p-Index From 2021 - 2026
7.106
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi dan Pangan Jurnal Kebidanan Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia JOURNAL OF COASTAL DEVELOPMENT MEDIA MEDIKA INDONESIANA Journal of Nutrition and Health Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL GIZI INDONESIA JURNAL PROMOSI KESEHATAN INDONESIA Jurnal Kedokteran Brawijaya Jurnal Kesehatan Masyarakat Journal of Nutrition College Jurnal Keperawatan Soedirman (The Soedirman Journal of Nursing) Jurnal Kesehatan Masyarakat Berkala Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin agriTECH Jurnal Kebidanan Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia The Indonesian Journal of Public Health The Indonesian Biomedical Journal Management Analysis Journal Universa Medicina Health Notions Jurnal Gizi Klinik Indonesia Journal Of Nursing Practice Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Journal of Public Health for Tropical and Coastal Region Amerta Nutrition Manuju : Malahayati Nursing Journal Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak Public Health Perspective Journal Jurnal Kesehatan Indonesia Jurnal Kesehatan JIDAN (Jurnal Ilmiah Bidan) Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Journal of Robotics and Control (JRC) PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesian Journal of Global Health research Jurnal Farmasi MAHESA : Malahayati Health Student Journal Devotion: Journal of Research and Community Service Narra J Interdisciplinary Social Studies Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) JURNAL KESEHATAN SAMODRA ILMU International Journal of Science and Society (IJSOC) Berita Kedokteran Masyarakat Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah International Journal of Integrative Sciences Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBERIAN MICRONUTRIENT SPRINKLE TERHADAP STATUS ANTROPOMETRI BB/U, TB/U DAN BB/TB ANAK STUNTING USIA 12-36 BULAN Oktarina, Nadia Hapsari; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.304 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v2i1.2099

Abstract

Latar Belakang : Asupan mikronutrien yang kurang merupakan salah satu penyebab masalah gizi di Indonesia, sehingga suplementasi mikronutrien dapat digunakan untuk meningkatkan status gizi balita. Di negara berkembang, suplementasi micronutrient sprinkle telah dilakukan untuk program suplementasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian micronutrient sprinkle terhadap status antropometri indeks BB/U, TB/U dan BB/TB pada anak stunting usia 12-36 bulan. Metode : Desain penelitian adalah eksperimental dengan pre dan post test dengan control group. Populasi penelitian adalah anak usia 12-36 bulan di Kelurahan Rowosari, Tembalang, Semarang. Lima puluh subjek  dari posyandu dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kontrol secara acak. Kelompok perlakuan berupa pemberian  30  bungkus micronutrient sprinkle selama 60 hari. Kedua kelompok diberi penyuluhan gizi, 2 minggu sekali. Asupan zat gizi diperoleh melalui 3x24 jam recall. Pengukuran BB dan TB dilakukan pada sebelum, 1 bulan dan 2 bulan setelah perlakuan. Analisis data menggunakan Anova and independent t-test. Hasil : Sembilan subjek drop out dalam penelitian dikarenakan tidak mengikuti prosedur penelitian dan pindah. Rerata BB kelompok perlakuan meningkat dari 9,3 ± 1,3 kg menjadi 9,8 ± 1,2 kg setelah 2 bulan sementara di kelompok kontrol berubah dari 9,3 ± 1,5 kg menjadi 9,4 ± 1,4 kg. Rerata TB kelompok perlakuan dari 76,2 ± 6,2 cm menjadi 79,3 ± 5,5 cm, sedangkan kelompok kontrol dari 76,5 ± 5,9 cm menjadi 78,4 ± 5,8 cm. Rerata peningkatan TB kelompok perlakuan lebih tinggi dari kelompok kontrol. Skor z indeks TB/U pada kelompok perlakuan meningkat dari -3,1 ± 0,7 menjadi -2,5 ± 0,6 dan dari -3,0 ± 0,8 menjadi -2,9 ± 0,9 untuk kelompok kontrol. Rerata peningkatan skor z indeks TB/U pada kelompok perlakuan lebih tinggi daripada kelompok kontrol. Kesimpulan : Suplementasi micronutrient sprinkle selama 2 bulan meningkatkan skor z indeks TB/U pada anak stunting usia 12-36 bulan.
PERBEDAAN PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL LDL SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK DAN REBUSAN DAUN SALAM (EUGENIA POLYANTHA) PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY YANG DIBERI PAKAN TINGGI LEMAK Shinta, Astri Praba; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.916 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i1.4536

Abstract

LatarBelakang : Dislipidemia merupakan gangguan metabolisme lipid berupa peningkatan kadar kolesterol total, kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL), trigliserida, dan penurunan kolesterol High Density Lipoprotein (HDL). Quercetin yang terkandung dalam flavonoid daun salam dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.Metode : Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratorik dengan pre-post test randomized control group design. Subjek penelitian adalah 24 tikus Sprague Dawley jantan berumur 8 minggu yang dibagi menjadi 4 kelompok, yang terdiri dari 6 ekor tikus. Keempat kelompok diberi pakan standar dan diet tinggi lemak. Kelompok pertama merupakan kelompok kontrol positif dan kelompok kedua diberi 0,18 g/kg BB simvastatin. Kelompok ketiga diberi 0,034 g/kg BB ekstrak daun salam dan kelompok keempat diberi 0,72 g/kg BB rebusan daun salam. Kadar kolesterol LDL ditentukan dengan metode CHOD-PAP. Normalitas distribusi data diuji dengan Shapiro-Wilks. Data dianalisis dengan uji paired t-test, Kruskall Wallis, dan One Way Anova.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kadar kolesterol LDL yaitu 79,7 mg/dL pada kelompok kontrol positif; 38,3 mg/dL pada kelompok rebusan; 26,2 mg/dL pada kelompok ekstrak; serta 2,9 mg/dL pada kelompok simvastatin. Kelompok kontrol positif mengalami peningkatan kadar kolesterol LDL paling tinggi dibandingkan dengan kelompok lainnya. Peningkatan kadar kolesterol LDL pada kelompok ekstrak (26,2 mg/dL) lebih rendah dibandingkan dengan kelompok rebusan (38,3 mg/dL). Hasil uji Post Hoc menunjukkan bahwa terdapat perbedaan perubahan kadar kolesterol LDL antara kelompok simvastatin dan kontrol positif; simvastatin dan ekstrak; simvastatin dan rebusan; ekstrak dan kontrol positif; ekstrak dan rebusan; serta rebusan dan kontrol positif. Simpulan : Pemberian rebusan daun salam tidak dapat menurunkan kadar kolesterol LDL pada tikus Sprague Dawley yang diberi pakan tinggi lemak namun peningkatan kadar kolesterol LDL pada kelompok rebusan lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol positif serta lebih tinggi peningkatannya dibandingkan dengan kelompok ekstrak dan simvastatin.
PERBEDAAN PERUBAHAN KADAR TRIGLISERIDA SETELAH PEMBERIAN EKSTRAK DAN REBUSAN DAUN SALAM (EUGENIA POLYANTHA) PADA TIKUS SPRAGUE DAWLEY YANG DIBERI PAKAN TINGGI LEMAK Situmorang, Rimbun; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.676 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i1.4523

Abstract

Latar Belakang: Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan kelainan fraksi lipid dalam plasma darah, salah satunya adalah trigliserida. Daun salam (Eugenia polyantha) mengandung zat aktif yaitu flavonoid dan quersetin yang mampu menurunkan kadar trigliserida darah sehingga dapat mencegah terjadinya dislipidemia.Tujuan: Menganalisis perbedaan perubahan kadar trigliserida setelah pemberian ekstrak dan rebusan daun salam pada tikus sprague dawley yang diberi pakan tinggi lemak.Metode: Jenis penelitian adalah true-experimental dengan pre-post randomized control groups design. Subjek penelitian adalah 24 tikus sprague dawley jantan berusia 8 minggu, dibagi menjadi 4 kelompok. Keempat kelompok diberi pakan standar dan diet tinggi lemak selama 19 hari. Kelompok pertama merupakan kelompok kontrol positif, kelompok kedua diberi 0,18 g/kg BB simvastatin, kelompok ketiga diberi 0,034 g/kg BB ekstrak daun salam dan kelompok  keempat diberi 0,72 g/kg BB rebusan daun salam.  Perbedaan  pengaruh ekstrak dan rebusan dianalisis dengan One Way Anova, Kruskal Wallis dan dilanjutkan uji LSD.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada peningkatan kadar trigliserida setelah perlakuan pada kelompok diet tinggi lemak (kontrol positif) sebesar 96,62 mg/dl; kelompok rebusan: 35,4 mg/dl; kelompok ekstrak: 11,03 mg/dl; serta terjadi penurunan kadar trigliserida pada kelompok simvastatin: 3,53 mg/dl. Hasil uji post hoc menunjukkan perbedaan perubahan kadar trigliserida antara kelompok simvastatin dengan ketiga kelompok lainnya; estrak dengan diet tinggi lemak dan rebusan; serta rebusan dengan diet tinggi lemak.Simpulan: Pemberian rebusan daun salam tidak dapat menurunkan kadar trigliserida darah. Peningkatan kadar trigliserida darah lebih tinggi dengan pemberian rebusan dari pada pemberian ekstrak daun salam.
PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK ZAITUN TERHADAP TEKANAN DARAH SISTOLIK PENDERITA HIPERTENSI YANG DIBERI JUS TOMAT Ayu, Daniati Ristia; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.272 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i1.8622

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner, stroke, infark miokardia, gagal jantung dan penyakit ginjal. Tomat mengandung likopen yang mempunyai aktivitas antioksidan sehingga dapat menurunkan tekanan darah. Minyak zaitun meningkatkan absorbsi likopen dari tomat dan mengandung asam oleat yang dapat menurunkan tekanan darah. Tujuan: Menganalisis pengaruh penambahan minyak zaitun terhadap tekanan darah sistolik penderita hipertensi yang diberi jus tomat.Metode : Jenis penelitian adalah true experiment dengan rancangan pre –post test with control group design. Subjek penelitian adalah wanita menopause dengan tekanan darah sistolik 140 ­– 159 mmHg yang dibagi menjadi dua kelompok, 12 pada kelompok perlakuan dan 12 pada kontrol. Intervensi dilakukan selama 7 hari. Tekanan darah sistolik diukur menggunakan Sphygmomanometer air raksa. Asupan makanan diukur menggunakan metode food recall 2x24 jam dan dianalisis menggunakan nutrisurvey. Aktivitas fisik dianalisis menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Analisis statistik menggunakan uji paired t-test, Wilcoxon, independent t-test dan Mann Whitney.Hasil : Ada penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok perlakuan dari 150,9±1,7 mmHg menjadi 136,4±4,5 mmHg (p=0,002) dan pada kelompok kontrol dari 148,5±4,5 mmHg menjadi 138,4±5,5 mmHg (p=0,0001). Rerata penurunan tekanan darah sistolik pada kelompok perlakuan 14,5±4,7 mmHg, lebih besar daripada kelompok kontrol 10,1±2,3 mmHg (p=0,007)Kesimpulan : Jus tomat dengan minyak zaitun sebanyak 10ml selama 7 hari menurunkan tekanan darah sistolik lebih banyak daripada jus tomat saja.
PENGARUH PEMBERIAN YOGHURT KACANG MERAH TERHADAP KADAR KOLESTEROL LDL PADA WANITA DISLIPIDEMIA Nur Cahyo, Teguh Ady; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 4, No 2 (2015): April 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.559 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i2.10057

Abstract

Latar Belakang : Dislipidemia merupakan kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan maupun penurunan profil lemak dalam darah dan berakibat terjadinya penyakit kardiovaskular (CVD). Kandungan utama kacang merah seperti isoflavon, proantosianidin dan serat berperan dalam menurunkan kolesterol LDL. Bakteri Asam Laktat (BAL) pada yoghurt kacang merah dapat mengaktifkan isoflavon menjadi aglikon sehingga menurunkan kolesterol LDL.Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian yoghurt kacang merah terhadap kadar kolesterol LDL pada wanita dislipidemia.Metode : Jenis penelitian adalah true experiment dengan rancangan pre-post test with control group. Subjek penelitian adalah 37 wanita dengan kadar kolesterol LDL ≥130 mg/dL yang dibagi menjadi dua kelompok, kelompok kontrol dan perlakuan (225 ml yoghurt kacang merah/hari). Intervensi dilakukan selama 15 hari. Kadar kolesterol LDL dihitung dengan kolesterol total - kadar kolesterol HDL-1/5 kadar trigliserida. Asupan makanan selama intervensi diukur menggunakan metode food recall 24 jam dan dianalisis menggunakan program nutrisurvey. Aktivitas fisik dianalisis menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ). Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisis statistik menggunakan uji dependent t-test, Wilcoxon, independent t-test dan Mann Whitney.Hasil : Tidak terdapat perbedaan kolesterol LDL awal antara kedua kelompok. Ada penurunan kolesterol LDL pada kelompok perlakuan dari 174,67 mg/dL menjadi 158,7 mg/dL. Ada penurunan kolesterol LDL pada kelompok kontrol dari 162,96 mg/dL menjadi 155,49 mg/dL. Pada kelompok perlakuan lebih besar daripada kelompok Kontrol (p=0,001). Penurunan kadar kolesterol LDL pada kelompok perlakuan dan kontrol masing-masing sebesar 15,97 mg/dL (9,4%) dan 7,47 mg/dL (4,6%). Simpulan : Konsumsi yoghurt kacang merah dengan dosis 225ml/hari selama 15 hari menurunkan kadar kolesterol LDL pada wanita dislipidemia.
HUBUNGAN STATUS VEGETARIAN DENGAN DERAJAT SINDROMA PRAMENSTRUASI PADA REMAJA Setianingsih, Ardiati; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.239 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v2i1.2107

Abstract

Latar Belakang : Sebagian remaja sudah mulai menerapkan diet vegetarian. Diet vegetarian yang kaya akan serat, magnesium dan vitamin B6 berhubungan dengan sindrom pramenstruasi. Sindrom pramenstruasi pada remaja dapat menghambat aktivitas sosial dan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan derajat sindrom pramenstruasi dengan status vegetarian pada remaja. Metode : Desain  penelitian adalah cross sectional.  Subjek terdiri dari 22 remaja vegetarian dan 22 remaja non-vegetarian yang dipilih secara purposive. Variabel dependen adalah sindrom pramenstruasi, variabel independen adalah status vegetarian. Variabel perancu adalah riwayat sindrom pramenstruasi keluarga dan aktivitas fisik. Data sindrom pramenstruasi, aktivitas fisik, dan riwayat keluarga diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner terstruktur. Data asupan serat, magnesium, dan vitamin B6 diperoleh dengan Semi Quantitative Food Frequency. Perbedaan sindrom pramenstruasi, magnesium, vitamin B6 diuji menggunakan uji Mann-Whitney, riwayat sindrom pramenstruasi keluarga dan aktivitas fisik diuji menggunakan uji fisher-exact. Uji ancova digunakan untuk mengontrol variabel perancu. Hasil : Tidak terdapat perbedaan skor sindrom pramenstruasi (p=0,274) antara remaja vegetarian (12,5±11,1) dan nonvegetarian (17±9,3). Tidak terdapat perbedaan asupan serat (p=0,133), magnesium (p=0,372), vitamin B6 (p=0,621) antara remaja vegetarian dan non-vegetarian. Ada perbedaan riwayat sindrom pramenstruasi keluarga (p=0,004) pada kelompok vegetarian (0%) dan nonvegetarian (36,4%). Tidak ada perbedaan aktivitas fisik (p=0,698) antara remeja vegetarian dan nonvegetarian. Setelah dikontrol dengan riwayat sindrom pramenstruasi keluarga, skor sindrom pramenstruasi tetap tidak berbeda (15,4±2,3) untuk vegetarian dan nonvegetarian (16,5±2,3). Simpulan : Tidak ada hubungan  sindrom pramenstruasi antara vegetarian dan nonvegetarian sebelum dan sesudah dikontrol oleh riwayat sindrom pramenstruasi keluarga.
PENGARUH PEMBERIAN YOGHURT KACANG MERAH TERHADAP KADAR KOLESTEROL TOTAL PADA WANITA DISLIPIDEMIA Marcelia, Karina; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.663 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i1.8624

Abstract

Latar Belakang : Dislipidemia merupakan salah satu faktor risiko terjadinya penyakit jantung dan pembuluh darah. Kacang merah mengandung proantosianidin, isoflavon dan serat yang mampu menurunkan kadar kolesterol total. Bakteri asam laktat yang terkandung dalam yoghurt menurunkan kadar kolesterol total melalui inkorporasi dengan membran sel bakteri, perubahan aktivitas garam empedu terhidrolasi, dan peningkatan aktivitas isoflavon .Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian yoghurt kacang merah terhadap kadar kolesterol total pada wanita dislipidemiaMetode : Jenis penelitian adalah true experiment dengan rancangan pre-post-test with control group. Subjek penelitian adalah 26 wanita pre-menopause dengan kadar kolesterol total ≥200 mg/dL (tanpa obat) yang dibagi menjadi dua kelompok, 13 pada kelompok kontrol dan 13 pada kelompok perlakuan. Kelompok perlakuan mendapatkan 225 ml yoghurt kacang merah/hari selama 15 hari. Kedua kelompok mendapatkan konseling gizi di awal penelitian. Kadar kolesterol total diukur menggunakan metode CHOD-PAP. Asupan makanan selama intervensi diukur dengan metode food recall 3x24 jam dan dianalisis dengan nutrisurvey. Aktivitas fisik dianalisis dengan IPAQ. Analisis data menggunakan uji Paired t-test, Wilcoxon, Independent t-test dan Mann Whitney.Hasil : Ada penurunan rerata kadar kolesterol total kelompok perlakuan dari 248,5±28,4 mg/dL menjadi 205,2±31,1 mg/dL (p=0,0001) dan kelompok kontrol dari 233,5±16,6 mg/dL menjadi 213,0±20,6 mg/dL (p=0,009). Penurunan kadar kolesterol total pada kelompok perlakuan lebih tinggi (43,3 mg/dL atau 17,7%) daripada kelompok kontrol (20,5 mg/dL atau 8,6%) dengan p=0,001. Kadar kolesterol total 46,2% subjek kelompok perlakuan dan 23,1% subjek kelompok kontrol menjadi normal setelah perlakuan.Kesimpulan : Pemberian yoghurt kacang merah 225 ml/hari selama 15 hari menurunkan kadar kolesterol total pada wanita pre-menopause dengan dislipidemia yang diberi konseling gizi.
PENGARUH PEMBERIAN MICRONUTRIENT SPRINKLE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK ANAK STUNTING USIA 12-36 BULAN Purwandini, Kurnia; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 2, No 1 (2013): Januari 2013
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (266.068 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v2i1.2098

Abstract

Latar belakang : Stunting disebabkan karena kurangnya asupan makronutien dan mikronutrien dalam jangka panjang. Stunting dapat meningkatkan risiko kesakitan, kematian, hambatan pertumbuhan mental dan motorik. Micronutrient Sprinkle adalah bubuk tabur dari 16 vitamin dan mineral, yang digunakan untuk mengatasi masalah gizi kurang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian micronutrient sprinkle terhadap perkembangan motorik anak stunting 12-36 bulan Metode: Merupakan penelitian eksperimenal dengan kontrol group yang dilakukan selama 2 bulan pada balita stunting berusia 1-3 tahun di Kelurahan Rowosari, Tembalang, Semarang. Subjek dibagi secara acak menjadi kelompok perlakuan dan kontrol. Intervensi berupa pemberian micronutrient sprinkle 2 hari sekali. Kelompok intervensi dan kontrol diberikan penyuluhan 2 minggu sekali. Perkembangan motorik kasar dan halus diukur dengan Denver Development Screening Test II pada sebelum, 1 bulan dan 2 bulan sesudah intervensi. Hasil :Tidak ada perbedaan umur, jenis kelamin dan persen keterlambatan sebelum perlakuan. Persen keterlambatan motorik kasar  sebelum perlakuan adalah 40% pada kelompok perlakuan dan 42% pada kelompok kontrol, sedangkan persen keterlambatan motorik halus adalah 35% pada kelompok perlakuan dan 38,1% pada kelompok kontrol. Pada satu bulan intervensi, belum terjadi penurunan persen keterlambatan motorik kasar tetapi ada penurunan persen keterlambatan motorik halus pada kelompok perlakuan menjadi 15% sedangkan pada kelompok kontrol 33,3%. Setelah dua bulan intervensi terjadi penurunan persentase keterlambatan motorik kasar pada kelompok perlakuan menjadi 10%, pada kelompok kontrol 23,8%, sedangkan persen keterlambatan motorik halus pada kelompok perlakuan menurun secara signifikan menjadi 5% (p=0,031) dan pada kelompok kontrol masih 28,6%. Simpulan : Pemberian micronutrient sprinkle selama 2 bulan, mampu menurunkan presentase keterlambatan perkembangan motorik halus secara signifikan.
PENGARUH PEMBERIAN YOGHURT KACANG MERAH TERHADAP KADAR TRIGLISERIDA PADA WANITA DISLIPIDEMIA Pramesti, Angela Astrid; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 4, No 3 (2015): Juli 2015
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.626 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v4i3.10095

Abstract

Latar Belakang : Penyakit Kardiovaskuler (PKV) merupakan salah satu penyakit degeneratif yang cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Resistant starch (RS) yang tinggi pada kacang merah dapat menurunkan kadar trigliserida. Kacang merah yang diolah menjadi yoghurt memiliki aktivitas antioksidan berupa isoflavon yang lebih tinggi dibanding tanpa pengolahan sehingga mampu memperbaiki kadar trigliserida darah.Tujuan: Menganalisis pengaruh pemberian yoghurt kacang merah terhadap kadar trigliserida darah pada wanita dislipidemiaMetode : Jenis penelitian adalah true experimental. Subjek penelitian adalah 37 wanita dengan kadar trigliserida ≥100 mg/dL yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Kelompok perlakuan diberi yoghurt kacang merah sebanyak 225 ml/hari dan kelompok kontrol diberi sirup rendah kalori. Intervensi dilakukan selama 15 hari. Kadar trigliserida diukur menggunakan metode CHOD-PAP. Asupan makanan sebelum dan selama intervensi diukur menggunakan metode food recall 3x24 jam dan dianalisis menggunakan program nutrisurvey. Aktivitas fisik dianalisis menggunakan IPAQ. Uji normalitas menggunakan Shapiro Wilk. Analisis statistik menggunakan uji Wilcoxon, independent t-test dan Mann Whitney.Hasil : Median kadar  trigliserida awal  dan akhir pada kelompok perlakuan yaitu 136±47,7 mg/dL dan 114±45,9 mg/dL. Median kadar trigliserida awal  dan akhir pada kelompok kontrol adalah  172±14,8 mg/dL dan 169±28,0 mg/dL. Penurunan kadar trigliserida pada kelompok perlakuan lebih banyak (p=0,006) yaitu sebesar 22 mg/dL  (13,1%) , sedangkan kelompok kontrol sebesar 3 mg/dL (1,7%). Kadar Trigliserida 35% subjek kelompok perlakuan menjadi normal setelah intervensi. Kesimpulan : Pemberian yoghurt kacang merah 225 ml/hari selama 15 hari menurunkan kadar Trigliserida wanita pre-menopause dengan dislipidemia.
HUBUNGAN ASUPAN GIZI DAN STATUS GIZI IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN BERAT BADAN LAHIR BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SURUH KABUPATEN SEMARANG Rukmana, Siva Candra; Kartasurya, Martha Irene
Journal of Nutrition College Vol 3, No 1 (2014): Januari 2014
Publisher : Departemen Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.036 KB) | DOI: 10.14710/jnc.v3i1.4558

Abstract

Latar belakang: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada kematian bayi. Faktor yang mempengaruhi berat lahir bayi meliputi asupan gizi ibu dan status gizi ibu. Prevalensi BBLR Puskesmas Suruh Kabupaten Semarang sebesar 4,2%, lebih tinggi dari prevalensi Provinsi Jawa Tengah (3,7%). Tujuan penelitian ini adalah membuktikan hubungan asupan gizi dan status gizi ibu hamil trimester III dengan berat badan lahir bayi di wilayah kerja Puskesmas Suruh.Metode: Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan pendekatan longitudinal. Populasi penelitian adalah semua ibu hamil trimester III di Puskesmas Suruh. Pemilihan subjek (35 ibu hamil) dilakukan secara consecutive sampling. Variabel terikat adalah berat bayi lahir. Variabel bebas meliputi asupan gizi ibu (tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan protein, asupan Fe, asupan folat) dan status gizi ibu (lingkar lengan atas dan kadar hemoglobin). Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson dan Spearman kemudian dilanjutkan dengan regresi linier ganda. Hasil penelitian: Rerata umur ibu adalah 26±5,92 tahun. Dibandingkan dengan AKG, asupan energi, protein, Fe dan folat berada dalam kategori kurang sebesar 100%, 91,4%, 25,7% dan 100%. Rerata kadar hemoglobin (10,9±0,62) g/dl dan lingkar lengan atas ibu (25,4±1,78) cm. Persentase anemia pada ibu hamil 57,1% dan jumlah ibu hamil dengan KEK 17,1%. Rerata berat lahir bayi sebesar 2871,4±357,75 gram dan 17,1% menderita berat badan lahir rendah. Ada hubungan tingkat kecukupan energi (r=0,568 p=0,0001), tingkat kecukupan protein (r=0,541 p=0,001), asupan Fe/hari (r= 0,433  p=0,005), asupan folat/hari (r=0,301 p=0,039), lingkar lengan atas ibu (r=0,381 p=0,012) dan kadar hemoglobin ibu (r=0,431 p=0,005) dengan berat bayi lahir. Secara multivariat, tingkat kecukupan protein dan asupan Fe/hari pada ibu hamil merupakan faktor determinan berat badan lahir bayi. Simpulan: Tingkat kecukupan protein dan asupan Fe/hari ibu hamil trimester III berhubungan dengan berat badan lahir bayi.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achadi Nugraheni, Sri Adi, Matheus Sakundarno Adiba, Cholida Adriana Egam Adzika, Alda Alfi Fairuz Asna Ali Rosidi Ana Puji Astuti Andika Rikarno Putra Andini Aridewi Angela Astrid Pramesti, Angela Astrid ANGELINE DEWI SUHENDRO Anggriani Septiana Ani Margawati Ani Margawati Anies Anies Anies Anies Anisatul Khofidzoh Anna Mieke Anneke Suparwati Anneke Suparwati Antono Surjoputro Apoina Kartini Apoina Kartini Kartini Ardiati Setianingsih Ari Suwondo Ariawan Soejoenoes Arie Nugroho, Arie Ariyanti, Lilik Arulita Ika Fibriana Asif Yuliati Astri Praba Shinta Atik Mawarni Awanis Farisa Setyarahma Ayesha, Rebecca Ayun Sriatmi Bagoes Widjanarko Banundari Rahmawati Bintari Fajar Kurnianingtyas Budhi Setianto Cahya Tri Purnami Cahya Tri Purnami Choirun Nissa Choirun Nissa Cholida Adiba Daniati Ristia Ayu, Daniati Ristia Desy Kustiyanti Dewi Susilowati Dewi, Aulia Ulfah Mutiara Dewi, Ria Risti Komala Dharmawan, Ligar Tresna Dharminto Dharminto Diah Krisnansari Diah Retno Wahyuningrum Dian Fajriyah Pangestika Dian Isti Cahyani Dian Ratna Sawitri Dina Mila Aulia Dina Rahayuning Pangestuti, Dina Djauharoh A. Hadie Djoko Tri Hadi Lukmono Dodik Pramukarso Dwi Indah Iswanti Dwi Pudjonarko Dwi Sutiningsih Dyah Umiyarni Purnamasari Eko Wigiantoro Emy Shinta Dewi Endah Purwaningsih Endang Mahati Endang Purwaningsih Erni Yuliastuti Etika Ratna Noer Farid Farid Agushybana Faridah Faridah Farinisa, Aliva Nabila FILLAH FITHRA DIENNY Fillah Fithra Dieny Firman Firman Hagnyonowati Hagnyonowati Hana Sofia Anugraheni Hanifa Maher Denny, Hanifa Maher Hanik Machfudloh Hanin Imtinan Alwina Hapsari, Rani Ayu Hardhono Susanto Hardhono Susanto Hardhono Susanto Harima M Hayuningsih, Akmaliya Henry Setyawan Henry Setyawan Susanto Henry Setyawan Susanto Hernayanti, Munica Rita Hertanto Wahyu Subagio Hijra Hijra, Hijra Hikma Hikma Hilaria Dita Regi Indarwati, Novi Indarwati, Novi Indra Gunawan Intan Pratama Ismisari, Melly Adya Janet Pandora Jauhanita, Denisa Jauharany, Firdananda Fikri Jayawarsa, A.A. Ketut Joni Periade Judiono Judiono Julia Pertiwi Julia Pertiwi, Julia Jumianti Lestari Thamrin Karina Marcelia, Karina Kartika Nuraini Kasriatun Kasriatun Kis Djamiatun Kudarti Kudarti Kurnia Purwandini Kusmiyati Kusmiyati Kusmiyati kusmiyati Kusmiyati Tjahjono Kusmiyati Tjahjono Kusumastuti, K Lailil Masruron Laksmi Widajanti Laksmi Widajanti Layli, Alvia Nur Lazendra, Arien Delfi Lela Hartini Lia Gustri Maulisazen Basuki Lucia Ratna Kartika Wulan Lucia Ratna Kartika Wulan Lucia Ratna Kartika Wulan, Lucia Ratna Kartika Lukmono, Djoko Tri Hadi M. Zen Rahfiluddin Mahalul Azam Majida, Lia Awwalia Manurung, Togar Hasudungan Marantina Diska Widayani, Marantina Diska Maria Mexitalia Maria Yensiska Siahaan Martini Martini Mateus Sakundarno Mateus Sakundarno Adi, Mateus Sakundarno Matheus Sakundarno Adi Mohammad Z. Rahfiludin Mohammad Zen Rahfiludin Morse, Avery Muchlis Achsan Udji Sofro mufakhhir, Abdulaziez Muhamad Nur Aini Munica Rita Hernayanti Mutiara Dewi, Aulia Ulfah Nadia Hapsari Oktarina Naluri Widyaningsih Syamsiedi Nani Purwati Nico L. Kana Niken Puruhita Ninik Dwi Ambarwati Noer, Etika Noor Pramono Noor Pramono Novi Kardyanti Nugroho P, Priyadi Nunuk Sri Lestari Nurhidayanti, Sitti Nuridzin, Dion Zein Nurjazuli Nurjazuli Nyoman Suci Widyastiti Pamungkas, Motris Paramesti, Hayu Retno Patemah Patemah, Patemah Pujo Semedi Pusaka, Semerdanta Putri Lili Heldawati Putri Sriwulandari Pangestika Putri, Ligar Tresna Darmawan Qusna Nur Anisa R. Rizal Isnanto RA Kisdjamiatun RMD, RA Kisdjamiatun Rahayu Widaryanti Rahfiludin , Mohammad Zen Rahmah, Farida Noor Rani Ayu Hapsari Ratmawati Ratmawati Ratnawati Ratnawati Reni Yuli Astutik Retnaningsih Retnaningsih Retnaningsih Retnaningsih Retno Murwani Retno Widyaningsih, Retno Retno Wulandari Revi Rosavika Kinansi Revi Rosavika Kinansi Rhisma Nasita Sianti Riezky Aulia Yulandani Rifatul Masrikhiyah Rika Andriani Rimbun Situmorang Riny Henderawaty Riski, Finia Rismayanti Rismayanti Rita Sariani Saragih Riva Mustika Anugrah Rizka Dwiyovita Rohani Retnauli Simanjuntak Rohma Yuanita Roifatun Nisa Ronny Aruben Rr. Sri Ratna Rahayu Selamat Budijitno Sentha Kusuma PJ Septo Pawelas Arso Sianti, Rhisma Nasita Silitonga, Steward Febrianto Silvia Etika Sari Simamora, Deborah Siti Fatimah Siti Fatimah Siti Fatimah Muis Siti Fatimah Pradigdo Siti Fatimah-Muis, Siti Siti Nurul Huda Siti Syofiatul Rohmah Siva Candra Rukmana Sri Achadi Nugraheni SRI RAHAYU Sri Rulihari Sri Winarni Stephani Nesya Renamastika Sugeng Maryanto Suhartono Suhartono, Suhartono Sulistiyani Sulistiyani SULISTIYANI SULISTIYANI Susanti Lestari Susi Herawati Susilani, Amalina Tri Sutopo Patria Jati Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Suyatno Syamsulhuda BM Teguh Ady Nur Cahyo, Teguh Ady Teguh Akbar Budiana Teungku Nih Farisni Thamrin, Jumianti Lestari Thijs Eijsvogels Tjahjono Kuntjoro Togar Hasudungan Manurung Togar Hasudungan Manurung Tresna Darmawan Putri, Ligar Tri Wardhani, Ria Triana Widiastuti Udin Bahrudin Udin Bahrudin, Udin Umaroh Umaroh, Umaroh Ustriyaningsih, Ustriyaningsih Vinna Audinni Putri Warih Respitowati Wati, Erna K. Wellina, Wiwien Fitrie Wening Widjajanti Wening Widjajanti Winda Meirina Yade Kurnia Yasin, Yade Kurnia Yasi Anggasari Yohanes Mario Vianney Yudhy Dharmawan Yuni Atika Sari Yurizka, Berta Zaenab Ismail Zaenal Amirudin Zahroh Shaluhiyah