempunyai tujuan guna menjelaskan bagaimana skema lengkap didalam menyelesaikan persengketaan dengan mempergunakan prosedur mediasi. Berdasarkan Perma No.1 Tahun 2016 mengenai Prosedur Mediasi dipengadilan negeri. Dalam Perma No.1 Tahun 2016 mengenai Prosedur Mediasi dipengadilan ialah hasil revisi berdasarkan Perma No.1 Tahun 2008 serta Perma No.2 Tahun 2003, dijelaskan mengenai arti mediasi ialah “langkah menyelesaikan sebuah persengketaan dengan mempergunakan tahapan musyawarah agar mendapatkan kesepakatan seluruh pihak yang mempergunakan bantuan seorang mediator”. Mediator tidak mempunyai sebuah wewenang memutuskan seperti hakim, tapi mempunyai kewenangan agar membuat perdamaian seluruh pihak yang dilibatkan dengan tidak terdapat pihak yang mempunyai perasaan di rugikan berdasarkan kesepakatan yang sudah disepakati. Takdir Rahmadi, mengemukakan bahwasanya seorang tokoh ataupun ahli hukum di Indonesia memberikan pernyataan bahwasanya mediasi ialah sebuah prosedur menyelesaikan sengketa diantara dua ataupun lebih pihak dengan mempergunakan musyawarah ataupun mufakat yang berbantuan pihak yang tidak mempunyai wewenang memutuskan serta bersifat netral. Lembaga pengadilan dipergunakan sebagai sarana guna mewujudkan tujuan peradilan yang pembiayaannya terjangkau, cepat serta sederhana dengan efisien serta efektif, yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung selaku peradilan paling tinggi di Indonesia memulai memberikan gagasan berbagai metode guna mempercepat didalam langkah menyelesaikan sengketa di Pengadilan. Sebuah gagasan yang lumayan progresif diantaranya ialah mengintegrasikan mediasi dipengadilan. Proses mediasi sendiri tersusun dari 3 tahap, yakni tahap pramediasi, tahap proses mediasi serta tahap berakhirnya mediasi. Tahap pramediasi ialah tahap awal yangmana mediatornya membuat susunan beberapa tahapan serta menyiapkannya ketika mediasi belum dilaksanakan. Tahap pelaksanaan mediasi ialah tahap yangmana seluruh pihak yang terlibat sengketa dipertemukan serta bermusyawarah didalam sebuah forum. Serta tahapan akhir yakni implementasi mediasi ialah tahap yangmana seluruh pihak melaksanakan berbagai kesepakatan yang sudah mereka sepakati bersama didalam sebuah perjanjian secara tertulis. Kata Kunci: Sengketa, Penyelesaian Masalah, Prosedur Mediasi, Mediator Pengadilan Abstract The research carried out has the aim of explaining how the complete scheme is in resolving disputes using mediation procedures. Based on Perma No.1 of 2016 concerning Mediation Procedures in district courts. In Perma No.1 of 2016 concerning Mediation Procedures in court, which is the result of a revision based on Perma No. 1 of 2008 and Perma No. 2 of 2003, it is explained about the meaning of mediation as "a step to resolve a dispute by using the stages of deliberation in order to get an agreement from all parties who use it. the help of a mediator". The mediator does not have the authority to decide like a judge, but has the authority to make peace for all parties involved with no party feeling disadvantaged based on the agreed agreement. Takdir Rahmadi, stated that a figure or legal expert in Indonesia stated that mediation is a procedure for resolving disputes between two or more parties by using deliberation or consensus assisted by parties who do not have the authority to decide and are neutral. Court institutions are used as a means to realize the objectives of a judiciary whose financing is affordable, fast and simple, efficiently and effectively, organized by the Supreme Court as the highest judiciary in Indonesia, starting to provide ideas for various methods to speed up the steps to resolve disputes in court. A fairly progressive idea is to integrate mediation in court. The mediation process itself is composed of 3 stages, namely the premediation stage, the mediation process stage and the mediation ending stage. The premediation stage is the initial stage in which the mediator makes arrangements for several stages and prepares them when mediation has not been carried out. The implementation stage of mediation is the stage where all parties involved in the dispute are met and discussed in a forum. And the final stage, namely the implementation of mediation, is the stage where all parties carry out various agreements that they have mutually agreed upon in a written agreement. Keywords: Dispute, Problem Solving, Mediation Procedure, Court Mediator
PENGADAAN TEMPAT SAMPAH SEBAGAI WUJUD IMPLEMENTASI PEMILAHAN SAMPAH DI DESA MARGA DAJAN PURI Kadek Julia Mahadewi; Ni Komang Ayu Candrawati; Ni Kadek Ika Darma Yanti; I Wayan Agus Sumartana; Ni Putu Asri Nilayanti
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2022): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v5i3.38146

Abstract

Kurangnya penyediaan lahan dan tempat sampah di Desa Marga Dajan Puri menjadi salah satu permasalahan yang telah terjadi sehingga perlu diadakan evaluasi pencegahan akan permasalahan yang terjadi agar tidak menimbulkan penyakit yang nantinya membuat masyarakat sakit. Adapun tujuan dari diadakannya Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini yaitu untuk menemukan solusi terkait permasalahan pencemaran lingkungan yang terdapat di Desa Marga Dajan Puri saat ini. Beberapa tempat tersebut yaitu di Kantor Desa Marga Dajan Puri, SD Negeri No. 1 Marga Dajan Puri dan SD Negeri No. 2 Marga Dajan Puri. Karena adanya permasalahan tersebut maka solusi yang tepat yaitu dengan diadakannya Pengadaan Tempat Sampah Sebagai Wujud Implementasi Pemilahan Sampah di Desa Marga Dajan Puri. Dalam laporan ini akan dijabarkan mengenai bagaimana fungsi tempat sampah tersebut bagi masyarakat desa sehingga dengan adanya upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dan paham dengan konsep pemilahan sampah organik dan non – organik. Metode yang dilakukan adalah dengan penyerahan secara langsung tempat sampah kepada kepala sekolah dan kepala desa, yang nantinya tempat sampah tersebut difungsikan dengan baik. Kegiatan ini diterima baik dan antusias oleh masyarakat, karena dinilai sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kebersihan lingkungan di Desa Marga Dajan Puri. Dengan demikian kegiatan ini cukup efektif dilakukan untuk mengatasi timbunan sampah yang berserakan sehingga Desa Marga Dajan Puri dapat menjadi desa yang bersih dan sehat.
KEDUDUKAN ADVOKAT SEBAGAI NEGOSIATOR SENGKETA NON LITIGASI Ni Komang Ayu Widiasari; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Warta Desa (JWD) Vol. 4 No. 2 (2022): Jurnal Warta Desa (JWD)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jwd.v4i2.191

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas peranan advokat sebagai negosiator sengketa nonlitigasi. Metode yang digunakan adalah wawancara langsung dengan narasumber. Peranan advokat di Budi Adnyana & Partners Law Firm dalam melaksanakan peraturan pemerintah republik indonesia nomor 42 tahun 2013 tentang syarat dan tata cara pemberian bantuan hukum dan penyaluran dana bantuan hukum. Dalam peraturan ini dijelaskan bahwa pemberian bantuan hukum secara nonlitigasi meliputi kegiatan negosiasi. Umumnya para pihak yang bersengketa menggunakan jasa advokat dalam penyelesaiannya. Dalam sengketa nonlitigasi advokat juga berperan sebagai konsultan, negosiator, meditor dan konsiliator.
JAMINAN KEHILANGAN PEKERJAAN BAGI PEKERJA : PERSPEKTIF PERPU CIPTA KERJA Bagus Gede Ari Rama; Kadek Julia Mahadewi; Dewa Krisna Prasada
Kertha Semaya : Journal Ilmu Hukum Vol 11 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/KS.2023.v11.i03.p19

Abstract

Pengesahan UU Cipta Kerja oleh DPR diharapkan mampu menambah lapangan kerja baru serta meningkatkan investasi yang masuk ke Indonesia, selain itu, untuk mencegah adanya peningkatan jumlah pengangguran yang tinggi, pemerintah melalui UU Cipta Kerja memberikan Jaminan Kehilangan Pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepastian hukum dan perlindungan hukum jaminan kehilangan pekerjaan bagi pekerja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Dalam penelitian ini menemukan bahwa jaminan kehilangan pekerjaan bagi pekerja telah diatur dalam PP Nomor 37 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Program JKP serta terdapat sanksi administratif bagi pemberi kerja yang tidak menyertakan pekerjanya dalam program JKP. ABSTRACT The legalization of the Job Creation Law by the People's Representative Council is expected to be able to add new job opportunities and increase investment entering in Indonesia, furthermore, to prevent a high increase in the number of unemployed, the government through the Job Creation Law provides Job Loss Guarantee. This study aims to analyze legal certainty and legal protection of job loss guarantees for workers. This study uses a normative research method with a statutory approach and a conceptual approach. In this study, it was found that job loss insurance for workers has been regulated in PP Number 37 of 2021 concerning the Implementation of the Job Loss Guarantee Program and there are administrative sanctions for employers who do not include their workers in the JKP program.
PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN KOPI DI DESA BIAUNG Ni Kadek Rika Febriyanti; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v6i1.1627

Abstract

Digital marketing atau pemasaran digital merupakan suatu bentuk usaha mempromosikan dan memasarkan sebuah merek “brand” dengan menggunakan media digital, seperti internet. Branding bertujuan agar suatu brand dari perusahaan mempunyai perencaan yang matang guna membangun atau memperbesar brand tersebut. Permasalahan terjadi Ketika UMKM Kopi di Desa Biaung belum memiliki pengetahuan tentang branding dan digital marketing yang memadai. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu pemanfaatan Digital Marketing dalam meningkatkan penjualan kopi di desa biaung, telah dilakukan upaya melalui observasi lapang, lalu dilakukan penyuluhan dan penelitian secara langung kepada pelaku usaha. Penyuluhan ini berhasil meningkatkan awareness akan pentingnya digital marketing dengan mulai dari memingkatkan branding melalui packaging dan membuat sosial media untuk memasarkan produk dari usaha. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut terkait penerapan digital marketing dalam branding dan promosi untuk usaha UMKM Kopi di Desa Biaung, agar menjadi semakain dikenal oleh masayarakat luas.
PELAKSANAAN SOSIALISASI PENGARUH GADGET PADA SISWA - SISWI SD NEGERI 1 BIAUNG KABUPATEN TABANAN Ni Wayan Indira Cahyani; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v6i1.1632

Abstract

Kemajuan teknologi sangat pesat dan semakin canggih. Banyak teknologi canggih yang telah diciptakan membuat perubahan yang begitu besar dalam kehidupan manusia di berbagai bidang. Dengan perkembangan teknologi penggunaan teknologi gadget pada saat ini tidak mengenal umur mulai dari orang dewasa hingga anak-anak usia pendidikan dasar pun sudah menggunakannya. Sehingga pengunaan gadget tersebut banyak berdampak negatif yang ditimbulkan seperti kecanduan game online, yang dapat menyababkan anak-anak lambat dalam memahami pelajaran, dan dapat menyebabkan radiasi karena terlalu sering bermain gadget. Permasalahan yang terjadi bagaimana upaya dalam mengurangi kecanduan gadget pada siswa - siswi SD Negeri 1 Biaung dan bagaimana siswa – siswi SD Negeri 1 Biaung dalam menanggapi siswa-siswi yang kecanduan gadget, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah edukasi mengenai pengaruh kecanduan gadget. Metode yang digunakan untuk memetakan permasalahan yang ada di SD Negri 1 Biaung adalah observasi lapang, lalu dilakukan penyuluhan dan pelatihan secara langsung kepada siswa – siswi SD Negri 1 Biaung. Tujuan dari pelaporan ini adalah memberikan ilmu pengetahuan dan mengimplementasikan secara nyata kepada siswa-siswi SD Negeri 1 Biaung. Penulis ingin mengajak siswa-siswi untuk dapat mengurangi kecanduan gadget dan menggunakan gadget sesuai dengan kebutuhan agar tidak menyebabkan efek kecanduan yang berdampak negatif. Hasil dari kegiatan ini adalah siswa- siswi mulai menyadari dampak dari pengaruh gadget dimasa yang akan dating dan meningkatkan minat belajar para siswa – siswi di sekolah.
PELAKSANAAN STUDY CLUB DALAM UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR DI SD NEGERI 1 BIAUNG KABUPATEN TABANAN Putu Angelina Puteri Wijaya; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v6i1.1633

Abstract

Bimbingan Belajar adalah hal yang penting dalam perkembangan hasil belajar siswa, karena tidak hanya pelajaran yang di dapat disekolah dapat menunjang hasil belajar yang baik namun bimbingan belajar memiliki dampak yang cukup berpengaruh dalam menunjang hasil belajar siswa. Biasanya Bimbingan Belajar mencakup seluruh pelajaran siswa yang didapat disekolah, berbeda dengan pendidikan dan pelajaran formal disekolah, Bimbingan belajar merupakan pendidikan non formal yang dapat dijalankan dengan lebih menyenangkan dan santai. Sehingga penerapan Bimbingan belajar untuk siswa dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran agar menjadi siswa yang lebih aktif, kreatif dan dapat menerima pelajaran sekolah dengan lebih baik. Dengan melihat bagaimana menerapkan Bahasa Inggris didalam masyarakat desa yang terbiasa menggunakan bahasa daerah? dan bagaimana antusiasme siswa siswi SDN 1 Biaung pada saat kegiatan Study Club?. Kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru, manfaat dan pemahaman lebih dalam kepada siswa siswi SDN 1 Biaung yang mereka sudah dapatkan di sekolah dan mereka mendapatkan pembelajaran tambahan yang dimana materi yang disampaikan peneliti mendapatkan hasil anak anak siswa siswi yang mengikuti kegiatan Study Club mampu memperkenalkan diri, memahami kosa kata, menjawab soal dengan baik. Dimana masyarakat di Desa Biaung terbiasa dengan bahasa daerah sehingga lupa mendalami Bahasa Internasional dan siswa siswi SDN 1 Biaung memiliki antusiasme yang tingg pada kegiatan ini dan kegiatan ini bertujuan untuk menekan kembali minat bahasa inggris terutama pada siswa siswi sekolah di Desa Biaung dan dilaksanakan pada Hari Rabu, 25 Januari di Pondok Mahasiswa KKN. Dengan menarik kesimpulan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan dengan lancar dan dilaksanakan dengan baik dengan melibatkan kurang lebih 20 siswa siswi SDN 1 Biaung dengan rentang tingkat kelas 4-6 dengan 4 mahasiswa KKN sebagai pengajar dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini ada munculnya rasa keingintahuan yang tinggi dan minat belajar bahasa inggris yang tinggi yang ditanamkan pada siswa siswi SDN 1 Biaung.
EDUKASI KEBERSIHAN LINGKUNGAN DAN MENGELOLA SAMPAH MENJADI BARANG EKONOMIS BERSAMA ECOBALI RECYCLING DI DESA BIAUNG, KABUPATEN TABANAN Komang Ayu Windayanti; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v6i1.1629

Abstract

Kebersihan merupakan situasi terbebas oleh kotoran, dapat digolongkan, polusi, sampah, serta bermacam aroma. Kebersihan lingkungan merupakan kebersihan hunian, tempat bekerja, serta bermacam tempat umum. Kebersihan lingkungan dapat diawali dengan memperhatikan kebersihan lingkungan serta pengairan, maupun membersihkan jalan disekitar permukiman oleh limbah Desa Biaung memiliki permasalahan diantaranya, yaitu apa saja hambatan yang dialami masyarakat Desa Biaung dalam menjaga kebersihan desa di Desa Biaung? dan bagaimana efektivitas adanya pemahaman masyarakat melalui sosialisasi kebersihan bersama ecoBali Recycling di Desa Biaung?, Adapun strategi yang mampu dilaksanakan yaitu edukasi mengenai kebersihan lingkungan dan mengelola sampah menjadi barang ekonomis. Prosedur dapat dipakai terkait menyelesaikan masalah mulai timbul di Desa Biaung yaitu pengamatan lapangan, serta melakukan promosi serta arahan secara langsung kepada masyarakat Desa Biaung. Adapun kolega bekerja sama terkait pelaksanaan pembelajaran program pengabdian ditujukan untuk masyarakat dengan mendatangkan narasumber yaitu ecoBali Recycling. Kegiatan penyuluhan dan pelatihan yang didapat bahwa masyarakat menjadi semakin paham akan pentingnya kebersihan sekitar dilakukan yaitu dengan mengelompokkan limbah, dan mengelola sampah menjadi barang ekonomis. Dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat mengenai kebersihan lingkungan. Dengan demikian kegiatan ini efektitif dilakukan dan disarankan agar masyarakat menindaklanjuti dari ecoBali Recycling yang telah memberikan solusi mengaktifkan bank sampah tersebut difungsikan sesuai dengan fungsinya. 
PELAKSANAAN STUDY CLUB DALAM UPAYA PENINGKATAN MINAT BELAJAR DI SD NEGERI 1 BIAUNG KABUPATEN TABANAN Putu Angelina Puteri Wijaya; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v6i1.1634

Abstract

Bimbingan Belajar adalah hal yang penting dalam perkembangan hasil belajar siswa, karena tidak hanya pelajaran yang di dapat disekolah dapat menunjang hasil belajar yang baik namun bimbingan belajar memiliki dampak yang cukup berpengaruh dalam menunjang hasil belajar siswa. Biasanya Bimbingan Belajar mencakup seluruh pelajaran siswa yang didapat disekolah, berbeda dengan pendidikan dan pelajaran formal disekolah, Bimbingan belajar merupakan pendidikan non formal yang dapat dijalankan dengan lebih menyenangkan dan santai. Sehingga penerapan Bimbingan belajar untuk siswa dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran agar menjadi siswa yang lebih aktif, kreatif dan dapat menerima pelajaran sekolah dengan lebih baik. Dengan melihat bagaimana menerapkan Bahasa Inggris didalam masyarakat desa yang terbiasa menggunakan bahasa daerah? dan bagaimana antusiasme siswa siswi SDN 1 Biaung pada saat kegiatan Study Club?. Kegiatan ini dapat memberikan wawasan baru, manfaat dan pemahaman lebih dalam kepada siswa siswi SDN 1 Biaung yang mereka sudah dapatkan di sekolah dan mereka mendapatkan pembelajaran tambahan yang dimana materi yang disampaikan peneliti mendapatkan hasil anak anak siswa siswi yang mengikuti kegiatan Study Club mampu memperkenalkan diri, memahami kosa kata, menjawab soal dengan baik. Dimana masyarakat di Desa Biaung terbiasa dengan bahasa daerah sehingga lupa mendalami Bahasa Internasional dan siswa siswi SDN 1 Biaung memiliki antusiasme yang tingg pada kegiatan ini dan kegiatan ini bertujuan untuk menekan kembali minat bahasa inggris terutama pada siswa siswi sekolah di Desa Biaung dan dilaksanakan pada Hari Rabu, 25 Januari di Pondok Mahasiswa KKN. Dengan menarik kesimpulan bahwa kegiatan ini telah dilaksanakan dengan lancar dan dilaksanakan dengan baik dengan melibatkan kurang lebih 20 siswa siswi SDN 1 Biaung dengan rentang tingkat kelas 4-6 dengan 4 mahasiswa KKN sebagai pengajar dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini ada munculnya rasa keingintahuan yang tinggi dan minat belajar bahasa inggris yang tinggi yang ditanamkan pada siswa siswi SDN 1 Biaung.
PENGADAAN PENANAMAN BIBIT SAYUR MENGGUNAKAN MEDIA POLYBAG DI DESA BIAUNG KABUPATEN TABANAN I Putu Ari Satya Widiantara; Kadek Julia Mahadewi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Keguruan dan Pendidikan (JPM-IKP) Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM-IKP)
Publisher : FKIP Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jmp-ikp.v6i1.1631

Abstract

Media tanam merupakan salah satu faktor penting yang menjadi penentu baik buruknya pertumbuhan suatu tanaman dan hasilnya. Media tanam sangat beragam jenisnya salah satunya yaitu media polybag, polybag sangatlah lumrah dalam hal pembibitan dan bertanam guna menghemat lahan pertanian. Polybag sebagai media tanam sangat banyak faktor pendukungnya antara lain mudah diperoleh dan harganya murah. Hal yang melatar belakangi pengadaan penanaman bibit sayur menggunakan media polybag ini karena adanya masalah kurangnya tata cara pengolahan lahan pertanian yang sempit di desa Biaung dan kurangnya pemanfaatan penanaman menggunakan media polybag. Program kerja ini bertujuan untuk menambah pengetahuan penduduk desa Biaung bahwa berkebun dan menanam sayuran tidak hanya dilakukan dilahan yang luas, tetapi bisa juga menggunakan media polybag guna pemanfaatan lahan kosong di halaman rumah. Dalam laporan ini akan dijabarkan bagaimana tata cara pemanfaatan atau cara penanaman menggunakan media polybag. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai manfaat polybag sebagai media tanam guna pemanfaatan lahan kosong di halaman rumah, serta diharapkan agar masyarakat dapat memahami dan merealisasikan penanaman bibit sayur menggunakan media polybag. Metode yang dilakukan adalah dengan praktek langsung penanaman bibit sayuran ke polybag bersama masyarakat di balai desa Biaung. Dengan demikian kegiatan penanaman bibit sayuran menggunakan media polybag ini cukup efekif dilakukan dan disarankan agar direalisasikan sesuai dengan fungsinya
Co-Authors A.A Sg Tyana Candra Dewi Permadi AAA. Ngurah Tini Rusmini Gorda Adi Partama, Yosia Adinda, I Gusti Ayu Sri Aditya, I Putu Nanda Diva Agung Mas Tri Wulandari Aiman, Lajuba Albinia Kireyna Amarani, Aura Ambar Mega Apriliana Amelia Gunawan, Valencia Anak Agung Ayu Intan Puspadewi Anak Agung Ngurah Mahendra Wahyu Laksana Anak Agung Sagung Vitria Maheswari Andi Arta, I Gede Angellina Mimaki, Emi Angga Aditya Rossi, I Putu Antari, Putu Eva Ditayani Ari Rama, Bagus Gede Aris Darmawan, I Made Arya, Komang Yadura Aryaningrat Agistu, Raden Ajengferennata Aura Amarani Aurelia Regina Yacob, Maria Ayu Dwi Purnami, Ida Ayu Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Prisma Ayu Putri Ningsih, Ni Komang Ayu Sukma Maheswari Dewi, Anak Agung Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Gede Ari Rama Bagus Suarjana, I Komang Budiana, I Nyoman Cindy Astiti, Ni Kadek Daffa Ukilarizqi, Muhammad Dewa Ayu Putri Sukadana Dewa Ayu Putri Sukadana Dewi, I Gusti Ayu Dilla Susmita Dewi, Ni Made Cantika Kumala Dhilon, Hilgi Mafia Dinata, Kadek Indra Prayoga Eka Purnama Sari Eko Wibawa, I Gede Emi Angellina Mimaki Erda Erliana Dewi, Luh Gede Erinda Fiskaria Jelahu Farendra, Dewa Gede Dedy Febrian, Kelvin Febrian Siga Sari Finezea, Senja Galang Aristha, Dewa Gde Arya Surya Dharma Gde Putra Mahendra Junior Gede Ari Rama, Bagus Gorda, A.A.A. Ngr Sri Rahayu Gusti Agung Rama Arya Diptha Hardika, Made Chersyana Dwidiantari I Gede Agus Kurniawan I Gede Andi Arta I Gede Sadia Dwi Ratmaja I Gusti Ayu Agung Mirah Virgianitri I Gusti Ayu Dilla Susmita Dewi I Gusti Ayu Eviani Yuliantari I Kadek Indra Widiantaro Kesuma Jaya I Made Arya Paramartha I Made Bagus Aldi Marantika Putra I Made Indra Surya Pramudya Sukarsa I Made Yudha Pradnyana I Nyoman Bagiastra I Nyoman Bagiastra I Putu Ari Satya Widiantara I Putu Edi Rusmana I Putu Nanda Diva Aditya I Putu Rangga Purusha I Wayan Agus Sumartana I Wayan Suderana Ida Ayu Dwi Purnami Ida Ayu Nadya Arlista Indra Surya Pramudya Sukarsa, I Made Indra Widiantaro Kesuma Jaya, I Kadek Jasmine Salsabila Maharani Jayanti, Ni Putu Nita Anggrelia Jessica M. Collins Julia Djami, Natasha Juwita Arsawati, Ni Nyoman Kadek Agus Purmadi Putra Kadek Bayu, BayuKrisna Kadek Indra Prayoga Dinata Kadek Indra Prayoga Dinata Kadek Januarsa Adi Sudharma Kadek Regita Olivia Cahyani Kadek Sri Purnama Sari Ketut Artami, Ida Ayu Ketut Elly Sutrisni Kireyna, Albinia Komang Ayu Trisna Yanti Komang Ayu Trisna Yanti Komang Ayu Windayanti Krisna Prasada, Dewa Lase, Efrem Hepi Warman Liamitha, Luh Febby Luh Febby Liamitha Luh Gede Erda Erliana Dewi Luh Made Mirah Rahma Dewi Luh Putu Niti Rahayu Made Adinatha, Pande Made Jayantara Made Jayantara, Made Made Oka Cahyadi Made Oka Cahyadi Wiguna Made Sharol Bhavani Made Sinthia Sukmayanti Made Sinthia Sukmayanti Mahendra Junior, Gde Putra Mahesa Asykari Muzon, Muhammad Maria Aurelia Regina Yacob Maria E. Yuliana Welu Manggo Maria Matildis Bien Marina Yetrin Sriyati Mewu Martua Thaddeas Febryan Pardede, Ricky Mas Oktaviana Howard, I Putu Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Ayu Maskur Arif Safaat, Muhammad Matildis Bien, Maria Melin Meliana Putri, Ni Putu Muhammad Daffa Ukilarizqi Muhammad Mahesa Asykari Muzon Muhammad Maskur Arif Safaat Nanda Diva Aditya, I Putu Natasha Julia Djami Ni Gusti Agung Ayu Mas Triwulandari Ni Gusti Ayu Mas Tri Wulandari Ni Kadek Candra Nanda Devi Ni Kadek Candra Nanda Devi Ni Kadek Cindy Astiti Ni Kadek Ika Darma Yanti Ni Kadek Ria Mahadiani Ni Kadek Rika Febriyanti Ni Kadek Vitriea Devi Ni Kadek Wiratmi Ni Komang Ayu Candrawati Ni Komang Ayu Widiasari Ni Luh Made Ayu Nia Pradnya Paramitha Ni Made Nopi Narayani Ni Nyoman Juwita Arsawati Ni Putu Asri Nilayanti Ni Putu Ega Maha Wiryanthi Ni Putu Melin Meliana Putri Ni Putu Pramudia Anjaswari Ni Putu Rosita Pratiwi Ni Putu Sawitri Nandari Ni Putu Silva Purnama Dewi Ni Putu Trisya Putri Larasati Ni Wayan Indira Cahyani Nopi Narayani, Ni Made Pande Made Adinatha Peter Pradita Wulandari, Putu Pradnyana, I Made Yudha Pramana, I Nyoman Jovan Gustika Prasada, Dewa Krisna Purnama Sari, Eka Puspadewi, Anak Agung Intan Putra Astawa, I Kadek Putra, Anak Agung Gede Bagus Suwendra Putra, I Komang Ary Dharma Putra, Komang Satria Wibawa Putri, Putu Siska Rudiana Putu Angelina Puteri Wijaya Putu Dinda Pradnyaditha Putu Mira Jyothi Pramanadiaswari Putu Pradita Wulandari Rafika Amalia Rahayu Ariadi, Suci Rajendra Zufar Wahyu Aryaputra, Aldo Rama, Bagus Gede Ari Rangga Purusha, I Putu Rayhan Mahaputra Hartono Regita Olivia Cahyani, Kadek Ria Mahadiani, Ni Kadek Ricky Martua Thaddeas Febryan Pardede Rita Wulandari Rita Wulandari Rosita Pratiwi, Ni Putu Rukmini, Ni Kadek Aria Carniva Sadnyini, Ida Ayu Sagung Vitria Maheswari, Anak Agung Salsabila Maharani, Jasmine Sari, Ni Komang Yuni Anita Sidabutar, Boy Gohan Sri Purnama Sari, Kadek Suci Rahayu Ariadi Sukadana, Dewa Ayu Putri Suryantini, Putu Mitha Tangkas, I Ketut Agus Wira Utama Tania Novelin Tania Novelin Tari, I Nyoman Triduta Tri Wulandari, Agung Mas Tri Wulandari, Ni Gusti Agung Ayu Mas Valencia Amelia Gunawan Vernanda, I Putu Tedi Eka Vilda Rensiana Wiratmi, Ni Kadek Wowiling, Desyan Permata Putri Wulandari, Ni Gusti Ayu Mas Tri Wulandari, Ni Nyoman Pramaesty Yoga, Kadek Denta Brata Yudas Swastika, I Gusti Bagus YudhaPradnyana, I Made Yulia Kirani, Deby Zahra, Sherly Az-